NEWS UPDATE :

Partai Koruptor versi KOMPAS. Bagaimana Nasib PKS?

Rabu, 29 Februari 2012


KOMPAS cetak hari ini (Rabu, 29/2/12) kembali menyoroti kasus-kasus korupsi di DPR dengan liputan utama berjudul 'Korupsi di DPR Makin Ganas'.

Liputan dilengkapi tabel kasus-kasus korupsi yang melibatkan beragam partai, alhamdulillah PKS tidak tercantum alias tak ada aleg PKS yang terlibat korupsi.

Kasus-kasus yang diangkat KOMPAS antara lain:

  • Pembangunan Wisma Atlet Palembang (Rp 200 Milyar - yang melibatkan PD dan PDIP)
  • Kasus cek perjalanan terkait pemilihan Miranda S Goeltpm sebagai Deputi Gubernur Senior BI (Rp 24 Milyar - yang melibatkan PPP, PDIP, Golkar)
  • Kasus Cek perjalanan terkait proyek alih fungsi hutan lindung Pantai Air Telang, Sumatera Selatan, untuk Pelabuhan Tanjung Api-api (Rp 5 Milyar - yang melibatkan Partai Golkar, PD, PBB)
  • Kasus Proyek pengadaan mobil pemadam kebakaran di Riau (Rp 15,2 Milyar - yang melibatkan partai Golkar)
  • Kasus Alih fungsi hutan lindung di Pulau Bintan (Rp 2,25 Milyar - yang melibatkan PPP)
  • Kasus Proyek pembangunan bandara dan pelabuhan kawasan Indonesia Timur (Rp 1 Milyar - yang melibatkan PAN)

Dalam liputannya harian KOMPAS menulis:

Praktik korupsi di lembaga legislatif saat ini ditengarai semakin ganas. Politisi instan juga semakin banyak. Perbaikan partai politik, terutama terkait transparansi keuangan partai dan pengukuran kinerja kadernya, menjadi jalan utama memperbaiki kondisi Dewan Perwakilan Rakyat.


"Kalau ada yang lebih baik dari PKS, saya pindah ke partai lain"

"Kalau ada yang lebih baik dari PKS, saya pindah ke partai lain". Itulah ucapan Pak Amin Bunyamin, saat pertama kali kader DPRa PKS Pesanggrahan berkenalan dengan salah seorang tokoh masyarakat yang fenomenal di Jl H Gari RW 03, Kelurahan Pesanggrahan, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, sebagaimana ditulis PKS Pesanggrahan di webnya http://pkspesanggrahan.blogspot.com/2012/02/pak-amin-kalau-ada-yang-lebih-baik-saya.html


Semoga ini menjadi ibroh kita semua, khususnya bagi aleg-aleg PKS baik di tingkat DPR pusat maupun DPRD di pelosok nusantara untuk tetap menjaga PARTAI PUTIH ini TETAP BERSIH. Buktikan bahwa 'Harapan itu masih ada'. Ini juga menjadi warning bagi kita semua, jangan sekali-kali 'bermain-main' dengan amanah dakwah.

Kami yang di lapisan bawah hanya bisa berharap sambil terus berdoa agar para aleg-aleg PKS dan juga para pejabat dari PKS dijaga Allah SWT, tetap istiqomah, dimudahkan dan diberi kekuatan olehNYA untuk mengemban amanah, yang bukan hanya akan ditanyakan konstituen, tapi yang lebih dahsyat amanah itu kelak harus dipertanggungjawabkan di Mahkamah Ilahi.

Untuk selengkapnya anda bisa baca langsung di koran KOMPAS edisi Rabu 29/2/12.

Atau edisi online disini:

- http://nasional.kompas.com/read/2012/02/29/09421864/Korupsi.di.DPR.Makin.Ganas

- Tabel disini: http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2012/02/29/0349154p.jpg


*by: ADMIN PKSPiyungan



*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Tegas dan Lugas, PKS Tolak Kenaikan Harga BBM

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap menolak rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak.

"Fraksi PKS bertahan pada penolakan. Ini masalah manajeman fisikal saja. Jangan sekarang mau dialihkan kepada masyarakat," tegas Sekjen DPP PKS Anis Matta kepada wartawan di gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, (29/2).

Menurut Anis, masih banyak opsi yang bisa dilakukan pemerintah selain menaikkan BBM. Dia mengusulkan ada 2 hal pilihan yang tepat untuk pemerintah.

Yaitu, pertama hentikan pemborosan yang tidak efektif dan efesien. "DPR saja bisa menghentikan pembangunan gedung," ujarnya.

Kedua, pemerintah menghentikan dan jangan melakukan pembocoran anggaran. "Pemerintah harus menyikapi dengan tegas adanya kebocoran anggaran," tambah Wakil Ketua DPR ini. [zul]

*http://www.rakyatmerdekaonline.com/news.php?id=56226

*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Kultwit #gayahidup oleh bang @OjHie





Kultwit #gayahidup
oleh bang @OjHie 'orang kampung' dari Mataram NTB



  1. Hard demarketting utk konversi keyakinan atau konversi pilihan parpol itu resistensinya besar; sepertinya sulit terealisasi

  2. Sulit membayangkan ada kader PKS berpindah jadi kader Golkar ato PD. Krn PKS sering jadi pilihan ideologis atau last choice

  3. Jadi, strategi yang dilakukan adalah memberikan tasykik, memunculkan keragu-raguan. Sehingga ia enggan utk bekerja dan malas

  4. Rangkaian isu utk soft demarketingnya kan jelas (istilah @Taufiq_Amrullah ); dari politisasi kasus Misbakhun, dmarketing ala Yusuf Supndi

  5. Framing yg dilakukan dengan menjadikan AM sbg "tubuh utama" pemberitaan; terus di komparasi dengan Ruhut itu sangat soft

  6. Publik yg membaca berita itu seakan-akan ingin digiring pd persepsi PKS sama aja dengan Demokrat.

  7. Analisa targetnya : jelas berupaya mengganggu soliditas PKS; membuatnya lambat utk bergerak

  8. Target lain : kalibrasi persepsi publik yg sedang dihujani dgn isu Demokrat; dan mmunculkan persepsi bahwa semua partai sama

  9. Target lainnya : Branding dan diferensiasi yang dilakukan oleh PKS dalam perspesi publik coba untuk dinihilkan

  10. Dulu Mu'awiyah yg menjabat sebagai Gubernur Syam pernah dikomplain oleh Khalifah Umar ttg pakaiannya yang parlente

  11. Maka Mu'awiyah menjelaskan pakaiannya sebagai cara untuk berkomunikasi dengan warga Syam yang hidup dari perniagaan

  12. Memang ada sebagian perniagaan dan bisnis yang "menyeleksi" relasinya dari tampak luar mitra bisnisnya.

  13. Bayangkanlah; anda sedang berbicara tentang bisnis tambang atau bisnis hotel. Kemudian anda hendak bertemu mitra pake motor&sendal jepit

  14. "Politik Parlente"; saya menyebutnya seperti itu adalah pilihan dan strategi. Bukan sebuah norma baku dalam politik.

  15. Memilih "kesederhanaan" adalah keutamaan dalam memimpin; seperti Nabi Muhammad yang memilih hidup "miskin"

  16. Padahal saat melamar Khadijah juga tidak memberikan cincin kawat sebagai gambaran kesederhanaannya

  17. Padahal saat melamar Khadijah, sang Nabi memberikan mahar berupa 20 ekor unta terbaik

  18. Ada juga profil Nabi Sulaiman; yang mengundang Ratu Balqis dan menyiapkan istana yang mewah.

  19. Mengapa Nabi Sulaiman tidak mencoba untuk memberi pesona kepada Balqis dengan kebersahajaan?

  20. Orbit lingkungan dan pergaulan kita memang akan sangat mempengaruhi "tampilan" pergaulan.

  21. Karena di kampung saya juga bergaul ma peternak ayam; maka saat saya masuk kandang; saya tidak memakai sepatu kulit

  22. Keseharian dan intensitas interaksi; akan membentuk persepsi tentang "bagaimana" kita mematut diri di depan cermin utk berpenampilan.

  23. Media jg naif; mengkonstruksi gaya hidup politisi negatif; tapi tdk kritis saat acara2 yg nampilkan profil pejabat dgn koleksi antiknya

  24. Media juga naif; tdk kritis thd gaya hidup artis yang di jual dan dipasarkn shingga mrusak budaya dan kultur masyarakat desa

  25. Jika kaum politisi diminta bertanggungjawab dgn gaya hidupnya; maka mestinya yg pertama kali digugat adalah media yg tdk selektif

  26. Lihatlah artis2 itu menjual #gayahidup pada petani miskin yg anaknya baru tumbuh dan selalu nonton sinetron.

  27. Walhasil; sekarang kampanye politik kita disibukkan dengan kebisingan yg tidak perlu; dan miskin debat kebijakan

  28. Dulu saya penikmat TV One atau Metro. Cuma skrg mulai eneg. Dulu konten dan debatnya asyik2.

  29. Tapi bagaimanapun, media adalah raja di udara. Tp kita minta pd isu #gayahidup ini mereka kritis thd substansinya; jgn di framing dong

  30. Oh ya ada yang kelupaan; ini saran saya buat PKS terkait isu yang menyangkut dirinya

  31. Respon pertama; sebagai konsumen informasi, mestinya cerdik dalam membaca isu dan bisa mengolahnya; jgn jadi korban isu

  32. Kader adalah network yg bekerja utk melakukan penetrasi atau kontra opini yang berkembang

  33. Setiap berita negatif perlu "ditindih" dengan berita positif. Dan frekuensi berita positif yang diperkuat.

  34. Isu dijawab dgn program atau aktivitas kepartaian yg berjalan sehingga layak menjadi news (berita)

  35. Saat media jadi alat politik dan bisnis; jgn berharap mereka akan mengangkat sisi positif kebersahajaan PKS dan jadikan itu nada mayor

  36. Teruslah bekerja; karena amal itu sendiri adalah kampanye.


*https://twitter.com/#!/ojhie



*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Tim Relawan PKS Piyungan Gotong Royong Bantu Korban Tanah Longsor

Hujan deras selama empat hari berturut-turut yang mengguyur wilayah Piyungan menyebabkan tanah longsor di Mojosari, sebuah dusun terpencil di kaki bukit desa Srimartani ujung timur kecamatan Piyungan. Dua titik longsor di antaranya mengancam rumah penduduk, sedangkan satu titik longsor lainnya adalah jalan yang menghubungkan Dusun Mojosari dengan daerah lainnya seperti pedusunan Umbulsari dan Tambalan. Akibatnya, akses warga menjadi terhambat terutama jika dilalui kendaraan roda empat.

DPC PKS Piyungan menerjunkan tim relawan dari Kepanduan pada Ahad, 26 Februari 2012 ke lokasi longsor. Pagi hari itu jam 07.30 WIB akh Purnomo Komandan Kepanduan PKS Piyungan yang pekan kemarin baru menikah dan masih masa-masa bulan madu terjun langsung memimpin tim relawan kader-kader kepanduan PKS Piyungan untuk membantu evakuasi lokasi. Hingga siang hari, Kepanduan PKS Piyungan membantu masyarakat bersama dengan tim lainnya seperti TNI, Relawan Indonesia, dan sebagainya.

Camat Piyungan bersama Lurah Srimartani dan Dukuh Mojosari, Koco Widagdo didampingi Eko Herri Ketua Pemuda setempat mengatakan bahwa penanganan tanah longsor tersebut selanjutnya akan dibuat teras sering agar aliran air dapat diatur dengan baik sehingga aman untuk tanah yang rawan longsor.


*Reporter: AdamFM



*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Temu Kader DPRa PKS Srimartani Menggagas Standarisasi dalam Organisasi

Srimartani. Ahad, 19 Februari 2012 DPRa PKS Srimartani menggelar temu kader dalam forum Taklim Rutin Partai. Acara bertempat di Yoyok’s Home, Perum GTS 2. Forum berlangsung pukul 10.30 hingga 12.00 WIB dan dihadiri kader-kader ikhwan akhwat Srimartani.

Ketua DPC PKS Piyungan, Andi Tri Widodo dalam sambutannya menyampaikan urgensi peran setiap kader dalam dakwah, tak terkecuali, dan dalam kondisi ringan maupun berat. Kader ditekankan agar senantiasa memajukan PKS sebagai partai dakwah dengan kemampuan yang ada. Andi juga mengingatkan bahwa siapapun yang menolong agama Alloh (berjuang untuk Alloh), maka Alloh akan menolong dirinya (hidupnya).

