NEWS UPDATE :

Merebut Dunia

Jumat, 29 Januari 2010

Oleh: Sholihin Amin*
Dalam sebuah diskusi mata kuliah tasawuf, seorang teman kampus yang masih dalam proses belajar mengatakan sebuah hadis Nabi, “dunia adalah kotoran busuk, dan orang yang mencarinya adalah anjing.”

Suasana ruang kelas sepi sejenak. Mungkin saat itu mereka merenung, berpikir, atau menghubung-hubungkan segala fenomena dunia dengan argumen sahih itu. Saya sendiri masih mencari tafsiran redaksi hadis itu. Hemat saya, tidaklah mungkin Nabi tercinta mengeluarkan perkataan seperti itu bila tidak sesuai dengan fitrah manusia. Pasti di balik perkataan itu, ada makna tersirat yang perlu dijabarkan dengan proporsional.

Beruntung, tidak lebih dari dua menit, seorang dosen ahli menerangkannya dengan amat detil. Penjabarannya saya salin di buku kampus, ingin saya bagi di sini:

Saya ulangi bunyi kalimat itu, seru sang dosen, “dunia adalah kotoran busuk, dan pencarinya adalah anjing.” Itu bukan hadis dari Nabi. Itu adalah perkataan orang-orang sufi dan ahli zuhud. Bagi kita orang biasa, bukan penekun tasawuf atau ahli zuhud, kesannya adalah sebuah nestapa, sebuah penderitaan yang terkesan menjijikkan dan harus dijauhi. Tapi di mata para penekun tasawuf atau ahli zuhud, kalimat itu adalah peringatan pengokoh iman. Kalimat yang tak bisa memperdaya dan menjerat mereka pada jebakan dunia.

Selanjutnya, masalah dunia adalah persoalan besar dalam agama. Dunia dengan segala hiasan dan kemewahannya memang begitu mempesona. Membuat lalai dan lupa. Sehingga kita menyangka bahwa perjalanan hidup kita hanya di sini dan saat ini saja. Oleh sebab itu banyak peringatan dalam Kitab Suci agar kita tidak boleh diperdaya oleh dunia. Tempo hidup manusia itu amat terbatas, sekiranya kita lalai, sedang kita dijerat dan dipesona oleh dunia, kemudian mati, bekal apa yang akan kita bawa ke akhirat?

Amat banyak yang dikelompokkan ke dalam masalah dunia. Bermegah-megah dengan harta dan kekayaan, berbagangga-bangga dengan darah dan keturunan, berebut-rebut mengejar pangkat dan kedudukan, dan saling menekan sesama. Kemudian, ingin berkuasa, ingin beristri, beristri lagi, kemudian bercerai lagi karena ingin istri yang lebih cantik, dan masih banyak lagi yang digolongkan dalam hal dunia.

Begitulah dunia. Banyak buktinya kita lihat. setiap hari setiap malam. Berapa banyak manusia yang telah habis seluruh waktunya mengejar harta benda, sehingga tidak dapat lagi membedakan lagi mana yang halal mana yang haram. Berapa banyak sahabat karib menjadi renggang, teman seperjuangan menjadi musuh besar karena perebutan kuasa politik yang bernama dunia.

Namun, ada lagi satu kenyataan yang tak boleh diabaikan. Bila kita abaikan dunia pada waktu kini tidaklah mungkin kita bisa mencapai maksud-maksud besar dan kehendak mulia di masa depan.

Akhir hidup kita memang maut. Sesudah maut adalah akhirat. Tapi sebelum mati, bukankah kita melalui hidup dunia ini lebih dulu? Sebelum ke akhirat bukankah melalui dunia? Adakah jalan ke akhirat yang tidak melalui dunia?

Tuhan memerintahkan kita sebagai kaum beriman untuk mengeluarkan harta, menafkahkan rezeki yang dianugerahkan Tuhan untuk maksud-maksud yang baik. Kita diwajibkan berzakat, dan zakat tak bisa dibayar bila kita miskin. Kita diwajibkan naik haji sekurang-kurangnya sekali seumur hidup. Syarat kewajiban ini harus cukup bekal pulang pergi, bekal di Mekkah dan belanja kelaurga yang ditinggalkan. Bila cuma zikir saja, tidaklah zakat bisa dibayar dan haji bisa dikerjakan.

Sebuah kaidah dari ahli ilmu ushul fikih, “segala syarat-syarat untuk mencukupkan yang wajib, menjadi wajib pula melengkapkannya.”

Sebab itu, kita wajib kaya, dan kekayaan adalah “dunia”, agar kita bisa melaksanakan rukun Islam ke lima. Hidup kita, sebagai bangsa yang pernah terjajah 350 tahun, tidaklah berubah sebelum kekuasaan atau kemerdekaan ada di tangan kita. Kekuasaan dan kemerdekaan adalah dunia.

Bendera sang merah putih yang kita punyai sekarang, batas negara dari Sabang sampai Merauke, perlengkapan negara dengan presidennya, mentri-mentrinya, dan angkatan bersenjatanya semuanya adalah dunia. Semua itu tidak dapat kita rasakan bila kita terus terjajah, tidak merebut dunia.

Dulu, saat kita masih terjajah, bangsa yang menjajah kita senang benar kalau kita tidak membicarakan “urusan-urusan dunia”. Kita disuruh mengaji sajalah, tidak perlu ambil pusing dengan urusan politik, karena telah ada yang mengurus. Tidak perlu pusing-pusing memikirkan perekonomian, karena masalah ekonomi pun sudah ada yang mengurus. Maka tidak sedikit “guru-guru agama” yang mendapat pujian, bahkan mendapat bintang-bintang kehormatan dari pemerintah kolonial. Padahal “bintang” yang mereka peroleh juga merupakan “dunia”, tapi mereka tidak keberatan menerimanya.

Nabi Musa as berjuang mencari kebebasan dan kemerdekaan bagi Bani Israil. Nabi Musa menentang kekuasaan diktator Firaun, semua itu adalah urusan dunia. Banyak sekali dunia yang wajib kita rebut untuk memperlancar kebahagiaan di akhirat.

Pada sisi Tuhan, semua manusia sama. Tetapi ada manusia yang diperbudak oleh sesamanya. Mereka tertindas, mereka wajib berjuang atas penindasan itu. Mereka wajib merebut dunia dengan memperkaya wawasan dan ilmu pengetahuan, mengangkat derajat dan martabatnya. Itu pun dunia. Sekali lagi, kita wajib merebut dunia, tetapi bukan untuk kepentingan diri sendiri melainkan untuk kebenaran Ilahi, untuk kepentingan fi sabilillah, ntuk melempangkan jalan di dunia dan kahirat. Oleh sebab itu, maka segala perbuatan dunia yang ditujukan untuk kepentingan diri sendiri, untuk mengisi kantong sendiri, memanglah itu laksana “kotoran busuk yang dicari anjing”.


*dikutip dari sini: http://filsafat.kompasiana.com/2010/01/25/merebut-dunia/
---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Unjuk Rasa Anak-anak Palestina

Kamis, 28 Januari 2010

Anak-anak Palestina mengangkat gambar keluarga mereka yang dipenjara oleh Israel dalam aksi unjuk rasa di Tepi Barat, tidak jauh dari kota Ramallah, Rabu (27/1). Secara serentak warga Palestina mengadakan unjuk rasa yang meminta Pemerintah Israel untuk membebaskan tahanan Palestina. [Kompas/28-01-10]
---

posted by: pkspiyungan.blogspot.com

F-PKS Tolak UN

[detik.com]-Ternyata tak hanya kasus Bank Century yang disebut-sebut sebagian pihak berdampak sistemik. Ujian nasional (UN) pun mengenal kosakata tersebut. PKS yang tak menyetujui UN sebagai syarat kelulusan siswa, menyatakan implementasi metodologi UN memiiki dampak sistemik.

“Dalam pandangan kami, sepanjang rapat panitia kerja dengan pemerintah, persoalan penting yang mengemuka adalah pada sistem atau metodologi UN yang dalam implementasinya memiliki dampak sistemik terhadap sistem pendidikan nasional secara menyeluruh,” ujar anggota komisi X dari PKS, Rohmani.

Hal itu dikatakan Rohmani saat ia mengemukakan pandangan fraksinya mengenai UN dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Mendiknas M.Nuh di DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (27/1/2010).

Jika UN menjadi vonis akhir lulus atau tidaknya peserta didik dari satuan pendidikan, lanjut Rohmani, maka UN telah mengabaikan adanya proses pembelajaran yang telah diamanatkan dalam UU Sistem pendidikan nasional (Sisdiknas).

"Pemerintah harus membenahi sistem evaluasi peserta didik dengan salah satu caranya menjadikan UN hanya sebagai salah satu komponen penilaian dan tidak menjadi syarat kelulusan peserta,” jelasnya.

Fraksi yang juga tidak setuju dengan UN adalah FPDIP. Dalam kesempatan berbeda, anggota fraksinya, Dedi Gumelar menyatakan fraksinya bulat menolak UN 2010 jika pemerintah menjadikan UN sebagai satu-satunya penentu kelulusan.

Sementara itu, Mendiknas M Nuh menyatakan UN akan tetap dilaksanakan. “Insya Allah akan tetap kita laksanakan. Termasuk dalam keputusan MA, tidak ada larangan juga melaksanakan UN. Maka tidak ada alasan juga pemerintah tidak melaksanakannya,” ucap Nuh.


*sumber: detik.com
---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

nasi anget di senja gerimis


by Ken Sri
Lagi asyik baca koran tiba-tiba sweet red 2626 berdendang. Ada sms masuk, buka dulu ah..! Ternyata info silkoh (silaturohmi tokoh) dari ketua pks dpra srimartani. Hari itu juga (selasa 26 jan'10), silkoh jenguk istri dari Kyai Yahman (tokoh NU di dusun petir) yg sdg sakit paru2. Kumpul di lapangan petir jam 17.30, gitu instruksinya. Kumpul di lapangan, kayak mo maen bola ya...?!

Mendekati jam17.30 aku menyusuri jalan menuju lokasi kumpul. Temen2 akhwat yang laen pada ijin, so senja itu cuma mendung yg mengiringi... Sampe lapangan petir jm17.25. Blm ada temen srimartani yg kliatan. Malah lapangan rame sama orang maen bola. Wah, kalo aku ngetem di pinggir lapangan ntar dikira supporter! Mending ke rumah mr.boy aja lah, deket aja kok. Tumben jg nich pasangan mr.boy&mrs.ucil blom pd nongol..!

Nah, tu mereka! Pada nyantai di serambi. Asyik liat hamparan sawah d samping rumah.
"assalamu'alaykum... Maap yo ganggu meeting kalian..", sapaku.
"He..he.., pada blum ngumpul tho mbak?", sahut mr.boy
"blum je, makanya aku ke sini.."

Brikutnya aku ngobrol2 sm mrs.ucil, bumil yg sdg mengandung 4 bulan. Tanya2 seputar kesehatan kandungannya. Lalu nampak mr.boy menghubungi seseorang via hp. Rupanya dia telpon tetangga dekat kyai yahman. Memastikan lagi apakah istri pak kyai dirawat di rumah. Ternyata baru beberapa jam yg lalu beliau kembali dirawat di RSI Hidayatullah, innalillahi...

Kami kabarkan pada pak eko herri via sms mengenai berita tsb. Sesaat blm ad balasan. Tiba2 datang tamu tak diundang. Seorang ibu membopong sebuah bungkusan. Alhamdulillah rejeki sore ni, bungkusan tadi tak lain nasi hangat plus lauk pauk komplit! Syukuran tetangga atas kelahiran bayinya. Ken sri malah jd diajak makan nich... Baru disiapin sendok n piring, terdengar deru motor dari kejauhan. Rupanya sang ketua datang. Dibelakangnya terlihat pak dhani membonbengkan seorang pemuda. Disusul pak eko yulianto, sekretaris dpc. Tiga tambah empat... Tujuh orang! Wah, nasi se-besek gini cukup gak ya...? He...he...

