"Kado Milad PKS Piyungan" | by @MinieBintis





Rusmini Bintis
Medan



Spesial buat tulisan untuk PKS Piyungan. Ya, pagi ini saya buka TL @pkspiyungan. Sesekali saya memang melihat TL yang selalu up to date menyajikan perkembangan dakwah PKS. Tapi hatiku lunglai, baru tahu semalam 15 Mei adalah hari milad PKS Piyungan yang ke-5. Masya Allah… beberapa hari ini memang saya tidak lihat TL beliau. Belum ucapin sesuatu. Afwan ya mas bro… saya buat tulisan ini buat kado milad yang terlambat. :(

“PKS Piyungan”, dua kata yang memiliki ruang spesial bagi kader PKS sejagad raya. Terutama kader yang gemar on line. Piyungan menjadi rujukan, ia bak mercusuar yang menyinari segala info seputar PKS. Di bulan Februari 2013 lalu, kali pertama saya mendengar “PKS Piyungan”. Terucap dari seorang pemateri pelatihan sosmed yang sedang saya ikuti. Sejak saat itu, saya aktif membaca tulisan di web PKS Piyungan. Kita semua sepakat, PKS Piyungan yang paling cetar menyajikan info seputar PKS.

Awal Maret lalu, saya ada ngetwit dan mencolek akhi piyungan “Beruntunglah orang-orang yang menjadi sumber referensi kebaikan cc @pkspiyungan”. Langsung admin meretweet dan beliau colek balik “follow back dunk !!! @MinieBintis”. Baru nyadar saya…, rajin baca web tapi belum follow twitter. Hihi…

Sejak follow piyungan, saya terperangah dengan keaktifan beliau ngetwit. Ada aja ide si admin dalam menuangkan sesuatu yang bikin orang penasaran, termasuk saya. Ada sisi humanis, politik, guyonan dan soal asmara. Kalau boring, baca TL piyungan bisa jadi alternatif kedua setelah tilawah. Abis, seru-seru info di TL.

Pada 28 Maret 2013, di web nangkring tulisan “PKS telah mencuri hati ku” | catatan Akhwat”. Tidak menyangka akhi piyungan bakal ngepost kan tulisan saya. Sejak saat itu saya jadi aktif mengirim tulisan ke admin. Akhi piyungan berani mendobrak paradigma pembaca. Beberapa tulisan yang saya kirim tidak semuanya terbit, beberapa pula melalui proses diskusi terlebih dahulu agar tidak salah sasaran.

Akhi piyungan itu cerdas membuat judul tulisan, memadukan unsur perasaan dan realita yang ada. Jadilah tulisan-tulisan di web adalah tulisan yang hidup dan menghidupkan. Salut dech buat akhi piyungan. Buat web PKS-PKS yang lain, menjadikan Piyungan mitra kerja merupakan langkah awal belajar jadi sosmed. Deket-deket ma yang wangi, semoga juga ikutan mewangi… ^^

Piyungan icon kader berprestasi. Bagi saya, Piyungan sudah melingkupi ketiga unsur orang besar yang hidup pada zamannya. Saya pernah mendengar tausiyah seorang Ustadz kondang yang mengatakan 3 cara untuk menjadi orang besar berprestasi.

Ketiga unsur tersebut yaitu the first, the best and the different. Khadijah dan Abu Bakar sangat dekat di hati Rasulullah karena mereka the first di awal-awal dakwah. Umar bin Khathab adalah the best karena sepak terjangnya menggemparkan ka’bah di hari pertama keislaman beliau. Dan Mus’ab bin Umair, adalah sahabat yang berprestasi atas keberhasilannya menaklukan (membuka) Madinah sebelum Rasulullah hijrah.

Dari akhi piyungan saya belajar tentang arti keikhlasan, engkau besar-besarkan PKS, walau orang-orang tidak mengenal wujud aslimu. Engkau tulus memberi kepada kami tanpa minta untuk dikenal. Jadi teringat dengan kisah Rasulullah saat menyuapi si buta kafir setiap hari hingga Rasulullah wafat. Yang pada akhirnya si kafir mengucap syahadat di penghujung hidupnya. Rasulullah pemberi tanpa pamrih, tanpa minta dikenal oleh si penerima.

Popularitas pribadi tidak lebih penting dari popularitas jama’ah. Saya bangga dech padamu. Begitu sibuknya mengaktifkan PKS, hingga engkau amat sangat jarang ngetwit di akun pribadimu sendiri. Subhanallah… ehm… “Kapan ya saya punya hati sejernih dirimu”. Serius….

Saya sendiri tidak tahu, akankah engkau bersedia menerbitkan tulisan sederhana ini, karena engkau tidak suka dipuji. Namun inilah kenyataannya. Penulis tidak sedang bermain kata-kata, tapi bermain dengan logika dan cinta.

Piyungan salah satu inspirasi saya untuk juga bisa berprestasi dengan cara yang berbeda. Saya yakin, selama 5 tahun engkau lahir, banyak aral melintang yang menghampiri. Sehingga wajar engkau tulis di avatarmu yang indah “engkau tak mendapatkan rahasia perjuangan dari buku-buku dan kata orang, tapi dari pahit getir perjuangan”.

Do’a kami semoga piyungan istiqomah dalam jalan dakwah, terkabul segala keinginan dan dimudahkan oleh Allah segala urusan. Sehat lahir batin, tetap rendah hati en…. (maaf disensor :D -ed)

Mengenalmu adalah bagian dari anugerah dalam hidup kami… Semoga pemilu 2014 PKS berjaya, PIYUNGAN makin cetar membahana. AmiiN… So Sorry…. :)


*Penulis: @MinieBintis on twitter


-sumber: kiriman via email dan http://sosok.kompasiana.com/2013/05/16/kado-milad-pks-piyungan--560803.html



:: PKS PIYUNGAN | BLOG PARTAI KEADILAN SEJAHTERA :: 
Klik Download App BB | Klik Download App Android