NEWS UPDATE :

Twit @PKSJerman: die Macht der PKS..!!

Kamis, 31 Maret 2011

die Macht der PKS (the Power of PKS):

#PKS adl kumpulan manusia yg slalu ingin menjd lbh baik, trs memotivasi diri dgn kata2 smbari senantiasa bkerja utk Indonesia.

• Semangat yg dimiliki #PKS ada di mana2. Di desa, kota, gnung, lmbah... bhkn jg pd Anda! Ya, pd smw yg sbuk bkerja utk Indonesia.

• Kritik adl hal biasa bagi #PKS, yg luar biasa adl kritik yg membuat kami semakin termotivasi utk terus bekerja utk Indonesia.

• Fitnah, maki & caci tak prnh membuat #PKS sedih. Yg kami sesalkan adl waktu Anda yg terbuang dlm bkerja utk Indonesia.

#PKS tdk reaktif krn pnya cita2 bsr. Tdk arogan krn sdr bhw cita2 itu hny mgkn dcapai bsama rakyat dgn trs bkrja utk Indonesia.

• Bbrp glintir org sgt berhrp bhw smw ftnah kpd #PKS itu bnr adanya, tp kmi ckp mrespon seperlunya smbl trs bkerja utk Indonesia.

• Ada yg kcwa dg #PKS stlh m'baca brita di bbg media, tp jauh lbh byk yg simpati stlh bkerja utk Indonesia b'sama kmi.

• Fokus #PKS bknlah pd menjwb tuduhan & brita di media massa, tp kmi berikrar utk trs bekerja utk Indonesia dgn kontribusi nyata.

• Saat mata & telinga smw org & media tertuju pd #PKS, mk yg ada dlm benak kmi adl m'ajak smuanya bkrja utk Indonesia.

#PKS b'asas Islam & m'buka wawasan thd kebaikan di bbg ajrn agama & ideologi, kmdn meramunya sbg modal bkerja utk Indonesia.

#PKS bkerja utk Indonesia bsama smw agama & kalangan dlm hal2 yg dispkti. Utk yg tdk dispkti, mari slg m'hormati plhan msg2 :)

Optimisme #PKS kdg dianggap lelucon oleh sbgian org. Stlah tawa itu slesai, mrka akn kmi ajak bsama-sama bkerja utk Indonesia.

*sumber: http://twitter.com/PKSJerman
*posted: pkspiyungan.blogspot.com

PKS Perjuangkan Pendidikan Dokter Murah


Ada pendapat yang menyebutkan, mahalnya biaya berobat di Indonesia disebabkan oleh mahalnya biaya pendidikan kedokteran. Karena itulah, peraturan tentang pendidikan kedokteran dinilai perlu direvisi.

Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) membentuk panitia kerja (panja) yang akan membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Pendidikan Kedokteran.

Salah satu anggota Panja dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Rohmani menyatakan, panja ini akan membahas berbagai masalah pendidikan kedokteran, di antaranya mencari cara untuk menekan biaya pendidikan kedokteran sehingga akses terhadap bidang ini lebih luas. Sebab, pendidikan kedokteran juga bertujuan menempatkan kedokteran atau kesehatan sebagai public good.

“Kesehatan adalah kebutuhan dasar setiap warga negara. Oleh karena itu biaya yang dikeluarkan rakyat harus terjangkau dan berkualitas,” kata Rohmani seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, Selasa (29/3/2011).

Rohmani menjelaskan, seorang mahasiswa kedokteran membutuhkan sekira Rp100-300 juta untuk menyelesaikan pendidikannya. Dia menilai, jika biaya ini bisa ditekan, maka akan memengaruhi biaya berobat. Karena, sebagai salah satu indikator kesejahteraan, maka pemerintah tidak boleh lalai dalam memenuhi kewajibannya dalam menjamin kesejahteraan rakyat.

“Sudah sewajarnyalah bila negara menyediakan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas. Dan ini bisa dimulai dari biaya pendidikan kedokteran yang murah. Untuk kelompok masyarakat miskin yang memiliki kapasitas akademik bisa digratiskan,” jelas Rohmani.

Menurutnya, RUU yang sedang digarap itu harus bisa mengakomodasi semua lapisan masyarakat. “Salah satu ruh dari RUU ini adalah pendidikan kedokteran harus bisa dijangkau semua golongan, bukan golongan elit saja. Syaratnya, yang bersangkutan mampu secara akademik, dan secara kepribadian, memiliki jiwa sosial yang tinggi,” ujarnya menandaskan.

....
*Rohmani, MA - Anggota DPR RI Fraksi PKS Daerah Pemilihan Jawa Tengah IX (Brebes, Kab. Tegal dan Kota Tegal) Komisi X DPR.

-kunjungi blog pribadi Rohmani: http://webrohmani.com/wp/

-facebook: http://www.facebook.com/pages/Rohmani-MA/157636287594959

-twitter: http://twitter.com/rohmani_dpr

*)posted: pkspiyungan.blogspot.com

Bencana Lahar Dingin Merapi Kembali Terjadi, PKS Langsung Bergerak


---Pagi ini 100 relawan PKS dr karanganyar, klaten dan sragen dlm pjalanan mnuju lokasi bencana Merapi---

(Rabu 30/3/11) Banjir lahar dingin menjebol jembatan di jalur Jogja-Magelang. Akibatnya, setengah jembatan ambrol, sementara setengahnya miring. Polisi pun menutup jalan utama dua kota tersebut.

Banjir lahar dingin mulai pukul 17.45 WIB dan jembatan ambrol sekitar pukul 18.30 WIB karena arus air sangat kuat. Sebelum ambrol terdengar bunyi gemuruh air yang sangat besar. (detik.com)

PKS langsung bergerak membantu korban. Berikut liputan (news) singkat dari twit @PKSjateng:

• Banjir lahar trjang Mgl. Jembt Pabelan runtuh. Jalur utama Mgl-Ygy putus. Relawan PKS brsiaga.

• Warga Dsn Ngemplak, slh satu Dsn di Ds Paremono mulai ngungsi.

• Saat ini 93 KK mengungsi di balai muslimin, balai pertemuan yg akn djadikan tmpt Muskerwil DPW PKS Jateng.

• Balai muslimin letaknya kira2 1 km dr jmbatan pabelan yg runtuh. Warga yg ngungsi krn rumahnya trendam.

• Relawan PKS sdh mulai bersiaga di lokasi. Bsk pagi tambahan relawan dr kota2 sktr Magelang dikerahkan.

• 3 rumah hilang & 2 rusak di dsn gunung lemah ds gondowangi, sawangan. Jalan utama kampung terputus.

• Insya Allah prsiapan terus brjalan. Malam ini (30/3) panitia dan relawan besrta msyarakat desa paremono sdg kordinasi di lapangan.

• Bantuan yg dibthkan sdg diinventarisir. Bantuan uang via 136-000975146-9 Mandiri cabang semarang pahlawan.A.n kharis raharjo,S.E.

• Relawan daerah lain siap2 tunggu giliran. Mobilisasi awal relawan PKS Magelang dan kota2 sekitarnya.

• Di DPD PKS Magelang malam ini 50 relawan PKS sdg kordinasi. Jam 1 mlm nanti tmbhan relwan dtg dr solo.

• (Kamis 31/3) Pagi ini 100 relawan PKS dr karanganyar, klaten dan sragen dlm pjalanan mnuju lokasi bencana Merapi.


*sumber: http://twitter.com/PKSjateng
*posted: pkspiyungan.blogspot.com

PKS Konsern RUU JPH (Jaminan Produk Halal)


Pembahasan RUU JPH kini semakin mengerucut. Selain akan diwajibkan pada lima tahun yang akan datang, Komisi VIII DPR RI juga menyepakati pemerintah akan berperan sebagai regulator sekaligus operator sertifikasi halal. Selanjutnya proses sertifikasi ditindaklanjuti kepada lembaga sertifikasi halal yang terkait.

Demikian dijelaskan Ahmad Zainuddin, wakil ketua Komisi VIII dari fraksi PKS dalam rapat hasil konsinyering RUU JPH (22/3). “Pemerintah pada prinsipnya berperan sebagai regulator dan pengawas, tapi selain itu juga sebagai operator yang melakukan proses pendaftaran serta mengeluarkan dan menerbitkan nomor sertifikasi,” jelas Zainuddin.

Lebih lanjut ia menjelaskan DPR akan melakukan simplifikasi prosedur dan mekanisme. Di sini pengusaha cukup datang ke satu titik, dalam hal ini pemerintah, untuk memohon sertifikasi, selanjutnya dalam waktu seminggu sudah bisa di-deliver ke lembaga pemeriksa halal.

“Tentu saja LPPOM MUI tetap harus berperan,” kata Ahmad Zainuddin. Ia menambahkan, dalam masa peralihan 5 tahun sebelum diwajibkan, tidak ada sanksi dan sifatnya hanya himbauan kepada perusahaan untuk mensertifikasi halal produknya. “Nah di sini tugasnya pemerintah untuk melakukan sosialisasi dan menyiapkan infrastruktur untuk bisa melakukan sertifikasi di daerah-daerah,” kata Zainuddin.

Selama ini, peran LPPOM MUI dalam proses sertifikasi halal memang cukup baik. Keberadaan LPPOM MUI yang telah menjangkau seluruh provinsi di Indonesia telah sangat membantu pengusaha daerah dalam memperoleh sertifikat halal.


*posted: pkspiyungan.blogspot.com

Kultwit @FahriHamzah : #Pemimpin


1. Kalau diantara kita tak ada yg berpengaruh, maka di antara kita tak akan ada yg didengar.

2. Kalau di antara kita tak ada yg didengar, maka artinya tidak ada #Pemimpin di antara kita.

3. Ada yg punya jabatan (ketua, kepala, bupati, gubernur, presiden, dll) karena tak didengar maka dia bukan #Pemimpin.

4. Ada yg tak punya jabatan, tapi ada yg mendengarnya dan memiliki pengaruh. Dialah #Pemimpin.

5. Semakin sedikit pengaruh #Pemimpin resmi maka makin banyak #Pemimpin tak resmi muncul.

6. Ini seperti hukum kekekalan energi. Energi #Pemimpin ada tapi tidak berkumpul di satu tempat. Dia berubah bentuk.

7. Kita pun membangun pengaruh, lewat kata2 dan twitter. Kita juga adalah #Pemimpin.

8. Nabi saw berkata "kalian adalah #Pemimpin dan akan ditanya tanggungjawabnya atas amanah yg dipimpin.”

9. Kita sedang berlomba membangun pengaruh dan publik akan menilai siapa yg sebetulnya amanah dengan pengaruhnya?

10. Seperti laron di depan lampu. Lampu ter-kuat nyalanya akan didatangi laron terbanyak.

11. Sebaliknya, lampu terlemah nyalanya akan kehilangan peminat laron2.

12. Semakin banyak nyala lampu karena tak ada larangan membangun pengaruh, laron akan menyebar kemana-mana.

13. Para #Pemimpin tak perlu khawatir dengan menyebarnya kekuasaan. Karena itulah watak demokrasi.

14. Dulu kekuasaan hanya 1 di tangan raja. Raja membuat, melaksanakan dan mengawasi. Lalu muncul trias politika.

15. Setelah trias politika (pemisahan kuasa) muncul media sebagai kekuatan ke-empat.

16. Sebelumnya ada pemisahan troika negara-pasar-rakyat. Jadi pasar dan rakyat bahkan lebih penting di luar negara.

17. Tarik menarik kuasa itu terjadi karena hukum alam mengatur kebebasan manusia mencari bentuk penataan terbaik.

18. Dunia berubah cepat, sekarang muncul lagi #socialmedia yg bisa lebih powerful dari kekuatan ke-empat.

19. Jadi #Pemimpin yg sadar situasinya tidak akan resah gelisah. Inilah sistem terbuka. Tapi banyak yg tdk paham.

20. Ada yg menyebut diri demokrat tapi setiap hari mengkhawatirkan kekuatan rakyatnya. Lalu ingin set up sistem otoriter.

