NEWS UPDATE :

RAMADHAN MERIAH INDONESIA BERKAH

Minggu, 31 Juli 2011


Silahkan hitung .. di bulan Ramadhan terdapat bisnis-bisnis yang menguntungkan:

1. Amalan sunnat = pahala fardhu.
2. Amalan fardhu = 70 fardhu di luar Ramadhan.
3. Satu huruf Al-Qur'an = 10 kebaikan
4. Lailatul Qadar = 1000 bulan
5. Yang dibebaskan dari neraka setiap malam 70.000 x 30 malam = 2.100.000

Ramadhan adalah bulan pasar "kaget", ada yang untung dan ada yang rugi, pilih yang mana?

*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia

Aksi Simpatik Sambut Ramadhan Kader PKS DPRa Sitimulyo di Pasar Wage

Reporter: Titik Wijayanti*
Sabtu, 30 Juli 2011, tak ketinggalan pula kami dari DPRa PKS Sitimulyo juga mengadakan Tebar Bunga dan Jadwal Imsakiyah. Sesuai dengan agenda awal DPRa Sitimulyo bertugas di wilayah Komplek Pasar Wage.

Pukul 6.00 WIB ditengah kesibukan para kader sebelum bekerja mereka meluangkan waktunya untuk mengemban amanah dakwah. Kader Akhwat, Ummahat dan Ikhwan sudah berkumpul dan mempersiapkan bunga dan jadwal imsakiyah. Sebelum kami memasuki pasar tak lupa Sang Ketua DPRa Al-akh Parman Mas'ul memimpin doa, agar kegiatan berjalan lancar.

Para kader dibagi menjadi beberapa kelompok dan setiap kelompok 2 orang, Pedagang dan pengunjung pasar antusias sekali dengan apa yang kami bawa, sebelum kami berikanpun mereka sudah ada yang meminta duluan, dan kebetulan mereka juga belum mempunyai jadwal Imsakiyah. Yang menarik lagi ada bunga juga, merekapun tak hanya meminta satu atau dua, katanya untuk oleh-oleh cucunya dirumah biar gak rebutan..


Tak kurang dari satu jam jadwal dan bunga yang kami pegangpun alhamdulillah habis tersebar. Selamat mempersiapkan diri tuk sambut Ramadhan 1432 H. Mari kita kuatkan iman, bersama menyongsong bulan penuh,Rahmah, Maghfirah dan berkah ini....

Marhaban Yaa Ramadhan....

*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia

DPRa PKS Srimulyo Bagikan Jadwal Imsakiyah + Bunga Unik di Pasar Tradisional Piyungan

Sabtu, 30 Juli 2011

Sabtu, 30 Juli 2011 (H-2). Pagi yang cerah, sejumlah kader PKS dari DPRa Srimulyo bergegas memasuki kompleks pasar tradisional Piyungan. Hari ini DPRa Srimulyo mengagendakan tebar Jadwal Imsakiyah dan tebar bunga di pusat kegiatan ekonomi masyarakat piyungan dan sekitarnya.

Para kader Srimulyo mulai berkumpul jam 5.30 di halaman parkir sebelah utara. Tepat pukul 06.00 aksi dimulai dengan dikomandoi oleh Winarno Abdussalam Ketua DPRa PKS Srimulyo. Para kader PKS tersebut masuk dari arah sisi barat menyisir ruang pasar sambil membagikan Jadwal Imsakiyah yang berlogo DPC PKS Piyungan dan juga membagi bagikan bunga yang terbuat dari kertas dan sedotan air hasil karya kader kader akhwat dan ummahat DPRa Srimulyo.

Para Pengunjung menyambut dengan penuh antusias. Tak ayal, rasa senang dan ucapan terimakasih terlontar dari para pedagang dan pengunjung pasar. Bunga yang unik dan ucapan selamat puasa yang menarik menjadi daya tarik tersendiri, sehingga dalam waktu singkat jadwal imsakiyah dan bunga buatan habis terbagikan padahal baru dapat sepertiga ruangan kompleks pasar piyungan...

Happy Ramadhan

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa


*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia

File Download

DAFTAR FILE DOWNLOAD:


TEMPLATE + Tutorial PKS Keren

VERSI 14 (TERBARU)
http://pkskeren-v14.blogspot.com/

UPDATE per 21 Desember 2012 (insya Allah gak error lagi)
download: http://www.mediafire.com/?af4x1jdocw2eccr




VERSI 1
http://pkskeren.blogspot.com
DONLOT: http://www.mediafire.com/download.php?dgnw1mwq6dq8bql

VERSI 2
http://pkskeren-v2.blogspot.com/
DONLOT: http://www.mediafire.com/download.php?2675i7g9c7g784f

VERSI 3
http://pkskeren-v3.blogspot.com/
DONLOT: http://www.mediafire.com/?zstq272jfqmw97j

VERSI 4
http://pkskeren-v4.blogspot.com/
DONLOT: http://www.mediafire.com/?horo3inffqckmql

VERSI 7
http://pkskeren-v7.blogspot.com/
DONLOT: http://www.mediafire.com/?y9xo24a546jyhk9


  • AD/ART PKS (PDF)
  • Download E-book Materi Tarbiyah – Panduan Kurikulum Da’i dan Murabbi (KLIK INI)
  • FIQIH Sholat Gerhana + TEKS KHUTBAH Sholat Gerhana (File PDF)
  • Khutbah Iedul Fitri 1432: "Memberi Kontribusi Kebaikan Sekecil Apapun" oleh Ir. Abdul Wahid, MT (File doc)
  • Khutbah Iedul Fitri 1432: "Menggapai Kebahagiaan Hakiki dengan Hati Fitri" oleh Admin PKS Piyungan (file PDF)
  • Serial Kajian Siroh Oleh Ust Salim A Fillah "Majlis Jejak Nabi" (File audio)
  • E-Book PANDUAN LENGKAP RAMADHAN (file e-book)
  • Buletin Ramadhan-PKS (File CorelDraw)
  • E-book Kumpulan Ceramah dan Kultum Ramadhan (File e-book)
  • TEMPLATE Blog Keren PKS + Tutorial nge-blog Komplit (File Rar)
  • Orasi Emha Ainun Nadjib Munajat Nasional "Revolusi PKS" (File mp3)
  • Ceramah Ust. Cahyadi Takariawan "Tidak ada yang sia-sia dari kerja dakwah kita" (file audio)
  • Kumpulan Tulisan Anis Matta (File pdf)
  • Cinta di Rumah Hasan Al-Banna (File pdf)
  • Murottal yang bikin merinding mendengarnya (QS Az-Zumar Khaled al-Qahtani file mp3)

*NASYID (mp3):
-Sang Murobbi
-Mars Korsad
-Ghuroba
-Mars PKS
-Bangkitlah Negeriku
-Bingkai Kehidupan
-Merah Saga

Silaturohim PKS DPRa Srimartani Jenguk Kader Usai Melahirkan

Reporter: Ken Sri*
Kehadiran (kelahiran) seorang anak selalu dinanti-nantikan oleh ortu, bahkan seluruh keluarga. Ketika seorang bayi lahir dg selamat, usai sudah penantian yg panjang nan melelahkan. Tergantikan dg kesyukuran dan sukacita. Itulah yg dirasakan oleh pasangan Didi&Wetik, kader DPRa PKS Sitimulyo. Alhamdulillah putri kedua mereka lahir dg proses yg cepat dan mulus di Puskesmas Piyungan pada jumat 22 juli 2011 yg lalu.

Seperti lazimnya, tatkala si bayi lahir, maka sanak saudara, tetangga, sahabat, dll, berkunjung silih berganti dg segala bentuk ungkapan turut bersuka cita dan pernyataan kegembiraan. Kami, keluarga DPRa PKS Srimartani pun tak mau ketinggalan. Seusai acara Forum Ukhuwah Kader pada Ahad 24 juli 2011, belasan laskar Srimartani segera meluncur ke kediaman Didi-Wetik.

Saat kami sampai, bayi mungil nan cantik "Amira Jihan Tsaqila" itu sedang tidur dalam gendongan Eyangnya.

"Monggo-monggo sugeng rawuh.. Pinarak mlebet riki..", sang eyang putri menyambut dg ramah.

Lalu obrolan hangat pun terjadi. Cerita seputar kelahiran bayi mengalir dari sang bunda. Pak lurah alias ketua DPRa Srimartani, dan istrinya, tampak seurius menyimak. Maklum, mereka pun sedang menantikan kelahiran anak pertama yg perkiraan lahirnya bulan Oktober.

Kumandang Adzan maghrib memungkasi obrolan kami. Setelah menyerahkan sedikit bingkisan sebagai tanda cinta, kami pun berpamitan.

*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia

Aneka Menu Ramadhan 1432 DPC PKS Piyungan

Jumat, 29 Juli 2011



Berbagai 'menu' program Ramadhan 1432 H telah dipersiapkan oleh DPC PKS Piyungan dalam rangka menjadikan bulan Ramadhan sebagai bulan penempaan diri sekaligus menebar manfaat untuk masyarakat.



MENU PRA-RAMADHAN:
  • Tarhib Ramadhan - Untuk ikhwan akhwat sudah terlaksana pada Ahad 24/7/11 di Masjid Al-Ikhlas Sampakan dengan pemateri ustadz Dudi M. Rosyadi.
  • MABIT Sambut Ramadhan - Khusus ikhwan sudah terlaksana pada Rabu 27/7/11 di Masjid Al-Ikhlas Bintaran Kulon dengan menghadirkan ustadz Ridho Hisyam.
  • Pemasangan Spanduk Ramadhan - 3 buah yang tersebar di 3 DPRa
  • Tebar Jadwal Imsyakiyah - Masing-masing DPRa akan menggelar acara Tebar Jadwal Imsyakiyah plus bunga-bunga cantik berisi ucapan Selamat Menunaikan Puasa di pasar-pasar yang ada di DPRa masing-masing (DPRa Sitimulyo Sabtu 30/7, DPRa Srimulyo dan Srimartani Ahad 31/7).

IN RAMADHAN:
  • Kajian Kitab Intensif
  • Safari Tarawih bersama Aleg PKS
  • Buka Puasa + Bingkisan untuk Anak Yatim
  • Buka Bersama Tokoh Masyarakat se-Piyungan
  • Buka Bersama Kader se-DPC
  • Baksos Sembako Murah di Tiap DPRa
  • I'tikah Ikhwan Only
  • Lomba Tahfidz antar Kader
  • Tebar Da'i Tarawih di Pelosok Dusun


*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia

Dengan Puasa Kita Berkarya


Oleh: Heru Hidayat*
(Sekretaris Umum DPW PKS Kalimantan Tengah)
...
Saudaraku, Alhamdulillah kita masih diberikan kemudahan dan nikmat dari Allah SWT, tentu saja ini sangat berharga bagi kita semua terutama dalam rangka persiapan menyambut ibadah di bulan ramadhan.

