NEWS UPDATE :

Hamas Gelar Nikah Massal

Jumat, 31 Juli 2009


JALUR GAZA - Ratusan pasang pria-wanita Palestina mengikuti pesta pernikahan massal yang digelar kelompok Hamas di sebelah utara Jalur Gaza.

Selain dikenal sebagai kelompok gerakan politik dan militer, Hamas memang dikenal atas kepeduliannya kepada kesejahteraan dan pelayanan sosial bagi masyarakat miskin Palestina.

Tokoh-tokoh penting Hamas, termasuk Mahmud Zahar, ikut memberikan selamat kepada 450 pasangan mempelai yang ikut serta dalam acara ini.

"Kami mengatakan kepada dunia dan Amerika, bahwa anda tidak bisa menghapuskan kegembiraan dan kebahagiaan kami," kata Zahar, dikutip dari news.com.au, Jumat (31/7/2009).

Selain mendapatkan pernikahan gratis, masing-masing pasangan menerima hadiah USD 500 (sekira 5 juta rupiah) dari Hamas. "Kami menghadiahi pernikahan ini sebagai hadiah bagi rakyat kami yang berdiri tegak menghadapi serangan dan peperangan," tutur tokoh Hamas Ibrahim Salaf.

Jalur Gaza telah diblokade Israel semenjak Hamas menguasai wilayah itu Juni 2007. Pada Desember dan Januari lalu, 1.400 warga Gaza dan 13 orang Israel tewas dalam perang 22 hari.

Asal tahu saja, sebagai gerakan yang memiliki kedekatan dengan gerakan Ikhwanul Muslimin dari Mesir, Hamas memulai gerakannya sejak tahun 1987 atau tak lama setelah gerakan Intifadah I (perang terbuka terhadap Israel).

Awalnya, organisasi ini didirikan sebagai kelompok sosial sebelum menyebarkan pengaruhnya ke dunia kampus, organisasi profesional, dan kelompok politik lokal. Hamas yang merupakan kependekan dari Harakah al-Muqawamah al-Islamiyyah, atau dikenal dengan Gerakan Perlawanan Islam, adalah organisasi antipendudukan Israel di Palestina yang sangat dikenal di kalangan rakyat Palestina, terutama di Jalur Gaza.(jri)


*sumber: okezone.com

nb: buat ketua dpra yg belom nikah-nikah bisa tuh ke gaza aja!
---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

PKS Kecam Blog Noordin M Top

Jakarta - Surat pernyataan yang mengatasnamakan Noordin M Top mendapat kecaman dari PKS. Sebab, dalam surat pernyataan itu, Noordin menggunakan ayat-ayat Al Quran sebagai pembenaran aksi terorisme-nya.

Dalam surat yang dilansir di blog bernama 'BUSHRO', Noordin menggunakan tiga ayat Al-Quran dari tiga surat yang berbeda untuk membenarkan aksi kejinya itu. Menurut, Ketua Dewan Pakar PKS, Soeripto, teroris itu telah salah mengartikan firman Allah tersebut.

"Pemahaman PKS akan Islam itu kan anti kekerasan, semua itu harus diselesaikan dengan cara-cara damai, terbuka dan komunikasi. Jadi sebenarnya aksi teroris itu bertentangan sekali dengan filosofi PKS," ujar mantan Mantan pejabat Badan Koordinasi Intelijen Negara (Bakin) itu kepada INILAH.COM, Jakarta, Kamis (30/7).

Soeripto menjelaskan, mengapa dirinya menyebut para teroris telah salah mengartikan firman Allah karena para teroris membaca ayat Al-Quran itu tidak secara keseluruhan. "Cara membaca firman itu tidak bisa sepotong-sepotong hanya satu ayat saja, harusnya dibaca dan dipahami keseluruhan," ungkapnya.

Sebelumnya, Soeripto juga mengatakan, pernyataan teroris melalui media internet itu lazim dilakukan teroris di Timur Tengah. Meski begitu, aparat intelijen tetap perlu mengecek terlebih dahulu akurasi dari pernyataan Noordin itu.

"Di timur tengah itu lazim dilakukan teroris, tapi di Indonesia ini baru pertama kali. Jangan percaya begitu saja. Surat itu merupakan tugas aparat intelijen untuk mengungkap akurasi dari pernyataan itu," imbaunya. [mut]


*sumber: inilah.com
---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Akal dan Agama Mana Yang Mengatakan “Ngebom” Itu Jihad?

Oleh: Muhammad Abduh Tuasikal*
---
Beberapa tahun yang silam pernah terjadi pengeboman dan perusakan di kota Riyadh, saat itulah Syeikh Abdul Muhsin Al Abbad Al Badr angkat suara,

“Alangkah miripnya kata tadi malam dengan semalam. Sesungguhnya peristiwa pemboman dan perusakan di kota Riyadh dan senjata-senjata lain yang digunakan di kota Makkah maupun Madinah pada awal tahun ini (1424 H, sekitar tahun 2003) merupakan hasil rayuan setan yang berupa bentuk meremehkan atau berlebih-lebihan dalam beragama. Sejelek-jeleknya perbuatan yang dihiasi oleh setan adalah yang mengatakan bahwa pengeboman dan perusakan adalah bentuk jihad. Akal dan agama mana yang menyatakan membunuh jiwa, memerangi kaum muslimin, memerangi orang-orang kafir yang mengadakan perjanjian dengan kaum muslimin, membuat kekacauan, membuat wanita-wanita menjanda, menyebabkan anak-anak menjadi yatim, dan meluluhlantakkan bermacam bangunan sebagai jihad[?]”