21. Ini yg oleh @anismatta disebut imigran demokrasi. kita, harus jadi native demokrasi. Sekian.


*sumber: http://twitter.com/fahrihamzah
*posted: pkspiyungan.blogspot.com

Ust Hilmi Aminuddin: Kita Wajib Berlapang Dada

Rabu, 30 Maret 2011

Ikhwan dan akhwat fillah rahimakumullah..

Sebagai da’i kita harus punya keteguhan sikap dalam menghadapi berbagai cobaan dan tantangan yang ada karena itu adalah sunnatullah dalam perjalanan dakwah. Karakter da’i adalah Atsbatu mauqifan, paling teguh sikapnya. Tidak tergoda, tidak terprovokasi, tidak berhenti apalagi mundur.

Namun, ikhwan wa akhwat fillah, keteguhan sikap kadang-kadang menimbulkan eksklusivitas. Kadang-kadang –na’udzubillah- menimbulkan kesombongan. Kadang-kadang menimbulkan kekakuan dalam komunikasi. Oleh karena itu, harus diimbangi dengan arhabu shadron, paling berlapang dada. Teguh sikap, tapi paling berlapang dada.

Berlapang dada terhadap kritikan. Berlapang dada, bahkan terhadap aneka ragam cemoohan. Aneka ragam fitnah, kita berlapang dada. Bahkan kita jadikan semua itu bahan-bahan untuk instropeksi, untuk mawas diri, untuk memperbaiki. Kita sebagai pribadi dan kita sebagai jama’ah, kita perbaiki semua. Jadi insyaAllah semua itu kita terima dalam konteks bahan-bahan untuk instropeksi, untuk memperbaiki diri.

Kita berlapang dada. Kita tidak marah, apalagi ngamuk-ngamuk. Walaupun kalimat amuk itu spesifik melayu, sampai jadi bahasa Inggris. Artinya itu spesifik karakter melayu, melakukan sesuatu tanpa perhitungan, gelap mata. Tapi insyaAllah dengan manhaj kita, kita sudah melepaskan diri sikap-sikap amuk melayu itu. Nggak ada pada kita. Nggak ada sikap-sikap amuk itu. Kita dengan tenang menghadapi cemoohan, menghadapi caci maki. Menghadapi ancaman-ancaman, kita tenang aja.

Karena kita arhabu shadron. Sehingga komunikasi kita dengan orang, termasuk dengan yang mencaci-maki pun tidak patah arang. Setiap saat kita tetap bisa menyambung silaturrahim. Setiap saat kemungkinan ta’awun. Setiap saat terbuka kerjasama. Nggak ada kita mutung-mutungan. Nggak ada.

Ini sikap dari kader kita harus begitu. Atsbatu mauqifan, tetapi arhabu shadron. Paling teguh sikapnya, tapi luar biasa lapang dadanya. Dan ini karunia Allah swt.

Ikhwan dan akhwat fillah rahimakumullah..

Rasulullah saw. qudwah kita, yang sudah berarti ujiannya jauh lebih besar dari ujian kepada kita. Disebutkan asaddu bala’an itu al anbiya’, yang paling berat ujiannya itu para nabi. Rasulullah saw. ketika datang ujian, di saat-saat fatrah makkiyah, beberapa tahun sebelum hijrah, dua tahun - tiga tahun sebelum hijrah, istri beliau Khadijah ra. meninggal dunia. Padahal dengan wibawanya sebagai bangsawan Quraish, denang hartanya sebagai aghniya’ Quraish, itu mem-back up dakwah Rasulullah saw.

Abu Thalib –pamannya- yang mem-back up melindungi keponakannya juga meninggal dunia dalam waktu yang tidak berjauhan. Di saat itu intimidasi Quraish meningkat, ancaman-ancaman meningkat, karena dua pelindung besar ba’da Allah sudah tidak ada. Sudah tentu sebagai manusia, Rasulullah merasakan himpitan itu, tekanan itu, intimidasi itu semakin terasa. Tapi kemudian Allah menurunkan dua surat (Adh-Dhuha & Al Insyirah), menghibur Rasulullah saw.

Kata Allah swt. dalam surat Ad Dhuha, “Waddhuha, wallaili idza saja..” Allah bersumpah terhadap waktu dhuha dan waktu malam. Kata Allah, “Maa wadda’aka Rabbuka wa maa qola..” Tidak sekali-kali Allah meninggalkanmu dan tidak juga marah kepadamu.

Ini kita sebagai waratsatul anbiya’ wal mursalin, ketika ada himpitan-himpitan, kembali kepada waddhuha itu. Allah memang dari waktu ke waktu menguji kita, selagi kita istiqomah ala thoriqid da’wah, insyaAllah, Allah tidak meninggalkan kita. Maa wadda’aka wa maa qola, dan tidak juga marah.

Itu Allah lagi menggembleng kita. Yang kadang-kadang supaya hasil gemblengannya hakiki, instrukturnya itu memang lawan bener gitu. Jadi bukan artifisial, bukan. Bukan dibuat-buat. Memang orang yang berniat jahat banget sama kita yang jadi instruktur. Agar hasilnya hakiki. Tembakannya bener-bener diarahkan. Supaya hasilnya hakiki, dalam pelatihan itu. Itu sunnatullah begitu.

Kalau dalam latihan yang dibuat, yang artifisial, hasilnya tidak hakiki. Jadi sekali lagi, ingat kepada waddhuha wallaili idza saja. Kata Allah, maa wadda’aka Rabbuka wa maa qola. Bahkan Allah membangunkan optimisme kita, walal akhiratu khairu laka minal ula. Masa depan kalian lebih baik dari masa lalu kalian. Yakini itu.

Untuk menyongsong masa depan yang lebih baik, baik dunia atau akhirat kita, ya kita perlu digembleng. Walal akhiratu khairu laka minal ula. Dan, wala saufa yu’thika, Allah akan selalu memberi dan memberi, memfasilitasi dan memfasilitasi, jika kita tetap berjalan dalam thariqul istiqomah. Wala saufa yu’thika Rabbuka fatardho. Dan kamu ridho, puas, qona’ah, akan perjalanan yang benar ini.

Ikhwan dan akhwat fillah rahimakumullah..

Dalam situasi yang seperti yang saya gambarkan dalam sejarah Rasulullah, kemudian diikuti dengan surat al Insyirah. Alam nasyrah laka shadrok, kata Allah. Bukankah telah kami lapangkan dada kalian. Yang tadi saya katakan arhabu shadron, itu karena Allah melapangkan dada kita.

Alam nasyrah laka shadrok, wawadho’na ‘anka wizrok. Dan Kami letakkan beban yang ada di punggung kalian. Alladzi anqodzo dhohrok. Warafa’na laka dzikrok. Kemuliaan kalian ditingkatkan.

Fa inna ma’al ‘usri yusro, inna ma’al ‘usri yusro, kata Allah dalam menghidupi situasi seperti ini,. Luar biasa. Allah untuk memberikan kemudahan melalui kesulitan. Dalam kesulitan itulah terkandung kemudahan. Diingatkan sampai dua kali. Untuk menemukan kemudahan dalam kesulitan. Untuk menemukan kenikmatan dalam ancaman. Ya, kita harus terus aktif.

Fa idza faraghta fanshob. Jangan berhenti bekerja. Artinya, kita para pekerja dakwah. Yang tidak berhenti oleh situasi apapun, oleh ancaman apapun.

Fa idza faraghta fanshob. Dan motivasi kita, tujuan kita jelas. Wa ila Rabbika farghob. Situasi yang menghimpit Rasulullah, situasi yang menekan Rasulullah itu, dijawab oleh Allah dengan dua surat yang sangat menghibur Rasulullah saw. InsyaAllah, dua surat itu harus menjadi bekalan kita dalam segala situasi sehingga kita bisa terus bekerja untuk kemaslahatan bangsa.

Negeri tercinta ini adalah anugerah Allah kepada kita. Apalagi tanah air kita, yang indah permai, mengandung banyak resouces. Yang bangsa-bangsa lain ngiri, ingin ikut menikmatinya. Bahkan kadang-kadang berkonspirasi untuk merebutnya, atau memanfaatkannya, tanpa melihat hak-hak dari pemilik sah dari bumi pertiwi Indonesia ini. Tanggungjawab nasional ini harus tampil, dalam kehadiran kita, dalam program kita, agenda kita, sepak terjang perjuangan kita. Harus tampil.

Kita adalah pengawal di garis terdepan bagi kepentingan-kepentingan bersama secara nasional. Kita tidak ingin merusak negara ini, karena ini adalah negara karunia Allah.


*Kutipan Taushiyah Ketua Majlis Syuro PKS Ustadz Hilmi Aminuddin pada acara DPW PKS DKI tanggal 27 Maret 2011.

*posted: pkspiyungan.blogspot.com

Twitfatul Sembiring: Belajar dari Monyet

Setiap pagi Pak Menkominfo selalu menyapa para tweeps di akun twitternya yang berjumlah 210.666 followers (s.d. hari ini). Pagi ini beliau juga berbagi hikmah untuk mengawali aktifitas. Ini twitnya, selamat menikmati:
...


• Pernah dengar kisah #monyet di pucuk pohon yg tinggi? Saat angin berembus kencang, ia jd waspada, memeluk pohon erat2 dg penuh kecemasan.

• Angin kencang menyeramkan bahkan tak mampu membuat sang #monyet tumbang. Semakin angin bertiup kencang, semakin kuat ia mencengkram dahan.

• Namun saat angin sepoi bertiup melenakan, itulah saat yg plg mungkin sang #monyet jatuh berdebam karena tertidur dan lupa berpegangan ☺

• Kisah sang #monyet menyampaikan, sulit dan cobaan srg membuat org awas, tapi kenyamanan tanpa disadari adalah sisi hidup yg srg melenakan.

• Demikianlah, 'akhirudin' dari kisah sang #monyet. Mudah2an berkenan. Semoga membuat kita makin 'alimudin' & 'arifudin' dlm hidup.. He3x


*posted: pkspiyungan.blogspot.com

Mata Berkaca Kaca

Selasa, 29 Maret 2011

by ahmad mabruri
*stafsus menkominfo

Di GT Taman Mini lagi macet. Kenapa tiba2 terkenang adik aye #Mauli almarhum ya? Baiklah aye ceritain dikit ttg dia.


1. Nama lengkapnya Mauli Mahmud Wasis Wibowo adik sy persis. anak ke-6 dari 7 bersodara. 2thn lbh muda dari saya.

2. Dia meninggal muda usia 30an karena kanker lidah. Meninggal februari thn 2000 di tempat ia berobat di ciputat ditunggui istrinya.

3. Diantara 4 anak laki dan 3 perempuan adik sy ini emang paling berani dan paling 'bandel' sekaligus paling pintar.

4. Pergaulannya paling beragam. Jago nari breakdance, pencinta alam, jago panjat tebing, dan terakhir aktivis pengajian.serbabisa.

5. Teman2nya tak menyangka dia mati muda. Begitu jg sy dan keluarga. Amalnya amat membekas di kalangan teman2nya.

6. Kehebatannya panjat tebing dia gunakan u/ amal salih. Dia dkk pernah lakukan aksi bersihkan kubah mesjid Istiqlal dng dipanjat.

7. Ia dkk juga pernah aksi demo panjat patung selamat datang bund HI waktu jaman turunkan Soeharto.

8. Adik sy ini orgnya keras. Kalau punya keinginan mesti dilaksanakan. Kadang2 bikin kesel sodara2nya. Nekat tapi bertanggungjawab.

9. Jaman krisis dulu ia demo berhari2 kemah di depan bulog agar pemerintah turunkan harga.

10. Habis demo tak buahkan hasil ia dkk bikin operasi pasar sendiri. Cari minyak goreng curah dan dijual murah ke masyarakat.

11. Fisiknya yang prima dan badannya yang segitiga ia gunakan u/ bekerja ringankan beban masyarakat.

12. Kenapa ia kena kanker lidah? Padahal yg tiap bln sariawan itu saya? Wallahu a'lam.Tapi kata istrinya ia habis kelahi sama tentara.

13. Kami anak tentara dan tinggal di komplek bearland. Suatu malam ia lwt penjagaan dan dimarahi o/ tentara. Adik sy tdk terima.

