tag:blogger.com,1999:blog-2988549952808863302013-05-23T10:01:19.232+07:00PKS PIYUNGANWeb Berita Seputar PKS, Dakwah, Anis Matta, Kajian, Analisa, Politik Nasional Internasional dan Dinamika MasyarakatPKS PIYUNGANhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.comBlogger4844125tag:blogger.com,1999:blog-298854995280886330.post-20655101678474894982013-05-23T09:38:00.002+07:002013-05-23T09:38:42.663+07:00 Anis Matta: Saatnya PKS Mulai Bicara<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"><a href="http://4.bp.blogspot.com/-bzn_z2TWEnU/UZ2BIV8lXQI/AAAAAAAAeJU/ew5VP3xCp3I/s1600/anis.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-bzn_z2TWEnU/UZ2BIV8lXQI/AAAAAAAAeJU/ew5VP3xCp3I/s1600/anis.jpg" /></a></div><br /><div style="text-align: justify;">Jakarta: Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memulai fase bicara setelah menyelesaikan masalah internal pasca-bergulir kasus impor daging sapi yang menjerat mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq. Bahkan Presiden PKS Anis Matta menegaskan, segala ketidakpastian sebagai implikasi dari sistem dan struktur partai telah selesai.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Anis Matta bersama sejumlah rekan dari DPP PKS mendatangi Kantor Metro TV. Dalam kesempatan ini, Anis mengatakan, kasus mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq menjadi momentum penting bagi PKS untuk memperbaiki diri.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Anis juga menegaskan, masalah Luthfi Hasan adalah domain individu, bukan partai. Anis juga menganggap berbagai masalah yang mendera PKS sejak dirinya menggantikan Luthfi Hasan telah selesai. Menurutnya, kini saatnya bagi PKS untuk mulai berbicara.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Anis membantah adanya target PKS mengumpulkan uang sebesar Rp2 triliun dari tiga kementerian, dalam rangka menghadapi pemilu 2014. Menurut Anis, dalam tiga pemilu terakhir PKS lebih mengandalkan dukungan dana urunan dari para kadernya.</div><br />*http://www.metrotvnews.com/metronews/video/2013/05/23/1/177801/Anis-Matta-Saatnya-PKS-Mulai-Bicara<br /><br /><br /><div style="text-align: left;"><span style="color: #999999;">:: PKS PIYUNGAN | BLOG PARTAI KEADILAN SEJAHTERA ::&nbsp;</span><br /><a href="http://appworld.blackberry.com/webstore/content/23463887/?countrycode=ID" target="_blank">Klik Download App BB</a> | <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.pkspiyungan" target="_blank">Klik Download App Android</a></div>PKS PIYUNGANhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-298854995280886330.post-84692607636458717292013-05-23T09:21:00.002+07:002013-05-23T09:21:30.478+07:00"PKS Dicaci, PKS Berbakti"<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"><a href="http://4.bp.blogspot.com/-h3SWlGTgB7Q/UZ18-6kbbpI/AAAAAAAAeJE/tt1p1i5V-Aw/s1600/pks+berbakti.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-h3SWlGTgB7Q/UZ18-6kbbpI/AAAAAAAAeJE/tt1p1i5V-Aw/s1600/pks+berbakti.jpg" /></a></div><br /><div style="text-align: justify;">Ada suasana yang berbeda di Ahad pagi ini (19/05/2013) dimana aura cinta bertebaran di sekitar Rt.02 Rw 04 Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan. </div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Lantunan Nasyid Maher-Zain merdu mengundang warga untuk datang dan memadati lokasi kegiatan cinta dari PKS Dpra Lebak Bulus, mulai dari yang tua, muda bahkan anak-anak kecil. Pasalnya hari ini adalah hari diadakannya Bakti sosial pengobatan, Lomba memasak antar RW dan lomba mewarnai anak-anak Paud sampai Sekolah Dasar serta dongeng anak dari Rumah Keluarga Indonesi (RKI) Cilandak.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Acara dimulai dengan Lomba mewarnai yang disambu anak-anak dengan keramaian khas mereka yang sangat antusiasnya. Setelah mereka selesai mewarnai dilanjutkan dengan dongen islami dari Rumah Keluarga Indonesi (RKI) sambil menunggu pengumuman pemenang.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Kemudian disusul acara berikutnya yaitu Lomba masak ibu-ibu antar RW, dengan tema makanan alternatif dari bahan singkong. Sungguh riuh suasanya saat semua menyajikan hasil masakannya dengan kreasi masakan yang menarik dan tidak kalah menarik yaitu rasanya juga lezat.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Di tempat terpisah juga diadakan pengobatan gratis dan pemeriksaan Gula darah, Asam Urat, Kolesterol Murah dan Tensi darah Gratis.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Alhamdulillah acara berlangsung lancar mulai dari jam 09.00-12.00 yang di buka oleh ketua Ranting Lebak Bulus Bp. Abdul Wahid dan diikuti peserta pengobatan sekitar 60an warga dan 10 kelompok untuk untuk lombak masak serta 40an peserta untuk lomba mewarnai.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Alhamdulillah warga antusias menerima bunga cinta dari kami dan menafikkan badai yang tengah berkecamuk. Semoga bunga-bunga cinta dari kami tumbuh dan berbunga di hati-hati warga, dan semoga ini terus menjadi lahan amal bagi kami. Amin</div><br />*By J. Santoso, Reporter PKS Lebak-bulus<br /><br /><br /><br /><div style="text-align: left;"><span style="color: #999999;">:: PKS PIYUNGAN | BLOG PARTAI KEADILAN SEJAHTERA ::&nbsp;</span><br /><a href="http://appworld.blackberry.com/webstore/content/23463887/?countrycode=ID" target="_blank">Klik Download App BB</a> | <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.pkspiyungan" target="_blank">Klik Download App Android</a></div>PKS PIYUNGANhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-298854995280886330.post-52655704992908403762013-05-23T08:52:00.001+07:002013-05-23T08:52:20.810+07:00(Video) "One on One Bersama Anis Matta" MNCNews | Wajib Tonton!Acara <b>"One on One Bersama Anis Matta"</b> disiarkan secara live oleh MNC News (chanel 84 indovision) tadi malam (22/5/2013).<br /><br /><br /><b>Part I</b><br /><br /><iframe allowfullscreen="" frameborder="0" height="315" src="http://www.youtube.com/embed/dKE42v9SAwk" width="560"></iframe> <br /><br /><b>Part II </b><br /><br /><iframe allowfullscreen="" frameborder="0" height="315" src="http://www.youtube.com/embed/Zy5g75q22Ws" width="560"></iframe> <br /><br /><br /><div style="text-align: left;"><span style="color: #999999;">:: PKS PIYUNGAN | BLOG PARTAI KEADILAN SEJAHTERA ::&nbsp;</span><br /><a href="http://appworld.blackberry.com/webstore/content/23463887/?countrycode=ID" target="_blank">Klik Download App BB</a> | <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.pkspiyungan" target="_blank">Klik Download App Android</a></div>PKS PIYUNGANhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-298854995280886330.post-57104122635005865752013-05-23T08:44:00.001+07:002013-05-23T09:28:02.717+07:00Empati dan Kekaguman Kapolsek pada PKS<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"><a href="http://2.bp.blogspot.com/-P2TelGPGono/UZ10KC2eIRI/AAAAAAAAeI0/NuFQX9KOACs/s1600/BAKSOS+PKS+LUMAJANG.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-P2TelGPGono/UZ10KC2eIRI/AAAAAAAAeI0/NuFQX9KOACs/s1600/BAKSOS+PKS+LUMAJANG.jpg" /></a></div><br /><div style="text-align: justify;">Minggu pagi 19 Mei 2013, bakti sosial PKS berupa pengobatan gratis di Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dibuka. Bakti sosial yang dipimpin oleh dr. Ika ini, juga menyediakan serangkaian cek gula darah, asam urat dan tensi. Mengingat permasalahan kesehatan tersebut sering dijumpai di wilayah ini.&nbsp;</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Dalam baksos ini, tim kader PKS membagikan sayuran kepada setiap warga yg dating berobat. Bagi yang memiliki masalah kesehatan, warga diberi obat-obatan secara gratis pula. Mereka menyambut antusias kegiatan kami. “Alhamdulillah sudah diperiksa gratis, dapat obat dan sayuran lagi, lumayan bisa dibuat pecel nanti”, celoteh salah satu warga. Kemudian disambut tawa oleh tim kami dan warga lain.</div><br /><div style="text-align: justify;">Tampak di penghujung acara, beberapa petugas kepolisian dan Kapolsek Pasirian mendatangi tenda kami. Rupanya, mereka tertarik juga untuk berobat gratis. Bapak Kapolsek pun mengapresiasi, “Baru kali ini ya ada acara seperti ini, banyak warga yang berharap sering ada acara pengobatan gratis, mereka ingin sehat, tapi tidak mau berobat (karena alasan biaya), inginnya yang serba gratis, kapan diadakan lagi?”. “InsyaAllah tanggal 25 Mei ini diadakan di kecamatan Candipuro”, jawab tim kami. Kecamatan Candipuro merupakan kecamatan yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Pasirian.</div><br />Alhamdulillah, baksos yang disambut antusias oleh hampir 100 warga ini berjalan lancar.<br /><br /><br />*<b>by Siti Kurnila</b><br />Kader PKS Pasirian, Kab. Lumajang, Jatim<br /><br /><br /><div style="text-align: left;"><span style="color: #999999;">:: PKS PIYUNGAN | BLOG PARTAI KEADILAN SEJAHTERA ::&nbsp;</span><br /><a href="http://appworld.blackberry.com/webstore/content/23463887/?countrycode=ID" target="_blank">Klik Download App BB</a> | <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.pkspiyungan" target="_blank">Klik Download App Android</a></div>PKS PIYUNGANhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-298854995280886330.post-45309224525483283102013-05-23T08:21:00.001+07:002013-05-23T08:21:44.988+07:00Monster Korupsi Bikin KPK Loyo<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"><a href="http://3.bp.blogspot.com/-_FQQNEu-cig/UZ1ujysQoKI/AAAAAAAAeIk/YkOSVr7o7CU/s1600/kpk-loyo-320x237.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-_FQQNEu-cig/UZ1ujysQoKI/AAAAAAAAeIk/YkOSVr7o7CU/s1600/kpk-loyo-320x237.jpg" /></a></div><br /><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><b>by <span style="color: #cc0000;">@eka_suwarna</span></b></span><br /><br /><br />Berikut ini beberapa kasus korupsi yang sepatutnya menjadi prioritas KPK utk sgera di usut &amp; tindak tuntas.<br /><br /><ol><li>Kasus korupsi PETRAL US$ 1.5 Milyar (14.5 Triliun) pada investasi kilang minyak di Libya.</li><br /><li>Kasus korupsi di Pertamina pada impor Naftah sebesar US$ 20 juta (200 Miliar).</li><br /><li>Kasus Korupsi SU dan Pertamina US$ 99 juta (980 Milyar) pada Pembangunan Depo Pertamina di seluruh Indonesia.</li><br /><li>Kasus Korupsi Dana CSR Pertamina 600 Milyar yg diduga mengalir ke 'partai besar penguasa' di Indonesia pada thn 2008-2009.</li><br /><li>Kasus Korupsi Hartati Murdaya di JIEC &amp; Bank Mandiri 1.5 Triliun yg agunkan 33 hektar tanah negara di Kemayoran.</li><br /><li>Kasus Korupsi Proyek eKTP tahun 2011 di Kemendagri yg rugikan negara 3.5 Triliun.</li><br /><li>Kasus korupsi penyerobotan lahan tambang PT. Bukit Asam yg rugikan negara 6 Triliun (dilaporkan oleh mantan Menkuham-patrialis).</li><br /><li>Kasus korupsi PT.AnekaTambang dlm pnyerobotn lahan oleh Harita Grup yg rugikan negara 19 Triliun (dlaporkn oleh MenBUMN,pak DI).</li><br /><li>Kasus korupsi BURT DPR RI oleh Pius Lustrilanang cs yg rugikan negara ratusan Miliar (dilaporkan ketua DPR Marzuki Alie).</li><br /><li>Kasus korupsi PT. TPPI Tuban oleh Hashim Djojohadikusumo yg rugikan negara 17 Triliun.</li><br /><li>Kasus Korupsi Pajak Bakrie Grup kolusi dgn Gayus Tambunan, rugikan negara triliunan.</li><br /><li>Kasus korupsi Mafia Anggaran DPR yg rugikan negara 7.7 Triliun. Hanya menjerat Wa Ode Nurhayati&amp;Fadh A Rafiq.</li><br /><li>Kasus korupsi Alex Nurdin (sbg Bupati Muba 14 kasus &amp; sbg Gub 3 kasus), kerugian negara ratusan Miliar. Dikubur oleh KPK?</li><br /><li>Kasus korupsi Ratu Atut sedikitnya 9 kasus yang rugikan negara ratusan Miliar.</li><br /><li>Kasus korupsi Hambalang sesuai LHP BPK &amp; BAKN DPR atas 25 Pejabat. Hanya pejabat kemenpora yg sdh diusut. Lainnya gimana?</li><br /><li>Kasus Nazaruddin di 30 kasus korupsi. Smg KPK tdk beralasan kurang tenaga penyidik.Tuntaskan dulu kasus kakap,yg teri nyusul.</li><br /><li>Kasus TPPU Nazaruddin dan SU di Saham Garuda 300.8 Miliar. Nazar sdh jadi TSK,tp bgm dgn yg lainny? KPK pura2 sibuk?</li><br /><li>Kasus korupsi azis syamsuddin cs di Gedung Adyaksa puluhan milyar. Rusak kah alat sadap KPK?</li><br /><li>Kasus korupsi pengadaan gerbong kereta api dr Jepang yg melibatkan Hatta Rajasa hy Sumino yg disidangkan.Alat sadap KPK rusak?</li><br /><li>Kasus Choel Malarangeng yg jadi mafia proyek di Kemenpora.Dia sdh mengaku terima suap.Knp KPK tdk jadikan dia TSK?</li><br /><li>Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Merpati MA60 yg rugikan negara US$ 45 juta (440 Miliar).</li><br /><li>Kasus korupsi Pertani,SHS dan Berdikari yg rugikan negara ratusan Miliar. Prioritas kasus atau tebang pilih?