Hal yang sama terjadi di tengah-tengah kita beberapa waktu yang lalu. Akibat bom yang diduga bom bunuh diri, akhirnya meluluhlantakkan dua buah hotel yang dihuni oleh non muslim, namun tidak sedikit pula orang muslim yang jadi korban. Pada tulisan yang singkat ini, kami akan membuktikan apakah betul ngebom atau bom bunuh diri semacam itu bisa termasuk jihad. Padahal di dalamnya terdapat beberapa pelanggaran dilihat dari dalil syar’i yaitu membunuh sesama muslim, melakukan bunuh diri dan juga membunuh orang kafir yang melakukan perjanjian dengan kaum muslimin. Silakan simak tulisan selanjutnya.

Beratnya Hukuman Pembunuhan Menurut Syariat Sebelum Islam

Allah Ta’ala berfirman mengenai kedua anak Adam yang saling membunuh (yang artinya), “Maka hawa nafsu Qabil menjadikannya menganggap mudah membunuh saudaranya, sebab itu dibunuhnyalah. Maka jadilah ia seorang di antara orang-orang yang merugi.” (QS. Al Maidah: 30)

Begitu pula hukuman keras bagi Bani Israel yang membunuh seorang manusia, Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israel, bahwa: barang siapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barang siapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya.” (QS. Al Maidah: 32)

Membunuh Seorang Muslim Tanpa Melalui Jalan yang Benar

Membunuh seorang muslim adakalanya dengan cara yang dibenarkan dan adakalanya tidak demikian. Membunuh dengan cara yang dibenarkan adalah jika pembunuhan tersebut melalui qishash atau hukuman had. Sedangkan membunuh tidak dengan cara yang benar bisa saja secara sengaja atau pun tidak.

Mengenai pembunuhan dengan cara sengaja, Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan barang siapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja, maka balasannya ialah Jahanam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya.” (QS. An Nisa’: 93)

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Musnahnya dunia lebih ringan di sisi Allah daripada terbunuhnya seorang muslim.” (HR. Muslim, An Nasa’i dan At Tirmidzi. Shahih At Targhib wa At Tarhib no.2439, Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Dari Abu Sa’id dan Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seandainya penduduk langit dan bumi bersekongkol untuk membunuh seorang mukmin, niscaya Allah akan menelungkupkan mereka ke dalam neraka.” (HR. At Tirmidzi. Shahih At Targhib wa At Tarhib no.2442, Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih lighoirihi)

Dari ‘Ubadah bin Ash Shoomit, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa membunuh seorang mukmin lalu dia bergembira dengan pembunuhan tersebut, maka Allah tidak akan menerima amalan sunnah juga amalan wajibnya.” (HR. Abu Daud. Shahih At Targhib wa At Tarhib no.2450, Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Lihat Faidhul Qodir Syarh Al Jami’ Ash Shogir, Al Munawi, 6/252)

Adapun untuk pembunuhan terhadap seorang mukmin secara tidak sengaja, maka Allah telah memerintahkan untuk membayar diat dan kafarat. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala (yang artinya), “Dan tidak layak bagi seorang mukmin membunuh seorang mukmin (yang lain), kecuali karena tidak sengaja, dan barang siapa membunuh seorang mukmin karena tidak sengaja (hendaklah) ia memerdekakan seorang hamba sahaya yang beriman serta membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh itu), kecuali jika mereka (keluarga terbunuh) bersedekah. Jika ia (si terbunuh) dari kaum yang memusuhimu, padahal ia mukmin, maka (hendaklah si pembunuh) memerdekakan hamba-sahaya yang mukmin. Dan jika ia (si terbunuh) dari kaum (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu, maka (hendaklah si pembunuh) membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh) serta memerdekakan hamba sahaya yang mukmin. Barang siapa yang tidak memperolehnya, maka hendaklah ia (si pembunuh) berpuasa dua bulan berturut-turut sebagai cara tobat kepada Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS. An Nisaa’: 92)

Mengenai Seorang Muslim yang Bunuh Diri

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.” (QS. An Nisa’: 29-30)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang membunuh dirinya sendiri dengan suatu cara yang ada di dunia, niscaya kelak pada hari kiamat Allah akan menyiksanya dengan cara seperti itu pula.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Contohnya adalah orang yang mati bunuh diri karena mencekik lehernya sendiri atau mati karena menusuk dirinya dengan benda tajam. Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang membunuh dirinya sendiri dengan mencekik lehernya, maka ia akan mencekik lehernya pula di neraka. Barangsiapa yang bunuh diri dengan cara menusuk dirinya dengan benda tajam, maka di neraka dia akan menusuk dirinya pula dengan cara itu.” (HR. Bukhari no. 1365)

Hukum Membunuh Orang Kafir

Orang-orang kafir yang haram untuk dibunuh adalah tiga golongan:

1. Kafir dzimmi (orang kafir yang membayar jizyah/upeti yang dipungut tiap tahun sebagai imbalan bolehnya mereka tinggal di negeri kaum muslimin).