Sedangkan pembicara yang juga sebagai ketua MPC PKS Piyungan, Wawan Wikasno memberi saran terhadap proses perjalanan organisasi yang masih harus diperbaiki. Salah satu hal mendasar adalah visi dan misi PKS yang begitu agung dan mulia ini tidak akan mampu dicapai hanya dengan cara yang apa adanya. Oleh sebab itu, dalam organisasi ini perlu ditetapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang tepat. Contohnya adalah, jika TRP dihadiri oleh seluruh kader dalam jumlah banyak, dengan tujuan untuk menyampaikan pesan penting, maka harus disediakan setting ruang yang nyaman, suasana yang kondusif, pencahayaan dan sound system yang memadai dan menjangkau seluruh peserta agar peserta dapat menerima pesan atau informasi yang disampaikan dengan baik dan benar. (Red.AdamFM)




*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Salah Faham ZUHUD

Selasa, 28 Februari 2012


Segala puji bagi Allah, Rabb pemberi berbagai nikmat. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik hingga akhir zaman.

Sebagian orang salah paham dengan istilah zuhud. Dikira zuhud adalah hidup tanpa harta. Dikira zuhud adalah hidup miskin. Lalu apa yang dimaksud dengan zuhud yang sebenarnya? Semoga tulisan berikut bisa memberikan jawaban berarti.

Mengenai zuhud disebutkan dalam sebuah hadits,

عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ السَّاعِدِىِّ قَالَ أَتَى النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- رَجُلٌ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ دُلَّنِى عَلَى عَمَلٍ إِذَا أَنَا عَمِلْتُهُ أَحَبَّنِىَ اللَّهُ وَأَحَبَّنِىَ النَّاسُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « ازْهَدْ فِى الدُّنْيَا يُحِبَّكَ اللَّهُ وَازْهَدْ فِيمَا فِى أَيْدِى النَّاسِ يُحِبُّوكَ ».

Dari Sahl bin Sa’ad As Sa’idi, ia berkata ada seseorang yang mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas berkata, “Wahai Rasulullah, tunjukkanlah padaku suatu amalan yang apabila aku melakukannya, maka Allah akan mencintaiku dan begitu pula manusia.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Zuhudlah pada dunia, Allah akan mencintaimu. Zuhudlah pada apa yang ada di sisi manusia, manusia pun akan mencintaimu.” (HR. Ibnu Majah dan selainnya. An Nawawi mengatakan bahwa dikeluarkan dengan sanad yang hasan)

Dalam hadits di atas terdapat dua nasehat, yaitu untuk zuhud pada dunia, ini akan membuahkan kecintaan Allah, dan zuhud pada apa yang ada di sisi manusia, ini akan mendatangkan kecintaan manusia.[1]

Penyebutan Zuhud Terhadap Dunia dalam Al Qur’an dan Hadits

Masalah zuhud telah disebutkan dalam beberapa ayat dan hadits. Di antara ayat yang menyebutkan masalah zuhud adalah firman Allah Ta’ala tentang orang mukmin di kalangan keluarga Fir’aun yang mengatakan,

وَقَالَ الَّذِي آَمَنَ يَا قَوْمِ اتَّبِعُونِ أَهْدِكُمْ سَبِيلَ الرَّشَادِ (38) يَا قَوْمِ إِنَّمَا هَذِهِ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا مَتَاعٌ وَإِنَّ الْآَخِرَةَ هِيَ دَارُ الْقَرَارِ (39

“Orang yang beriman itu berkata: “Hai kaumku, ikutilah aku, aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang benar. Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.” (QS. Ghafir: 38-39)

Dalam ayat lainnya, Allah Ta’ala berfirman,

بَلْ تُؤْثِرُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا (16) وَالْآَخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَى (17

“Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi. Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.” (QS. Al A’laa: 16-17)

Mustaurid berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَاللَّهِ مَا الدُّنْيَا فِى الآخِرَةِ إِلاَّ مِثْلُ مَا يَجْعَلُ أَحَدُكُمْ إِصْبَعَهُ هَذِهِ – وَأَشَارَ يَحْيَى بِالسَّبَّابَةِ – فِى الْيَمِّ فَلْيَنْظُرْ بِمَ يَرْجِعُ

“Demi Allah, tidaklah dunia dibanding akhirat melainkan seperti jari salah seorang dari kalian yang dicelup -Yahya berisyarat dengan jari telunjuk- di lautan, maka perhatikanlah apa yang dibawa.” (HR. Muslim no. 2858)

Al Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah menjelaskan, “Dunia seperti air yang tersisa di jari ketika jari tersebut dicelup di lautan sedangkan akhirat adalah air yang masih tersisa di lautan.”[2] Bayangkanlah, perbandingan yang amat jauh antara kenikmatan dunia dan akhirat!

Dari Sahl bin Sa’ad, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَوْ كَانَتِ الدُّنْيَا تَعْدِلُ عِنْدَ اللَّهِ جَنَاحَ بَعُوضَةٍ مَا سَقَى كَافِرًا مِنْهَا شَرْبَةَ مَاءٍ

“Seandainya harga dunia itu di sisi Allah sebanding dengan sayap nyamuk tentu Allah tidak mau memberi orang orang kafir walaupun hanya seteguk air.” (HR. Tirmidzi no. 2320. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Tiga Makna Zuhud Terhadap Dunia

Yang dimaksud dengan zuhud pada sesuatu –sebagaimana dijelaskan oleh Ibnu Rajab Al Hambali- adalah berpaling darinya dengan sedikit dalam memilikinya, menghinakan diri darinya serta membebaskan diri darinya.[3] Adapun mengenai zuhud terhadap dunia para ulama menyampaikan beberapa pengertian, di antaranya disampaikan oleh sahabat Abu Dzar.

Abu Dzar mengatakan,

الزَّهَادَةُ فِى الدُّنْيَا لَيْسَتْ بِتَحْرِيمِ الْحَلاَلِ وَلاَ إِضَاعَةِ الْمَالِ وَلَكِنَّ الزَّهَادَةَ فِى الدُّنْيَا أَنْ لاَ تَكُونَ بِمَا فِى يَدَيْكَ أَوْثَقَ مِمَّا فِى يَدَىِ اللَّهِ وَأَنْ تَكُونَ فِى ثَوَابِ الْمُصِيبَةِ إِذَا أَنْتَ أُصِبْتَ بِهَا أَرْغَبَ فِيهَا لَوْ أَنَّهَا أُبْقِيَتْ لَكَ

“Zuhud terhadap dunia bukan berarti mengharamkan yang halal dan bukan juga menyia-nyiakan harta. Akan tetapi zuhud terhadap dunia adalah engkau begitu yakin terhadap apa yang ada di tangan Allah daripada apa yang ada di tanganmu. Zuhud juga berarti ketika engkau tertimpa musibah, engkau lebih mengharap pahala dari musibah tersebut daripada kembalinya dunia itu lagi padamu.”[4]

Yunus bin Maysaroh menambahkan pengertian zuhud yang disampaikan oleh Abu Dzar. Beliau menambahkan bahwa yang termasuk zuhud adalah, “Samanya pujian dan celaan ketika berada di atas kebenaran.”[5]

Ibnu Rajab Al Hambali rahimahullah mengatakan, “Zuhud terhadap dunia dalam riwayat di atas ditafsirkan dengan tiga hal, yang kesemuanya adalah amalan batin (amalan hati), bukan amalan lahiriyah (jawarih/anggota badan). Abu Sulaiman menyatakan, “Janganlah engkau mempersaksikan seorang pun dengan zuhud, karena zuhud sebenarnya adalah amalan hati.“[6]

Cobalah kita perhatikan penjelasan dari Ibnu Rajab Al Hambali rahimahullah terhadap tiga unsur dari pengertian zuhud yang telah disebutkan di atas.

Pertama: Zuhud adalah yakin bahwa apa yang ada di sisi Allah itu lebih diharap-harap dari apa yang ada di sisinya. Ini tentu saja dibangun di atas rasa yakin yang kokoh pada Allah. Oleh karena itu, Al Hasan Al Bashri menyatakan, “Yang menunjukkan lemahnya keyakinanmu, apa yang ada di sisimu (berupa harta dan lainnya –pen) lebih engkau harap dari apa yang ada di sisi Allah.”

Abu Hazim –seorang yang dikenal begitu zuhud- ditanya, “Apa saja hartamu?” Ia pun berkata, “Aku memiliki dua harta berharga yang membuatku tidak khawatir miskin: [1] rasa yakin pada Allah dan [2] tidak mengharap-harap apa yang ada di sisi manusia.”

Lanjut lagi, ada yang bertanya pada Abu Hazim, “Tidakkah engkau takut miskin?” Ia memberikan jawaban yang begitu mempesona, “Bagaimana aku takut miskin sedangkan Allah sebagai penolongku adalah pemilik segala apa yang ada di langit dan di bumi, bahkan apa yang ada di bawah gundukan tanah?!”

Al Fudhail bin ‘Iyadh mengatakan, “Hakikat zuhud adalah ridho pada Allah ‘azza wa jalla.” Ia pun berkata, “Sifat qona’ah, itulah zuhud. Itulah jiwa yang “ghoni”, yaitu selalu merasa cukup.”

Intinya, pengertian zuhud yang pertama adalah begitu yakin kepada Allah.

Kedua: Di antara bentuk zuhud adalah jika seorang hamba ditimpa musibah dalam hal dunia berupa hilangnya harta, anak atau selainnya, maka ia lebih mengharap pahala dari musibah tersebut daripada dunia tadi tetap ada. Ini tentu saja dibangun di atas rasa yakin yang sempurna.

Siapakah yang rela hartanya hilang, lalu ia lebih harap pahala?! Yang diharap ketika harta itu hilang adalah bagaimana bisa harta tersebut itu kembali, itulah yang dialami sebagian manusia. Namun Abu Dzar mengistilahkan zuhud dengan rasa yakin yang kokoh. Orang yang zuhud lebih berharap pahala dari musibah dunianya daripada mengharap dunia tadi tetap ada. Sungguh ini tentu saja dibangun atas dasar iman yang mantap.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hal ini telah mengajarkan do’a yang sangat bagus kandungannya, yaitu berisi permintaan rasa yakin agar begitu ringan menghadapi musibah. Do’a tersebut adalah,

اللَّهُمَّ اقْسِمْ لَنَا مِنْ خَشْيَتِكَ مَا يَحُولُ بَيْنَنَا وَبَيْنَ مَعَاصِيكَ وَمِنْ طَاعَتِكَ مَا تُبَلِّغُنَا بِهِ جَنَّتَكَ وَمِنَ الْيَقِينِ مَا تُهَوِّنُ بِهِ عَلَيْنَا مُصِيبَاتِ الدُّنْيَا

“Allaahummaqsim lanaa min khosy-yatika maa yahuulu bihii bainanaa wa baina ma’aashiika, wa min thoo’atika maa tuballighunaa bihi jannatak, wa minal yaqiini maa tuhawwinu bihi ‘alainaa mushiibaatid dunyaa” (Ya Allah, curahkanlah kepada kepada kami rasa takut kepadaMu yang menghalangi kami dari bermaksiat kepadaMu, dan ketaatan kepadaMu yang mengantarkan kami kepada SurgaMu, dan curahkanlah rasa yakin yang dapat meringankan berbagai musibah di dunia) (HR. Tirmidzi no. 3502. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan). Inilah di antara tanda zuhud, ia tidak begitu berharap dunia tetap ada ketika ia tertimpa musibah. Namun yang ia harap adalah pahala di sisi Allah.

‘Ali bin Abi Tholib pernah mengatakan, “Siapa yang zuhud terhadap dunia, maka ia akan semakin ringan menghadapi musibah.” Tentu saja yang dimaksud zuhud di sini adalah tidak mengharap dunia itu tetap ada ketika musibah dunia itu datang. Sekali lagi, sikap semacam ini tentu saja dimiliki oleh orang yang begitu yakin akan janji Allah di balik musibah.

Ketiga: Zuhud adalah keadaan seseorang ketika dipuji atau pun dicela dalam kebenaran itu sama saja. Inilah tanda seseorang begitu zuhud pada dunia, menganggap dunia hanya suatu yang rendahan saja, ia pun sedikit berharap dengan keistimewaan dunia. Sedangkan seseorang yang menganggap dunia begitu luar biasa, ia begitu mencari pujian dan benci pada celaan. Orang yang kondisinya sama ketika dipuji dan dicela dalam kebenaran, ini menunjukkan bahwa hatinya tidak mengistimewakan satu pun makhluk. Yang ia cinta adalah kebenaran dan yang ia cari adalah ridho Ar Rahman.