14. Entah bgmn akhirnya ia kelahi dng tentara dan dikeroyok. Babak belur. Dng luka di mulut dan kepala. Kami tak diberitahu wkt itu.

15. …..

16. Waktu berlalu. Luka di daerah mulutnya itulah yang hampir tak pernah sembuh sampai ia di vonis kanker lidah stadium lanjut.

17. Penderitaannya berbulan2 krn kanker lidah. Tapi dia tak pernah mengeluh. Badannya yang atletis saat meninggal hny tinggal tulang.

18. 2bln sblm meninggal sy mengantarkan ia umroh. Saat itu ia sdh tak bisa bicara dan tak bisa makan!

19. Selama di pswt ke jedah berkantong2 darah kental keluar dari mulut adik sy. Pramugari cemas. Adik sy biasa aja.

20. Sy terbiasa lihat itu krn rumah sy bersebelahan. U/ menahan rasa sakit dan tidak teriak saat kanker menyerang adik sy gigit sendok.

21. Kata istrinya saking menahan sakitnya kadang adik sy sampai buang air.

22. Waktu di RS kanker dharmais yang paling tidak ada suaranya ya adik sy. Sementara pasien lain merintih2 kesakitan.

23. Keajaiban terjadi di tanah suci. Adik sy lebih sehat dan di masjid haram ia menginap tdk plg ke hotel. Tidur dekat sumur zamzam.

24. Dokter memang sdh bilang. Kanker yang sdh menyebar agak susah selamatkan nyawanya. Makanya ia minta umroh.

25. Plg umroh ia agak sehat dan bisa sedikit makan. Sementara pengobatan alternatif terus dilakukan.

26. 3 bln setelah umroh akhirnya adik sy tak bisa bertahan. Allah lebih cinta kepadanya. Malam di bln feb ia meninggal.

27. Ia meninggalkan 1 istri dan 3 org putra/i yang masih kecil. Sulungnya Iyas sepantar dng anak ke-3 sy skrg usia 15thn.

28. Sampai skrg anak2nya belum punya bpk pengganti. Memang susah mencari sosok spt #mauli. Sy tdk ada apa2nya dng dia.

29. Hampir di semua bidang #mauli lebih unggul dari saya. Yang sy menang dr dia adalah rekor nikah saja. Sy umur 23 dia umur 25 :)

30. Itu td kisah #mauli adik sy. Semoga Allah berikan tempat terbaik di sisiNya. Kpd teman2 yg mengenalnya mohon dimaafkan kesalahannya.

*sumber: http://twitter.com/brurmabrur
*posted: pkspiyungan.blogspot.com

kultwit @adimasbayu: Ada Apa Dengan Politik?


#Politik sejatinya adalah proses kompetisi untuk menghasilkan kemashlahatan bagi rakyat / masyarakat.

• Tanpa #Politik, bagaimana negara sebagai sebuah lembaga dijalankan?

• Banyak yg m'hujat #Politik. Padahal, siapa pun yg b'pendapat / m'kritisi suatu urusan publik, sbenarnya ia telah melakukan tindakan #Politik.

#Politik tdk kotor jika dikembalikan pada hakikatnya. Yg mengotori adalah pelakunya, jika ia ber-#Politik dgn niat & tujuan yg keliru.

• Kompetisi adalah iklim dari #Politik. Krn itu, pro-kontra juga lumrah di dalamnya. Yg penting dinamika pengekspresiannya di-menej & sehat.

• Agar #Politik menjadi positif & produktif. Diperlukan orang-orang yg shalih terlibat di dalamnya.

• Bahwa #Politik di negara kita (saat ini) cenderung kotor, itu adalah realita yg hrs kita akui & hadapi. Tapi ingat! Yg bikin kotor pelakunya.

• Justru itulah kita butuh politisi-politisi yg shalih! Alangkah berharapnya saya, para shalih(in/at) turut m'benahi #Politik negeri ini.

• Meski juga bukan berarti semua orang shalih hrs jadi politisi yg terjun berjibaku dlm arena #Politik praktis :)

• Tapi janganlah sekadar menghujat #Politik itu kotor & lalu menghindarinya. Amar ma'ruf nahi mungkar juga harus mencakup dalam #Politik.

• Karena banyak urusan / kemashlahatan publik yg terkait dengan proses #Politik.

• Produk hukum dihasilkan dari legislatif. Berjalannya pemerintahan di eksekutif. Penegakan hukum oleh yudikatif. Itu semua #Politik .

*sumber: http://twitter.com/adimasbayu
*posted: pkspiyungan.blogspot.com

Laporan Yusuf Supendi Ditolak Polisi, PKS Biasa Saja


Partai Keadilan Sejahtera (PKS) enggan mengomentari penolakan laporan pendiri PKS, Yusuf Supendi oleh Bareskrim Mabes Polri terhadap Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq.

"Layak atau tidak layak diterima yang tahu kan polisi, PKS biasa saja, tidak ada masalah juga (kalau laporan itu diterima)," tandas Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen), Mahfudz Siddiq kepada INILAH.COM, Selasa (29/3/2011).

Terhadap laporan-laporan yang gencar dilakukan Yusuf, Mahfudz menegaskan, PKS tidak terlalu mempersoalkan. Menurut dia, hal itu merupakan hak pribadi Yusuf sebagai orang yang merasa tidak puas. Sebelumnya, Yusuf juga sudah melaporkan petinggi PKS ke KPK dan juga Badan Kehormatan (BK) DPR RI.

"Kita tidak ada masalah, kalau merasa tidak puas kalau mau lapor yang silahkan saja. Waktu laporan yang di BK pun akhirnya dicabut kembali karena tidak ada bukti," papar dia.

Kemarin (28/3) Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri telah menolak laporan Yusuf, dengan alasan kurang cukup bukti.

"Besok kita akan ke sini lagi (Markas Besar Polri), karena bentuk tuduhannya adalah fitnah dalam bentuk SMS (pesan singkat) yang sebagaimana ditulis oleh LH," ujar Kuasa Hukum Yusuf, Ahmad Rivai kemarin (28/3). Yusuf berniat kembali ke Mabes Polri hari ini, pukul 11.00 WIB, untuk melaporkan kembali Luthfi Hasan Ishaaq.

Seperti diakui Yusuf, dia merasa dituding bekerjasama dengab Badan Intelijen Negara untuk menjatuhkan PKS. Namun tudingan ini dibantah oleh Yusuf dengan cara mengambil langkah melaporkan presiden PKS ke Mabes Polri dengan tuduhan pencemaran nama baik.

*sumber: inilah.com
*posted: pkspiyungan.blogspot.com

Kulwit RM Zulkipli: Isu Berantai

Senin, 28 Maret 2011


Open your mind, perkaya diri dengan khazanah wacana yang lagi hangat di twitterland. Berikut kulwit dari @rmzulkipli dg hastag #IsuBerantai. Selamat menyimak:
...


• Kalau mau berkuasa 10thn mendatang.. dr skrg rekrut byk2 calon jurnalis & doktrin mrk sesuai kepentinganmu./1

• Sesuci apapun ruang redaksi & beretika spt apapun jurnalis, ttp sj manusia. Sadar/tdk mrk akan "memenuhi" kepentinganya. /2

• Perebutan kekuasaan & klaim thdp kebenaran dizaman yg katanya terbuka ini akan ditentukan o/ byte & baris2 kalimat jurnalis. /3

• Tiap manusia sdh memiliki std "penilaian" sesuai dg apa yg dia "tahu" & dia "fahami". Tak trkecuali jurnalis, pekerja media. /4

• Jangan mimpi "keseimbangan" dlm suatu media, manusia mmg cendrung utk tdk adil, aplg dlm wil/ opini & susunan kalimat berita /5

• Misalnya TEMPO "dirasa" o/ byk tmn2 PKS yg sy kenal "berbuat tdk adil". Jwbnya mnrt sy ckp lihat sj twit2 akun2 pekerja2nya. /6

• Atau knp MediaGroup, tmsk MetroTV bgt garang & ndramatisir mslh2 pemerintah. Mnrt sy ckp lihat sikap politik SP,pemiliknya. /7

• Bgmn menyikapi kebisingan "like & dislike" dlm "membaca" berita? mnrt sy buang sj slrh "std". Jd kt bs "menikmati" semuanya. /8

• Kalau anda bkn "orang kebanyakan" spt sy, yg mjd icon dr suatu komunitas, trm nasib mjd permainan "jurnalis" ~dr yg sy sbt #IsuBerantai /9

• Jurnalis bs beritakan sesuai fakta tp dg "angle" sesuai "std" ideologi, dll yg sdh dimiliki sblmnya. Membentuk "isu".. #IsuBerantai /10

• Spt masalalu, sejarah Indonesia yg digelapkan sd skrg, bgt jg cr bermain isu zaman ini, teknik ini sangat kuno, tp efektif. #IsuBerantai 11

• Kelebihan twitter yg sy sukai adlh byknya spontanitas twit2 akun2nya. Lbh "genuine" utk merenungi "std" jurnalis2 yg ada. #IsuBerantai 12

• Sy paling byk follow akun jurnalis, krn sjk puluhan thn yg lalu sbg loper, sd skrg sy byk mndpt asupan info dr tulisan mrk. #IsuBerantai 13

• Kalau ingin "bangsa" cerdas, jurnalis, pers adlh "guru utama" yg hrs dicerdaskan trlbh dahulu. Indonesia "bljr" byk dr mrk. #IsuBerantai 14

• Apa yg kt tahu, fahami & kadang kt yakini adlh "hasil penuturan" jurnalis, pers kpd kt hari ini & hari2 yg lalu. #IsuBerantai 15

• Smg detik-detik yg Indonesia lewati dg arah kompas yg benar dpt kt nikmati dlm tempo selama2nya & jauh dr #IsuBerantai /16 ~END

*sumber: http://twitter.com/rmzulkipli
*posted: pkspiyungan.blogspot.com

Senandung Pejuang

Oleh: Aboe Bakar Al-Habsyi*
(F-PKS Dapil Kalimantan Selatan)

• Bg #pejuang, kematian itu kepastian. Lari dari pertempuran pun akan mati. Berjibaku seumur hidup dlm perjuangan pun akan di jemput kematian.

• Bg #pejuang, tak ada kata kalah dlm kamusnya. Menang di dunia juga menang artinya. Mati dlm pertempuran, berarti kemenangan sesungguhnya!

• Bagi #pejuang, takdir kemenangan itu keniscayaan. Karena Allah telah tuliskan jauh sebelum kita berjuang. Kita berjuang adalah jg anugrahNya.

• Bagi #pejuang, dunia itu sementara & fatamorgana. Akhirat abadi & impian tertinggi. Maka ia harusnya menjadi bayang langkah kaki.

• Bg #pejuang, kerja seumur hidupnya tak lbh banyak dr secuil nikmat Tuhannya. Karena 900 th ibadah pun tak mampu tandingi nikmat sebiji mata!

• Bg #pejuang, di sini atau tak di sini, Allah mustahil risau. Krn Ia beri kita takdir berada di sini, semata krn cinta dan belas kasih-Nya.

• Bg #pejuang, jd apapun di tmpt apapun bkn persoalan. Krn pucuknya adlh cinta pd Illahi. Aliran perjalanan pd cintaNya, catatan pentingnya.

• Bg #pejuang, rintangan & hambatan adalah amunisi penambah daya tahan. Daun-daun yang berguguran adalah pupuk terbaik yang menyuburkan…


*source: http://twitter.com/aboebakar15
*posted: pkspiyungan.blogspot.com

Padat Merayap Agenda Weekend PKS


Weekend datang, kami senang. Begitulah perasaan kader-kader PKS setiap hadirnya akhir pekan, sebab di hari-hari libur kerjaan ini para kader PKS dimana saja berada akan memanfaatkannya untuk berburu kebajikan dengan menggelar berbagai agenda, aksi, dan kegiatan.