2. Kafir mu’ahad (orang-orang kafir yang telah terjadi kesepakatan antara mereka dan kaum muslimin untuk tidak berperang dalam kurun waktu yang telah disepakati).

3. Kafir musta’man (orang kafir yang mendapat jaminan keamanan dari kaum muslimin atau sebagian kaum muslimin).

Sedangkan orang kafir selain tiga di atas yaitu kafir harbi, itulah yang boleh diperangi. Berikut kami tunjukkan beberapa dalil yang menunjukkan haramnya membunuh tiga golongan kafir di atas secara sengaja.

[Larangan Membunuh Kafir Dzimmi yang Telah Menunaikan Jizyah]

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa membunuh seorang kafir dzimmi, maka dia tidak akan mencium bau surga. Padahal sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan empat puluh tahun.” (HR. An Nasa’i. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

[Larangan Membunuh Kafir Mu’ahad yang Telah Membuat Kesepakatan untuk Tidak Berperang]

Al Bukhari membawakan hadits dalam Bab “Dosa orang yang membunuh kafir mu’ahad tanpa melalui jalan yang benar”. Dari ‘Abdullah bin ‘Amr, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa yang membunuh kafir mu’ahad ia tidak akan mencium bau surga. Padahal sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan empat puluh tahun.” (HR. Bukhari no. 3166)

[Larangan Membunuh Kafir Musta’man yang telah mendapat jaminan keamanan dari kaum muslimin]

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan jika seorang di antara orang-orang musyrikin itu meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah ia ke tempat yang aman baginya. Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui.” (QS. At Taubah: 6)

Dari ‘Ali bin Abi Thalib, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dzimmah kaum muslimin itu satu, diusahakan oleh orang yang paling bawah (sekalipun) ”. (HR. Bukhari dan Muslim)

An Nawawi rahimahullah mengatakan, “Yang dimaksudkan dengan dzimmah dalam hadits di atas adalah jaminan keamanan. Maknanya bahwa jaminan kaum muslimin kepada orang kafir itu adalah sah (diakui). Oleh karena itu, siapa saja yang diberikan jaminan keamanan dari seorang muslim maka haram atas muslim lainnya untuk mengganggunya sepanjang ia masih berada dalam jaminan keamanan.” (Syarh Muslim, 5/34)

Adapun membunuh orang kafir yang berada dalam perjanjian dengan kaum muslimin secara tidak sengaja, Allah Ta’ala telah mewajibkan adanya diat dan kafaroh sebagaimana firman-Nya (yang artinya), “Dan jika ia (si terbunuh) dari kaum (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu, maka (hendaklah si pembunuh) membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh) serta memerdekakan hamba sahaya yang mukmin. Barang siapa yang tidak memperolehnya, maka hendaklah ia (si pembunuh) berpuasa dua bulan berturut-turut sebagai cara tobat kepada Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS. An Nisaa’: 92)

Setelah kita melihat pembahasan di atas, pantaskah kita mengatakan bahwa perbuatan ngebom atau bom bunuh diri, lalu yang menjadi korban adalah saudara sesama muslim atau orang non muslim yang mengadakan perjanjian dengan kaum muslimin, apakah ini semua dapat disebut JIHAD[?] Semoga Allah selalu member taufik dan hidayah kepada kita semua untuk memahami agama ini dengan benar dan semoga Allah menunjuki kita kepada jalan yang lurus. [Muhammad Abduh Tuasikal]


*sumber: http://buletin.muslim.or.id/manhaj/akal-dan-agama-mana-yang-mengatakan-%E2%80%9Cngebom%E2%80%9D-itu-jihad


nb:

Kami tambahkan Fatwa dari Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani:

Adapun aksi bom bunuh diri di negeri-negeri kaum muslimin maka hukumnya adalah haram, karena akan menyebabkan melayangnya jiwa-jiwa yang tidak berdosa dari kaum muslimin. Allah Jalla Jalaluhu mengancam siapa saja yang membunuh jiwa seorang mukmin dengan ancaman yang sangat keras.

Artinya : Dan barangsiapa yang membunuh seorang mu'min dengan sengaja, maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia didalamnya dan Allah murka kepadanya dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya. [An-Nisa : 93]

Jika yang terbunuh adalah orang-orang kafir yang mendapat jaminan keamanan dari pemerintah muslim maka pelakunya mendapat ancaman dari sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam.

