NEWS UPDATE :

Gerhana di Atas Century

Rabu, 31 Maret 2010

Oleh Saldi Isra*
[Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Andalas, Padang]
---
Upaya penyelesaian skandal Bank Century sampai ke akar-akarnya sepertinya akan menjadi utopia. Jamak diketahui, begitu opsi C berhasil meraih dukungan mayoritas di DPR, ”mesin-mesin Istana” bergerak seperti kilat ke segala penjuru mata angin untuk ”mengendalikan” arah penyelesaian skandal Bank Century.


Melihat perkembangan satu bulan terakhir, pergerakan mesin-mesin Istana itu sangat terbantu dengan rangkaian peristiwa yang terjadi. Sebut saja, misalnya, keberhasilan polisi mengungkapkan jaringan terorisme. Masih terkait dengan institusi polisi, muncul pula kontroversi yang terkait dengan pengakuan Susno Duadji soal makelar kasus di tubuh Polri. Pengakuan Susno tidak hanya membuat buncah tubuh kepolisian, tetapi bergetar jauh sampai ke Direktorat Jenderal Pajak. Ibarat magnet, pengakuan Susno mampu mencuri perhatian publik dari desakan untuk menyelesaikan secara tuntas skandal Century.

Melihat perkembangan yang ada, amat mungkin pengakuan Susno dan skandal mafia pajak akan dikapitalisasi secara optimal oleh mesin-mesin Istana untuk mengalihkan penyelesaian skandal Century. Kalau itu terjadi, peristiwa yang muncul belakangan bisa jadi semacam gerhana total dalam upaya menyelesaikan skandal Century hingga ke akar.

Proses hukum

Publik tidak perlu berspekulasi bahwa rangkaian peristiwa yang muncul setelah DPR memilih opsi C merupakan sesuatu yang by design. Yang pasti, sejak awal pembentukan Panitia Khusus DPR tentang Hak Angket Bank Century, kalangan Istana sudah melakukan perlawanan terbuka. Karena itu, tidak aneh jika pidato Presiden di Istana Merdeka, Kamis (4/3), sebagian secara diametral berbeda dengan hasil Rapat Paripurna DPR. Salah satunya, penegasan yang menyatakan kebijakan penyelamatan Century adalah pilihan tepat.

Banyak kalangan menilai pidato yang membenarkan kebijakan penyelamatan Century itu ”isyarat” kepada penegak hukum untuk berpikir ulang menindaklanjuti rekomendasi DPR. Kalau proses hukum diteruskan, jangan menyentuh nama-nama dalam rekomendasi DPR. Setidaknya, proses hukum jangan sampai menyentuh Boediono dan Sri Mulyani Indrawati. Pemaknaan seperti itu muncul dari isi pidato yang menyatakan: Boediono dan Sri Mulyani sebagai dua putra bangsa yang tidak sedikit pun meninggalkan catatan buruk terkait dengan kompetensi, kredibilitas, dan integritas pribadinya.

Bisa jadi, misalnya, proses hukum di KPK tidak kelihatan ada kemajuan karena muncul ketidakberanian melawan logika yang dibangun dalam pidato Yudhoyono. Jangankan untuk menindaklanjuti proses hukum, beberapa waktu lalu tersiar kabar ada perpecahan di kalangan internal KPK untuk menindaklanjuti proses hukum sesuai dengan rekomendasi DPR. Bahkan, bisa jadi, kondisi internal KPK jauh lebih parah dari yang diketahui publik dengan mundurnya dua direktur KPK (Kompas, 26/3).

Masalah dasar yang mungkin tidak disadari KPK, mengabaikan rekomendasi DPR sama saja dapat memperburuk hubungan KPK dengan DPR. Dalam konteks ini, publik tidak dapat mempersalahkan pendapat sejumlah kalangan DPR yang mengancam mengurangi anggaran KPK jika lembaga tersebut tidak menindaklanjuti rekomendasi DPR. Bisa saja ancaman tersebut dapat jadi salah satu cara bagi sejumlah kalangan di DPR (pendukung opsi C) untuk memastikan rekomendasi DPR dilaksanakan KPK. Cara tersebut bisa semakin mendapatkan pembenaran jika DPR mengendus bahwa pidato Yudhoyono memengaruhi KPK.

Menyatakan pendapat

Dalam tulisan ”Koalisi (Bukan) Periuk Nasi” (Kompas, 25/2) dikemukakan, pilihan pada jalur hukum dapat dikatakan sebagai politik ”jalan tengah” untuk tidak masuk wilayah pemakzulan. Namun, ketika proses hukum tidak berjalan, pendukung opsi C dapat saja melangkah ke pilihan pemakzulan, yaitu memulai konsolidasi untuk menggunakan hak menyatakan pendapat.

Terkait itu, Pasal 77 Ayat (4) huruf c Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2009 menyatakan, hak menyatakan pendapat dapat digunakan jika presiden dan/atau wakil presiden melakukan pelanggaran hukum baik berupa pengkhianatan terhadap negara, korupsi, penyuapan, tindak pidana berat lainnya, maupun perbuatan tercela, dan/atau tidak lagi memenuhi syarat sebagai presiden dan/atau wakil presiden. Bagaimanapun, pilihan ke arah ini potensial mengancam posisi presiden.

Jalan untuk menyatakan pendapat akan berjalan mulus jika tiga persyaratan berikut dapat dilakukan. Pertama, memastikan ada di antara pendukung opsi C yang memulai mengumpulkan dukungan awal. Pasal 184 Ayat (1) UU No 27/2009 mempersyaratkan, hak menyatakan pendapat diusulkan paling sedikit 25 anggota DPR. Melacak komposisi pendukung opsi C, jumlah 25 orang tak akan menjadi hambatan. Terkait materi dan bukti yang sah atas dugaan adanya tindakan seperti dimaksud dalam Pasal 77 Ayat (4) huruf c, pendukung opsi C dapat menggunakan hasil yang diperoleh selama Pansus bekerja.

Kedua, pendukung opsi C harus mampu menjaga soliditas. Godaan menjadi bagian dari pemerintah (koalisi) harus dimaknai sebagai cara untuk mematikan opsi C dan melumpuhkan hasil rekomendasi DPR. Bagaimanapun, mayoritas publik berharap kekuatan politik di DPR tak menggadaikan hak-kak konstitusional yang diberikan UUD 1945 hanya untuk mencicipi manisnya anggur kekuasaan. Jika pendukung opsi C mampu bertahan menjaga soliditas, tak tertutup kemungkinan sebagian kekuatan politik yang memilih opsi A akan pindah mendukung opsi C.

Ketiga, sembari membangun dan menjaga kedua persyaratan, sebagian partai politik pendukung opsi C segera mengajukan permohonan uji materiil (judicial review) Pasal 184 Ayat (4) UU No 27/2009 yang menyatakan, usul hak menyatakan pendapat menjadi pendapat DPR apabila mendapat persetujuan dari Rapat Paripurna DPR yang dihadiri paling sedikit tiga perempat dari jumlah anggota DPR dan keputusan diambil dengan persetujuan paling sedikit tiga perempat dari jumlah anggota DPR yang hadir.

Menilik persyaratan kehadiran, usul hak menyatakan pendapat akan kandas jika semua anggota DPR dari Partai Demokrat tidak menghadiri Rapat Paripurna DPR. Namun, pengujian syarat tak hanya disebabkan oleh jumlah anggota DPR yang berasal dari Partai Demokrat lebih dari 25 persen, tetapi syarat itu jelas membunuh makna hakiki kehadiran pasal pemakzulan. Bahkan, syarat kehadiran itu jauh lebih berat dari syarat untuk mengubah UUD 1945 yang hanya menghendaki minimal kehadiran dua pertiga anggota MPR.

Banyak kalangan percaya, jika pendukung opsi C bergerak dengan serius dan menggalang kekuatan ke arah menyatakan pendapat, semua rekomendasi DPR akan segera dilaksanakan. Artinya, peristiwa-peristiwa besar yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir tidak akan mampu menghentikan gerak langkah menindaklanjuti semua rekomendasi DPR. Dengan demikian, gerhana (yang mungkin saja by design) tidak akan berlangsung lama menyelimuti penyelesaian skandal Bank Century.


*Saldi Isra Guru Besar Hukum Tata Negara dan Direktur Pusat Studi Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Andalas, Padang

sumber: KOMPAS (Rabu, 31/03/10)
---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

HAMAS Piyungan: Menang 3 X, Kalah Cuma Sekali

Minggu, 28 Maret 2010

Laju Tim Futsal HAMAS Piyungan terhenti di babak perempat final yang berlangsung Ahad (28/3) pukul 14.00- 14.30. Di babak 8 besar ini Tim HAMAS Piyungan harus mengakui keunggulan Tim Candra yang jauh-jauh datang dari Boyolali dengan skor akhir 1-4.

Dengan demikian dari 4 pertandingan yang dilakoni, Tim HAMAS mampu mengkoleksi 3 kemenangan dan hanya sekali kalah. Kekalahan ini tak mengendorkan semangat Tim HAMAS untuk terus ikut berpartisipasi dalam even-even turnamen yang lain guna mensosialisikan HAMAS dan PKS di dunia futsal.

Tim Candra akhirnya mampu melaju ke babak Grand Final setelah mampu mengalahkan Tim Gama di semi final dengan skor 9-2. Di babak Final mempertemukan Tim Colt Buntet dari Piyungan melawan Tim Candra dari Boyolali yang dimenangkan oleh Tim Colt Buntet dengan skor 7-4.

---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

HAMAS Piyungan Lolos ke 8 Besar

Reporter: Admin
Tim HAMAS Piyungan berjuang mati-matian untuk lolos ke babak 8 besar Turnamen Futsal siang tadi, Ahad (28/3) pukul 10.00 - 10.30.

Menghadapi Tim Blacklist suasana "panas" sudah meledak sebelum pertandingan dimulai. Hal ini berawal dari kostum yang dipakai kedua tim sama-sama berwarna putih. Awalnya Tim HAMAS diminta panitia untuk memakai rompi tapi langsung ditolak oleh akh Sunardi Komandan HAMAS, "Pak, bagi kami yang penting PKS-nya bukan main bolanya!" Karena kalau pakai rompi berarti logo PKS yang ada di kostum akan tertutupi oleh rompi. Bagi HAMAS Piyungan hal ini adalah harga mati. Akhirnya, Tim Blacklist yang memakai rompi merah.

Di babak pertama Tim HAMAS kewalahan menghadapi gempuran dan skil individu Tim Blacklist hingga tertinggal 1-0. Teriakan 'demonstran' HAMAS Piyungan yang berpindah arena memadati stadion Rifki Futsal mampu membakar semangat Tim HAMAS untuk menyamakan kedudukan 1-1 lewat tendangan keras akh Furqon. Babak pertama usai, skor 1-1.

Memasuki babak kedua, lagi-lagi Tim lawan berhasil membobol gawang HAMAS dan memimpin dengan skor 2-1. Menit demi menit yang berjalan sangat cepat sempat mengkhawatirkan para suporter HAMAS. Atmosfir panasnya pertandingan makin memicu semngat Tim HAMAS, lewat aksi kerjasama Tim yang lebih terkontrol, akh Udin mampu menyamakan kedudukan 2-2.

Ketegangan makin memuncak di menit-menit terakhir. Akhirnya gema takbir membahana kala akh Udin sekali lagi mampu menjebol gawang lawan dan HAMAS memimpin 3-2. Teriakan takbir makin kencang dan bertalu-talu ketika wasit membunyikan peluit menandakan usainya pertandingan dengan kemenangan HAMAS 3-2.

Melaju ke babak 8 besar, Tim HAMAS akan berhadapan dengan Tim Chandra yang telah mengkandaskan Tim LN dengan skor telak 9-2. Pertandingan akan digelar siang ini jam 14.00 - 14.30.


---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

HAMAS Piyungan Melaju ke Babak 16 Besar

Sabtu, 27 Maret 2010

Reporter: ADMIN
Tim Futsal HAMAS Piyungan tak terbendung untuk melaju ke Babak 16 besar Turnamen Futsal se-DIY yang berlangsung di Arena Rifki Futsal Sampakan, Berbah, Sleman.

Setelah mengkandaskan Tim Karongan FC di babak pertama lewat drama adu pinalti (3-2), Sabtu (27/3) sore tadi pukul 15.30-16.00, HAMAS Piyungan melibas Tim Nusantara Sakti dengan skor telak 5-2.