Piye th iki? Wong agendanya bezuk koq malah ngomongin nasi...!!

Rembug punya rembug, agakny rencana bezuk musti dipending ni. Slaen udah sore bgt, tmn2 jg pd punya acara ba'da maghrib. Dan bukan kebetulan, sore itu kami kedatangan tamu. Pemuda yg berboncengan dg pak dhani tadi. Adalah mas paiman, simpatisan pks asal dusun rejosari, dusun sbelah timur petir. Td critany pak dhani menjumpai mas paiman pulang kerja jalan keki. Nah, trus d ajaklah serta.

Bertuturlah mas paiman tentang permintaan remaja masjid (remas) di dusunnya. Permintaan apaan sich? Ntar ya, pending dulu. Nasi plus lauk dah siap dr tadi je! Kasian kalo dianggurin... (^_~).

Alhamdulillah... 'Riuhnya pentas keroncong-an' mulai mereda..(maklum, td orang2 baru pd pulg kerja. Blm smpet nyuap...)

Oke, ku beri tau engkau, kawan. Mas paiman bilang, "Remaja Rejosari mau mengadakn pengajian Maulid Nabi pd 28feb"10, tp siangny kami harap diramaikn oleh aksi Yankes PKS cs remas. Bisa gak ya?"
"wah, bisa banget mas!", sambut pak eko herri antusias.
"InsyaAlloh kami temen2 dpra srimartani siap!", sambung beliau mantabb.
"Alhamdulillah, syukurlah kalo gitu. Matur nuwun atas kesediaan temen2", ujar mas paiman dg napas legaa.

Biasanya tanpa diminta pun kami menggelar aksi. Lha ini ad permintaan, jalan untuk berbagi dan melayani. Merugi kami kalo tak menyanggupi..

Obrolan santai namun brmakna sgera kami pungkasi. Panggilan kemenangan tlah bersahutan. Lembayung senja yg kerap menghias ufuk barat kali ini tak terlukis. Berganti mendung yg engan beranjak, kelam. Ah, tentu tak mengapa. Yang penting hati kami senantiara riang, penuh kesyukuran..Akur?

Nb: udah luaama buangeet ken sri tak coret cemoret di blog tencinta ni. Maap maap kalo tata bahasa&sastra indonesia-nya amburadul gitu..(dari dulu juga gitu ding ya? Makin maksudnya.. He..he..). Mana blm kelar udah di posting sama mr.admin lagi. Lha ini pungkasannya ngelantur, baru dkirim skarang. Suka suka mr.admin aja lah. Djadikan penhuni inbox email pun tak mengapa..Yg penting ni jemari kelar tunaikan tugas ^_^

srimartani, 27-01-10
---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

FPKS: 4 Lembaga Terindikasi Pidana Terkait Century

[detik.com] - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) merilis kesimpulan sementaranya terkait kasus Century. PKS menyebut empat lembaga penanggung jawab proses bailout Century terindikasi pidana.

"Ada empat lembaga yang memiliki ruang tanggung jawab dalam masalah Century yaitu Komite Koordinasi (KK), Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK), Bank Indonesia (BI), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)," kata anggota pansus dari FPKS Andi Rahmat kepada wartawan di Press Room DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (27/1/2010).

Dari penelusuran data terhadap keempat lembaga inilah PKS menemukan indikasi pelanggaran. Beberapa pelanggaran ditengarai pidana.

"Kita baru mengendus 18 pelanggaran yang mengidentifikasikan tindak pidana," jelas Andi.

Dalam waktu dekat PKS akan segera ikut dalam tim kecil untuk merumuskan kesimpulan sementara pansus Century. "Tim kecil akan dibentuk untuk merumuskan report sementara," tutupnya.


*detik.com
----
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Hari Ini, FPI Gelar Aksi di Mahkamah Konstitusi

Rabu, 27 Januari 2010

FPI mengaku akan “mengawal” Mahkamah Konstitusi agar jangan sampai diperalat AKKBB untuk melegalisasi aliran sesat
---
Front Pembela Islam (FPI) hari Rabu (27/1) akan melakukan aksi di Mahkamah Konstitusi (MK) guna mendesak agar MK tidak mengabulkan permohonan kelompok Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk menghapus UU Penodaan Agama. Acara aksi akan dimulai pada pukul 10.00 WIB di Gedung Mahkamah Konstitusi RI Jl. Medan Merdeka Barat Jakarta.

Sebagaimana diketahui, pada bulan Desember tahun 2009 lalu, Mahkamah Konstitusi telah menyidangkan perkara uji Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1965 tentang Penyalahgunaan dan atau Penodaan Agama, di ruang sidang panel MK.

Pemohon adalah beberapa LSM terdiri dari Imparsial yang diwakili Rachland Nashidik, ELSAM oleh Asmara Nababan, PBHI oleh Syamsuddin Radjab, Pusat Studi HAM dan Demokrasi (Demos) oleh Anton Pradjasto, Perkumpulan Masyarakat Setara oleh Hendardi, Desantara Foundation oleh Muhammad Nur Khoiron, YLBHI oleh Patra Mijaya Zen, Gus Dur, Musdah Mulia dan Dawam Rahardjo.

Tujuh lembaga swadaya masyarakat itu meminta Mahkamah Konstitusi membatalkan larangan penafsiran agama-agama yang dianut di Indonesia yang tercantum dalam Undang-Undang Penyalahgunaan dan atau Penodaan Agama Nomor 1 Tahun 1965.

Mereka juga mempersoalkan ketentuan dalam Pasal 1 UU tersebut yang berbunyi, ”Setiap orang dilarang dengan sengaja di muka umum menceritakan, menganjurkan, atau mengusahakan dukungan umum untuk melakukan penafsiran tentang sesuatu agama yang dianut di Indonesia atau melakukan kegiatan-kegiatan keagamaan yang menyerupai kegiatan-kegiatan agama itu, penafsiran dan kegiatannya”.

Menurut Rizieq, ketujuh LSM itu merupakan bagian dari Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) yang sempat menjadi buah bibir setelah peristiwa rusuh di silang Monas 1 Juni 2008 silam.

Rizieq menilai, selama ini AKKBB gagal dengan cara-cara yang telah mereka pakai, misalnya menggunakan gerakan liberalisme. Kegagalan itu membuat mereka menggunakan cara baru melalui konstitusi.

“Kita ingin mengawal Mahkamah Konstitusi jangan sampai diperalat AKKBB untuk melegalisasi aliran sesat, itu intinya, “ujar Ketua FPI Habieb Rizieq Shihab kepada hidayatullah.com Selasa (26/1) siang. Lebih lanjut, Rizieq Shihab meminta umat Islam untuk serta hadir dalam aksi ini.

Sebelumnya, ormas Islam seperti Muhammadiyah, PBNU dan MUI berharap MK menolak yudicial review yang diajukan ketujuh LSM tersebut.

“Kalau UU ini sampai dicabut, orang akan bebas menghujat agama dengan alasan demokrasi dan hak asasi manusia, padahal ini bukan masalah demokrasi atau HAM, tapi masalah hak sebuah agama untuk mempertahankan agamanya, “ kata Ketua Umum PBNU, KH. Hasyim Muzadi dalam konferensi pers pada acara workshop counter terrorisme di Jakarta, bulan November 2009.


*sumber: hidayatullah.com
---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Tiga Syarat Bagi Calon Pemimpin NU

JAKARTA - Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi mengingatkan kepada para kandidat Ketua Umum PBNU bahwa menjadi ketua umum organisasi sebesar NU bukanlah pekerjaan ringan, apalagi jika memang benar-benar berniat mengurusi organisasi.

"Jadi yang dipikirkan jangan hanya (menggalang) suara (dukungan) saja, tapi tolong dipikirkan juga bagaimana nanti mengurus NU," ungkap beliau pada acara peletakan batu pertama pembangunan gedung baru PBNU II setinggi empat lantai di Jalan Matraman Timur No.5 Menteng, Jakarta, Pusat, Selasa (27/01/10).

Hasyim Muzadi yang akan mengakhiri periode kedua kepemimpinannya sebagai ketua umum PBNU pada muktamar di Makassar, Maret mendatang juga menambahkan bahwa "Tantangan bagi NU ke depan makin berat. Setidaknya ada tiga syarat untuk menjadi ketua umum PBNU,".

"Syarat pertama, calon ketua umum PBNU itu harus memiliki karakter dalam memimpin NU ke depan. Syarat kedua, calon tersebut harus memiliki kompetensi dan mengerti dengan NU. Sedangkan syarat ketiga, orang tersebut harus mempunyai tingkat pengabdian yang cukup dalam tata operasional NU. Ketiga syarat ini yang harus dipenuhi kalau ingin calon tersebut terpilih pada muktamar nanti," ungkapnya.

Ia menjelaskan, NU begitu besar, tidak bisa diatur hanya dengan karisma yang dimiliki calon pemimpin NU tersebut. Karena itu, ia berharap, pimpinan syuriah yang karismatik itu akan didampingi pimpinan tanfidziyah yang punya kemampuan manajerial dan yang mengerti tentang sistem, mengerti tentang manajemen, dan langsung dengan perbuatan konkret di lapangan.

Muktamar NU akan dilaksanakan di Makassar, Sulawesi Selatan, pada tanggal 22 Maret. Rencananya, muktamar tersebut akan dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sejumlah calon ketua umum PBNU yang kini beredar, di antaranya, KH Ahmad Bagja, KH Said Aqil Siradj, Slamet Effendi Yusuf, KH Masdar Farid Masudi, KH Salahuddin Wahid, Ulil Absar Abdalla, dan Ali Maschan Moesa.


*diedit dari: www.voa-islam.com
--
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Kehebatan NU

Selasa, 26 Januari 2010

Oleh: Abu Hasan
Sebagai ormas keagamaan terbesar di tanah air, Nahdlatul Ulama (NU) pernah secara resmi menjelma menjadi sebuah partai islam dengan nama yang sama: Nahdlatul Ulama (NU). Saat itu, mulai tahun 1952, entitas NU menyatu secara keagamaan, sosial dan politik dalam wadah ini. Wadah yang satu, kepemimpinan yang satu. NU adalah ormas sekaligus partai politik. Pimpinan PBNU sekaligus juga sebagai pimpinan "Partai" NU. Tidak ada dualisme.

Kehadiran "Partai" NU di pentas politik nasional ternyata mampu menjadi salah satu partai besar. Pada pemilu pertama dalam sejarah indonesia tahun 1955, NU menempati posisi ketiga terbesar dibawah PNI dan Masyumi dengan perolehan suara 18,41 %.

Namun yang lebih menakjubkan adalah kalau kita menilik tujuan yang digariskan secara resmi oleh NU sebagaimana termaktub dalam AD/ART tahun 1954. Dalam buku "Partai Islam di Pentas Nasional 1945-1965" karya DR Deliar Noer terbitan grafitipers cetakan 1987 halaman 458 disebutkan:

NU berasas agama Islam dan bertujuan:

a. Menegakkan syariat Islam, dengan berhaluan salah satu dari pada 4 madzhab: Syafii, Maliki, Hanafi, dan Hambali.

b. Melaksanakan berlakunya hukum-hukum Islam dalam masyarakat.

(Pasal II AD/ART Tahun 1954)

Kekentalan NU dalam hal penegakkan syariat Islam dikarenakan tokoh-tokoh pimpinan NU saat itu terdiri dari ulama-ulama hebat. Ada KH Abdul Wahab Hasbullah sebagai Rais Am, KH Bisri Sjamsuri Wakil Rais Am, KH Masjkur selaku Ketua Umum Tanfidziyah dan KH Idham Chalid sebagai Sekjen.

Oleh karenanya tepat apa yang disampaikan Ketua Umum PP GP Anshor H Saifullah Yusuf terkait digelarnya Muktamar NU ke-32 di Makasar (22-27 Maret 2010?). "Tentu saja kita ingin NU dipimpin orang dengan standar keulamaan. Kalau tidak, nanti tidak ada bedanya dengan organisasi lain," ujar beliau (KR, Selasa 26/01/10, halaman 24).