Artinya : Barangsiapa yang membunuh orang kafir yang mendapat jaminan keamanan maka dia tidak akan mencium bau surga, dan sesungguhnya bau surga didapati dari 40 tahun perjalanan. [Shahih Bukhari 6/2533. Lihat majalah Buhuts Islamiyyah yang diterbitkan oleh Haiah Kibar Ulama edisi 56 hal. 357-362]

---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

PWK Bangkel Sambut Ramadhan


by: Ummu Hasan
Ramadhan tinggal menghitung hari
Dahaga hati yang gersang kan tersirami
Kerinduan kampung akhirat kan terobati

--
Meski mentari masih menyengat sangat, kami langkahkan kaki menyusuri pelosok dusun. Jam menunjuk angka 14.00 kala kami sampai di rumah bu Nani dusun Bangkel Srimulyo. Siang itu sebagaimana rutin selepanan ada kegiatan ibu-ibu PKK dimana PWK Srimulyo turut membersamai ibu-ibu berbagi ilmu dan keterampilan.

Bersama ukhti Eka Desiati (biasa dipanggil mbak desi) dari dusun Payak, kami disambut hangat dua puluhan ibu-ibu yang sudah duluan berkumpul. Acara arisan menjadi menu pertama.

Sesuai permintaan, siang itu kami berbagi ilmu dalam rangka tarhib ramadhan. Mengupas ramadhan bagaikan samudera tak bertepi. Kami pun memilih salah satu keistimewaan bulan puasa ini dengan mengambil tema 'Puasa dan Kesehatan'. Penelitian ilmiah para ahli kesehatan dunia terkait tema ini dipadukan dengan sabda Nabi membuat ibu-ibu tambah yakin akan keistimewaan dan keunggulan syariat Islam. Terbukti syariat Islam kalau dijalankan tidak hanya bernilai ibadah dan pahala di akhirat tapi juga bermanfaat secara langsung untuk manusia di dunia.

Selama satu jam pengajian berlangsung. Sekira pukul tiga sore usai sudah silaturohmi kami dengan ibu-ibu PWK Bangkel.


Bulan Ramadhan ketika disebut
Kami teringat sebuah taman bunga
Yang semerbak wangi tempat persinggahan

[rindu ramadhan by Justice Voice]

----
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

balada pisang rebus 'ghonimah' liqo

Kamis, 30 Juli 2009

by abuhasan
ada canda yang kami rindu kala bersua dengannya.
ya, udah sebulanan kami dipisahkan pulau. dan malam itu berenam kami ber-liqo di rumahnya.

"kami sedang merintis TPA di kampung dekat pabrik," ceritanya di sela-sela liqo.

"rancangannya, kami yang menyediakan buku-buku, peralatan dan honor ustadz. ustadznya berasal dari kampung setempat," sambungnya.

begitulah kita kala bersua. kabar dakwah menjadi obrolan. saling mengingatkan dan menyemangati.

"suasana pemilu harus kita hidupkan lagi nich," akh dhanie yang duduk di samping tuan rumah ikut nimbrung obrolan kami.

"maksud ane, kinerja dan kerja dakwah kita di pemilu kemarin kan luar biasa. ini yang perlu kita jaga," terang ustadz muda yang baru ngisi pengajian di dusun rejosari ba'da maghrib tadi sebelum liqo.

"sip dech. gimana kalo rhomadhan kita jadikan momennya," ane memberi tawaran program.

"iya, nanti kita detilkan di syuro dpra," sambut mas rusdi ketua dpra.


.....

pukul 20.40 liqo indoor pun disudahi. kami segera bergegas mempersiapkan liqo out door. malam itu kami janjian dengan kelompok lain buat friendly match futsal tepat jam 21.00.

teh hangat yang disuguhkan sohibul bait kami habiskan. aneka cemilan, jeruk, pisang rebus kami bungkus buat nemenin futsal.

satu jam futsal bikin badan suegerrr.... freshhh.... terlebih kami unggul dengan skor 18 - 16.


.....

pukul 04.00. setengah jam sebelum shubuh. ane jumpai istri yang usai tadarus.

ane liat di meja makan, sisa pisang rebus semalam yang ane bawa ke rumah tinggal empat potong.

"saya makan satu buat sahur," ummu hasan menyahut.

"wah, ane juga mau sahur nich," tiba-tiba ane yang tidak berniat puasa kamis jadi tersemangati istri. apalagi ada pisang rebus sisa ghonimah liqo semalam di rumah om wied. ane memang susah sahur kalo harus makan nasi, tapi kalau semisal pisang rebus atau roti atawa korma memang doyan.

tak sia-sia semalam liqo bawa tas besar. bisa muat pisang rebus lima biji.

he... he... he...


piyungan, kamis 30/7/09 at 11.31
---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Polri: Provider Blog 'Noordin' Ada di Amerika


VIVAnews - Mabes Polri belum akan melibatkan pihak asing dalam menelusuri blog yang memuat pernyataan seseorang yang mengaku sebagai Noordin M Top, meski provider blog tersebut berada di Amerika. Polisi akan memaksimalkan potensi dalam negeri terlebih dahulu.

"Kita tidak tahu ya (kerjasama dengan asing). Dalam negeri dululah, kalau tidak mampu baru minta bantuan," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Sukarna kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis 30 Juli 2009.