Bermain dihadapan puluhan supporter dari batalion HAMAS, Tim berkostum putih-putih ini terlalu tangguh bagi Tim
Nusantara Sakti yang berkostum kuning-kuning. Begitu peluit babak pertama dimulai, tak butuh waktu lama Tim HAMAS langsung unggul lewat sontekan akh Wawan Wikasno (mantan Ketua DPC PKS Piyungan) yang sore itu menjadi kapten. Petandingan berjalan "panas" karena teriakan dan dukungan supporter HAMAS yang berkoas hitam tak kalah garang dengan bonek's. Dukungan ini mampu memacu adrelanin Tim HAMAS hingga skor bertambah 2-0. Akhirnya, waktu 15 menit babak pertama usai dengan skor 2-1.

Di babak kedua, HAMAS melakukan pergantian 3 pemain. Akh Furqon, Agung dan Udin masuk dan langsung menggebrak. Akh Udin yang di pertandingan pertama tidak ikut, kali ini langsung menyumbang dua gol untuk mengantarkan HAMAS Piyungan memenangkan laga putaran kedua yang diikuti 32 Tim.

Tim HAMAS Piyungan selanjutnya akan melakoni laga babak 16 besar besok Ahad (28/3) pukul 10.00-10.30.

Sebagai catatan, Turnamen Futsal berhadiah total Rp 2,5 juta ini diikuti 64 Tim dari berbagai pelosok di Yogyakarta. Keikutsertaan HAMAS Piyungan bertujuan pokok untuk mensosialisasikan HAMAS (Himpunan Anak Muda PKS) ke kalangan muda dan khalayak ramai.

Sampai disini dulu liputan dari ADMIN yang tadi ikut menjadi supporter Tim HAMAS Piyungan. (Tambahan, akh Sunardi komandan HAMAS Piyungan dan akh Andi TW Ketua DPC PKS Piyungan juga turut hadir memberi dukungan).


---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Obama 'Hina' Netanyahu Dalam Pertemuan Gedung Putih

Jumat, 26 Maret 2010


Washington - Presiden AS Barack Obama telah 'menghina' Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dalam pertemuan di Gedung Putih, Washington, AS. Dalam pertemuan itu, Obama meninggalkan Netanyahu padahal pembicaraan belum selesai.

Demikian diberitakan media Israel yang mendapat bocoran mengenai pertemuan tertutup tersebut.

"Saya akan pergi ke area residensial untuk makan malam bersama Michelle dan anak-anak," kata Obama seperti diberitakan media Israel dan dilansir harian Sydney Morning Herald, Jumat (26/3/2010).

Obama kemudian mengatakan bahwa Netanyahu hendaknya berkonsultasi dengan para asistennya mengenai itikad baik yang akan disampaikan pada Palestina sebelum memulai kembali pembicaraan damai Timur Tengah.

"Saya tetap di sekitar sini," kata Obama. "Beritahu saya jika ada hal baru," imbuh Obama sebelum meninggalkan Netanyahu.

Pertemuan Obama-Netanyahu tersebut memang berlangsung serba rahasia. Tidak seperti biasanya, pers dilarang meliput meski cuma saat akan mengawali pertemuan dan usai pertemuan yang biasanya diadakan sesi foto bersama. Kali ini, bahkan kedua pemimpin itu tidak mengeluarkan statemen bersama usai pertemuan.

Sebelumnya pejabat Gedung Putih mengungkapkan, pertemuan Obama-Netanyahu berlangsung dua kali. Pertemuan pertama berlangsung sekitar 90 menit.

Setelah itu Obama pergi untuk beristirahat sedangkan Netanyahu berkonsultasi dengan para stafnya sebelum kemudian meminta pertemuan kedua dengan Obama.

Dalam pertemuan kedua itu kabarnya Netanyahu menyampaikan usulan kepada Obama yang kemudian ditolak.

Seorang anggota Kongres AS yang bertemu Netanyahu seusai pertemuan dengan Obama mengungkapkan, Netanyahu terlihat sangat kesal. "Netanyahu terlihat sangat prihatin dan kesal," tuturnya seperti dikutip media Israel.

Belakangan ini hubungan antara Israel dan AS sedang dilanda ketegangan terkait rencana pembangunan pemukiman Yahudi di Yerusalem Timur, wilayah yang diklaim sebagai milik Palestina.

Pemerintahan Obama menentang keras rencana pemukiman tersebut dan mendesak Israel untuk menghentikannya. Namun Netanyahu menolak desakan tersebut dan ngotot bahwa kebijakan pemukiman tersebut telah berlangsung sejak lama dan akan terus dilakukan.

*sumber: detik.com
---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

My Filistin

Selasa, 23 Maret 2010

by Yasmin Filistin*
Walau panas terus menyambarku…ku tak akan luluh! ini adalah bentuk solidaritas kita untuk Palestina yang kini dihancurkan oleh Israel lagi. Para saudara se-iman kita, saudara yang ada di Palestina itu saja pasti sangat tersiksa! Lebih panas dari perjuanganku ini! Ini bukan seberapa! Oleh sebab itu aku takkan luluh dari panas yang terus menyambarku! Cuma jalan segini aja capek! Bagaimana jika di Palestina!? Aku tak bisa melakukan apapun untuk Palestina….hanya ini yang bisa dilakukan oleh gadis kecil sepertiku ini…so than…I will spirit..!!!!

---
Kejadian ini bermula dari pagi Ahad tanggal 21 maret 2010. Ketika hari sebelumnya… aku bahagia karena ujian semester dua berakhir juga (merdekaaaaaaaaa!!). Itu artinya…. sumpah komik akhirnya berakhir juga!!

Tau nggak sumpah komik? Sumpah komik itu aku yang buat sendiri! Kubuat ketika ujian itu menjelang datang. Khan adanya sumpah palapa yang ada di sejarah kerajaan….apa, ya? Lupa! Hehe… pokoknya sumpah yang isinya nggak akan makan buah palapa nyampe bisa naklukkin apa gitulah! Lupa, deh! Yang dibuat oleh gajahmada….klo yang ini… sumpah komik itu… nggak akan buka komik nyampe ulangan berakhir! Soalnya…aku ini komik lupher banget!!!! Di meja belajar udah ada komik2 sederet.. jadi..klo ngeliat komik waktu ngelewatin meja…..”zret!” dalam sekejap ambil komiknya…terus, baca nyampe nggak ada akhir!

Kejadian ini setiap hari pasti terjadi, deh! Wkwkwkwkwkwk…hehe…komik lupher gitu!...so, waktu kutetapin sumpah komik…..duuuh…. jadi mayat hidup duduk dipojokan sambil baca buku pelajaran. Pasti, deh! Klo lewat meja belajarku….jari jadi pengen ngambil komik. But, I must not doing this! To my future, I must studying..studying..and more studying! Aku nggak suka ngeliat murid2 yang saling nyontek-menyontek! Rasanya gimana…gitu! Mungkin hampir semua sekolah kayak gini, ya….ditengah sulitnya ujian, mereka sambil bisik….kirim-kiriman sms lewat HP, yang waktu ditanya guru mengawas…..

“HP-nya sudah di tarus tas belum?”..semua yang berbohong pasti akan diam atau menjawab…”sudah.” Uh!!!! Mataku melirik kesana-kemari untuk mengawasi siapa saja yang menyontek. Pernah di ujian semester satu, aku melaporkannya ke guru pengawas, siapa saja yang menyontek. Kalau disebutkan semua…pasti se ruangan ada. Dan saat itu temanku bilang…

“yas! Kamu nggak takut!!!?”…aku jawab saja dengan wajah cuek…

“ngapain takut! Ini biar kapok! Biar masa depannya bagus! Kalau begini terus…gimana nanti waktu cari kerja? Mungkin, biar aja tuh orang yang nyontek2 mulu.. kalau nggak mau future-nya jelek……jangan nyontek….”..aku sudah menahan diriku untuk nggak nyontek, dan hingga sekarang, aku berhasil. Khan jujur buat masa depan! Kalau rank-ku turun karena orang yang nyotek..aku marah besar n ngomong di hati..”huh! bisanya cuma nyontek!” dan dari hari ketika aku ngelaporin siapa yang nyontek itu…beritanya meluas dan temen2ku ngomong ke aku kayak nggak pernah denger orang ngelaporin yang nyontek…muungkin aku bisa gini, karena waktu aku SD, nggak pernah ada nyotek2 beginian…hehe..khan sekolahnya beda! Sekolah bagus gitu!! SDIT Baitussalam Prambanan! Wkwkwk….selain itu aku pengurus OSIS, jadi harus ngasih contoh yang baek. Hehe…udah deh ngomong2nya…^_^…

Nah! Waktu hari minggu itu, aku ikutan demo palestina! Ma abah dan adek2ku..kecuali adek no.1-ku…soalnya lagi tes masuk sekolah rsbi (rintisan sekolah berstandar internasional). Udah ganti baju, kami berangkat..aku bawa bendera merah putih! Nah….melewati jalan2 yang jarang kulihat…..akhirnya kami sampai di Masjid Syuhada!

Kulihat deretan akhwat2 yang sudah siap……dan seketika itu…

“Yas! Kamu ikutan kesana aja!”, kata abah ku yang membuatku bingung….

“biar dapat pengalaman…..” ya udah deh, kesana aja. Kumasuk dalam deretan….ukh! malu deh paling kecil! Pasti dikira aku anak SD…..abis aku orangnya pendek, sih!..... Trus, Aliyah, adek terkecilku…….masuk kebarisan ku…

“kok, ke sini?” kutanya langsung saja.

“disuruh abah…abah juga ikut jalan”, jawabnya langsung. Sebenarnya abah n adek2ku mo naik motor. Pasti nggak jadi karena kasian ma aku. Masa’ cuma anak perempuannya saja yang longmarch jalan kaki nyampe malioboro. Hehe……kamipun berangkat! Jalan kaki nggak tau berapa kilometer. Yang penting jauh! Sambil mengibarkan bendera…MC menggelorakan semangatku! Dan trus berteriak…

“Palestina! Palestina!” ini MC…trus kami bales..”Selamatkan..! Selamatkan..!”

“Israel..!! Israel..!!”, “Hancurkan..! Hancurkan..!” dan begitu berulang-ulang. Sambil mengepalkan tangan ke atas sambil meneriakkan “Allahu Akbar!!”…wuzzz…….keren kok!!!! Walau panas terus menyambarku…ku tak akan luluh! ini adalah bentuk solidaritas kita untuk Palestina yang kini dihancurkan oleh Israel lagi!! Kali ini mereka membom rudal tanpa pandang bulu! Wanita di bom rudal! Termaksud wanita yang sedang hamil…anak2 kecil di bom rudal! Para saudara se-iman kita, saudara yang ada di Palestina itu saja pasti sangat tersiksa! Lebih panas dari perjuanganku ini! Ini bukan seberapa! Oleh sebab itu aku takkan luluh dari panas yang terus menyambarku! Cuma jalan segini aja capek! Bagaimana jika di Palestina!? Aku tak bisa melakukan apapun untuk palestina….hanya ini yang bisa dilakukan oleh gadis kecil sepertiku ini…so than…I will spirit!!!!

Tapi aku khawatir adek kecilku ini….sudah anak perempuan….masih kelas 1 SD, lagi……ketika hampir sampai tujuan….. Aliyah kecapekan. Katanya pusing….jadi masuk ke mobil saja. Nah! Sampai tujuan!! Aku beristirahat dengan minum segelas air putih, hah~ segar……ku kunjungi Aliyah itu yang masih dalam mobil.

“mau di sini ato bareng aku?”tanyaku.

“sama mbak yasmin.” Jawabnya. Udah, deh dia keluar bareng ku.

Acara di lanjutkan dengan sambutan2 dan pembakaran bendera Israel, wehehehe..kameramen juga banyak yang datang, lho…haha..maybe kan bisa masuk tipi ato koran…wkwkwkwkwk. Aneh2 aja!! Ketika itu….kami semua berteriak .

“Filistin..!! Filistin..!! Filistin…” yang artinya “Palestina”. Wehehe…namaku di sebut2..terkenal nih..(enggak2..cuma bercanda..) kyakyakyakya…. (soalnya namaku yasmin filistin..yang artinya melati palestina. Melati yang akan mengharumi palestina..yang akan membangkitkan palestina..memang itulah makna namaku….keren khan!? …hehe..malu, nih.)