Saudaraku, bagi kita hal itu merupakan modal penting sebagai sarana menjaga kesehatan dan upaya meningkatkan keimanan kita sehingga dapat menjalankan setiap ibadah dengan penuh kebahagiaan dan keikhlasan.

Barangkali itulah harapan kita di saat ini untuk dapat menjalankan beragam ibadah di bulan yang dirahmati Allah SWT tersebut dengan baik bersama keluarga, dan masyarakat sekitar kita. Memang bulan ramadhan ini berbeda namun spesial maknanya karena didalamnya terdapat agenda puasa, shalat tarawih, i’tikaf di sepuluh hari terakhir, dan lailatul qadar serta balasan dari Allah SWT yang berlipat ganda, maka bulan ramadhan yang penuh berkah ini menjadi luar biasa bagi kita semua.

Belajar dari Sejarah

Saudaraku, sejenak kita melihat perjalanan sejarah bangsa kita, bangsa Indonesia yang senantiasa kita cintai bersama ini. Dimana telah melalui masa sulit yaitu masa penjajahan, para pejuang pada masa kemerdekaan itu telah berjuang membebaskan bangsa ini dari upaya penjajahan dan penindasan. Para pejuang dengan semangat yang begitu gigih dan tidak mengenal putus asa bahkan harus mengorbankan waktu, pikiran dan juga harta serta nyawa mereka dalam rangka memperoleh hak kemerdekaan bangsa Indonesia ini, tidakkah kita ingat dan membayangkan dimana masa-masa sulit saat itu. Sehingga semangat perjuangan dan tekad bersama para pejuang saat itu menghasilkan sebuah komitmen besar yang kemudian menghasilkan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tepatnya pada tanggal 17 Agustus 1945. Hal tersebut bertepatan dengan bulan ramadhan, bulan disaat umat muslim menjalankan ibadah puasa namun telah menorehkan karya yang luar biasa.

Sejarah itu saudaraku, membuat kita semakin sadar dan termotivasi, untuk terus berbuat bagi bangsa ini sebagaimana para pejuang sebelumnya. Bagi para pejuang berbagai tantangan menghadang itu dihadapi dengan tekad, semangat dan kedekatan mereka dalam menjalankan perintah Allah SWT sehingga menjadi kekuatan yang dahsyat.
Saudaraku, sudah seharusnya kita mengucapkan syukur kehadirat Allah SWT dan kita perlu banyak berterima kasih dan penghargaan kepada para pejuang bangsa ini, yang telah membebaskan dari belenggu penjajah dan yang memberikan inspirasi untuk terus berjuang dalam kebaikan dan kebenaran sehingga kita perlu banyak belajar dari perjalanan sejarah bangsa ini.

Kita tahu dan terus belajar

Saudaraku, suatu ketika saya pernah bertemu dengan seorang penulis buku “Guru Goblok ketemu Murid Goblok” namanya Iman Supriyono, dia menyampaikan beberapa hal kepada saya terkait motivasinya menulis buku dan keinginannya untuk terus belajar dari siapapun dan dimanapun, mengapa diberi kata-kata “goblok”, menurutnya adalah ingin menumbuhkan semangat baru untuk terus belajar, untuk memperbaiki yang masih belum baik dan menjadikan lebih baik dari yang sudah baik, tidak merasa sombong, baik posisinya sebagai murid maupun sebagai guru begitulah singkatnya.

Saudaraku, diantara kita ada yang menemui bulan ramadhan sudah beberapa beberapa kali karena segi usia memang sudah tua, namun bukan berarti kita telah mengetahui semua tentang ramadhan, yang masih dibutuhkan oleh kita untuk terus berupaya belajar sehingga ibadah yang kita lakukan di bulan ramadhan menjadi baik dan lebih baik.

Saudaraku, saat ramadhan tiba hampir setiap hari berbagai kajian dan ulasan terkait ramadhan ada di beberapa masjid maupun media, hal ini merupakan kesempatan buat kita untuk menambah wawasan dan menjadikan aktivitas ramadhan lebih baik. Sebagaimana kajian yang pernah dilakukan di salah satu masjid dengan tema puasa dan kesehatan pada tahun 2010 yang lalu bersama dr. Wildan, beliau menyampaikan bahwa puasa sangat bermanfaat baik untuk kesehatan jasmani maupun juga kesehatan rohani kita, karena merupakan sunatullah yang telah diatur oleh Allah SWT, banyak lagi informasi ilmiah yang dapat menambah semangat untuk puasa agar lebih baik sehingga memberikan manfaat bagi kehidupan kita.

Saudaraku, salah satu kelebihan di bulan ramadhan ini adanya balasan yang berlipat ganda pada setiap kebaikan yang kita lakukan, sehingga salah satu agenda kebaikan itu adalah belajar dan terus belajar untuk mendapatkan bekal dan wawasan yang luas untuk kemanfaatan umat.

Dalam Al Quran surat Al-Mujaadilah : 11, Allah SWT berfirman, “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”. Islam merupakan agama yang menjunjung tinggi ilmu, dan mendorong pemeluknya menuntut ilmu sebanyak-banyaknya serta mengamalkannya. Namun, janganlah sampai kita menjadi sombong karena ilmu yang kita miliki.

Insya Allah kita bisa

Saudaraku, ingatkah kita ketika usia kita masih balita, ketika itu kita terus berupaya untuk bisa berdiri, walaupun beberapa kali kita pernah jatuh, namun terus berupaya untuk tegar dan berusaha sehingga akhirnya kita bisa berdiri. Hal itu karena adanya kesabaran dan ketekunan yang akhirnya membawa manfaat bagi kita hingga saat ini dapat berjalan, bahkan mampu untuk berlari.

Saudaraku, ketika usia menginjak sekolah dasar, orang tua kita selalu berusaha membimbing kita untuk turut serta berpuasa di bulan ramadhan, walaupun dilakukan setengah hari atau adakalanya secara sembunyi-sembunyi kita makan dan minum tanpa diketahui oleh orang tua kita, namun waktu terus berlalu dan pengetahuan, pemahaman, serta usia kita terus bertambah sehingga membuat cara kita berpuasa tentu saja harus sudah berubah karena kesadaran dan niat ibadah kita karena Allah SWT.

Mungkin itulah sesungguhnya setiap kita memiliki potensi untuk bisa, dimulai dari belajar, berlatih, dan terus berlatih dan akhirnya kita bisa.

Menghasilkan karya

Saudaraku, saat puasa di bulan ramadhan banyak kesempatan yang dapat kita optimalkan sebagaimana niat dan upaya kita terus memperbaiki program dan agenda di bulan penuh berkah ini, setidaknya dari niat yang ikhlas apalagi adanya program dan agenda maka akan kita dapatkan beragam karya yang bisa ditorehkan selama menjalankan ibadah di bulan ramadhan, misalkan agenda tilawah Al-Qur’an, agenda berbagi, agenda kajian intensif, agenda menulis, dan banyak lagi agenda maupun program positif bagi kita. Saudaraku, mungkin saja untuk menyiapkan secara sendiri belum bisa termotivasi, sehingga diperlukan rekan kita untuk menumbuhkan motivasi dan semangat tersebut. Itulah pentingnya kebersamaan dengan rekan kita yang memiliki misi yang sama untuk mewujudkan satu tujuan.

Saudaraku, kalaupun agenda dan program itu masih terasa berat, maka kita mulai dari yang ringan dan mudah, sehingga hal tersebut diharapkan menjadi terbiasa dan terus berupaya meningkatkannya. Insya Allah saudaraku, anda semua memiliki potensi menghasilkan karya yang spesial.

Bermanfaat dan bermakna

Saudaraku, pernahkah kita melihat pertunjukan akrobat, ketika seseorang harus melintasi tali berdiameter 5 cm sepanjang 30 meter dan tinggi 10 meter ternyata dengan mudahnya sang akrobat berjalan dan bahkan sukses melewatinya, tidak hanya itu saja sang akrobat kemudian menggunakan sepeda satu roda namun tantangan kali ini dia menggendong salah satu rekannya kemudian melewati tali yang terbentang itu hingga berhasil dengan baik, semua penonton saat itu bertepuk tangan karena kagum menyaksikan pertunjukan tersebut termasuk anda barangkali. Andaikan salah satu rekan yang tadi digendong sang akrobat tersebut sekarang diganti dengan anda, pertanyaannya adalah apakah anda bersedia turut serta dengan sang akrobat? Jika kita atau anda bersedia maka kita tidak sekedar percaya akan apa yang kita lihat namun juga kita semakin yakin bahwa hal tersebut dapat kita dilakukan.

Begitulah saudaraku, jika selama ini banyak orang-orang yang menghasilkan kebaikan ketika menjalankan ibadah ramadhan maka saatnya kita tidak saja hanya menyaksikan dan melihat disekitar kita ada orang yang bisa dan berhasil dan menjalankan puasa, namun kita bisa turut serta karena insya Allah kita juga bisa melakukanya.

Saudaraku, tidak sedikit dari karya yang dihasilkan secara pribadi memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, Sebagaimana para ulama dan pendiri bangsa ini dalam beraktivitas hidupnya banyak memberikan karya yang bermanfaat namun juga sangat bermakna bagi kehidupan di Indonesia. Semoga akan menjadi kenyataan bagi kita semua jika kita memulai ibadah ramadhan ini dengan niat yang baik, dengan program yang tertata, sehingga akan menghasilkan sebuah karya yang dapat bermanfaat dan bermakna terlebih buat diri kita, dan menjadi luar biasa ketika bermanfaat bagi masyarakat.

Wallahu a’lam bisshowab...semoga bermanfaat

*Penulis adalah Sekretaris Umum DPW PKS Kalimantan Tengah
hr_hida@yahoo.com/081349095335

*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia

DPP PKS: TAUJIH MENYAMBUT RAMADHAN 1432 H

Kamis, 28 Juli 2011

“HUDHUR AGAR ZHUHUR”

فَأَصْبَحُواظَاهِرِينَ

بسم الله الرحمن الرحيم

والحمد لله رب العالمين، والصلاة على رسوله محمد وعلى آله أجمعين


عَنْ جَابِرٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «الْمُؤْمِنُ إِلْفٌ مَأْلُوفٌ، وَلَا خَيْرَ فِي مَنْ لَا يُأْلَفُ، وَخَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ


Dari Jabir –radhiyallahu anhu- Rasulullah SAW bersabda:”Seorang mukmin itu adalah orang yang bisa menerima dan diterima orang lain, dan tidak ada kebaikan bagi orang yang tidak bisa diterima orang lain. Dan sebaik-baik manusia adalah yang paling berguna bagi sesamanya”. Musnad Asy Syihab Al Qudha’iy

Ikhwah fillah rahimakumullah

Menyambut bulan Ramadhan 1432 H marilah kita siapkan seluruh potensi dan daya kita untuk memaksimalkan bulan mulia itu dengan amaliyah yang mampu meningkatkan kualitas diri kita di hadapan Allah SWT, dan mampu meningkatkan posisi kita di tengah-tengah masyarakat.