Polri masih akan menyelidiki siapa yang membuat blog, keaslian pernyataan orang yang mengaku Noordin dan yang masuk ke blog tersebut. "Itulah yang sedang diusut. Semua orang bisa masuk karena itu unit cyber crime sedang surfing di media," kata dia.

Polisi akan mencoba sekuat mungkin menelusuri dan menemukan orang tersebut agar tidak menyakiti umat Islam. "Karena seakan-akan Islam menyebar teror. Providernya ada di AS, bukan di Indonesia. Mudah-mudahan yang mengakses bisa ditelusuri," kata dia.

Kata Nanan, polisi terus bekerja keras mengejar pelaku dibalik bom bunuh diri yang meledak di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton. Karenanya Nanan berharap tidak ada kesimpangsiuran dalam pemberitaan kasus ini. "Sumber berita itu dari humas atau Kapolri, harapannya agar berita tidak mengubah opini masyarakat," kata dia.

Blog Noordin itu memiliki sejumlah kejanggalan, yang paling mencolok, meski mengatasnamakan Noordin, tulisan nama tidak sesuai dengan nama asli buronan kelas wahid tersebut. Nama Noordin ditulis dengan ejaan Nur Din bin Muhammad Top. Dalam pernyataan itu, Noordin mengaku bertanggung jawab atas ledakan bom di JW Marriott dan Ritz Carlton.

Bom yang terjadi di Marriott dan Ritz Carlton mengejutkan bangsa Indonesia. Sebab, sekitar empat tahun, tak ada teror bom yang terjadi di nusantara. Teror bom terakhir, Bom Bali II terjadi 1 Oktober 2005.

Kejadian bom terakhir menewaskan sembilan orang, dua diantaranya dua bomber bunuh diri. Tiga pebisnis asing, Nathan Verity, Craig Senger, dan Garth McEvoy ikut menjadi korban.

Sampai saat ini siapa sebenarnya pelaku pengeboman belum terungkap. Polisi telah menyebar sketsa wajah dua tersangka pelaku bom bunuh diri di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton. Salah satunya digambarkan sebagai pria berusia 16-17 tahun, berkulit putih, rambut lurus hitam pendek, tinggi badan 180 centimeter, dan ukuran sepatu 42-43.

Sedangkan tersangka pengebom di Ritz Carlton diduga seorang laki-laki dengan ciri-ciri: umur kira-kira 40 tahun, kulit sawo matang, rambut lurus, pendek, dan hitam; serta tinggi badan 165 sentimeter.

---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Dauroh Tarqiyah Akhwat Piyungan


Reporter: Ummu Yasmin
KLENGGOTAN - Salah satu sebab terjadinya penyimpangan pergerakan (seperti kasus terorisme) adalah pemahaman Islam yang salah. Oleh karenanya sangat tepat kalau Imam Hasan al-Banna menjadikan Al-Fahmu sebagai rukun pertama dalam persyaratan seorang kader yang mau bergabung dalam pergerakan.

Dilatarbelakangi kondisi kekinian (isu terorisme) dan juga karena kebutuhan para kader, maka Bidang Kaderisasi Akhwat DPC PKS Piyungan menggelar acara Dauroh Tarqiyah Marhalah Tamhidi pada hari Ahad 26 Juli 2009.

Kegiatan yang berlangsung di rumah ukhti Ketut Tantri dusun Klenggotan Srimulyo ini dihadiri lima puluhan kader akhwat pemula.

Tepat pukul 13.00 wib ukhti Novi Bintaran selaku MC memulai acara. Dilanjutkan dengan tilawail quran oleh ukhti Mulatiningsih. Setelah itu kata sambutan disampaikan oleh ibu Farikhah. Dalam sambutannya, istri ketua dpc ini mengutarakan kegembiraan dan rasa trimakasih atas kehadiran kader akhwat yang membludak. Antusisme para kader ini akan menjadi energi bagi para pengurus kaderisasi dan juga para murobbiyah untuk terus mengadakan kegiatan semisal ini.

Pada dauroh kali ini, panitia menghadirkan dua nara sumber spesial. Yang pertama adalah ustadzuna Haji Cholid Mahmud yang menyampaikan materi Khoshoisul Islam (Karakteristik Islam).

Dalam uraianya, ustadz yang sekarang jadi anggota DPD RI dari propinsi DI Yogyakarta ini menjelaskan bahwa pemahaman Islam yang benar akan membawa benarnya pengamalan Islam. Karakteristik Islam yang utama antara lain: Robbaniyah, Insaniyah, Syumuliyah, Wasathiyah, (moderat), Al Waqi'iyyah, Al-wudhuh dan Al Jam'u Baina Ats Tsabat wa Al Murunnah. [uraian karakteristik ini akan kami postingkan terpisah -ed]

Pada sesi kedua, nara sumber yang dihadirkan adalah ustadzah Ulfi Mahmud, SAg. Beliau adalah adik kandung ustadz Cholid Mahmud. Istri dari ustadz Abdullah Sunono ini menyampaikan materi Fiqih Thoharoh.