Selamat Bermuktamar ke-32 Nahdlatul Ulama!


....

NB: Bagi anda yang ingin memperdalam diskursus tentang sejarah awal kiprah umat Islam di pentas nasional, baik yang terwadahi dalam bentuk ormas atau partai ataupun sinergi kedua-duanya bisa membaca buku diatas karya DR Deliar Noer (Doktor bidang Politik pertama di Indonesia lulusan Cornell University, Amerika, tahun 1963) juga Desertasi Doktor beliau dengan judul "The Modernist Muslim Movement in Indonesia 1900-1942".


---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Mahfudz: PKS Mengacu ke UU Bukan Koalisi


Wakil Ketua Panitia Khusus Angket Kasus Bank Century, Mahfudz Siddiq, menegaskan partainya, Partai Keadilan Sejahtera, merujuk ke undang-undang dalam membahas kasus Century. PKS bekerja berdasarkan objektifitas masalah, bukan atas arahan koalisi pendukung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Substansi masalah itu acuan dasarnya hasil audit BPK," kata Mahfudz. "Nah kami akan membuktikan apakah ada indikasi pelanggaran undang-undang dalam keseluruhan pelaksanaannya. Kalau ada ya kami akan katakan ada, kalau tidak ya kami katakan tidak ada," ujarnya di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 25 Januari 2010.

Kemudian, Mahfudz menegaskan, Angket Century ini tidak terkait dengan koalisi. Bank Indonesia itu institusi di luar eksekutif. "BI itu dipilih oleh DPR bukan oleh presiden," ujar Mahfudz.

Pansus, kata Mahfudz, menyelidiki fakta pelanggaran perundang-undangan. "Penyelesaian pertama kan penyelesaian hukum. Fakta hukum atau bukti materiil terjadi pelanggaran perundang-undangan, nanti DPR sebagai lembaga politik menyikapi secara politik seperti apa," ujarnya.

Jadi, PKS akan siap berbeda kebijakan dengan koalisi? "Koalisi kan bukan acuan pengambilan keputusan," ujarnya. Kebijakan itu bisa dijadikan pertimbangan. "Tapi penyikapan politik kan juga tidak bisa bertabrakan fakta-fakta hukum."


*sumber: vivanews.com
---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Kepahlawanan Bonek

Senin, 25 Januari 2010


by abuhasan
kosa kata yang lagi ngetrend dua hari ini adalah "bonek". bagi pecinta bola tanah air pasti tidak asing dengan kata "bonek". bonek yang singkatan dari "bondo nekat" (modal nekat) adalah suporter persebaya yang dua hari lalu "menjajah" ibukota jawa barat, bandung.

kata "menjajah" memang saya ambil langsung dari salah seorang warga bandung yang sabtu sore itu (23/1) saya dengar langsung di loby hotel sedang bercakap-cakap sesama mereka. "gila, kita dijajah ribuan bonek. mereka mulai turun di jalan-jalan untuk meminta-minta dengan paksa. padahal mereka sudah di-drop makan dari pemda. untungnya angkatan (udara) sigap melokalisasi mereka ke barak sekitar lanud," cerita lelaki berperawakan tegap berotot yang ternyata anggota tni au.

saya yang awalnya tidak tahu duduk perkara jadi teringat dengan sapaan teman sekamar hotel saat saya baru sampai di hotel jumat malam, "bareng bonek ndak tadi?". oh, ternyata malam minggu itu ada tanding antara persib bandung lawan persebaya surabaya di stadion jalak harupat bandung. dan sekira tujuh ribuan bonek berangkat ke bandung dari berbagai daerah jawa timur naik kereta api di hari jumat. hari yang sama saya naik kereta api ke bandung, untungnya beda jenis kereta api.

mendengar peristiwa "penjajahan" bonek atas kota bandung, malam minggu itu usai berjamaah maghrib saat saya menyusuri jalan sukajadi kota bandung yang rame dengan kerumunan bobotoh yang menyaksikan live pertandingan lewat tv, dalam hati (cuma di batin, habis banyak bobotoh pendukung persib di sebelah) saya berharap agar skor pertandingan berakhir imbang. khawatir kalau sampai persebaya kalah bisa-bisa terulang peristiwa bandung lautan api.

sorak-sorai dari warga bandung yang berkerumun di pedagang vcd kaki lima yang berubah jadi arena nonbar membuyarkan "harapan" saya. persib berhasil membobol gawang persebaya. 1-0. sesekali saya berhenti ikut menonton. sepanjang jalan sukajadi yang bergerimis malam itu tampak ramai. kios kaki lima penjual vcd yang bertebaran dikerumuni anak-anak muda dan bapak-bapak bukan untuk membeli tapi menonton bola.

"wah, gawat nich. bisa-bisa ndak bisa pulang naik kereta kalau bonek nanti menduduki stasiun kereta api. padahal udah terlanjur beli tiket pp," batinku seusai menyaksikan persib vs persebaya dengan hasil akhir 4-2 untuk persib.

untungnya pihak keamanan langsung sigap, dari berita yang saya dengar ribuan bonek langsung diamankan usai pertandingan naik belasan truk dari stadion ke stasiun dan langsung diberangkatkan pukul dua minggu dinihari. walaupun begitu, "teror" bonek malah berlangsung di sepanjang jalur kereta api. hal ini saya saksikan langsung kala naik kereta api argo wilis minggu pagi. sepanjang jalur kereta banyak bergerombol warga setempat plus aparat kepolisian di pinggir rel, khususnya di stasiun-stasiun. sampai pukul 14.55 tiba di stasiun tugu jogjakarta, ulah bonek memakan korban beberapa mobil yang kacanya pecah-pecah disambar batu-batu bonek. akh didi yang menjemput saya juga bercerita kalau sesaat kereta bonek lewat terjadi "perang kota" dengan lemparan batu dari bonek. akh didi untungnya sigap berlindung sehingga tidak terluka. bekas "perang kota" pun masih ada: batu-batu yang bertebaran.

inilah salah satu potret anak-anak muda negeri ini. potensi "kepahlawanan" mereka yang tidak tersalurkan di rute posisitf akan "meledak" dengan beragam teror yang meresahkan banyak pihak. mereka rela berkorban nyawa sekalipun untuk melampiaskan potensi yang salah arah (tercatat 1 bonek tewas, puluhan luka berat), karena mereka memang "anak" sang pahlawan. mengalir dalam darah mereka darah kepahlawanan bung tomo. sang legenda arek-arek suroboyo yang memimpin para pemuda melawan penjajah inggris pada peristiwa 10 nopember 1945 dengan pidato monumentalnya:

Hai tentara Inggris!,
kaoe menghendaki bahwa kita ini akan membawa bendera poetih takloek kepadamoe,
menjuruh kita mengangkat tangan datang kepadamoe,
kaoe menjoeroeh kita membawa sendjata-sendjata jang kita rampas dari djepang oentoek diserahkan kepadamoe

Saoedara-saoedara ra’jat Soerabaja,
siaplah keadaan genting!
tetapi saja peringatkan sekali lagi, djangan moelai menembak,
baroe kalaoe kita ditembak, maka kita akan ganti menjerang mereka itu.

Kita toendjoekkan bahwa kita adalah benar-benar orang jang ingin merdeka.
Dan oentoek kita, saoedara-saoedara, lebih baik kita hantjur leboer daripada tidak merdeka.
Sembojan kita tetap: MERDEKA atau MATI.

Dan kita jakin, saoedara-saoedara,
pada akhirnja pastilah kemenangan akan djatuh ke tangan kita
sebab Allah selaloe berada di pihak jang benar
pertjajalah saoedara-saoedara,
Toehan akan melindungi kita sekalian

Allahu Akbar..! Allahu Akbar..! Allahu Akbar…!
MERDEKA!!!


inilah amanah kita untuk terus berupaya dengan segenap daya "menemani dan membimbing" anak-anak muda calon pahlawan negeri ini dengan tarbiyah yang tak kenal lelah. agar mereka bisa berubah dari bonek menjadi "boim", bondo iman. dengan bekal iman (bondo iman) maka akan lahirlah generasi pewaris negeri yang siap menggapai cita-cita mulia the founding fathers negeri ini: baldatun thoyibatun wa robbun ghofur. gemah ripah loh jinawi. masyarakat yang adil dan sejahtera.


jogja, 25-01-10
---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

warga nahdhiyin cinta palestina

Sabtu, 23 Januari 2010

by ibn surhim
allahummahdina fiman hadait
wa 'afina fiman 'afait
wa tawallana fiman tawallait
wa bariklana fima a’thait
waqina birohmatika syarro maa qodloit
allahumma ahlikil kafarata wal musyrikin
allahumma aizzal islama wal muslimin
wanshuril mujahidina fi masyarikil ardhi wa maghoribiha
.....


bait-bait doa qunut dilantunkan dengan khusyu oleh imam masjid saifullah kota bandung. saya yang menjadi makmum mengamini. kala sampai pada kalimat ...
"wanshuril mujahidina fi masyarikil ardhi wa maghoribiha"
(ya allah, tolonglah para mujahidin di belahan timur dan belahan barat bumi ini), hati dan pikirin ini melayang ke tanah suci palestina yang masih terjajah oleh zionis. dalam hati sedih karena hanya bisa membantu mereka dengan doa.

shubuh pagi tadi memang terasa beda. alhamdulillah setelah tanya resepsionis hotel dapat bertemu dan berjamaah shubuh di masjid yang ternyata hanya berjarak dua ratusan meter dari sukajadi hotel.

kota bandung kayaknya kental dengan nahdhiyin, buktinya dua kali ke kota ini di dua tempat yang berbeda saya mendapati waktu sholat shubuh di masjid sang imam membaca qunut usai ruku rokaat kedua (salah satu ciri khas nahdhiyin). sebagai warga nahdhiyin, tentu soal qunut shubuh tidak asing, tapi qunut shubuh pagi tadi ada yang berbeda. selain doa qunut standar, sang imam juga berdoa untuk kemaslahatan umat islam dan juga para pejuangnya (mujahidin) yang tiada henti berkorban untuk kemulian islam. doa qunut ini terasa pas dengan nama masjidnya: masjid saifullah!

usai sholat dan wirid ma'tsurat saya teruskan dengan tilawah 1 juz. pagi sudah benderang kala saya keluar dari pelataran halaman masjid untuk kemudian jalan-jalan pagi menyusuri jalan sukajadi. tujuannya ada dua: pertama untuk olahraga sebagai ganti main bola sabtu pagi yang kali ini terpaksa saya tidak bisa gabung teman-teman pks piyungan. kedua: mencari warnet. karena doa qunut shubuh tadi telah menginspirasi saya untuk meng-update blog ini. alhamdulillah, setelah ratusan meter (lumayan jauh, dan masuk ke gang jalan) nemu juga warnet "mool-net".

di akhir tulisan ini, bagi yang belum tahu terjemahan doa qunut diatas, saya tulis ulang...

- allahummahdina fiman hadait (“Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk”)

- wa ‘afina fiman ‘afait (“Berilah kami kesehatan seperti orang yang telah Engkau beri kesehatan”)

- wa tawallana fiman tawallait (“Pimpinlah kami bersama-sama orang-orang yang telah Engkau pimpin”)

- wabariklana fima a’thait (“Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau berikan kepada kami”)

- waqina birohmatika syarro maa qodlait (“dan peliharalah kami dari kejahatan yang Engkau pastikan”

- allahumma ahlikil kafarata wal musyrikin ("ya allah, binasakanlah orang-orang kafir dan orang-orang musyrik")

- allahumma aizzal islama wal muslimin ("Ya Allah muliakanlah Islam dan umat Islam)

- wanshuril mujahidina fi masyarikil ardhi wa maghoribiha ("dan tolonglah para mujahidin di belahan timur dan belahan barat bumi ini")


bandung, sabtu 23/01/10 at 06:20

---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Pro-Kontra FATWA: Tugas Ulama Memang Menjaga Umatnya

Kamis, 21 Januari 2010

Persoalan hukum agama dan masalah fatwa ulama, sering disalah mengerti masyarakat, khususnya masyarakat awam yang tak paham agama. Sekalipun umat Islam di Indonesia mayoritas, namun kadangkala menanggapi fatwa agama yang dikeluarkan ulama ditanggapi pro dan kontra. Meski demikian, Majelis Ulama Indonesia (MUI) memaklumi masalah seperti ini.