</li><br /><li>Kasus korupsi Jhony Allen Marbun di pos Dana Percepatan Infrastruktur Intim. KPK janji tangkap JAM. Mana janjimu?</li><br /><li>Dugaan Kasus korupsi Max Sopacua pada alat kesehatan di Kemenkokesra. Apakah alat sadap KPK hanya dipasang di kementan?&nbsp;</li><br /><li>Kasus korupsi Dana PON, kenapa hanya berhenti pada Rusli Zainal saja?</li><br /><li>Kasus CENTURY ?? Waaahhh semoga KPK tidak 'berganti kelamin' dlm kasus ini. Terang benderang kok. Sikaaattt!!!&nbsp;</li><br /><li>Kasus rekening gendut super kakap beberapa oknum polisi dan pejabat. Kasus di Pajak. De el el. KPK? Halllooo !!!</li><br /><li>Kasus korupsi mark up bunga pinjaman 280 Miliar di GIA. Apakah kpk butuh gedung mewah agar dapat bekerja lbh giat?</li><br /><li>Kasus korupsi 36,7 Triliun di PLN. Apakah kpk butuh subsidi tambahan utk pengadaan alat sadap? Ataukah ini di peti-es kan?</li><br /><li>Kasus BLBI, 650 triliun? Knp tdk ada penyitaan asset para koruptor kakap itu? Apakah kpk hanya tertarik menyita mobil LHI saja?<br />&nbsp;</li></ol><br />*pic: inilah.com<br /><br /><br /><div style="text-align: left;"><span style="color: #999999;">:: PKS PIYUNGAN | BLOG PARTAI KEADILAN SEJAHTERA ::&nbsp;</span><br /><a href="http://appworld.blackberry.com/webstore/content/23463887/?countrycode=ID" target="_blank">Klik Download App BB</a> | <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.pkspiyungan" target="_blank">Klik Download App Android</a></div>PKS PIYUNGANhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-298854995280886330.post-49027891118589940902013-05-23T06:13:00.001+07:002013-05-23T06:13:38.334+07:00Jangan Tertunduk, Kader PKS!<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"><a href="http://4.bp.blogspot.com/-LwZibQgpMyM/UZ1Q0BHzWmI/AAAAAAAAeIU/-9yAApwNldY/s1600/kami+KADER+PKS_.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-LwZibQgpMyM/UZ1Q0BHzWmI/AAAAAAAAeIU/-9yAApwNldY/s1600/kami+KADER+PKS_.jpg" /></a></div><br /><div style="text-align: center;"><span style="font-size: x-large;"><b>Jangan Tertunduk, Kader PKS!</b></span></div><br /><br /><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><b>Tengku Bintang</b></span><br /><br /><div style="text-align: justify;">Kepada saudara-saudaraku se-bangsa dan se-tanahair, yang membenci PKS atau yang bersimpati, kader partai atau bukan kader partai, sudah sepatutnya mempertimbangkan nasehat ini jika ingin bergabung dengan PKS. “Jika Anda takut cobaan, menghamba pada jabatan dan godaan duniawi, sebaiknya menjauhi partai ini. Sebab partai ini bukanlah tempat untuk bermegah-megah. PKS adalah partai yang sarat penderitaan, penuh dengan keterbatasan, selalu dihujani caci-maki,&nbsp; karena cita-cita partai ini nyaris mustahil diwujudkan, yaitu masyarakat madani yang dibangun berdasarkan ukhuwah, Jujur dan Bersih!</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Soal persidangan LHI dan AF yang membawa-bawa nama PKS, sejak awal telah ditetapkan bahwa itu urusan mereka. Urusan partai adalah urusan partai, urusan pribadi adalah urusan pribadi. Kader-kader PKS di pedesaan di Seluruh Indonesia menjalankan kegiatannya dengan sumbangan kerelaan anggota-anggotanya. Tidak ada hubungannya dengan dana suap impor sapi maupun sumbangan dari AF.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Memang ada saja dermawan yang memberikan bantuan, baik berupa materi atau non-materi, entah bermaksud baik atau menjebak. Bagaimana pula caranya menolak sedekah jika sedekah itu adalah tumpangan mobil atau sekedar doa-doa? Tetapi sebenarnya tanpa dibantu pun para kader tetap dapat menjalankan kegiatan. Untuk apa pula biaya besar kalau yang hendak dikerjakan hanyalah membersihkan hati, menjalin persaudaraan, berdoa bersama. Apalagi kegiatannya adalah dakwah, yang diperlukan hanyalah banyak telinga yang mendengarkan!</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Jadi, adalah baik bagi para Kader PKS untuk mengikuti persidangan Tipikor atas LHI dan AF tanpa perlu merasa terhina atau terlibat di dalamnya. Setiap manusia memiliki kecenderungan berbuat khilah, karena khilaf adalah fitrahnya manusia. Memang persidangan masih panjang, masih terlalu dini untuk mengambil kesimpulan apa pun. Namun penting untuk memetik pelajaran berharga. Bahwa menegakkan Jujur dan Bersih itu tidak mudah. Menjadi contoh itu tidak gampang. Kalau membangun peradaban madani itu gampang, sudah sejak dahulu bangsa ini bangkit dengan segala kebesarannya.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Sayang sekali saya bukan Kader PKS, melainkan kader partai lain di sebelahnya, dimana saya menjadi tokohnya. Brengsek sekali, saya menjadi tokoh buntut partai itu karena terhutang budi, kekekek…. Entah mengapa dahulu saya mau-maunya ikut bersumpah saat Pilkada!</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Yang menjadi kader PKS itu adalah ‘Si Doí’-ku, perempuan cerewet yang gemar pengajian itu. Apa boleh buat, serumah dua partai, kanan-kiri oke, punya kaos berwarna-warni.</div><br />Selamat berjuang untuk Kader PKS. Doa-ku untukmu selalu!<br /><br /><br />*http://politik.kompasiana.com/2013/05/18/jangan-tertunduk-kader-pks-561202.html<br /><br /><br /><div style="text-align: left;"><span style="color: #999999;">:: PKS PIYUNGAN | BLOG PARTAI KEADILAN SEJAHTERA ::&nbsp;</span><br /><a href="http://appworld.blackberry.com/webstore/content/23463887/?countrycode=ID" target="_blank">Klik Download App BB</a> | <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.pkspiyungan" target="_blank">Klik Download App Android</a></div>PKS PIYUNGANhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-298854995280886330.post-41457746085102508452013-05-23T06:05:00.000+07:002013-05-23T06:05:06.404+07:00Para Pembenci PKS Mulai Diserang Penyakit Gatal-gatal<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"><a href="http://3.bp.blogspot.com/-JFv_PjN__KQ/UZ1PBQGIo1I/AAAAAAAAeIE/DqU-xW3w3NE/s1600/media.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-JFv_PjN__KQ/UZ1PBQGIo1I/AAAAAAAAeIE/DqU-xW3w3NE/s1600/media.jpg" /></a></div><br /><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><b>Tengku Bintang</b></span><br />Kompasioner<br /><br /><div style="text-align: justify;">Bukan sulap bukan sihir, boleh percaya boleh juga tidak. Kemarin sore seorang tetangga saya yang sangat membenci PKS terpaksa digotong ke rumahsakit karena sesak nafas. Apa pasal? Rupanya ia terlalu percaya pada pemberitaan televisi tentang isu suap daging sapi sehingga emosinya memuncak. Akibatnya ia semakin kuat merokok. Ketika rokok putih kebiasaannya habis, tembakau linting pun dilibasnya juga. Akhirnya sesak nafas, dadanya berbunyi setiap menarik nafas, dan kalau ia bicara suaranya seperti bebek. Untung bukan serangan jantung!</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Di tempat lain, dua orang kenalanku yang juga blogger lumutan mulai diserang gatal-gatal. Setiap hari menulis di blognya, silang-menyilang soal PKS, makin banyak ia bicara makin banyak orang tak percaya. Lagaknya seperti politisi cap macan tetapi kerjanya cuma memelototi komputer. Rambutnya mulai awut-awutan, jarang sikat gigi, badannya mulai berbau. Sejak kasus daging meruyap, rupanya ia mandi hanya sekali dalam tiga hari. Pantaslah kulitnya mulai ditumbuhi jamur dan mengidap gatal-gatal!</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Di tempat lain mungkin situasinya lain lagi. Lihat pula di televisi pada acara ILC, perbedaan raut wajah Fahri Hamzah dan Johan Budi. Ketika Fahri Hamzah mampu bicara lepas, wajahnya cerah, kadang-kadang tertawa dan berbisik kepada teman di sebelahnya. Sementara Johan Budi tampak tegang, tertekan, dan maaf…., gerakan bola matanya menyerupai orang sakit migren.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Padahal, kita para simpatisan PKS ini biasa saja. Makan, mandi, bercengkerama biasa saja. Anda benci atau bersimpati kepada PKS tak ada bedanya. Yang penting, sebarkan kedamaian dimana pun berada. Tegakkan hukum, langit takkan runtuh, karena dengan tegaknya hukum itulah kita meyakini kedamaian dapat dicapai. Jangan ada rekayasa hukum, jangan ada politisasi. Kalau salah nyatakan salah, kalau benar nyatakan benar. Siapa pun pelakunya, semua sama di depan hukum!</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">KPK itu adalah lembaga negara milik seluruh Bangsa Indonesia. Satu-satunya tumpuan harapan untuk memberantas korupsi. Jika Lembaga KPK adalah milik negara, maka Johan Budi adalah milik anak-isterinya, yang kebetulan diberi amanat ikut menjalankan UU Tipikor. Jika Lembaga KPK tak pernah bersalah, maka komisionernya tak luput dari khilaf dan nafsu duniawi. Jika mereka melakukan kekhilafan, mesti diingatkan. Jika melakukan pelanggaran hukum, mereka pun tak luput dari sanksi hukum. Itu harus kita tanamkan. Itulah tandanya kita mencintai Lembaga KPK, dengan cinta yang sebenarnya.</div><br />Salam damai Bhinneka Tunggal Ika<br /><br /><br />*http://politik.kompasiana.com/2013/05/17/para-pembenci-pks-mulai-diserang-penyakit-gatal-gatal-560835.html<br /><br /><br /><br /><div style="text-align: left;"><span style="color: #999999;">:: PKS PIYUNGAN | BLOG PARTAI KEADILAN SEJAHTERA ::&nbsp;</span><br /><a href="http://appworld.blackberry.com/webstore/content/23463887/?countrycode=ID" target="_blank">Klik Download App BB</a> | <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.pkspiyungan" target="_blank">Klik Download App Android</a></div>PKS PIYUNGANhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-298854995280886330.post-91573669026148150742013-05-23T05:26:00.002+07:002013-05-23T05:42:32.365+07:00"Ketika saudara kita tertuduh..."<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"><a href="http://4.bp.blogspot.com/-BzfhscsMPJk/UZ1Fzirk_JI/AAAAAAAAeH0/ZJlwm_hFE2o/s1600/abdullah+haidir.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-BzfhscsMPJk/UZ1Fzirk_JI/AAAAAAAAeH0/ZJlwm_hFE2o/s1600/abdullah+haidir.jpg" /></a></div><br /><br /><br /><br /><br /><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><b>Abdullah Haidir</b></span><br />Riyadh<br /><br /><br /><br /><br /><b>Ketika saudara kita tertuduh..</b><br /><br /><blockquote class="tr_bq">Membela kehormatan org yg belum tentu bersalah tentu lebih baik ketimbang mencelanya. Apalagi jika selama ini dikenal sbg orang baik...<br /><br />Mencela dan memojokkan, baik dg bhs lugas atau sindiran, terhadap saudara yg sedang dilanda tuduhan yg belum terbukti adalah indikasi 'sakitnya hati'<br /><br />Mana yg lebih dekat dg adab Islam, membela penuduh yg blm dikenal kepribadiannya atau membela tertuduh yg blm terbukti kesalahannya tapi sdh dikenal kebaikannya?<br /><br />Pesan Nabi Jelas: Penuduh harus mengajukan bukti, tertuduh cukup bersumpah jika mengingkari... (HR. Baihaqi)<br /><br />Sebab kalau semua tuduhan langsung diterima, orang akan rame-rame melakukan tuduhan terhadap harta dan darah suatu kaum... (HR. Baihaqi)<br /><br />Para ulama mengatakan: Keliru menghukumi bahwa sesorang tak bersalah, lebih baik dibanding keliru menghukumi bahwa seseorang bersalah...<br /><br />Aneh aja.. jika mengaku aktifis Islam dan sering mengusung tema persatuan, namun ketika sesama aktifis diserbu berbagai tuduhan yg belum terbukti..<br /><br />Alih2 membela, atau berempati dan mendoakan kebaikan.. Yg ada justru ikut2an memojokkan dg statment yg kadang lebih menyakitkan dari masyarakat awam...<br /><br />Baik dari adab Islam, atau tinjauan moral, sama sekali tdk mengindikasikan­ ukhuwah yg selama ini menjadi salah satu yg diusungnya..<br /><br />Ukhuwah bukan sekedar jadi judul buku atau seminar...<br /><br />Benarlah ungkapan hikmah yg sering kita dengar... teman yang sejati dapat diketahui saat kita sedang susah...<br /><br />Namun kita tidak perlu mengemis2 pertolongan dengan orang semacam itu. Sebab, kebenaran itu, dg sendirinya akan mendatangkan pendukung....<br /><br />Bergembira apabila mendengar 'kesalahan' saudara sbg sebuah amunisi... lebih berbahaya dibanding kesalahan saudaranya itu sendiri..<br /><br />Sebab yg pertama akan semakin larut dlm maksiat kebenciannya, dan yang kedua akan semakin sadar dg kesalahannya dan lebih besar harapan taubatnya..