Tampilnya ikhwah sebagai tokoh bagi umat ini adalah keniscayaan yang harus disadari oleh seluruh kader. Maka memanfaatkan momentum bulan Ramadhan ini DPP PKS menyerukan kepada seluruh kader untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya.

Ikhwah fillah rahimakumullah

Ketokohan di masyarakat tidak akan datang tiba-tiba. Diperlukan proses panjang dan serius untuk menumbuhkannya sehingga mendapatkan pengakuan dari mereka. Secara umum menjadi tokoh masyarakat diperlukan beberapa syarat, antara lain:

1. Memiliki kemiripan atau kesamaan dengan mereka. Inilah yang bisa kita fahami dari beberapa ayat Allah yang menerangkan bahwa para rasul itu diutus dari suku bangsa mereka sendiri.

2. Memiliki keunggulan pada hal-hal yang dianggap sama atau yang menjadi identitas masyarakat itu.

3. Memiliki kongruensi (sama dan sebangun) dengan gambaran ideal pemimpin menurut masyarakat sekitar.

Dari itulah kita harus berusaha semaksimal mungkin untuk mampu menyesuaikan diri dengan kebaikan-kebaikan masyarakat di manapun kita berada

Ikhwah fillah rahimakumullah

Disamping itu, penokohan di masyarakat harus juga memperhatikan rambu-rambu agar dapat meminimalisir sisi negatif dalam proses ini. Proses yang bagus dan tanpa cacat saja masih mendapatkan reaksi negatif dari masyarakat, apalagi jika penokohan tanpa dibarengi kearifan. Dari itulah usaha penokohan kader di dakwah di lingkungan harus juga memperhatikan hal-hal penting seperti:

1. Tidak menjadi ancaman bagi tokoh lain, sebisa mungkin menjadi perekat bagi masyarkat yang hiterogen

2. Selalu membina hubungan baik terutama dengan tokoh dan orang-orang yang dihormati di wilayah itu

Ikhwah fillah rahimakumullah

Alhamdulillah dakwah di Indonesia ini berada dalam lingkungan masyarakat muslim yang secara umum memiliki mazhahir tadayyun sya’biy bulan Ramadhan yang tidak bertentangan dengan semangat dan nilai-nilai dakwah yang kita usung.

Mazhahir itu dapat kita kelompokkan seperti:

a. Mazhahir Ibadah

1. Shalat fardhu berjamaah.

Masyarakat muslim secara umum melaksanakan shalat fardhu di bulan Ramadhan dengan berjamaah di masjid maupun mushala di sekitar tempat tinggal, atau tempat kerja mereka. Pada point ini kader harus menjadi teladan terbaik dalam pelaksanaan shalat jamaah fardhu, dengan hadir lebih awal, serta mengajak anggota keluarga dengan catatan bahwa anak-anak yang dibawa tidak berpotensi mengganggu kekhusyukan jamaah.

2. Shalat Tarawih Berjamaah di masjid atau mushalla.

Masyarakat menganggap tarawih Ramadhan di masjid atau mushala adalah identitas keislaman yang sangat signifikan, maka kehadiran di jamaah itu sangat menentukan penerimaan atau penolakan terhadap keberadaan seseorang. Maka ditekankan kepada semua kader untuk melaksanakan shalat tarawaih berjamaah di masjid atau mushalla terdekatnya dengan mengabaikan khilaf fiqh dalam pelaksanaannya.

3. Mengikuti taushiyah/kultum di masjid/mushalla,

Bahwa pada bulan Ramadhan kaum muslimin di negeri ini sedang dalam kondisi siap menerima nilai-nilai, sedang meningkat semangat tadayyun mereka. Maka semua kader diharapkan berperan aktif dalam ini baik sebagai pemberi taushiyah atau menjadi pendengar, untuk menjadi teladan dan penyemangat bagi yang lain.

4. Mengikuti tadarrus Al Qur’an

Ramadhan dikenal sebagai syahrul Qur’an, budaya tadarrus Al Qur’an perlu disupport baik yang diselenggarakan di masjid, mushalla, atau rumah warga. Kader diharapkan berperan aktif dalam kegiatan ini.

5. Gemar Bersedekah.

Rasulullah SAW adalah seorang dermawan yang gemar bersedakah, dan di bulan Ramadhan ia lebih dermawan daripada angin yang berhembus. Maka dianjurkan kepada seluruh kader untuk menyediakan anggaran khusus infaq terutama mengisi kotak infaq di masjid/mushala, dan membiasakan anak-anaknya untuk gemar bersedekah pula. Demikian juga bersedekah dengan berbagi ifthar/hidangan buka puasa kepada tetangga.

b. Adat (kebiasaan sehari-hari)

Kebersamaan dengan masyarakat sering diukur pula dengan kesamaan dalam berpakaian, tingkah laku, dan tutur kata.

Di bulan Ramadhan pada umumnya masyarakat menghendaki atmosfir lingkungan yang islami, seperti suara tilawah, dzikir, dsb.

Demikian pula adab berpakaian. Kader diharapkan dapat menyesuaikan diri dengan budaya busana masyarakat yang dihormati. Misalnya memakai peci, jas, sorban bagi penceramah di lingkungan tertentu. Memakai baju koko, sarung dan berpeci bagi jamaah di lingkungan yang menganggapnya sebagai kebaikan. Dsb.

c. Nasyath (Kegiatan)

Ramadhan sebagai bulan amal, memberi peluang amal kebaikan sejak penyambutan sampai pelepasan.

Kader diharapkan aktif dalam kegiatan-kegiatan positif menyambut Ramadhan seperti: Kerja bakti bersih-bersih masjid, mushalla, lingkungan tempat tinggal, pemeriksaan kesehatan menjelang Ramadhan, pawai menyambut Ramadhan, dsb.

Menyelenggarakan kegiatan-kegiatan ibadah sosial untuk menyempurnakan ibadah Ramadhan seperti: Bazar, pembagian ta’jil, ifthor jama’i.

Menyelenggarakan rekruting dengan berbagai kegiatan, misalnya: pesantren kilat, yaum ma’al qur’an bersama dengan masyarakat, i’tikaf asyrul awakhir, dsb.

Menyelenggarakan silaturrahim idul fitri dengan berbagai lapisan masyarakat.

Demikian taujih ini disampaikan untuk menjadi perhatian bagi semua kader.

Semoga Allah memudahkan semua niat baik kita dalam berdakwah di jalan-Nya.


*Bidang Kaderisasi DPP PKS

*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia

MABIT Pra-Ramadhan DPC PKS Piyungan

"Marhaban secara lughotan bermakna kelapangan, hati yang senang. Maka ciri orang beriman ketika mendapat ajakan ibadah dia akan menyambutnya dengan gembira, penuh suka cita karena ibadah adalah kenikmatan yang akan berbuah kebahagiaan hidup," urai ustadz Ridho Hisyam pada acara MABIT Songsong Ramadhan DPC PKS Piyungan semalam, Rabu 27 Juli 2011 di masjid Al-Ikhlas Bintaran Kulon.

"Sedang ash-shiyam arti bahasa adlah al-imsak = menahan, mengekang, mengendalikan. Seperti ungkapan dalam bahasa arab 'khoilun shoimah' artinya kuda yang dikekang, 'khoilun ghoiru shoimah' kuda yang tidak ada kekangnya," lanjut ustadz alumni Gontor ini.

Satu jam lebih dari jam 20.10 - 21.20 acara MABIT ini diisi taushiyah dari ustadz Ridho Hisyam yang mengurai rangkaian ayat 183-188 surat Al-Baqorah yang berbicara tentang hakikat shaum, taqwa tolok ukur utama orang beriman, do'a, kedekatan hamba dengan Sang Pencipta. Penjelasan makna bathin puasa, tidak sekedar fiqih tapin esensi dari ibadah shaum.

Sebelum istirahat tidur, pada kesempatan itu dibahas cheking akhir program-program Ramadhan di tingkat DPC maupun DPRa yang dikomandoi ustadz Andi Tri Widodo Ketua DPC PKS Piyungan dan Sulistio Sekjen DPC.

Pukul 03.15 WIB peserta MABIT mulai qiyamullail hingga pukul 04.05 dan dilanjut SAHUR bersama untuk puasa Kamis.











Bermalam bersama kafilah dakwah, berdiri dihadapan Sang Maha Kuasa saat Qiyamullail, canda diantara ikhwah yang menjadi 'penyedap ukhuwah' kala sahur bersama sungguh momen terindah menikmati malam dan berpagi di dunia ini.

*)Reporter by Admin


*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia

Ajang Silaturohim Kader DPRa PKS Srimulyo

Rabu, 27 Juli 2011

Hari minggu siang, 24 Juli 2011 DPRa PKS Srimulyo mengadakan Temu Rutin Partai (TRP) bertempat di mbak Yuliatun di dusun Klenggotan Srimulyo. Waktu mendekati jam 13 siang satu per satu kader-kader keren ikhwan akhwat ummahat DPRa SPKS rimulyo mulai berdatangan di kediaman ukhti Yuliatun nan asri dipenuhi 'hijau daun'.

Tepat pukul 13.30 kegiatan rutin bulanan forum ukhuwah dan ajang silaturohim kader-kader DPRa Srimulyo ini dimulai dengan MC Bu Utaminingsih. Selanjutnya sambutan ustadz Winanrno Abdussalam Ketua DPRa Srimulyo yang mengingatkan kadernya akan pentingnya kesungguhan dalam medan dakwah. Evaluasi dakwah juga disinggung pada kesempatan ini. Rencananya akhir pekan ini DPRa Srimulyo akan mengadakan tebar jadwal imsakiyah di pasar piyungan.

Pada kesempatan ini juga hadir Ustadz Andi Tri Widodo Sang Mas'ul DPC PKS Piyungan yang menyampaikan info-info terkait agenda Romadhon.

Acara ditutup pada pukul 14.30.

*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia

Tarhib Ramadhan DPC PKS Piyungan

Dalam rangka menyongsong bulan suci nan mulia, bulan Ramadhan 1432 H yang bertepatan dengan tanggal, 1 Agustus 2011, Bidang Kaderisasi PKS Piyungan mengadakan Tarhib Ramadhan 1432 H, Ahad, 24 Juli 2011 bertempat di Masjid Al-Ikhlash Sampakan Sitimulyo Piyungan.

Dalam acara tersebut, menghadirkan Pengasuh Pesantren Putra SMA Islam Terpadu Abu Bakar Yogyakarta, Ust Dudi M Rosyadi. Sejak awal waktu, para kader dakwah di sekitar piyungan sudah mulai berdatangan untuk mengaji dengan sang ahli. Mulai dari Sekjend PKS Piyungan, Ust Sulistyono, Kabid Kepemudaan Pak Sunardi dll.

Ust Dudi M Rosyadi yang logat bicaranya masih kental sesuai asli beliau dari Sunda, bagi kader Dakwah di Piyungan punya arti istimewa, terlebih lagi dalam penyampaian beliau sering di selingi dengan humor yang menyentuh dan mendidik tentunya.