Hanya saja, sebagai lembaga moral, MUI dan para ulama tetap harus mengeluarkan fatwa jika itu menyangkut masalah keumatan (umat Islam). Diterima atau tidak, itu soal lain, sebab tugas ulama menyampaikan kebenaran.

Pernyataan ini disampaikan Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof Dr. Mustafa Ya’kub, MA, Selasa (19/1) ketika diminta pandangannya atas pernyataan mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan, Meutya Hatta yang menganggap fatwa rebonding pada wanita sebagai perilaku kurang pekerjaan pihak ulama.

Sebelumnya, hari Senin (18/1) dikutip media, anak Proklamator RI menyatakan, langkah MUI yang akan mengeluarkan fatwa rebonding sebagai langkah kurang kerjaan. Ia menilai, banyak hal lain yang perlu dipikirkan bersama, bukan dengan mengharamkan hal-hal yang ada di tengah masyarakat.

Namun bagi Mustafa, pikiran semacam ini terjadi pada masyarakat awam yang tak mengerti masalah hukum agama. Meski demikian, Mustafa tidak memaksa dia taat fatwa. Sebab menurutnya, fatwa itu sebuah kewajiban yang harus disampaikan ulama, baik diminta atau tidak diminta. Ulama hanya mengingatkan, kelak di akherat, masing-masing orang langsung bertanggungjawab pada Allah.

“Pro kontra seputar fatwa itu kan sudah biasa, ya gak masalah. Nanti kan masing-masing bertanggung jawab di hadapan Allah SWT,” tegasnya kepada hidayatullah.com.

Mustafa Ya’kub menegaskan bahwa setiap perkara yang difatwakan ulama itu pasti urgen karena itu juga bagian dari penerapan keyakinan umat Islam. Mengenai pendapat orang yang mengatakan bahwa fatwa itu mengada-ada dan ulama kurang kerjaan, imam masjid Istiqlal ini menghimbau agar umat tidak usah merespon secara serius.

“Jangankan ulama, Nabi Muhammad saw saja dilecehkan. Langkah terbaik adalah jika umat Islam mengikuti fatwa ulama,” tegasnya.

Tugas Ulama

Di tempat terpisah Sekretaris MUI Jawa Timur, Ainul Yaqin mengatakan bahwa sudah menjadi tugas ulama untuk menjelaskan kebenaran dan ajakan agar umat Islam menjalankan ajaran-ajaran Islam secara baik dan benar.

“Tugas ulama itu ya membimbing, mencerahkan, dan menggerakkan umat Islam untuk menjalankan ajaran agamanya. Ulama itu pewaris Nabi, maka tugas dan fungsi ulama adalah sebagai pengawal ajaran Islam, yakni menjelaskan kebenaran Islam itu sendiri,” terangnya.

Terkait munculnya pihak yang kontra dengan fatwa ulama yang mengharamkan rebounding rambut, Ainul Yakin menjelaskan bahwa segala fatwa yang dikeluarkan ulama itu atas dasar ilmu dan agama.

“Ulama berfatwa itu pasti atas dasar ilmu dan agama. Fatwa itu sendiri merupakan tanggung jawab moral ulama sebagai pewaris Nabi. Jika kemudian ada pihak yang kontra, bisa jadi pihak yang kontra itu tidak atau belum memahami Islam sebagaimana ulama memahami agamanya,” tambahnya.

Guna mencegah terjadinya kontroversi yang tidak sehat, Sekretaris MUI ini mengajak agar ke depan jika ada fatwa dari ulama hendaknya semua pihak lebih mendahulukan sikap husnudzhan (prasangka baik) dan para ulama pun diharap untuk mengambil sikap bijaksana, terutama yang memiliki pendapat yang berbeda.

“Pihak yang kontra atau berbeda pendapat harusnya mendahulukan sikap untuk saling menghargai, karena fatwa ulama itu juga ada regulasinya dalam Islam dan tentu harus sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku. Jadi harus direspon secara proporsional,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, masalah hukum rebonding muncul pertama kali dalam Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri se-Jawa Timur, baru-baru. Dalam acara yang dihadiri oleh 258 peserta dari 46 pondok pesantren se-Jawa Timur itu dikeluarkan putusan haramnya rebonding, foto pra-nikah (pre-wedding), dan berprofesi tukang ojek wanita. Namun masalah ini melebar tatkala wartawan mengkonfirmasikan hal yang berkaitan dengan hukum Islam ini ke beberapa tokoh perempuan.***

*sumber: www.hidayatullah.com

---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Ibu-ibu PWK Tambalan Berebut Bekam

Rabu, 20 Januari 2010

Reporter: Nur Wakidah
[Rabu 13/01/10]- Cuaca yang cukup cerah mengiringi langkah kami (Kewanitaan PKS DPRa Srimartani) untuk kembali mendampingi ibu-ibu Pos Wanita Keadilan (PWK) dusun Tambalan, Srimartani. Sekira pukul 10.00 kami berempat (Sy, Mb Puji, Mb Maimunah, Mb Yani) berangkat. Kali ini kami manyuguhkan tentang Bekam.

Pukul 10.15 kami sampai di tempat yang biasa untuk pertemuan, yaitu di rumah Ibu Trisno Atmojo. Senyuman lebar tampak menghiasai wajah ceria ibu-ibu Pos WK Tambalan. Sambutan hangat yang menghilangkan capek setiap kali kami datang ke Tambalan. Semoga Allah makin mengeratkan ikatan hati ini.

Pukul 10.45 acara dimulai dengan diawali laporan keuangan dan pembacaan notulen kegiatan yang lalu. Dan selanjutnya acara inti tentang Bekam yang disampaikan oleh Mbak Maimunah (Mb May). Akhwat kita ini mengetahui cara dan manfaat Bekam sejak dari bekerja di Bintan Kepulauan Riau beberapa tahun yang lalu. Sudah banyak ummahat yang mempercayakan rasa pusing, sakit, capek, pegel linu menjadi hilang di tangannya.. kayak dokter aja ya..hmmm.

"Secara bahasa, Bekam berasal dari bahasa Melayu yang artinya pengeluaran darah kotor,” kata Mbak May memulai penjelasannya.

Dalam bahasa Arab dikenal dengan “Hijamah”. Secara istilah, Bekam adalah sebuah cara atau metode pengobatan yang bertujuan mengeluarkan darah kotor dan darah beku serta angin yang ada dalam tubuh melalui permukaan kulit.

Cara bekam ini sangat dianjurkan oleh Rasulullah Saw. Ada sebuah hadits yang mengatakan: “Kesembuhan itu terdapat pada 3 hal, yaitu minuman madu, sayatan alat bekam dan kay (pembakaran) dengan api. Dan sungguh aku melarang umatku dengan kay.” (HR Bukhari).

Mengapa kita harus Bekam? Kita harus Bekam karena darah merupakan alat transportasi utama dalam tubuh. Apabila darah kita kotor maka berbagai fungsi organ tubuh akan terganggu. Bahkan berbagai penyakit bersumber dari darah kotor akibat tercemari oleh toksin, kolesterol dsb. Pencemaran dalam tubuh kita bisa berasal dari :

1. pencemaran udara
2. pencemaran air
3. makanan siap saji
4. hasil pertanian yang beracun (banyak menggunakan pupuk berbahan kimia)
5. obat-obatan kimia
6. tekanan pikiran (stress)
7. kebiasan buruk (pola makan, kurang olah raga)

Tanda-tanda penumpukan toksin antara lain: mudah mengantuk, cepat lelah, sering sakit kepala, sakit pada persendian, kondisi kulit buruk, dll.

“Waduh mbak…, lha kok ada semua ya tanda-tandanya..,” kata Bu Trisno Atmojo
“Iya nih, bahuku juga kemeng-kemeng,” Ibu yang lain ikut nimbrung
“Pusing dah jadi makanan tiap hari mbak…,” Bu Yeni tak mau ketinggalan.

“Terus biasanya diobati pakai apa Bu..?,” tanya Mb May.

“Dikeroki enak tenan mbak…, seminggu bisa 2 sampai 3 kali lho mbak…”

“Wah, jangan dikerok bu, itu membuat pori-pori kulit kita menjadi lebar. Cukup dengan Bekam ini aja. Nanti bisa dengan sayatan (menggunakan jarum), tapi kalau takut ya cukup bekam angin aja,” sahut Mb May.

“Siapa yang mau praktek untuk dibekam..?,” Tanya mb May lagi.

“Saya mbak…, saya mbak…”

Satu, dua, tiga, empat…delapan, sembilan, waduh kok banyak ya… waktunya nih yang nggak cukup.

Akhirnya 3 orang dulu yang dibekam dengan keluhan pusing dan bahu sakit.
Ibu-ibu yang lain minta pertemuan yang akan datang (tiap tanggal 13) untuk diisi dengan pelayanan kesehatan Bekam. Insya Allah...

Pukul 13.00 wib akhirnya selesai sudah kami menemani ibu-ibu Pos WK Tambalan.

---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Anak-anak Gaza Serahkan Celengan Bantu Gempa Haiti

Anak-anak Jalur Gaza Palestina mengirimkan mainan dan uang celengan mereka untuk membantu teman-teman sebayanya yang terkena musibah gempa di Haiti

Seorang pejabat di lembaga amal Waed yang mengkoordinasi penyaluran bantuan tersebut ke Haiti, mengatakan bahwa bantuan makanan dan susu bubuk dari anak-anak Gaza akan dikirim langsung ke Haiti.

"Ini adalah tugas kemanusiaan kita yang dengan seluruh kekuatan yang kita miliki untuk membantu manusia-manusia yang tertimpa bencana," tegasnya.

Palang Merah Gaza dalam hal ini menyatakan, "Meski warga Jalur Gaza berada dalam kondisi sulit akibat blokade Zionis Israel, namun jiwa dan cinta mereka terhadap sesama mendorong mereka untuk menyisihkan apapun yang mereka miliki untuk membantu sesama yang tertimpa musibah di Haiti."

Anggota parlemen Palestina, Al-Khudri dalam hal ini mengatakan, "Kita dapat merasakan makna cinta dan kasih sayang yang sesungguhnya dari bantuan yang sedikit ini."

Sementara itu, pasca musibah, akibat musibah 12 Januari 2010 lalu, krisis kemanusiaan kian parah di Port-au-Prince, ibukota Haiti. Penjarahan di mana-mana. Ribuan warga Port-au-Prince berbondong-bondong meninggalkan ibukota yang luluh-lantak diterjang gempa. Warga ingin kabur dari kelaparan dan kekerasan yang merajalela di ibukota. Mereka berharap bantuan pangan akan lebih mudah didapat di kota-kota kecil.

Namun bukan hal mudah untuk pergi meninggalkan ibukota. Dikarenakan bahan bakar sulit diperoleh, para sopir bus pun menaikkan harga ongkos bus. Ini tentu berat bagi sebagian besar warga Haiti yang hidup dalam kemiskinan. “Ribuan dan ribuan orang pergi, saya tak pernah melihat eksodus seperti ini, bahkan di saat Natal,” kata sopir bus, Garette Saint-Julien seperti dilansir International Herald Tribune, Selasa (19/1).

Kebanyakan mereka yang meninggalkan Port-au-Prince mengatakan akan pergi ke peternakan-peternakan kecil milik kerabat mereka. Sebab di ibukota Haiti itu, mereka mulai kelaparan karena bantuan asing belum juga menjangkau semua korban gempa yang selamat.