Dan pada akhirnya….doa untuk saudara kita di Palestina dilantunkan. Acara selesai …akhwat2 lain pulang dengan naik motor…. aku yang paling beda, aku sama Abah tetap jalan kaki pulangnya…. Balek lagi..?! udah deh! Sambil lari2 bawa bendera berat…perempuan sendiri lagi . Aliyah sendiri di masukin ke truknya. aku lari2 kayak orang mo pingsan. Dan akhirnya…sampe……..udah deh jadi orang ngelungker loyo…abah bilang ma aku waktu nyampe..

“mau minuman mana?” ambil menunjukkan minuman dingin yang dijual pedagang keliling.

“sosro..” jawabku simple.

Istirahat…dan pulang. Kami berempat kemudian mampir ke Masjid buat sholat dzuhur. Abis itu, ke warung bakso and mie ayam….aku makan bakso dengan gaya jepang, pake sumpit! Belajar gitu..lalu kami ke swalayan bimo. Beli jajan2an. Trus, pulang!

Nah, keesokan hari nya, ketika pulang sekolah…..

“yas! Kamu masuk koran, lho!” ucap salah satu pengurus OSIS.

“he..!!???”

“tuh liat sendiri di perpustakaan!” aku langsung menuju ke sana….tapi, ketika aku hampir mencapai pintu, kakak kelas yang dulunya bekas pengurus OSIS sie Ketakwaan kepada Tuhan YME, yang sekarang di turunkan ke aku..yang juga ku kenal orangnya, dia langsung bilang padaku,

“Yas..! Kamu masuk koran, lho!!” dia langsung mengantarku ke library.

“ini, lho!” dia memperlihatkan koran KR sambil menunjuk-nunjuk bagian yang ada fotoku sedang berteriak-teriak Allahu Akbar sambil mengepalkan tangan ke udara. Hehe..aku seneng sekaligus malu. Trus waktu aku temenin temenku ke warnet…mas-mas yang aku juga kenal sedikit, yang kerja disana…ngomong ma aku,

“heh! Kamu masuk koran, lho!!”

lagi-lagi….hehe…seneng aku…plus malu…^_^..

in my room, 22-03-10

*Pelajar Kelas 1 (VII) SMP 1 Piyungan, Bantul, Yogyakarta

----

posted by: pkspiyungan.blogspot.com

HAMAS Piyungan & Aksi Solidaritas Palestina Yogyakarta

Senin, 22 Maret 2010





Reporter: ADMIN
Aksi Solidaritas Palestina digelar PKS Yogyakarta pada Ahad 21 Maret 2010. Ribuan masa PKS berkumpul di Masjid Syuhada dan melakukan longmarch ke TITIK NOL perempatan Malioboro-Kantor Pos Besar.

Diantara ribuan masa PKS, diantara kibaran bendera merah putih-bendera palestina-dan bendera PKS- tampak baliho besar yang sangat menonjol: Baliho HAMAS yang diarak Batalion HAMAS (Himpunan Anak Muda PKS) DPC Piyungan.

Berada di garda depan barisan longmarch Baliho besar bertuliskan "HAMAS - Hidup muliA atau MAti Syahid - Selamatakan Palestina" memang tampak paling menonjol hingga para juru photo dari mass media tertarik untuk mengabadikannya, salah satunya dari wartawan detik.com yang kemudian dimuat di situs detik.com disini.

Ada cerita menarik dibalik baliho HAMAS ini. Ta'limat mendadak aksi solidaritas Palestina beredar di kalangan kader via sms hari Jumat (dua hari sebelum aksi). HAMAS Piyungan yang jauh-jauh hari sudah mengagendakan Touring ke Pacitan di hari yang sama akhirnya membatalkan acara touring dan mengganti dengan aksi solidaritas Palestina. Komandan HAMAS Piyungan akhi Sunardi langsung mengkonsolidasikan barisan HAMAS Piyungan untuk mensukseskan aksi yang digalang DPW PKS DI Yogyakarta ini.

Hari Sabtu (H-1), baru diketahui kalau baliho HAMAS zaman rame-ramenya pemilu sudah tidak layak untuk tampil, maka diusulkan untuk membuat baliho yang baru. Masalahnya bagaimana mencari percetakan yang bisa membuat baliho besar dalam tempo kurang dari sehari? Tanya sana-tanya sini, hunting sana hunting sini, akhirnya dapat. Walaupun dijanjikan pihak percetakan baliho jadi sekira ahad jam 6 pagi, tapi komandan HAMAS standby di percetakan hingga akhirnya kelar pembuatan baliho jam 2 pagi dinihari.

Ahad 21 Maret 2010 (hari H), mulai pukul 7 pagi batalion HAMAS Piyungan yang berseragam kaos hitam berlogo HAMAS dan berlogo bendera Indonesia & bendera Palestina sudah berdatangan berkumpul di markaz DPC PKS Piyungan jalan jogja-wonosari. Pukul 8 bertolak ke Masjid Syuhada kotabaru Jogja tempat berkumpulnya masa PKS. Batalion HAMAS Piyungan langsung diminta panitia aksi untuk menempati barisan paling depan. Pukul 8.45 ribuan masa aksi Solidaritas Palestina mulai berjalan kaki longmarch menuju TITIK NOL dengan kawalan Kepanduan & Santika serta aparat kepolisian.

"Massa senantiasa meneriakkan yel-yel dukungan terhadap perjuangan Palestina serta meneriakkan pula perlawanan kepada penjajah Israel." Begitu tulis detik.com menggambarkan jalannya longmarch. Hentakan lagu-lagu (nasyid) perjuangan Palestina dari Tim Suara Syuhada (persis Shoutul Harakah, sama garang dan lantangnya dengan dentuman drum) yang mengiringi sepanjang perjalanan longmarch membuat ribuan masa tak kenal lelah dan tak surut semangatnya sepanjang jalan.

Walaupun tampak garang dengan syair-syair perjuangan dengan iringan hentakan drum dan pekikan takbir bersautan dari ribuan masa, jalannya longmarch sangat tertib dan tetap simpatik. Bahkan para turis bule yang berada di kawasan Malioboro tampak semangat jeprat-jepret menggunakan digital kameranya untuk mengabadikan aksi demo ini.

Tiba di TITIK NOL, kawasan perempatan Kantor Pos Besar - Malioboro, masa berhenti dan menggelar panggung tepat di perempatan dengan kawalan aparat kepolisian yang tampak santai, bahkan polwan yang berjaga di barisan akhwat tampak senyam senyum tak tampak ketegangan yang biasanya dihadapi aparat kepolisian yang berjaga aksi demo yang lain. Ini kan demo PKS, sudah pasti tertib bin simpatik. Arus lalu lintas juga tidak menimbulkan kemacetan atau keruwetan.

Mengawali orasi, ustadz DR Sukamto Ketua MPW PKS Yogyakarta dengan suara lantang mengingatkan bahwa aksi solidaritas ini adalah bentuk pembuktian keimanan dan keislaman.

"Man lam yahtam bi amril muslimin falaisa minhum", barang siapa yang tidak memiliki kepedulian kepada umat Islam (apalagi yang sedang tertindas, terjajah di bumi Palestina), maka Nabi Muhammad saw memperingatkan mereka ...falaisa minhum... mereka tidak termasuk golongan umat Islam. Tegas doktor lulusan Inggris ini.

Orasi dilanjutkan oleh Ketua KNRP (Komita Nasional untuk Rakyat Palestina) Yogyakarta, ustadz Basuki. Yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Sikap PKS untuk Solidaritas Palestina.

Ditengah-tengah berjalannya aksi, belasan petugas relawan mengedarkan kantong Infaq untuk Palestina yang disambut antusias masa yang hadir dengan merogoh kantong dan dompetnya.

Sekira pukul 11.00 aksi disudahi dengan doa yang dipimpin oleh ustadz Ma'ruf Amari Ketua Dewan Syariah PKS Yogyakarta.

Allahumma ahlikil kafarata wal musyrikin
Allahumma aizzal islama wal muslimin
Wanshuril mujahidina fii masyarikil ardhi wa maghoribiha
Allahummanshur ikhwananal mujahidin fii Filistin

Allahuma anzil alaihim nashron aziza
Allahuma allif baina qulubihim
Tsabit aqdamahum
Afrigh alaihim shobron
Wa ashlih dzata bainihim
Wanshurhum 'ala aduwika wa aduwihim



---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

FITNAH Terbaru Menerpa PKS (Korupsi Ayat Tembakau)

Jumat, 19 Maret 2010

Oleh: ADMIN
Tak henti-hentinya badai fitnah menerpa PKS.
Fitnah terbaru saya temukan tak sengaja ketika membuka situs kompasiana.com (saya sering bolak-balik ke situs ini bahkan jadi member). Jumat siang (19/3/10) mataku langsung melotot, degup jantung mendadak kencang, kala membaca satu judul artikel yang sangat provokatif.

"Aduhhh PKS Lagi… (Sekarang di Kasus Korupsi Ayat Tembakau)"

Setelah dibuka ternyata isinya membuat lebih kaget lagi. Saya postingkan isinya secara utuh disini (sekaligus sebagai alat bukti, karena mungkin akan dihapus oleh si penulis)

...
Ingatan kita tentu sudah mulai melupakan kasus hilangnya ayat tembakau, pada undang undang kesehatan. Padahal pada saat kasus itu muncul, jagat media memberitakan kasus ini menjadi headline, dan muncul sampai berhari hari. Kasus ini jelasnya adalah ayat 2 pasal 113 UU Kesehatan yang dilaporkan menghilang saat diserahkan ke Sekretariat Negara. Korupsi ayat itu ketahuan karena ayat di bagian penjelasan terlupa dihapus. Setelah diributkan, ayat itu telah kembali ke posisi semula. Ayat 2 Pasal 113 UU Kesehatan itu berbunyi, “Zat adiktif sebagaimana dimaksud pada ayat 1 meliputi tembakau, produk yang mengandung tembakau, padat, cairan dan gas yang bersifat adiktif yang penggunaannya dapat menimbulkan kerugian bagi dirinya dan atau masyarakat sekelilingnya”.

Ada pendapat yang mengatakan bahwa pengahapusan suatu ayat pada undang undang adalah suatu kriminal karena efeknya itu adalah kehancuran satu bangunan sistem yang sebelumnya telah dirancang oleh UU. Maka dari itu, penghapusan ayat tembakau pada UU Kesehatan juga merupakan suatu kriminal.

Baru baru ini Koalisi Anti Korupsi Ayat Rokok (KAKAR) mengajukan pengaduan ulang ke Mabes Polri tentang hilangnya ayat ayar rokok itu. Sebelumnya, KAKAR sempat melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya namun ditolak dengan alasan tidak adanya aturan hukum yang mengatur.

Dalam pengaduan terbaru yang disampaikan pada hari Kamis (18/3/2010), dikatakan bahwa tiga Anggota DPR dilaporkan atas hilangnya satu ayat dalam Undang-Undang Kesehatan. Mereka adalah Ribka Tjiptaning dari PDIP, Mariani Baramuli dari Partai Golkar, dan Aisah Solehah dari Partai Keadilan Sejahtera. KAKAR mengatakan bahwa ini merupakan tindak pidana yang sangat merugikan dan menduga ada suap disana.

Berita itu sangat mengejutkan, terutama karena ada satu anggota parlemen dari PKS yang terlibat disana. Kita berharap khusnudzon (berprasangka baik) saja, yaitu bu Aisah Sholehah ini ingin membela konstituennya. Namun Demikian, apapun tujuannya, tindakan penghilangan undang undang merupakan suatu tindakan kriminal apa lagi ini dilakukan oleh anggota DPR dari PKS yang bermoto partai dakwah dan bersih.

...

Membaca baris tulisan ".. Aisah Solehah dari Partai Keadilan Sejahtera.." saya sudah langsung yakin kalau ini adalah fitnah. Karena saya sendiri tidak kenal ada anggota dewan PKS DPR pusat yang bernama Aisah Solehah. Kalau
Herlini Amran, Yoyoh Yusroh, Ledia Hanifa saya kenal mereka sebagai aleg PKS DPR RI. Untungnya aleg PKS perempuan itu sedikit jadi mudah diingat. Aisah Solehah? iki sopo? Kalau aleg DPRD kabupaten atau propinsi itu mungkin ada aleg PKS yang bernama itu, tapi DPR PUSAT? ndak ada dech.