</blockquote><br /><br /><i>Riyah, Rajab 1434h</i><br /><br /><br /><br /><div style="text-align: left;"><span style="color: #999999;">:: PKS PIYUNGAN | BLOG PARTAI KEADILAN SEJAHTERA ::&nbsp;</span><br /><a href="http://appworld.blackberry.com/webstore/content/23463887/?countrycode=ID" target="_blank">Klik Download App BB</a> | <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.pkspiyungan" target="_blank">Klik Download App Android</a></div>PKS PIYUNGANhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-298854995280886330.post-63885900357110853932013-05-22T20:43:00.003+07:002013-05-22T21:04:43.272+07:00PKS Korban “Malpraktek” KPK <div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"><a href="http://2.bp.blogspot.com/-a9OlyOho3ZU/UZzLW2Z67xI/AAAAAAAAeHU/udzrqOh3z5c/s1600/ILC.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-a9OlyOho3ZU/UZzLW2Z67xI/AAAAAAAAeHU/udzrqOh3z5c/s1600/ILC.jpg" /></a></div><br /><div style="text-align: center;"><span style="font-size: large;"><b>Korban “Malpraktek” KPK Bisa Merujuk Prof. Romli</b></span></div><br /><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><b>Oleh Rizal Amri</b></span><br /><br /><div style="text-align: justify;">Indonesia Lawyers Club (ILC), acara andalan TV One, hari Selasa malam 21 Mei 2013 judulnya cukup aktraktif, “Prahara di PKS Sampai ke Mana ?”. Namun saya sungguh kurang tertarik, sudah terbayang yang akan terjadi adalah sahut-sahutan debat kusir antara Fahri, Fajrul, Sutan Batoegana, dll. Saya hampir saja mematikan TV jika tidak melihat sesuatu yang sedikit unik, kok meja yang disediakan untuk wakil PKS kosong melompong, ada apa?.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Walhasil saya coba mengikuti sejenak, ingin tahu bagaimana suasana ILC jika di-WO oleh “pesakitannya”. Di menit2 awal, ILC malam itu membosankan juga. Bang Karni hanya mengulang-ulang pertanyaan yang sudah pernah beliau sampaikan pada episode yang lalu, antara lain mengenai logika hukum KPK dalam menyita harta orang yang berasal atau bertransaksi dengan Ahmad Fathanah. Jubir KPK Johan Budi yang di episode lalu ditodong dengan pertanyaan tersebut, tidak pernah berhasil memberikan jawaban yang memuaskan. Febri Diansyah SH, peneliti ICW yang pada kesempatan kali ini mencoba membantu memberikan jawaban, malah terkesan tidak yakin dengan jawabannya sendiri. Akibatnya, lawyer senior Teuku Nasrullah menyindir Febri dengan mengatakan, jika ICW terima dana dari pihak asing, boleh jadi itu dari perjudian atau bisnis narkoba, bagaimana ICW mengetahuinya, bukankah berprasangka baik saja..</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Pertanyaan Bang Karni lainnya yang dimunculkan lagi adalah tentang dasar hukum penerapan TPPU terhadap swasta. Juga tentang siapa pelaku utama kasus suap impor sapi yang tentunya mesti seorang penyelenggara negara dan dalam kapasitas jabatannya tersebut, sesuai UU Tipikor. Sementara itu peran LHI, mantan presiden PKS, bukan dalam kapasitas penyelenggara negara. Kali ini Bang Karni tidak bertanya pada Johan Budi, akan tapi pada Abdullah Hehamahua, mantan penasihat KPK, yang mungkin dianggapnya lebih mampu menjelaskan. Sayangnya Hehamahua hanya nyengir dan mengelak untuk menjawab dengan alasan tidak mau mencampuri proses peradilan.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Pertanyaan-pertanyaan yang mengganjal Bang Karni tersebut kemudian dilempar kepada Prof. Romli Atmasasmita. Suasana sidang ILC mendadak berubah menjadi seperti kuliah umum. Mahaguru hukum senior ini memulainya dengan memaparkan rambu-rambu UU Tipikor, masalah trading in influence, pencucian uang, dll. Orang awam yang kurang melek hukum, saya yakin tercerahkan. Bahkan para aktifis dan praktisi hukum yunior yang hadir, seperti dari ICW, Fitra, dll, tentu juga tercerahkan. Prof. Romli sempat meluruskan pemahaman peneliti ICW Febri Diansyah SH yang sebelumnya juga berbicara tentang trading in influence, TPPU, dll. Bukan hanya itu, KPK barangkali “tersengat” pula ketika Prof. Romli berpendapat bahwa KPK abai terhadap rambu2 UU Tipikor dalam hal penyitaan barang yang diduga terkait TPPU. Padahal penjelasan undang-undang cukup jelas dan sengaja dibuat sebagai rambu2 agar tidak dipakai salah dan agar orang tidak resah. Beliau menyesalkan kurangnya sosialisasi UU TPPU tersebut sebelum disahkan. Secara tersirat beliau seperti ingin mengatakan bahwa telah terjadi keteledoran para aparat penegak hukum.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Prof. Romli boleh dibilang adalah bintang acara ILC malam itu. Beliau paham betul tafsir pasal demi pasal UU tentang korupsi karena ikut merancangnya. Tidak heran jika apa yang diutarakannya menjawab tuntas pertanyaan yang mengganjal di benak Bang Karni selama berpekan-pekan, mungkin juga pertanyaan, kebingungan dan keresahan publik. Prof. Romli menjelaskan bahwa tidak semua orang yang terima uang diduga pidana bisa langsung diklaim (disita). TPPU harus diawali dengan indikasi yang kuat bahwa harta tersebut berasal dari hasil korupsi.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Menjawab pertanyaan Bang Karni, apakah boleh TPPU dikembangkan ke kasus lain (setelah kasus dugaan awal tidak bisa dibuktikan). Prof. Romli menegaskan, “tidak boleh”.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Prof. Romli berpendapat, KPK sangat berat untuk membuktikan bahwa uang dari Fathonah dari korupsi, pasal TPPU tidak bisa menjerat AF karena bukan penyelenggara negara.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Beliau menambahkan, sistim hukum Indonesia menganut prinsip non-self implementing legislation.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Konvensi PBB yang memuat aturan trading in influence sekalipun telah di ratifikasi Indonesia, tidak bisa menjadi rujukan hukum selama belum ada undang2 pengesahan. Berbeda dengan “law” yang mana cukup lapor ke DPR bahwa telah diadopsi.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Prof Romli berpendapat, KPK juga akan sulit menjerat LHI karena trading in influence belum diundangkan. Posisi LHI sebagai anggota DPR tidak bisa mengatur kuota, sementara itu jabatannya sebagai presiden PKS dalam kasus tersebut tidak dalam konteks pejabat negara. Sementara itu Mentan Suswono belum terbukti menambah kuota, alias belum terjadi.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Paling-paling LHI dikenakan tuduhan suap, tapi Luthfi belum terima uang. KPK harus bisa buktikan LHI belum terima karena terhalang bukan karena sukarela, jelas Prof Romli.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Sejauh ini dari kesaksian AF dan bukti2 lainnya, termasuk rekaman, belum ditemukan bukti bahwa AF adalah suruhan LHI.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Jika demikian, semua penyitaan yang dilakukan KPK menjadi diragukan dasar hukumnya.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Prof. Romli mengingatkan KPK bahwa pihak yang dirugikan bisa menuntut balik.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Apakah bisa disimpulkan KPK telah melakukan “malpraktek”?, jika demikian tidak ada salahnya pihak2 yang merasa dirugikan untuk mengadukan KPK ke Pengadilan Negeri.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Hal ini perlu keberanian, mengingat publik bisa saja menuding para pelapor sedang melakukan kriminalisasi terhadap KPK.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Namun tidak ada salahnya dicoba, demi mencegah terjadinya diktatorisme penegakkan hukum.</div><br />Berikut ini pasal tentang rehabilitasi dan kompensasi.<br /><br /><blockquote class="tr_bq">UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA<br /><br />NOMOR 20 TAHUN 2001<br /><br />TENTANG<br /><br />PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 31 TAHUN 1999<br /><br />TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI<br /><br />BAB VIII<br /><br />REHABILITASI DAN KOMPENSASI<br /><br />Pasal 63<br /><br />(1) Dalam hal seseorang dirugikan sebagai akibat penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan, yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi secara bertentangan dengan Undang-Undang ini atau dengan hukum yang berlaku, orang yang bersangkutan berhak untuk mengajukan gugatan rehabilitasi dan/atau kompensasi.<br /><br />(2) Gugatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), tidak mengurangi hak orang yang dirugikan untuk mengajukan gugatan praperadilan, jika terdapat alasan-alasan pengajuan praperadilan sebagaimana ditentukan dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana.<br /><br />(3) Gugatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diajukan kepada Pengadilan Negeri yang berwenang mengadili perkara tindak pidana korupsi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 54.<br /><br />(4) Dalam putusan Pengadilan Negeri sebagaimana dimaksud pada ayat (3) ditentukan jenis, jumlah, jangka waktu, dan cara pelaksanaan rehabilitasi dan/atau kompensasi yang harus dipenuhi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.</blockquote><br /><br />*Sumber : http://hukum.kompasiana.com/2013/05/22/korban-malpraktek-kpk-bisa-merujuk-prof-romli-562403.html<br /><br /><br /><br /><div style="text-align: left;"><span style="color: #999999;">:: PKS PIYUNGAN | BLOG PARTAI KEADILAN SEJAHTERA ::&nbsp;</span><br /><a href="http://appworld.blackberry.com/webstore/content/23463887/?countrycode=ID" target="_blank">Klik Download App BB</a> | <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.pkspiyungan" target="_blank">Klik Download App Android</a></div>PKS PIYUNGANhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-298854995280886330.post-50844020885224769392013-05-22T18:47:00.000+07:002013-05-22T19:12:40.668+07:00"Prahara PKS sampai ke Mana?" | Sujiwo Tejo Bicara<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"><a href="http://1.bp.blogspot.com/-tb0Um-3ucA4/UZy2KpreO-I/AAAAAAAAeHE/EyMaWneUPpA/s1600/ilc.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-tb0Um-3ucA4/UZy2KpreO-I/AAAAAAAAeHE/EyMaWneUPpA/s1600/ilc.jpg" /></a></div><br /><br /><div style="text-align: center;"><span style="font-size: large;"><b>Prahara PKS sampai ke Mana?</b></span></div><br />Nah, itu adalah judul ILC malam tadi. Dari sisi judul saja paling tidak, “ILC” sendiri pun tidak tahu kemana sebenarnya arah kasus LHI.<br /><br /><div style="text-align: justify;">Jika arah kasus itu tujuannya adalah PKS, PKS sama sekali tidak terlibat dalam masalah impor daging. Jika arah kasusnya adalah LHI, maka makin bingung lagi kita memikirkannya. Siapa itu LHI sekarang? pejabat publik bukan, pemimpin masyarakat juga bukan. Pun dia tidak akan membawa nyanyian-nyanyian yang akan melibatkan petinggi PKS lainnya. Lantas apa sebenarnya yang terjadi? Para pakar hukum yang menyampaikan pendapat pun dengan bahasa yang mudah dimengerti, mengisyaratkan kasus daging ini sudah selesai, kecuali jika memang KPK memiliki banyak logistik yang memang hanya KPK saja yang tahu. Aneh.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Bahkan yang bukan pakar hukum pun, seperti <b>Sujiwo Tejo</b> mengomentari para pakar hukum itu dengan sindirannya yang khas, kalau memang ini kasus hukum, ya hukum saja yang diangkat, jangan membawa bawa masalah wanita. Pandangan yang mewakili orang awam. Permasalahan wanita lebih menjadi intens ketimbang masalah kasusnya sendiri. Mungkin semuanya sepakat, ketika nama-nama wanita itu muncul, naluri investigasi kita lansung mencari informasi, siapa dia? mengapa dia? dimana dia? kapan dia? kenapa dia? dan lain sebagainya. Pun, investigasi yang kita lakukan adalah berdasarkan info-info sepotong dari media web. Jika pertanyaan itu terjawab, maka kita mencoba merangkaikan info-info dari media web itu sehingga menjadi sebuah kesimpulan. Oh, ternyata dia itu ini. Pendek akal.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Mengapa kita tidak mencoba sedikit berkonspirasi dan berimajinas serta berparanoid sedikit. Otak kita mampu untuk itu. Kemampuan otak kita bukan hanya merangkai info-info dari media web yang berisikan 2 paragraf tulisan. Otak mampu melakukan lebih dari itu.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Coba saja kita berandai. Sesuai misinya, PKS menargetkan 3 besar. Apa yang akan terjadi jika misi itu tercapai? Apakah PKS akan dominan di Legislatif dan Eksekutif? Siapa yang merasa paling terancam dengan ke dominan tersebut? Bagaimana hasil survey terhadap saat sebelum dan sesudah LHI di jadikan tersangka? Jika mau lebih jauh, bagaimana Freeport, Exxon Mobil, Chevron, dll jika partai ini dominan? akankah terjadi nasionalisasi terhadap perusahaan-perusahaan itu? Lihat saja, ketika keran impor daging di sempitkan sedikit, banyak pihak-pihak berpaham neo liberal mengernyitkan kening. Termasuk manusia tak tersentuh, Budiono. Nah, jika memang iklim yang dibawa partai ini akan membahayakan dunia ke liberal an, secara cerdas apa yang akan kita lakukan? Tekel. Masalah kartu kuning atau merah, belakangan.