Gempa berkekuatan 7 Skala Richter itu merupakan gempa terdahsyat di negara miskin Karibia itu dalam waktu 200 tahun. [sumber: www.hidayatullah.com]

---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

PKS Piyungan Bagikan 1000 Kalender Gratis

Selasa, 19 Januari 2010


by admin
pks piyungan membuktikan bahwa pks tidak hanya hadir pada saat gebyar pemilu lima tahunan saja. tapi lewat program kegiatan yang masih kontinue dilakukan, pks piyungan senantiasa dekat dengan masyarakat. kapan saja dan dimana saja. salah satu program terbaru di awal tahun ini adalah program tebar kalender 2010.

kegiatan yang sudah berjalan rutin setiap tahun ini merupakan salah satu bentuk komunikasi dengan para simpatisan dan masyarakat umum sekaligus untuk menjalin silaturohim dengan mereka. untuk tahun 2010 ini dpc pks piyungan mencetak 1000 kalender yang dibagikan secara gratis kepada para simpatisan dan masyarakat umum di tiga desa (dpra) serta pertokoan/kios/warung di pinggir jalan sepanjang jalan raya jogja-wonosari.

walaupun bentuknya sederhana, tapi secara isi sangat pepak bin komplit. mau bukti? kalender ini 3 in 1: ada penanggalan nasional, penanggalan hijriyah dan yang kudu mesti ada penanggalan jawa. ada pon, wage, pahing, legi, kliwon. dilengkapi juga jadwal sholat lengkap. ada shubuh, dzuhur, ashar, maghrib, isya. kalau mau lihat jam berapa matahari terbit setiap hari juga ada. dan tak ketinggalan terpampang struktur kepengurusan dpc pks piyungan dan 3 dpra lengkap dengan alamat sekretariat dpc plus hotline nomor kontak person yang bisa dihubungi 24 jam dari senin sampai ahad, nonstop!

pembuatan kalender ini menelan biaya tiga juta rupiah. semuanya berasal dari gotong royong infaq para kader dan donatur yang lain. anda berminat untuk ikut bergotong royong pendanaan, silahkan hubungi langsung akh andi ketua dpc piyungan (0274-7179934). siapa tahu masih ada lowongan.

---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

PKS Menjegal PKS

Senin, 18 Januari 2010

reporter: abuhasan
pks menjegal pks. peristiwa yang sungguh-sungguh terjadi ini terlihat saat tim futsal dpc pks piyungan bertanding melawan tim futsal dpc pks berbah pada hari ahad sore kemarin (17/01/10). dengan semangat tinggi kedua tim berduel. saling tackling dan sesekali saling jegal pun tak bisa terelakkan, tapi masih dalam tahap kewajaran.

selain menjajal tim-tim lokal kecamatan piyungan, tim futsal dpc pks piyungan juga melakukan ekspansi friendly match ke tetangga kecamatan. nah, pada ahad sore kemarin itu yang menjadi mitra tanding kami adalah tim futsal pks kecamatan berbah, kecamatan yang bersebelahan dengan piyungan.

tepat pukul 16.00 wib, pertandingan yang berlangsung di arena rika futsal berbah dimulai. berkostum rompi merah, tim futsal pks piyungan dimotori oleh akh dhanie dengan skuad dari kader-kader pks lintas dpra. ada hudam, ilham, irfan dan izur dari dpra srimulyo. ada heru dari dpra srimartani, dan sang kapten akh dhanie dari dpra sitimulyo. sedang tim futsal pks berbah dikomandoi oleh akh bimo.

pertandingan berjalan sangat menarik sekaligus menghibur bagi penonton. teknik-teknik tinggi diperagakan oleh dua belah pihak. gol-gol pun silih berganti. secara umum skil individu merata, yang agak berbeda adalah posisi kiper yang diakui bahwa kiper tim dpc pks berbah lebih hebat.

dan akhirnya, tepat pukul 17.00 wib usailah tanding persahabtan futsal antara pks piyungan dengan pks berbah dengan skor akhir 15-15.


---

posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Ketua MUI Sependapat Foto Pre Wedding Haram

Minggu, 17 Januari 2010

Jakarta - Pengharaman kegiatan fotografi pra nikah (pre wedding) oleh forum bahtsul masail Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri (FMP3) se-Jawa Timur ke-12 di Ponpes Lirboyo, Kediri, diamini Ketua Majelis Utama Indonesia (MUI) Cholil Ridwan. Cholil setuju karena hal itu selaras dengan ajaran Islam.
"Kalau dikembalikan ke syariat, saya tidak keberatan atas fatwa itu," ujar Cholil pada detikcom, Jumat (15/1/2010).

Jika merujuk ke ajaran Islam, lanjut Cholil, foto laki-laki dan perempuan sebelum nikah seperti suami istri memang haram hukumnya. "Kalau sudah nikah difoto dengan pose suami istri itu tidak apa-apa. Itu tak langgar syariat," jelasnya.

Menurut Cholil, saat ini, seperti halnya pacaran, foto pre wedding sudah seperti budaya dan itu sebenarnya haram. "Karena sudah jadi budaya, sepertinya tidak haram. Masalahnya kan mereka foto berpose suami istri," katanya.

Namun begitu, Cholil mengaku MUI pusat tidak akan membahas hal itu sepanjang tidak ada permintaan ke masyarakat ke lembaganya.

"Kalau ada lembaga atau pribadi meminta ke MUI agar memberikan fatwa, MUI ada kewajiban menjawabnya. Tapi selama tidak ada permintaan masyarakat, MUI sudah sibuk dengan permintaan (fatwa) yang menumpuk itu," jelasnya.

Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri (FMP3) se-Jawa Timur sebelumnya memberikan pengharaman pada beberapa hal, antara lain rebonding dan foto pra nikah. Cholil menganggap pengharaman terhadap rebonding berlebihan.


*sumber: detik.com
---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Pidato Tokoh Masyumi Yang Monumental

Sabtu, 16 Januari 2010

Agresi Militer Belanda II pada 19 Desember 1948 berhasil menguasi Yogyakarta, ibu kota Indonesia saat itu, dan menawan Presiden (Soekarno) dan Wakil Presiden yang merangkap Perdana Menteri (Mohammad Hatta). Tokoh-tokoh Masyumi kemudian membentuk PDRI (Pemerintah Darurat Republik Indonesia) di Sumatera yang diketuai oleh Sjafruddin Prawiranegara (Menteri Kemakmuran Kabinet Hatta dari Masyumi). Berikut pidato pelantikan beliau:
......

"Belanda menyerang pada saat Negara kita baru saja mengatasi ujian yang berat sekali (Pemberontakan PKI di Madiun, 18 September 1948), pada saat kita baru saja dapat memadamkan suatu pemberontakan yang telah banyak sekali meminta korban dari rakyat, hingga melemahkan keadaan Negara, baik ekonomi maupun militer.

Belanda menyerang pada hari Minggu, hari yang biasanya dipergunakan oleh kaum Nasrani untuk memuja Tuhan. Mereka menyerang pada saat mereka tidak lama lagi akan merayakan hari Natal Isa as, hari suci dan perdamaian bagi umat Nasrani. Justru karena itu semuanya maka lebih-lebih perbuatan Belanda yang mengaku dirinya beragama Kristen, menunjukkan lebih jelas dan nyata sifat dan tabiat bangsa Belanda: liciknya, curangnya, dan kejamnya.

Mungkin sekali karena serangannya tiba-tiba itu mereka telah berhasil menawan Presiden, Wakil Presiden, Perdana Menteri, dan beberapa pembesar lain. Dengan demikian, mereka menduga menghadapi suatu keadaan Negara Republik Indonesia yang dapat disamakan dengan Belanda sendiri pada suatu saat, ketika rakyatnya radeloos (kehilangan akal), pemimpinnya redeloos (putus asa) dan negaranya reddeloos (tidak dapat ditolong lagi).

Tetapi kita membuktikan bahwa perhitungan Belanda itu sama sekali meleset. Belanda mengira bahwa dengan ditawannya pemimpin-pemimpin kita yang tertinggi, pemimpin-pemimpin lain akan putus asa.

Negara Republik Indonesia tidak tergantung kepada Soekarno-Hatta, sekalipun kedua pemimpin itu adalah sangat berharga bagi bangsa kita.

Patah tumbuh hilang berganti. Hilang pemerintah Soekarno-Hatta, sementara atau selama-lamanya, rakyat Indonesia akan mendirikan pemerintah yang baru, hilang pemerintah ini akan timbul yang baru lagi.

Pemerintah sekarang ini (PDRI) dibentuk karena ada kemungkinan yang besar bahwa pemerintah Soekarno-Hatta tidak dapat menjalankan tugasnya sebagai biasa. Oleh karena itu, segera dibentuk suatu pemerintah baru untuk menghilangkan keraguan-keraguan baik ke dalam maupun keluar. Pemerintah sekarang akan menyerahkan kekuasaannya sesudah Pemerintah yang dipimpin oleh Presiden dan Wakil Presiden kita nyata sudah bebas kembali. Kepada seluruh Angkatan Perang Negara Republik Indonesia kami serukan: Bertempurlah, gempurlah Belanda dimana saja dan dengan apa saja mereka dapat dibasmi. Jangan meletakkan senjata, menghentikan tembak-menembak kalau belum ada perintah dari pemerintah yang kami pimpin. Camkanlah hal ini untuk menghindarkan tipuan-tipuan muslihat musuh."


catatan admin:

*diambil dari buku "Partai Islam di Pentas Nasional 1945-1965" karya (alm) DR Deliar Noer, cetakan pertama 1987, terbitan grafitipers, halaman 466.

*buku ini saya beli di tb walisongo jakarta 24 april 1994, kenangan saat masih mahasiswa

---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Friendly Match Futsal DPRa Srimartani dg Pemuda Kwasen


reporter: sol-ortega
program kerja hasil raker dpra pks srimartani yang berlangsung ahad 10 januari 2010 satu persatu mulai direalisasikan. hari kamis malam (14/01), bertempat di arena rika futsal berlangsung tanding persahabatan tim futsal pks ranting srimartani dengan tim futsal anak-anak muda dusun kwasen srimartani.

tim futsal dpra yang dimotori sol-ortega dengan skuad akh izur, kasno, agus dan hudam meladeni anak-anak pemuda remaja dusun kwasen yang dimotori sdr mahin. pertandingan yang berlangsung di tengah gerimis hujan yang mengguyur piyungan sejak maghrib ini berlangsung mulai pukul 21.30 wib.

dengan berkostum rompi merah, tim futsal dpra srimartani mampu unggul lebih dahulu. gocekan-gocekan dan kelincahan mendribel bola dipertunjukan kedua belah pihak. gol-gol pun silih berganti tercipta. suasana keakraban dan santai menghiasi jalannya pertandingan yang akhirnya mencatat skor imbang 5-5.

sambil minum air mineral obrolan ringan berlanjut diluar arena. sebelum pulang kamipun berbagi nomor kontak untuk kapan-kapan bisa tanding persahabatan lagi.