Begitu pula di DPC PKS Piyungan. Bahkan pekan kemarin itu agenda DPC sudah dimulai semenjak Jum'at (25/3) dengan mengadakan acara "Jaring Aspirasi & Silaturohim Simpatisan". Acara berlangsung meriah bertempat di pemancingan Mino Lestari dihadiri para simpatisan dan kordus (koordinator dusun) dari 3 DPRa se-kecamatan Piyungan. Hadir pada kesempatan itu Aleg PKS Propinsi DIY Arif Rahman Hakim. Paparan dan diskusi diselingi makan malam berlangsung hingga pukul 22.30.

Agenda berikutnya: "Tahajud Time". Ini agenda rutin pekanan tiap malam sabtu untuk kader-kader ikhwan bertempat di masjid Al-Ikhlas Sampakan Piyungan. Acara mulai pukul 03.15 dengan qiyamullail. Peserta tidak bermalam tapi datang dari rumah masing-masing kumpul di masjid mulai pukul 03.00. Ba'da shubuh dilanjut dzikir ma'tsurat dan dilanjutkan dengan olahraga Futsal yang bertempat di stadion Rifki Futsal yang tepat di belakang masjid. Acara kemudian diakhiri dengan sarapan bersama dengan menu lontong opor. Boleh dikata ini agenda 3 in 1: Ruhiyah KUAT, Ukhuwah ERAT, Jasadiyah SEHAT.

Sabtu (26/3), DPRa PKS Srimartani menggelar acara Temu Silaturohim Kader yang bertempat di rumah Pak Priyanta dari pukul 16.00 - 18.00.

Sabtu sore juga, ada kegiatan Futsal antar Liqo Remaja yang mempertemukan 4 tim liqo anak-anak usia remaja dari 4 dusun yang berbeda: Liqo dusun Bintaran vs Mokaton, dan Liqo dusun Nganyang vs Ngijo.

Hari Ahad (27/3) menu rutin tiap pagi adalah Tastqif Kajian Ahad Pagi di masjid Al-Ikhlas dari pukul 05.15 - 06.15 peserta ikhwan akhwat. Ahad kemarin diisi ustadz Eko Novianto dengan materi Fiqih Da'wah. Penulis buku "Sudahkah Kita Tarbiyah?" ini rutin mengisi kajian Minggu Wage.

Masih hari Ahad (27/3), pagi jelang siang, kader-kader mengikuti kegiatan ekuin (perekonomian) yang bertempat di Pemancingan Mino Lestari dari pukul 10.00 - 12.00. Ini sekaligus sebagai salah satu realisasi target DPP membentuk sejuta UMKM dan penguatan ekonomi para kader.

Ahad juga (27/3), sore harinya giliran DPRa Sitimulyo mengadakan Temu Silaturohim Kader yang bertempat di rumah Pak Parjo dusun Nganyang. Acara rutin bulanan ini juga diselingi dengan arisan. Dan seperti biasanya, acara tambah meriah dengan kehadiran dan kelucuan tingkah polah anak-anak kader yang sebagian besar balita. Dan setelah dikocok, yang dapat arisan Pak Suridi sehingga otomatis bulan depan bertempat di rumah Pak Suridi dusun Karang Tengah.

Di waktu yang bersamaan dengan tempat yang berbeda, Ahad sore (27/3), juga diselenggarakan Kajian Kristologi untuk remaja masjid/mushola se-Piyungan dengan pembicara Maria Anastasia (mantan biarawati).

Alhamdulillah, dengan karuniaNYA semua agenda berjalan lancar dan sesuai target kegiatan. Semoga Allah SWT menerima segala amal dan usaha kita. Dan semoga Allah SWT memberi keistiqomahan untuk kita semua hingga ajal menjemput dengan husnul khotimah. Hasbunallah wani'mal wakil.


*)sumber: dari para reporter dan panitia acara. editor by: admin.


*posted: pkspiyungan.blogspot.com

Kultwit @FahriHamzah : Bedah Buku "Negara, Pasar, dan Rakyat"


Politisi muda F-PKS DPR, Fahri Hamzah mempublikasi ide-ide pemikirannya lewat sebuah buku yang diberi judul ‘Negara, Pasar, dan Rakyat’ (NPR). Buku setebal 626 halaman ini merupakan buku kedua karya Fahri Hamzah. Sebelumnya, Fahri menulis buku soal Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saat dirinya menjadi anggota Komisi VI dengan judul 'Negara, BUMN, dan Kesejahteraan Rakyat'.

Berikut kulwit Fahri Hamzah seputar isi buku NPR:

1. Dalam #BukuNPR yg saya tulis. Saya kritis pada kelakuan negara. Negara harus kita awasi secara serius.

2. Kita kasi uang dan sebagian kekuasaan kita. Kita beri kewenangan memungungut uang kita itu. Tapi apa yg nampak.

3. Negara muncuri uang yg kita beri kewenangan pungut. Lalu karena pencuri banyak, mereka bikin lembaga pengawas ini dan itu.

4. Lalu, gagal juga menjaga keamanan kita dan ketika gagal, mereka minta kebebasan kitapun dikurangi. Mereka mau menyadap/menangkap.

5. Semua itu dengan biaya yg tidak sedikit, negara dibuat hanya untuk mengurus diri sendiri.

6. Sedihnya, tidak ada perlawanan. Negara terlalu kuat kuasai wacana dan kelompok kepentingan permainkan isu silih berganti.

7. Ini bukan gejala indonesia, Amerika memproduksi perang untuk proyek alutsista. Aneksasi halal demi pesta pejabat.

8. Manipulasi ini juga menggejala di sini. Negara tak sanggup menjaga keamanan lalu minta belanja biaya keamanan.

9. Aneh kalau setiap ada bom, jawabannya "ini kelompok lama". Loh kalau kelompok lama kenapa gak sikat aja semua?

10. Bohong bisa saja merasuk menjadi penyakit karena gagal mengelola kompleksitas. Tidak ada yg diselesaikan tapi isu baru terbit.

11. Buku saya #BukuNPR mencemaskan adanya kegagalkan memahami cara kerja negara secara modern.

12. Negara bisa saya dipahami secara kolonial atau otoriter. Penguasa maunya hanya efektif.

13. Mau berantas korupsi harus otoriter supaya jera. Mau berantas teroris harus represif supaya ada efek jera. Ini omong kosong.

14. Pejabat harus biasa memahami bahwa negara bukan segala-galanya. Negara memang harus kuat tapi bukan dengan merampas hak rakyat.

15. Ini abad 21 kalau negara mau kuat hanya dengan cara memberikan kebebasan kepada rakyatnya.

(bersambung)

*posted: pkspiyungan.blogspot.com

Luar Biasa: Liputan Saksi Mata Aksi PKS di Monas

Minggu, 27 Maret 2011

@AjiPambengkas: "dlm aksi solidaritas tadi terlihat betapa luwesnya pimpinan pks berhubungan dgn siapapun, PKS layak memimpin negeri ini."

@Ummu Balqis Zalfa: Alhamdulillah sy dan keluarga jg ikut dalam barisan yg subhanallah... Puanjaaaaaaaaaannggg banget!!!! 200 ribu kader dr jabotabek,bandung dan sekitarnya!!! Biarpun capek dgn menggendong anak2 tp seru abisss!!!
...

PKS menggelar "Aksi Kepedulian Indonesia untuk Krisis Timur Tengah", Minggu (27/3) di Jakarta. Pengen tahu serunya aksi yang dimulai pukul 13.00 ini? Yuk, kita dengerin aja cerita pandangan mata dari peserta aksi (via twitter):

@restiv: Kepanduan PKS ada acara apa ya? Pada naik motor di margonda. Tertib sih, ga gerombolan, semua pake helm...

@ferryardian: melihat mrk menuju acara munashoroh dunia islam mgunakan motor dgn mbawa anak2 mrk menandakan bhw 'kami' msh bsama dakwah ini lho.. ;o)

Wartawati koran Tempo @siAnink bercerita: Tiap kali liput demonya PKS berasa kaya liputan rekreasi keluarga. Yg dateng pasutri muda + anak2nya je. bayi ada, balita ada, yg sd jg ada.. Bole diliat2 dulu kakaa.. Woaahh... Betul itu! Pendidikan politik sejak dini!!

@hendraandriana7: Fitnah?? Ga ngaruh tuuh, kita tetap solid :)

@imannugraha: Iya itu sih isu ecek2.

@BroArdy: Katanya siang ini ada acara di Monas... Liat-liat yuk ah! *nyiapin kamera jadul 40D+55-250.

@ferryardian: DPRa Klender terlihat 3 bus besar u/ munashoroh siang ini d monas & itupun msh kurang kendaraannya.

@imannugraha: Peduli krisis Timur Tengah di @monas diawali dengan Nasyid Izzatul Islam.

@detik: Kader dan simpatisan PKS dari wilayah Jabodetabek dan sekitarnya memadati lapangan Monas, Jakarta.

@sayawicakz: MONAShoroh

@ixanozious: Aksi Simpatik Indonesia u/ Prdamaian Timur Tengah... Mantaaabbsss.

@adine_ningsih: Gelora massa pks dukung solidaritas utk krisis timur tengah..

@imannugraha: Peduli krisis Timur Tengah di @monas diawali dengan Nasyid Izzatul Islam

@brurmabrur: Setelah orasi ketua persekutuan gereja injili indonesia dan tokoh cendekiawan hindu kini orasi hidayat nur wahid.

@ferryardian: saat ini ustadz @hnurwahid sdg orasi..suasana mdadak adeeem..*allohu akbar!

@rakyatmerdeka: Hidayat Nur Wahid: "Unjuk Rasa PKS, Bukti Indonesia Tak Pernah Mati Membela Warga Sipil."

@ferryardian: ust @anismatta sdg msampaikan orasinya pada aksi #PeduliTimurTengah *allohu akbar!

Isi orasi Anis Matta:
- "kita akan mdukung setiap revolusi u/ mperjuangkan hak2 mreka.."
- "yg mdukung #revolusi itu anak2 muda..bkn muda dari usia tp muda dari perasaan yg slalu bjiwa muda.."
- "dan #PKS adalah kumpulan anak2 muda.."

@ferryardian: Sekarang Sabam Sirait tokoh senior PDIP sdg orasi di aksi #DemoDamai silang monas 14:57:15

sabam sirait: "HNW jam brapa sj sy telp slalu diangkat & sy pun smalam d telp jam 2pagi sy angkat jg.."
"kau belum lahir,sy sdh ke #libya.." kt sabam sirait sambil melihat @anismatta yg dsambut hehehe.. ;op

@Readtacute: orasi ust @anismatta "satu hal yg menarik dari revolusi, digulirkan oleh anak2 muda"

@suwidadi: @anismatta, darah revolusi harus tetap mengalir agar tidak ada lagi diktator yg menyakiti kita ..

@wisnu28: Bangsa Indonesia didalam darahnya terkandung revolusi, selalu mendidih jika mendengar ada revolusi di belahan dunia lain.

@Ikalqun: Revolusi itu tidak akan pernah usai *Soekarno Via ust. @anismatta

@darocky: No to Dictator!

@ferryardian: happening art pelepasan burung merpati simbol perdamaian sblm akhirnya akan longmarch ke bundaran HI.

@hapsari_widzky: ...longmarch dr monas muterin bundaran HI,yampyunn bru ptama kali sy lihat live ni,3 taun d jkt.

@imannugraha: Yel #Libya freedom... #Gaza selamatkan... #Indonesia merdeka! Merdeka! merdeka!

@ixanozious: Proud to city walking w/ pa HNW n prens in Indonesia u/ Prdamaian TimTeng.

@ixanozious: Biar kata aksi bikin macet tp tetep tertib doong ! Pngguna jalan yg laen pny hak melintas jalan jg... tetep tertib doong. Mantab!

@darocky: MH Thamrin putih di kedua sisi.

(wartawati koran Tempo) @siAnink: Tiap selese demo mereka kumpul2 di bawah puun sambil makan siomay. Sirik? Ya iyalaah... Aku kan juga pengen makan siomay!!

@imannugraha: Lesehan di KA Pakuan... lumayan meluruskan kaki yg pegal2.. Sy sm ust amang dan akh faris bawazir.