</div><br />Tetapi ini jika mencoba untuk berimajinasi secara liar saja. Semuanya, “Kita tunggu di Pengadilan”.<br /><br /><br />*<span style="font-size: large;"><b>by Hana</b></span><br />Kompasioner<br /><br />-http://politik.kompasiana.com/2013/05/22/prahara-pks-sampai-ke-mana-558231.html<br /><br /><br /><div style="text-align: left;"><span style="color: #999999;">:: PKS PIYUNGAN | BLOG PARTAI KEADILAN SEJAHTERA ::&nbsp;</span><br /><a href="http://appworld.blackberry.com/webstore/content/23463887/?countrycode=ID" target="_blank">Klik Download App BB</a> | <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.pkspiyungan" target="_blank">Klik Download App Android</a></div>PKS PIYUNGANhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-298854995280886330.post-76437842621211249272013-05-22T13:18:00.000+07:002013-05-22T13:21:14.224+07:00Pengamat Hukum: "KPK Semakin Bermasalah Dalam Kasus Daging Impor" <div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"><a href="http://3.bp.blogspot.com/--3a4vVfwrEQ/UZxi17H6E4I/AAAAAAAAeGk/F2zuQggi2y8/s1600/kpk2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/--3a4vVfwrEQ/UZxi17H6E4I/AAAAAAAAeGk/F2zuQggi2y8/s1600/kpk2.jpg" /></a></div><br /><br /><b>by <span style="color: #cc0000;">@alejandro_law17</span></b><br /><br /><ol><li>Ada kesulitan pembuktian oleh KPK terhadap kasus suap impor daging? Jelas. Meski KPK kesulitan, prinsip KPK adalah kagok asong.</li><br /><li>Kagok asong adalah terminologi bahasa sunda yg artinya kurang lebih nanggung, hajar blehh bnr salah gimana ntar. udh kepalang tanggung.</li><br /><li>Saya dah berkali2 ngomong bhw pasal suap erat kaitannya dgn kewenangan &amp; jabatan seseorang sbg penyelenggara negara. liat pasal 11 UU TPK.</li><br /><li>Org pajak disuap karena jabatan &amp; kewenangannya dlm ngurusi tupoksi dia sebagai peg pajak. Nazar &amp; Wa Ode jg disuap krn jbtnnya sbg DPR.</li><br /><li>Dr mana kita tahu mrk disuap krn jbtn dan atau kewenangannya? Bisa kita liat dr implikasi suapnya yaitu loby mrk krn jabatanya sbg DPR.</li><br /><li>Wa Ode disuap karena dia punya otoritas di banggar. Nazar disuap karena posisi dia sbg anggota DPR yg punya akses loby ke banggar/kom X.</li><br /><li>Pigimana dgn LHI? Dia disebut terima cuap karena otoritas dia sbg ketua parpol bukan sbg anggota DPR atau penyelenggara negara.</li><br /><li>Bisa kita liat dr loby yg dia lakukan ke kementan. LHI bisa didengar oleh org kementan karena posisi dia sbg ketua parpol bukan sbg DPR.</li><br /><li>LHI bisa fasilitasi pertemuan medan dengan mentan karena posisi dia sbg ketua parpol dmn Mentan menjadi salah satu kadernya.</li><br /><li>Tanpa jbtn ketua parpol, urusan impor daging adlh urusan diluar jangkauan LHI sbg Aleg Komisi I yg urusi kom/prthanan/luar negeri.</li><br /><li>Sadar thd kelemahan dakwaannya dgn ps suap, blakangan mulai muncul kriminilisasi kasus LHI pake trading in influence.</li><br /><li>Sebuah aturan yg diratifikasi dari UN Convention Against Corruption. Tool ini dah jd instrumen hukum di Indonesia? belum dunk!</li><br /><li>Orang yg ngomong trading in influence kek org berhayal mengawang2 bisa menjerat pelaku suap secara retroaktif. UU-nya aja blm ada *lol</li><br /><li>Permasalahan lain dlm kasus suap impor daging adalah sporadisnya aparat KPK dan badut2 yg mengatasnamakan aktifis antikorupsi.</li><br /><li>KPK pasang TPPU tanpa diketahui terlebih dahulu criminal offence dibelakangnya. Taukah anda apa predicate crime TPPU untuk LHI?</li><br /><li>Ini adalah tanda tanya besar karena sampe detik ini KPK belum pernah umumkan pidana asal dr pencucian uang kasus LHI. Ini permasalahan.</li><br /><li>Mrk pake psl suap yg gagal diterima &amp; dijadiin predicate crime, diasumsikan tlh melakukan pidana yg sama berulang2 sbg pidana asl TPPU.</li><br /><li>Lalu pigimana kl psl suap yg jd pidana asal gagal dibuktikan? otomatis TPPU nggak akan bisa dibuktikan slma criminal offence nggak ada.</li><br /><li>Mulai lagi mrk ngemeng illicit enrichment. Sebuah konsep pemberantasan korupsi yg diratifikasi dr UNCAC dan msh dlm tahap perancangan.</li><br /><li>PPATK konon dah sodorkan RUU perampasan asset ke presiden dgn konsep illicit enrichment sbg upaya super dlm pemberantasan korupsi.</li><br /><li>Illicit enrichment make pembuktian terbalik murni dgn standar pembuktian lebih ringan. tanpa pidana asal, cukup modal lap PPATK &amp; LHKPN.</li><br /><li>Lagi2 aturan ini nggak bisa dikenakan dlm kasus daging impor karena masih dlm tahap pembuatan d PPATK, bahkan blm masuk DPR sama sekali.</li><br /><li>FYI pembuktian terbalik nggak dimaksudkan u/ buktikan tindak pidana. Pembuktian terbalik hanya berfungsi untuk kejar asset.</li><br /><li>ada dua cara dalam TPPU: memidana orang atau mengejar hartanya saja... Jika untuk memidana, tdk digunakan pembuktian terbalik.</li><br /><li>percayakah dgn penegakan hukum secara membabi buta? Sy nggak percaya. Hukum yg dipke secara sporadis hanya akan hancurkan hkm itu sndr.</li><br /><li>Cara pintar (licik) KPK dlm menghindar dr sorotan kesahalan mrk adalah dgn goreng kasus ini dgn isue sensitif mslh pere dgn kata futsun.</li><br /><li>Publik sibuk gossipin pribadi tersangka dan akan dikait2kan seolah jd kebiasaan PKS. Liat aja, sikit omongan substantif mslh korupsi.</li><br /><li>Media dan sosmed berame2 omongin masalah pere dan digoreng sebegitu rupa. Ini cara redherring KPK yg murahan dlm kasus impor daging.</li><br /><li>Korupsi adlh xtraordinary crime yg perlu upaya ekstra. Namun upaya luar biasa tetap harus dlm koridor dgn tool yg tlh disediakan UU.</li><br /><li>Jangan karena menggebu ingin memberantas korupsi lalu melanggar non-self incrimination dlm sistem common law yg sekarang kita pake.</li><br /><li>Sistem hukum yg bnr bekerja memake hukum acara pidana/UU lain yg telah disepakati sbg dasar acuan dlm penegakan hukum di negara ini.</li><br /><li>Jgn pake cara2 diluar hukum acara karena negara ini anut non-self implementing legislation. Harus ada UU dulu sblm diimplementasikan.</li><br /><li>Maka nggak benar jika penegakan hukum dlm pemberantasan korupsi memakai cara diluar prosedur hukum karena rentan perampasan hak manusia.</li><br /><li>Aja klalen! Plototin kasus ini secara substantif! Jangan teralihkan dgn isue asusila yg sengaja dibuka untuk mengalihkan perhatian kita.</li><br /><li>Kebenaran bukan milik mrk. Kebenaran selalu nyender ke aturan yg dipahami secara komprehensif dan imparsial. Sekian..Yuk mareeeeee!</li></ol><br /><br />*sumber: <a class="twitter-timeline-link" data-expanded-url="http://chirpstory.com/li/80379" dir="ltr" href="http://t.co/eVKUa269YF" rel="nofollow" target="_blank" title="http://chirpstory.com/li/80379"><span class="js-display-url">chirpstory.com/li/80379</span></a><br /><br /><br /><br /><div style="text-align: left;"><span style="color: #999999;">:: PKS PIYUNGAN | BLOG PARTAI KEADILAN SEJAHTERA ::&nbsp;</span><br /><a href="http://appworld.blackberry.com/webstore/content/23463887/?countrycode=ID" target="_blank">Klik Download App BB</a> | <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.pkspiyungan" target="_blank">Klik Download App Android</a></div>PKS PIYUNGANhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-298854995280886330.post-23365634986818828052013-05-22T12:12:00.003+07:002013-05-22T12:12:55.962+07:00PKS Kembalikan Fahri Hamzah ke Komisi III<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"><a href="http://2.bp.blogspot.com/-6fZ0tOJmwQs/UZxTsCUyFQI/AAAAAAAAeGU/q7WOEA_H878/s1600/Bang+Fahri_.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-6fZ0tOJmwQs/UZxTsCUyFQI/AAAAAAAAeGU/q7WOEA_H878/s1600/Bang+Fahri_.jpg" /></a></div><br /><div style="text-align: justify;">JAKARTA - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR kembali merotasi kader-kadernya. Di antaranya anggota Komisi VIII Nasir Djamil dan Anggota Komisi VII Fahri Hamzah yang dirotasi ke Komisi III yang membidangi hukum dan keamanan.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Dari Komisi III, Anggota Fraksi PKS, Indra, kembali ditempatkan ke Komisi IX.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">"Untuk Komisi III, memang Pak Fahri dan Nasir akan kembali bertugas di Komisi III, dengan Pak Almuzzammil Yusuf tetap sebagai Wakil Ketua Komisi," kata Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid saat dikonfirmasi, Rabu (22/5/2013).</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Hidayat menegaskan bahwa rotasi yang dilakukan oleh fraksinya adalah hal biasa, dan tidak perlu dibesar-besarkan. "Itu rotasi yang biasa dilakukan di awal masa sidang. Hampir di setiap komisi dan alat kelengkapan dewan ada rotasi," tegasnya.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Sebelumnya, Nasir Djamil dan Fahri Hamzah memang aktif di Komisi III DPR. Bahkan kala itu Nasir Djamil bertugas sebagai salah satu Wakil Ketua Komisi sebelum digantikan oleh Almuzammil Yusuf. (ded/okezone)</div><br /><br /><br /><div style="text-align: left;"><span style="color: #999999;">:: PKS PIYUNGAN | BLOG PARTAI KEADILAN SEJAHTERA ::&nbsp;</span><br /><a href="http://appworld.blackberry.com/webstore/content/23463887/?countrycode=ID" target="_blank">Klik Download App BB</a> | <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.pkspiyungan" target="_blank">Klik Download App Android</a></div>PKS PIYUNGANhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-298854995280886330.post-34651363718296304932013-05-22T10:23:00.000+07:002013-05-22T11:08:19.771+07:00(Video Clip) "Aura Cinta Anis Matta" by Suara Persaudaraan<br />Lama tak hadir, <b>Suara Persaudaraan (SP)</b> grup nasyid legendaris kembali muncul dengan video clip tentang 'Sosok Anis Matta' ...<br /><br /><br /><iframe allowfullscreen="" frameborder="0" height="315" src="http://www.youtube.com/embed/bCecEIdSA6o" width="560"></iframe> <br /><br /><br />Versi MP3 bisa didonlot <a href="http://archive.org/details/11Track11_20130421" target="_blank"><span style="color: #cc0000;"><b>KLIK INI</b></span></a>PKS PIYUNGANhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-298854995280886330.post-38098007678000615262013-05-22T08:40:00.001+07:002013-05-22T08:49:12.730+07:00"Sengkuni yang Tak Bisa Sembunyi" | Saat ILC Membuka Tabir KPK<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"><a href="http://2.bp.blogspot.com/-c8qceDqQKqs/UZwhqVwOAkI/AAAAAAAAeGE/PiHiyze_e48/s1600/ILC.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-c8qceDqQKqs/UZwhqVwOAkI/AAAAAAAAeGE/PiHiyze_e48/s1600/ILC.jpg" /></a></div><br /><div style="text-align: center;"><span style="font-size: large;"><b>"Sengkuni yang Tak Bisa Sembunyi"</b></span></div><br /><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><b>By: Nandang Burhanudin</b></span><br /><br />****<br /><br /><div style="text-align: justify;">Tadi malam (21/5/13), sepulang dari Jakarta, saya sempatkan menekan tombol "on". Saya tertegun dengan penjelasan seorang ahli hukum dan tim penyusun UU TPPU. Tertegun, betapa negeri ini amburadul. Negeri ini tidak lagi berdasarkan Pancasila, Demokrasi, atau Demokrasi Terpimpin. Tapi negeri ini telah menjadi negeri berdasarkan KEKUASAAN. Siapa yang berkuasa, dialah yang berhak melakukan apapun, terhadap siapapun, terlebih kepada pihak-pihak yang membahayakan tersendatnya "aliran" UANG HARAM.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Penjelasan penjelasan Prof. Romli Atmasasmita di ILC @tvone_ilc, singkatnya sebagai berikut:</div><br />1. Undang undang penjualan kekuasaan belum di undang-undangkan diIndonesia!!<br /><br />2. Kalaupaun ada LHI menjual kekuasaan kepada Mentan tidak terbukti ada kenaikan Kuota Import dari semenjak 2010-2013.<br /><br />3. Bahkan MENTAN menolak menaikkan Kuota Import.<br /><br />4. Kalau di tuntut soal Korupsi, dia tidak menerima uangnya.<br /><br />5. Kalau di tuntut soal TPPU dia tidak terbukti Korupsi.<br /><br />6. Kalau tidak ada bukti korupsi tidak bisa dituntut pencucian Uang. Karena belum ada undang-undangnya (penjualan kekuasaan).<br /><br /><div style="text-align: justify;">Bahkan saya dengar, Prof. Romli mengatakan, pihak LHI bisa menuntut balik atas perilaku absurd oknum-oknum aparat negeri ini.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Di tulisan-tulisan sebelumnya, saya tegaskan: Jika LHI terbukti korupsi atau melakukan pencucian uang, HUKUMlah seberat-beratnya. Karena itu perbuatan pribadi sebagai pejabat publik. Namun jika tidak terbukti, rehabilitasi nama baiknya.