---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Keadilan FC Jamu Kesebelasan Pesantren Ibnul Qoyyim

Jumat, 15 Januari 2010


reporter: abuhasan
NGGALOSO - setelah stabil menjalankan program rutin latihan sepakbola tiap sabtu pagi, keadilan fc piyungan mulai menggiatkan lagi friendly match. tanding persahabatan kali ini menjamu tim sepakbola dari pesantren ibnul qoyyim piyungan.

friendly match yang digelar kamis sore kemarin (14/01/10) bertempat di lapangan nggaloso sitimulyo piyungan. tim keadilan fc piyungan mulai berdatangan selepas ashar. sampai pukul 16.10 belasan skuad muda putih-putih sudah berkumpul.

tepat pukul 16.25 babak pertama pertandingan dimulai. tim biru pp ibnul qoyyim tampak lebih terkoordinir. umpan-umpan pendek mereka mainkan. sedikit kesemrawutan barisan keadilan fc nyaris berbuntut gol, untung akh si boy haryadi tampil gesit menjaga gawangnya.

tak butuh waktu lama buat skuad keadilan fc untuk mensolidkan barisannya. buktinya di menit ke-3 akh furqon mampu menjebol gawang lawan berkat umpan manis dari heru. 1-0 buat keadilan fc.

tim biru pp ibnul qoyyim mencoba mengejar ketertinggalan. beberapa kali sempat mengancam gawang keadilan fc. namun berkat tampilan bagus akh abdul aziz yang mengkomando barisan pertahanan dan sigapnya sang kiper, usaha-usaha mereka berhasil digagalkan. bahkan, tim keadilan fc mampu menggandakan skor 2-0 lewat sontekan agus (simpatisan dari kaligatuk). dan tak berselang lama, lagi-lagi akh furqon memaksa kiper pp ibnul qoyyim memungut bola dari gawangnya untuk ketiga kalinya. 3-0.

semangat tim biru belum habis. usaha mereka membobol gawang keadilan fc makin bertubi-tubi. lewat aksi solo run sdr aka di sayap kanan, striker pp ibnul qoyyim ini akhirnya mampu menjebol gawang keadilan fc. skor 3-1. namun gol ini adalah gol satu-satunya yang mampu dicetak kesebelasan pp ibnul qoyyim. sampai akhir babak pertama selesai kedudukan malah menjadi 5-1 untuk keadilan fc. salah satunya dicetak akh gino. bahkan di babak dua, tim keadilan fc terlampau tangguh buat tamunya. tiga gol tercipta di babak ini hingga saat peluit berbunyi tepat pukul 17.40 skor akhir 8-1 untuk kemenangan keadilan fc piyungan.

sambil melepas lelah di pinggir lapangan, skuad keadilan fc langsung disuguhi se-boks air mineral dan sekranjang jeruk manis yang dibawakan akh andi tri widodo ketua dpc pks piyungan yang sore itu ikut membersamai dan menyemangati tim putih-putih kebanggaan pks piyungan.

melihat penampilan apik yang diperagakan keadilan fc membuat tim sepakbola lain yang saat itu menonton menawari keadilan fc untuk friendly match hari ahad sore besok di tempat yang sama.

are you ready?


---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Belajarlah Tentang Harga Diri & Kemulian Dari Turki

Kamis, 14 Januari 2010

Oleh Abdullah Haidir*
Ketika bangsa-bangsa Arab, yang sering mengaku memiliki banyak kemuliaan, lebih memilih selamat di dunia dengan bungkam atau sekedar berbasa basi politik, melihat berbagai penghinaan dan pelanggaran HAM kaum zionis terhadap kaum muslimin khususnya rakyat Palestina, tidak demikian halnya dengan Turki. Sejujurnya saya berani mengatakan bahwa kepada merekalah kaum muslimin, khususnya yang duduk di pemerintahan, belajar tentang diplomasi yang berbasis pada kemuliaan dan harga diri, bukan pada kehinaan dan menjual diri... (afwan, jadi emosi)

Berita hari ini:

ISRAEL SECARA RESMI MENGAJUKAN PERMOHONAN MAAF SECARA TERTULIS KEPADA TURKI

Hal ini menyusul 'perang mulut' antara Turki dan Israel belakangan ini. Israel menuduh Erdogan (PM Turki) dan pemerintahannya membangkitkan semangat anti semit. Tentu saja Erdogan membantahnya dengan berbagai argumen. Sampai akhirnya terjadi pelecehan diplomatik oleh pemerintah Israel terhadap Turki. Mereka memanggil dubes Turki di Israel untuk bertemu dengan pajabat deplu di sana, caranya mereka memberikan tempat duduk yang lebih rendah bagi dubes Turki, sementara para pejabat Israel duduk di tempat duduk yang lebih tinggi, bak seorang pesakitan duduk di depan para hakim. Bahkan dengan sombongnya mereka meminta para wartawan untuk merekam dengan jelas peristiwa tersebut.

Pemerintah Turki jelas meradang, rakyatnya mengecam. Israel harus minta maaf paling lambat dua hari (Rabu sore kemarin), kalau tidak, mereka berjanji akan mengambil langkah-langkah diplomatis dan menarik dubesnya 'pulang kampung'. Hari ini media sudah menurunkan berita permintaan maaf resmi dan tertulis Israel kepada Turki, kabarnya redaksinya langsung dibuat oleh Netanyahu (PM Israel) dan Liberman (Menlu).

Hebatnya Erdogan masih mengancam Israel. Dia, katanya, tidak segan-segan mengambil tindakan keras untuk menyikapi berbagai tindakan melampaui batas dari pihak Israel, seraya menambahkan bahwa sikapnya selama ini masih dia anggap banyak toleransinya.

Masih segar dari ingatan kita bagaimana Rojab Thayib Erdogan, membuat Simon Perez 'melongo' ketika dia meninggalkan panggung dengan marah karena merasa diperlakukan tidak adil oleh pembawa acara pada pertemuan Ekonomi internasional di Davos, setelah dia mengecam perlakuan Zionis terhadap Gaza....



*Abdullah Haidir, ikhwah tinggal di Riyadh Saudi

Sumber: www.islamtoday.com, www.Aljazeera.net.

---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Partai Islam Abai dengan Konstituen Tradisional

Rabu, 13 Januari 2010


Kompas - Partai-partai Islam atau berbasis massa Islam cenderung abai dengan basis massa tradisionalnya karena lebih rajin dan fokus memperluas pangsa pemilihnya. Akibatnya, pendukung asli partai yang tak teperhatikan justru lari dan memilih partai lain.

Hal itu diungkapkan peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Endang Turmudzi, di Jakarta, Selasa (12/1). Partai berbasis massa Islam, seperti Partai Amanat Nasional dan Partai Kebangkitan Bangsa, ingin mengejar target sebagai partai terbuka. Namun, hal itu dilakukan dengan tidak terlalu mengurusi basis massa tradisonalnya.

”Kenapa harus bersulit-sulit menjadi partai terbuka yang pangsa pemilihnya sendiri belum jelas?” katanya.

Sikap partai itu berbeda dengan kenyataan di masyarakat Islam. Saat ini, konservatisme masyarakat justru semakin menguat.

Masyarakat Islam cenderung ingin berubah lebih Islami. Tetapi, yang dilakukan partai justru membuat partai jauh dari kondisi riil masyarakat.

Keadaan masyarakat itu justru ditangkap oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Partai tersebut ulet merawat massa tradisional mereka.

Menurut Endang, partai-partai berbasis massa Islam akan sulit mencari massa baru di luar massa tradisionalnya. Sebaliknya, partai nasionalis juga sulit merangkul massa dari kelompok Islam.

Secara terpisah, Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari mengatakan, masyarakat Islam Indonesia yang mengidentikkan diri sebagai warga Nahdlatul Ulama—sebagai organisasi massa yang melahirkan PKB—jumlahnya mencapai 35 persen. Jika fokus menggarap basis massa tradisionalnya, PKB dapat memperoleh suara minimal 30 persen dalam pemilu.

Untuk PAN dan PKS, Qodari justru berpendapat partai ini perlu memperluas basis massanya karena kecilnya jumlah pemilih yang mengidentikkan diri dengan warga Muhammadiyah atau kelompok-kelompok yang mengikuti tarbiyah (pendidikan) yang banyak dilakukan oleh kader PKS. (MZW)


*sumber: Koran KOMPAS (Rabu, 13/01/10)
---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Raker 2010 PKS DPRa Srimulyo



Reporter: Taniza Sy@mil

Ahad, 10/01/10 serentak di setiap DPRa di Piyungan menggelar RAKER di awal periode baru ini. Untuk DPRa Srimulyo kami sengaja memilih tempat yang berbeda. Hijaunya alam pegunungan Ngelosari yang meniupkan kesejukan di hati. Radio GIS menjadi tempat pilihan kami untuk gelar raker tahun ini.


Meskipun agenda dimulai agak sedikit mundur dari yang dijadwalkan, namun sebanyak 37 kader Srimulyo (20 ikhwan dan 17 akhwat) dengan semangat dan antusias hadir untuk ikut mensukseskan agenda dakwah ini.

Dipandu oleh akhi Ragil, agenda dimulai dengan pembukaan dan sambutan dari ketua DPRa (Winarno Abdussalam), Perwakilan dari Kepala Dusun Ngelosari, anggota MPC, dan terakhir sekaligus membuka resmi jalannya Rapat Kerja adalah ketua DPC Piyungan.

Serius tapi santai... Perlahan namun pasti, tahapan demi tahapan agenda kami lalui. Bahasan demi bahasan kami tuntaskan. Setelah hampir 4 jam berlalu, alhamdulillah terbentuklah struktur kepengurusan DPRa Srimulyo periode 2010-2012 beserta visi misi serta rancangan proker ke depan agar kader kita lebih solid dan matang dalam dakwah ini.

Sebagai ketua DPRa terpilih, Winarno Abdussalam selama kepengurusannya akan didampingi dan dibantu oleh perangkat DPRa yang lain. Soal administrasi dan kesekretariatan dipercayakan pada Sujono Ragil dan Tantri Az-Zahra. Sebuah kolaborasi baru yang diharapkan dapat menciptakan hal-hal baru yang lebih baik. Untuk urusan keuangan dan pendanaan DPRa Srimulyo mempercayakan kepada dua akhwat dari dua generasi berbeda, yaitu Eka Dessy Ati dan Giyanti.

Dari bidang kewanitaan, kembali diamanahkan kepada koordinator bidang periode sebelumnya yaitu ukhti Septi Utami Putri, mengingat kiprahnya di kepengurusan yang lalu beliau sukses menjalankan program-program yang telah dirancang. Sementara itu Bidang Kaderisasi dan Kepemudaan akan dikoordinir oleh Akhi Aziz dan akhi Gino.

Adapun beberapa program yang berhasil dirancang dan disepakati bersama, secara garis besar terangkum dalam program kerja DPRa Srimulyo :

* Syuting (Syuro Rutin Ranting) Srimulyo
* Pembaharuan serta penataan database (internal & eksternal) dan administrasi
* TRP
* Silkoh (Silaturahim Tokoh)
* Fosil (Forum Silaturahim) warga dengan anggota dewan
* Fosil (Forum Silaturahim) Kordus
* Yankesmas dan Yankeswan
* Dana Sosial (Dasi) Kader
* Sumber dana DPRa
* Pembuatan KTA
* Rihlah
* Optimalisasi PWK (8 kelompok)
* Pelatihan keterampilan bagi pengampu PWK
* Optimalisasi Iqro ibu-ibu (di 3 tempat)
* Membentuk PWK baru (Bintaran Kulon)
* Peningkatan ekonommi kader
* Peningkatan ma'nawiyah dan Jasadiah Kader
* Syiar Umum



Alhamdulillah..., Raker pun usai dengan sejuta harapan kebaikan di masa yang akan dijalani ke depan.. Semoga dapat menjadi yang Terdepan dalam setiap barisan kebenaran... Hingga pekikan takbir akan senantiasa terlantunkan.. ALLAHU AKBAR...!!!
Mohon doa restunya ya...

---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Raker DPRa Sitimulyo Berlangsung Panas


Reporter: Bachtiar
Sesuai agenda yang telah disepakati, Ahad pagi tanggal 10 Januari 2010 telah berlangsung Rapat Kerja (Raker) PKS DPRa Sitimulyo yang bertempat di rumah keluarga Bapak Suparman dusun Nganyang Sitimulyo Piyungan. Acara yang dimulai tepat pukul 9 pagi ini dikuti 24 kader terdiri dari 12 ikwan dan 12 akhwat.

Pada kesempatan pagi hari itu, Raker DPRa Sitimulyo dipandu oleh akh Taufik selaku pembawa acara. Di awal acara beliau membacakan susunan acara secara rinci. Seperti biasa di setiap kegiatan apapun pembacaan ayat suci Al Qur'an tidak pernah terlupakan, lantunan suara akh Dani menambah kehitmatan acara Raker DPRa Sitimulyo pagi hingga siang itu.