Sang Murobbi, menjelaskan secara detail tentang bahasan pagi itu, bahwa Puasa Ramadhan dari arti lughowi (baca, bahasa) adalah al-imsaak (menahan). Dan arti isthilahi (baca, secara istilah) adalah menahan diri dari makan, minum, dan mencampuri pasangannya dari terbit fajar sampai tenggelamnya matahari.

Puasa Ramadhan, dan puasa-puasa wajib/sunnah yang lain, sesungguhnya selain bertujuan meningkatkan ketaqwaan kepada ALLOH SWT, juga sangat bermanfaat bagi jasmani, kesehatan kita. Sebagaimana Rosululloh SAW menegaskan,

"Shumuu tashihuu “berpuasalah niscaya kalian sehat”.

Berbagai hal terkait dengan puasa Ramadhan dikupas tuntas oleh pengasuh dan Murobi siswa SMAIT Abu Bakar Yogyakarta ini, diantaranya tentang perihal hikmah dan keistimewaan puasa Ramadhan, berbagai hal untuk beramal sholeh dll.

Sebagai kesimpulan, Kajian Tarhib Ramadhan pagi itu adalah menumbuhkan SEMANGAT untuk bersungguh menjemput, memasuki, mengisi dan mengakhiri Bulan Ramadhan 1432 H tahun ini dengan persiapan yang prima, prima secara jasmani yang meliputi Kesehatan, materi dll, dan tentunya prima secara maknawi, yang meliputi kokoh ibadah, kuat tilawah, dan mantap shoum sunah. Insya’ALLOH.


*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia

Forum Ukhuwah Kader PKS DPRa Srimartani

Selasa, 26 Juli 2011

Daraman. Ahad/24 Juli 2011, pekan ketiga di bulan Sya’ban, DPRa PKS Srimartani menggelar Forum Ukhuwah Kader. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk silaturohim dan konsolidasi kader dakwah yang berada di wilayah Kelurahan Srimartani dan dilaksanakan setiap dua bulan sekali. Dusun Daraman terpilih sebagai tempat berlangsungnya acara tepatnya di kediaman keluarga Hari Sinjoe.

Acara ini dihadiri ustadz Andi Tri Widodo Ketua DPC PKS Piyungan. Dalam sambutannya beliau menyampaikan apresiasi positifnya kepada PKS Srimartani, seraya memberi motivasi agar kader dakwah Srimartani lebih gigih berjuang, untuk diri, keluarga, masyarakat, tanah air, dan Islam yang suci ini. Bila ada seribu mujahid, maka kita harus berada di antaranya, bila ada seratus mujahid, kita pun salahsatunya, bila hanya sepuluh orang maka kita bagian darinya, dan bahkan jika hanya ada satu orang mujahid, maka KITALAH MUJAHID ITU. Allohu Akbar…!!! (Red.AdamFM)

*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia

Kajian Tarhib Ramadhan dan Membuat Kue Brownies di PKS PWK Dusun Munggang:

Reporter: Hida Nur Hidayah*
Tak terasa, waktu berjalan sangat cepat. Ramadhan hampir datang. Layaknya tamu agung, semua berbenah dan menyiapkan diri. Dari kebersihan, finansial, ilmu dan lain sebagainya. Kajian yang membahas ramadhan ada dimana-mana, baik melalui pengajian, buletin, koran hingga selebaran.

Di bulan Juli ini, pwk Munggang yang berjalan dua minggu sekali mempunyai jadwal dua kali, yaitu tanggal 10 dan 24 Juli. Dan selama ramadhan libur karena tiap sore ada kajian jelang buka dan buka puasa di masjid. Biasanya, 2 minggu setelah idul fitri sudah mulai seperti biasa.

Ahad, 10 Juli 2011

Rumah bu Waljiyati yang standar pasca gempa tampak penuh dengan ibu-ibu yang semangat hadir di acara rutin dua pekanan. Setelah tadarusan membaca al qur'an ta'lim pwk sore ini diisi dengan kajian tarhib ramadhan oleh bu Hida. Kajian kali ini menitik beratkan tentang fiqh praktis tentang puasa ramadhan.

Namanya ibu-ibu, diantara pertanyaan yang berkaitan dengan keluarga atau hubungan suami istri. Sisa-sisa pengetahuan dari nenek moyang yang tanpa dilandasi ilmu makanya pada salah kaprah. Seolah-olah di bulan ramadhan serba tidak boleh.

Tanya jawab yang disertai suara ger-geran membuat kajian sore itu menjadi ramai. Dan wajah-wajah itu menjadi lebih puas karena jadi mengerti.


Ahad, 24 Juli 2011

Lebaran identik dengan makanan. Karenanya, untuk membekali ibu-ibu ta'lim pwk munggang sore itu kami bekali dengan teori dan praktek "membuat kue brownies" bersama -ala- Chef Tiya Nink.

Ummahat sarjana Psikologi ini sudah sering menerima pesanan kue brownies kukus. Lumayan enak, untuk ukuran alat-alat yang dipakai sangat sederhana, apa yang ada di dapur.

Ibu-ibu tampak antusias menyimak uraian dan antusias pula membantu proses pembuatan kue. Kue brownies, bagi orang-orang kampung saya masih asing dan belum biasa dikonsumsi. Kalau cake-cake biasa sudah biasa membuat.

Penjelasan kisaran harga atau modal yang dipersiapkan bu Tiya membuat mereka makin penasaran akan rasanya. Dan...setelah mengalami proses yang panjang, tepat adzan maghrib alarm tanda kue matang berbunyi. Dengan bantuan kipas angin, kue yang terbagi dalam loyang tersebut segera bisa dipotong dan disajikan.

"Enak"
"Lembut"
"Coklate kroso"
"Harum"
Begitu kesan ibu-ibu saat mencicipinya.
"Pantes rasane uenak koyo ngene, lha gedhe modale"
"Aku arep nyoba, nyilih mixer, loyange lik..."
"Antri...antri..."

Dipenghujung acara, saya sebagai pendamping mewakili seluruh keluarga besar Partai Keadilan Sejahtera mohon maaf jika selama membersamai ibu-ibu ada salah khilaf.

Bu Minten, mewakili ibu-ibu pwk Munggang juga menyampaikan hal sama. Intinya, saling memaafkan, sehingga ringan langkah kita menuju ramadhan.


*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia

BAKSOS DPRa PKS Sitimulyo di dusun Alas Moncol

Senin, 25 Juli 2011

Reporter: Titik Wijayanti*
Sepekan menjelang bulan Ramadhan, DPRa PKS Sitimulyo kembali menunjukkan aksinya. Ahad, 24 Juli ’11, kami menggelar Bakti Sosial paket sembako murah bertempat di kediaman Bpk. Aris Ketua RT dusun Alas Moncol Gempolsari Banyakan Sitimulyo Piyungan Bantul.

Baksos kali ini telah disiapkan paket sembako sebanyak 64 paket (berupa mie Instan, minyak goreng dan gula pasir) dengan jumlah 61 Kepala Keluarga yang dijual dengan harga @20.000. elain sembako ada juga Pakaian pantas pakai, yang dijual cukup murah dari harga Rp 4000 - Rp 7000.

Pukul 14.00 Wib.. kader DPRa Sitimulyo sudah mulai berdatangan, dan kamipun sesegera mungkin langsung mempersiapkan ubo rampenya. Setelah semua siap, Bapak Suparman Ketua DPRa PKS Sitimulyo membuka acara pada siang hari itu, kemudian dilanjutkan Sambutan dari Ketua Pemuda setempat. Setelah acara pembukaan selesai wargapun yang sedari tadi sudah menunggu dipersilahkan masuk untuk mengambil sembako yang sudah dipersiapkan dengan menukar kartu undangan yang sudah dibagikan sebelum hari pelaksanaan.

Sinambi menunggu antrian sembako, sebagian warga memilih-milih baju pantas pakai, hemm.. ternyata ruamenya.. stand baju mulai dikerubuti warga yang sebagian besar adalah ibu-ibu, ambil sana – ambil sini.. semua diulak-alik dengan maksud agar dapat baju yang bagus sebelum keambil yang lain, dan tak ketinggalan jiwa keibuanpun muncul yaitu ’ditawar’. Kalau gak nawar gimana gitu rasanya.. he. Semakin Sore semakin tambah ruame pula stand baju..dan menawarnya pun semakin menurun..dan karena bajunya semkin sedikit akhirnya kamipun menurunkan harga ..

Karena hari semakin sore, kamipun segera membatasi waktu agar warga yg belum mengambil paket sembako agar segera diambil. Tepat pukul 16.30 Wib acara Baksospun selesai. Dan alhamdulillah..lariss maniss.. dari hasil uang penjualan baju alhamdulillah terkumpul Rp 369.000,- yang akan kami gunakan sebagai modal untuk mengadakan baksos lagi di dusun-dusun lain. Dan kami segera menutup acara dan pamitan kepada Bpk Aris.

Tak lupa kami ucapkan banyak terimakasih kepada Warga dan pemuda setempat yang sudah membantu demi lancarnya acara Baksos kali ini, dan Kepada seluruh Kader Partai Keadilan Sejahtera yang sudah mencurahkan tenaga dan fikirannya demi suksesnya acara ini, Janganlah Lelah untuk berbuat kebaikan..

”Dari PKS untuk Masyarakat..Bekerja Untuk Indonesia”.


*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia

Peringatan bagi Pemimpin

Oleh Anies Baswedan*
...
Makin hari kegalauan itu tumbuh makin pesat, tetapi berhentilah mengatakan bangsa ini bobrok. Hentikan tudingan bahwa bangsa ini tenggelam. Tidak! Bangsa ini sedang bangkit dan akan makin tinggi berdirinya.

Lihatlah rakyat di sana-sini, bangun sebelum pagi, penuhi pasar rakyat, padati jalan dan kelas, menyongsong kehidupan. Dengan sinar lampu apa adanya mereka coba sinari masa depan sebisanya. Petani, guru, nelayan, pedagang, atau tentara di tepian republik jalani hidup berat penuh tanggung jawab. Di tengah kepulan polusi pekat, rakyat kota menyelempit mencari masa depan. Mereka rebut peluang, jalani segala kesulitan tanpa pidato keprihatinan. Rakyat yang tegar dan tangguh. Denyut geraknya membanggakan.

Kegalauan republik ini bukan bersumber pada rakyat, melainkan pada pengurus negara yang seakan berjalan tanpa target. Deretan agenda penting dan urgen jadi wacana, tetapi tidak kunjung jadi realitas.

Pengurus republik sukses membangun kekesalan kolektif dan menanam bibit pesimisme. Pimpinan kini menuai kekecewaan. Harapan, kepercayaan, pengertian, toleransi, kesabaran, dan permakluman rakyat kepada pemimpin dikuras terus. Apakah dikira stok permakluman itu tanpa batas?