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Publik semakin yakin, teori konspirasi kaum sengkuni itu benar adanya. Kader-kader PKS, seperti dikatakan Jubir PKS Pak Mardani, merasakan tercabik-cabiknya seluruh jiwa dan nurani atas tindakan sewenang-wenang tim penyidik KPK. Mirip seperti tindakan aparat atas seorang kakek yang mencuri 3 buah kakao, atau seorang nenek yang menebang pohon yang ia tanam di halamannya, yang di kemudian hari kedua orang tua ini disidik dan disidang. Atau di level nasional, kasus Antasari Azhar, Misbakhun, hingga yang terbaru kasus Komjen Susno. Para sengkuni seakan mengirim sinyal: Siapapun anda, jika mau mengorek-ngorek kasus Century-Hambalang-Pajak keluarga Cikeas .. pasti akan dihadapkan dengan spytrap atau jebakan-jebakan batman.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Inilah mengapa KPK begitu brutal mengobrak-abrik kantor DPP PKS, namun tak pernah berani masuk ke halaman DPP Demokrat.</div><br /><div style="text-align: justify;">KPK menyandera dan menyita mobil-mobil, namun tak satu ban pun milik kader-kader Demokrat yang diambil.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Karena tahu KPK salah langkah, maka yang digembar-gemborkan di pengadilan Tipikor adalah: wanita-wanita di sekitar LHI. Seakan mengirim sinyal, LHI adalah manusia bejat moral. Kita lihat saja nanti! Karena Sengkuni tak bisa sembunyi, akhirnya LHI yang terus dibully!</div><br /><br /><br /><div style="text-align: left;"><span style="color: #999999;">:: PKS PIYUNGAN | BLOG PARTAI KEADILAN SEJAHTERA ::&nbsp;</span><br /><a href="http://appworld.blackberry.com/webstore/content/23463887/?countrycode=ID" target="_blank">Klik Download App BB</a> | <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.pkspiyungan" target="_blank">Klik Download App Android</a></div>PKS PIYUNGANhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-298854995280886330.post-2372606059095797302013-05-22T08:03:00.001+07:002013-05-22T08:03:15.762+07:00Pengamat Hukum: Dasar hukum KPK sita harta LHI dipertanyakan<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"><a href="http://3.bp.blogspot.com/-pHkTnudoQl8/UZwZAnFXtwI/AAAAAAAAeF0/axIM-XDHAMo/s1600/53BL6ivHTM.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"><img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-pHkTnudoQl8/UZwZAnFXtwI/AAAAAAAAeF0/axIM-XDHAMo/s1600/53BL6ivHTM.jpg" /></a></div><div style="text-align: justify;">Pengamat hukum dari Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Mudzakir mengatakan, wajar jika Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai penerapan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan terhadap mantan Presidennya, Luthfi Hasan Ishaaq sangat sumir. Karena itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dituntut memperjelas apa itu TPPU. </div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">"Lalu, orang yang menerima uang dari Fathanah terus disuruh harus mengembalikan. Ini status hukumnya apa? Kalau memang harus mengembalikan, apakah semua orang yang berhubungan dengan Fathanah berhubungan dengan uang haram? Tolong semua dikembalikan. Termasuk jika Fathanah membayar pajak, negara juga harus mengembalikan uang itu," ujarnya ketika dihubungi Sindonews, Selasa (21/5/2013) malam.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Menurut Mudzakir, selagi KPK tidak bisa membuktikan atau menunjukkan bahwa harta kekayaan Luthfi hasil kejahatan, maka KPK telah melakukan tindakan sewenang-wenang dengan melakukan penyitaan.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">"Sama seperti penadahan. Kalau orang menadah hasil kejahatan, hasil kejahatannya harus ada dulu dong. Ini orang mencuci uang dan uangnya itu halal atau haram, atau istilah hukumnya uang hasil tindak pidana atau bukan, itu urusan nanti aja di pengadilan. Itu kan enggak bener pemikirannya," tandasnya.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Ia melanjutkan, "Ibaratnya orang mencuri ayam, rumahnya ikut disita. Ayamnya cuma harga Rp150 ribu, kemudian rumahnya disita. Rumahnya disita untuk apa? Siapa tahu ada tindak pidana yang lain. Itu enggak boleh secara hukum. Enggak boleh "siapa tahu", harus ada kepastian hukum. Tindakan KPK menyita rumah karena mencuri ayam tadi, harus ada kepastian hukum."</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Seperti diketahui, KPK tampak begitu bersemangat menyita harta kekayaan milik Luthfi Hasan Ishaaq yang diduga berkaitan dengan TPPU kasus suap impor daging. Hal yang sama juga dilakukan KPK terhadap kerabat Luthfi, Ahmad Fathanah.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Yang terbaru, KPK berencana menyita rumah Luthfi Hasan Ishaaq, di Kawasan Kebagusan 1 Nomor 44, Jakarta Selatan. Tanah seluas 440 meter persegi itu diduga kuat milik Luthfi.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Sebelumnya, KPK sudah&nbsp; menyita tiga rumah Luthfi di Jalan Batu Ampar, salah satunya atas nama Ahmad Zaky.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Tak hanya itu, KPK juga sudah menyita enam mobil mewah diduga hasil TPPU Luthfi. Keenam mobil tersebut terdiri dari VW Caravelle bernopol B 948 RFS, Mazda CX 9 bernopol B 2 RFS, Toyota Fortuner bernopol B 544 RFS, Nissan Navara, dan Mitsubishi Pajero Sport, serta Mitsubishi Grandis.</div><br />*<a href="http://nasional.sindonews.com/read/2013/05/22/13/751497/dasar-hukum-kpk-sita-harta-lhi-dipertanyakan" target="_blank">http://nasional.sindonews.com/read/2013/05/22/13/751497/dasar-hukum-kpk-sita-harta-lhi-dipertanyakan</a><br /><br /><br /><div style="text-align: left;"><span style="color: #999999;">:: PKS PIYUNGAN | BLOG PARTAI KEADILAN SEJAHTERA ::&nbsp;</span><br /><a href="http://appworld.blackberry.com/webstore/content/23463887/?countrycode=ID" target="_blank">Klik Download App BB</a> | <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.pkspiyungan" target="_blank">Klik Download App Android</a></div>PKS PIYUNGANhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-298854995280886330.post-10094833602677627092013-05-22T07:47:00.000+07:002013-05-22T18:49:16.436+07:00(Video) Penjelasan Prof. Romli Atmasasmita di ILC tentang TPPU "Angin Segar untuk PKS"ILC (21 Mei 2013)<br /><br />Prof. Romli Atmasasmita, seorang pakar Hukum Pidana, juga salah satu pembuat UU TPPU.<br /><br /><br /><iframe width="420" height="315" src="http://www.youtube.com/embed/W5bk2JTONLE" frameborder="0" allowfullscreen></iframe>PKS PIYUNGANhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-298854995280886330.post-49528616090144783572013-05-22T06:31:00.000+07:002013-05-22T06:31:13.346+07:00"Ketika Hati-hati ini Sudah Bersatu diatas Cinta" | by @ridlwanjogja<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"><a href="http://1.bp.blogspot.com/-7PC7Wk-dhCM/UZrmwGeblpI/AAAAAAAAeEE/x9ZZ1XxmriE/s1600/2ce0fe759e14e6a9225462577aa9bd5c.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-7PC7Wk-dhCM/UZrmwGeblpI/AAAAAAAAeEE/x9ZZ1XxmriE/s1600/2ce0fe759e14e6a9225462577aa9bd5c.jpeg" /></a></div><br /><br /><br /><br /><span style="color: #cc0000;"><b>@ridlwanjogja</b></span><br />jurnalis<br /><br /><br /><br /><br /><blockquote class="tr_bq">Apa sih yang menyebabkan seorang mau bekerja dengan tulus dan ikhlas? Salah satunya: ketenangan hati.<br /><br />Di dunia kerja, kalau hati karyawan udah dipegang bos, tanpa harus diperintah pun akan kerja dengan happy dan riang.<br /><br />Di dunia bisnis, kalau hati konsumen udah kepegang, nggak perlu iklan juga akan mborong produk kita.<br /><br />Di sekolah, kalau hati murid udah mencintai guru betapa senang dan semangatnya mereka mengerjakan PR.<br /><br />Kalau guru idaman hati belum datang, murid malah gelisah. Ada rasa kangen.<br /><br />Di masyarakat, aktivis dakwah pun dinilai dari ketulusan hatinya. Ketulusan hati bisa mengalahkan Fulus.<br /><br />Begitulah. Komando tubuh datang dari hati. Kita setiap hari berhubungan dengan hati-hati manusia yang bermacam2 karakternya.<br /><br />Dalam mengajak kebaikan, Syekh Abbas As Sisi mengingatkan kita dalam bukunya At-Tariq Ilal Qulub, jalan menuju hati.<br /><br />Ada tiga objek dakwah yang kita ajak dalam kebaikan. Ibarat memilih buah apel. Ada yg mentah, matang siap panen , dan apel busuk.<br /><br />Hati yang hidup adalah hati yang sehat dan bersih, selamat dari berbagai syahwat yang menyalahi perintah dan larangan Allah.<br /><br />Hati ini selamat dari penghambaan kepada selain Allah, selamat dari berhukum kepada selain hukum Allah.<br /><br />Bersih dalam mencintai Allah dan mengikuti Rasulullah.<br /><br />Wah ini prioritas dakwah. Ibarat buah apel siap panen, mereka siap diajak bergabung dalam kebaikan.<br /><br />Yang kedua, hati yang sakit . Di antara tanda sakitnya adalah pemiliknya tidak merasa risih dg kebodohannya terhadap kebenaran.<br /><br />Tanda yang lain, pemiliknya lalai dari nutrisi hati yang bermanfaat, misal : membaca Al Quran.<br /><br />Hati yang seperti ini membutuhkan mau’izhah (pengarahan) hasanah (yang baik). Ibarat apel, mentah. Prioritas kedua.<br /><br />Yang ketiga , hati yang mati. Hati yang tidak mengenal Tuhannya, tidak menyembah-Nya sesuai dg yg diridhai-Nya. Naudzubillahimindzalik.<br /><br />Hati mati ini juga selalu menuruti keinginan nafsu dan kelezatan dunia. Hati mati ini menghamba kepada selain Allah.<br /><br />Celakalah bagi mereka yang tidak memiliki hati, yaitu hati yang tidak bisa mengenal manakah kebaikan dan manakah keburukan.”<br /><br />Yang lebih parah, orang yang hatinya mati tetapi ia tidak merasakan kematian hatinya. Ibarat, apel, ini sudah busuk dg ulat2.<br /><br />Waktu kita terbatas. Ada begitu banyak hati yang hidup yang siap diajak berbuat kebaikan. Itulah pentingnya fiqh prioritas.<br /><br />Melayani haters, pemfitnah dan para pembenci bukan tidak perlu namun khawatirnya apel-apel yang sudah siap panen justru kita lalaikan.<br /><br />Saya ajak hati saya, mari fokus pada amal-amal kebaikan. Dalam hal-hal sederhana sehari-hari. #NTMS (Note to My Self).<br /><br />Berjabat tangan, menebarkan salam, menghafal nama, memberi tempat duduk, senyum. Semuanya melembutkan hati.<br /><br />Ketika hati-hati sudah bersatu, takliful qulub, maka jangan tanyakan lagi kekokohan bangunan ukhuwahnya. Jangankan cuma berita.<br /><br />Dibunuhi satu-satu pun, tetap kokoh. Ini bukan gendam dan pelet bung. Ini kesatuan hati.<br /><br />Dakwah diikat dengan kesatuan hati. Setiap langkahnya berdasarkan dengan landasan cinta.<br /><br />Bertemu dengan landasan cinta (2:165); berjumpa dalam rangka taat (3:32); saling bersatu untuk dakwah (41:33).<br /><br />Hasilnya, selalu diberikan cinta (5:54); diberikan bimbingan jalan-jalan keselamatan (5:16; 29:69); dipenuhi cahaya (2:257; 24:35-37).<br /><br />Dilapangkan dadanya (6:125); dibangkitkan dengan makrifatullah (6:122; 42:52-53); dan diwafatkan dalam keadaan syahid (3:154).<br /><br /><i>Kukuhkanlah, ya Allah, ikatannya. Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya.</i><br /><br /><i>Penuhilah hati-hati ini dengan nur cahayaMu yang tiada pernah pudar.</i><br /><br /><i>Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepadaMu dan keindahan bertawakkal kepadaMu.</i><br /><br /><i>Nyalakanlah hati kami dengan berma’rifat padaMu. Matikanlah kami dalam syahid di jalanMu.&nbsp;</i><br /><br /><i>Matikanlah kami dalam syahid di jalanMu.</i><br /><br />Amiin. Selamat berkarya dan menyentuh hati, dengan cinta!</blockquote><br /><br /><br /><div style="text-align: left;"><span style="color: #999999;">:: PKS PIYUNGAN | BLOG PARTAI KEADILAN SEJAHTERA ::&nbsp;</span><br /><a href="http://appworld.blackberry.com/webstore/content/23463887/?countrycode=ID" target="_blank">Klik Download App BB</a> | <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.pkspiyungan" target="_blank">Klik Download App Android</a></div>PKS PIYUNGANhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-298854995280886330.post-73277818021482151182013-05-22T05:21:00.000+07:002013-05-22T05:25:01.954+07:00Badai Tak Akan Mampu Merusak Pondasi yang Kokoh <br /><span style="font-size: large;"><b>Fairy Setiawan</b></span><br />Jurnalis<br /><br /><div style="text-align: justify;"><div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"><a href="http://2.bp.blogspot.com/-SCIKR0Kmvmk/UZvzDsbjhPI/AAAAAAAAeFk/UPNjsqnt9dw/s1600/storm-effect-24ch9bg.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"><img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-SCIKR0Kmvmk/UZvzDsbjhPI/AAAAAAAAeFk/UPNjsqnt9dw/s1600/storm-effect-24ch9bg.jpg" /></a></div>Anomali cuaca masih terjadi di penghujung Mei ini. Angin kencang dan hujan deras turun seakan tak ingin berhenti. Akibatnya beragam. Mulai dari yang paling sederhana, hingga yang memakan korban jiwa.