Kesempatan berikutnya Pak Juhadi memberikan sambutannya berkenaan dengan rencana program kegiatan DPRa Sitimulyo dua tahun kedepan, beliau menyarankan "agar kegiatan yang akan dirancang merupakan kegiatan yang nantinya dilaksanakan jangan minder apabila kegiatan yang direncanakan sedikit yang penting terlaksana dan tepat sasaran" begitulah beliau berpetuah.

Ketua DPRa Sitimulyo akh Muhaimin Iskandar menegaskan penjagaan dan ekspansi wilayah merupakan prioritas yang beliau tekankan terutama di kegiatan pelayanan pada masyarakat.

"Jangan dibuat rumit (pada realisasinya) atau menyulitkan semua rencana kegiatan, terutama yang langsung bersinggungan dengan masyarakat" ujar akh Andi TW sebagai Ketua DPC PKS Piyungan dalam sambutannya yang sekaligus membuka kegiatan Raker DPRa Sitimulyo. Disamping itu pula beliau memberikan arahan kelompok kegiatan yang sifatnya pembinaan kader merupakan program kerja dari DPC PKS Piyungan. Ngopeni kordus dan daerah binaan serta perluasan wilayah merupakan tugas nyata dari jajaran pengurus DPRa karena yang langsung dan mengerti masyarakat atau ujung tombaknya adalah DPRa sendiri. Tak kalah pentingnya pula akh Andi menjelaskan Pilkada Bantul sudah di depan mata, maka beliau memberikan semangat kepada peserta Raker untuk mensukseskannya dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada.

Acara inti tepat pukul 10.00 wib dimulai, teknisnya dimulai dengan pemaparan semua rencana program yang telah dibuat oleh ketua, sekretaris, bendahara, bid. kaderisasi, bid. yanmas, bid. kewanitaan kemudian dilanjutkan dengan tanggapan-tanggapan dari peserta Raker.

Setelah semua rencana program kerja dipaparkan secara keseluruhan, satu persatu peserta Raker memberikan tanggapannya membuat panasnya suasana rumah akh Parman karena tanggapan yang diberikan kemudian ditanggapai oleh peserta yang lain untuk mempertajam dan mendetilkan setiap rancangan program kerja.

Tepat pukul 11:30 Raker pun selesai bersamaan dengan ditampungnya semua tanggapan yang telah dilontarkan oleh para peserta Raker baik yang bersifat menambah maupun mengurangi rencana program kerja dari para pemapar. Hasil Raker ini kemudian akan dimantapkan lagi oleh TIM INTI DPRa Sitimulyo pada hari Rabu malam bertempat di Lapangan Karang Kota Gede.


---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

HAMAS Menuju Kepunahan?

Selasa, 12 Januari 2010

Oleh: Abdullah Haidir*
Setelah membangun dinding rasialis di dalam wilayah Palestina, PM Israel Benyamin Netanyahu beberapa hari lalu baru saja mengesahkan rencana pembangunan dinding pemisah antara Israel dan Mesir, lengkap dengan system pengawasan elektronik super canggih.


Untuk mencegah imigran gelap yang ditengarai banyak masuk dari wilayah Mesir, sekaligus menjaga jatidiri Yahudi, kilah mereka.

Uniknya, dinding ini secara tidak langsung akan bersambung dengan dinding baja yang sedang dibangun pemerintah Mesir di perbatasan Mesir-Gaza, hal mana menurut pihak HAMAS, semakin menguatkan bahwa pembangunan dinding baja tersebut tidak mungkin atas inisiatif Mesir sendiri, tapi setelah melalui kesepakatan beberapa pihak yang berkepentingan.(Sumber: Aljazeerah.net, Alarabiya.net, Islamtoday.com)

Maha Benar Allah Ta'ala:

"Mereka tidak akan memerangi kamu dalam keadaan bersatu padu, kecuali dalam kampung-kampung yang berbenteng atau di balik tembok." (QS. Al-Hasyr: 14)

Akankah HAMAS Menyerah?

Beberapa hari yang lalu pimpinan HAMAS Khalid Misyal dan Musa Abu Marzuq datang ke Riyadh utk bertemu pejabat Saudi (menlu), saya sempat bertemu dengan orang yang bertemu Musa Abu Marzuq di Riyadh. Di antara informasi yang dibawa adalah bahwa kehidupan di Gaza secara maknawiyah sangat baik, sekolah-sekolah tahfidz semakin menjamur saja, dan masjid-masjid selalu ramai dengan shalat berjamaah, ukhuwah pun sangat terasa dan erat antara masyarakat. Bahkan beliau katakan ada beberapa anak-anak Gaza yang tinggal di luar negeri ketika pulang ke sana, enggan untuk keluar lagi.

Namun, tetap saja tingkatan orang berbeda, ada yang daya tahannya kuat, ada yang tidak. Mengenai tembok baja yang dibangun Mesir pun, kata beliau juga tetap optimis, mujahidin masih bisa mengatasinya, walau lebih berat. Dan banyak lagi busyroyat yang terdapat di Gaza.


*Abdullah Haidir, ikhwah di Riyadh


---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Hadiah Terindah



by abuhasan
hujan disertai angin kencang, listrikpun padam. malam yang gelap bertambah pekat. sempurnalah sudah buat merebahkan badan yang seharian kelelahan. namun kerinduan bermuwajahah dengan ikhwah halaqoh lebih nikmat dibanding istirahat di pembaringan.

saat menyusuri jalan raya jogja-wonosari yang berselimut pekat dan hujan ba'da isya semalam ingatan langsung mengenang suasana saat gempa melanda jogja 2006. pagi gempa, listrik mati, malamnya hujan. mencekam.

ternyata hampir semua wilayah piyungan dan sekitarnya listrik padam semalam. perempatan sampakan pun gelap gulita. bakso santos yang berada di pojokan barat juga gelap. laju motor saya kurangi untuk belok kiri menuju arah selatan. sampai di perempatan sma 1 piyungan belok kanan. rumah yang terletak persis pojokan sebelas barat ini menyiratkan ada tanda-tanda kehidupan. seberkas cahaya lilin dari ruang depan menyembul sampai halaman yang sudah dipenuhi beberapa motor.

setelah merapikan rain coat sayapun masuk kedalam. subhanallah, ikhwah sudah berkumpul membentuk halaqoh (lingkaran) mengelilingi dua lilin yang bertengger diatas meja kecil. akh bachtiar sohibul bait tersenyum lebar menyambut salam dan jabat tangan, disusul akh parman, akh didi, akh sunar, pakde mujiran dan akh sarojo ketua dpra pks sitimulyo.

"akh parjo kemana?" tanyaku melihat ada yang kurang satu.

"baru berangkat, agak terlambat tadi nganter istrinya dulu," balas yang lain.

"kita akan membaca dua ayat dalam surat al kahfi, ayat 30 dan 31, untuk bahan tadabur dan kajian malam ini. tapi sebelunya marilah kita buka liqo kita dengan membaca ummul kitab. alfatihah......"

satu persatu kemudian bergiliran membaca surat al-kahfi ayat 30-31:

30. Sesunggunya mereka yang beriman dan beramal saleh, tentulah Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalan(nya) dengan yang baik.

31. Mereka itulah (orang-orang yang) bagi mereka surga 'Adn, mengalir sungai-sungai di bawahnya; dalam surga itu mereka dihiasi dengan gelang mas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, sedang mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah. Itulah pahala yang sebaik-baiknya, dan tempat istirahat yang indah.

hari ahad kemarin kader-kader di semua dpra barusan menggelar raker (rapat kerja), yang artinya mereka siap bersusah-payah di jalan dakwah. maka kesiapan maknawiyah dalam mengemban amanah dakwah menjadi kebutuhan bagi semua ikhwah. dua ayat diatas sangat pas untuk menentramkan hati, menggelorakan harapan, melecut motivasi.

untuk melengkapi tadabur ayat ini sayapun mengutip salah satu fragmen sejarah dakwah rasulullah saw:

Ketika Khadijah rha. menemui suaminya Baginda Muhammad SAW. Ia (Khadijah rha) baru saja pulang dari rumah Waraqah. Ia menanyakan tentang tanda-tanda kenabian yang ada pada suaminya, pada saat itulah Rasulullah SAW menerima wahyu ke-dua awal surah Al-Mudatsir. Rasulullah SAW kemudian berkata kepada istrinya "Tidak ada waktu lagi untuk istirahat... Jibril AS telah menyampaikan perintah Allah SWT kepadaku agar aku menjumpai setiap orang untuk mengajaknya kepada Islam, wahai istriku siapakah orang yang akan mengikutiku". "Aku ya Rasulullah, aku mengimani bahwa Allah SWT tiada tuhan selain Dia dan engkau adalah Rasulullah" Jawab Khadijah rha.

Demikianlah awal pengorbanan mereka yang tiada berhenti sehingga segala keperluan diri dikebelakangkan hanya untuk kemuliaan Islam. Hingga di akhir hayatnya Rasululah SAW ketika ditemani oleh Jibril AS yang datang untuk menghiburnya, Beliau SAW bertanya "bagaimana keadaan ummatku sepeninggalanku?". Keadaan ummatnya saja yang terfikir hingga akhir hayatnya.

tidak ada dua istirahat yang tergabung dalam dua dunia. kalau kita "istirahat" di dunia maka kita akan "kepayahan" di akhirat. tapi kalau kita "berpayah-payah" di dunia, maka kita akan "istirahat" di akhirat.

maka alangkah beruntung dan berbahagianya bagi mereka yang menjual dunia untuk akhiratnya. sebaliknya amat sangat merugi sekali orang yang menjual akhiratnya untuk dunia. di akhir ayat 31 surat al kahfi, ALLAH SWT jelas menegaskan "wahasunat murtafaqa" surga itulah tempat istirahat bagi hamba-hambaNYA yang sudah berpayah-payah di dunia. maka, amanah dakwah yang sudah dirangcang dpra masing-masing harus kita sambut dengan luapan kegembiraan. ini adalah hadiah terindah dari ALLAH Azza wa Jalla.


Selasa, 12-01-10

---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Raker DPRa Srimartani Berakhir Dramatis

Senin, 11 Januari 2010



reporter: abu hasan

dua kesebelasan bertemu di ajang raker dpra srimartani yang berlangsung di rumah pak agung dusun daraman ahad sore kemarin (10-01-10). dua kesebelasan masing-masing kesebelasan ikhwan dan kesebelasan akhwat ini terlihat seru "saling lempar". mereka dengan semangat membara saling lempar ide, gagasan dan usulan program-program kerja demi kemajuan dakwah di dpra srimartani.

kesebelasan akhwat dimotori ukhti ikik (selaku kabid kewanitaan) dengan skuad bu lina, bu untari, bu nur wakidah, bu candra, bu choiriyah, bu lusi, bu yani, bu puji, bu layla dan ukhti maemunah. genap dech sebelas orang.

sedang kesebelasan ikhwan dengan kapten akh eko heri (yang ini ketua dpra) disokong penuh pak agung, pak priyanta, eko yulianto, haryadi, sinyo haryanto, dhanie, akhid ahmad efendi, pak yoyok fakhrudin plus sang reporter yang merangkap suporter (peran ganda). jadi walaupun orangnya cuma sepuluh ikhwan tapi dihitung sebelas biar pas kesebelasan.

pertandingan ide dan gagasan (baca raker) dpra srimartani dimulai tepat pukul 16.20 wib dengan pembawa acara akh dhani disusul dengan tilawah al-quran oleh akh haryadi. akh eko sang ketua dpra kemudian memimpin jalannya raker dimana masing-masing peserta sudah disodori oleh panitia dua lembar kertas berisi draft rencana program kerja dan time scedule.

saat akan dimulainya pembahasan draft proker, akh yoyok sang pendatang baru di dpra srimartani mengusulkan untuk dibahas dan ditetapkan dulu alat kelengkapan kepengurusan dpra (baca struktur organisasi dpra). tarik ulur masukan, akhirnya ide ini disepakati untuk dibahas diawal karena memang kepengurusan resmi dpra baru sebatas ketua dpra, yang lainnya belum.

man usul mas'ul. menilik pengalaman, dedikasi dan kiprah akh yoyok selama ini di dpd pks kota jogja, maka beliaupun dengan aklamasi didaulat sebagai sekjen (bukan untuk mengganti anis matta) tapi menjadi orang nomor dua di dpra srimartani.

urusan dana dan sumber keuangan dpra sudah terbukti lancar dihandle akh haryadi selama ini. maka beliau pun ditetapkan sebagai bendahara dpra.

untuk pembagian bidang kerja, dpra srimartani dengan memperhatikan sdm dan kebutuhan lapangan menyepakati membentuk tiga bidang.