Hati ini makin mendidih membaca komentar2 pembaca yang menghujat, menyerang dan memfitnah PKS.

Maka saya pun meminta tolong pada Om Google yang baik hati, searching siapa itu sebenarnya Aisah Solehah? Benarkah dari PKS?

Alhamdulillah, Om Google cepat tanggap. Ada tulisan dari inilah.com yang menyiratkan kalau sosok Aisah Solehah (Aisyah Solekhan) adalah dari GOLKAR.

INILAH.COM, Jakarta - Tiga legislator DPR diduga telah menghilangkan ayat tentang tembakau, dalam draf rancangan Undang-Undang tentang kesehatan, September 2009 lalu.

"Yang dilaporkan Rika Ciptaning (Ketua Komisi 9 DPR dari FPDIP), Aisyah Solekhan, dan Mariani Baramuli (FPG)," kata Ketua Koalisi Anti Korupsi Ayat Rokok (Kakar) Kartono Mohammad, usai melaporkan ke Bareskrim Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (18/3).

(cek disini: http://inilah.com/news/read/politik/2010/03/18/406822/inilah-3-legislator-yang-diduga-hilangkan-ayat-tembakau/)

Maka sayapun langsung kirim komentar di tulisan kompasiana itu:

MOHON DICEK APAKAH BETUL Aisah Solehah ITU DARI PKS?
KALAU TERNYATA BUKAN DARI PKS, APAKAH ANDA TIDAK MALU?

Si penulis membalas:

http://www.kabarbisnis.com/umum/hukum/2810294-Satu_ayat_hilang___Pansus_tembakau_dimabespolrikan.html

nilai sendiri mana yang benar (begitu tulisnya).

Sayapun balas komentar:

KARENA ANDA YANG MENULIS MAKA "KEWAJIBAN" ANDA UNTUK MENGKONFIRMASI LANGSUNG KE SUMBER PRIMER. TANYA LANGSUNG KE KAKAR ATAU PKS.

Karena si penulis tidak membalas, sayapun tanya ke Om Google lagi, dan jawaban Om Google lebih menjernihkan duduk perkara.

Dari situs vivanews.com ternyata menyimpan arsip tentang SIAPA SEBENARNYA Aisah Solehah yang ternyata bernama Hj.Asiah Salekan, BA, dari Golkar dapil Kalbar anggota komisi IX. Lengkap dengan biodata profil anggota dewan 2004-2009 ini.

cek disini: http://politik.vivanews.com/news/read/2557-hj_asiah_salekan__ba

ASIAH SALEKAN 100 % BERASAL DARI GOLKAR.

Sayapun menulis komentar lagi:

KALAU ANDA REPOT MENCARI SIAPA Aisah Solehah YANG TERNYATA NAMANYA ADALAH Asiah Salekan DARI GOLKAR.
CEK DISINI:
http://politik.vivanews.com/news/read/2557-hj_asiah_salekan__ba

Lalu saya minta agar si penulis meminta maaf kepada PKS dan meralat tulisannya. Penyelesaian kekeluargaan adalah lebih baik daripada ke meja hijau.

SEKETIKA... beberapa tulisan komentar2 pembaca yang melecehkan PKS DIHAPUS oleh si penulis, tinggal menyisakan tulisan asli dan komentar dari saya. BAHKAN, sebelum saya menyelesaikan tulisan ini, tulisan dengan judul "Aduhhh PKS Lagi… (Sekarang di Kasus Korupsi Ayat Tembakau)" sudah HILANG. Bukan hanya tulisannya yang hilang, tapi juga NAMA & PROFIL PENULIS yang tadinya ada juga ikut lenyap.

cek disini:

http://polhukam.kompasiana.com/2010/03/19/aduhhhhh-pks-lagi%E2%80%A6-sekarang-di-kasus-korupsi-ayat-tembakau/

Beruntung saya sempat copy paste isi tulisan itu (sebagai barang bukti, dan pelajaran bagi kita semua). Menghilangnya tulisan di kompasiana itu mungkin akibat ketakutan si penulis akan di meja hijaukan oleh PKS karena ternyata tulisannya salah besar. 100% FITNAH. Dia ingin menghilangkan barang bukti.

Saya sempat berpikir untuk mengusulkan kepada BIRO HUKUM DPP PKS untuk mengusut dan memperkarakan kasus pencemaran nama baik PKS ini agar menggentarkan para tukang fitnah dan agar mereka tidak lagi menyebar fitnah, kepada siapapun. Kalau tulisan yang di kompasiana.com sudah hilang tapi yang di kabarbisnis.com masih ada disitu menyebuat "...Aisah Solehah dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS)..". Menurut saya itu juga perlu diluruskan, namun berhubung keterbatasan maka saya pribadi tidak bisa "menjangkaunya". Mungkin Biro Hukum bisa turun tangan.

Tapi saya juga tidak tahu, bagaimana menghubungi BIRO HUKUM DPP PKS. Ada yang tahu? atau ada solusi yang lain?


Jum'at, 19 Maret 2010.

---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Penantian


Orang yang kematian menjadi kepastiannya
Tanah menjadi tempat pembaringannya
Munkar dan Nakir menjadi "tamu"nya
Kuburan menjadi tempat tinggalnya
Perut bumi menjadi tempat menetapnya
Kiamat menjadi janjinya
Sorga atau neraka menjadi tempat kembalinya,

Sepatutnya tidak punya FIKIRAN lain selain kematian
Tidak melakukan PERSIAPAN kecuali untuknya
Tidak melakukan USAHA kecuali untuknya
Tidak BERAMBISI kecuali kepadanya
Tidak melakukan PENDAKIAN kecuali di atasnya
Tidak punya PERHATIAN kecuali terhadapnya
Tidak mengumpulkan DAYA KEKUATAN kecuali untuk menghadapinya
Tidak ada PENANTIAN dan KESIAP-SIAGAAN kecuali untuknya.

[Imam Al-Ghazali, Ihya Ulumuddin]


---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Penantian (2)


by Raflesh
Suatu hari Malaikat Jibril datang kepada Nabi saw, lalu berkata,
"Hai Muhammad, hiduplah sesukamu namun engkau pasti mati, berbuatlah semaumu namun engkau pasti akan diganjar (sesuai perbuatanmu) dan cintailah siapa yang engkau sukai, namun pasti engkau akan berpisah dengannya..."
(HR. Ath Thabrani)

Suatu hari, aku sedang ngobrol dengan seorang teman yang juga satu jurusan di pelatihan BLKI, dalam obrolan yang panjang itu, dia bertanya, "Menurutmu, orang bisa disebut sukses itu seperti apa?".

Sempat terdiam beberapa saat, lalu aku jawab, "Ada yang bilang orang sukses itu orang yang pintar dalam sekolahnya, Ada yang bilang orang sukses itu orang kaya raya, Ada yang bilang orang sukses itu yang berhasil terpilih jadi pemimpin, tapi..., orang yang genius itu suatu hari pasti mati, orang yang bodoh juga pasti mati, orang yang kaya pasti mati, orang yang miskin juga pasti mati, akhirnya semua sama-sama "PASTI MATI", terus..!, apa bedanya orang pintar dengan yang tidak terlalu pintar, atau orang kaya dengan yang miskin, dimana letak titik kesuksesannya? toh!! nanti titik akhirnya sama, yaitu: MATI.

"Lalu suksesnya yang mana?", katanya.

Aku teruskan, "Orang sukses itu, JADI APA dia setelah mati! Orang sekaya Bill Gate, tapi akhirnya di Neraka SELAMA-LAMANYA, apanya yang sukses?!, orang sepintar Einstein tapi akhirnya di Neraka SELAMA-LAMANYA, apanya yang sukses?!", maka tidak salah kalau Rasululah saw telah bersabda, "Orang yang cerdas ialah orang yang mampu mengendalikan dirinya dan bekerja untuk KEHIDUPAN SETELAH KEMATIAN" (HR.Tirmidzi)

Kemarin, kembali seorang tetangga meninggal dunia, dalam bulan ini sudah 3 orang yang meninggal di RT-ku, tersentak batin ini, Allah kembali mengingatkan akan nilai dunia melalui peristiwa tersebut, benar sekali ketika Rasulullah saw bersabda, "Kafa bilmauti wa'idha, Cukuplah peristiwa kematian seseorang menjadi penasihat".

Ya Allah, apa yang dibanggakan dari dunia?!, kita cuma mampir, kita cuma berteduh dan kita pasti pulang.., bekerjalah sekerasnya dan ketahuilah kamu pasti mati, bersenang-senanglah semaumu dan ketahuilah anda pasti mati.

Kita bekerja adalah bentuk eksistensi kehidupan kita, bahwa segala yang hidup adalah bergerak, inilah sunatullah hidup, kita harus serasi dengan alam semesta dalam hukum kehidupan, hukum kehidupan berkata sesuatu yang hidup itu bergerak, darah dalam tubuh kita itu bergerak dipompa oleh jantung, nafas kita pun terus bergerak bersirkulasi, listrik pun bergerak, elektron dalan atom pun bergerak mengelilingi proton.

Maka agar kita bisa selaras dengan alam, kita harus terus bergerak mengisi hidup ini dengan beramal, belajar dll. Jika anda diam berarti anda telah keluar dalam sistimatika alam atau sama artinya dengan anda telah melawan arus dan anda akan hancur! Maka bekerjalah..., bergeraklah, karena itu adalah eksistensi kehidupan anda namun ingat itu bukan tujuan kehidupan anda itu hanyalah pengisi kehidupan anda.

Hah...., dunia, dunia..!, kamu cuma permainan, cuma penghias hidup, cuma pengisi waktu luang dari (...berapa...) tahun kita hidup.

"Setiap yang bernyawa akan merasakan mati.Dan hanya pada hari kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu.Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga,sungguh,dia memperoleh kemenangan.Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya."(QS.Ali Imran:185)

Dan jika memang anda lebih memilih melupakan kematian dan menikmati kehidupan anda dengan semaunya maka itulah pilihan anda dan sungguh aku sudah menyampaikan..

"Dan berikanlah peringatan (Muhammad) kepada manusia pada hari (ketika) azab datang kepada mereka, maka orang yang zalim berkata: "Ya Tuhan kami, berilah kami kesempatan (kembali ke dunia) walaupun sebentar, niscaya kami akan mematuhi seruan Engkau dan akan mengikuti rasul-rasul." (kepada mereka dikatakan), "Bukankah dahulu (di dunia) kamu telah bersumpah bahwa sekali-kali kamu TIDAK AKAN BINASA???" (QS.Ibrahim:44)


---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Sekedar Renungan

Kamis, 18 Maret 2010

by Abu Izzuddin
---
Sesungguhnya segala keputusan ALLOH di akhirat kelak… tidak pernah ter-intervensi oleh makhluk.
Oleh sebab itu, janganlah mencampurkan keikhlasan beramal dengan harapan dan pujian dari makhluk.
Sesuatu yang tidak mampu memberikan jaminan syafaat, tidak layak untuk di harapkan pertolongannya.
Ikhlaslah beramal untuk keridhoan Ilahi, karena hanya Dia yang bisa memberikan harapan itu.

Jika kebutuhanmu hanya seribu…
Untuk apa engkau meminta dua ribu…
Jika rizki yang ALLOH berikan sudah ditentukan…
Kenapa kita harus selalu merasa kurang….

Duhai ILAHI…
Hamba titipkan jiwa, raga, harta …
Serta semua yang Engkau pinjamkan kepada diriku di dunia ini…
Agar aku bisa memilikinya nanti di kampung hakiki…
Karena aku takut, ia akan hilang, musnah dan berakhir sia-sia di sini…

Duhai Robbi…
Ku tak ingin membuat-Mu cemburu karena hamba lebih mencintai makhluk-Mu
Ampunilah hamba-Mu ini, karena memang hamba lebih sering melupakan-Mu.
Hamba lebih banyak berlari mengejar dunia, daripada merangkak lambat menuju-Mu.

Kadang-kadang dunia memujaku….
Hingga diri ini riya’, ujub, sum’ah, dan takabbur.
Komentarnya membuat keangkuhan…
Dan tanpa sadar diri ini berbangga hati karenanya…
Ampuni diri ini yaa Robbi….