Tepat pukul 16.00 wib rangkain acarapun selesai. Semoga memberi manfaat buat kader-kader akhwat.

---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Karakteristik Ajaran ISLAM


Sebagai muslim, kita tentu ingin menjadi muslim yang sejati. Untuk itu, seorang muslim harus menjalankan ajaran Islam secara kaaffah, bukan hanya mementingkan satu aspek dari ajaran Islam lalu mengabaikan aspek yg lainnya. Oleh karena itu, pemahaman kita terhadap ajaran islam secara syamil (menyeluruh) dan kamil (sempurna) menjadi satu keharusan. Karena itu disinilah letak kita memahami karakteristik atau ciri2 khas ajaran Islam dengan baik.

Dalam kitab "Al Khashaa'ishu Al 'Aammah lil Islaam" , DR. Yusuf Qordhowi menguraikan tujuh karakteristik pokok dinul Islam. Ketujuh karakteristik ajaran Islam itu adalah:

1. Robbaniyyah

Allah Swt merupakan Robbul alamin (Tuhan semesta alam), juga dengan abbun nas (Tuhan manusia) dan banyak lagi sebutan lainnya. Kalau karakteristik Islam itu adalah Robbaniyyah, itu artinya bahwa Islam merupakan agama yang bersumber dari Allah Swt, bukan dari manusia,Karena itu, ajaran Islam sangat terjamin kemurniannya sebagaimana Allah telah menjamin kemurnian Al-Qur'an, Allah berfirman yang artinya:

"Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan al-Qur'an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya." (QS Al-Hijr 15:9)

Disamping itu, seorang muslim tentu saja harus mengakui Allah Swt sebagai Rabb (Tuhan) dengan segala konsekuensinya, yakni mengabdi hanya kepada-Nya sehingga dia menjadi seorang yang rabbani dari arti memiliki sikap dan prilaku dari nilai-nilai yang datang dari AllahAllah berfirman yang artinya:

"Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya Al-Kitab, hikmah dan kenabian, lalu dia berkata kepada manusia: "Hendaklah kamu menjadi menyembah-penyembahku bukan penyembah Allah". Akan tetapi (dia berkata): "Hendaklah kamu menjadi orang-orang Tuhanani, karena kamu selalu mengajarkan Al-Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya." (QS:Al-'Imran 3:79)

2. Insaniyyah

Islam merupakan agama yang diturunkan untuk manusia, karena itu Islam merupakan satu-satunya agama yang cocok dengan fitrah manusia. Pada dasarnya, tidak ada satupun ajaran Islam yang bertentangan dengan jiwa manusia. Seks misalnya, merupakan satu kecenderungan jiwa manusia untuk dilampiaskan, karenanya Islam tidak melarang manusia untuk melampiaskan keinginan seksualnya selama tidak bertentangan dengan ajaran Islam itu sendiri.

Prinsipnya, manusia itu kan punya kecenderungan untuk cinta pada harta, tahta, wanita dan segala hal yang bersifat duniawi, semua itu tidak dilarang di dalam Islam, namun harus diantur keseimbangannya dengan kenikmatan ukhrawi, sebagaimana dalam firman Allah yg artinya:

"Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi.Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. (QS Al-Qasas:28:77)

3. Syumuliyah

Islam merupakan agama yang lengkap, tidak hanya mengutamakan satu aspek lalu mengabaikan aspek lainnya. Kelengkapan ajaran Islam itu nampak dari konsep Islam dalam berbagai bidang kehidupan, mulai dari urusan pribadi, keluarga, masyarakat sampai pada persoalan-persoalan berbangsa dan bernegara.

Kesyumuliyahan Islam tidak hanya dari segi ajarannya yang rasional dan mudah diamalkan, tapi juga keharusan menegakkan ajaran Islam dengan metodologi yang islami. Karena itu, di dalam Islam kita dapati konsep tentang da'wah, jihad dan sebagainya. Dengan demikian, segala persoalan ada petunjuknya di dalam Islam, sebagaimana firman Allah yg artinya:

"(Dan ingatlah) akan hari (ketika) kami bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri, dan Kami datangkan kamu (Muhammmad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitab (al-Qur'an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang berserah diri. (QS An-Nahl 16:89)

"Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala. (QS Fatir 35:6)

4. Al-Wasathiyah

Di dunia ini ada agama yang hanya menekankan padapersoalan-persoalan tertentu, ada yang lebih mengutamakan masalah materi ketimbang rohani atau sebaliknya. Ada pula yang lebih menekankan aspek logika daripada perasaan dan begitulah seterusnya. Allah Subhanahu wata'ala menyebutkan bahwa umat Islam adalah ummatan wasathan (umat yang pertengahan), umat yang seimbang dalam beramal, baik yang menyangkut pemenuhan terhadapkebutuhan jasmani dan akal pikiran maupun kebutuhan rohani.

