Mahasiswa IAIN: “PKS lebih baik dibandingkan partai politik yang lain"


“Sejauh ini PKS lebih baik dibandingkan partai politik yang lain. Kita harus dukung PKS!” demikian diungkapkan Ritno, mahasiswa semester tiga IAIN Raden Intan Bandar Lampung saat sesi diskusi dalam fieldtrip dan studi ilmu politik di DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lampung Selasa kemarin (03/12/2013).

Sedangkan menurut Dr. Nadirsyah, dosen Program Studi Pemikiran Politik Islam (PPI) Fakultas Ushuluddin IAIN Raden Intan, pengurus dan kader PKS umumnya anak muda yang enerjik, militan, dan kokoh secara ideologis. “Harus diakui, apapun pemberitaan tentang PKS dan mantan pimpinannya terakhir-terakhir ini, PKS tetap menjadi partai yang kuat secara kaderisasi dan disiplin menegakkan sistem internal partainya,” ujar Nadirsyah.

Fieldtrip yang dihadiri 40 dosen dan mahasiswa semester tiga dan lima Program Studi Pemikiran Politik Islam (PPI) Fakultas Ushuluddin IAIN Raden Intan Bandar Lampung  ini antara lain bertujuan untuk mengenal profil PKS dan kontribusi PKS dalam pembangunan provinsi Lampung. “Tujuan kegiatan ini agar mahasiswa mampu memenuhi kompetensi yang ingin dicapai. Jadi ngga hanya mengerti teori,” ujar Pembantu Dekan I Fakultas Ushuluddin Suhandi, M. A.

Mahasiswa peserta kunjungan nampak antusias mengikuti jalannya diskusi. Pertanyaan yang diajukan mahasiswa seputar pengkaderan,kegiatan sosial kemasyarakatan, persiapan pemilu, dan peran perempuan dalam partai.

“Apa yang selama ini kita pelajari di kampus hanya bersifat teori. Melalui kunjungan ini kami berharap dapat memahami bagaimana praktek yang dilakukan partai politik di lapangan,” ujar Fajar Nurhadianto, salah satu mahasiswa.

Satu hal yang menjadi pertanyaan peserta kunjungan adalah mengenai kiprah wanita di PKS.

“PKS memiliki Bidang Perempuan yang khusus melakukan pembinaan terhadap perempuan. Kegiatan yang kami lakukan di antaranya pembinaan rutin keagamaan, training terkait parenting skill, juga pemberdayaan Pos Ekonomi Keluarga (Pos Eka),” jelas Ketua Bidang Perempuan Linda Wuni.

Mahasiswa yang hadir tampak semakin antusias saat dijelaskan bahwa PKS juga mempunyai program terkait keluarga melalui program kuliah pra nikah hingga konseling keluarga dan pendidikan anak. Menurut Linda, untuk memberikan ruang kontribusi wanita dalam pembangunan, PKS menyediakan kursi  untuk caleg perempuan di tingkat provinsi lebih dari 30%.

Ketika ditanya mengenai dampak pemberitaan negatif PKS di media masa terhadap kinerja kader partai, Ibu Linda menjawab dengan tegas. “Itu tidak berpengaruh terhadap kinerja kami, justru semakin besar badai yang menerpa PKS, PKS semakin kuat dan kokoh,” terang beliau.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Ketua Jurusan Studi Pemikiran Politik Islam IAIN Raden Intan Dr. Effendy, Sekretaris Eksekutif Tim Pemenangan Pemilu Wilayah (TPPW) Fahmi Sasmita dan Ketua Bidang Humas DPW PKS Lampung Detti Febrina. [Reporter: Eva]