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Akibat sederhana -seperti daun yang beterbangan, janji temu yang batal karena para pembuatnya terjebak dalam genangan air dan kemacetan, basah kuyup karena kehujanan sepanjang perjalanan- hingga ke akibat yang lebih rumit seperti tanah yang terkikis dan menyebabkan longsor, luapan air yang tak mampu lagi dibendung oleh sungai-sungai, gelombang lautan yang tinggi, atap-atap rumah yang beterbangan, hingga hilangnya nyawa akibat bencana-bencana tadi.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Ada banyak hal menarik yang bisa diamati dan diperhatikan selepas hujan badai. Pelangi terlengkung kembali di angkasa, langit cerah, burung-burung yang ramai berkicau, aroma tanah yang menguar, lumpur sisa banjir, atap rumah yang tersapu badai, kesedihan maupun tawa bahagia yang berselang-seling dan ucap syukur karena badai telah usai.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Berkali-kali mengamati sisa bangunan yang tersapu badai, membuat hati takjub. Betapa tidak?! Angin kencang bisa menerbangkan atap, menghancurkan sebagian besar bagian atas bangunan, tapi tidak mampu merusak pondasi. Karena, untuk mampu 'sekadar' merobek pondasi (bukan menghancurkannya), diperlukan tornado berkekuatan paling besar. Tornado berskala Fujita 5 (F 5).</div><br />***<br /><br /><b>Badai PKS</b><br /><br /><div style="text-align: justify;">Fakta ini membuat kening mengernyit dan tiba-tiba nafas terhembus dengan cepat. Kalau alam saja memerlukan kolom angin berpusaran paling dahsyat untuk mampu sekadar merobek pondasi yang kokoh, mengapa PKS harus takut dengan badai politik yang terjadi sekarang ini? </div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Alam politik berkali-kali menurukan hujan badai untuk PKS. Yang terjadi setelahnya, selalu sama. Kader yang bertumbuh semakin kuat, semakin militan dan semakin bersih.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Kader yang kuat, militan dan bersih adalah pondasi dari sebuah bangunan organisasi yang akan sulit dihancurkan.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Ibarat sebuah bangunan, PKS dibangun dengan pondasi kader yang berdaya tahan dan berdaya pikat kuat. Mau menguji daya tahan kader? Pergilah ke media-media sosial. Lihat betapa kuatnya kader menahan caci maki dan bully. Lihat betapa kuat mereka bertaut satu dengan lainnya membangun kehangatan persaudaraan. Lihat betapa mereka saling mendukung dan menguatkan dalam bahagia maupun musibah. </div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Soal daya pikat, tak diragukan lagi. Beberapa kawan sudah menyatakan kekaguman mereka pada PKS. Bukan karena karena kecantikan atau kegantengan ikhwan dan akhwatnya. Bukan karena kepiawaian para elite mengatur diksi hingga setiap tampilan mereka di TV menjadi sebuah seni dialektika yang menarik. Lihatlah betapa media selalu menangguk untung bila menghadirkan dan melibatkan kader PKS dalam warta-warta mereka. Kader-kader berdaya pikat karena mereka tetap bekerja dan menghasilkan hal nyata yang bermanfaat bagi peradaban. Tak ada satu hal pun yang mampu menghentikan kerja nyata mereka! Link ini menjadi salah satu bukti kerja nyata kader PKS <a href="http://nasional.inilah.com/read/detail/1984738/politikus-pks-blusukan-sampai-larut-malam#.UZraL6KeOaw" target="_blank">http://nasional.inilah.com/read/detail/1984738/politikus-pks-blusukan-sampai-larut-malam#.UZraL6KeOaw</a></div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Dengan kekuatan pondasi seperti ini, badai berupa kasus hukum yang menimpa Ustadz Luthfi Hasan Ishaaq tak semestinya menyebabkan PKS gamang dan guncang. Bahkan bila badai itu kemudian akan menyeret pimpinan-pimpinan PKS yang lain, pondasi itu akan tetap kuat dan bahkan akan bertambah solid. Bahkan pun bila wacana pembekuan PKS terwujud, kader tak perlu gentar! Bertautlah satu dengan lainnya. Buktikan kepada dunia bahwa da'wah ini takkan pernah mati dan membeku!</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">***</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Sebuah bangunan disebut "rumah" bukan karena mereka beratap baja dan berdinding tembok. Melainkan karena mereka beralas kokoh. Atap yang menaungi bisa saja terbuat dari rumbia, tetapi alasnya, harus kokoh! Dindingnya bisa terbuat dari tripleks atau bahkan kardus, tetapi alasnya harus solid!</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: left;"><blockquote class="tr_bq">Catat dan kenanglah ini.. : "Badai hanya mampu menerbangkan atap dan merusak bangunan, ia tak akan mampu menghancurkan pondasi yang kokoh".</blockquote></div><br /><br />*penulis: <span style="color: #cc0000;"><b>@perimerahjambu</b></span> on twitter<br /><br /><br /><br /><div style="text-align: left;"><span style="color: #999999;">:: PKS PIYUNGAN | BLOG PARTAI KEADILAN SEJAHTERA ::&nbsp;</span><br /><a href="http://appworld.blackberry.com/webstore/content/23463887/?countrycode=ID" target="_blank">Klik Download App BB</a> | <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.pkspiyungan" target="_blank">Klik Download App Android</a></div>PKS PIYUNGANhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-298854995280886330.post-68095093856421123082013-05-21T18:21:00.000+07:002013-05-21T18:21:28.385+07:00Pendiri Kompasiana: KPK Dikesankan Cuma “Obok-obok” PKS<br /><div style="text-align: center;"><span style="font-size: large;"><b>KPK Dikesankan Cuma “Obok-obok” PKS, PD Mana?</b></span></div><br /><br /><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><b>Oleh Pepih Nugraha</b></span><br /><br /><div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"><a href="http://2.bp.blogspot.com/-DAmnWqDgsn0/UZtXuhTsMcI/AAAAAAAAeFU/V5vzhkhhpG8/s1600/pepih+nugraha.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-DAmnWqDgsn0/UZtXuhTsMcI/AAAAAAAAeFU/V5vzhkhhpG8/s1600/pepih+nugraha.jpg" /></a></div><div style="text-align: justify;">Di status Facebook, saya paling getol menghantam dan mengganyang pelaku korupsi, meski lewat senjata kata-kata. Tidak peduli dia dari partai apa, agama apa, pejabat siapa, dan suku mana. Saya biasa menerakan hashtag <b>#corruptshit </b>sebagai olok-olok yang maknanya bisa ditebak. Saya memang benci koruptor, benci pelaku korup, sehingga saya anggap koruptor yang telah menggasak uang rakyat itu tidak ubahnya sebagai s**t. Anda boleh protes, tetapi begitulah sikap saya.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Saya ikuti terus gerak-gerik KPK sebagai lembaga antirasuah yang kali ini sangat tanggap terhadap temuan segelintir oknum PKS yang diduga melakukan praktik korup atas rencana penambahan kuota daging sapi impor. Akan tetapi yang mencengangkan, setidak-tidaknya mencengangkang saya pribadi, adalah proses hukum yang diberlakukan terhadap petinggi PKS itu yang tergolong cepat. Lutfi Hassan Ishaq dan Ahmad Fathanah serta beberapa pengusaha importir yang menjadi tersangka, langsung ditahan dan disidangkan. Maharany dan Hilmi dijadikan saksi, termasuk Presiden PKS Anis Matta.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Saya harus bilang salut-salut saja terhadap kerja dan kinerja KPK yang cepat itu, karena memang begitulah seharusnya. Rakyat ingin segera tahu dan mendapat kepastian, di mana gerangan letak korupsi yang disangkakan kepada PKS. Orang-orang PKS dan simpatisannya juga ingin segera mengetahui hasilnya, sebab dalam pandangan mereka, tidak ada uang negara yang dikorupsi oleh PKS. Dengan demikian, apa definisi korupsi di mata KPK sehingga publik segera tahu; oh di situ toh salahnya Lutfi dan Fathanah, oh ya… pantaslah kalau mereka dihukum sesuai undang-undang. Saya, walaupun bukan orang PKS, tetap ingin tahu hasilnya… oh begini toh, dan seterusnya.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Namun jujur, ada yang mengganjal dalam hati dan pikir saya tatkala memutar jarum ingatan ke belakang yang belum lama terjadi. Bahwa, beberapa bulan sebelum ramai-ramai PKS yang dalam berita di Jakarta Post kemarin ditulis “Sex, Lies and the PKS” terkena kasus, KPK sudah jauh-jauh hari menetapkan petinggi Partai Demokrat (PD) sebagai tersangka, yakni Menpora Andi Alifian Mallarangeng dan (mantan) Ketua Umum Anas Urbaningrum. Berbeda dengan petinggi PKS yang sudah langsung ditetapkan tersangka lalu tidak lama kemudian digelar persidangan di pengadilan Tipikor, terhadap kasus Hambalang yang menimpa petinggi PD, hilang seperti bayang-bayang, menguap seolah-olah tanpa bekas. Wajarlah kalau saya bertanya-tanya dalam hati; adakah perlakuan KPK yang berbeda terhadap PKS dan PD?</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Timbul purbasangka dalam diri; jangan-jangan KPK tidak punya atau kurang cukup punya nyali dalam memberantas korupsi yang dilakukan sejumlah elite partai berkuasa? Jangan-jangan jika Anas Urbaningrum disidangkan, ia akan membocorkan semua orang yang menerima duit Hambalang, termasuk oleh lingkaran Istana dan keluarga Presiden. Kita diingatkan kembali, Ibas pernah disebut-sebut menerima uang Hambalang dan ada bukti yang sempat beredar, meski tentu saja Ibas membantahnya. Bisa jadi Anas dalam sidang tidak hanya menyebut Ibas, tetapi menyebut keluarga SBY lainnya dalam kasus Hambalang. Bukankah jika ini terjadi akan mengguncang stabilitas negara?</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Apakah karena alasan ini KPK menjadi takut dan berusaha menunda-nunda proses hukum terhadap para tersangka korupsi di PD? Mengapa tersangka KPK (PKS maksudnya -<i>red</i>) langsung ditahan sementara tersangka PD bisa lenggang-kangkung ke mana ia suka, termasuk melancong ke Bali? Tidakkah ini bentuk diskriminasi hukum yang nyata-nyata dilakukan KPK terhadap sesama tersangka? Bagaimana KPK menjelaskannya kepada publik tentang hal ini? Jangan-jangan kalau para tersangka dibiarkan berkeliaran, mereka cukup waktu untuk membuat manuver-manuver, misalnya menghilangkan bukti-bukti. Apakah kemungkinan ini luput dari antisipasi KPK?</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Saya kira, KPK harus menunjukkan kepada publik satu bentuk keadilan yang berlaku sama buat semua, tidak pilih-kasih dan tebang pilih. Publik sangat menghargai dan mendukung kerja serta kinerja KPK sebagai lembaga antirasuah yang disegani. Namun demikian, publik juga harus diberi satu pehamaman yang bisa diterima akal sehat, bahwa apa yang dilakukan KPK adalah suatu proses hukum yang adil bagi para tersangka koruptor, baik dari PD, PKS, Golkar, PDIP, atau partai-partai lainnya. Dengan demikian, KPK tidak terkesan tebang-pilih dalam melakukan proses hukum, sebagaimana perbandingan terhadap PKS dan PD.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Sebagai teman Ketua KPK Abraham Samad (semasa bertugas di Makassar 2002-2004 kami teman makan dan jalan), saya bisa saja menelepon yang bersangkutan atau setidak-tidaknya berkirim SMS menanyakan tentang hal ini. Tetapi, rasanya saya tidak harus menempuh jalur kedekatan ini untuk sekadar ingin tahu secara pribadi. Lebih baik dikemukakan saja kepada publik seperti ini, biar menjadi pembelajaran bersama.</div><br />***<br /><br /><br />*<a href="http://hukum.kompasiana.com/2013/05/21/kpk-dikesankan-cuma-obok-obok-pks-pd-manaaaa-557933.html">http://hukum.kompasiana.com/2013/05/21/kpk-dikesankan-cuma-obok-obok-pks-pd-manaaaa-557933.html</a><br /><br /><br /><br />______<br />Catatan Admin: Dari informasi yang admin terima, Pepih Nugraha merupakan pendiri kompasiana. Kalau ada kekeliruan mohon diinformasikan<br /><br /><br /><br /><div style="text-align: left;"><span style="color: #999999;">:: PKS PIYUNGAN | BLOG PARTAI KEADILAN SEJAHTERA ::&nbsp;</span><br /><a href="http://appworld.blackberry.com/webstore/content/23463887/?countrycode=ID" target="_blank">Klik Download App BB</a> | <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.pkspiyungan" target="_blank">Klik Download App Android</a></div>PKS PIYUNGANhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-298854995280886330.post-88050587804290113922013-05-21T14:26:00.002+07:002013-05-21T14:26:42.175+07:00Putri Bung Karno Ajak Kaum Nasionalis Pilih HP-Don <div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"><a href="http://1.bp.blogspot.com/-Hh7HAXfvsMc/UZshly-74VI/AAAAAAAAeFE/9tbjaFsDioA/s1600/hpdon_.