Dengan hormat saya sampaikan: stok itu ada batasnya dan sudah menipis. Semua ingin lihat hasil. Tak mau lagi dengar keluh kesah, tak hendak dengar kata prihatin keluar dari pemimpin. Republik ini perlu pemimpin yang hadir untuk menggelorakan percaya diri, bukan menularkan keprihatinan. Pemimpin tak boleh kirim ratapan, pemimpin harus kirim harapan.

Sebatas pidato dan wacana

Hari ini Indonesia memasuki era demokrasi etape ketiga. Kepresidenan periode kedua. Tidak pernah ada dalam sejarah republik ini seorang anak bangsa dipilih jadi pemimpin dengan suara sebanyak saat Presiden Yudhoyono di tahun 2009. Semua persyaratan untuk melakukan dan menuntaskan langkah-langkah besar ada di sana. Tapi mana langkah besar itu: infrastruktur ekonomi? Kepastian hukum? Integritas di sekolah? Tegas kepada pengemplang pajak? Pemangkasan benalu APBN? Konsistensi kebijakan? Reformasi birokrasi? Jaminan kebinekaan bangsa? Perlindungan warga bangsa?

Harapan yang tinggi untuk membereskan agenda penting baru sebatas pidato dan wacana. Republik perlu realitas. Pemerintah memang punya capaian, tetapi jika ada keberanian untuk menggelontorkan terobosan-terobosan besar di sektor penting, maka capaian itu akan melonjak. Kekecewaan tumbuh bukan semata karena pemerintah tak membawa hasil, melainkan karena terlalu banyak peluang terobosan dan perubahan yang disia-siakan. Sebutlah soal energi atau infrastruktur sistem logistik (jalan, pelabuhan, bandara, dan lain-lain), terobosan di sini bisa membuat ekonomi melejit. Atau terobosan besar dalam penegakan hukum. Perusak kebinekaan didiamkan, pengemplang pajak tak dijerat. Hukum tegak kokoh tanpa kompromi bagi rakyat kecil, tapi hukum loyo lunglai di depan rakyat besar.

Ini semua dampak absennya keberanian menerobos. Semua serba alakadarnya. Amunisi politik yang dahsyat itu tak digunakan. Republik ini butuh pemimpin yang mau turun ke lapangan, pemimpin kerja dan bukan pemimpin upacara. Rakyat tidak perlu pengumuman hasil rapat, tapi ingin lihat implementasinya.

Lihat sejarah kita, gamblang sekali. Republik ini didirikan oleh orang-orang yang berintegritas. Integritas itu membuat mereka jadi pemberani dan tak gentar hadapi apa pun. Bukan pencitraan, tapi integritas dan keseharian yang apa adanya membuat mereka memesona. Mereka jadi cerita teladan di seantero negeri.

Kini republik membutuhkan pemimpin yang berani tegakkan integritas, berani perangi ”jual-beli” kebijakan dan jabatan, pemimpin yang mau bertindak tegas melihat APBN untuk rakyat ”dijarah” oleh mereka yang punya akses. Ya, pemimpin yang bernyali menebas penyeleweng tanpa pandang posisi atau partai, dan bukan pemimpin yang serba mendiamkan seakan tidak pernah terjadi apa-apa.

Republik ini perlu pemimpin yang mendorong yang macet, membongkar yang buntu, dan memangkas berbenalu. Pemimpin yang tanggap memutuskan, cepat bertindak, dan tidak toleran pada keterlambatan. Pemimpin yang siap untuk ”lecet-lecet” melawan status quo yang merugikan rakyat, berani bertarung untuk melunasi tiap janjinya. Republik ini perlu pemimpin yang memesona bukan saja saat dilihat dari jauh, tetapi pemimpin yang justru lebih memesona dari dekat dan saat kerja bersama.

Bukan pemimpin yang selalu enggan memutuskan dan suka melimpahkan kesalahan. Bukan pemimpin yang diam saat rakyat didera, lembek saat republik dihardik negara tetangga, tapi lantang dan keras justru saat diri pribadi atau keluarganya tersentuh. Pemimpin yang tak gentar dikatakan mengintervensi karena mengintervensi adalah bagian dari tugas pemimpin dan pembiaran tidak boleh masuk dalam daftar tugas seorang pemimpin.

Jika Presiden Yudhoyono tidak segera mengubah cara menjalankan pemerintahan, maka saya harus mengingatkan bahwa bangsa Indonesia bisa memasuki persimpangan jalan yang berbahaya.

Jalan pertama adalah meneruskan kepemimpinan sampai di 2014 agar proses demokrasi berjalan normal tapi rakyat mencicipi hasil yang alakadarnya, deretan peluang kemajuan hilang tanpa bekas. Keterlambatan dan pembiaran jadi ciri beberapa tahun ke depan. Bahkan lunglainya penegakan hukum adalah resep mujarab menuju negara kacau.

Jalan kedua mulai menyeruak. Jalan berbahaya tapi suara ini mulai berkembang sebagai respons atas kelambatan dan pembiaran sistemik ini: berhenti di tengah jalan dan berikan kepada orang lain untuk memimpin. Suara macam ini bisa merusak pranata siklus demokrasi yang dibangun dengan sangat susah payah. Suara ini tumbuh karena keyakinan bahwa lewat jalan terjal ini bisa terjadi pembongkaran atas pembiaran dan kelambanan; agar rakyat tak dirugikan terus-menerus.

Tak optimal

Semua tahu sistem presidensial menjamin presiden bisa bekerja sebagai eksekutor pemerintahan dan melindunginya agar tak dapat diberhentikan oleh alasan politis. Hari ini yang dihadapi Indonesia situasi sebaliknya. Periode dijamin aman oleh konstitusi, tetapi presiden tak optimal jalankan otoritasnya. Keterlambatan berjejer dan pembiaran berderet. Periode fixed lima tahun itu bukan mengamankan agar kerja cepat, kini malah jadi penyandera bangsa dari gerak kemajuan cepat.

Memang presiden bukan dewa atau superman. Tidak pantas semua masalah ditumpahkan ke pundak pemimpin. Akan tetapi, presiden bisa menentukan suasana republik. Pemimpin adalah dirigen yang menghadirkan energi, nuansa, dan aurora di republik ini. Pemimpin bisa fokus menguraikan masalah strategis dan urgen bagi percepatan pelunasan janji-janjinya.

Presiden Yudhoyono harus sadar bahwa caranya menjalankan pemerintahan itu memiliki efek tular. Kelugasan, ketegasan, keberanian, kecepatan, keterbukaan, kewajaran, kemauan buat terobosan, dan perlindungan kepada anak buah bahkan kesederhanaan protokoler itu semua menular. Tapi kebimbangan, kehati-hatian berlebih, kelambatan, ketertutupan, formalitas kaku, pembiaran masalah, orientasi kepada citra dan ketaatan buta pada prosedur itu juga menular. Menular jauh lebih cepat dan sangat sistemik.

Rakyat republik ini sudah kerja keras. Lihat di segala penjuru Indonesia. Mulai dari kampung kumuh-sumuk tak jauh dari istana, di puncak-puncak pegunungan dingin, di tepian pantai sebentangan khatulistiwa: rakyat republik ini serba kerja keras. Mereka mau maju, mereka mau hadirkan kehidupan yang lebih baik bagi anak cucunya. Dan, yang pasti mereka tak biasa tanya siapa yang jadi pemimpin. Buat rakyat banyak tak terlalu penting ”siapa”-nya, yang penting lunasi semua janjinya.

Ini adalah sebuah peringatan apa adanya, semata-mata agar Indonesia tidak menemui persimpangan jalan itu. Ingat, rakyat negeri ini sudah bekerja keras dan ”berlari” cepat. Pengurus negara harus memilih mengimbangi kecepatan rakyat atau ditinggalkan rakyat.

*Anies Baswedan Rektor Universitas Paramadina


*)http://nasional.kompas.com/read/2011/07/25/03064679/peringatan-bagi-pemimpin


*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia

Menteri, Selebriti, dan diplomat Menghadiri Peresmian Partai IM

Selama 30 tahun, mantan rezim melarang dan menangkap anggota Ikhwanul Muslimin (IM) dan menghubungkan mereka dengan sejumlah tuduhan palsu. Sekarang setelah rezim Mubarak hilang, Partai Kebebasan dan Keadilan (FJP) telah didirikan jama'ah IM dan disambut oleh semua anggota masyarakat, termasuk masyarakat umum, diplomat, pengusaha, selebriti, dan politisi yang berkumpul di Hotel Grand Hyatt (Sabtu, 23/7/11) dalam acara Peresmian FJP. Mereka berharap FJP mendapat keberhasilan dalam perjalanan politiknya.

Paling ironisnya, Kementerian Dalam Negeri, yang sampai beberapa bulan yang lalu dan selama beberapa dekade memimpin pasukan keamanan besar-besaran untuk menangkapi aktivis politik dan anggota Ikhwanul Muslimin, mereka hadir diwakili oleh pimpinan puncaknya, Jenderal Mansour el Essawy, yang hadir sebagai sinyal jelas bahwa Mesir sudah memasuki era baru dalam sejarah.

Duta Besar Ibrahim Yousry bersama dengan tamu-tamu terhormat lainnya mengucapkan selamat kepada pihak para pendiri partai, dan berharap FJP akan membantu mengarahkan Mesir menuju demokrasi dan kemajuan.

Pembicara lain termasuk Duta Besar Cina Chi Kha Ly yang menyatakan bahwa sangat penting bagi FJP berpartisipasi dalam arena politik jika kebebasan dan perdamaian akan ditegakkan di negara ini. Dia menggambarkan anggota partai sebagai politik berbudaya dan aktif.

Duta Besar Spanyol Lupus Thomas juga menyambut baik upaya pembentukan partai menggambarkan sebagai hasil positif dari Revolusi 25 Januari.
Perwakilan dari pemerintah transisi termasuk Deputi PM Dr Ali el Selmy dan Menteri Dalam Negeri Mansour el Essawy juga memuji dan menyatakan bahwa FJP akan berbuat banyak untuk Mesir dan berkonsentrasi untuk kesejahteraan warganya jauh dari kepentingan pribadi -the FJP will do much for Egypt as it is genuinely concerned about Egypt and its citizens' well-being away from personal interests-.

Tamu-tamu lain yang hadir termasuk, George Ishak dari Hak Asasi Manusia, Emad Abu Ghazy Menteri Kebudayaan, musisi Ammar el Shere'y, dan Amr Al-Shobky ahli di Pusat Studi Politik dan Strategis Al Ahram.

*)http://www.ikhwanweb.com/article.php?id=28864

*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia

KulTwit @hafidz_ary : Umat Menunggu Kerja Kita

Minggu, 24 Juli 2011

• Diskusi tentang cara apa yg paling tepat menegakkan Islam, saat ini menurut sy tidak relevan. Apalagi sampe ashobiyyah.