Duhai Robbi…
Sandiwara kehidupan ini terkadang menjengkelkan…
Tapi kadang membuat bahagia, haru dan menyenangkan…
Di sana ada lelah, sakit, kecewa, senang dan bahagia.
Ada kalanya jatuh tersungkur, namun adakalanya bangkit kembali.

Wahai Jiwa… apakah engkau mengharapkan pujian dari ROBB-mu…???
Sedangkan engkau belum berjuang seperti Abu Bakar, Umar Bin Khothob atau Utsman Bin Affan.
Dan engkaupun belum berkorban seperti Ali Bin Abi Tholib, Hamzah ataupun Mu’adz.
Padahal engkaupun belum zuhud sebagaimana Abu Dzar maupun Mus’ab Bin Umair.


MEMANG SUNGGUH MENGHERANKAN...
BAGAIMANA KITA BISA LEBIH BIMBANG AKAN APA YANG ORANG LAIN PIKIRKAN TENTANG KITA..
DARIPADA APA YANG ALLOH PIKIRKAN TENTANG KITA...

---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Launching Tarbiyah Tsaqofiyah DPC PKS Piyungan

Rabu, 17 Maret 2010

Reporter: Ortega
Dalam rangka membekali kader dakwah dengan ilmu yang luas maka DPC PKS Piyungan menggelar program Tarbiyah Tsaqofiyah (Tasqif) bagi para kader. Grand Opening Kegiatan dari Bidang Kaderisasi ini berlangsung pada hari Selasa 16 Maret 2010 memanfaatkan hari libur nasional.

Sekira tujuh puluhan kader ikhwan akhwat (mayoritas akhwat-ummahat) memadati Gedung TPA Jombor Srimulyo tempat acara berlangsung. Acara dimulai pukul 09.30 dengan dipandu oleh MC akhuna Eko Heri. Dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh ustadz Dhanie Asy-Syakib. Sebelum materi kajian inti, terlebih dahulu Ketua DPC PKS Piyungan Bapak Andi Tri Widodo memberi sambutan.

Kajian inti pada Tasqif perdana ini disampaikan oleh ustadz Pradipta Kuswantoro. Latar belakang beliau sebagai seorang motivator membuat hadirin sangat bersemangat menikmati ilmu yang disajikan dengan multi media.

Tak terasa waktu menunjuk pukul 11.20 saat acara akhirnya berakhir.


---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Forum Ukhuwah DPRa PKS Srimulyo Edisi Maret

Reporter: Ummu Yasmin
Menjalin ukhuwah dan menyambung silaturohim antar kader menjadi agenda DPRa PKS Srimulyo di medio Maret ini. Bertempat di rumah akhuna Yusuf dusun Jolosutro Srimulyo, Ahad 14 Maret 2010 telah terselenggara acara Forum Ukhuwah Kader DPRa Srimulyo sekaligus TRP (Ta'lim Rutin Partai).

Sejak pukul sembilan pagi kader ikhwan akhwat ummahat mulai berdatangan. Sekira pukul 09.40 acara rutin bulanan ini dimulai dengan pembawa acara akhuna Sujono Ragil. Acara inti kemudian disampaikan oleh Ketua DPRa Srimulyo bapak Winarno Abdussalam. Pengusaha budidaya jamur ini menyampaikan informasi kepartaian lingkup DPRa dan DPC serta dinamika terhangat berupa PILKADA Kabupaten Bantul yang akan segera berlangsung.

Di penghujung acara, tibalah saat yang ditunggu-tunggu berupa bagi-bagi "kado silang" antar kader. "Ane dapet apa ya?" bukan itu pertanyaannya, tapi "Kado ane berkesan ndak ya bagi yang menerimanya?".

Tepat pukul 11.30 usailah sudah acara temu kangen kader DPRa Srimulyo. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menjaga ukhuwah sekaligus mengkoordinasikan agenda-agenda dakwah yang penuh barakah.



----
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Forum Ukhuwah Akhwat-Ummahat DPRa Sitimulyo

Reporter: TiQu
Pagi-pagi... kriiing.... nada telpon pun berdering.... ternyata telpon dari Ketua Kewanitaan DPRa Sitimulyo Bu Warti.
”Bu.. ada tikar, de..el..el..?” kata beliau.
”Wah gak da je mah... coba pinjam ditempat pak sugi”
(selain p’sugi punya tikar yang panjang, kebetulan juga beliau rumahnya dekat dengan tempatnya acara).

Pagi-pagi banget ustadzah SDIT ini sudah zibuk mempersiapkan agenda DPRa.

Ahad, 14 Maret 2010 pukul 8.00 WIB bertempat di Masjid Ar Raihan Gampingan, merupakan moment penting untuk Kewanitaan DPRa Sitimulyo, yaitu acara Forum Ukhuwah perdana yang merupakan forum hanya untuk akhwat dan umahat DPRa Sitimulyo.

Satu persatu para umahatpun berdatangan dengan diikuti gelak tawa, tangis anak-anak mereka, pokokke ruameeeeeeee........ Ada yang datang dengan tiga.. dua.. satu anak, ada pula yang tidak membawa anak (dititipin suami) karena beliaunya jadi MC jadi gak dibawa.

Merekapun saling tegur sapa, saling menanyakan kabar masing-masing, maklum jarang ketemu. Ada juga umahat dengan nafas masih terengah-engah habis naik sepeda dari ngisi Liqo’ mutarobinya di Klenggotan langsung datang ke acara, dengan meninggalkan anak-anaknya yang masih kecil-kecil bersama abinya dirumah..subhanallah...

Setelah setengah jam berlalu, pukul 8.30 WIB acarapun dimulai dengan MC bu Wetik. Dilanjutkan dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh bu Ita, setelah itu sambutan dari Ketua Kewanitaan DPRa Sitimulyo Ibu Suwartiyah. Beliau menyampaikan beberapa hal diantaranya tentang forum ukhuwah ini sebagai wadah buat kader akhwat dan ummahat di Sitimulyo supaya komunikasi tetap lancar.

Selanjutnya acara intipun tiba, yaitu sharing bersama Ibu Murommi Nurillah tentang ’Problematika Keluarga dalam Dakwah’. Beliau menyampaikan beberapa permasalahan yang ada, diantaranya 1) Masalah Perbedaan Faham dalam Dakwah; 2) Masalah Ekonomi; 3) Masalah Waktu; 4) Masalah anak dan 5) Masalah Kesehatan. Kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab

Terakhir beliau menekankan bahwa ’Jadilah seorang ibu Pembelajar, aktif, kreatif, bijaksana dan pintar..’ ketika seorang anak masih kecil justru fisik yang capek, tapi ketika anak sudah besar justru perhatian kita yang harus lebih ekstra dengan adanya pergaulan yang lebih luas.

Session terakhir... saatnya Kado Silaaang. Kado silang ini seharga Rp 5000,- berupa barang dan dibungkus koran dan beri pesan-pesan. Saat dikumpulkan ada ibu-ibu yang bilang,
”Punyaku udah dibuka..” (loh..?)
”Tadi Thoriq (putranya) dah tukeran sama Saskia (putri kader lain)...”
(hemm.. okelah kalo begitu.. ada-ada aja.. ^_^’)

Isi pesan salah satu kader : ” Jika kamu mencari kebahagian, maka kebahagiaan itu jauh darimu.. tapi jika kamu besyukur dengan apa yang kamu dapatkan maka..kebahagiaan itu ada dalam diri kamu”


---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Jama'ah Angsa

by wied
Dalam buku Seri Taujihat Pekanan 2 (jilid dua), Jamaah dakwah diajak untuk merenung tentang sekawanan burung angsa. Ketika seekor angsa sakit atau terluka, akan didapati setidaknya 2 (dua) ekor yang lain terbang turun memgikuti, membantu dan melidungi angsa yang sakit tsb.

Bermaksud berempati dalam kesulitan yang dihadapi, sama seperti saat segalanya baik. Maka ane, akh Danie dan akh Eko Heri bersilaturahim ke beberapa ikhwan yang sudah beberapa waktu kami tidak tahu kabarnya.

Alhamdulillah, wa lahum fii khoir.

Dalam nuansa rindu di jalan Allah, banyak hal berharga yang luput dan terlewatkan.
'Ane biar bantu kegiatan(yankes) nya saja, tak usah ikut LQ-nya', sepenggal kalimat dari seorang ikhwan yang kami kunjungi.

Ya Akhi, (LQ) itulah yang membedakan kita dengan yang lain. Kita bukan hanya sekedar partai, tetapi harokah dakwah. Tarbiyah yang menjadi wadah kita memahami islam lebih komprehensif. Islam yang syamil (menyeluruh) dan mutakamil (lengkap). Jangan sampai kita memahami islam secara juz'i, seperti ilustrasi dalam sekawanan orang buta yang memegang gajah.

Ya Akhi, (LQ) inilah tempat kita meluruskan dan memperbaiki niat. Bahwa politik hanya bagian kecil dari ladang dakwah yang luas. Tarbiyah sebagi sarana untuk menggali dan mengokohkan ma'nawiyah dan fikriyah. Agar kita paham dan berilmu, baru kemudian beramal dan berjihad seperti dalam rukun bai'at.

Ya akhi, jalan dakwah memang panjang dan berliku. Penuh onak dan duri perjuangan, begitu banyak rintangan dan batu ujian. Hingga akan selalu ada yang tegar dan juga ada yang berjatuhan di jalan dakwah.

“Di antara orang-orang mu'min ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah, maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka sedikitpun tidak merobah janjinya.” (QS. Al-Ahzab: 23)(wied)


---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Bakso Mas SHINYO Dijamin Mak Nyusss...

Senin, 15 Maret 2010

by abu hasan
Bwat akh Sinyo, ane belum ngrasain baksonya nich... masih ada diskon kagak...??? hehehe.... [ abu izzuddin di Buku Tamu 15:47 14/3/10 ]

Kalau abu izzuddin belum nyobain betapa mak nyuss baksonya Mas SHINYO, ane udah dua kali kesana. Perdana bareng temen-temen liqo ahad malam pekan lalu dan kedua bareng keluarga ahad sore kemarin (14/3).

"FULL TEAM pak?" sapa akh Imam yang pas kebetulan ketemu sore itu begitu melihat ane bersama istri dan empat anak-anak yang sudah duluan sampai.

"Iya, kecuali satu yang ndak ikut karena di Gontor," balasku sambil menikmati mie ayam campur bakso.

"Kalau antum tidak masukan di blog pkspiyungan, ane ndak bakalan tahu kalau ada warung bakso ikhwah di sini," cerita Pak Imam yang datang bersama Bu Punik istrinya.

Setelah ane tanya rumah akh Imam ternyata tidak jauh dari warung bakso Mas SHINYO. Sayang, ane tidak bisa ngobrol lama dengan akh Imam karena asyik dengan santapannya masing-masing. Mak nyuss-nya Bakso dan Mie Ayam mas SHINYO memang bikin lupa yang lain. Kalau ndak percaya buktikan aja sendiri.

Gimana Abu Izzuddin? kapan mau nyoba nich? jangan lupa ajak liqo-nya sekalian.
(btw, diskon udah expired).


NB: Oh ya, sore itu juga kami ketemu keluarga Pak Bachtiar yang datang sama istri dan dik Ais, mereka malah datang duluan. Tuh kan, sangking mak nyuss-nya bakso Mas SHINYO jadi lupa nyeritain ketemuan sama akh Bachtiar.

---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Liqo Paling Berkesan

By: Wargito
Yaa ALLOH…semenjak menjelang waktu sholat maghrib, hujan begitu deras. Anginpun bertiup cukup kencang, dan yang tak kalah membuat suasana lebih mencekam adalah gelegar suara petir yang terus menyambar. Jam menunjukkan pukul 18.58 WIB, dua kali pesan singkat masuk ke HP ana. Satu pesan dari akh Aziz Kaligathuk, satunya lagi dari akh Andi Tri Widodo. Isinya sama-sama mengingatkan acara liqo malam ini di rumah akhuna Ponidi, perbukitan Duren Kaligathuk, Srimulyo, Piyungan.