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"><img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-Hh7HAXfvsMc/UZshly-74VI/AAAAAAAAeFE/9tbjaFsDioA/s320/hpdon_.jpg" width="271" /></a></div><div style="text-align: justify;">Setelah Wakil Gubernur Jawa Tengah, ibu Dra. Rustriningsih M.Si yang memberikan dukungannya kepada pasangan HP-Don, dukungan juga datang dari&nbsp; Ketua Umum PNI Marhaenisme Sukmawati Soekarnoputri yang mendukung pasangan cagub Hadi Prabowo-Don Murdono (HP-Don) dalam Pilgub Jateng pada 26 Mei mendatang.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Bukti dukungan Putri proklamator RI Soekarno ini dengan menyerukan agar kaum nasionalis di Jateng turut mendukung dan memilih pasangan yang diusung enam partai koalisi ditambah Nasdem.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">“Saya mengajak seluruh kaum nasionalis di Jateng untuk mendukung pasangan HP-Don,” tandasnya, Minggu (19/5).</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Pihaknya mengaku sudah mengenal baik pasangan Sekda Jateng – Bupati Sumedang tersebut. Bahkan, hubungannya dengan Don Murdono sudah seperti keluarga sehingga ia memahami kompetensi dan kemampuannya untuk memimpin Jateng.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Cagub Hadi Prabowo menyambut baik atas dukungan Sukmawati. Dukungan ini memberikan semangat untuk mampu memenangi pilgub mendatang. Ajakan Sukmawati kepada kaum nasionalis di Jateng ini akan memantapkan langkahnya untuk meraih perolehan suara terbanyak saat pencoblosan pilgub.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">“Atensi dan upaya bu Sukmawati menambah semangat dan semakin mantap untuk meraih kemenangan. Kami sampaikan salam hangat pada beliau dan terima kasih atas dukungan dan ajakan nya untuk memilih HP-Don,” tandas Ketua Dewan Pengurus Korpri Jateng.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Hingga kini, HP-Don juga terus bergerak untuk sosialisasi dan kampanye pemenangan pilgub ke masyarakat dan pendukungnya.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Pasangan yang diusung PKS, Gerindra, PKB, PPP, Hanura, dan PKNU ini telah berkampanye di sejumlah daerah untuk bertemu masyarakat kecil di pasar, pedesaan, dan kampung nelayan.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">“Waktu pencoblosan tinggal tujuh hari lagi sehingga partai pengusung dan pendukung, tim sukses maupun relawan harus bekerja lebih keras lagi. Keterpaduan partai koalisi dan relawan harus dilakukan dan ditingkatkan,” jelas Ketua Ikatan Alumni Undip Wilayah Jateng.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Menurut dia, paling penting dan terutama ialah partai pengusung bisa mendatangi masyarakat langsung, bekerja cerdas dan ikhlas. Hal ini juga harus dilakukan dalam minggu tenang, pendukung HP-Don harus tetap bekerja santun dan elegan.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">HP juga menyoroti banyaknya tangan-tangan jahil yang merusak dan dengan sengaja mengambil baliho maupun spanduk HP-Don di berbagai daerah.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">“Gambar boleh hilang atau dirusak, yang terpenting HP-Don tetap melekat di hati masyarakat. Yang di jahili itu biasanya yang menang,” ungkapnya. (rw/smc/pksbogor/dakwatuna)</div><br />*http://www.pksbogor.org/2013/05/putri-bung-karno-ajak-kaum-nasionalis.html<br /><br /><br /><div style="text-align: left;"><span style="color: #999999;">:: PKS PIYUNGAN | BLOG PARTAI KEADILAN SEJAHTERA ::&nbsp;</span><br /><a href="http://appworld.blackberry.com/webstore/content/23463887/?countrycode=ID" target="_blank">Klik Download App BB</a> | <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.pkspiyungan" target="_blank">Klik Download App Android</a></div>PKS PIYUNGANhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-298854995280886330.post-20730780269374870652013-05-21T13:57:00.000+07:002013-05-21T13:57:03.795+07:00Jadi Wagub Deddy Mizwar Berhenti Merokok<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"><a href="http://4.bp.blogspot.com/-qlWabaPaJ2I/UZsaty9PV0I/AAAAAAAAeE0/NJRqxGzq2vE/s1600/192962_calon-wakil-gubernur-jawa-barat-deddy-mizwar_663_382.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-qlWabaPaJ2I/UZsaty9PV0I/AAAAAAAAeE0/NJRqxGzq2vE/s1600/192962_calon-wakil-gubernur-jawa-barat-deddy-mizwar_663_382.jpg" /></a></div><br /><div style="text-align: justify;">BANDUNG--Setelah terpilih sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2013-1018, Deddy Mizwar yang akan mendampingi Ahmad Heryawan memimpin Provinsi Jabar mulai mengubah kebiasannya saat masih menggeluti dunia perfilman Indonesia, yakni tidak lagi merokok dan begadang.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">"Sudah hampir tiga minggu ini lah (tidak merokok). Dan sekarang juga mulai mengurangi begadang," kata Deddy Mizwar, di Gedung Negara Pakuan Kota Bandung, Sabtu (18/5).</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Ia mengatakan, keputusan untuk tidak merokok dimulai saat dirinya masuk rumah sakit usai menjalani ibadah umroh di Tanah Suci Mekah.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">"Kemarin waktu di rumah sakit kan nggak boleh merokok, nah setelah itu jadi keterusan nggak merokok. Jadi pahit dan nggak enak rasanya," kata dia.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Ia menyambut baik usulan Ahmad Heryawan akan memberikan kursus tentang ilmu pemerintahan terhadap dirinya, malah ia memutuskan untuk memperdalam tentang ilmu pemerintah.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">"Saya malah kuliah lagi. Kuliahnya tentang ilmu pemerintah tentang tempat kuliahnya di mana itu belum dipikirkan," katanya.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Menurut dia, keputusannya untuk kuliah tersebut merupakan sebagai bentuk kesiapan dirinya untuk menjadi seorang wakil gubernur di provinsi yang memiliki penduduk sekitar 44,5 juta jiwa tersebut. (RMOL)</div><br /><br /><br /><div style="text-align: left;"><span style="color: #999999;">:: PKS PIYUNGAN | BLOG PARTAI KEADILAN SEJAHTERA ::&nbsp;</span><br /><a href="http://appworld.blackberry.com/webstore/content/23463887/?countrycode=ID" target="_blank">Klik Download App BB</a> | <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.pkspiyungan" target="_blank">Klik Download App Android</a></div>PKS PIYUNGANhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-298854995280886330.post-73343215392191705762013-05-21T13:41:00.001+07:002013-05-21T13:41:28.029+07:00Batalkan Pembelian Mobil Dinas, Gubernur Heryawan Bersedia Naik Becak<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"><a href="http://4.bp.blogspot.com/-iwcWcG9M4ws/UZsW-BUOpNI/AAAAAAAAeEk/VNLxR6KmFLo/s1600/189935_aher-naik-ojek-ke-pbnu_663_382.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-iwcWcG9M4ws/UZsW-BUOpNI/AAAAAAAAeEk/VNLxR6KmFLo/s1600/189935_aher-naik-ojek-ke-pbnu_663_382.jpg" /></a></div><br /><div style="text-align: justify;">Gubernur Jawa Barat terpilih Ahmad Heryawan membatalkan tender mobil dinas gubernur yang baru sehari diumumkan. Gubernur terpilih yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini membatalkannya karena muncul banyak kecaman terhadap rencana penggantian mobil dinas yang ditenderkan di laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Berapa harganya? Mencapai Rp1,5 miliar.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">"Saya batalkan dan saya akan panggil Kepala Biro Pengadaan untuk menarik tender tersebut di LPSE," ujar Aher di Gedung Sate, Bandung, Selasa 21 Mei 2013.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Kecaman merebak bukan hanya di media massa, tapi juga di media sosial. "Di socmed kayak Twitter dicerca, bahkan dimaki. Apalagi di media. Jadi saya putuskan untuk membatalkan tender tersebut karena timing-nya tidak tepat," ujar Aher.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Dia mengatakan mobil dinas yang lama memang pernah mogok saat bulan puasa tahun lalu, ketika dia akan berkunjung ke Depok. Namun, itu bukan berarti harus langsung diganti dengan mobil yang baru.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">"Memang pernah mogok, jadi saya ajukan yang baru di periode baru ini. Saya ajukan dengan mobil dinas wakil gubernur juga. Namun, karena banyak protes jadi kami batalkan kembali," katanya.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Aher mengaku tak mempermasalahkan pembatalan itu. Yang terpenting, menurutnya adalah kehormatan dia sebagai seorang pemimpin. "Kalau rakyat maunya demikian kami hargai, sehingga kami batalkan. Tak masalah mobil baru tidak jadi, naik Vespa atau becak pun saya sanggup," kata Heryawan. (kd/vivanews)</div><br /><br /><br /><div style="text-align: left;"><span style="color: #999999;">:: PKS PIYUNGAN | BLOG PARTAI KEADILAN SEJAHTERA ::&nbsp;</span><br /><a href="http://appworld.blackberry.com/webstore/content/23463887/?countrycode=ID" target="_blank">Klik Download App BB</a> | <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.pkspiyungan" target="_blank">Klik Download App Android</a></div>PKS PIYUNGANhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-298854995280886330.post-86317999453437824622013-05-21T13:17:00.001+07:002013-05-21T13:20:21.392+07:00"Sikap Bijak & Respon Terukur PKS" | by @MahfudzSiddiq<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"><a href="http://4.bp.blogspot.com/-ptW1dvZouLI/UZsN8Qr3LpI/AAAAAAAAeEU/cQwwA73ftKI/s1600/@MahfudzSiddiq.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-ptW1dvZouLI/UZsN8Qr3LpI/AAAAAAAAeEU/cQwwA73ftKI/s1600/@MahfudzSiddiq.jpeg" /></a></div><br /><br /><br /><br /><br /><b>@MahfudzSiddiq</b><br />Ketua Komisi I DPR RI<br /><br /><br /><br /><span style="color: #cc0000;"><span style="font-size: large;"><b>#vision</b></span></span><br /><br /><blockquote class="tr_bq">Sekali suatu kasus masuk dlm proses hukum, maka jalur penyelesaiannya ya proses hukum itu sendiri.<br /><br />Prinsip demokrasi memilah antara hukum dan politik, masing2 bekerja dgn mekanismenya.<br /><br />Maka sejak awal PKS serahkan dan lokalisir respon thd urusan ini kpd tim kuasa hukum.<br /><br />Meski banyak yg menilai sepertinya PKS "membiarkan dan melepas" kasus ini tanpa dukungan institusi.<br /><br />Di awal kasus ini muncul, intuisi politik kami membaca ada nuansa politik. Tp berharap prosesnya akan jadi hukum murni.<br /><br />Dan kami nyatakan itu, kemudian semua ditangani tim kuasa hukum. Kami lanjut bekerja dgn agenda yg sdh diprogramkan.<br /><br />Dari jauh kami ikuti penanganan hukum kasus ini. Kesannya sprt restoran jepang. Mengolah masakan di depan konsumen.<br /><br />Kuliner ala jepang, bahan dasarnya simple tp full asesoris dan berpadu antara dapur dgn meja makan. Gaya kerja baru.<br /><br />Shg proses hukum punya 4 meja vonis: media, publik &amp; hakim. Di antaranya ada meja penyidik yg punya jubir &amp; akrab dgn media.<br /><br />Lalu knp sbg institusi PKS bereaksi? Ketika ada tindakan penyitaan yg tdk penuhi aturan main &amp; ketika nuansa politik makin terasa.<br /><br />Ketika KPK secara tdk langsung akui itu dan perbaiki prosedur, kami ikuti proses hukum itu sbgmn seharusnya.<br /><br />Up-date proses hukum yg intens oleh jubir KPK mmg giring media tuk trus bawa PKS ke pusaran permainan opini dgn aneka bumbunya.<br /><br />Ada juga satu-dua media yg nampaknya terima feeding info dan bahan2 khusus dari pihak yg memegang data2 itu. Tuk burning issue.<br /><br />Respon terukur PKS thd proses hukum dan permainan opini ini akan punya titik <i>cut-off</i>. Kapan?<br /><br />Pertama ketika publik tahu bhw sosok AF bukan kader apalagi pengurus partai. Ia makelar yg berhubungan dgn aneka macam pihak.<br /><br />Kedua ketika AF jelaskan bhw ia "menjual" nama partai untuk kepentingan personal. Soal wanita pun urusan personal dia.<br /><br />Ketiga, ketika fakta buktikan bhw institusi partai tdk terkait dgn urusan ini. Meski tetap kena imbas.<br /><br />Pada titik cut-off respon institusi itu, maka proses hukum akan sepenuhnya ditangani oleh tim kuasa hukum. Profesional aja.<br /><br />Semua respon dari kader/simpatisan adl wujud interaktif di ruang keterbukaan informasi sekaligus wujud rasa kepemilikan thd partai.<br /><br />Ini jadi ruang pembelajaran luar biasa bagi kami dan mereka. Pro-kontra opini pasti ada. Semua ruang penyikapan dibuka.<br /><br />Proses hukum ini nampaknya masih lama dan panjang. Atau mau dibuat lama dan panjang.<br /><br />Proses ini tidak boleh menguras energi atau bahkan menyandera PKS sbg institusi. Ia harus terus berjalan dan bekerja.<br /><br />Tetapi PKS akan tetap mengawal proses hukum agar berjalan dgn obyektif dan bebas dr segala nuansa apalagi intervensi politis.<br /><br />PKS sdh tetapkan agenda kerjanya dgn spirit "Bekerja, Cinta dan Harmoni".