• Terlalu luas gap antara islam dan manusia muslim, masyarakat muslim dan capaiannya hr ini. #renungdiri

• Di sisi ilmu pengetahuan dan teknologi kita tertinggal. Yg mau bekerja untuk Islam di bidang ini. Silahkan bekerja.

• Pengusaha Muslim hari ini juga tertinggal dr yg lain. Yg mau bekerja untuk Islam di bidang ini. Silahkan bekerja.

• Di bidang pendidikan kita juga tertinggal. Yg buat sekolah hebat untuk Islam, silahkan bekerja. Gak bs besar, mulai yg kecil. #kerja

• Di bidang kesehatan. Rumah sakit islam juga tertinggal. Yg mau bikin Rumah sakit hebat untuk Islam, sgt ditunggu. Ga bs besar, kecil pun jd. #kerja

• Di bidang media kita tertinggal. Yg mau bekerja di wilayah ini. Amal sholihnya sangat dinanti umat. #kerja

• Yg mau membenahi politik. Kuat dg dunia abu2nya politik. Monggo, silahkan. Amal sholihnya dinanti umat. #kerja

• Islam sdh menyediakan konsepsi yg sempurna, tak ada cacat sedikitpun meski dilihat menggunakan mikroskop elektron. Skrg tinggal #kerja.

• Dimulai saja #kerja nya, gak usah banyak diskusi. Mulai dr yg kecil, mulai dr diri sendiri, mulai dari sekarang. Aa gym.

• Terlalu banyak bidang yg bolong, sehingga perlu banyak orang yg ikutan menambalnya. #sinergi #kerja

• Sudah gak relevan lagi diskusi tentang "apakah mulai dr ekonomi, mulai dr politik, politiknya di luar atau di dalam sistem" cape deh.

• Menghancurkan mitos tentang Islam gak bs lagi dengan cerita dan diskursus berkepanjangan. Ini eranya kompetisi karya. #kerja

• Sudah terlalu tragis gap antara muslim dan kesempurnaan Islamnya. Kita harus bangkit. Yg tdk relevan kita sudahi. #kerja

• Bekerja untuk Islam, bekerja untuk indonesia


*)dikutip dari http://twitter.com/#!/hafidz_ary

*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia

Kultwit Ust @salimafillah : DOA

Sabtu, 23 Juli 2011

1. Dalam Al Hikam, Ibn ‘Athaillah As Sakandari mengisahkan sebuah #doa yang diijabah Allah; tetapi sang pendoa yang justru tak siap akannya.

2. Seorang ahli ‘ibadah ber #doa memohon pada Allah agar dikaruniai 2 potong roti tiap hari tanpa harus bekerja, & sehingga dengannya, dia..

3. ..dapat dengan tekun beribadah kepada Allah. Dalam bayangannya, jika tak berpayah kerja mengejar dunia, ibadahnya kan lebih terjaga. #doa

4. Maka Allah pun mengabulkan #doa-nya. Dengan cara yang tak terduga. Tiba-tiba dia ditimpa fitnah dahsyat yang membuatnya harus dipenjara

5. Allah takdirkan bahwa di penjara dia diransum 2 potong roti; 1 di pagi, 1 di petang. Tanpa bekerja. Diapun luang & lapang beribadah. #doa

6. Tapi apa yang dilakukan sang ‘abid? Dia sibuk meratapi nasibnya yang terasa nestapa. Masuk penjara begitu menyakitkan & penuh duka. #doa

7. Dia tak sadar, bahwa masuk penjara adalah bagian dari terkabulnya #doa yang dipanjatkan sepenuh hati. Rasa nestapa menutup keinsyafannya.

8. Apa pelajaran yang kita ambil dari kisah #doa sang ‘Abid ini? WaLlaahu a’lam bish shawaab. Pertama: hati-hatilah dalam berdoa & meminta.

9. Sungguh boleh meminta apapun, memohon serinci bagaimanapun, dengan ucapan & bahasa terserah kita. Tapi #doa yang baik tetap ada adabnya.

10. Di antara #doa terbaik telah Allah ajarkan dengan firmanNya, atau tersebut dalam kisah tentang hambaNya yang shalih dalam Al Quran..

11. #Doa terbaik juga telah diajarkan oleh Nabi SAW melalui sabdanya, atau melalui apa yang terkisah dalam perjalanan hidupnya nan mulia.

12. Maka ber #doa dengan apa yang telah mereka tuntunkan adalah lebih utama, mengungguli segala bentuk doa apapun selainnya.

13. Pelajaran selanjutnya; Allah lebih tahu dibanding kita tentang apa yang terbaik bagi kita. Maka mintalah yang terbaik dari Allah. #doa

14. Setiap pengabulan #doa selalu diikuti konsekuensinya. Maka jika kita meminta yang terbaik, semoga Allah bimbing juga tuk menghadapinya

15. Dan karena pengabulan #doa diikuti konsekuensi; meminta ‘hasil’ biasanya melahirkan kebuntuan; tapi meminta ‘sarana’ membuka jalan baru

16. Ber #doa minta karunia yang hiasi jiwa; keimanan, kesabaran berlipat, kemampuan bersyukur dll; lebih indah daripada meminta benda-benda.

17. Dan kitapun ingat; sebab Allah Maha Tahu; #doa bukanlah cara memberitahuNya akan apa yang kita butuhkan. Doa itu bincang mesra padaNya.

18. Maka teruslah berbincang mesra; hingga bukan hanya isi doanya, melainkan berdoa itu sendirilah yang menjadi kebutuhan & deru jiwa kita.

19. Selamat berdoa ya Shalih(in+at), #doa dengan sebaik-baik adab, seindah-indah pinta, semesra-mesra suasana, setunduk-tunduk jiwa:)

20. Bincang #doa ini diilhami oleh Gurunda @sholzerotohero , penulis buku #ZeroToHero, di perjalanan tadi. Follow beliau ya Shalih(in+at;)

21. Pelajaran lain dari kisah #doa si ‘Abid; seringkali banyak pinta kita telah dikabulNya, tapi kita terhijab darinya. Hijab itu tersebab..

22. ..masih adanya prasangka buruk pada Allah, kurangnya syukur, & ketidaktepatan #doa yang lahirkan ketaksiapan hadapi paket pengabulannya.

*)sumber: http://duwisusilo89.tumblr.com/post/7063314125/kultwit-doa-oleh-ust-salimafillah


*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia

Download e-Book Panduan Lengkap Ramadhan

Jumat, 22 Juli 2011





Kali ini kami akan berbagi e-book gratis Panduan Ramadhan karya Ustadz Abdullah Haidir, Lc Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah PKS Arab Saudi.


E-book ini berisi:
  • Keutamaan Ramadhan & Puasa
  • Fiqih Shaum
  • Amalan-amalan Utama di bulan Ramadhan
  • Fiqih Zakat Fitrah
  • Fiqih Shalat Tarawih
  • Fiqih Shalat Witir
  • Lailatul Qadar
  • Idul Fitri

Silahkan download e-book Panduan Ramadhan DI SINI. Semoga bermanfaat.


*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia

Program Tahsin Al-Qur'an Untuk Remaja by Kaderisasi Akhwat PKS Piyungan

Oleh: Hida Nur Hidayah*
Setiap Jum'at sore ba'da ashar, sekali-kali mampirlah ke masjid Al Mu'minuun Ngangkruk, tepatnya area Gemises Jalan Jogja-Wonosari KM 12. Di sana, ada sekitar 13 remaja yang telaten belajar huruf-huruf hijaiyyah. Apakah mereka belum bisa membaca? Tentu saja sudah, tapi tajwidnya masih kacau, standar kampung yang "asal bisa" membaca rangkaian huruf Al Qur'an.

Hal ini salah satu alasan diadakannya "Tahsin" belajar memperbaiki bacaan Al Qur'an oleh Bidang Kaderisasi "akhwat" DPC PKS Piyungan. Banyak metode belajar Al Qur'an yang di kenal di masyarakat, dari manual hingga digital. Dan yang kami pakai pakai adalah metode Qiroati, dengan pengajar Mbak One dari Ma'had Asma Amanina, Depok Sleman.

Beliau yang juga aktifis dakwah di salah satu universitas negeri (di) Yogyakarta, benar-benar mengajari kami dari nol, dari jilid satu. Membenarkan lidah-lidah peserta yang mulai kaku dalam melafadzkan huruf-huruf hijaiyah. Perjuangan yang berat, tapi iming-iming dibaliknya membuat peserta semangat.

“Orang yang pandai membaca Al-Qur`an, dia bersama para malaikat yang mulia dan patuh. Sedangkan orang yang membaca Al-Qur`an dengan terbata-bata dan berat melafalkannya, maka dia mendapat dua pahala.” (Muttafaq ‘Alaih)

Tak perlu malu untuk bisa. Karena menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi setiap orang yang mengaku sebagai muslim, dari buaian hingga liang lahat.

Siapa mau nyusul? Silakan datang di Masjid Al Mu'minuun Ngangkruk setiap hari Jum'at pukul 15.30 - 17.15. Maaf, khusus Muslimah.

*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia

KulTwit @IskanQL : Pembahasan Biaya Haji 1432

Kamis, 21 Juli 2011

KulTwit Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1432 H oleh Iskan Qolba Lubis Anggota Komisi VIII DPR RI dari PKS:

1. Diharapkn Kamis lusa sdh ada kptsn biaya Haji 1432H antara DPR & Kemenag, kmdn diteruskan ke Presiden u/ mengeluarkn Kepres BPIH.

2. KOM 8 dan Pemerintah sepakat batas atas biaya penerbangan 1432H/2011M sebesar $2010 yg pd 20JUNI tawaran Garuda rata2 $2074.

3. Penawaran Saudia lebih mahal rata2 $2114, tp ada penerbangan yg lebih kompetitif dg tawaran $1901.

4. Kom 8 DPR RI memberikan peluang ke Maskapai lain u/ berpartisipasi memberangkatkan jemaah Haji th ini.

5. Harga fuel diperkerakan naik sekitar 42% dr tahun yg lalu dari Usc 68.88/ltr menjadi rata2 Usc 97.62/liter th ini.

6. Biaya Penerbangan hj th lalu yg rata2 US 1,734 sdh jauh panggang dari api.

7. Paktor kedua yg membuat #BPIH naik harga Pemondokan usulan Kemenag yg naik dr SR 2850 naik jd sktr SR 3700 per jemaah.

8. Paktor ketiga yg membuat haji mahal, tdk optimalnya pengelolaan dana setoran Haji yg dikelola secara konvensional.

9. Tuntutan UU untuk terlaksananya pelaksanaan haji yg aman dan nyaman msh butuh perjuangan.

10. Bg yg mau berhaji th2 yad hrs sdh siap2 dg kantong yg lebih memadai,tx.


*)dikutip dari http://twitter.com/#!/IskanQL


*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia

Layang Kanggo Sedulurku Poro Kasepuhan Dakwah

"Dadi Wong Tuwo Iku Ora Gampang"

Dening : Ki Cahyadi Takariawan

Sedulurku kabeh, para kasepuhan dakwah, poro pinisepuh lan sesepuh, utowo sing dianggep sepuh, utowo sing wis koyo wong sepuh…. Aku nulis layang iki kanggo ngajak panjenengan kabeh supoyo ndarbeni watak kang berbudi bowo leksono. Dadi wong tuwo jebul ora gampang, amargo opo wae sing diomongne utowo dilakoni, kabeh tansah digatekne poro kadang mudho. Ojo maneh kok ngomong, lah wong menenge wong tuwo wae wis iso dadi gawe. Mulo ayo podho lerem ing pikiran lan padhang ing ati.

