Reporter: Abul Aliyah
KABREGAN - Jam menunjuk pukul 16.30 wib kala satu persatu kader dpc piyungan mulai berdatangan di rumah bapak haji harjono dusun kabregan, srimulyo, piyungan. Sore itu (Sabtu, 22/8) dpc piyungan menggelar buka puasa bersama untuk kader se-dpc.
Sudah menjadi tradisi tahunan setiap ramadhan pengusaha puyuh ini 'menjamu' kader-kader pks piyungan. Pun sore itu, rumah besarnya dipenuhi ikhwan akhwat dan anak-anak ikhwah yang berbondong-bondong datang.
Saat acara formal sudah dimulai, wawan wikasno ketua dpc piyungan yang punya hubungan dekat dengan sohibul bait mengungkapkan rasa terima kasih kepada tuan rumah. "Kami hanya mampu membalasa dengan do'a semoga Pak Har sekeluarga senantiasa mendapat limpahan rahmat, barokah dan hidayah Allah SWT," ungkap Pak Wawan yang duduk bersebelahan dengan sohibul bait.
Acara selanjutnya adalah Pengajian Jelang Buka yang disampaikan oleh Kyai Abdurrohman. Kyai berjenggot lebat dengan gaya blak-blakan ini membuat suasana tambah meriah. Uraian tentang hal-hal yang membatalkan 'pahala puasa' pun dibumbui dengan contoh-contoh perilaku keseharian yang sangat pas dan membuat semua hadirin seolah bercermin terhadap dirinya sendiri.
Sangking hanyutnya dalam untaian hikmah sang kyai, tak terasa waktu berbuka yang jatuh pukul 17.40 wib ini telah tiba. Sajian kurma, air mineral dan kotak nasi dengan menu spesial pecel gemak disajikan tuan rumah. Bukan hanya para kader yang mendapat salah satu 'fartain' (kegembiraan saat berbuka), anak-anak kader pun terlihat lahap bersantap dengan abi umminya.
Ramadhan memang terlalu indah untuk dilupakan, terlalu mahal untuk di-cuek-kan, terlalu berharga untuk disia-siakan. Sepertiga ramadhan sudah berlalu, sisanya mari kita penuhi dengan mutiara amal, tangis tahajud, senyum sedekah, dan indahnya berbagi dan bersilaturohmi.
----
posted by: pkspiyungan.blogspot.com
Sudah menjadi tradisi tahunan setiap ramadhan pengusaha puyuh ini 'menjamu' kader-kader pks piyungan. Pun sore itu, rumah besarnya dipenuhi ikhwan akhwat dan anak-anak ikhwah yang berbondong-bondong datang.
Saat acara formal sudah dimulai, wawan wikasno ketua dpc piyungan yang punya hubungan dekat dengan sohibul bait mengungkapkan rasa terima kasih kepada tuan rumah. "Kami hanya mampu membalasa dengan do'a semoga Pak Har sekeluarga senantiasa mendapat limpahan rahmat, barokah dan hidayah Allah SWT," ungkap Pak Wawan yang duduk bersebelahan dengan sohibul bait.
Acara selanjutnya adalah Pengajian Jelang Buka yang disampaikan oleh Kyai Abdurrohman. Kyai berjenggot lebat dengan gaya blak-blakan ini membuat suasana tambah meriah. Uraian tentang hal-hal yang membatalkan 'pahala puasa' pun dibumbui dengan contoh-contoh perilaku keseharian yang sangat pas dan membuat semua hadirin seolah bercermin terhadap dirinya sendiri.
Sangking hanyutnya dalam untaian hikmah sang kyai, tak terasa waktu berbuka yang jatuh pukul 17.40 wib ini telah tiba. Sajian kurma, air mineral dan kotak nasi dengan menu spesial pecel gemak disajikan tuan rumah. Bukan hanya para kader yang mendapat salah satu 'fartain' (kegembiraan saat berbuka), anak-anak kader pun terlihat lahap bersantap dengan abi umminya.
Ramadhan memang terlalu indah untuk dilupakan, terlalu mahal untuk di-cuek-kan, terlalu berharga untuk disia-siakan. Sepertiga ramadhan sudah berlalu, sisanya mari kita penuhi dengan mutiara amal, tangis tahajud, senyum sedekah, dan indahnya berbagi dan bersilaturohmi.
----
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

