Orang yang zuhud selalu mengharap ridho Ar Rahman bukan mengharap-harap pujian manusia. Sebagaimana kata Ibnu Mas’ud, “Rasa yakin adalah seseorang tidak mencari ridho manusia, lalu mendatangkan murka Allah. Allah sungguh memuji orang yang berjuang di jalan Allah. Mereka sama sekali tidaklah takut pada celaan manusia.”

Al Hasan Al Bashri mengatakan, “Orang yang zuhud adalah yang melihat orang lain, lantas ia katakan, “Orang tersebut lebih baik dariku”. Ini menunjukkan bahwa hakekat zuhud adalah ia tidak menganggap dirinya lebih dari yang lain. Hal ini termasuk dalam pengertian zuhud yang ketiga.

Pengertian zuhud yang biasa dipaparkan oleh ulama salaf kembali kepada tiga pengertian di atas. Di antaranya, Wahib bin Al Warod mengatakan, “Zuhud terhadap dunia adalah seseorang tidak berputus asa terhadap sesuatu yang luput darinya dan tidak begitu berbangga dengan nikmat yang ia peroleh.” Pengertian ini kembali pada pengertian zuhud yang kedua. [7]

Pengertian Zuhud yang Amat Baik

Jika kita lihat pengertian zuhud yang lebih bagus dan mencakup setiap pengertian zuhud yang disampaikan oleh para ulama, maka pengertian yang sangat bagus adalah yang disampaikan oleh Abu Sulaiman Ad Daroni. Beliau mengatakan, “Para ulama berselisih paham tentang makna zuhud di Irak. Di antara mereka ada yang mengatakan bahwa zuhud adalah enggan bergaul dengan manusia. Ada pula yang mengatakan, “Zuhud adalah meninggalkan berbagai macam syahwat.” Ada pula yang memberikan pengertian, “Zuhud adalah meninggalkan rasa kenyang” Namun definisi-definisi ini saling mendekati. Aku sendiri berpendapat,

أَنَّ الزُهْدَ فِي تَرْكِ مَا يُشْغِلُكَ عَنِ اللهِ

“Zuhud adalah meninggalkan berbagai hal yang dapat melalaikan dari mengingat Allah.”[8]

Ibnu Rajab Al Hambali mengatakan, “Definisi zuhud dari Abu Sulaiman ini amatlah bagus. Definisi telah mencakup seluruh definisi, pembagian dan macam-macam zuhud.”[9]

Jika bisnis yang dijalani malah lebih menyibukkan pada dunia sehingga lalai dari kewajiban shalat, maka sikap zuhud adalah meninggalkannya. Begitu pula jika permainan yang menghibur diri begitu berlebihan dan malah melalaikan dari Allah, maka sikap zuhud adalah meninggalkannya. Demikian pengertian zuhud yang amat luas cakupan maknanya.

Dunia Tidak Tercela Secara Mutlak

Ada sebuah perkataan dari ‘Ali bin Abi Tholib namun dengan sanad yang dikritisi. ‘Ali pernah mendengar seseorang mencela-cela dunia, lantas beliau mengatakan, “Dunia adalah negeri yang baik bagi orang-orang yang memanfaatkannya dengan baik. Dunia pun negeri keselamatan bagi orang yang memahaminya. Dunia juga adalah negeri ghoni (yang berkecukupan) bagi orang yang menjadikan dunia sebagai bekal akhirat. …”[10]

Oleh karena itu, Ibnu Rajab mengatakan, “Dunia itu tidak tercela secara mutlak, inilah yang dimaksudkan oleh Amirul Mukminin –‘Ali bin Abi Tholib-. Dunia bisa jadi terpuji bagi siapa saja yang menjadikan dunia sebagai bekal untuk beramal sholih.”

Ingatlah baik-baik maksud dunia itu tercela agar kita tidak salah memahami! Dunia itu jadi tercela jika dunia tersebut tidak ditujukan untuk mencari ridho Allah dan beramal sholih.

Zuhud Bukan Berarti Hidup Tanpa Harta

Sebagaimana sudah ditegaskan bahwa dunia itu tidak tercela secara mutlak. Namun sebagian orang masih salah paham dengan pengertian zuhud. Jika kita perhatikan pengertian zuhud yang disampaikan di atas, tidaklah kita temukan bahwa zuhud dimaksudkan dengan hidup miskin, enggan mencari nafkah dan hidup penuh menderita. Zuhud adalah perbuatan hati. Oleh karenanya, tidak hanya sekedar memperhatikan keadaan lahiriyah, lalu seseorang bisa dinilai sebagai orang yang zuhud. Jika ada ciri-ciri zuhud sebagaimana yang telah diutarakan di atas, itulah zuhud yang sebenarnya. Berikut satu kisah yang bisa jadi pelajaran bagi kita dalam memahami arti zuhud.

Abul ‘Abbas As Siroj, ia berkata bahwa ia mendengar Ibrahim bin Basyar, ia berkata bahwa ‘Ali bin Fudhail berkata, ia berkata bahwa ayahnya (Fudhail bin ‘Iyadh) berkata pada Ibnul Mubarok,

أنت تأمرنا بالزهد والتقلل، والبلغة، ونراك تأتي بالبضائع، كيف ذا ؟

“Engkau memerintahkan kami untuk zuhud, sederhana dalam harta, hidup yang sepadan (tidak kurang tidak lebih). Namun kami melihat engkau memiliki banyak harta. Mengapa bisa begitu?”

Ibnul Mubarok mengatakan,

يا أبا علي، إنما أفعل ذا لاصون وجهي، وأكرم عرضي، وأستعين به على طاعة ربي.

“Wahai Abu ‘Ali (yaitu Fudhail bin ‘Iyadh). Sesungguhnya hidupku seperti ini hanya untuk menjaga wajahku dari ‘aib (meminta-minta). Juga aku bekerja untuk memuliakan kehormatanku. Aku pun bekerja agar bisa membantuku untuk taat pada Rabbku”.[11]

Semoga pembahasan kami kali ini dapat memahamkan arti zuhud yang sebenarnya. Raihlah kecintaan Allah lewat sifat zuhud. Semoga Allah menganugerahkan pada kita sekalian sifat yang mulia ini.

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat.


Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal

---
[1] Lihat Jaami’ul ‘Ulum wal Hikam, Ibnu Rajab Al Hambali, hal. 346, Darul Muayyid, cetakan pertama, tahun 1424 H.

[2] Fathul Bari, Ibnu Hajar Al Asqolani, 11/232, Darul Ma’rifah, Beirut, 1379.

[3] Idem.

[4] HR. Tirmidzi no. 2340 dan Ibnu Majah no. 4100. Abu Isa berkata: Hadits ini gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari jalur sanad ini, adapun Abu Idris Al Khaulani namanya adalah A’idzullah bin ‘Abdullah, sedangkan ‘Amru bin Waqid dia adalah seorang yang munkar haditsnya. Ibnu Rajab Al Hambali mengatakan, “Yang tepat riwayat ini mauquf (hanya perkataan Abu Dzar) sebagaimana dikeluarkan oleh Imam Ahmad dalam kitab Az Zuhd.” (Lihat Jaami’ul Ulum wal Hikam, hal. 346)

[5] Dikeluarkan oleh Ibnu Abid Dunya dari riwayat Muhammad bin Muhajir, dari Yunus bin Maysaroh. (Lihat Jaami’ul Ulum wal Hikam, hal. 347)

[6] Jaami’ul Ulum, hal. 347.

[7] Kami sarikan point ini dengan sedikit perubahan redaksi dari Jaami’ul Ulum, hal. 347-348.

[8] Disebutkan oleh Abu Nu’aim Al Ashbahani dalam Hilyatul Awliya’, 9/258, Darul Kutub Al ‘Arobi, Beirut, cetakan keempat, 1405 H.

[9] Jaami’ul Ulum, hal. 350.

[10] Jaami’ul Ulum, hal. 350

[11] Siyar A’lam An Nubala, Adz Dzahabi, 8/387, Mawqi’ Ya’sub (penomoran halaman sesuai cetakan).


*)sumber: http://muslim.or.id/tazkiyatun-nufus/memahami-arti-zuhud.html

*posted: pkspiyungan.blogspot.com

Delegasi AKP Turki Bertemu Ahmad Heryawan: "Terdepan Melayani Masyarakat itu Rahasia Kami"


BANDUNG -- Delegasi dari Türkiye Adalet ve Kalkinma Partisi (AKP) atau Partai Keadilan dan Pembangunan Turki, dijamu makan malam oleh Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, di Gedung Pakuan Bandung, Senin (27/2). Selain jamuan makan malam, acara juga diisi dengan diskusi dan dialog fokus tentang perjalanan AKP di Turki.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bidang Kepemudaan AKP, Adam Ali Yilmas mengatakan, kemenangan partainya hari ini merupakan bagian dari kebangkitan umat Islam di Turki. Cikal bakal kebangkitan ini sebenarnya sudah mulai tampak pada dekade 1990-an lalu, ketika Necmetin Erbakan dengan Partai Refah-nya berhasil memenangkan pemilu. Namun sayang, kudeta konstitusional pada 1997 akhirnya mengakhiri perjalanan Refah sebagai partai yang menyuarakan Islam.

Hari ini, kata Adam, AKP-lah yang melanjutkan perjuangan ini. Dia pun membeberkan resep kemenangan partainya di negara bekas Kesultanan Usmani tersebut. Menurut Adam, fokus melayani masyarakat menjadi kunci utama kesuksesan AKP dalam menguasai kursi di Parlemen Turki.

“AKP senantiasa berupaya menempatkan diri sebagai partai yang paling depan dalam melayani masyarakat. Kami pun selalu berusaha menjadi yang paling dekat dengan mereka,” kata Adam.

Strategi lain yang diterapkan AKP adalah berkosentrasi dalam merekrut kader-kader dari kalangan muda. Terutama, mereka yang berusia 25-35 tahun. AKP juga gigih memperkuat jaringannya dengan mendirikan kantor-kantor perwakilan hingga ke pelosok. Kantor-kantor tersebut, terang dia, berfungsi sebagai penampung aspirasi rakyat sekaligus pelaksana program partai hingga tingkat akar rumput.

Lebih lanjut Adam menjelaskan, sejak berdiri pada 2002, AKP berusaha menjalin hubungan dengan baik dengan masyarakat. Kebijakan yang diambil selalu prorakyat, walau bukan dalam bentuk memberi uang atau makanan. Pelayanannya tidak terfokus pada wilayah tertentu, namun tersebar di seluruh Turki. Bidang-bidang yang digarap partai ini pun dikatakan Adam menyentuh langsung ke masyarakat.

"Secara umum, AKP melakukan yang terbaik untuk melayani rakyat,” tutur dia.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan menyatakan apresiasinya terhadap AKP dan Turki. Partai tersebut dikatakan Heryawan telah mampu membawa perubahan yang signifikan dalam memajukan Turki. Sepuluh tahun lalu, Turki terkenal dengan tingkat inflasi ekonominya yang tinggi. Hari ini, kata Heryawan, akselerasi pertumbuhan ekonomi negara itu sangat luar biasa. Bahkan Turki mampu bertahan di saat negara-negara Eropa dilanda krisis global.

“Sebagai Gubernur Jawa Barat, saya memandang kunjungan silaturahim dari jajaran AKP ini sebagai bentuk kehormatan." ucap Heryawan.

AKP merupakan partai pemenang pemilu tiga kali berturut-turut di Turki. Partai ini dipimpin oleh Recep Tayyip Erdogan, yang saat ini juga menjabat Perdana Menteri Turki. Sebelum diterima gubernur di Gedung Pakuan, delegasi AKP juga mendatangi Gedung DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Jakarta pada Jumat (24/2) pekan lalu. [REPUBLIKA]



*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

PKS Rekrut Relawan Siaga Bencana

Tribunnews, LHOKSUKON - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh Utara, Minggu (26/2) mengadakan perekrutan dan pelatihan relawan siaga bencana di kabupaten tersebut. Kegiatan itu berlangsung di Kompleks PT AAF Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.

“Sebanyak 60 pemuda dari berbagai desa kami rekrut untuk menjadi relawan. Tujuannya, ketika ada bencana alam di Aceh Utara atau kabupaten lain, relawan ini akan kita terjunkan untuk membantu masyarakat yang terkena musibah,” ujar ketua panitia, Luthfi Ali SHut kepada Serambi, kemarin.

Acara yang dibuka Ketua PKS Aceh Utara, Zulkarnaini itu, tambah Luthfi, menghadirkan pelatih dari Palang Merah Indonesia (PMI) dan Tagana Aceh Utara. “Kita harap, setelah pelatihan ini para relawan siap membaktikan dirinya membantu warga yang mengalami musibah,” harapnya. (c46)


*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Fahri Hamzah Beberkan 4 Keputusan Penting BK untuk Selamatkan Citra DPR

detik.com - Badan Kehormatan (BK) DPR telah menggelar rapat khusus semalam. BK mengambil sejumlah keputusan penting menyangkut penyelamatan citra DPR. Apa saja?