Badan memang capek setelah sebelumnya melakukan “touring rutin” jalur Tegal-Yogya. Belum lagi suasana alam yang cukup “mencekam” karena hujan lebat, angin dan petir, tentu lebih enak untuk merebahkan badan dan memenuhi hak “jasad” untuk istirahat. Tapi ana ingat perintah Nabi Muhammad SAW, “Qum yaa Hudhaifah…“ Perintah Rasulullah kepada shahabat Hudhaifah untuk mengintai dan melihat kondisi pasukan kafir quraisy di malam yang begitu mencekam, dingin, dan tubuh yang begitu lelah pada Perang Ahzab.

“Yaa Robbi, singkirkan rasa malas dari diri hamba-Mu ini, hamba berlindung dari godaan syaiton yang terkutuk, dan jadikan hamba-Mu ini sebagai mujahid-Mu yang senantiasa teguh dan tegar dalam dakwah-Mu…,” begitu pintaku kepada Robbul ‘Izzati. Alhamdulillah, azzam itupun bangkit lagi.

Ahad malam (7/3) jam menunjuk angka 19.50. Dengan kuda besi kesayangan, kulalui hujan dan angin yang terus menerpa diri ini di sepanjang jalan. Pukul 20.15, akhirnya sampai juga di rumah akh Ponidi. Masih sepi, hanya tuan rumah dan akh Aziz yang ada. Tak berselang lama muncul akh Dalimin, akh Welas, akh Egik, akh Harsih (pak RT), akh Sohiran, akh Usman dan akh Hasan. Alhamdulillah, walaupun suasana dingin dan lelah, ikhwah di Kaligathuk tetap semangat. Seperti biasa, tuan rumahpun menyajikan hidangan sebelum acara liqo dimulai.

Pukul 20.30 WIB acarapun dimulai. Pembukaan, tilawah, dan juga infaq liqo. Materipun segera ana sampaikan. Kali ini materi yang ana sampaikan adalah “LIMA GOLONGAN YANG MENJADI MUSUH MUKMIN”
Kelima golongan itu ialah :
1. Syaiton yang selalu menyesatkan.
2. Kafir yang selalu memerangi
3. Munafiq yang selalu membenci
4. Muslim lain yang hasad ( dengki/iri)
5. Hawa nafsu yang ingin selalu dituruti.

Di tengah penyampaian materi, tiba-tiba terdengar petir yang begitu dahsyat. Kami semua kaget dan tertegun, kemudian membaca do’a ketika ada petir. Materipun ana lanjutkan. Selang beberapa saat, terdengar kembali dua kali sambaran petir, dan terasa begitu dekat dan lebih keras. Ane hentikan sementara penyampaian materi. Ane mengajak semuanya untuk berdo’a dan beristighfar kepada ALLOH.

Dalam hati ana berdo’a “Duhai Robbi, Ampunilah dosa-dosa kami, janganlah Engkau hancurkan dan binasakan kami dengan azabMu yang begitu dahsyat, baik di dunia ini ataupun di akhirat nanti…”

Tak selang lama, listrikpun padam. Akhirnya, kamipun melanjutkan liqo dalam temaram cahaya lilin. Sungguh ini adalah liqo yang takkan pernah terlupakan. Sekitar pukul 21.50 WIB liqo pun kami akhiri. Selanjutnya sambil menanti hujan reda, kamipun melanjutkan dengan obrolan-obrolan ringan. Tapi ternyata hujan tak juga berhenti. Pukul 22.00 WIB, ana pamit ke ikhwah semua untuk pulang. Alhamdulillah hujanpun nggak berhenti.

“Semoga setiap titik air yang menerpa menjadi saksi di saat diri ini menghadapi “PENGADILAN” di yaumil akhir nanti..” Allohumma Amiiin..

Saudaraku semua, mungkin ini hanya sedikit kisah yang kurang berarti, mungkin juga tidak banyak pelajaran yang bisa kita petik. Yang pasti tantangan dakwah itu jauh lebih besar daripada hanya sekedar jarak, hujan, halilintar, rasa sakit dan lelah. Kita hanya bisa berusaha untuk “mengalahkan” setiap penghalang sebagaimana ana sebut diatas.

Di antara mujahid ALLOH, ada yang menepati janji-janjinya untuk tetap istiqomah dalam jihad dan dakwah hingga akhirnya menemui kesyahidan, dan ada juga yang masih menunggu datangnya kesyahidan itu dengan tetap terus berjuang dengan keikhlasan yang penuh.

Ada juga yang “kalah” dalam medan juang ini sehingga mereka keluar dari lingkaran dakwah dan jihad.

LALU, BAGAIMANA DENGAN ANTUM WAHAI IKHWAH FILLAH…???

---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Ketika Istri Ikutan Futsal

Sabtu, 13 Maret 2010

by BDE Abinya 'Ais
---
"Afwan pak ane ijin nanti terlambat" begitulah isi dari sms ane kepada murobi, dikarenakan menjelang magrib Senin kemarin (8/3) pekerjaan kantor ane belum selesai. Tidak lama sms balasan pun ane terima dari murobi, isi dari smsnya "nanti lq+futsal" kemudian ane membalas "siap".

Komunikasi seperti ini memang telah membudaya di LQ kami, ada yang berhalangan langsung menghubungi murobi dan tidak menerima titipan sms kepada rekan LQ yang kemudian disampaikan kepada murobi.

Setelah sholat magrib, ane pun memaksakan diri untuk mengakhiri pekerjaan walaupun belum selesai untuk langsung beranjak pulang dan bergabung dengan rekan-rekan LQ. Alhamdulillah menjelang sholat isya ane sudah berada di rumah, kemudian bergegas salin dan berangkat ke kediaman akh Muhaimin Iskandar yang berada di dusun Banyakan tidak jauh dari kediaman ane kurang lebih 1 kilo meter.

Pukul 20:35 wib kami mengakhiri LQ yang dilanjutkan futsal yang mendapat giliran pada pukul 21:00 wib. Karena jalur arena futsal satu jalur dengan kediaman ane, peralatan futsal ane sengaja tidak ane bawa saat LQ karena arena futsal satu jalur dengan kediaman ane. Bersegera dan mungkin lebih tepatnya tergesa-gesa ane dengan cepat langsung merubah penampilan dan memasukkan sepatu, kaos kaki kedalam tas plastik kemudian berangkat.

Setelah sampai di arena futsal sambil menunggu giliran futsal ane dan beberapa rekan pun memasang sepatu, "Masyaallah" tersentak kaget kaos kaki yang ane bawa ternyata punya istri yang kebetulan warnanya sama tapi dengan corak yang berbeda. Sambil tertawa kecil dan tersenyum dengan rona merah ane bersegera untuk menutupi corak kaos kaki istri ane dengan menggulungnya, pasalnya corak kaos kaki ane berlogo salah satu merk terkenal di dunia sedangkan corak kaos kaki istri ane kembang dan bunga.

Alhamdulillah, semua berjalan lancar tim kami menang telak dengan skor yang memuaskan walaupun menggunakan kaos kaki punya istri. Sesampainya di rumah ane pun bergegas memohon maaf pada istri ane yang telah lancang tanpa sengaja menggunakan kaos kakinya, tanpa dikomando istri ane pun tertawa dan bertanya balik ada yang tahu gak, "Alahamdulillah, gak ada yang tahu" begitu ane menjawab.

Hingga saat ini kalo ane mengingat kejadian tersebut dipastikan antum-antum melihat ane tersenyum dan tertawa. Semoga ini menjadikan pelajaran bagi ane untuk tidak tergesa-gesa dan waton di setiap kegiatan.


---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Pintu Surga Yang Paling Tengah

Jumat, 12 Maret 2010


by Becik Pambudi

Assalaamu 'alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh,
Semoga Bermanfaat. Dapat taujih dr tetangga.
---
Ada seorang wanita yang bernama SUMIYEM. Ketika ibu dari SUMIYEM wafat, beliau meneteskan air mata tanpa meratap, lalu beliau ditanya oleh sahabatnya tentang sebab tangisannya, jawabnya, "Allah SWT bukakan untukku dua pintu masuk surga, sekarang, satu pintu telah ditutup."

Begitulah, orangtua adalah pintu surga, bahkan pintu yang paling tengah di antara pintu-pintu yang lain.

Nabi Muhammad SAW bersabda,
"ORANG TUA adalah PINTU SURGA YANG PALING TENGAH, terserah kamu, hendak kamu terlantarkan ia, atau kamu hendak menjaganya." (Kalau nggak salah HR. Tirmidzi)

"Maksud pintu surga yang paling tengah adalah pintu yang PALING BAGUS dan PALING TINGGI. Dengan kata lain, sebaik-baik sarana yang bisa mengantarkan seseorang ke dalam surga dan meraih derajat yang tinggi adalah dengan mentaati orangtua dan menjaganya."

Bersyukurlah jika kita masih memiliki orangtua, karena di depan kita ada pintu surga yang lebar menganga. Terlebih bila orangtua telah berusia lanjut. Dalam kondisi tak berdaya, atau mungkin sudah pelupa, pikun atau tak mampu lagi merawat dan menjaga dirinya sendiri, persis seperti bayi yang baru lahir.

Rata-rata manusia begitu antusias dan bersuka cita tatkala memandikan bayinya, mencebokinya dan merawatnya dengan wajah ceria. Berbeda halnya dengan sikapnya terhadap orangtuanya yang kembali menjadi seperti bayi. Rasa malas, bosan dan kadang kesal seringkali terungkap dalam kata dan perilaku.

Mengapa.......?

Kemungkinan 1......

Mungkin karena ia merasa dirinya sudah bisa segala sesuatu dan merasa paling baik dan benar serta pintar, sehingga ia melihat banyak sekali kekurangan orangtuanya dimatanya...

Andai saja kita memahami, bahwa kita bisa seperti itu karena campur tangan orangtua kita. Mereka menyayangi kita tanpa ada kepentingan apapun, dengan keikhlasannya kita bisa seperti ini.

Kemungkinan 2......

Mungkin karena ia hanya berorientasi kepada dunia, si bayi bisa diharapkan nantinya produktif, sedangkan orang yang tua renta, tak lagi diharapkan kontribusinya.

Andai saja kita berorientasi akhirat, sungguh kita akan memperlakukan orangtua kita yang tua renta dengan baik, karena hasil yang kita panen lebih banyak dan lebih kekal.

SUNGGUH TERLALU, ORANG YANG MENDAPATKAN ORANG TUANYA BERUSIA LANJUT, TAPI IA TIDAK MASUK SURGA, PADAHAL KESEMPATAN BEGITU MUDAH BAGINYA.

Nabi Muhammad SAW bersabda, "Sungguh celaka... sungguh celaka... sungguh celaka..", lalu dikatakan, "Siapakah itu wahai Rasulullah?" Beliau bersabda, "Yakni orang yang mendapatkan salah satu orangtuanya, atau kedua orangtuanya berusia lanjut, namun ia tidak masuk surga." (HR Muslim)

Ia tidak masuk surga karena tak berbakti, tidak mentaati perintahnya, tidak berusaha membuat senang hatinya, tidak meringankan kesusahannya, tidak menjaga kata-katanya, dan tidak merawatnya saat mereka tak lagi mampu hidup mandiri.

Wahai Saudaraku...

Marilah mulai saat ini kita

SAATNYA BERKACA DIRI,
SUDAHKAH LAYAK KITA DISEBUT SEBAGAI ANAK YANG BERBAKTI ?
SUDAHKAH LAYAK KITA MEMASUKI PINTU SURGA YANG PALING TENGAH ?

Semoga ini dapat bermanfaat untuk kita agar selalu berjalan di jalanNYA..

Salam,

Becik Pambudi
[Munggur, Srimartani, Piyungan]
---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Showtime Perdana di Hari Jum'at


By Bachtiar
Berawal dari semangat yang telah dikobarkan oleh Abu Zidan dalam tulisan beliau di blog ini, memicu sang murobi untuk menggilir mutarobinya agar berani tampil sebagai pengisi khutbah jum'at di beberapa masjid yang ada di kecamatan Piyungan.

Satu hari menjelang giliran ane tampil, gundah gulana yang diikuti semakin tingginya ketidak percayaan diri ane menciutkan nyali untuk dapat memenuhi tugas yang telah diamanahkan oleh murobi. Sampai pada pagi hari sebelum tampil ane menghubungi rekan ane akh Suparman, beliau adalah pengisi tetap Khutbah Jum'at yang juga pembimbing lapangan ane. Sebagai pembimbing lapangan tugas beliau adalah memberi pengarahan dan membangkitkan rasa percaya diri ane tanpa kenal lelah.