Manusia memang membutuhkan konsep agama yangseimbang, hal ini karena tawazun (kesimbangan) merupakan sunnatullah. Di alam semesta ini terdapat siang dan malam, gelap dan terang, hujan dan panas dan begitulah seterusnya sehingga terjadi keseimbangan dalam hidup ini. Dalam soal aqidah misalnya, banyak agama yang menghendaki keberadaan Tuhan secara konkrit sehingga penganutnya membuat simbol-simbol dalam bentuk patung. Ada juga agama yang menganggap tuhan sebagai sesuatu yang abstrak sehingga masalah ketuhanan merupakan kihayalan belaka, bahkan cenderung ada yang tidak percaya akan adanya tuhan sebagaimana komunisme.

Islam mempunyai konsep bahwa Tuhan merupakansesuatu yang ada, namun adanya tidak bisa dilihat dengan mata kepala kita, keberadaannya bisa dibuktikan dengan adanya alam semesta ini yang konkrit, maka ini merupakan konsep ketuhanan yang seimbang.

5. Al Waqi'iyyah

Al waqi'iyyah (realistis), ini menunjukkan bahwa Islam merupakan agama yang dapat diamalkan oleh manusia atau dengan kata lain dapat direalisir dalam kehidupan sehari-hari.

Islam dapat diamalkan oleh manusia meskipun merekaberbeda latar belakang, kaya, miskin, pria, wanita, dewasa, remaja, anak-anak, berpendidikan tinggi, berpendidikan rendah, bangsawan, rakyat biasa, berbeda suku, adat istiadat dan sebagainya. Islam sendiri tidak bertentangan dengan realitas perkembangan zaman bahkan Islam menjadi satu-satunya agama yang mampu menghadapi dan mengatasi dampak negatif dari kemajuan zaman.

6. Al-wudhuh

Al-wudhuh atau jelas dengan pengertian: Kejelasankonsep Islam membuat umatnya tidak bingung dalam memahami dan mengamalkan ajaran Islam, bahkan pertanyaan umat manusia tentang Islam dapat dijawab dengan jelas, apalagi kalau pertanyaan tersebut mengarah pada maksud merusak ajaran Islam itu sendiri. Dalam masalah aqidah, konsep Islam begitu jelas sehingga dengan aqidah yang mantap, seorang muslim menjadi terikat pada ketentuan- ketentuan Allah dan Rasul-Nya.

Konsep syari'ah atau hukumnya juga jelas sehingga umat Islam dapat melaksanakan peribadatan dengan baik dan mampu membedakan antara yang haq dengan yang bathil.

7. Al Jam'u Baina Ats Tsabat wa Al Murunnah

Di dalam Islam, tergabung juga ajaran yang permanendengan yang fleksibel (al jam'u baina ats tsabat wa al muruunah).

Yang dimaksud dengan yang permanen adalah hal-halyang tidak bisa diganggu gugat, dia mesti begitu, misalnya shalat lima waktu yang mesti dikerjakan, tapi dalam melaksanakannya ada ketentuan yang bisa fleksibel, misalnya bila seorang muslim sakit dia bisa shalat dengan duduk atau berbaring, kalau dalam perjalanan jauh bisa dijama' dan diqashar dan bila tidak ada air atau dengan sebab-sebab tertentu, berwudhu bisa diganti dengan tayamum.

Dengan demikian, menjadi jelas bagi kita bahwa, Islam merupakan satu-satunya agama yang sempurna dan kesempurnaan itu memang bisa dirasakan oleh penganutnya yang setia.*



sumber: Buku Karakteristik Islam; Kajian Analitik oleh Yusuf Al-Qardhawi, Risalah Gusti, 1994, 314 pages.

---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Melawan Teror dengan YanKes


Reporter: Suparman
SAMPAKAN - Isra’ Mi’raj mengajarkan beragama yang sosial, demikian inti pesan hikmah Isra’ Mi’raj yang disampaikan Ustadz Hidayat Nur Wahid Ketua MPR RI usai shalat subuh berjamaah di Masjid Nurul Yaqin, Kebon Jeruk Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.

Maka bertepatan dengan peringatan isro mi'roj yang jatuh pada Senin 20 Juli 2009 kemarin, kami Dpra PKS Sitimulyo mengadakan kegiatan bakti sosial berupa pelayanan kesehatan gratis (yankes) di dusun Sampakan RT 05 pedukuhan Babadan Sitimulyo.

Kegiatan yankes kali ini bekerjasama dengan PWK (Pos Wanita Keadilan) setempat dan berlangsung di rumah ibu Hari, salah satu anggota PWK dengan mendatangkan dr Novi dari Tim Medis DPD PKS Kab. Bantul.

Acara yang berlangsung dari pukul tiga sore sampai jam lima-an ini mendapat sambutan antusias dari warga setempat. Sampai kegiatan berakhir tercatat sebanyak dua puluh lima pasien yang berhasil ditangani.

Ditengah upaya stigmatisasi musuh-musuh Islam dengan merekayasa targedi bom dan menyematkan predikat terorisme, semoga kegiatan semacam ini mampu menghadirkan wajah Islam sesungguhnya yang rahmatan lil alamin.

