Aksi Kader Kepanduan PKS Gagalkan Pencurian Motor


Kisah kecil sang Kader PKS dalam upaya membantu Polisi dalam memerangi  tindak kejahatan. Terinspirasi dari spirit kepanduan: "Bersiap Siagalah"

***

Upaya Penggagalan Tindak Pencurian Kendaraan Bermotor berupa sepeda motor Vixion oleh Kader PKS Cabang Dau.

Waktu kejadian:
Tadi malam, Rabu 15 Mei 2013 pukul 22.15

Lokasi:
Jalan tembus dari Dau ke Kec. Karangploso yg terletak di samping Taman Rekreasi, kec. Dau Kab. Malang.

Kondisi lingkungan:
Lebar jalan diperkirakan kurang dari 2 meter dengan panjang sekitar 500 meter, melintasi jembatan yg menghubungkan 2 kecamatan (Dau dan Karangploso)





Identitas Penulis:
Nama: Abu Izzat
Status: Kader Kepanduan PKS Cabang Dau



Kronologi kejadian:

1. Kejadian bermula pada saat penulis hendak berkunjung ke rumah saudara yang berada di kecamatan Karangploso dengan mengendarai Sepeda motor matic. Agar jarak tempuh lebih pendek dan waktu lebih cepat, maka saya memilih untuk melintasi jalan tembus menuju Karangploso yang letaknya persis di samping Taman Rekreasi Sengkaling Kab Malang.

2. Jam 22.15: Di depan saya melaju dua motor dengan ngebut masuk ke jalan tembus di samping Taman Rekreasi Sengkaling tsb.

3. Dari cara berkendaranya, tampak mereka sepertinya sedang tergesa2 dan gelagatnya cukup mencurigakan.

4. Merasa penasaran, saya mencoba membuntutinya, mengapa mereka melaju dengan ngebut padahal jalanan sangat sempit.

5. Jam 22.17. Menjelang sampai jembatan saya melihat 2 motor tersebut berbalik arah dan setelah saya perhatikan ternyata di ujung jembatan rupanya sedang ada razia Motor oleh petugas (polisi).

6. Mendapati kedua motor yg saya buntuti balik arah dengan tergesa-gesa, menjadikan kecurigaan saya makin bertambah.

7. Jam 22.18. Mendapat firasat bahwa mereka sepertinya bukan orang baik-baik karena berusaha menghindar dan mengabaikan panggilan polisi yang sedang bertugas, lantas motor yg saya kendarai saya halangkan di jalan.

8. Saat terhalang motor saya, mereka tertahan, lalu saya sempatkan bertanya pada salah satu dari mereka "Ono opo mas sampeyan koq mbalik (ada apa mas, kalian koq kembali)" dan pertanyaan tersebut saya ulang hingga 3 kali.

9. Mereka tdk menjawab dan tetap berupaya menerobos halangan saya. Tetapi rupanya petugas yg sedang merazia sudah mengontak polsek Dau yg lokasinya tdak jauh dari TKP disebabkan ada dua pengendara motor yang mencoba kabur dan akhirnya datanglah 2 orang polisi yang segera menghadang di ujung jalan tembus tadi.

10. Ketika 2 orang pelaku melihat dari kejauhan ada 2 orang polisi yg menghadang laju mereka, akhirnya mereka memutar motor dan balik arah lagi ke jembatan.

11. Namun mereka urungkan niat, karena jumlah polisi yg di jembatan ternyata malah lebih banyak, ada 4 orang. Mereka gugup, dan memutuskan balik arah lagi untuk mencoba menerobos petugas.

12. Jam 22.19. Pengendara Vixion sempat saya saksikan sedang membuang sesuatu ke parit. Jelas terdengar seperti bunyi logam yang beradu dengan beton parit "tingg".

13. Lantas polisi menghentikan laju mereka. Karena jumlah petugas hanya 2 orang, seorang pelaku berhasil kabur menerobos hadangan polisi, sedangkan pengendara Vixion dihentikan polisi dan diminta menunjukkan surat2nya.

14. 22.20. Pengendara Vixion yang sedang diperiksa petugas tidak bisa menunjukkan surat-surat motor (STNK) yang dibawanya, kemudian pak polisi menyuruh minggir untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.

15. 22.21. Sesaat kemudian jumlah polisi yg datang semakin banyak dan saat yg bersamaan, saya menghampiri salah satu polisi dan mengatakan bahwa pengendara Vixion sempat membuang sesuatu

16. Atas informasi saya tersebut, lantas seorang polisi bersama saya mencari2 barang yg dibuang oleh pengendara Vixion. Dan ternyata benar adanya, kami dapat sebuah Kunci T yg biasa dipakai Maling untuk merusak kontaktor motor.

17. Akhirnya pelaku diamankan, setelah sebelumnya sempat berbelit2 dalam menjawab pertanyaan petugas seputar alamat rumah pelaku dan asal usul motor Vixion yg dibawa tersebut.

18. Pada saat pemeriksaan berlangsung, pelaku sempat berusaha melarikan diri. Setelah digeledah, ditemukan di kantong jaket pelaku sebuah keris kecil dari bahan kuningan yg diikat dengan potongan kain. Sepertinya sebuah Jimat yang berbentuk keris.

19. Jam 22.25. Petugas membawa pelaku ke polsek Dau dengan tangan diborgol dan dikawal beberapa polisi.

20. Dalam waktu yang bersamaan selanjutnya petugas meminta saya untuk ikut ke polsek Dau untuk menjadi saksi dalam melengkapi Berita Acara kronologi kejadian penangkapan.

21. Setelah selesai pemberkasan, semua polisi menyalami saya dan mengucapkan banyak terima kasih.

22. Tak terkecuali Kapolsek Dau juga secara khusus mengucapkan terima kasih atas tindakan saya dalam upaya penggagalan tindak kejahatan tersebut.

22. Kemudian dengan gontai saya lanjutkan perjalanan ke rumah saudara dan saya ceritakan kejadian tersebut.

23. Adapun ciri-ciri pelaku pengendara Vuxion yang ditangkap petugas: postur badan tinggi, perawakan agak kurus, dengan potongan rambut pendek sedikit plontos.



:: PKS PIYUNGAN | BLOG PARTAI KEADILAN SEJAHTERA :: 
Klik Download App BB | Klik Download App Android