"Jam 11:50 wib akh, kita ketemu di masjid ya, ga usah minder", begitulah nasihat beliau menjelang detik-detik terakhir. Tepat pukul 11:45 wib ane meluncur ke masjid yang telah ditentukan. Tidak lama kemudian akh Suparman juga sampai di masjid yang sama. Setelah sholat sunat tidak lama kemudian ane dipersilahkan untuk naik ke atas mimbar. Dengan rasa percaya diri ane pun melangkah...

Singkat kata singkat cerita, khutbah pertama, khutbah kedua hingga sholat Jum'at berjalan dengan lancar tanpa halangan satu apapun. Perasaan ini pun lega rasanya. Setelah berakhir anepun berpamitan dengan ta'mir masjid dan jama'ah jum'at yang masih ada.

Dari pengalaman showtime perdana di hari jum'at Pahing 5 Maret 2010 lalu, banyak manfaat yang ane dapatkan. Hal yang menjadi catatan penting dari pengalaman ane ini adalah: cepat atau lambat, nanti atau besok, tugas dakwah memang harus ane lalui walau bayangan melemahkan atau menciutkan nyali itu terus menghantui. The Show Must Go On. Allahu Akbar....!!


---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Rapuhnya Materialisme


Oleh: Ustadz DR. Amir Faishol Fath

[Pemred Dakwatuna.Com]
---

Kemarin sore aku sedang menyampaikan kuliah tafsir di Sekolah Tinggi Al-Hikmah Banka, Jakarta. Judulnya Surah Al-Fiil (Gajah). Surah ini secara khusus menceritakan pasukan gajah di bawah pimpinan Abrahah yang berangkat menuju lembah kota Mekah untuk menghancurkan Ka’bah. Sebelum masuk kepada penjelasan tafsirnya aku –sebagaimana biasa- menjelaskan korelasi antara surah Al-Fiil dengan surah sebelumnya: Al-Humazah.

Subhanallah, sungguh luar biasa aku mendapatkan makna yang sangat penting untuk kita renungkan dari rahasia urutan kedua surah tersebut. Dalam surah sebelumnya Allah swt. menggambarkan manusia-manusia humazah dan lumazah (pencela dan pengumpat). Di situ dijelaskan bahwa mereka adalah manusia yang mengagung-agungkan harta. Menganggap harta adalah segalanya. Meyakini bahwa dengan hartanya akan hidup kekal tanpa batas. Lalu seketika dalam surah Al Fiil Allah mencontohkan seorang manusia yang dihancurkan justru di saat-saat ia diselimuti tumpukan harta. Dimusnahkan justru di saat pasukannya berkumpul untuk membelanya. Dicelakakan justru oleh segerombolan burun-burung kecil yang tidak berdaya.

Para ulama tafsir menyebutkan bahwa jumlah gajah yang digiring Abrahah lebih dari seribu. Tujuan pokoknya adalah untuk menaklukkan kota Mekah tanpa perlawanan, sehingga ia dengan mudah bisa menghancurkan Ka’bah. Sebagai manusia materialistik Abrahah tidak pernah membayangkan bahwa di atas segalanya ada kekuatan immateri (ghaib). Demikianlah Abrahah dan pasukannya melenggang dengan penuh keyakinan bahwa ia pasti bisa menghancurkan Ka’bah. Di tengah jalan menuju Mekah, mereka merampas unta-unta penduduk yang sedang di gembala. Di antaranya seratus unta milik Abdul Muthalib (kakek Rasulullah saw). Karena itu Abdul Muthalib segera menemui Abrahah untuk menuntut untanya. Di sini terjadi dialog antara Abrahah dengan Abdul Mutahlib:

Abdul Muthalib berkata: ”Wahai Abrahah, kembalikan unta-untaku.”

Abrahah: ”Hanya urusan unta kau datang menghadapku. (Tadinya Abrahah mengira Abdul Muthalib datang untuk menyerahkan kota Mekah. Sebab dari raut mukanya yang penuh wibawa Abdul Muthalib terbaca di benak Abrahah sebagai pemuka Quraisy).”

Abdul Muthalib: ”Aku adalah pemilik unta, maka tugasku adalah menuntut unta-untaku dikembalikan. Adapun Ka’bah yang akan kau hancurkan itu, ia ada pemiliknya. Silahkan kau berhadapan langsung dengan Sang Pemiliknya.”

Mendengar itu Abrahah semakin yakin, bahwa keinginannya untuk menghancurkan Ka’bah akan segera tercapai. Lalu Abrahah minta agar tidak ada satupun dari penduduk Mekah yang menghalangi. Seketika Abdul Muthalib mengumumkan hal tersebut, dan mereka patuh, lalu semuanya menyingkir ke balik pegunungan sambil melihat apa yang akan terjadi. Dalam diri mereka tersimpan keyakinan bahwa Ka’bah ada yang punya. Karenanya mereka menunggu apa yang akan dibalaskan oleh Sang Pemilik Ka’bah.

Tak lama setelah itu, tiba-tiba datang barisan berwarna hitam dari arah Yaman. Secara perlahan barisan tersebut semakin banyak dan menutup langit. Abrahan dan pasukannya menyangka bahwa itu gumpalan awan pertanda akan turun hujan. Namun ternyata setelah kian mendekat, nampaklah bahwa itu barisan burung Ababil yang sangat rapi, mirip dengan barisan shaf shalat umat Islam di Masjidil haram. Masing-masing burung tersebut membawa tiga kerikil: satu di paruhnya dan dua di kakinya. Semua kerikil yang dilemparkan mengena langsung kepada sasaran. Dan begitu mereka terkena, seketika tubuh mereka menjadi rapuh, organ-organ dan persendian segera berjatuhan satu persatu. Lalu menumpuk seperti dedaunan yang di makan ulat. Allah menggambarkan kejadian ini dengan sangat jelas dalam surah Al-Fiil. Mari kita simak secara seksama kandungan surah ini:

“Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah?

Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka`bah) itu sia-sia?,

Dan Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong, yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari tanah yang terbakar,

lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).”

Perhatikan, apa lagi yang akan manusia banggakan dengan hartanya. Masihkan akan terlena dengan benda-benda yang tidak berdaya?.

Masihkah akan menjadikan dirinya sebagai hamba materi?.

Masihkan akan mewakafkan seluruh hidupnya untuk kesibukan mengurus benda-benda?.

Masihkah akan menganggap Allah sebagai sampingan?.

Masihkah akan melihat bahwa Allah bukan tujuan?.

Masihkan akan merendahkan Allah dan meninggikan dunia?.

Masihkah akan mengutamakan kebutukan fisiknya di atas kebutuhan ruhaninya?.

Sungguh bila sejenak manusia mau menggunakan akal sehatnya, ia akan segera tahu bahwa dirinya berada dalam posisi yang sangat rentan. Terjepit sedikit saja syaraf matanya, ia langsung tiba-tiba buta. Terjepit sedikit saja urat syaraf punggungnya ia tiba-tiba tidak bisa duduk dan tidak berbaring. Dicabut saja kepercayaan istrinya, ia segera kalang kabut dan bingung. Apalagi yang dicabut kepercayaan banyak orang, mau ke mana ia harus mempertahankan kedudukannya. Sungguh segala yang dimiliki sebenarnya hanyalah kesemuan. Tidak ada yang abadi. Pun tidak ada yang bisa membela dirinya. Benar, Allah menjelaskan bahwa dunia hanyalah tipu daya. Wallahu a’lam bishshawab.


*sumber: dakwatuna.com
--
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Mas SHINYO: Kader Kepanduan Jadi Juragan Bakso

Kamis, 11 Maret 2010

by wied
---
"Pekan depan Liqo kita Insya Allah tetap sini lagi, Giliran antum siapkan snack-nya ya?", MR ane mengakhiri pembagian tugas LQ tepat sepekan lalu.

Bertempat di Masjid Al Ikhlas, Sampakan, selepas Maghrib (Ahad, 07/03/10) kami Satu persatu berdatangan. Saling tegur sapa mengawali liqoat pekan ini.

"Malam ini cukup sampai Isya, habis ini kita ke Akh Shinyo", kata ustadz malam itu.

"Ngapain.!?", sahutku sekenanya.

"Lho..., kita support Akh Shinyo. Grand Opening warung baksonya baru Sabtu kemarin", lebih antusias ustadz menjawab.

"Alhamdulillah, iya toh..? Kamis kemarin sekiranya ane sekeluarga mau mampir, udah disana ternyata belum buka", ane menimpali.

Membincangkan Akh Shinyo memang tidak bisa dilepaskan dari dunia bakso. Semenjak lulus sekolah beliau ikut pamannya jualan bakso di perempatan Sampakan Piyungan. Bertahun berguru ilmu bakso dari sang paman, Sabtu kemarin (6/3/10) temen satu liqo ane ini membuka warung bakso sendiri di jalan Wiyoro-Ngipik Kios Wiyoro No 14 kecamatan Banguntapan Bantul atau sekira 2 km arah barat perempatan sampakan.

***

Selepas Isya Liqoat malam itu, kami segera meluncur ke warung bakso "Mas SHINYO". Hitung-hitung sebagai salah satu bentuk dukungan kami.

Tak berapa lama berselancar dalam gelombang hitam jalanan Jogja-Wonosari, kami mencapai target. Sambutan hangat menyapa kami dalam sebuah keakraban keluarga.

Tak berapa lama menunggu, menu tersaji. Sambil menyantap hidangan, berenam kami seksama menyimak paparan qodhoya wa rawa'i sohibul bait tentang lika liku persiapan ekspansi usaha baksonya.

Sambil sesekali melayani pelanggan yang baru datang, tampak kegembiraan dan kebahagiaan terpancar dari akhuna Shinyo 'Abu Zidane' Haryanto. Kegembiraan yang dapat kami rasakan dengan harapan dan doa, semoga ekspansi kekuatan finansial ini menjadi awal bangkitnya quwwatul maal bagi ri'ayah dakwah di Piyungan dan sekitarnya. Menjadikan kader yang Kokoh dan Mandiri. Kokoh secara ma'nawiyah, fikriyah, da'wiyah serta jasadiyah. Kemudian ditopang kemandirian dalam pengembangan diri (ta'allum dzaati) dan mandiri secara keuangan (maaliyah).

"Laki laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingat Allah, mendirikan sholat, dan menunaikan zakat. Mereka takut pada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi guncang." {Q.S. An Nur:37}.(wied)


---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

PKS Tak Urusi Balas Dendam Politik

Rabu, 10 Maret 2010

VIVAnews - Wacana indikasi serangan balik terhadap partai-partai pemilih opsi C dalam kesimpulan Panitia Khusus (Pansus) Century, rupanya tidak merisaukan PKS.

“PKS tidak mengurusi balas dendam politik,” tegas Andi Rahmat, anggota Fraksi PKS sekaligus anggota Pansus Century, Selasa 9 Maret 2010. Opsi C menyatakan bahwa kebijakan bail out Century salah sejak awal hingga implementasinya.

Andi menyatakan, meskipun balas dendam politik memang mungkin terjadi, namun partainya dengan tegas menolak untuk mengeksploitasinya secara berlebihan. “Kami tidak ingin mendramatisir hal itu,” kata Andi saat berbincang dengan VIVAnews.

Hal ini ia kemukakan menanggapi banyaknya tokoh-tokoh politik dari partai pemilih opsi C, yang baru-baru ini tersandung masalah hukum.

“Harus dipahami, semua pejabat memang mempunyai resiko,” ujar Andi. Jadi, menurutnya, normal saja apabila ada tokoh politik atau pejabat yang bersalah, kemudian ditangkap atau diusut perkaranya secara hukum.

Bahkan, lanjut Andi, sekalipun motif pengusutan perkara itu dilandaskan pada motif politik, namun selama pihak berwenang memiliki bukti hukum, maka pengusutan tetap sah bahkan harus dilakukan.

Politisi muda PKS itu mengingatkan, politik justru harus mendorong ranah penegakan hukum. “Asal perkara itu jangan dibikin-bikin. Itu yang tidak boleh,” tukasnya. Ia mengimbau kepada penegak hukum untuk tidak mencari-cari kesalahan orang, bila yanng bersangkutan memang sungguh-sungguh tidak mempunyai salah.