"BK malam ini rapat membuat banyak keputusan penting. Pertama, BK mendukung upaya pimpinan DPR bersama KPK untuk membenahi regulasi terkait kewenangan anggaran DPR dalam rangka pencegahan korupsi. Sebab jika regulasi tidak dibenahi maka dari 560 anggota DPR akan lahir 560 macam korupsi," ujar anggota BK DPR, Fahri Hamzah, kepada detikcom, Selasa (18/2/2012).

Kedua, BK akan memantau semua rekomendasi yang sudah dikeluarkan kepada pimpinan DPR dan Fraksi dalam rangka perbaikan etika dan kinerja anggota. Rekomendasi ini menyangkut keberadaan bendahara partai di lahan 'basah' di DPR.

"Rekomendasi itu diantaranya terkait keberadaan bendahara partai di Badan Anggaran dan peningkatan etika anggota DPR di komisi dan alat kelengkapan tertentu yang wewenangnya menonjol seperti Banggar, Komisi III, Baleg, dan lainnya," kata Fahri.

Ketiga, BK telah meminta BURT untuk segera melakukan perombakan terkait pengelolaan keuangan dan fasilitas anggota. Termasuk mendukung ide pimpinan DPR untuk mengembalikan rumah dinas anggota DPR.

"Agar tidak menimbulkan pencitraan yang buruk secaara permanen. BK mendukung keputusan untuk mengembalikan fasilitas perumahan dan mendukung agar basis keuangan anggota menjadi individual supaya lebih akuntabel," kata Fahri.

Keempat, BK juga akan terus melakukan upaya penindakan atas laporan-laporan yang masuk terkait dugaan pelanggaran etik anggota baik oleh pengadu atau sorotan media massa. Tetapi, yg lebih penting, BK juga sedang berkonsentrasi untuk mencegah terjadi-nya pelanggaran etika dan hukum dengan cara-cara yang lebih sistematis dan komprehebsif.

"Termasuk seperti yang disebut sebelumnya, pada tataran regulasi, kelembagaan dan keanggotaan,"tandas Fahri.


*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Ahdaful Musyarokah

Ustadz Hilmi Aminuddin

Sejak awal, musyarokah kita—keterlibatan kita dalam pemerintahan—sama sekali bukan ditujukan untuk kemenangan zhahir saja yang cenderung diisi dengan al-kibr dan al-kibriya’, merasa besar dan sombong.

Kita bermusyarokah untuk mencapai kemenangan sejati, yang didefinisikan oleh Imam Ahmad ibnu Hanbal:

ما لازم الحق قلوبنا

Kemenangan sejati yang paling mendasar dan substansial adalah jika kebenaran tetap bersemayam di hati kita. Tidak terkontaminasi oleh racun-racun kehidupan, tidak tergoda oleh iming-iming apapun bentuknya, yang membuat hati kita diisi oleh nilai-nilai lain selain nilai kebenaran yang bersumber dari Allah SWT.

Kemenangan sejati juga adalah jika kita berhasil menegakkan kedaulatan Allah di dalam diri kita. Berhasil menegakkan kedaulatan Allah di dalam keluarga kita. Berhasil menegakkan kedaulatan Allah di rumah kita, di bangsa kita dan di negeri kita. Sehingga orientasi hidup bangsa kita adalah mardhotllah, ridho Allah semata.

Oleh karena itu pertama-tama yang harus kita pastikan adalah ahdaful musyarokah (tujuan-tujuan musyarokah) kita. Jangan sampai berpesong sedikitpun.

Al-Musyarokah littauhiid wal binaa’ ( المشاركة للتوحيد والبناء )

Musyarokah kita bertujuan untuk berkontribusi dalam mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Berkontribusi untuk membangun bangsa dan negara ini sehingga mencapai kesejahteraan, kejayaan serta kedamaian dengan bangsa-bangsa lain dalam pergaulan internasional. Baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

Persatuan dan kesatuan bangsa ini jangan sampai dirongrong, dirusak, dicerai-beraikan oleh agenda-agenda yang diprogram dari luar yang menghendaki perpecahan. Kita harus menjadi junudullah (prajurit-prajurit Allah) terdepan dalam mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa dan negeri ini. Karena negeri ini adalah anugerah besar dari Allah—ba’da al-iman, setelah iman—yang harus kita syukuri dengan memberdayakan, menjayakan dan mengunggulkannya. Sehingga mampu memberi kontribusi positif dalam pergaulan antar bangsa dalam kehidupan global.

Al-Musyarokah littaqwiyah wat tatsbit ( المشاركة للتقوية والتثبيت )

Selain mempersatukan dan membangun, berdaya kohesif dan menjadi penerus pembangunan bangsa dan negara ini, musyarokah kita juga harus berkontribusi dalam mewujudkan negara yang kuat dan kokoh. Jangan menjadi negeri yang dilecehkan dan dideskreditkan tetangga-tetangganya. Jangan menjadi negara dan bangsa yang sama sekali tidak diperhitungkan oleh bangsa-bangsa lain, bahkan menjadi beban dalam pergaulan internasional.

Untuk menjadi factor taqwiyah wa tastbit, memperkuat dan mengokohkan kehidupan berbangsa dan bernegara ini, modalnya hanya satu: bersyukur! Negeri ini menghendaki para kader, pemimpin, pejuang, dan mujahid yang pandai bersyukur. Allah sudah memberikan banyak sekali karunia-Nya kepada negeri ini. Namun banyak potensi yang belum terolah, sehingga terbengkalai dan mubadzir. Bahkan banyak potensi yang diekploitasi oleh kekuatan-kekuatan asing. Ini karena kelemahan dan kebodohan kita, terjebak oleh kepentingan-kepentingan pribadi dan kelompok, sehingga kekayaan yang diberikan oleh Allah ini tergadaikan kepada negeri asing dengan amat sangat murah.

Kita harus waspada dan berani mengevaluasi kebijakan-kebijakan lama yang menyiksa bangsa ini. Berani mengevaluasi seluruh produk-produk konstitusi, perundang-undangan, perda-perda, perjanjian-perjanjian dengan luar negeri yang melemahkan bangsa ini, yang menjadikan bangsa ini terpuruk. Kekayaan melimpah ruah, bukan dinikmati oleh rakyat. Tapi hanya dinikmati oleh sekelompok tertentu. Bahkan mengalir setiap hari ke negeri-negeri asing. Bukan dalam kerjasama yang saling menguntungkan. Tapi kerjasama yang timpang yang mengandung unsur pelecehan, penipuan, dan konspirasi kepada bangsa ini. Semua ini harus dihentikan.

Al-Musyarokah lit taghyiir wat tajdiid ( المشاركة للتغيير و التجديد )

Kita tidak ingin bangsa ini statis, jumud dan mandeg. Oleh karena itu tujuan musyarokah kita yang ketiga adalah al-musyarokah lit taghyiir wat tajdiid. Musyarokah kita, kontribusi kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah melakukan perubahan dan pembaharuan.

Setiap hari Allah SWT memberikan pelajaran kepada kita bagaimana ciptaan-ciptaannya selalu berubah dan memperbaharui diri. Selalu tumbuh dan berkembang. Lahirnya seorang anak dimulai dengan jeritan tangis yang merupakan symbol kehidupan dan mulai berfungsinya organ-organ utama tubuh, terutama paru-paru dan jantung. Mula-mula matapun tidak bisa melihat, tulang-tulangnya lembek dan lemah. Tapi dari hari ke hari kita lihat matanya semakin berbinar terang. Pertama-tama yang ia tahu hanya ibunya. Kemudian akhirnya mulai bisa tahu ayahnya. Berkembang mulai bisa membedakan warna dan ukuran-ukuran. Bahkan membedakan manfaat-manfaat. Dan mulai bisa membedakan mana yang berbahaya dan mana yang tidak.

Kita lihat pertumbuhan biji-bijian. Biji-biji mulai terbelah merekah, memunculkan tumbuhan kecil. Lalu akarnya menghunjam ke tanah secara bertahap. Sementara batang pohonnya mulai tumbuh berkembang. Berdahan rindang, berdaun hijau, akhirnya berbuah menjadi bermanfaat. Seluruhnya adalah merupakan at-taghyiir wat tajdiid.

Daun-daun yang sudah tua, menguning dan rontok. Tumbuhlah daun-daun muda berkembang menghijau. At-taghyiir wat tajdiid adalah sunnatullah. Kalau bangsa ini tidak mau berubah, statis, dan mandeg, berarti bangsa ini melawan sunnatullah. Kita kader-kader dakwah harus mendorong agar bangsa ini mengikuti sunnatullah. Mengikuti fitrahnya yaitu fitrah perubahan dan pembaharuan.

Semuanya harus berubah, mustahil tidak berubah. Jika tidak mau berubah, dia akan menjadi korban perubahan. Akan digilas oleh perubahan. Makanya kalau kita tidak mau menjadi korban perubahan, kita harus menjadi pelopor perubahan dan pembaharuan.

Semangat perubahan dan pembaharuan adalah bagian penting dari gerakan dakwah. Dari sejak awal dalam manhaj takwiniyah kita tekankan bahwa harakatud dakwah (gerakan dakwah) adalah harakatut taghyiir (gerakan perubahan) dan harakatut tajdiid (gerakan pembaharuan). Kader-kader dakwah harus menjadi :

رُوْحٌ جَدِيْدَةٌ تَسْرِي فِي جَسَدِ الأُمَّةِ

Menjadi jiwa, semangat, moral baru, dan kekuatan baru yang mengalir di tubuh umat ini. Kita harus menjadi innovator perubahan dan pembaharuan di segala sector kehidupan. Jangan sampai bangsa ini tertinggal akibat segan berubah karena malas. Atau bahkan takut berubah, akibat mempertahankan kepentingan-kepentingan pribadi atau kepentingan-kepentingan kelompok/golongan. Karena perubahan dan pembaharuan berarti dinamisasi. Perubahan dan pembaharuan berarti repositioning segenap potensi bangsa.

Dengan musyarokah ini kita melakukan redinamisasi repositioning kita; politik, social, financial, budaya, sains dan teknologi. Kita harus mencapai posisi-posisi baru yang lebih maju, berdaya guna, dan berdaya saing. Juga lebih memberikan manfaat, bukan saja kepada bangsa ini, tapi juga bermanfaat kepada kemanusiaan. Karena bangsa muslim ini mengemban misi utama rahmatan lil’alamin.

Al-Musyarokah lil ishlah wal ihsan ( المشاركة للإصلاح والإحسان )

Karena kita mengemban misi rahmatan lil’alamin, maka musyarokah pun tujuannya adalah berkontribusi untuk selalu ishlah (melakukan reformasi). Ishlah berarti perbaikan dan selalu mengajak damai.

Musyarokah lil ishlah wal ihsan baru bisa kita gulirkan, kalau kita professional. Mempunyai kafaah muntijah (kesalehan kompetensi dan kemampuan produktif ) dan kafaah ijaabiyah (potensi dan kompentensi yang positif).

Kader-kader kita harus menjadi kader-kader unggulan di tengah-tengah pergaulan kehidupan berbangsa dan bernegara. Tafawwuq ma’nawiy berbasiskan tafawwuq iimaniiy, keunggulan moral berbasiskan keunggulan iman. Tafawwuq fikri berbasiskan tafawwuq ‘ilmi, keunggulan idealisme berdasarkan keunggulan penguasaan terhadap ilmu pengetahuan. Begitu juga tafawwuq ‘amaliy berdasarkan tafawwuq manhajiy, keunggulan dalam aktivitas berdasarkan keunggulan metode kerja. Sehingga seluruh lapisan masyarakat mendapatkan sentuhan ishlah wal ihsan dari kita. Seluruh lapisan masyarakat, segenap komponen bangsa, lintas partai, lintas ormas, lintas agama, lintas keyakinan, lintas suku, lintas pulau-pulau yang bertebaran beribu-ribu ini merasakan khuthuwat ishlahiyah dan khuthuwaat ihsaniyah kita.

Al-Musyarokah lit taqwiim wat tasydiid ( المشاركة للتقويم والتسديد )

Musyarokah kita bertujuan untuk berkontribusi dalam meluruskan dan mengakuratkan tujuan hidup dan perjuangan bangsa ini. Agar bangsa ini tidak menyimpang dari tujuan utamanya.

Allah memerintahkan kepada kita agar kita lurus, sesuai dengan fitrah diciptakannya.

فَأَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّينِ حَنِيفًا فِطْرَةَ اللَّهِ الَّتِي فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَا لا تَبْدِيلَ لِخَلْقِ اللَّهِ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لا يَعْلَمُونَ (الروم : ٣٠

Tidak ada bangsa atau umat atau bahkan makhluk yang bisa hidup baik, tenang, tentram dan sejahtera kecuali harus lurus dalam fitrahnya. Nilai-nilai fitrah ini adalah nilai-nilai kemanusiaan yang universal. Al-Qur’an mengokohkannya dengan nilai-nilai syar’iyyah.

Sebagai kader dakwah kita harus selalu waspada terhadap kemungkinan berbagai penyimpangan, penyimpangan diri dan penyimpangan di tengah-tengah umat dan bangsa ini. Kita harus menjadi unsur muqawwim (yang meluruskan) wat tasdiid (mengarahkan) agar bangsa ini jangan disorientasi.

Seluruh kader dakwah ini harus berusaha dan mampu mengkonsolidasi, mengkoordinasi, dan memobilisasi seluruh potensi positif konstruktif di dalam bangsa ini. Siapapun mereka, partai apapun mereka, ormas apapun mereka dan agama apapun mereka, suku bangsa apapun mereka. Penghuni pulau manapun mereka. Kita harus mampu melihat potensi positif dan konstruktif untuk membangun bangsa ini mencapai kesejahteraan, kedamaian dan kejayaannya.

Selain itu kita harus selalu berupaya untuk mempersempit ruang gerak, perilaku, dan peran potensi negative destruktif. Agar kehidupan berbangsa dan bernegara ini tidak terprovokasi, terpecah belah, terlemahkan, terkecoh , tergadaikan, bahkan terjual oleh potensi negative destruktif itu. Sehingga kehidupan bangsa kita tetap bersatu, damai, tentram dan bersemangat untuk kerja keras mencapai tujuan-tujuan nasional, yaitu menjadi bangsa dan Negara yang diridhai oleh Allah SWT.

Sejak awal, ikhwan dan akhwat digembleng diantaranya untuk misi amar ma’ruf nahi munkar. Dalam musyarokah lit taqwiim wat tasdiid inilah peran amar ma’ruf nahi munkar harus dilakukan dimanapun antum berada. Apakah di lembaga legislative, lembaga eksekutif atau yudikatif. Dalam mengelola jama’ah, kehidupan bermasyarakat, lembaga-lembaga social, pendidikan, kebudayaan, dan perekonomian. Tetap taqwim dan tasdiid adalah merupakan refleksi dari misi amar ma’ruf nahi munkar kita.


*)http://al-intima.com/taujih-ust-hilmi-aminuddin/ahdaful-musyarokah

*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

PIP PKS Mesir Adakan Pelatihan Metode Terjemah Koran Timteng

Hayyul Asyir, Kamis 23/2 PIP PKS Mesir melejitkan potensi kadernya dengan mengadakan pelatihan terbatas metode terjemah Koran. Pelatihan ini di adakan oleh tim sekretaris PIP di bawah pimpinan Ust. Muhammad Syadid. Pelatihan yang di ikuti oleh 11 orang peserta ini selain bertujuan untuk mengembangkan skill pribadi juga memperluas wawasan tentang dinamika Timur Tengah.

Pada awal pembukaan pelatihan, ustadz Syadid, Tim Sekretaris PIP yang juga sebagai direktur INFORMER menjelaskan tentang pentingnya skill menerjemah dan mengenal Koran-koran mesir sekaligus ciri khasnya masing-masing. Hal ini bertujuan agar peserta mengenal rubrik-rubrik dan kontens yang disajikan oleh masing-masing surat kabar.

Pada pembahasan materi kedua, lebih ditekankan prinsip-prinsip dasar dalam menerjemah, selingkung bahasa dan istilah-istilah yang sering di gunakan dalam surat kabar harian Arab. Pentingnya mengenal hal-hal diatas agar seorang penerjemah memehami etika dan kaedah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Pemateri ketiga Ust. Muhammad Jamaluddin mengajak peserta untuk memahami metode terjemah yang kreatif dan inovatif, agar bahasa yang digunakan oleh seorang penterjemah renyah di baca dan tidak terkesan kaku.

Di sela-sela acara Ust. Oktarizal Fiardi memberikan stimulan-stimulan dengan melemparkan beberapa pertanyaan berhadiah dan menguji peserta untuk menerjemah salah satu berita secara cepat dan cermat. Usai pelatihan seluruh peserta menerima sertifikat dari PIP PKS Mesir sebagi bentuk apresiasi kepada peserta.

*http://www.pksmesir.org/2012/02/pip-pks-mesir-mengadakan-pelatihan.html

*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

PKS Tolak Kenaikan Harga BBM Subsidi

Senin, 27 Februari 2012

Metrotvnews.com: Pemerintah dianggap masih mempunyai cara lain menekan kenaikan beban subsidi bahan bakar minyak (BBM). Yang mendesak adalah menekan kebocoran alokasi BBM subsidi yang diduga cukup tinggi.

"Kalau itu dilakukan, maka beban APBN 2012 masih cukup bertahan pada harga minyak sekarang ini," kata anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Achmad Rilyadi di Jakarta, Senin (27/2).

Jadi, menurutnya, kuncinya ada pada pengawasan pendistribusian BBM subsidi kepada yang berhak. Karena itu, ia mengatakan FPKS menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi dalam waktu dekat.

"Kami dari Fraksi PKS tidak setuju dengan kenaikan harga BBM dilakukan saat ini," tegas Achmad Rilyadi.

Ia menilai kondisi politik saat ini belum kondusif untuk menerima dampak kenaikan harga BBM subsidi. Namun, untuk rencana jangka panjang, menurutnya, kebijakan kenaikan harga BBM memang tidak bisa dihindari.

Pemerintah merencanakan menaikkan harga BBM bersubsidi sebagai cara menekan beban subsidi APBN 2012 yang meningkat karena tingginya harga minyak. Rencana tersebut akan dibicarakan dengan DPR pada Selasa (28/2) besok.

Menurut dia, citra lembaga politik terutama pemerintah dan DPR terus merosot belakangan ini. Kenaikan harga BBM yang berdampak merata ke seluruh strata masyarakat, akan menambah beban khususnya mereka yang berpenghasilan rendah.

"Kalau ditambah beban kenaikan harga BBM, saya khawatir akan menimbulkan gejolak sosial di masyarakat," ujarnya.

Ia juga menambahkan, pemerintah sebenarnya masih bisa

Salah satunya dengan menekan kebocoran alokasi BBM subsidi yang diduga cukup tinggi. "Kalau itu dilakukan, maka beban APBN 2012 masih cukup bertahan pada harga minyak sekarang ini," katanya.(Ant/BEY)


*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Cara Cepat Membubarkan Halaqah

Berikut ini adalah tiga cara cepat membubarkan halaqah yang disampaikan oleh ustadz Farid Dhofir, Ketua Bidang Kaderisasi DPW PKS Jawa Timur. Jika ketiga hal berikut dilakukan oleh murabbi, dalam waktu yang tidak lama kemudian, dijamin halaqah (khususnya halaqah awal) yang dipegangnya akan bubar.

Datang Terlambat

Menunggu adalah hal yang menjemukan bagi banyak orang, termasuk mutarabbi baru. Apalagi jika menunggu kedatangan murabbi yang tidak jelas apakah ia datang atau tidak, jadi halaqah atau tidak. Semakin lama murabbi terlambat, detik demi detik terasa semakin lama, mencemaskan sekaligus menjemukan.

Pada menit ke-25 dari keterlambatan murabbi setengah jam, mungkin mutarabbi sudah memutuskan untuk pulang dan berjanji pekan berikutnya takkan kembali. Atau mungkin mutarabbi bertahan menunggu, namun sudah ada catatan di benaknya: "orang seperti ini tak layak jadi murabbi. Ia tak menghargai waktu, apa mungkin ia bisa menghargai hal-hal lainnya. Halaqah mungkin masih berjalan, namun ruhnya jadi hilang; tak ada kepercayaan. Akhirnya pun bernasib sama: bubar.

Tanpa Persiapan

Yakni murabbi datang ke halaqah tanpa mempersiapkan materi/madah yang akan disampaikan. Ia hanya datang namun tidak membawa bekal. Materi yang disampaikan seingatnya saja, sama sekali tak berpedoman manhaj. Sudah begitu ia pun tak menguasai apa yang ia sampaikan, jadilah ia gado-gado ngalor ngidul tak karuan.

Materi yang kacau itu ditangkap mutarabbi. Ketidaksiapan itu tampak jelas di hadapan mutarabbi. Maka halaqah yang baru itu langsung memperoleh kesimpulan: "tak banyak manfaatnya berlama-lama di forum ini, lebih baik baca buku sendiri." Lalu bubarlah halaqah itu tak lama lagi.

Sibuk dengan HP

Jika murabbi tidak mematikan hp, tidak juga men-silent-nya, lalu beberapa kali halaqah yang baru itu terganggu nada dering, percakapan murabbi lewat hp-nya, tangannya disibukkan dengan sms, BBM, dan sejenisnya, mutarabbi yang merasa tidak diperhatikan cenderung tak lama bertahan. Lalu nasib halaqah pun wassalam.

Semakin lengkap ketiga poin ini dilakukan murabbi, semakin cepat halaqah itu bubar. Maka jika antum tak ingin halaqah cepat bubar, hindari ketiga hal tersebut. []

*http://www.bersamadakwah.com/2012/02/cara-cepat-membubarkan-halaqah.html


*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Karakter Pemimpin Arkanul Bai'ah

Berikut Kultwit dengan hesteg #pemimpin oleh Arya Sandhiyudha AS, juru ketik-nya pak Mahfudz Siddiq Ketua Komisi I DPR RI (aka aspri), juga Ketua Umum DPC PKS Menteng DKI, dan salahsatu peserta Konrad Adenauer School for Young Political Leaders of Asia 2012.

@AryaSandhiyudha

  1. #Pemimpin yang #Paham mau kemana, berjalan bersama, & menunjukan arah jalannya ; penuh harapan & menentramkan keyakinan

  2. #Pemimpin #Tulus ; sudi merugi tuk misi bersama, berenergi dlm kerja, giat berstamina ; Keberuntungan bila dipimpinnya

  3. #Pemimpin #Kerja : Menyelaraskn tiap Langkah dgn Tuntutan & Misi ; Melampaui standard Kerja dgn Ketekunan & Kompetensi

  4. hak #Pemimpin dalam jalan #Juang ; seperti ayah dlm ikatan hati, guru dlm ikatan ilmu, komandan dlm ikatan kebijakan

  5. Kemuliaan #Pemimpin bergantung kualitas #Pengurbanan nya ; Menipiskan porsi tuk dirinya, Menyumbang daya utk sesamanya

  6. #kepercayaan pada #Pemimpin, mbuat Gerak & Produktivitas slangkah lebih maju. Yg lain masih bertanya, dia sudah bekerja

  7. nilai #Persaudaraan seorang #Pemimpin ; Melunakkan ketegangan birokratis berlapis, merintis, model kesetaraan manusiawi

  8. #Pemimpin #Total ; mengawali bangun saat yg lain masih terlelap, mengakhiri tidur saat yg lain sudah terpejam.

  9. dalam kegentingan maupun keletihan, urat-syaraf #Pemimpin tetap segar-stabil utk menghadirkan #teguh batin yg dipimpin

  10. #kepatuhan yg dipimpin pada #Pemimpin, buah dari saling-mempercayai, saling-mencintai, saling-memahami, saling-melayani

  11. #Pemimpin & yg dipimpin terbingkai dlm kePahaman, Tulus, Kerja, Juang, Total, Pengurbanan, Kepatuhan, Keteguhan, Persaudaraan & Kepercayaan

  12. #Pemimpin yg menepati janji akan diridhoi Ilahi ; ditandai dgn tentramnya hati & dihadiahkanNya Sukses melaksana misi

  13. #Pemimpin tahu diri, saat Sukses ia mnyadari Allah Maha Perkasa ; saat Sukses tertunda ia myakini Allah Maha Bijaksana

  14. Telah diridhoi Allah, entitas beriman yg berjanji-setia ~di bawah pohon~ DIA tau isi-hati mrk, lalu ditentramkanNYA...

  15. ..& dihadiahkn Kemenangan ~yg dekat~ serta 'sarana kebaikan yg melimpah', Allah Maha Perkasa& Bijaksana (Al-Fath,18-19)


*https://twitter.com/#!/AryaSandhiyudha

*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Up Grading Bidpuan PKS Piyungan

Akhir Januari 2012 kemarin, Bidpuan DPC PKS PIYUNGAN mengadakan rotasi kepengurusan. Bidpuan yang sebelumnya diketuai oleh Bu Prapti Suwarni, kini diganti oleh Bu Nur Hidayah. Selain itu, sekretaris, bendahara dan PJ Pos WK juga mengalami pergantian. Rotasi kepengurusan yang baru diharapkan membawa angin segar bagi Bidpuan dan juga sebagai sarana pembelajaran kepemimpinan bagi kader akhwat dan ummahat di Piyungan.