@ferryardian: pasti liputan foto @abusyamil2004 aksi #PeduliTimurTengah keren2..soalnya ngeliat 'aksi'nya beliau heroik banget..mantab! ;o)

@ferryardian: kalau dsimak,orasi @anismatta td byk yg bs jd HL media besok nih..'pesannya' jelas untuk 'siapa'..mudah2an 'tersampaikan'.. ;o)

@AjiPambengkas: dlm aksi solidaritas tadi terlihat betapa luwesnya pimpinan pks berhubungan dgn siapapun, PKS layak memimpin negeri ini.

@mbah_jiwo: demonya PKSmantab, plural sekali.

@ferryardian: the jak 'garis keras' hadir dlm munashoroh dunia islam d monas.

@imannugraha: Mantabb menthong!

@Ruly's Praying: PKS Kab Karawang tetap Solid dan mengirimkan 30 orang Majelis Murobbi dengan mengawal Ketua DPD-nya Ust. H. Jajat Sudrajat, Lc. beserta Isteri (note: 1 orang MR=50 0rang Binaan) Allahu Akbar...

@Ummu Balqis Zalfa: Alhamdulillah sy dan keluarga jg ikut dalam barisan yg subhanallah... Puanjaaaaaaaaaannggg banget!!!! 200 ribu kader dr jabotabek,bandung dan sekitarnya!!! Biarpun capek dgn menggendong anak2 tp seru abisss!!!



*kliping liputan by: admin pkspiyungan

*posted: pkspiyungan.blogspot.com

Hari ini, PKS Gelar Aksi Peduli Timur Tengah

"Kita tidak ingin Libya menjadi seperti Irak. Ini harus dicegah." (PKS)
...

JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan mengerahkan sekitar 200 ribu kader dan simpatisannya, di Jakarta, Minggu (27/3) siang untuk "Aksi Kepedulian Indonesia untuk Krisis Timur Tengah".

Siaran pers DPP PKS yang diterima di Jakarta, Sabtu (26/3), menyebutkan, massa PKS dari wilayah Jabodetabek itu akan berkumpul di Lapangan Monas, Minggu (27/3) mulai pukul 12.30 WIB.

Menurut Koordinator Aksi, Tubagus Arif, aksi kepedulian itu akan dihadiri tokoh nasional dari berbagai ormas, orpol, juga tokoh lintas agama.

Di antaranya Ketua Badan Kerja Sama Antarparlemen (BKSAP)DPR Hidayat Nurwahid, politisi senior PDIP Sabam Sirait, Wakil Ketua DPD La Ode Ida, Pendeta Dr Nus Riemas (Ketua Wali Gereja Injil Indonesia), politisi PKS Yoyoh Yusroh, Triwisaksana, dan Selamat Nurdin, serta sejumlah tokoh lainnya.

Tubagus mengemukakan, aksi itu digelar sebagai bentuk kepedulian dan rasa prihatin yang mendalam atas nasib masyarakat sipil yang menjadi korban krisis politik dan konflik bersenjata, yang berkecamuk di sejumlah negara di Timur Tengah, seperti di Yaman, Bahrain, Libya, juga di Palestina.

"Sebagai bangsa yang cinta damai kita mengharapkan semua pihak yang bertikai mau duduk mencari solusi terbaik bagi bangsa dan negaranya masing-masing tanpa harus mengorbankan masyarakat sipil," kata Tubagus.

PKS meminta pemerintah Indonesia agar mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengeluarkan resolusi untuk mengakhiri krisis politik dan konflik bersenjata tersebut guna menghindari jatuhnya korban rakyat sipil yang lebih banyak lagi.

Khusus mengenai krisis di Libya, PKS mengharapkan agar pemerintah Indonesia mendesak PBB untuk mengawasi dengan ketat aksi tentara koalisi di Libya. Menurut Tubagus, tanpa pengawasan yang ketat dikhawatirkan pasukan koalisi di bawah komando Amerika Serikat hanya akan menimbulkan persoalan baru di negeri kaya minyak itu.

PKS berpendapat, motif pasukan koalisi harus sesuai dengan mandat PBB yaitu menjaga zona larangan terbang agar milter Libya tidak semena-mena menembaki dan membom rakyatnya sendiri dengan pesawat tempur. di Libya.

Jika tidak dikontrol, ujar Tubagus, dikhawatirkan motif pasukan koalisi berubah dari menjaga zona larangan terbang menjadi invasi dan akhirnya menduduki Libya.

"Kita tidak ingin Libya menjadi seperti Irak. Ini harus dicegah," katanya. PKS, kata Tubagus, mendukung perjuangan rakyat Libya yang mengingikan demokratisasi. "Tapi kita tidak mau hal itu ditunggangi kepentingan Barat yang ingin menguasai sumber daya alam Libya," tandas dia.

*sumber: Republika Online
*posted: pkspiyungan.blogspot.com

Amrik Dan Inggris Bisa Bangkrut Nih

Kondisi keuangan Amerika Serikat (AS) dan Inggris cenat cenut karena harus mendanai aksi militer di Libya. Ahli keuangan kedua negara memperingatkan, sekutu erat itu tengah di ambang kebangkrutan jika nekat meneruskan aksi militer di negeri Moamar Khadafi.

Bayangkan, pada hari pe­r­ta­ma operasi militer yang di­na­ma­kan Odyssey Dawn atau Per­ja­la­nan Fajar itu, AS sudah meng­ha­biskan 100 juta dolar AS (se­kitar Rp 850 miliar). Itu hanya di­gu­nakan untuk rudal. Diperki­ra­kan, Negeri Paman Sam mem­bu­tuh­kan dana lebih dari 1 miliar do­lar AS (sekitar Rp 8,5 triliun).

AS bisa dibilang nekat karena negeri yang masih dalam proses bangkit dari krisis finansial glo­bal yang melanda tiga tahun si­lam itu harus membiayai mesin-mesin perangnya di dua tempat lain, Irak dan Afghanistan. Di Afghanistan saja, per bulan si “Polisi Dunia” itu harus mem­belanjakan 9 miliar dolar AS (sekitar Rp 76,5 triliun).

Seorang pejabat senior di Bank Sentral AS mengingatkan, AS kini di ambang kebangkrutan. “Itu jika kita terus bertahan di jalur fiskal yang selama ini ditempuh para pemegang otoritas,” ujar Presiden Bank Sentral Cabang Dallas Richard Fisher.

Fisher menyampaikan peri­ngatan itu melalui pidato di Uni­versitas Frankfurt, Jerman, be­lum lama ini. Di kalangan Bank Sen­tral AS, Fisher dikenal seba­gai bankir yang sangat hawkish alias konservatif.

Menurut Fisher, sekarang mu­lai terlihat lagi tanda-tanda ke arah krisis finansial. “Kita me­nyak­sikan sekarang aktivitas yang sangat mungkin meng­genjot harga komoditas kunci seperti minyak,” katanya.

Meski tidak langsung me­nye­but di Libya, jelas yang dia mak­sud adalah aktivitas militer di negeri Afrika Utara tersebut. Har­ga minyak makin meroket 24 persen sejak 14 Februari lalu atau sejak kondisi perpolitikan di Timur Tengah dan Afrika Utara semakin panas.

Peringatan Fisher itu didukung Todd Harrison, analis militer dari Center for Strategic and Budge­tary Assessment. Me­nu­rut dia, sukses atau gagalnya ope­rasi militer yang dilakukan koa­lisi, diperkirakan biaya yang dibu­tuhkan di atas 1 miliar dolar AS.

“Untuk menjaga pemberlakuan zona larangan terbang saja, ke­mungkinan dibutuhkan dana 30 juta dolar AS (Rp 255 miliar) hing­ga 100 juta dolar AS (sekitar Rp 850 miliar) per pekan,” tuturnya.

Padahal, sebelum konflik Li­bya meletus, Pentagon (Ke­men­terian Pertahanan AS) sudah ber­koar bakal melakukan peng­he­matan besar-besaran. Yakni, me­ngirit pengeluaran, menunda prog­ram persenjataan baru dan mengurangi biaya pemeliharaan. Semua diperkirakan bisa meng­hemat dana hingga 78 juta dolar AS (sekitar Rp 663 miliar).

Anggota Kongres AS dari Partai Republik Richard Lugar juga heran dengan keputusan Washington terlibat di Libya.

“Aneh. Pada saat semua ang­gota Kongres berbicara tentang defisit anggaran, kita malah kem­bali terlibat dalam kegiatan yang sangat menguras uang,” katanya dalam acara Face the Nation di stasiun televisi CBS.

Inggris juga mengalami kesu­litan finansial serupa. Perdana Menteri David Cameron bahkan menggelar rapat kabinet khusus membahas perkara tersebut, Rabu (22/3). Meski Downing Street (kediaman dan kantor PM Inggris) berupaya mem­bantah, banyak pihak yakin, Inggris bakal kesulitan mem­biayai ope­rasi militer di negeri minyak terbesar di Afrika itu.

Associated Press (AP) mem­per­kirakan, setiap harinya Inggris harus mengeluarkan dana 3 juta pounds (sekitar Rp 42 miliar) un­tuk membiayai kegiatan mere­ka di Libya. Jumlah ini tergolong be­sar karena perekonomian Ing­gris tidak sekuat Amerika.

Pemerintahan Cameron bah­kan tengah bekerja keras meng­atasi defisit anggaran belanja. Padahal, menurut Menteri Ang­katan Bersenjata Inggris Nick Harvey, perang di Libya bisa ber­­langsung sangat lama. “Ke­mung­kinan bisa sampai 30 ta­hun,” kata Harvey kepada BBC.

Karena itulah, para anggota koalisi mulai terpecah tentang siapa yang harus memimpin operasi militer di Libya tersebut. Amerika dan Inggris meminta NATO yang mengambil alih. Tetapi, Prancis dan Jerman me­nolak. Prancis dan Jerman kha­watir, kalau NATO yang me­mim­pin, itu akan menguatkan kesan yang selama ini dikampanyekan Kadhafi bahwa ini perang antara Islam melawan Kristen.

Jerman bahkan secara resmi sudah menarik semua armada tempurnya. Langkah serupa juga dilakukan Turki yang meng­anggap serbuan udara ke Libya telah melampaui wewenang yang diberikan PBB kepada pasukan koalisi.

*sumber: Rayat Merdeka online
*posted: pkspiyungan.blogspot.com

Hidayatullah: Media Islam Jangan Ikut Gembira Kasus PKS


Hidayatullah.com— Masalah internal yang menyelimuti Partai Keadilan Sejahtera (PKS) nampaknya menjadi sasaran empuk media massa. Yang tidak kalah memprihatinkan, sejumlah media yang bernafaskan Islam juga ikut ambil bagian.

Abdul Kholik, LC, Anggota Majeslis Syuro Hidayatullah menasehati agar kalangan Muslim tak ikut ambil bagian dalam urusan PKS, apalagi seolah bergembira dalam masalah ini.

“Islam adalah agama perdamaian dan damai adalah fitrah manusia beriman. Maka, sebagai Muslim dan mukmin sungguh tidak layak mempunyai sikap gembira atas terjadinya konflik sesama saudara beriman,” ujarnya kepada hidayatullah.com, Rabu (23/3).

Himbauan Abdul Kholik ini disampaikan tatkala melihat fenomena media Islam yang ikut-ikutan membesar-besarkan konflik internal di tubuh PKS.

“Memang Allah membolehkan orang yang didzalimi berkata buruk kepada yang mendzalimi, tetapi tidak untuk disebarkan kepada publik apalagi jika sampai berdampak menguatkan posisi musuh-musuh Islam,” tutur anggota Bidang Fatwa MUI Jawa Timur ini.

Sebagaimana diketahui, seminggu ini kasus mantan anggota Dewan Syariah PKS Yusuf Supendi dengan sejumlah petinggi PKS menjadi perhatian media.

Tak lupa, Abdul Kholik juga berharap kepada partai-partai Islam untuk ikut menampakkan cintra Islam dengan cara menunjukkan etika-etika islami baik di saat saat bersatu ataupun di saat berpisah.*

*sumber: Hidayatullah.com
*posted: pkspiyungan.blogspot.com

PKS Minta Biaya Pembangunan Gedung DPR Dikoreksi

Sabtu, 26 Maret 2011


Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta anggaran pembangunan gedung baru DPR dievaluasi. Karena, nilai itu dinilai tidak logis.
...