“Tidak bisa demi balas dendam politik, lantas menabrak UU dan membelokkan instrumen hukum,” katanya. Pria kelahiran Makassar ini menekankan, negara tidak dibentuk untuk mencari-cari kesalahan warganya.

Andi mengaku, sampai saat ini ia tidak tahu apakah benar atau tidak terjadi serangan balik pasca kesimpulan pansus Century. Namun, terangnya, PKS memilih untuk tidak membaca kasus hukum yang menimpa sejumlah tokoh politik belakangan ini dengan cara seperti itu.

“Kami tidak menafsirkan begitu, karena PKS tidak menganut political trading,” tandasnya menutup perbincangan.


---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

MABIT DPC PKS Piyungan Edisi Maret 2010

Selasa, 09 Maret 2010

Reporter: Abu Zidane
Alhamdulillah akhirnya ke warnet juga. 3 hari disibukkan oleh berbagai aktifitas sampai-sampai mampir warnet aja ga' sempat. Walaupun sebenarnya agak terlambat liputan yang akan saya sampaikan, tapi tdk apa2 lah buat para pengunjung setia situs PKS PIYUNGAN agar isi berita di situs kesayangan kita ini lebih rame & bervariasi.

Di awal bulan Maret tahun 2010 ini, tepatnya pada hari Rabu tgl 03-03-2010, Bidang Kaderisasi DPC PKS PIYUNGAN memulai agenda dakwahnya dengan mengadakan acara MABIT IKHWAN bertempat di masjid Al-Ikhlas pasar wage, Srimulyo, Piyungan.

Acara MABIT IKHWAN ini dimulai pada pukul 22.00 malam. Terus Qiyamullail pada pukul 03.00 dini hari, Sahur bareng pada pkl 04.00 dgn menu Ayam goreng dari rumah makan padang Murah Meriah kemudian dilanjutkan dgn Sholat Shubuh berjama'ah & diakhiri dgn Dzikir Ma'tsurat.

---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Syuro Rutin DPRa Sitimulyo Edisi Awal Maret 2010

Senin, 08 Maret 2010

Reporter: Bachtiar
Syuro DPRa PKS Sitimulyo akhirnya terlaksana setelah satu minggu mundur dari jadwal yang telah disepakati, namun demikian tidak mengurangi semangat kader-kader pilihan yang hadir pada hari Senin tanggal 01 Maret 2010 bertempat di kediaman akh Muhaimin Iskandar atau kawan-kawan biasa memanggilnya Jack yakni di dusun Banyakan.

Agenda pada sore menjelang malam itu sangatlah seru sekali dikarenakan jumlah kehadiran dari para kader DPRa Sitimulyo yang datang saat itu sebanyak 20 orang. Canda tawa menghiasi syuro kali ini, pasalnya ada diantara para peserta syuro yang kurang konsentrasi dengan penjelasan serta pembahasan yang berlangsung. Walaupun demikian tidak mengurangi apa yang menjadi keputusan dan itu hanya dianggap sebagai selingan belaka.

Syuro DPRa Sitimulyo akhirnya menghasilkan beberapa agenda yang telah menjadi kesepakatan bersama tentunya segala sesuatunya merupakan tanggung jawab bersama, yakni pada hari Ahad pada tanggal 07 Maret 2010 akan dilaksanakan PWK di Gempol, hari Selasa 16 Maret 2010 ikut mensukseskan stadium general, hari Ahad 14 Maret 2010 Tim Kewanitaan melaksanakan PWK di Genting, kemudian pembahasan terakhir yakni TRP (Taklim Rutin Partai) DPRa Sitimulyo yang akan dilaksanakan pada hari Ahad tanggal 28 Maret 2010 bertempat dusun Nganyang di kediaman akh Suparman.

Pembahasan syuro yang membutuhkan energi lumayan besar yakni mengenai TRP, pasalnya banyaknya mengusulkan penentuan hari H dari agenda TRP masing-masing peserta syuro saling memberikan usulan tanggal. "Bagaimana kalo agenda TRP maraton dengan agenda yang lain" (misalkan pagi hingga siang agenda PWK kemudian dilanjutkan siang menjelang sore TRP) salah satu usulan dari peserta syuro yang kemudian ditanggapi serius oleh tim kewanitaan yang hampir semua akhwat mengeluh mengenai usulan tersebut "Kesel Pak, nanti acara TRP malah tidak maksimal lo". Kepiawaian Akh Muhaimin Iskandar selaku ketua DPRa Sitimulyo dan sebagai pimpinan rapat kemudian memutuskan untuk tidak maraton dengan kegiatan yang lain dan itupun disetujui oleh forum.

Demikian pernak-pernik Syuro DPRa Sitimulyo semoga menjadi pemacu bagi kami khususnya dan bagi kader DPRa lain pada umunya untuk selalu mengisi hari-hari dengan manfaat bagi diri sendiri maupun bagi orang lain.

Imam Al-Ghazali menuturkan, “Setiap manusia binasa kecuali orang yang berilmu. Orang yang berilmu akan binasa kecuali orang yang beramal (dengan ilmunya). Orang yang beramal juga binasa kecuali orang yang ikhlas (dalam amalnya). Namun orang yang ikhlas juga tetap harus waspada dan berhati-hati dalam beramal”.

----
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

DPR Akan Bentuk Tim Gabungan Selidiki Aliran Dana Century

Minggu, 07 Maret 2010

"DPR secepatnya akan mem­ben­tuk tim pengawas hasil rapat pari­purna kemarin. Lalu, DPR juga akan membentuk tim ga­bungan yang akan menuntaskan pe­nyelidikan aliran dana yang ber­anggotakan Kejagung, Polri, PPATK dan KPK."
[Wawancara Rakyat Merdeka online dengan Bambang Soesatyo, salah satu anggota Tim 9 inisiator Pansus Century]
Berikut wawancara lengkapnya:
---

Presiden SBY dan Wapres Boe­­diono sudah menge­luar­kan per­nyataan terkait hasil rapat pa­ripurna DPR. Apa yang Anda tang­­­kap dari per­nyataan mereka?
Mereka ambivalen. Sebelum­nya, Presiden SBY telah me­nya­takan akan mendukung langkah penegakan hukum kasus Century, tapi belakangan SBY menya­takan jika hasil rapat paripurna hanya keputusan politik saja, bukan keputusan hukum yang bisa mengikat. Padahal, semua produk undang-undang kan berawal dari keputusan politik yang dihasilkan DPR.

Mungkin pernyataan itu mun­cul karena presiden kecewa de­ngan hasil paripurna DPR?
Wajar dan bisa dipahami jika pre­siden kurang berkenan dengan keputusan final paripurna DPR memilih opsi C. Pertama, karena presiden telah mengerahkan se­mua kekuatan yang ada padanya untuk membangun saling pe­nger­tian dengan DPR, terutama frak­si-fraksi mitra koalisi pe­me­rintahan. Tetapi, menyikapi skan­dal Bank Century, mitra koalisi me­nolak seaspirasi dengan per­sep­si presiden dan parpol pen­dukungnya, kendati presiden su­dah menyatakan ikut ber­tang­gung jawab atas bailout Bank Century.

Kita boleh mengasumsikan bahwa presiden kecewa berat pa­da semua instrumen kekuatan yang ada di sekitarnya, karena mereka telah gagal mengelola beda pendapat antar fraksi di par­lemen. Bahkan dengan se­sama anggota koalisi sekalipun.

Bukan hanya presiden yang kecewa, tetapi Partai Demokrat pun kecewa dengan hasil itu?
Semua instrumen kekuatan di sekitar presiden sedang me­men­dam kecewa akibat kekalahan telak di paripurna DPR. Kami ber­harap mereka tidak malah meng­ompor-ngompori presiden. Saat­nya untuk legowo. Mereka ha­rus memberi ruang dan mem­buat suasana di kantor presiden dan Puri Cikeas kondusif, agar pre­siden realistis dan berpikir po­sitif terhadap situasi politik ter­kini. Jangan mendorong-dorong presiden ikut-ikutan emosional. Idealnya, presiden dibiarkan in­dependen mengingat dia kepala pemerintahan.

Ada kekhawatiran keputusan DPR justru dimentahkan saat diproses hukum. Contohnya ka­sus tanker VLCC yang ke­mu­dian di-SP3. Bagaimana DPR bisa menjaga agar kasus Cen­tury tak berhenti di tengah jalan?
DPR secepatnya akan mem­ben­tuk tim pengawas hasil rapat pari­purna kemarin. Lalu, DPR juga akan membentuk tim ga­bungan yang akan menuntaskan pe­nyelidikan aliran dana yang ber­anggotakan Kejagung, Polri, PPATK dan KPK.

Selain itu, saya juga me­ngi­ngat­kan pada pimpinan fraksi dan wakil ketua DPR yang fraksinya memilih opsi C untuk mengawal agar redaksi penyelidikan tidak sumir. Ini memang harus hati-hati, mengingat Ketua DPR-nya bukan dari partai yang memilih opsi C. Hati-hati, opsi C bisa ke­peleset di tangan ketua DPR.

Bahkan saya baru dapat ka­bar dari seorang staf ahli Pan­sus jika ketua DPR tidak mau tanda ta­ngan hasil parip­urna kalau di­cantumkan nama-nama yang pa­tut diperiksa. Padahal, nama-na­ma itu tertera jelas dalam re­ko­­mendasi opsi C yang sudah di­­pu­­tus­kan dalam rapat paripurna.

Suasana kebatinan di kabinet juga sedang tidak kondusif. Apakah Anda melihat ada ke­mungkinan menteri parpol di-reshuffle?
Hari-hari ini, suasana di ka­binet memang kikuk. Ka­ta­kan­lah bahwa presiden mungkin merasa tidak nyaman dengan sejumlah menteri yang berasal dari parpol mitra koalisi pemerintah. Itu sa­ngat manusiawi. Dan, ma­nu­siawi juga jika menteri-menteri salah ting­­kah. Apalagi, sebelumnya, orang dekat presiden sempat ber­kali-kali mengatakan para men­teri yang partainya tidak sepaham de­ngan presiden dalam menyi­ka­pi skandal Bank Century agar berinisiatif mundur dari kabinet.

Pernyataan agar mundur dari kabinet karena sudah tidak se­pa­ham, saya rasa amat provokatif. Dan dalam konteks politik layak di­nilai amatiran.

Kami berharap perilaku ke­ka­nak-kanakan dari orang terdekat pre­siden tidak diteruskan. Kita hor­mati saja hak prerogatif pre­si­den untuk masalah formasi ka­binet ini. Ketidaknyamanan sua­sana di kabinet tak boleh berlarut-larut. Situasinya segera dibuat kon­dusif lagi, agar efektivitas pemerintahan tetap terjaga. Jadi jangan lagi mendorong-dorong para menteri dari parpol mengun­durkan diri hanya karena berse­berangan dengan presiden dalam isu skandal Bank Century. Ber­henti menghembuskan isu reshuf­fle kabinet.

Apa yang terjadi bila kasus Century diintervensi?
Kita bisa mengkalkulasi bahwa instabilitas akan tereskalasi jika muncul asumsi proses lanjutan penanganan skandal ini bergerak di area abu-abu karena diin­ter­vensi penguasa. Bagai­mana reak­si publik terhadap kasus Ci­cak versus Buaya hendaknya men­jadi pengalaman yang mem­buat kita makin arif.

Biarkanlah proses lanjutan itu berjalan independen. Selama penanganannya oleh Pansus Cen­tury, skandal ini menyedot per­hatian rakyat. Apa jadinya jika rak­yat beranggapan ada inter­ven­si atas proses lanjutan pe­nangan­an skandal Century.

Saya cenderung menyarankan, langkah paling bijak yang layak ditempuh presiden hari-hari ini adalah mengonsolidasi koalisi pemerintah untuk membangun ke­pastian dan meraih keper­ca­ya­an publik. Harmonisasi di antara sesama anggota koalisi menjadi satu-satunya pilihan saat ini, karena pemerintah harus kem­bali fokus pada program pem­bangun­an jangka pendek dan menengah.


*sumber: rakyatmerdeka.co.id
---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com
 
© Copyright PKS PIYUNGAN 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com | Redesign by PKS PIYUNGAN