Ahad, 26 Februari 2012 Bidpuan DPC PKS PIYUNGAN mengadakan Up Grading Pengurus dan PJ Pos WK sekaligus konsolidasi internal di Masjid Khalid bin Walid, Gampingan, Sitimulyo. Acara ini diikuti oleh pengurus Bidpuan DPC, pengurus bidpuan DPRa dan PJ Pos WK se Piyungan.

Sesuai agenda, pukul 08.30 acara dimulai dengan MC bu Layla dan tilawah oleh Mbak Aan. Selanjutnya sambutan ketua Bidpuan, bu Hida. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan kisah burung pipit dalam upaya turut serta memadamkan api raja Namrud. Pelajaran yang dapat diambil, dakwah kita mengajarkan kontribusi bukan posisi. Sekecil apapun kontribusi kita untuk dakwah ini pasti selalu berarti. Tidak ada yang sia-sia selama yang tanam adalah sebuah kebaikan, meski panennya entah kapan. Dari sini, para kader dan ummahat diharapkan semakin semangat dalam berkontribusi baik melalui taklim, Pos WK ataupun wajihah lainnya.

Acara selanjutnya adalah pengarahan umum dari Bidpuan DPD PKS Bantul yang diwakili oleh bu Nur Hayati, SE. Tugas dari Bidpuan ada dua : mengokokohkan keluarga dan membina keluarga. Perempuan, adalah pemimpin perubahan ; tinggal dipilih mana perubahan ke arah baik atau buruk. Oleh karena itu, optimalisasi peran kader baik melalui Pos WK, Majelis taklim ataupun lainnya sangat signifikan dalam proses pendidikan kaum perempuan. Karenanya, setiap kader diwajibkan aktif terlibat langsung dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dilingkungannya, dan lebih bagus lagi menjadi bagian dari struktur sosial masyarakat. Dengan peran-peran tersebut insyaalloh peluang kader untuk berkontribusi dalam perubahan dan perbaikan masyarakat semakin terbuka lebar.

Seiring bu Nur menutup paparan dan informasinya yang luar biasa, tampak mobil pembicara berikutnya memasuki halaman masjid. Sambil menunggu, panitia membagikan doorprize yang disambut riuh oleh peserta. Semua berlomba mendapatkannya. Lumayan, mencairkan keseriusan peserta.

Acara selanjutnya adalah materi inti yang disampaikan oleh Ust. Nurohman tentang Public Speaking. Ustadz yang sejak SD telah menjadi orator juga mubaligh kecil di daerahnya ini secara gamblang dan semangat berbagi ilmu kepada peserta up grading. Teorinya kelas dunia, tapi beliau menyampaikan dengan contoh kelas ndeso :) maksudnya, binaan Bidpuan DPC PKS PIYUNGAN memang mayoritas ibu-ibu kampung, jadi teori-teori mudah dimengerti dan asyik diikuti.

Ada tiga point besar yang beliau sampaikan :

1. Karakteristik komunikator ulung (ketulusan, pengetahuan, kemenarikan)

2. Bagaimana agak komunikasi publik tidak gagal (persiapan yang baik --materi, kenali audience-- miliki back up materi --kata kunci, ayat2, hadits--, praktekkan sebelum tampil.

3. Faktor-faktor yang mempengaruhi kemenarikan pembicaraan kita (tidak hanya mengandalkan kata, nada suara, visual expression -kontak mata, bahasa tubuh, ekspresi wajah)

Subhanalloh ... Luar biasa acara pagi sampai siang ini, penuh dengan nuansa keilmuan-ilmu yang luar biasa. Dipenghujung acara, semua PJ Pos WK diberikan buku Laporan Pos WK. Menurut bu Hida, buku ini sebagai sarana komunikasi sekaligus kerapian administrasi. Selama ini, administrasi Bidpuan kurang tertata rapi, sehingga kalau mencari arsip-arsip sibuk tanya sana - sini :)

Akhirnya...menjelang Dhuhur semua rangkaian acara telah paripurna, semoga ilmu yang didapat membawa manfaat sehingga menjadikan dakwah ke depan lebih baik. Amiin...

By : TiMedia


*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Fahri Hamzah: Isu Logo PMI, Kampanye Hitam terhadap PKS

Minggu, 26 Februari 2012

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah mengaku terkejut dengan isu permintaan pihaknya untuk mengubah logo Palang Merah Indonesia.

"Kita bicara mekanisme saja. Apa bisa seenaknya mengubah logo? Itu kan dibuat melalui undang-undang," kata Fahri saat dihubungi, Sabtu (25/2).

Dia menambahkan, isu-isu seperti itu fitnah dan kampanye hitam bagi partainya.

Kalau mau mengubah logo lembaga kemanusiaan itu, kata dia, harus melalui Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terlebih dahulu.

"Ini isu-isu kampanye hitam, PKS sering dapat begini," lanjut anggota Badan Kehormatan DPR itu.

Satu hal, PKS hanya mengurusi hal-hal yang bersifat substanstif.

Dihubungiu secara terpisah, Sekretaris Fraksi PKS Abdul Hakim juga membantah fraksinya mengusulkan perubahan logo PMI.

"Yang diusulkan oleh PKS adalah menjadikan PMI satu-satunya organisasi perhimpunan nasional yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan di Indonesia," kata Abdul lewat pesan pendek kepada Beritasatu.com.


*http://www.beritasatu.com/kesehatan/33674-debat-logo-pmi-pks-tuduh-kampanye-hitam.html



*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Gejolak di Balik Bilik

Sabtu, 25 Februari 2012

Oleh Anis Matta

Bahkan ketika kamu memiliki semua pesona fisik, jiwa, akal dan ruh, cintamu bukan saja mungkin tertolak dan kamu terluka di bawah hukum keserasaan dan keserasian. Lebih dari itu, kamu juga tidak bebas dari problematika kehidupan cinta dan asmara seperti yang dialami orang-orang biasa.

Dalam terminologi batin kehidupan, sebenarnya kita semua hanya orang-orang biasa, memiliki rasa orang-orang biasa, dan menghadapi persoalan cinta yang juga dialami orang-orang biasa.

Bahkan ketika sang kekasih setara dengan kamu pada pesona fisik, jiwa, akal dan ruhnya, itu juga bukan sebuah sertifikat bebas perkara kehidupan, yang dapat kamu tempel pada dinding kesadaranmu.

Tidak!!! Persoalan hidup adalah jatah setiap manusia, tidak peduli apakah ia orang baik atau bukan. Bahkan sumber persoalan hidup kita seringkali datang dari kebaikan hati kita. Seperti unta yang sabar; orang-orang hanya tahu memikulkan beban ke punggungnya tanpa pernah mendengar keluhannya. Kesabarannya adalah sumber masalahnya.

Yang membedakan mereka adalah bahwa mereka selalu “berada di atas” masalah-masalah mereka. Karena itu mereka selalu mampu “mengatasi” masalah-masalah mereka. Mereka selalu sanggup melampaui lorong gelap pada suatu potongan waktu kehidupan mereka.

Mereka selalu menang. Cerita mereka selalu berakhir bagus; tidak selalu karena endingnya penuh bunga dan senyum, kadang-kadang justru karena keputusan pahit yang mengharu-biru sebab ia lahir dari cinta yang ksatria.

Seperti ketika istri-istri Rasuiullah saw meminta tambahan perhiasan dunia. Apa yang salah dengan tuntutan itu? Itu datang dari istri-istri yang shalihah kepada seorang suami yang shalih. Itu bukan barang haram.

Tapi tuntutan itu berat bagi sang Rasul; bagaimana mungkin ia kembali kepada persoalan kecil seperti ini ketika ia sedang dalam perjalanan untuk melakukan sentuhan akhir dalam penyelesaian misi kenabiannya? Itu mengganggu dan menyedot perhatiannya justru ketika ia sedang membutuhkan konsentrasi penuh untuk menyelesaikan tugas akhirnya. Itu menyebabkan beliau “mendiamkan” mereka selama sebulan. Bahkan beliau menyendiri dan tidak ingin ditemui oleh sahabat-sahabat beliau.

Contoh itu mungkin terasa terlalu sophisticated. Mari kita ambil contoh lain. Suatu saat beliau berada di rumah Aisyah. Kemudian Saudah datang menemui beliau. Aisyah pun menawarkan kue yang baru saja dibuatnya. Tapi Saudah mengatakan, kue itu tidak enak. Aisyah tentu saja tersinggung. la pun menimpuk Saudah dengan kue itu. Dan Saudah membalasnya. Timpuk-menimpuk itu berlangsung sementara sang suami menyaksikannya sembari tertawa terbahak-bahak.

Oh, persoalan memang datang. Tapi selalu berlalu. Di balik bilik sederhana itu ada banyak gejolak. Tapi keteduhan selalu mengakhirinya.[]


*Buku Serial Cinta



*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Sepucuk Surat untuk Laki-Laki

Oleh Asma Nadia

Saya tidak tahu ke mana tepatnya sepucuk surat ini harus saya kirim agar benar-benar sampai tak hanya di tangan, tetapi juga hatimu.

Ketika kecil, ada banyak kecemburuan saya sebab Allah memberimu kegesitan, ketajaman logika, kekuatan, dan banyak kelebihan lain. Tetapi, lambat laun saya mengerti tak perlu cemburu sebab bukankah semua kelebihan itu akan kau gunakan untuk melindungi mereka yang lebih lemah, para perempuan seperti saya, juga anak-anak?

Tetapi, kenyataan di depan mata kemudian terasa menyesakkan. Beberapa istri menangis di hadapan saya, bercerita betapa mereka terkena pukulan dan tendanganmu, juga sasaran kalimat yang melecehkan. Rangkaian kata yang tak pernah saya harapkan terucap dari seorang pemimpin keluarga.

Kisah-kisah lain menghampiri saya. Seorang istri yang tak hanya teraniaya lahir batin, tapi kemudian juga menjadi pihak yang diadukan sang suami ke kepolisian. Kejadian yang membuat saya merenung. Bagaimana bisa seorang suami mengadukan ibu dari anak-anaknya, tanpa kesalahan yang jelas, ke polisi? Bukankah ketiadaan sang ibu apalagi jika kemudian harus berada di balik jeruji, merupakan kehilangan besar bagi anak-anaknya?

Tak hanya para istri, beberapa remaja mengirimkan email kepada saya. Salah seorang di antaranya bercerita, “Ketika lima anaknya lahir tak sekali pun bapak berada di sisi ibu. Hari-hari bapak dipenuhi kesibukan bersama perempuan lain. Sekalinya pulang, yang dilakukan bapak hanyalah memukuli ibu. Saya dan adik-adik membenci dan sampai kapan pun tak akan pernah memaafkan bapak!“

Ah, terlalu banyak luka. Tidakkah kau mengerti? Sedih dan kecewa seorang istri mungkin bisa disamarkan waktu sebab usia dan kedewasaan. Tetapi, luka yang kau goreskan ke dalam jiwa anak-anak akan abadi. Pada masanya, luka itu bisa menjelma pisau yang berbalik arah, ketika tubuhmu melemah, saat mereka justru semakin kuat.

Jika pada saat itu muncul begitu banyak kesempatan untuk berperan sebagai ayah, dan meluruskan langkah mereka dari melakukan kesalahan fatal, jangan kaget jika mereka tak mau mendengar sebab potret buruk yang kau tanamkan sejak mereka kecil.

Untuk jiwa-jiwa yang sedang tumbuh itu, saya mohon agar tak ada lagi luka yang kau ukir atas nama kekuatan. Sayang harapan itu diuapkan waktu. Kemarahan saya kembali terusik. Seorang pedagang sayur diperkosa pagi-pagi buta di dalam angkot. Selang sebulan berita lain muncul. Mahasiswi kebidanan diperkosa lima lelaki di dalam kendaraan umum.

Ke mana perginya lelaki yang seharusnya melindungi? Laki-laki yang seharusnya menggunakan kekuatannya untuk meringankan mereka yang lemah, yang pada bidang dada mereka, perempuan menyandarkan resah dan persoalan? Sosok kuat yang seharusnya bangga jika bisa menyelamatkan orang lain, termasuk dari nafsu mereka dan bukan sebaliknya. “Semua bersumber pada cara mendidik anak lelaki yang salah!“ ujar seorang sahabat berapi-api.

