Ahad, 30 Oktober 2011 ini adalah ahad kesekian kalinya ibu-ibu ta'lim PWK (Pos Wanita Keadilan) dusun Munggang Sitimulyo Piyungan belajar membaca Al Qur'an. Selama bulan ramadhan kemarin libur total karena ada acara takjilan di masjid setiap sore. Seminggu setelah hari raya idul fitri - saya selaku penanggungjawab baru saja pulang dari mudik - para peserta sudah minta aktifitas dua pekanan sekali ini dimulai. Ahad kemarin adalah pertemuan ke-4 pasca idul fitri.
Taklim ibu-ibu binaan Bidang Kewanitaan PKS Piyungan yang sudah berjalan lebih dari 4 tahun ini berjumlah 20 orang. Pesertanya stabil, tidak nambah tidak berkurang. Sudah diupayakan mengajak yang lainnya, tapi belum ada perubahan. Tingkat kehadiran hampir selalu 100% dan selalu on time. Apabila ada yang terpaksa berhalangan hadir, pasti mereka menyampaikan ijin sebelumnya.
Bertempat di rumah bu Sulastri, tepat pukul 16 acara dimulai. Salah satu perubahan yang positif adalah, pemandu acara alias MC dilakukan secara bergantian. Namanya juga latihan, masih banyak lucu-lucunya. Bahkan Bu Minten yang usianya diatas 50 tahun, dua minggu sebelumnya sudah minta dibuatkan teks dan berlatih tiap hari dengan anaknya. Subhanalloh, luar biasa bertanggungjawab akan amanah yang akan diembannya, dengan melakukan persiapan sebaik-sebaiknya.
Setelah tadarusan selesai, hidangan dari tuan rumah disajikan. Sambil menikmati snack dan teh anget, saya menyampaikan materi tentang "Keutamaan 10 Hari Pertama Dzulhijjah" dengan sumber www.pkspiyungan.blogspot.com :)
Melihat logo partai pada layar bagian atas, seorang ibu disamping saya bilang : "PKS pinter yaa bu. Masuk internet"
Saya hanya menjawab "Alhamdulillaah budhe..." Lha, kalau dijawab panjang malah membuat si ibu bingung.
Menjelang adzan Maghrib, acara hari ini pun usai. Insyaallooh, dua pekan lagi bertemu di majelis yang sama di rumah bu Giyarti dengan MC bu Lastri.***
*)Reporter: Hida Nur Hidayah
*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia
Taklim ibu-ibu binaan Bidang Kewanitaan PKS Piyungan yang sudah berjalan lebih dari 4 tahun ini berjumlah 20 orang. Pesertanya stabil, tidak nambah tidak berkurang. Sudah diupayakan mengajak yang lainnya, tapi belum ada perubahan. Tingkat kehadiran hampir selalu 100% dan selalu on time. Apabila ada yang terpaksa berhalangan hadir, pasti mereka menyampaikan ijin sebelumnya.
Bertempat di rumah bu Sulastri, tepat pukul 16 acara dimulai. Salah satu perubahan yang positif adalah, pemandu acara alias MC dilakukan secara bergantian. Namanya juga latihan, masih banyak lucu-lucunya. Bahkan Bu Minten yang usianya diatas 50 tahun, dua minggu sebelumnya sudah minta dibuatkan teks dan berlatih tiap hari dengan anaknya. Subhanalloh, luar biasa bertanggungjawab akan amanah yang akan diembannya, dengan melakukan persiapan sebaik-sebaiknya.
Setelah tadarusan selesai, hidangan dari tuan rumah disajikan. Sambil menikmati snack dan teh anget, saya menyampaikan materi tentang "Keutamaan 10 Hari Pertama Dzulhijjah" dengan sumber www.pkspiyungan.blogspot.com :)
Melihat logo partai pada layar bagian atas, seorang ibu disamping saya bilang : "PKS pinter yaa bu. Masuk internet"
Saya hanya menjawab "Alhamdulillaah budhe..." Lha, kalau dijawab panjang malah membuat si ibu bingung.
Menjelang adzan Maghrib, acara hari ini pun usai. Insyaallooh, dua pekan lagi bertemu di majelis yang sama di rumah bu Giyarti dengan MC bu Lastri.***
*)Reporter: Hida Nur Hidayah
*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia
























