NEWS UPDATE :

Komunitas Seni Budaya Yogya minta KPK ga cuma pandai acting di media

Selasa, 14 Mei 2013


"SiBeYe Tunggangi KiPeK?"

Ramainya berita tentang KPK di media massa baik nasional maupun regional dan juga jejaring sosial seperti Twitter dan Facebook akhir-akhir ini menarik sejumlah seniman yang tergabung di dalam Komunitas Seni Budaya (KSB) Yogyakarta. Jika Anda kemarin pada hari Minggu, 12 Mei 2013 berjalan-jalan atau berbelanja di Sunday Morning, tepatnya di jalan depan Masjid Kampus UGM sayap timur, tentu Anda akan menyaksikan aksi unik para seniman ini.

Seniman yang tergabung dalam KSB ini menampilkan aksi teatrikal bertajuk ‘Apa Kabar KPK?’. Aksi tersebut menceritakan tentang SiBeYe yang memberikan kotak Pandora ke KiPeK sehingga si KiPeK tidak berani menuntaskan kasus-kasus besar yang ada, justru yang diurus adalah persoalan-persoalan kecil yang malah semakin menyengsarakan rakyat. Dalam dunia politik, hal tersebut bisa saja terjadi kan? Pertunjukan ini digelar sebagai bentuk dukungan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi, dimana komisi ini adalah lembaga yang saat ini paling dipercaya dapat menuntaskan kasus-kasus korupsi yang sedang melanda Indonesia.

Acara yang dimulai dari pukul 08.00 sampai 10.00 pagi ini ramai pengunjung. Banyak pengunjung Sunday Morning yang terlihat sangat tertarik dengan pagelaran ini. Ada yang terlihat sangat asyik memperhatikan sambil berbelanja, bahkan tidak sedikit pula pengunjung yang mengunjungi panggung untuk berfoto bersama pemain teater, atau minta dilukiskan wajahnya. Acara ini dimeriahkan juga oleh seorang sastrawan muda bernama Halama Haris. Ia membacakan puisi karyanya yang berjudul ‘Salam Indonesia’. Sebagai penutup, Andre—senior KSB menyanyikan sebuah lagu yang saat ini masih ‘in’ di kalangan remaja dari Coboy Junior. Dalam acara ini KSB juga membagikan bunga-bunga kertas dan permen yang disertai selebaran berisi tentang dukungan kepada KPK untuk berani menyelesaikan kasus-kasus besar semacam Century, Hambalang, BLBI dsb.


Dipandu oleh dua orang MC, acara ini terkesan meriah. Yel-yel yang mereka teriakkan yaitu “Apa kabar KPK? Apa kabar Hambalang, Century dan BLBI?”. Ini disebabkan kasus-kasus korupsi ‘besar’ itu yang merugikan Negara sampai triliunan rupiah sampai saat ini belum terselesaikan.

Menurut ketua KSB, agenda tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kasus korupsi yang semakin mengerikan di Negara ini “Ya ini bentuk kepedulian kami supaya KPK lebih berani, selesaikan kasus-kasus kelas kakap dan ga cuma pandai acting di media” tukasnya. (Fera, Humas KSB)

*http://regional.kompasiana.com/2013/05/13/sibeye-tunggangi-kipek-559786.html



:: PKS PIYUNGAN | BLOG PARTAI KEADILAN SEJAHTERA :: 
Klik Download App BB | Klik Download App Android
Share on :
 
© Copyright PIYUNGAN ONLINE
fixedbanner