- bidang kaderisadi dan dakwah yang diamanahkan kepada akh akhid ahmad efendi dan bu nur layla zamzana.
- bidang pelayanan dan pemberdayaan masyarakat (disingkat p2m) diampu oleh akh sinyo haryanto, dengan crew pak priyanta, ukhti watik, ukhti novi dan ukhti siti.
- bidang kewanitaan yang membawahi pwk dengan kabid ukhti ikik plus full tim kader akhwat ummahat.

usai memebentuk the dream team dpra srimartani periode 2010-2012, agenda pembahasan raker berikutnya adalah menentukan arah, target, dan sasaran yang ingin diwujudkan dpra srimartani dalam jangka setahun, dua tahun dan lima tahun kedepan. ini sangat penting sebelum membahas program kerja (proker) karena proker hakikatnya hanyalah alat/sarana untuk pencapaian target/arah yang hendak dicapai dpra. lagi-lagi ide pembahasan plus argumen ini lahir dari akh yoyok (sang sekjen baru).

berhubung waktunya terbatas, maka disepakati target tahun pertama saja yang difokuskan. dan lahirlah sepuluh target dpra srimartani:

- meningkatnya kualitas kader dari sisi ruhiyah, tsaqofiyah, jasadiyah dan maliyah
- bertambahnya jumlah kader terbina 100%
- menjaga dan meningkatkan citra pks sebagai partai peduli
- terjalinnya hubungan yang baik dengan tokoh dan ormas eksternal
- terjaganya komunikasi efektif dengan kordus dan simpatisan
- bertambahnya jumlah pwk 100%
- terbackupnya pendanaan kegiatan dpra
- terdokumentasikannya semua kegiatan dpra
- terciptanya administrasi yang tertib dan rapih
- terbentuknya wajihah (yayasan)

sepuluh target ini sangat mungkin untuk mengalami revisi nantinya. tapi dengan adanya target ini maka "arah" perjalanan dpra srimartani untuk paling tidak setahun kedepan "sudah jelas". kejelasan arah ini akan menjadi guide pemandu yang sangat membantu.

pembahasan terakhir barulah membuat dan meletakkan program-program kerja untuk masing-masing target diatas. aneka program pun menggelinding. ada silaturohmi rutin, aksi yankes, bakti sosial, pembentukan club renang muslimah, pembentukan club futsal remaja, kube (kelompok usaha bersama), mabit, friendly match, kunjungan ke masyayikh dakwah, syuro rutin dpra, kajian politik, bedah ad/art, yasinan simpatisan, jaring aspirasi warga, temu aleg, mujahadah akbar, mukhoyam, celengan kader, majlis ta'lim ibu-ibu, dll.

jam menunjuk 18.10 wib. adzan maghrib pun sudah berkumandang dari mushola samping rumah pak agung. kegiatan raker kami akhiri dengan sholat maghrib berjamaah.

alhamdulillah sekira seratus menit syuro raker dpra srimartani berjalan sesuai harapan. langkah awal sudah dimulai. konsolidasi kader sebagai modal awal sudah tercipta. arah langkah sudah makin jelas. rencana program sudah dirancang. semangat insya allah tambah kuat. diatas segalanya harapan dan tumpuan kami hanya pada ALLAH SWT sang penguasa segala-galanya.


---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

hari yang bergairah

Minggu, 10 Januari 2010

by admin
hari ini, ahad 10-01-10, secara serentak semua dpra yang ada di wilayah dpc pks piyungan menggelar raker (rapat kerja) untuk menggodok program-program kerja dpra selama setahun kedepan. setelah dilantik akhir desember kemarin, kepengurusan baru di tiga dpra akan membuat rincian kerja-kerja dakwah di wilayah masing-masing.


dpra sitimulyo yang berada di sisi barat kecamatan piyungan akan melaksanakan raker di rumah salah seorang kadernya, keluarga akh parman dan ukhti suwartiyah yang berada di dusun nganyang. acara akan digelar pukul 09.00 - 12.00 wib.

dpra srimyulyo yang berada di tengah-tengah rencananya akan ber-raker ria di pendopo ngelo x-gatuk mulai pagi pukul 09.00 hingga dzuhur.

sedang dpra ujung timur, dpra srimartani, akan menggelar raker di rumah pak agung isnaeni dusun daraman agak sorean, mulai pukul 15.30 wib.

tentu ini hari yang bersejarah sekaligus bergairah bagi semua kader ikhwan akhwat di seantero piyungan. karena bagi kami, bekerja dalam dakwah adalah sebuah karunia dari sang penguasa alam semesta. sungguh berbahagia bisa menjadi bagian (walaupun sangat kecil level dpra) dari kerja besar membangun peradaban islam sebagai satu-satunya solusi bagi terciptanya keadilan dan kesejahteraan.

"dan katakanlah: "bekerjalah kalian. Maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan." (at-taubah:105)

selamat ber-raker ria!

---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

PKS Gelar Tahlilan Gus Dur

Sabtu, 09 Januari 2010

Reporter: Abu Hasan Surhim
"umat agama lain aja mendoakan gus dur, masak umat islam tidak ikut mendoakan beliau. mulo kulo nderek bingah pks ngawontenaken maos dzikir tahlilan ing ndalu meniko."

demikian ungkap kiai haji abdul aziz jabbir selaku tokoh NU desa srimartani mengawali penyampaian mauidzoh hasanah usai jama'ah kader dan simpatisan pks serta masyarakat umum melakukan dzikir tahlilan bersama dalam rangka wafatnya kh abdurrahman wahid (gus dur).

kegiatan tahlilan gus dur ini digelar dpra pks desa srimartani pada jumat malam (08/01/10) di rumah bapak joyo sumarto rt 09 dusun petir srimartani piyungan. puluhan kader, simpatisan (kordus dan eks saksi pks) dan masyarakat umum mengikuti tahlilan ini.

acara dimulai tepat pukul 20.25 dengan dipandu akh dhanie yang kemudian dilanjut dengan sambutan oleh ketua dpra srimartani akh eko heri purwanto. dengan bahsa njowo alus, dengan runtut dan teratur beliau menyampaikan rasa terimakasihnya kepada sohibul bait, para kyai dan tokoh masyarakat serta hadirin yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan pks ini walaupun sedari sore sampai isya tadi hujan mengguyur piyungan.

usai sambutan ketua dpra, acara dilanjut dengan tahlilan yang dipimpin oleh rois kyai siswanto sekira dua puluh menitan dan ditutup dengan doa bersama.

kemudian panitia dengan dibantu pemuda kampung sekitar menghidangkan teh hangat dan sekotak aneka kue. bincang-bincang santai menjadi acara berikutnya. sambil menikmati tahu susur, apem, roti lapis dan kacang acarapun berlanjut dengan "open house" jaring aspirasi anggota dprd bantul dari pks bapak amir syarifuddin yang malam itu juga turut membersamai acara sejak awal.

pak amir sebagai satu-satunya anggota dprd bantul dari kecamatan piyungan menyampaikan perkembangan terkini ke-bantul-an dan beberapa informasi dana apbd yang bisa dimanfaatkan masyarakat. walaupun secara resmi acara kemudian ditutup pukul 22.00 wib namun bincang-bincang informal dengan anggota dewan ini tetap berlangsung.

sebetulnya kegiatan semacam ini rutin dilakukan pks dpra srimartani, paling tidak ini sudah ketiga kalinya. dua pertemuan sebelumnya kegiatan selepanan yang dinamakan "Yasinan & Tahlilan PKS Srimartani" ini berlangsung di dusun daraman. alhamdulillah, yang ketiga ini sudah mulai bergilir dari dusun ke dusun dan bertepatan dengan 'momentum gus dur'.



---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

sabtu pagi yang selalu dinanti



by abuhasan
hari ini, sabtu (09/01/10), pagi di piyungan diselimuti awan tipis. udara sejuk dan segar di pagi hari sangat kondusif buat berolahraga. dan seperti setiap sabtu pagi, aktivitas awal weekend kader-kader dpc pks piyungan dimulai dengan riyadhoh jama'i sepak bola.

setelah istirahat dua pekan karena cidera, akh wawan wikasno sang coach keadilan fc piyungan pagi tadi sudah mulai terjun lagi memimpin skuad anak-anak muda pks (baca_berjiwa muda). setelah streching atau warming up lima menitan, dua puluhan kader ikhwan dan simpatisan pks ini dibagi menjadi dua tim: tim merah dan tim hijau pupus sesuai dengan warna rompi. ane sendiri ikut skuad merah.

tim merah yang dimotori akh dhani selaku gelandang langsung menggebrak di menit-menit awal. umpan umpan pendek dimainkan. dhani mengoper ke furqon, furqon mendribel bola melewati barisan pertahanan lawan. bola dioper menusuk ke mulut gawang, disana ada akh gino yang kemudian menguasai bola. dengan sentuhan kecil, bola dioper lagi ke furqon dan dengan sekali sontekan akhirnya akh furqon berhasil membobol gawang lawan. 1-0 untuki tim merah.

tertinggal 1-0 membuat tim hijau pupus langsung merangsek saat peluit berbunyi. bola dikuasai akh sugeng yang langsung mengoper ke putut di sayap kanan. akh putut menggiring bola menyusuri sayap kanan yang langsung dihadang oleh akh bachtiar. duel dimenangkan akh bachtiar yang kemudian mengoper bola ke ane. melihat furqon yang berdiri bebas di sayap kiri, bola ane oper ke furqon. furqon dengan gocekan mautnya mampu memperdaya barisan pertahanan tim hijau pupus. sekali sontek bola dioper ke dhani yang tepat berada di depan gawang dan dengan tendangan gledeknya akh dhani menjebol gawang tim hijau pupus untuk kedua kalinya. skor 2-0 tim hijau pupus ketinggalan.

peluit kembali berbunyi. kali ini tim hijau tidak lengsung merangsek ke depan. bola dari tengah lapangan dioper ke akh wawan selaku kapten tim hijau pupus. akh wawan mengoper ke akh maryono di sayap kiri. bola digiring menusuk sayap kiri dan dioper ke akh sugeng yang langsung mendribel bola dengan laju kencang tak terbendung barisan pertahanan tim merah. dengan sekali sentuh bola dioper lagi ke akh maryono yang meliuk-liuk merobek pertahanan tim merah. umpan matangnya ke akh sugeng langsung dibalas dengan tembakan keras akh sugeng yang tidak bisa dihadang akh arif sang kiper tim merah. kali ini tim hijau pupus mampu memperkecil skor jadi 2-1.

tak kenal lelah dipertontonkan oleh kedua tim. silih berganti saling serang. gol demi gol pun silih berganti tercipta. sampai akhirnya peluit panjang berakhirnya pertandingan skor akhir 5-4 untuk kemenangan tim merah.

sekira satu jam riyadhoh sepakbola keringat bercucuran. lemes tapi puas dan segar. di pinggiran lapangan suasana berganti. sambil minum air putih obrolan dan candaan makin menyegarkan suasana. di tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat. kalau jiwa sehat insya allah dakwah tetap kuat. allahu akbar...!!!


---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com
 
© Copyright PKS PIYUNGAN 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com | Redesign by PKS PIYUNGAN