Sekitar 17 tahun menikah, alhamdulillah saya termasuk yang menerima kebaikan didikan ayah dan ibu mertua terhadap anaknya. Juga beberapa sahabat yang mengarungi pernikahan puluhan tahun dalam kebahagiaan. Setitik optimistis menelusup di hati. Tak semua lelaki sepertimu. Masih banyak yang baik. Menatap putra saya, kekhawatiran itu muncul, meski kemudian saya kalahkan dengan doa. Mudah-mudahan ia tumbuh menjadi lelaki sejati, memenuhi takdir sebagai pemimpin, yang mengayomi dan melindungi.

Dan, untuk semua perempuan yang menjadi korban, semoga hukum tegak saat lelaki di sekitar mereka melakukan kezaliman atas kelemahan perempuan. Meski para lelaki itu juga memiliki ibu, adik, kakak, atau istri dan anak yang tentu ingin mereka lindungi agar tak ternoda.

Jatuhkan hukuman seberat-beratnya bagi pemerkosa agar mereka jera. Agar nafsu tak mudah tergelincir sebab ada dinding kokoh yang tak hanya membatasi, juga berfungsi. Agar tenang anak-anak dan remaja putri kita menuntut ilmu. Agar para perempuan yang terpaksa menembus kegelapan dini hari demi memberi nafkah halal bagi keluarga tak diliputi kecemasan. Begitulah surat ini saya tulis.[]


*REPUBLIKA (25/2/12)



*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

PKS Pelajari Kiat AKP Turki Menang Pemilu 3 Kali

Kemenangan Adalet ve Kalkinma Partisi (AKP/Partai Keadilan dan Pembangunan) dalam tiga pemilu terakhir di Turki menginspirasi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Partai berlambang padi dan bulan sabit kembar ini pun mempelajari kiat kemenangan kepada partai pimpinan Recep Tayiv Erdogan tersebut.

"Apa yang telah diraih AKP dengan terus memperoleh suara mayoritas dalam tiga pemilu terakhir di Turki merupakan fenomena. Kita ingin belajar banyak bagaimana mereka memperoleh kemenangan," kata Wakil Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri (BHLN) DPP PKS, Taufik Ramli Wijaya dalam Coffee Morning bertajuk 'Kiat Partai Politik Meraih Dukungan; Studi Kasus Keberhasilan AK Parti di Turki', di kantor DPP PKS, Jakarta, Jumat (24/2).

Taufik menyampaikan, AKP sebagaimana halnya PKS merupakan partai yang baru lahir. "Umurnya baru 10 tahun. Namun dalam usia yang masih relatif muda AKP berhasil menjadi partai berkuasa," ujar Taufik.

Menjawab pertanyaan tentang kiat keberhasilan meraih dukungan, Ketua Bidang Kepemudaan AKP, Adam Ali Yilmaz mengatakan, penokohan merupakan kunci keberhasilan AKP. Erdogan, kata Adam, merupakan tokoh yang sangat dikagumi di Turki.

"Sekitar 70 persen kemenangan AKP ditentukan oleh ketokohan Erdogan," jelas dia.

Kunci keberhasilan lainnya adalah AKP selalu berusaha dekat dengan rakyat, berusaha memberikan solusi terhadap beragam persoalan yang dihadapi masyarakat.

Adam juga mengemukakan, meskipun sudah menjadi partai pemenang, AKP tetap ingin belajar dan menimba pengalaman dari partai-partai lain di dunia, termasuk dari PKS.

"Kami juga ingin belajar dari PKS. Karena PKS dikenal cukup baik dalam hal kaderisasi dan pembinaan kaum muda," urai Adam.

Kehadiran pengurus AKP ke PKS merupakan kunjungan balasan. Sebelumnya sejumlah pengurus PKS sudah melakukan kunjungan ke kantor pusat AKP, baik di Ankara maupun Istanbul. Bahkan PKS sempat mengirimkan tim observer dalam Pemilu Turki beberapa waktu lalu. Salah satu kegiatannya adalah mempelajari manajemen kampanye AKP.


*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Muhammadiyah dan PKS Akan Selalu Bersinergi

suaramerdeka.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan ormas Muhammadiyah selalu akan bertemu di satu titik, yakni dakwah Islam. Inilah yang menjadi sebuah sinergi antara partai Islam dan ormas yang didirikan KH Ahmad Dahlan itu.

"Meskipun di ranah partai politik, PKS adalah partai berasaskan Islam, sehingga selain sebagai unsur civil society yang mengontrol kebijakan, juga harus terus menguatkan masyarakat dari bawah membentuk masyarakat yang Islami," ujar Wakil ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jateng Drs H. M. Fattah Santoso.

Hal itu diungkapkan, ketika menerima kunjungan silaturrahim dari jajaran pengurus DPW PKS Jateng, Kamis (23/2) di kantor PW Muhammadiyah, Jl Singosari Raya Semarang. Pertemuan tersebut juga dihadiri Ketua Umum PW Muhammadiyah Jateng KH Drs, Musman Tholib, M.Ag, Wakil Ketua Prof. Dr. H. Achmadi dan sejumlah pengurus teras lainnya.

Adapun dari jajaran pengurus DPW PKS Jateng dipimpin langsung oleh Ketua Umum Drs Fikri Faqih, MM dengan disertai jajaran pengurus harian dan anggota fraksi PKS Jateng.

Sementara Ketua Umum PW Muhammadiyah Jateng KH Drs, Musman Tholib, M.Ag berharap agar pertemuan ini tidak hanya sekali, namun harus terus dibangun guna memperlancar komunikasi. "Semoga selalu menghadirkan barokah dan rahmat dari Allaah karena silaturahim ini" tambah Musman.

Musman juga berpesan pada kader-kader PKS, untuk benar-benar selalu meluruskan niatnya bahwa mendirikan partai hanya sebagai sarana bukan tujuan, untuk kemuliaan Islam dan umat Islam.

Dia juga berharap, PKS bersama parta-partai Islam dan ormas Islam untuk selalu dapat berkoordinasi agar mampu mewujudkan Indonesia sejahtera. “Saya berharap perjuangan di Indonesia melalui jalur dakwah dan politik bisa selalu bersinergi dan melengkapi satu sama lain, terutama antara PKS dengan Muhammadiyah,” ujarnya.


*http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2012/02/24/110510/Muhammadiyah-dan-PKS-Akan-Selalu-Bersinergi-

*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Relasi Dakwah dan Kekuasaan

Jumat, 24 Februari 2012




Oleh: H. Abdullah Haidir, Lc
Ketua MPW PKS Arab Saudi




Mengamati sejarah para nabi, kita dapatkan ada Nabi yang jadi penguasa/pejabat, ada pula Nabi yang menyampaikan dakwahnya di depan penguasa. Maka, relasi antara dakwah dan kekuasaan, sebagaimana diungkapkan oleh Abul Hasan An-Nadawi, adalah di antara dua; Menyampaikan nilai keimanan kepada orang yg sedang duduk di kursi kekuasaan, atau mengantarkan orang beriman pada kursi kekuasaan.

Yang mana saja dari keduanya yang lebih dahulu sampai dan lebih bermanfaat, maka kita menyambutnya dengan gembira, terlepas apakah kita lebih cenderung pada salah satu dari keduanya.

Berlapang dada, apalagi jika saling membantu dan menyempurnakan dalam hal ini, tentu lebih baik, bukan? ketimbang saling tuding dan menafikan peran masing-masing.

Moga kita selalu diberikan kepahaman dan keikhlasan serta kelapangan dada dalam setiap langkah dakwah dan kehidupan. []




*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Anis: PKS Tolak Usulan Kenaikan Harga BBM

Kamis, 23 Februari 2012

Senayan - PKS menyatakan menolak usulan pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Sebab, hal itu dianggap tidak reaslistis.

"Fraksi PKS sudah memutuskan menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM, yang akan dilaksanakan pada 1 April nanti. Sebab, situasi politik dalam negeri saat ini belum kondusif. Sehingga dikawatirkan hal itu dapat memincu terjadinya konflik, akibat inflasi," ujar Sekjen PKS Anis Matta di Gedung DPR, Kamis (23/2).

Anis mengatakan, seharusnya kalau pemerintah akan melakukan langkah-langkah seperti ini, kebijakannya tidak hanya pada persoalan BBM saja. Tetapi juga pemerintah melakukan pembenahan kebijakan energi yang fundamental terlebih dahulu.

"Jadi, kebijakan menaikkan BBM ini kan sebenarnya hanya satu bagian dari keseluruhan regulasi BBM kita. Sebenarnya, yang justru tidak terlihat oleh masyarakat kita adalah keseriusan pemerintah dalam hal perencanaan atau membuat regulasi persoalan energi ini secara komprehensif," tegasnya.

Menurut Anis, sebelum pemerintah memutuskan untuk malukan konversi BBM ke energi lainnya, seperti gas dan panas bumi juga, maka sebaiknya secara keseluruhan kebijakan energi nasional diselesaikan. Mesti ada satu paket kebijakan nasional dalam pengelolaan energi ini.

Jadi, kalau cuma sekadar menaikkan harga BBM, itu hanya menyelesaikan satu persoalan kecil saja yang bersifat jangka pendek. Sementara persoalan jangka panjangnya belum dipikirkan," tegasnya.

Pemerintah tidak bisa menaikkan harga BBM karena alasan harga minyak dunia saat ini terus bergerak naik (120 USD per barel) akibat ketegangan antara Iran dan Israel saat ini.

"Makanya, jika kita punya paket kebijakan nasional soal energi yang komprehensif, dan meski harga minyak dunia meroket, maka tidak akan terpengaruh. Sebab, sudah ada antisipasinya. Jadi, solusinya tidak sekadar menaikkan harga BBM sebagaimana usulan pemerintah saat ini," tegasnya.


*www.jurnalparlemen.com/news/2012/02/anis-pks-tolak-usulan-kenaikkan-harga-bbm


*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Tamsil: KPK Harus Proses 2000 Transaksi Mencurigakan, Jangan Cuma Wacana

KOMPAS - Pimpinan Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Tamsil Linrung mengaku sudah lama mendapatkan informasi adanya sekitar 2.000 transaksi keuangan mencurigakan yang melibatkan anggota Dewan, khususnya Banggar.

"Sudah lama itu. Dari dulu kita juga sudah dengar," kata Tamsil, di Kompleks DPR, Jakarta, Kamis (23/2/2012).

Pernyataan Tamsil menanggapi pernyataan Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan M Yusuf yang menyebut tengah mengusut 2.000 transaksi mencurigakan yang melibatkan anggota DPR. Hal itu diungkap ketika rapat kerja dengan Komisi III awal pekan ini.

Tamsil meminta agar PPATK menuntaskan temuan itu agar tidak hanya menjadi isu.

"Enggak usah diwacanakan. Sudah, dua ribu (transaksi) itu langsung proses. Laporkan ke KPK daripada gini-gini terus cuma ramai di media," kata dia.

Tamsil mengaku tak dapat memastikan ketika ditanya apakah tidak ada permainan di internal Banggar.

"Siapa yang bisa jamin teman-teman?," kata politisi PKS itu.

Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas mengatakan, pihaknya akan mengusut kasus itu setelah menerima laporan hasil analisa dari PPATK.

"Pastinya setiap laporan akan kami respon. Tapi sementara ini saya belum tahu yang 2.000 (transaksi) itu laporannya sudah lengkap atau tidak. Tapi dari PPATK sudah ada permintaan untuk penyelidikan," kata Busyro.



*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Kritik Terbuka kepada Jama'ah

Oleh Muhammad Ahmad ar-Rasyid*
(Tokoh Senior IM)

Abu Ma'bad Abdullah bin 'Ukaim al-Juhani, seorang senior tabi'in mukhadhram (seorang yang hidup di masa Nabi Muhammad saw namun ia tidak pernah bertemu dengan beliau saw) mengungkapkan rasa kecewa, sesal dan sedih yang sangat mendalam setiap kali mengingat ucapan-ucapannya yang terlontar kepada 'Utsman bin 'Affan r.a.

Dia menasehati utsman dengan terang-terangan, ia mengira bahwa Utsman mempunyai keburukan-keburukan, -semoga Allah menjauhkan Utsman dari keburukan-keburukan itu- kemudian perkataan nasehat (kritik) Abdullah bin 'Ukaim ini disalahgunakan oleh orang-orang yang mempunyai kepentingan diri atau kelompok mereka (ashhab al-ahwa'), lalu menghalalkan darah Utsman dengan memperalat kata-kata yang dilontarkannya atau sejenis kata tersebut.