Durung suwe iki aku krungu omongane poro kadang “kemampo”, sakjane durung tuwo nanging dipekso dadi tuwo, lan pancen dianggep tuwo. Ora sengojo ketemu poro kemampo iki ing pirang-pirang papan, lan podho curhat nasibe dhewe-dhewe. Ealah, jebule critone kok podho wae eneng ngendi-endi. Aku mbayangke, durung suwe awake dhewe iki dadi wong enom, saiki jebul wis dadi wong tuwo utowo dianggep tuwo. Jebule awake dhewe iki lagi sinau piye carane dadi wong tuwo kang migunani. Dudu wong tuwo sing dadi ampas, nanging dadiyo wong tuwo kang iso maringi tulodho tumrap kadang wredho lan kadang mudho.

Ayo podho sinau dadi wong tuwo kang utomo. Naliko wong tuwo diundang rapat bareng karo poro kadang mudho, kudu iso wicaksono. Yen wong tuwo akeh pendhapate, iso dikiro kakehan ngatur. Yen eneng nggon rapat mung meneng wae, jare ora ono gunane ngundang wong tuwo. Naliko ngrembug keputusan ing sajroning rapat, yen wong tuwo ngomong ora setuju, mengko dikiro njegal program. Nanging yeng ngomong setuju, mengko dikiro wong tuwo kok ora duwe prinsip, ming waton muni setuju. Dadi anggone mrenahke awake dhewe iki kudu ngati-ati banget. Angel to kahanane ?

Risih banget rasane yen tansah krungu omongan sing miring. Ora duwe omah, iso dadi pitakonan, wong wis tuwo kok ora duwe omah. Bareng duwe omah, dadi omongan, iku duwit seko ngendi. Ora duwe motor, dadi rasanan, jare mesakke wis tuwo kok menyang ngendi-endi ming mlaku. Bareng tuku motor dadi rasanan, kae wong tuwo kok wani kredit. Ora duwe mobil, dadi pitakonan, jare ora tegel nyawang wong tuwo mboncengke anake papat numpak motor. Kamongko anake enem, sing loro dikon mlayu, sing papat diboncengne motor ambek nyonyahe. Bareng wani tuku mobil digrenengi, kae wong tuwo kok malah tingkahe borju.

Kamongko sakjane ora borju, nanging pancen seneng burjo alias bubur kacang ijo…. Iku pancen panganan kang sehat kanggone wong tuwo. I love burjo. Opo maneh ditambahi ketan ireng lan santen klopo, wah sedhep temen….. Mak sruput, seger….


Malah ono sing ngrasani, kae wong tuwo kok mobile ganti-ganti, kamongko pancen gaweyane dol tinuku mobil kanggo panguripan. Samben dino Minggu wiwit esuk tekan sore siaran terus eneng TVRI stasiun Ngayogjokarto Hadiningrat, alias bakulan mobil bekas. Ing halamane TVRI Ngayogjokarto samben dino Minggu pancen kanggo dodolan mobil bekas. Wong kang pengin adol utowo tuku mobil bekas, jujugane neng halaman TVRI iku. Kanggone poro bakul, tekane kudu mruput, men iso dasaran ing papan kang strategis. Yen kawanen sithik wae, manggone wis eneng mburi, dadi ora akeh sing podho marani.

Aku ugo krungu omongane poro kadang mudho, sing lagi podho ngrasani poro sesepuh lan pinisepuh. Atiku ngeres banget, rasane ser-seran krungu omongan koyo mangkono iku. Poro kadang mudho iki podho ngrembug jenise wong tuwo. Ono si A, ono si B, ono si S, lan ono si D. Wah aku rumongso sedih krungu wong tuwo dadi bahan omongan. Jare si A iku sombong, jare si B iku cethil, jare si C iku medhit, jare si D iku methakil. Ono maneh si E sing ora peduli. Yen si F iku koyo priyayi. Yen si G kae ora mbejaji. Aku ora ngerti, kiro-kiro awakku mlebu sing endi. Gek gek awakku wiwit A tekan Z mlebu kabeh, wah jan ciloko tenan awakku.

Sedulurku kabeh, para kasepuhan dakwah, poro pinisepuh lan sesepuh, utowo sing dianggep sepuh, utowo sing wis koyo wong sepuh…. Aku ngerti awake dhewe kabeh lagi podho sinau, maklum durung tau dadi wong tuwo sak durunge iki. Sinau piye carane dadi wong tuwo sing iso dadi tulodho. Ayo podho luwih ngati-ati anggone njogo lisan, luwih ngati-ati anggone komentar, luwih ngati-ati anggone tumindak. Jane ora ono sing gelem dadi wong tuwo sing dipekso dadi tulodho koyo ngene iki, soale pancen abot tenan, koyo-koyo ora ono sing bener. Ananging piye maneh, sejarah ndapuk awake dhewe dadi wong tuwo saiki. Gelem opo ora gelem, seneng opo ora seneng, iki wis dadi karepe sejarah.


Panjenengan kabeh mugo-mugo isih kelingan ngendikane ustadz Hilmi Aminuddin naliko piyambake blak-blakan crito kondisine, sing kerep dadi rasanan lan omongane wong akeh. Panjenengane nyritakake iku kanthi trawoco, naliko ono kegiatan ing Denpasar, Bali, tahun 2008 wingi. Wektu aku nggatekake pangandikane, aku trenyuh banget. Mbokmenowo panjenengane wis rumongso banget abote, nganti kawetu ing forum umum wektu iku. Aku dadi luwih cetho saiki, jebule wong tuwo pancen abot banget sanggane. Tambah tuwo lan tambah dhuwur posisine, tambah akeh omongan kang ditujokake marang dheweke, tambah abot ugo sanggane.

Dadi saiki awake dhewe kudu luwih akeh sinaune, kuduh luwih akeh sabare, kudu luwih akeh pangapurane, kudu luwih akeh ngati-atine. Jan angel tenan dadi wong tuwo, ngopo kok awake dhewe ndadak dadi tuwo yo ? Mbok enom terus wae, nek perlu cilik terus wae, ora ono sing nyalahke. Saiki rasa-rasane akeh banget kesalahane awake dhewe. Ananging eneng donyane dakwah iki pancen kudu ono sing gelem dadi wong tuwo. Yen kabeh pengine dadi kawulo mudho, mengko dadi kegiatane kurang wicaksono, amargo kurang dugo. Jare wong enom iku sifate keladuk wani kurang dugo.

Sing perlu kanggone kito saiki ayo tumindak luwih ngati-ati. Ayo eling terus yen awake dhewe iki wis dianggep tuwo lan dipekso maringi tulodho utomo. Ora perlu mikirke omongan sing ora-ora marang awake dhewe, soale omongan ngono iku akeh manfaate kanggo njogo kabecikane wong tuwo. Kanggo ngelingake, kanggo nglurusake, kanggo mbenerake, supoyo awake dhewe ora dadi wong tuwo kang cidro lan culiko. Ojo podho dadi Pandhito Durno, nanging dadiyo Prabu Kresno kang hambeg budi bowo leksono. Mugo-mugo poro kadang mudho tembene iso luwih apik lan luwih utomo tinimbang kito kang wis podho tuwo.

Sedulurku kabeh, para kasepuhan dakwah, poro pinisepuh lan sesepuh, utowo sing dianggep sepuh, utowo sing wis koyo wong sepuh…. Tak kiro cukup semene dhisik layangku. Aku nulis layang iki supoyo panjenengan kabeh gelem ngelingne aku yen dadi wong tuwo kang ora utomo. Ojo dijarno wae awakku iki yen nduweni watak angkoro murko. Tulung aku dikandhani, tulung aku dijewer, tulung aku dinasehati. Aku wedi banget yen awakku mung dadi rasanan, nanging ora ono sing gelem nasehati. Aku sedih banget yen awakku mung dadi omongan, nanging ora podho gelem ngandhani. Tak bukak atiku, tak bukak pikiranku, tak bukak kupingku, supoyo gampang nggatekke nasehat lan pitutur kabecikan.

Tak kiro poro kadang mudho luwih abot yen arep nasehati awake dhewe sing kadhung dianggep tuwo. Pramilo ayo podho tawashaw bil haq, tawashaw bish shabr, lan tawashaw bil marhamah ing antarane poro kasepuhan dhewe. Ojo podho sungkan lan rumongso abot yen maringi nasehat utowo pituduh kang bener. Yen ono wong tuwo sing salah, ayo dibenerke. Yen ono wong tuwo sing medhit, ayo dilomakne. Yen ono wong tuwo sing sombong, ayo dilembah-manahke. Yen ono wong tuwo sing culiko, ayo podho dielingke. Yen ono wong tuwo kang hambeg durangkoro, ayo podho diresikne.


Mugo awake dhewe kabeh iso dadi wong tuwo kang paring tulodho tumrap kadang mudho. Mugo kito kabeh iso dadi conto kang utomo. Muga kito kabeh tansah iso maringake kontribusi kabecikan kanggo kamajuaning dakwah lan kamulyaning ummah. Amin.

*)http://cahyadi-takariawan.web.id/?p=1419


*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia

Download Buletin Ramadhan

Rabu, 20 Juli 2011

Untuk melengkapi amunisi Syi'ar Ramadhan, berikut kami hadirkan Buletin Ramadhan persembahan Media Center DPC PKS Piyungan dalam bentuk file corel draw (versi 11) yang nantinya bisa anda cetak dan perbanyak sendiri (bisa diedit).

Ada 6 topik menarik di Buletin Ramadhan ini: Keistimewaan Bulan Ramadhan, Peristiwa Bersejarah di bulan Ramadhan, Fiqih Praktis Puasa sesuai tuntunan Nabi, Sunah-sunah Puasa, Rahasia Puasa, plus Tanya Jawab Puasa.

Silahkan download file Buletin Ramadhan DI SINI. Semoga Bermanfaat!



*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia

Download Kumpulan Ceramah Kultum Ramadhan Singkat dan Praktis

Wangi semerbak Ramadhan sudah tercium bersama membuncahnya hati orang-orang beriman, hati yang kondusif untuk menerima bimbingan Ilahi. Untuk itu mari kita persiapkan berbagi ilmu di bulan Suci tuk membimbing masyarakat. Sebagai persiapan bekal ilmu itu, kami hadiahkan untuk antum semua E-book Kumpulan Ceramah dan Kultum Ramadhan yang singkat dan praktis karya ustadz Hatta Syamsuddin Dosen Mahad Abu Bakar UMS Solo.