VIVAnews - Besarnya anggaran pembangunan gedung Dewan Perwakilan Rakyat memantik kontroversi. Untuk membangun gedung berlantai 36 itu dianggarkan Rp1,138 triliun.

Selain itu, yang menjadi sorotan adalah anggaran untuk membangun ruang kerja sebanyak 560 anggota dewan. Untuk satu ruang anggota DPR dianggarkan dana Rp800 juta. Besaran itu, belum termasuk interior dan fasilitas pendukung lainnya.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta anggaran pembangunan gedung baru DPR dievaluasi. Karena, nilai itu dinilai tidak logis.

"Kita bisa evaluasi anggarannya, kenapa bisa sampai Rp800 juta. Itu kan seharga rumah sedang, sama dengan renovasi rumah dinas di Kalibata yang pernah dikatakan kemahalan itu," kata ketua Fraksi PKS, Mustafa Kamal di Jakarta, Sabtu 26 Maret 2011.

"Jadi, itu memang secara logis sulit diterima akal sehat masyarakat."

Mustafa meminta Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR sekaligus Ketua DPR, Marzuki Ali, bersikap terbuka dalam pembangunan gedung baru ini. Marzuki, kata dia, harus menjelaskan anggaran itu secara gamblang kepada masyarakat. "Dia harus tampil di depan untuk menjelaskan tidak dilempar-lempar," kata dia.

"Institusi ini harus bersifat dingin, dia harus bisa merepresentasikan lembaga secara utuh dan menjadi jubir DPR. Itulah ketua DPR, kalau tidak siap menjadi juru bicara DPR (berarti) tidak siap jadi ketua DPR."

Lantas, mengapa PKS sendiri juga menyetujui anggaran sebesar itu? Menurut Mustafa, PKS merupakan partai terakhir yang memberikan persetujuan. "Kalau semua sudah setuju, ya mau bagaimana lagi. Kami yang terakhir, boleh dicek saat rapat itu," kata dia.

Mustafa mengaku selamA ini PKS tidak pernah diajak bicara mengenai anggaran pembangunan itu secara terperinci. "Seringkali kita diajak bicara hanya pada saat sudah jadwalnya mepet, biasanya hanya dimunculkan gambaran umum tidak rinci, hanya besaran umum saja tak ada rinciannya," kata dia.

Oleh karena itu, meskipun telah disetujui, PKS meminta kepada pimpinan DPR untuk melakukan evaluasi ulang anggaran tersebut. "Kalau memang ada masukan-masukan masyarakat yang konstruktif kenapa tidak kita evaluasi ulang kesepakatan yang sudah ada. Ini tugas ketua BURT. Beliau jangan pernah menutup diri terhadap masukan masyarakat," kata dia.

"Tidak ada istilah terlambat. Bisa dikoreksi, semua mungkin."

*sumber: VIVAnews
*posted: pkspiyungan.blogspot.com

Kulwit Anis Matta: Jalan Cinta Para Pejuang


• Mintalah ilham dr Allah dlm menghadapi #tantangan..krn ide2lah yg mengendalikan semua kerja dan gerakan kita.

• Kita jg hrs bekerja dgn penuh cinta dlm menghadapi #tantangan utk menjaga keseimbangan emosional kita..jgn pernah ada benci.

• Dlm sejarah manusia kebencian tdk pernah bisa mengalahkan cinta..sbb cinta memberi kita energi positif dan membuat kt nyaman hadapi #tantangan

• Ketika Ali hendak membunuh lawannya dlm sbh pertempuran tiba2 wajahnya diludahi..Ali tdk jd membunuh lawannya itu krn ia merasa benci. (Ada benci yg mengotori niat suci-ed)

• Kita menang bukan krn kita berkuasa tapi krn kebenaran jd nyata dalam kehidupan manusia..itu hanya mungkin karena cinta.

• Cinta membuat kita menikmati hidup saat menghadapi #tantangan dan benci membuat org lelah bahkan dalam kenikmatan.

• Bekerja dgn cinta biasanya memudahkan turunnya ilham yg mendatangkan ide2 segar dan brilian dlm mhadapi #tantangan.


*posted: pkspiyungan.blogspot.com

Jangan Berpaling Saudaraku

Kawans, mari sejenak membayangkan euforia berupa kegembiraan para sahabat Radhiyallahu Anhum ketika sang Baginda Nabi Rasulullah SAW dengan wajah yang berseri memberitakan kabar gembira tentang diterimanya taubat Ka'ab bin Malik, Murarah bin Rabi’ah dan Hilal bin Umayah Al-Waqifi.

Kesabaran mereka dalam menerima iqab (hukuman) dari Rasulullah SAW berupa boikot dan penghilangan sebagian hak-haknya selama 50 hari berbuah manis, Allah SWT menerima taubat mereka (QS 9 : 117-119)

Mereka tidak berpaling sedikitpun walau mendapat bujuk rayu dari Raja Ghassan untuk berkhianat. Sepucuk surat dari Raja Ghassan diterima Ka'ab:

"Telah sampai berita kepadaku, bahwa temanmu (Nabi saw) telah menyia-nyiakanmu. Sedangkan Allah tidak menjadikanmu orang yang terhina dan tersia-siakan. Bergabunglah dengan kami, maka kami akan menolongmu".

“Inilah ujian yang sebenarnya!” sergah Ka'ab seraya mencabik-cabik dan langsung melemparkan surat itu ke dalam tungku dan membakarnya.

Kisah ini menjadi bagian penting pembelajaran tentang keteguhan, ketsiqohan, kesabaran tentang bagaiman menerima pahit manisnya keputusan qiyadah dakwah dan kisah ini abadi tertera dalam perjalanan ummat ini.

Kawans, Tidakkah kisah ini menjadi pelajaran bahwa bersabar itu jauuuh lebih baik, walaupun sesak dada ini dalam menerima sebuah keputusan, walaupun dunia seakan menyempit, tetap teguhlah bersama janji yang kau ucapkan, sehingga kita termasuk orang-orang yang dimaksudkan dalam FirmanNya:

"Dari antara orang-orang yang beriman, ada orang-orang yang benar dalam berjanji kepada Allah. " (Q.S, al-Ahzab: 23)

Dan kelak generasi sesudah kita akan mengenang hasil kerja kita, karena Allah SWT berfirman : 'Dan katakanlah (hai Muhammad), " Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang beriman akan melihat pekerjaanmu...." [QS At Taubah:105]

"Berjuanglah untuk kebaikan dan kebenaran, sepahit dan sesulit apapun. Bersatulah dalam jama'ah, sebenci dan sekecewa apapun, karena berjama'ah lebih baik daripada sendirian. Bangkitlah ketika jatuh dan jangan menyerah. Peganglah prinsip kita. Bertaushiahlah setiap sa'at, agar saudaramu merasa memiliki dan dimiliki. Jangan tinggalkan yang dibelakangmu, tunggu dg kesabaran dan keikhlasan." (Imam Hasan Al Banna)

*sumber: http://xxson.blogspot.com/2011/03/jangan-berpaling-saudaraku.html
*posted: pkspiyungan.blogspot.com

Kulwit Anis Matta: Menikmati Tantangan

Jumat, 25 Maret 2011


• Tdk ada dakwah yg besar tanpa tantangan besar..itu momentum yg disediakan Allah utk membesarkan dakwah.. itu isyarat kemenangan.

• Scr naluriah kita pasti cendrung jalan mudah menuju kemenangan..tp jk Allah hendak memberi kita kemenangan besar Ia alihkan jalan kita.

• Itu yg terjadi thn I Rasulullah di Madinah..para sahabat memilih menghadang kafilah Abu Sofyan tapi yg mrk hadapi adlh perang badar.

• "Kamu bharap pasukan yg tdk punya kekuatan yg kamu hadapi tp Allah hendak membenarkan kebenaran dgn kalimat2Nya.." (8:7)

• Lima tahun pertama saat pendirian negara Madinah Rasulullah telah berperang sebanyak 48 kali dan 5 thn terakhir sebanyak 20 kali.

• Jadi total pertempuran yg tlh dihadapi Rasulullah selama menegakkan negara Madinah adalah 68 kali..brp kali perbulan?

• Dari total 68 kali pertempuran itu Rasululllah memimpin 28 kali diantaranya..itu semua mengokohkan posisi negara Madinah.

• Syarat pertama menghadapi #tantangan adlh memperkuat hubungan dgn Allah sbb Dia yg mengatur permainan, Dia sumber ketenangan, keteguhan dan keberanian.

• Syarat kedua menghadapi #tantangan adlh kelapangan dada dgn cara tdk mempersonalisasi masalah, tdk dendam dan tdk marah apalagi panik.

• Syarat ketiga menghadapi #tantangan adlh pemahaman yg menyeluruh thdp keseluruhan situasi dan llingkungan serta peta masalah yg jelas.

• Syarat keempat menghadapi #tantangan adalah soliditas organisasi dan pasukan yg memungkinkan semua rencana terlaksana dgn baik.

• Dgn keempat syarat itu kt punya lavarage utk mengubah #tantangan jd peluang..serangan jd bumerang bg lawan.

• Jd #tantangan hrs kt pandang sbg berkah dan sumber kabaikan krn Allah menitipkan peluang di balik itu semua.

• Jadi mari kita tersenyum dan menyambut #tantangan sbg berkah yg akan melapangkan jalan kt utk tumbuh jd besar dan kokoh.

*posted: pkspiyungan.blogspot.com

Kulwit @kaisar_el_rema: Tantangan & Respon Dakwah


1. Apakah ada kaitannya pergerakan (al-harakah) dengan uang?

2. Ada fenomena menarik antara kondisi kehidupan di masa Umar yang berbeda dengan masa pemerintahan Ustman.

3. Apa yang menyebabkan keduanya memerintah dengan cara yang berbeda? adakah Ustman gila harta?

4. Ustman hidup di istana megah. di masanya, jalan-jalan dibangun. tp setiap hari Ustman mengkonsumsi air putih dan roti kering.

5. Dalam istana megahnya, Utsman memiliki ruangan kecil. diterangi lentara redup. di sana ia membaca al-quran setiap gundah.

6. Utsman sangat berbeda dengan Umar yang tidur di bawah pohon kurma, pakaian belel dan bersama budak menuntun keledai.

7. Apa dengan semena-mena kita katakan ustman tenggelam dalam kehidupan dunia? lihatlah latar belakang dan tangga-tangga sejarah.

8. Utsman saudagar sukses. usia 20 tahun sudah memimpin perusahaan. hidup di klan Umayah, bangsa kaya. sedang Umar?

9. Umar dari klan Adi. kaum petarung.

10. Abu bakar telah menyelesaikan masa pemerintahannya dengan baik: menyatukan pemberontak-pemberontak disintegrasi bangsa.

11. Umar sebagai penerus Abu bakar, meniti tangga lainnya: menyebarkan islam keluar jazirah arab. sungai eufrat dan nil.

12. Maka di masa umar, dakwah islam sudah melebar kemana-mana. dan ini yang diwariskan sebagai kerja pemimpin setelahnya: Utsman.

13. Jadi apa sekarang yang dibutuhkan Utsman sepeninggal al-Faruq? dia butuh uang yang banyak. ya, uang. itulah tuntutan generasinya.

14. Utsman butuh uang untuk memobilisasi wilayah yang luas itu dengan baik. dia hidupkan bisnisman-bisnisman.

15. Untuk melancarkan produktivitas kerja, ia bangunkan jalan raya yang luas. megah. yang masa Umar belum terlalu dibutuhkan.

16. Maka, likulli marhalatin rijaluha. setiap fase sejarah membutuhkan aktornya masing-masing.

17. Wa likulli marhalatin musykilatuha. dan pada setiap fasenya sejarah selalu menyodorkan masalah yang berbeda.

18. Gelimang uang bkan satu2nya patokan menuduh menyimpang khittah. sebab itu Ali berdoa: jangan kau masukkan dunia ke hatiku, Tuhan.