Mereka menumpahkan darah Islam,
bukan karena jahil dan bukan pula karena tersalah,
tapi mereka telah mengusahakannya dengan sengaja

Pada sebuah halaqah studi yang diadakan di Kota Medinah dalam rangka melatih dan memahamkan segala kesilapan dan kekhilafan yang terjadi setelah masa fitnah perang saudara tempo dulu, Abdullah bin 'Ukaim meyampaikan kuliahnya kepada para pejabat negara Islam dengan meringkas semua pengalaman para mukhlisin (mereka yang ikhlash), ia berkata:

لا اُعِيْنُ عَلَى دَمِ خَلِيْفَة اَبَدًا بَعْدَ عُثْمَانَ

"Saya tidak akan ikut membantu penumpahan darah seorang khalifahpun setelah masa Utsman selamanya".

Perkataan ini, jelas merupakan sesuatu yang mengejutkan dan menarik perhatian masyarakat terhadap lbnu 'Ukaim, karena semua orang tahu bahwa ia sama sekali tidak pernah ikut dalam peristiwa pembunuhan Khalifah 'Utsman.

Semua hadirin heran dan merenungkan pengakuan ini. Mereka saling pandang karena ucapan yang keluar dari lelaki saleh ini, apakah gerangan yang terjadi pada diri syaikh Mukmin yang tak bersalah ini, ia sama sekali tidak pernah mengangkat pedang di depan Utsman, tetapi ia menuduh dan menyesali dirinya atas suatu kejahatan yang tidak pernah ia lakukan.

Lalu seorang laki-laki memberanikan diri bertanya kepada Ibnu 'Ukaim: "Wahai Abu Ma'bad, apakah benar Anda telah ikut membantu penumpahan darah Utsman?", Ibnu 'Ukaim menjawab:

اِنِّيْ لأرَى ذِكْرَ مَسَاوِئِ الرَّجُلِ عَوْناً عَلَى دَمِهِ

"Sesungguhnya aku meyakini bahwa menyebut keburukan seseorang sama dengan membantu menumpahkan darahnya".

Di sini, Abdullah bin 'Ukaim menuduh dirinya sendiri telah menumpahkan sebagian darah Utsman, karena ia dapat menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri bahwa apa yang disangkanya kebenaran itu telah dieksploitasi oleh masyarakat awam ketika ia mengucapkan hal itu, dia juga menyaksikan betapa besar pengaruh perkataannya dan bagaimana mereka mengembangkan dan memelintir perkataan tersebut sehingga mereka membunuh Khalifah 'Utsman bin 'Affan r.a.

Ungkapan seperti itu adalah sebuah ungkapan dari perasaan jiwa yang lurus dan ungkapan taubat yang keluar dari lidah Ibnu 'Ukaim, sedangkan ia tidak pernah membenci Utsman ketika mengucapkan ungkapan kritikan tersebut, tidak terbayang dalam pikirannya untuk berbuat sewenang-wenang terhadap Utsman karena anaknya pernah berkata: “Ayahku, semasa hidupnya mencintai Utsman”.

Hal ini berarti bahwa kritik yang diucapkan oleh Ibnu 'Ukaim tersebut diungkapkan dengan bahasa seorang pecinta dengan segala kelembutan dan kesopanannya, namun demikian hal itu mengakibatkan kerusakan yang tidak terduga.

Kejadian di atas adalah sebuah contoh kerusakan akibat kritik terbuka dengan bahasa yang baik. Bagaimanakah jadinya sekiranya kritik tersebut disampaikan dengan bahasa yang buruk dan kasar?

Sesungguhnya generasi baru da'wah Islam kontemporer -dalam masa mengkaji sebab akibat fitnah masa lalu- dituntut untuk memperhatikan dengan seksama hikmah dan pelajaran berharga lagi penting dari peristiwa Abdullah bin 'Ukaim dan ungkapan pengalamannya yang jujur di atas.

Janganlah bersikap sembrono wahai para da'i, sesungnya hal-hal semacam ini adalah hasutan finah di sekelilingmu untuk menumpahkan darah da’wah .

Awaslah dan perhatikanlah keburukan dirimu sendiri. Jagalah pendengaranmu. Sampaikanlah nasehat dan kritikanmu itu secara tertutup ... Janganlah kamu membantu penumpahan darah da’wah ini dengan lidahmu.


*)dikutip dari Kitab AL-'AWAA'IQ (Seri Fiqh Dakwah-Robbani Press)

*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Elektabilitas Dede Jauh di Bawah Heryawan

Rabu, 22 Februari 2012


Bandung - Pamor pasangan Iwan Sulandjana dan incumbent Dede Yusuf masih jauh dibandingkan dengan incumbent lainnya, Ahmad Heryawan. Apalagi jika dilihat dari elektabiltas daya pilih, Dede Yusuf masih jauh ketimbang Ahmad Heryawan.

"Kalau dilihat secara pamor keartisan mungkin Dede Yusuf menang. Tapi secara incumbent masih jauh di bawah Ahmad Heryawan. Apalagi dari segi elektabilitas daya pilih, itu lebih tinggi Ahmad Heryawan," kata Pakar Politik Unpar Asep Warlan Yusuf kepada INILAH.COM, Selasa (21/2/2012).

Alasannya, lanjutnya, kiprah Dede Yusuf sebagai Wakil Gubernur Jabar belum bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Mungkin bisa dikatakan program yang berhasil dilakukan oleh Dede Yusuf hanya batik saja.

Menurutnya, yang menjadi permasalahan hingga kini belum ada karya nyata yang dipersembahkan Dede Yusuf untuk masyarakat Jawa Barat. Makanya, walaupun sebagai Wagub Jabar itu tak menjamin akan memuluskan langkahnya di Pilgub nanti. "Pamornya sebagai Wagub itu kan tidak ringan, substansi sebagai incumbent belum menjamin Dede Yusuf (dalam Pilgub)," paparnya.[ang]

*http://www.inilahjabar.com/read/detail/1832855/elektabilitas-dede-jauh-di-bawah-heryawan



*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Hubungan Batin Antara Murabbi dan Mutarabbi




Oleh: Musyafa Ahmad Rahim
Ketua Kaderisasi DPP PKS




Seorang murabbi yang sukses, ia akan mampu menciptakan hubungan yang sangat kuat dengan sang mutarabbi, bahkan sampai ke tingkat hubungan batin, yang:
- Tidak perlu lagi mempergunakan bahasa perintah atau larangan.
- Bahkan tidak perlu lagi mempergunakan bahasa isyarat dan bahasa tangan
- Bahkan berbagai urusan sering terjalin melalui mimpi.

Contoh Kasus (1):

Dalam sebuah halaqah, dan selagi sang murabbi asyik mengisi dan mengelola halaqah, ada seorang mutarabbinya yang sering berdiri dan meninggalkan tempat halaqah.
Adakalanya ia mengambil air untuk sang murabbi, terkadang air hangat, terkadang air dingin, terkadang teh manis, terkadang juice dan sebagainya.

Terkadang ia berdiri dan pergi untuk mengambil pulpen, atau spidol, atau penghapus dan sebagainya.

Terkadang ia maju ke depan untuk menghapus atau untuk urusan lainnya.
Semua ini dilakukan oleh sang mutarabbi persis seperti yang dikehendaki oleh murabbinya, tanpa kata, dan bahkan tanpa isyarat.

Contoh Kasus (2):

Sering sekali seorang mutarabbi bermimpi mendapati sang murabbinya sedang sakit, maka ia pun pergi ke sana.
Terkadang membawakan obat untuknya.
Terkadang ia membawakan makanan khas untuknya.
Terkadang sekedar untuk menjenguk saja.

Contoh Kasus (3):

Pernah seorang murabbi, karena profesinya sebagai seorang ahli tehnik sipil, bermimpi bertemu dengan seorang mursyid.

Dalam mimpinya dia dipesan untuk mendesign rumah khusus beliau, padahal sang mursyid telah memiliki rumah.

Sang mutarabbi mencoba menta'wilkan mimpinya, dan dugaannya bahwa sang mutarabbi diminta untuk mempersiapkan kuburan untuk sang mursyid.

Pagi harinya, sekretaris pribadi mursyid mendatangi sang mutarabbi dan menyampaikan salam dari mursyid agar sang mutarabbi memperbaiki lokasi kuburan para mursyid.

Sudah ada 4 kuburan murysid di lokasi sana. Maka sang mutarabbi pun segera memperbaiki kawasan kuburan para mursyid itu; memperbaiki jalanannya dan membersihkan lokasinya.

Selesai sang mutarabbi mengurus kuburan para mursyid itu, ia pun mendapatkan berita bahwa mursyid yang ditemuinya dalam mimpi meninggal dunia, menyusul 4 mursyid sebelumnya dan sang mursyid itu pun di kuburkan di lokasi yang baru-baru ini ia urus dan ia perbaiki.



*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Kenaikan BBM, Pemerintah Jangan Berfikir Instan dan Jangka Pendek

Jakarta (22/2) - “Tenggat waktu 1 April kalau dikaitkan dengan kenaikan BBM harus merubah klausul pasal 7 ayat 6 Undang Undang APBN 2012 yang menyatakan harga eceran BBM tidak naik!” Demikian disampaikan oleh Mardani, anggota Komisi VII DPR RI yang membidangi energi menanggapi Jero Wacik, Menteri ESDM yang akan menaikkan harga BBM pada 1 April 2012.

Di satu sisi, semangat Menteri ESDM Jero Wacik untuk menyelesaikan masalah membengkaknya subsidi BBM akibat kenaikan harga minyak mentah dunia dengan menaikkan harga BBM dalam negeri perlu diacungi jempol.

Namun, hendaknya Menteri juga harus realistis dan jangan selalu berifkir instan dan jangka pendek. Kalau target waktu 1 April yang akan datang sebagaimana disampaikannya di Istana Negara (21/02/2012), jelas tidak mungkin karena itu adalah tenggat waktu terkait pembatasan BBM. “Jelas sangat tidak mungkin!” Mardani menegaskan.

Merubah suatu ayat atau pasal dalam undang-undang tidak bisa instan seperti membalikkan telapak tangan. Apalagi ini terkait APBN, banyak program-program Pemerintah dan aspirasi masyarakat yang harus disesuaikan dengan prioritas kerja dan kapasitas keuangan yang ada. Demikian penjelasan Mardani.

Mardani yang berasal dari Dapil Jabar VII (Bekasi, Karawang dan Purwakarta) ini menambahkan, “Melakukan perubahan APBN tidak cukup dalam 1 bulan! Apalagi ini termasuk hal yang sangat krusial”.

“Namun, yang lebih penting lagi adalah bahwa dalam menata Kebijakan Energi ini tidak dapat dilakukan secara instan dan parsial, karena banyaknya pihak yang berkepentingan dengan masalah energi yang harus dilibatkan, sehingga harus ditata secara cermat, komprehensif dan berkelanjutan. Di sisi lain mulai sekarang Pemerintah harus berfikir bagaimana agar penggunaan energi menjadi efisien dan menghindarkan keborosan!” Tukas Mardani mencoba menjelaskan lebih jauh.

“BBM secara Nasional digunakan 67% untuk transportasi, padahal kita tahu transportasi darat selalu diwarnai kemacetan”. Mardani yang juga salah satu Ketua DPP PKS mencoba menggambarkan masalah yang dihadapi.

“Oleh karenanya tidaklah aneh jika intensitas energi (energi yang dibutuhkan untuk meningkatkan gross domestic product (GDP) atau produk domestik bruto) dan elastisitas energi (pertumbuhan kebutuhan energi yang diperlukan untuk mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi) bangsa Indonesia terhitung tinggi jika dibandingkan dengan negara-negara lain. Dengan Malayasia saja kita kalah, intensitas di Malaysia adalah 493 TOE (ton oil equivalent) /juta US$ sementara Indonesia intensitasnya sebesar 565 TOE / juta US$. Sedangkan elastisitasnya Malayasia sebesar 1,8 dan Indonesia 2,69”. Papar Mardani yang menyelesaikan doktoral tekniknya di Universitas Teknik Malayasia.

“Jadi kita ini masih boros! Program konservasi inilah yang harus dipikirkkan lebih jauh oleh Menteri ESDM. Bagaimana efektivitas PP no 70 tahun 2009 tentang Konservasi Energi ini sudah berjalan?” Mardani mempertanyakan.

“Adakah program konservasi ini juga berlaku untuk transportasi? Sepertinya tidak! Karenanya PP ini harus diperbaiki, jika perlu ditingkatkan menjadi Undang Undang agar bangsa ini tidak terbelenggu oleh subsidi energi yang terus membengkak!”. Imbuh Mardani seraya berharap adanya perubahan yang mendasar dalam kebijakan bidang energi ini.


*http://pks.or.id/content/kenaikan-bbm-pemerintah-jangan-berfikir-instan-dan-jangka-pendek



*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia
 
© Copyright PKS PIYUNGAN 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com | Redesign by PKS PIYUNGAN