E-book ini bisa anda download DI SINI. Semoga bermanfaat!


*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia

Kewanitaan PKS Piyungan Sambangi Ibu-ibu Pemulung di Dusun Ngablak

Reporter: Titik Wijayanti*
Setelah sedari pagi ribet dengan persiapan Lotisan Ukhuwah dan alhamdulillah berjalan dengan lancar, siangnya (Ahad, 14 Juli 2011) pukul 14.15 WIB sebagian Kader DPRa PKS Sitimulyo melanjutkan aktifitas berikutnya, yaitu pendampingan Pos Wanita Keadilan (PWK). Ditengah terik matahari kami melaju dengan cepat menuju dusun pojok paling selatan di desa Sitimulyo yang merupakan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) yaitu Dusun Ngablak Sitimulyo Piyungan Bantul.

Jalan terjal berbatuan (jalan aspal yang sudah rusak) naik turun, diikuti bau sampah tak menepiskan semangat para kader Divisi Kewanitaan DPRa untuk bersilaturahmi ke dusun tersebut.

Tepat pukul 14.30 WIB kami tiba ditempat bu Paikem yang merupakan pusat kegiatan di dusun tersebut. Senyum hangat tulus ibu-ibu yang sebagian berprofesi 'pemulung sampah' ini sudah mulai tampak dan kamipun disambut dengan baik, alhamdulillah.

Begitu kami datang acarapun segera dimulai, lantunan Sholawat Nabi pun bergema sebagai pembuka acara PWK.

Kami diberi kesempatan untuk mengisi lebih awal. Sesuai dengan Taklimat dari DPC PKS Piyungan, sebelum Ramadhan semua PWK diisi dengan materi Tarhib Ramadhan. Dan kali ini kami mendatangkan pemateri dari Negeri seberang (DPRa Srimulyo), yaitu Ibu Farikhah. Beliaupun menyampaikan beberapa hal tentang berpuasa, diantaranya tentang Keutamaan Puasa, Hal-hal yang harus dihindari ketika berpuasa, dll. Alhamdulillah antusiasme ibu-ibu sangat tinggi, tampak ada beberapa ibu bertanya dan ibu-ibu yang lainpun ikut menjawab...

Sampai tak terasa adzan asar masjid sebelahpun sudah berkumandang, kamipun segera mengakhirinya. Semoga kita dipertemukan di bulan Ramadhan.. Aamin.

*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia

Tifatul, Politisi Indonesia Terpopuler di Dunia

Selasa, 19 Juli 2011

KOMPAS.com — Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring bolehlah disebut sebagai menteri yang paling "gaul" di jagad maya. Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini sangat eksis di jejaring media sosial.

Tak berlebihan jika dikatakan ia satu-satunya menteri di Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II yang paling membuka diri terhadap kritik pedas publik di dunia maya. Tak jarang wacana yang dilontarkan Tifatul menjadi kontroversi dan diskusi panas.

Ternyata, Tifatul juga satu dari sedikit politisi dunia yang eksis di dunia maya. Nama Tifatul tercatat di jajaran 100 politisi dunia dengan pengikut terbanyak di media sosial. Ia menjadi satu-satunya politisi Indonesia yang masuk dalam jajaran 100 besar. Situs pencatat statistik sosial media, www.famecount.com, mencatat, ia berada di urutan ke-24.

Tifatul Sembiring tercatat memiliki 207.219 penggemar di Facebook dan 237.281 pengikut di Twitter. Setiap hari, per 18 Juli 2011, penggemar Tifatul di Facebook bertambah 53 orang. Di Twitter, ia mendulang 286 pengikut baru setiap hari.

Tifatul mengalahkan sejumlah politikus ternama Indonesia lainnya, termasuk Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Politikus Indonesia berikutnya yang tercatat di situs tersebut adalah Prabowo Subianto yang bertengger di urutan 110. Prabowo tercatat memiliki 98.878 penggemar di Facebook dan 1.609 pengikut di Twitter.

Lalu, siapa politikus yang paling populer di dunia? Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Ia tercatat paling top di media sosial dengan 22.056.631 penggemar di Facebook, 9.193.299 pengikut di Twitter, dan 162.701.678 views di Youtube.


*)Sumber:
http://nasional.kompas.com/read/2011/07/19/06484318/Tifatul.Politisi.Indonesia.Terpopuler.di.Dunia


*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia

Ifthor di rumah Sang Mas'ul DPRa PKS Sitimulyo

"Senjata antum hanya dua: hubungan baik dgn Allah dan akhlak dgn manusia. Dengan itu, dua cinta berhimpun, cinta Allah dan cinta manusia", demikian petuah Syeikh Jum'ah Amin bagi para kader dakwah. Salahsatu bentuk realisasi nasehat tersebut, pada setiap Senin jajaran qiyadah dakwah DPRa PKS Sitimulyo secara rutin menggelar ifthor jama'i bergiliran dari rumah ke rumah, dan kemarin sore (Senin, 18/7/11) kami berkumpul di rumah akh Suparman "sang mas'ul" DPRa Sitimulyo.

Wajah-wajah teduh membalut ukhuwah saat kita berkumpul di senja itu. Ada Pakde Mujiran yang baru saja "menjuarai" lari 2 km ikhwan se-DPC Ahad kemarin (17/7), ada akh Parjo, akh Sunardi, akh Didi, akh Heri Sinyo, akh Wahyu Aji, akh Sarojo, dan Pak Mas'ul sohibul bait yang menyajikan buah-buahan segar sebagai pembuka puasa sunah Senin. Usai sholat maghrib berjamaah kami mendapat sajian istimewa soto bikinan Ustadzah Suwartiyah istri Ketua DPRa PKS Sitimulyo shohibul bait.

Puasa merupakan ibadah yang paling istimewa. Betapa besarnya cinta kasih Allah terhadap orang yang berpuasa. Banyak sekali amal perbuatan kita ini yang pahalanya dijanjikan Allah kepada kita secara kalkulatif. Contoh, shalat jamaah menaikkan derajat kita di sisi Allah hingga 27 derajat. Bersedekah dilipatgandakan Allah pahalanya hingga 700 kali lipat. Semuanya dijanjikan Allah dalam hitungan-hitungan yang jelas. Tapi, untuk puasa, Allah mengungkapkan apresiasi-Nya yang tinggi. ''Puasa itu untuk-Ku dan biar Aku yang menganugerahkan pahalanya.'' Bukankah ini sebuah ungkapan sentimental yang diwarnai dengan kecintaan?



*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia

Nasehat Syeikh Jum'ah Amin untuk Kader Dakwah


Nasehat Syeikh Jum'ah Amin untuk kader dakwah:

-Jangan terlalu fokus dengan sebab-sebab materi untuk mencapai kemenangan, tapi kurang fokus pada رَبُّ الْاَسْبَاب "Rabbul asbaab" (Allah yang menjadi Tuhan/Pemilik dari sebab-sebab).

-Jangan terlalu fokus dgn manajemen, idariyah, takhtith (perencanaan), tapi kurang fokus dalam hak-hak Allah. Takhtith dan manajemen baru efektif kalau dilakukan oleh tangan yg berwudhu, kening yg banyak sujud, jiwa yg khusyu', hati yg tenang dan tunduk pd Allah. Tanpa itu, sehebat-hebatnya manajemen dan takhtith yg dilakukan takkan memberi kemenangan.

-Apa yg dianggap orang adalah nafilah (sunah), bagi antum bernilai faridhah (wajib). Dimana posisi antum dalam tilawah minimal 1 juz sehari? Dimana posisi antum dlm raka'at-raka'at saat malam? Dimana posisi antum dalam infak? Dimana posisi antum dlm raka'at dhuha?

-Lawan politik uang yg biasa dijadikan senjata lawan2 politik antum dengan akhlak, dengan ukhuwwah, dan dengan ubudiyah.... Bukan dengan uang juga.

-Senjata antum hanya dua: hubungan baik dgn Allah dan akhlak dgn manusia. Dengan itu, dua cinta berhimpun, cinta Allah dan cinta manusia. Ustadz al-Banna mengatakan: nahnu nuqaatil an naas bil hubb (Kita menaklukan manusia dengan cinta).






*)Syeikh Jum'ah Amin Abdul Aziz seorang tokoh senior dakwah dan juga penulis buku-buku dakwah dan harakah diantaranya kitab Fiqih Dakwah yang telah diterjemahkan dan diterbitkan Era Intermedia.




*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia

Lotisan Ukhuwah Kader Akhwat DPRa PKS Sitimulyo

Senin, 18 Juli 2011

by: Hida Nur Hidayah*
Ahad, 17 Juli 2011 bertempat di Masjid Ar Raihan Bidang Perempuan DPRa Sitimulyo menggelar forum ukhuwah akhwat-ummahat. Acaranya sangat simpel, hanya makan lotis sambil ngobrol. Meskipun ibu-ibu yang diobrolin bukan gosip, tapi ngobrol permasalahan ummat dan dakwah (wuihhh...istilahnya keren) seperti kondisi liqo-an, aktifasi kader, kegiatan ramadhan di kampung dan lain sebagainya. Kondisi santai membuat ibu-ibu lugas menyampaikan uneg-unegnya.

Buah-buahan baik untuk kesehatan tubuh kita. Banyak cara untuk menikmati buah, selain dikonsumsi secara langsung. Beberapa diantaranya adalah jus, rujak, salad dan lotis.

Lotis dikenal di daerah Yogyakarta, Jawa Tengah, dan sekitarnya. Di daerah lain jenis makanan ini biasanya disebut rujak. Perbedaan lotis dan rujak terletak pada besarnya irisan buah dan cara penyajian. Buah pada lotis dipotong dengan ukuran yang agak besar, sambal disajikan terpisah, dan untuk menikmatinya potongan buah dicocol ke dalam sambal. Sedangkan rujak dipotong tipis (diserut) dan sambal dicampurkan ke dalam buah-buahan.

Di Yogyakarta, acara menikmati lotis dikenal dengan istilah lotisan. Semakin banyak orang, acaranya makin seru dan rasa lotisnya pun makin nikmat. Biasanya orang yang akan menyelenggarakan lotisan patungan untuk membeli buah-buahan.

Tak terasa, jam sudah menunjukkan pukul 11.15 WIB. Obrolan terpaksa dihentikan. Bu Nur Wakidah mewakili kaderisasi berterima kasih atas semua uneg-uneg yang telah disampaikan dan berjanji akan segera ditindaklanjuti. Jabat tangan hangat dan cium cinta karena Allah mewarnai perpisahan.

Terima kasih kami haturkan kepada semua pihak yang telah urun buah-buah, sambel, krupuk, minum, tikar, piring, gelas, plastik, tenaga dan sebagainya. Semoga الله Swt berkenan membalas budi baik antunna.

Ukhuwah memang indah...


*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia
 
© Copyright PIYUNGAN ONLINE
fixedbanner