*sumber http://twitter.com/kaisar_el_rema
*posted: pkspiyungan.blogspot.com

Menyerang Qiyadah Melumpuhkan Dakwah

Muhammad Abdullah Al Khatib*
...
Wahai Ikhwan, karena dakwah kalian merupakan kekuatan besar melawan kedzoliman, maka wajar kalau mereka mengerahkan segala senjata dan kemampuan untuk menghadapi dakwah kalian, bahkan tidak ada satu pun cara kecuali mereka manfaatkan untuk memerangi dan memberangus dakwah kalian.

Cara paling berbahaya yang digunakan oleh musuh yang licik adalah upaya menimbulkan friksi internal di dalam dakwah, sehingga mereka dapat memenangkan pertarungan karena kekuatan dakwah melemah akibat terpecah belah. Dan hal yang paling efektif menimbulkan friksi internal dalam dakwah adalah hilangnya tsiqah antara prajurit dan pimpinan. Sebab bila prajurit sudah tidak memiliki sikap tsiqah pada pimpinannnya, maka makna ketaatan akan segera hilang dari jiwa mereka. Bila ketaatan sudah hilang, maka tidak mungkin ada eksistensi kepemimpinan dan karenanya pula tidak mungkin jamaah dapat eksis.

Oleh karena itulah, maka Imam Asy-Syahid menekankan rukun tsiqah dalam Risalah At-Ta'alim dan menjadikannya sebagai salah satu rukun bai'at. Imam Asy-Syahid juga menjelaskan urgensi rukun ini dalam menjaga soliditas dan kesatuan jamaah, ia mengatakan:

"...Tidak ada dakwah tanpa kepemimpinan. Kadar tsiqah – yang timbal balik - antara pimpinan dan yang dipimpin menjadi penentu bagi sejauh mana kekuatan sistem jamaah, kemantapan langkah-langkahnya, keberhasilan dalam mewujudkan tujuan-tujuannya, dan kemampuannya dalam mengatasi berbagai tantangan dan kesulitan. "Ta'at dan mengucapkan perkataan yang baik adalah lebih baik bagi mereka" (QS 47:21). Dan tsiqah terhadap pimpinan merupakan segala-galanya bagi keberhasilan dakwah."

Kita tidak mensyaratkan bahwa yang berhak mendapat tsiqah kita adalah pemimpin yang berkapasitas sebagai orang yang paling kuat, paling bertakwa, paling mengerti, dan paling fasih dalam berbicara. Syarat seperti ini sangat sulit dipenuhi, bahkan hampir tidak terpenuhi sepeninggal Rasulullah saw. Cukuplah seorang pemimpin itu, seseorang yang dianggap mampu oleh saudara-saudaranya untuk memikui amanah (kepemimpinan) yang berat ini. Kemudian apabila ada seorang ikhwah (saudara) yang merasa bahwa dirinya atau mengetahui orang lain memiliki kemampuan dan bakat yang tidak dimiliki oleh pimpinannya, maka hendaklah ia mendermakan kemampuan dan bakat tersebut untuk dipergunakan oleh pimpinan, agar dapat membantu tugas-tugas kepemimpinannya bukan menjadi pesaing bagi pimpinan dan jamaahnya.

Saudaraku, mungkin anda masih ingat dialog yang terjadi antara Abu Bakar ra dan Umar ra sepeninggal Rasulullah saw.

Umar berkata kepada Abu Bakar, 'Ulurkanlah tanganmu, aku akan membai'atmu.'
Abu Bakar berkata, 'Akulah yang membai'atmu.'
Umar berkata, 'Kamu lebih utama dariku.'
Abu Bakar berkata, 'Kamu lebih kuat dariku.'

Setelah itu Umar ra berkata, 'Kekuatanku kupersembahkan untukmu karena keutamaanmu.'
Umar pun terbukti benar-benar menjadikan kekuatannya sebagai pendukung Abu Bakar sebagai kholifah.

Tatkala seseorang bertanya kepada Imam Asy-Syahid, 'Bagaimana bila suatu kondisi menghalangi kebersamaan anda dengan kami? Menurut anda siapakah orang yang akan kami angkat sebagai pemimpin kami?'

Imam Asy-Syahid menjawab, 'Wahai ikhwan, angkatlah menjadi pemimpin orang yang paling lemah di antara kalian. Kemudian dengarlah dan taatilah dia. Dengan (bantuan) kalian, ia akan menjadi orang yang paling kuat di antara kalian.’

‘Wahai Ikhwan, mungkin anda masih ingat perselisihan yang terjadi antara Abu Bakar dan Umar dalam menyikapi orang-orang yang tidak mau mengeluarkan zakat. Sebagian besar sahabat berpendapat seperti pendapat Umar, yaitu tidak memerangi mereka. Meski demikian tatkala Umar mengetahui bahwa Abu Bakar bersikeras untuk memerangi mereka, maka ia mengucapkan kata-katanya yang terkenal, yang menggambarkan ketsiqahan yang sempurna, 'Demi Allah, tiada lain yang aku pahami kecuali bahwa Allah telah melapangkan dada Abu Bakar untuk memerangi mereka, maka aku tahu bahwa dialah yang benar.'

Andai Umar ra tidak memiliki ketsiqahan dan ketaatan yang sempurna, maka jiwanya akan dapat memperdayakannya, bahwa dialah pihak yang benar, apalagi ia telah mendengar Rasulullah saw bersabda, 'Allah swt telah menjadikan al haq (kebenaran) pada lisan dan hati Umar.'

Alangkah butuhnya kita pada sikap seperti Umar ra tersebut, saat terjadi perbedaan pendapat di antara kita, terutama untuk ukuran model kita yang tidak mendengar Rasululiah saw memberikan rekomendasi kepada salah seorang di antara kita, bahwa kebenaran itu pada lisan atau hatinya.

Mengingat sangat pentingnya ketsiqahan terhadap fikrah dan ketetapan pimpinan, maka musuh-musuh Islam berusaha sekuat tenaga untuk menimbulkan keragu-raguan pada Islam, jamaah, manhaj jamaah, dan pimpinannya. Betapa banyak serangan yang dilancarkan untuk melaksanakan misi tersebut.

Oleh karena itu, seorang akh jangan sampai terpengaruh oleh serangan-serangan tersebut. Ia harus yakin bahwa agamanya adalah agama yang haq yang diterima Allah swt. Ia harus yakin bahwa Islam adalah manhaj yang sempurna bagi seluruh urusan dalam kehidupan dunia maupun akhirat. Ia harus tetap tsiqah bahwa jamaahnya berada di jalan yang benar dan selalu memperhatikan Al Quran dan Sunah dalam setiap langkah dan sarananya. Ia harus tetap tsiqah bahwa pimpinannya selalu bercermin pada langkah Rasulullah saw serta para sahabatnya dan selalu tunduk kepada syariat Allah dalam menangani persoalan yang muncul saat beraktivitas serta selalu memperhatikan kemaslahatan dakwah.

Kami mengingatkan, bahwa terkadang sebagian surat kabar atau media massa lainnya mengutip pembicaraan atau pendapat yang dilakukan pada pimpinan jamaah, dengan tujuan untuk menimbulkan keragu-raguan, menggoncangkan kepercayaan, dan menciptakan ketidakstabilan di dalam tubuh jamaah. Oleh karena itu, seorang akh muslim tidak diperbolehkan menyimpulkan suatu hukum berdasarkan apa yang dibaca dalam media massa, tidak boleh melunturkan tsiqahnya, dan tidak boleh menyebarkannya atas dasar pembenaran. Ia harus melakukan tabayyun terlebih dahulu.

Allah swt menegur segolongan orang yang melakukan kesalahan dengan firman-Nya,
“Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka serta merta menyiarkannya. Dan kalau mereka menyerahkannya kepada Rasul dan ulil Amri di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka (Rasul dan ulil Amri). Kalau tidaklah karena karunia dan rahmat Allah kepada kamu, tentulah kamu mengikut syaitan, kecuali sebahagian kecil saja di antaramu.” (QS 4:83).


*Dikutip dari Kitab Nadzharat Fii Risalah at-Ta'alim (Bab Ats-Tsiqoh) terbitan Asy-Syaamil.

*posted: pkspiyungan.blogspot.com

Mesir, Milik Islamis dan Loyalis?


Kubu Islamis (IM) dan sisa loyalis Mubarak dinilai lebih siap secara organisasi dan dana dalam menghadapi pemilu.
...

Oleh: Musthafa Abd Rahman

[KOMPAS]- MESIR sukses menyelenggarakan referendum atas amandemen konstitusi secara tertib dan damai, Sabtu lalu (19/3/11). Referendum tersebut dianggap sebagai uji coba pertama rakyat Mesir untuk menjalankan demokrasi setelah sukses mengobarkan revolusi 25 Januari, yang menumbangkan rezim Presiden Hosni Mubarak.

Di antara pasal konstitusi Mesir yang diamandemen adalah pembatasan masa jabatan presiden Mesir, yaitu paling banyak dua kali masa jabatan dengan setiap masa jabatan selama empat tahun.

Presiden Mesir juga diwajibkan menunjuk seorang atau lebih wakil presiden dalam 60 hari pertama berkuasa.

Ada dua pesan penting dari penyelenggaraan referendum amandemen konstitusi itu. Pertama, rakyat Mesir cukup berhasil menjalani uji coba pertama berdemokrasi.

Dalam konteks suasana Kairo, dalam pengamatan Kompas ketika berkeliling di kota itu, terlihat antrean panjang warga Kairo yang ingin memberikan suara di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS). Bahkan, antrean itu membuat macet jalan di sekitar TPS.

Rakyat Mesir begitu bersemangat memberikan suaranya sekaligus ingin mencitrakan Mesir sebagai negara demokratis. Di sejumlah TPS di kawasan Nasr City, sekelompok pemuda membawa pamflet bertuliskan ”Tidak penting memberi suara setuju atau menolak, yang penting suara Anda sangat berarti dalam membangun demokrasi di negeri ini”. Pemandangan seperti itu tidak pernah terjadi pada pemilu era Presiden Mubarak.

Jumlah partisipasi rakyat dalam referendum itu juga menunjukkan perubahan besar dibandingkan dengan sebelum revolusi 25 Januari. Tercatat 41 persen atau sekitar 18 juta dari 45 juta warga yang memiliki hak pilih memberikan suaranya. Dari 18 juta pemilih itu, sebanyak 77,2 persen memberikan suara setuju, berbanding 22,8 persen yang menolak.

Persentase keikutsertaan pemilih itu merupakan yang terbesar sejak revolusi Mesir tahun 1952. Pada era Presiden Anwar Sadat dan Mubarak, hanya 10 hingga 15 persen pemilik suara yang menggunakan hak pilihnya dalam pemilu.

Kedua, referendum amandemen konstitusi merupakan uji coba pertama cara mengelola perbedaan pendapat secara demokratis antarkekuatan politik yang muncul pascarevolusi. Menjelang referendum, media massa Mesir, baik cetak, elektronik, maupun online, bahkan forum seminar, diramaikan polemik soal amandemen konstitusi. Mereka yang dulu bersatu melawan Mubarak tiba-tiba bertengkar di televisi dan halaman surat kabar.

Dua kubu

Ada dua kubu yang berbeda pendapat soal amandemen konstitusi. Pertama, Ikhwanul Muslimin atau kubu Islamis dan loyalis Mubarak yang mendukung amandemen konstitusi.

Kedua, partai politik dan kandidat presiden mendatang, seperti Amr Mousa (kini masih menjabat Sekjen Liga Arab) dan Mohamed ElBaradei (mantan Direktur Badan Tenaga Atom Internasional/IAEA), yang menolak amandemen konstitusi.

Mereka (yang menolak amandemen) meminta dibentuk badan presidium sebagai pemerintah transisi atau memperpanjang jabatan dewan agung militer yang kini berkuasa, satu hingga dua tahun lagi. Pada masa itu, badan presidium atau dewan agung militer membentuk lembaga pendiri yang bertugas menyusun konstitusi baru.

Kubu penolak amandemen berpandangan, jika amandemen konstitusi disetujui dan pemilu parlemen digelar dalam enam bulan mendatang, dilanjutkan pemilu presiden, kubu Islamis dan sisa loyalis Mubarak akan memenangi pemilu itu.