<br /><br />Agenda yg jika dijalankan sungguh2, tulus dan berkesinambungan akan membuka banyak mata ttg kebaikan dan keindahan.<br /><br />Agenda yg akan melegakan banyak dada yg dihimpit kesempitan, dan menentramkan pikiran yg dibalut kepenatan.<br /><br />Agenda yg akan hidupkan harapan dari tangan dan kaki yg lemah bahwa kepeduliaan sesama masih ada.<br /><br />Agenda yg akan membuka panorama keceriaan dan optimisme lebih luas daripada kecemasan dan keputusasaan.<br /><br />Agenda yg akan menggerakkan lisan tuk berujar "masih ada orang2 muda yg menyapa dan berbagi cerita" dgn kami.<br /><br />Agenda yg akan bangkitkan gairah dan keharuan dari mereka yg merasa ditemani dan dibantu meski dgn sedikit yg kita punya.<br /><br />Agenda yg buat kita dgn sabar dan santun jelaskan "musibah" ttg kita yg mereka dengar samar2 dr layat televisi.<br /><br />Agenda yg munculkan suara lembut: "sabarlah anak muda. Kamu teruslah berbuat kebaikan hingga melampaui pandangan atas kelemahanmu.."<br /><br />Ingatlah kalimat mutiara "ruh-ruh manusia itu ibarat pasukan yg saling bertemu dan berpadu".<br /><br />Ikatan dan himpunan manusia terbangun dalam jalinan hatinya. Bukan oleh opini. Maka bekerjalah tuk menyapa hati mereka.<br /><br />Juga "manusia akan setia pada yang melayaninya dgn tulus". Sayyidul Qoum Khadimuhum - pemimpin suatu kaum adalah pelayan mereka.<br /><br />Jg ganjaran bg tiap orang berasal dr amal baiknya. "Hal Jaza'ul Ihsan illal-Ihsan" - tdklah ganjaran kebaikan kecuali kebaikan pula.<br /><br />Atau ungkapan: "maka tutuplah suatu keburukan dengan kebaikan2.."<br /><br />Tetap sapalah siapapun yang tidak suka atau membenci kalian. Bahkan senyum kalian padanya tetap bernilai shadaqah. <br /><br />Jika pun harus berdebat, lakukanlah dengan cara yang baik dan terbaik. "Wa jadilhum bil-latii hiya ahsan". <br /><br />Ingatlah pesan Rabbaniy ini: "bekerjalah kamu. Niscaya Allah akan melihat amal kamu, rasul-Nya dan orang2 yg beriman.." <br /><br />Juga "Bekerjalan sesuai posisi kamu, aku-pun bekerja..." <br /><br />"Maka kelak kalian akan dikumpulkan di hadapan Yg Maha Tahu hal ghaib &amp; nyata. Maka akan dikabarkan semua yg kalian kerjakan.."</blockquote><br /><br />*https://twitter.com/MahfudzSiddiq<br /><br /><br /><br /><div style="text-align: left;"><span style="color: #999999;">:: PKS PIYUNGAN | BLOG PARTAI KEADILAN SEJAHTERA ::&nbsp;</span><br /><a href="http://appworld.blackberry.com/webstore/content/23463887/?countrycode=ID" target="_blank">Klik Download App BB</a> | <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.pkspiyungan" target="_blank">Klik Download App Android</a></div>PKS PIYUNGANhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-298854995280886330.post-35343185716609589442013-05-21T08:36:00.005+07:002013-05-21T08:36:56.919+07:00"TEMPO, Apa yang Kau Cari?" | by @Fahrihamzah<br /><br /><span style="font-size: large;"><b>by <span style="color: #cc0000;">@Fahrihamzah&nbsp;</span></b></span><br /><br /><br /><blockquote class="tr_bq"><div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"><a href="http://3.bp.blogspot.com/-xJEzDz-NiHk/UZrOt_QTmpI/AAAAAAAAeD0/qmcm323zuBI/s1600/fahri+hamzah.jpeg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"><img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-xJEzDz-NiHk/UZrOt_QTmpI/AAAAAAAAeD0/qmcm323zuBI/s1600/fahri+hamzah.jpeg" /></a></div>Teganya TEMPO mencari makan dengan memfitnah orang... apa sanggup kalian makan bangkai?<br /><br />Tadi pagi karena TEMPO masuk meja kerja saya, saya baca sekilas... isinya fitnah hampir semua.<br /><br />TEMPO nampaknya mendapat bocoran lanjutan hari ini... dari mana? Darimana lagi...?<br /><br />TEMPO berusaha memfitnah PKS dengan cara yg sangat kasar... sangat tdk enak dan tidak perlu.<br /><br />Kami akan tahan dengan fitnah kalian.. tapi kalian tak akan tahan dengan perasaan berdosa.<br /><br />Tak perlu kita bicara agama, karena dosa kalian pada etika jurnalisme pun pasti membuat kalian tersisih.<br /><br />Dalam agama, fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan dan kalian membunuh dengan cara yg sadis.<br /><br />Sadisme jurnalisme TEMPO memprihatinkan.. saya yakin gunawan muhammad yg mem-blokir saya mulai tua dan sentimentil.<br /><br />Kita tak bisa lagi berdiskusi secara intelek sebab hak untuk didengar telah ia matikan.<br /><br />Orang2 ini memang sinis sekaligus cemburu pada kami yang memakai sarung karena partai kami lebih eksis dari mereka.<br /><br />Mulailah mereka berkampanye agar kami ditinggal dan agar kami dinista... tapi media beginian tinggal menghitung hari.<br /><br />TEMPO mengirim anak2 muda yang mengaku kaderku sekedar untuk mendapat konfirmasi.. ini mereka sebut hak jawab.<br /><br />Aku bilang, bagaimana mengkonfirmasi plot yang sudah ditulis tuntas? Dan ia pergi..<br /><br />TEMPO memang korban industri media yg dibuka. Dulu dia menikmati eksklusifitas ijin yg terbatas.<br /><br />Sekarang TEMPO hampir kalah. Industri ini saling mematikan.. ada social media lagi.<br /><br />TEMPO terpaksa menjadi majalah dan koran Gossip... sensasi lebih penting dari substansi.<br /><br />Jurnalismenya minim sastra kejujuran. Menghasut bagian dari pilihan dan berdusta hanya jadi bagian dari.. salah kutip rutin.<br /><br />Seperti kita menitipkan Demokrasi pada partai politik... kita juga menitipkannya pada media.<br /><br />Seperti kita ingin parpol berbenah kita juga berharap media berbenah... media adalah kekuatan penting dlm demokrasi.<br /><br />TEMPO harusnya jadi contoh karena sejarahnya yg panjang... tapi sudah melenceng.<br /><br />Saya tahu orang2 TEMPO gak akan baca tulisan saya karena mereka mem-block saya.<br /><br />Semoga ada yang bisa menyampaikan... terutama ke mas gun... yang dulu saya kagumi. <br /><br /><i>end.</i></blockquote><br /><br /><br /><div style="text-align: left;"><span style="color: #999999;">:: PKS PIYUNGAN | BLOG PARTAI KEADILAN SEJAHTERA ::&nbsp;</span><br /><a href="http://appworld.blackberry.com/webstore/content/23463887/?countrycode=ID" target="_blank">Klik Download App BB</a> | <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.pkspiyungan" target="_blank">Klik Download App Android</a></div>PKS PIYUNGANhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-298854995280886330.post-17928141568462875462013-05-21T08:09:00.000+07:002013-05-21T08:11:37.734+07:0015Th Reformasi: Tirani Orde Baru itu Masih Hidup dan Berevolusi<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"><a href="http://1.bp.blogspot.com/-DFMynEUoJ4Q/UZrI6u_N9HI/AAAAAAAAeDc/PFeVtf3hAok/s1600/ahmad+farid_.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-DFMynEUoJ4Q/UZrI6u_N9HI/AAAAAAAAeDc/PFeVtf3hAok/s1600/ahmad+farid_.jpeg" /></a></div><br /><br /><br /><br /><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><b>Ahmad Farid</b></span><br />Surabaya<br /><br /><br /><br /><br /><div style="text-align: center;"><b>15 Tahun Reformasi:&nbsp;</b></div><div style="text-align: center;"><span style="font-size: large;"><b>Tirani Orde Baru itu Masih Hidup, Berkembang biak dan Berevolusi</b></span></div><br /><blockquote class="tr_bq">21 Mei, menjadi peringatan tahunan akan usia reformasi negeri ini. Setiap orang pasti punya opininya terkait 15 Tahun Reformasi, mayoritas membandingkan antara kondisi sebelum reformasi dan setelahnya.</blockquote><br /><div style="text-align: justify;">Dalam rangka mengukur dan mengevaluasi keberhasilan reformasi. Ada kurang lebih 6 hal kala itu yang menjadi tuntutan reformasi : Adili Soeharto, Tegakkan Supremasi Hukum, Cabut Dwifungsi ABRI, Amandemen UUD 1945, Otonomi seluas-luasnya, Budayakan demokrasi yang sehat dan egaliter serta Hapus budaya KKN kroni.&nbsp;</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Objek yang disasar yang paling bertanggungjawab dalam reformasi mau tak mau adalah pemerintah. Kalau kita membaca Koran KOMPAS edisi 20 Mei 2013, kita sepakat bahwa reformasi belum tuntas, bahkan dari data yang ditampilkan soal indeks dari tuntutan reformasi, pemerintah terkesan gagal menunaikan amanat reformasi. Kalau terkesan gagal, lantas apakah reformasi harus dilanjutkan, atau kembali ke jaman orde baru. Sebab mulai muncul kesan jaman orde barunya Pak Harto lebih baik dalam memuaskan dan memenuhi hajat rakyat daripada hari ini. Muncul di berbagai tempat gambar Pak Harto melembaikan tangan sambil tersenyum dengan ada tulisan "Piye Kabare Nak? Enak Jamanku biyen tho?".</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Dalam pandangan saya, ada sebab mengapa hingga 15 Tahun, reformasi masih belum tuntas. Reformasi hanya terkesan menjadi momen yang sporadis dan tidak berkelanjutan. Mahasiswa yang dulu berduyun-duyun turun ke jalan hanya berhasil meruntuhkan tembok pertama dari tirani bernama orde baru, namun hakikatnya masih ada berlapis-lapis tembok yang belum diruntuhkan dan masih bertahan hingga hari ini. Reformasi dahulu dan&nbsp; peringatannya tiap tahun hanya menjadi formalitas untuk meluapkan kekecewaan yang terakumulasi kepada pemerintah, sebagaimana demokrasi yang merupakan inti tuntutan reformasi yang juga hanya menjadi formalitas belaka, tidak substansial kata Koran KOMPAS. </div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Bahkan tirani yang dulu bernama orde baru telah berevolusi semakin canggih seiring usia reformasi menjadi lebih canggih dalam mengakali rakyat. Media dapat menjadi alat politik, Korupsi boleh asal tak ketahuan, Kasus Korupsi yang membahayakan eksistensi penguasa disimpan rapat-rapat agar tak menyeruak dan menjadi trending topic, Sementara lawan politik dihabisi dengan berbagai cara agar jadi musuh bersama dan kocar-kacir, Kebebasan berpolitik ada namun ada alat untuk menyikut lawan politik, Tak bisa berkuasa lama oligarki pun jadi, Bunuh orang seenaknya dengan alasan menjaga stabilitas dan keamanan, dan berbagai cara canggih lain yang bisa mengelabui rakyat bahwa semua sudah berubah menjadi lebih demokratis.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Dalam 15 Tahun Reformasi ini, yang paling perlu kita lakukan adalah jeli mencari siapa "Tirani Baru" hari ini, yang telah melanggengkan model kekuasaan orde baru dengan evolusinya yang lebih canggih, agar kita tak semakin terpedaya. Jangan-jangan tirani itu masih hidup, berevolusi, menggeliat dan berkembang-biak tanpa kita sadari. Menyebar di berbagai tempat dengan bungkus barunya, ia bisa jadi hidup di media yang dikuasai politisi, bisa jadi hidup dalam keluarga kepala daerah yang kemudian meneruskan menjadi pemimpin daerah, bisa jadi ia masih hidup dalam polisi dan militer yang masih represif, bisa jadi ia hidup di partai politik apalagi partai politik pra reformasi, bisa jadi ia hidup di intitusi penegak hukum yang masih tebang pilih atau malah jadi alat penguasa untuk mengkocar-kacirkan lawan politiknya, dan seterusnya.</div><div style="text-align: justify;"><br /></div><div style="text-align: justify;">Setelah kita tahu siapa Tirani itu, yang perlu kita lakukan adalah melawannya. Tapi kita harus bersiap menanggung segala konsekuensinya, karena perjuangan melawan tirani kali ini lebih sulit dan berat dari turun ke jalan dan menduduki Senayan. Kenapa? karena banyak yang belum sadar bahwa mereka sedang terperdayai dan mengira kondisi baik-baik saja, justru kita yang dikira melawan arus dan berbuat onar, sebab ingat! cara tirani yang sekarang lebih canggih. Sembari melawannya, mungkin kita bisa sadarkan mereka yang masih terperdaya dengan membangunkannya dengan keistiqomahan dan kesabaran kita. Dan jangan sampai perjuangan melawan Tirani ini kita hanya mampu meruntuhkan tembok pertama, apalagi hanya mampu merontokkan cat temboknya atau malah tak meruntuhkan apa-apa. Perjuangan ini sekali lagi, butuh kesabaran dan keistiqomahan, sebab kita tak tahu ada berapa tembok tirani lagi yang harus kita runtuhkan, ada berapa banyak tirani yang berevolusi lagi yang harus kita bunuh hingga tak ada lagi Tirani dan fitnah di muka bumi.</div><br />Dalam Perenungan 15 Tahun Reformasi<br /><br />Selasa, 21 Mei 2013<br /><br />*penulis: <span style="color: #cc0000;"><b>@AhmadJQF</b></span> on twitter<br /><br /><br /><div style="text-align: left;"><span style="color: #999999;">:: PKS PIYUNGAN | BLOG PARTAI KEADILAN SEJAHTERA ::&nbsp;</span><br /><a href="http://appworld.blackberry.com/webstore/content/23463887/?countrycode=ID" target="_blank">Klik Download App BB</a> | <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.pkspiyungan" target="_blank">Klik Download App Android</a></div>PKS PIYUNGANhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com