Kubu Islamis dan sisa loyalis Mubarak dinilai lebih siap secara organisasi dan dana dalam menghadapi pemilu. Karena itu, kelompok penentang amandemen meminta perpanjangan waktu untuk menyusun konstitusi baru, daripada mengamandemen konstitusi lama, agar kekuatan politik yang lain lebih siap menghadapi pemilu.

Namun, opini yang dibangun kubu penentang amandemen tidak membawa hasil. Referendum tetap digelar dan mereka juga kalah telak. Maka, tiba waktunya bagi mereka untuk bekerja keras memenangi pemilu. Pemilu parlemen dijadwalkan digelar September dan pemilu presiden pada bulan November atau awal Desember.

Jika kekuatan politik penentang amandemen itu tak segera membangun kekuatan pada sisa waktu enam bulan ini, bisa jadi kalkulasi mereka menjadi kenyataan, yaitu Ikhwanul Muslimin atau sisa loyalis Mubarak berkuasa di Mesir.

*sumber: KOMPAS cetak (25/3/11)
*posted: pkspiyungan.blogspot.com

Wawancara Hidayat Nur Wahid: Hanya ada Satu PKS


Berikut wawancara wartawan dengan Hidayat Nur Wahid di sela-sela rapat kerja Komisi I dengan Kepala BIN Sutanto dan Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar, di gedung DPR, Jakarta, Selasa (22/3/2011):
...


Apa tanggapan Anda terkait laporan Yusuf Supendi ke BK dan KPK?

Semuanya sudah dibahas terkait Pak Yusuf. Pak Mahfudz Siddiq sudah banyak menanggapi ya sudah itu saja. Tidak ada faksi-faksi dalam PKS, tidak ada yang disebut faksi tua-faksi muda. Di PKS itu hanya satu, apalagi di Mukernas kemarin sudah diputuskan PKS jadi satu. Nama kita adalah PKS tidak dipisah Partai Keadilan atau Sejahtera.

Yang ada PKS adalah PKS, di PKS ada dinamika dan ada beberapa hal yang mengemuka, itu tugas dari partai untuk menyelesaikan sebijak-bijaknya supaya tidak terjadi fitnah, supaya tidak menjadi bola liar, serta dipolitisasi oleh pihak-pihak yang memang menunggu celah untuk bisa memborbardir PKS.

Konon ada perubahan sejak PK menjadi PKS?

Itu juga tidak benar, karena pada hakikatnya saya adalah deklarator PK. Orang-orang awal dan deklarator yang mendeklarasikan, disitu ada Pak Yusuf Supendi dan 50 lainnya. Saya tahu persis PK dan PKS adalah rangkaian yang tidak berbeda secara berlawanan.

Prinsipnya sama, ini partai asasnya Islam, sekarang pun asasnya tetap Islam. Dari dulu partai ini bertujuan untuk membuat bangsa Indonesia menjadi adil makmur dan sejahtera. Dalam konteks NKRI yang diridhoi oleh Tuhan YME.

Jadi yang muncul masalah belakangan bukan karena akibat perubahan PK ke PKS?

Pada hakekatnya, ini masalah yang berkaitan dengan disiplin partai, partai yang membuat keputusan. Keputusan itu tidak dikaitkan dengan Anda yang dulu dan Anda yang belakangan. Apakah Anda generasi awal atau akhir, semua diukur dengan AD/ART yang diatur partai sangat jelas.

Kemudian prinsip internal partai sangat jelas, lembaga-lembaga partai juga jelas. Lembaga partai membuat keputusan-keputusan dan saya kira tidak serta merta dulu yang seolah-olah menjadi segala-galanya sekarang menomorsatukan. Sementara yang belakangan segala-galanya harus diakhirkan.

Banyak yang menyebut Anda sebagai tokoh PKS yang moderat yang diyakini bisa menyelesaikan masalah ini?
Saya juga sahabat Pak Luthfi, saya juga sahabat Pak Anis, begitu juga dengan Pak Yusuf. Pada hakekatnya kita itu satu sesungguhnya. Bahwa dalam organisasi ada yang memberi kontribusi lebih atau kurang, ada yang melanggar hukum, bahkan menghadirkan produk-produk hukum, ya itulah dinamika dalam berdemokratisasi.

Saya hanya bagian dari PKS sekaligus deklarator PK. Oleh karena itu saya tahu persis apa partai ini. Tapi posisi itu bukan seolah-olah kemudian semua berpulang kepada saya, itu tidak tepat. Ini adalah organisasi ada aturan mainnya, ada AD/ART ada mekanisme disiplin dan itu saya pikir ada di seluruh partai.

Tapi apa benar ada komunikasi yang putus antara kader tua/muda?

Gak betul itu. Dari sisi komunikasi jalan terus. Saya biasanya disebut kelompok tua. Saya hadiri pertemuan kader malam minggu kemarin, kita hadiri pertemuan kader se-DKI. Tua muda campur disana. Dari sisi kader tidak ada masalah sama sekali. Di PKS tidak mengenal dikotomi itu.


*sumber: inilah.com
*posted: pkspiyungan.blogspot.com

Kulwit Anis Matta: Inilah yang Membuat PKS Kuat

Kamis, 24 Maret 2011


• Sebuah organisasi hanya bisa tumbuh besar kalau sistemnya lebih besar dan lebih kuat dari individu-individunya.

• Begitu individu lebih kuat dari sistem maka organisasi itu pasti akan berumur pendek..seumur individu itu.. dia pergi - organisasi mati.

• Kalau sistem lebih kuat dari individu mk organisasi akan hidup selama sistem itu hidup..individu boleh datang dan pergi.

• Itu sebabnya mengapa banyak partai atau perusahaan bisnis atau ormas yg lahir dan mati muda.

• Sebuah sistem organisasi harus bisa mewadahi 3 hal: bisa mendorong dinamika pertumbuhan, bisa menyerap keragaman, immun terhadap virus.

• Sebuah sistem teruji dalam goncangan2 besar..jika ia kuat mk ia akan eksis dan tumbuh..solid dan bersih dr virus.

• Sistem yg bisa mewadahi dinamika pertumbuhan adalah yg berbasis pd kompetensi, berorientasi pembelajaran dan inovasi.

• Sistem yg bisa menyerap keragaman mjadi faktor produktif adalah yg berbasis pd syuro dan tradisi pengetahuan.

• Sistem yg punya imunitas thdp virus adalah yg berbasis pd hukum yg ketat dan standar etika yg tinggi.

• Sistem yg kuat sprti ini bertumbuh cepat di tengah tantangan krn kedisiplinan dan keluwesannya sekaligus.

• Dlm sebuah sistem yg kuat nilai seseorang terletak pada moralitas, kapasitas dan kinerjanya..hanya itu yg membuat eksis dan tumbuh.

• Musuh besar dr sistem sprt ini adalah kultur feodalisme..krn ia tdk memberi ruang pd keistimewaan individu yg semu.



*posted: pkspiyungan.blogspot.com

Menaklukkan Oposisi

Oleh Rico Marbun*
...
[detik.com]-Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sepertinya sedang dirudung masalah silih berganti. Awal Maret lalu, Anis Matta yang kebetulan menjabat sebagai sekjen partai sekaligus Wakil Ketua DPR RI diserang oleh penyebaran video asusila palsu lewat dunia maya. Belum genap sebulan, PKS kembali disibukkan oleh berita miring yang kali ini dihembuskan oleh salah satu mantan kolega, Yusuf Supendi.

Tanpa ragu, Yusuf melaporkan Presiden PKS ke Badan Kehormatan (BK) DPR dan Anis Matta ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menanggapi manuver tersebut, Mahfudz Siddiq, salah satu Wasekjen PKS, mengatakan bahwa ulah mantan kader senior tersebut adalah bagian dari skenario besar sudutkan PKS. Benarkah?

Menurut saya, pernyataan Mahfudz tidak salah namun juga belum utuh. Tanpa berpikir secara 'konspiratif' pun, terlihat bahwa kisruh politik yang dialami PKS juga dialami beberapa partai lainnya. Artinya, PKS bukanlah single & unique target. Lantas apa target sebenarnya dari rentetan kisruh politik akhir-akhir ini? Jawaban secara objektif hanya bisa diperoleh melalui bedah kronologis, identifikasi target serta karakter serangan politik.

Pertama, gelombang serangan terhadap partai selalu terpaut dengan upaya pengungkapan skandal besar. Coba kita bedah satu per satu secara kronologis. Bulan Desember 2009, Pansus DPR untuk mengusut skandal bailout Century Rp 6,7 trilliun terbentuk. Tiga bulan kemudian. Staf ahli Kepresidenan bidang bencana, Andi Arief, melaporkan tokoh kritis PKS, Misbakhun ke Mabes Polri. Dan, tak lebih satu bulan setelah paripurna DPR pada bulan Maret 2010 memutuskan telah terjadi penyimpangan dalam skandal bailout Century, salah satu anggota tim 9 tersebut dijebloskan ke penjara.

Insiden politik semakin bertambah seru ketika pertengahan Januari 2011 lalu, Komisi III DPR bersepakat membentuk Panitia Kerja (PANJA) untuk mengusut tuntas mafia pajak. Herannya, tak lama kemudian, tepatnya akhir Januari 2011, 10 politisi Golkar dan 13 politisi PDIP termasuk Panda Nababan diciduk dan dijebloskan ke penjara. Yang memancing kecurigaan banyak pihak, kasus yang membelit terkesan dihidupkan kembali setelah hampir empat tahun mati suri. Pihak yang kontra, menuding KPK bermain politik dan melakukan tebang pilih. Mereka menilai pisau KPK tidak tajam ketika berhadapan dengan kasus yang melibatkan tokoh penting partai incumbent.

Hebatnya lagi, pada saat yang bersamaan 'black campaign' terhadap tokoh kritis Golkar Bambang Soesatyo juga terjadi. Tiba-tiba saja, fotokopi surat Ditjen Pajak yang mempermasalahkan laporan pajak Bambang tersebar di gedung DPR dan di kalangan media. Selanjutnya,belum genap sebulan, giliran Fahri Hamzah dituding oleh Andi Arief pernah melakukan upaya pemerasan via twitter. Entah karena apa, kasus ini hilang begitu saja.

Perkembangan terkini, huru hara politik yang membelit satu persatu tokoh PKS kembali terjadi tak lama setelah DPR memparipurnakan aspirasi untuk meggunakan Hak Angket membongkar Mafia Pajak pada 22 Februari lalu. Walau gagal dibentuk, bola salju kisruh politik pasca voting Hak Angket terlanjur bergulir dan sulit diredam.

Benang merah untaian kronologis dapat dipahami lebih jernih dengan melihat elemen kedua dan ketiga. Target serta karakter serangan. Seluruh target serangan faktanya adalah para tokoh yang kritis dan getol membongkar mega-skandal yang diduga melibatkan 'inner circle' kekuasaan. Dan karakter serangan selalu diarahkan untuk membunuh legitimasi moral para tokoh dan partai. Tidak berlebihan jika dikatakan modus serangan selalu berujung pada character assassination.

Ini berarti, tanpa menguras otak-pun, agak sulit rasanya menerima bahwa rangkaian serangan politik terhadap PDIP, Golkar dan PKS hanya terjadi secara acak dan 'kebetulan'. Melihat modus, konsistensi serta 'timing', tujuan besar dari gonjang-ganjing politik sepertinya diarahkan untuk mengendalikan pihak yang kritis dan berani beroposisi, bahkan kepada partai yang notabene anggota koalisi. Pertanyaan penting selanjutnya adalah; "Jika serangan politik ini berhasil melumpuhkan daya kritis partai serta indinvidu, siapakah yang rugi?" Untuk yang satu ini, saya serahkan jawabannya kepada Anda.

*) Rico Marbun, peneliti The Future Institute, staf pengajar Universitas Paramadina & PTIK. Alamat email: ricoui@yahoo.com

*sumber: http://www.detiknews.com/read/2011/03/24/131828/1600331/103/menaklukkan-oposisi

*posted: pkspiyungan.blogspot.com
 
© Copyright PIYUNGAN ONLINE
fixedbanner