“Salah satu upaya yang efektif untuk memerangi terorisme adalah dengan mengajarkan perilaku beragama yang baik sehingga membawa kemashlahatan umum. Dengan itu pula, diharapkan dapat menghadirkan keshalihan sosial dan bukan egoisme seperti teroris itu,” tegas Ustadz Hidayat Nur Wahid dihadapan ratusan masyarakat yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masjid dan Musholla se Jakarta Barat dalam peringatan Isro Mi'roj.



crew yankes dpra sitimulyo are:
Sulistio, Parman, Parjo, Mujiran, Skul, Taufiq, Bu Ikah, Bu Warti, Ti2k, Bu Nur W, plus dua akhwat ngangkruk srimulyo.

----
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Roy Suryo Anggap Klaim Noor Din di Blog Palsu

Rabu, 29 Juli 2009


Jakarta - Klaim Nurdin M Top bahwa ia adalah dalang pengeboman Hotel Ritz Carlton dan JW Marriott yang dimuat disebuah halaman web diduga palsu. "Itu hanya kerjaan orang yang mengail di air keruh," kata pengamat multimedia Roy Suryo ketika dihubungi Tempo, Rabu (29/07).

Klaim Nurdin bahwa bom di kedua hotel tersebut adalah hasil kerjanya dipublikasi di http://mediaislam-bushro.blogspot.com. Di halaman web itu, disebutkan bahwa pengeboman terhadap Hotel Ritz Carlton dan JW Marriott dimaksudkan untuk menghabisi para bisnisman dan intelijen Amerika. Nurdin M Top, dibawah halaman web tersebut, disebut Amir Tandzim Al Qo'idah Indonesia.

Roy menilai klaim tersebut palsu dan bukan ditulis atau dipublikasi atas perintah Nurdin M Top. Sebab, kata Roy, sepak terjang Nurdin tak pernah mengklaim aksi yang dilakukannya. Apalagi, Roy melanjutkan, penulis halaman web tersebut berulang kali salah ketik: Hotel Ritz Carlton ditulis Rizt Calrton dan Hotel JW Marriott ditulis JW Marriot.

Klaim tersebut diposting terakhir pada 26 Juli pukul 22.02 WIB. Sebelumnya posting yang sama juga dipublikasi pada 18 Juli 2009, sehari setelah ledakan, dengan alamat http://bushro2.blogspot.com.

Roy mengatakan tak mudah melacak siapa pemilik blog tersebut. Sebab, kata Roy, siapapun bisa dengan mudah membuat blog di blogspot. Melacak dengan menelusuri jejak IP pun tak mudah karena tidak semua pengguna internet menggunakan komputer pribadi. "Namun bukan berarti tidak bisa," kata Roy.

Polisi, Roy melanjutkan, bisa menelusuri siapa saja orang yang memberi komentar atas tulisan tersebut. Salah satu dari pengirim komentar, kata Roy, "Bisa jadi pengelola blog tersebut."


*sumber: TEMPO interaktif
---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Eks Dansatgas Bais 75% Yakin Ada Keterlibatan Asing

Jumat, 24 Juli 2009

Jakarta - Mantan Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Badan Intelejen Strategis (BAIS) Mayjen (purn) Abdul Salam mengaku siap menjadi relawan bagi aparat untuk mengungkap kasus pemboman JW Marriot dan Ritz Charlton yang terjadi pada Jumat pekan lalu.

"Saya jadi relawan membantu aparat," ujar Abdul Salam di Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (23/7/2009).

Salam memperkirakan, pada bulan Juli, Agustus dan September tidak akan terjadi kegiatan aksi terorisme seperti yang terjadi pada kedua hotel kelas atas itu.

"Aparatnya sudah siaga. Jadi kalau lengah pasti mereka bermain. Sekarang kita cari motivasinya apa?" kata dia.

Salam belum bisa memastikan terjadinya kecolongan informasi pada intelijen sehingga menyebabkan terjadinya pengeboman yang menyebabkan tewasnya 9 orang itu.

"Tergantung evaluasi. Kalau ada bom itu berarti belum maksimal," tegasnya.

Lebih lanjut, Salam menjelaskan bahwa tidak mungkin Noordin M Top bertindak atas kemauan sendiri untuk melakukan aksinya.

"Mungkin itu sebagai pelaku, tapi di atasnya siapa? Masa dilakukan tanpa kepentingan? Tujuannya apa? Masa mau mengorbankan dirinya?" tanya dia.

Salam menegaskan kembali adanya keterlibatan asing dalam berbagai ancaman yang terjadi di Indonesia.

"Saya katakan 75 persen ada benarnya, dan intelijen asing sudah bergentayangan di Indonesia, tapi kita belum bisa buktikan secara riil, makanya saya menawarkan diri jadi relawan," pungkasnya.

sumber: detik.com


nb: semoga aparat jujur dan berani mengungkap kasus bom ini hingga terungkap siapa dalang sesungguhnya. sudah lama umat Islam jadi kambing hitam dan korban pencitraan negatif. [admin]
---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Ba'asyir Tuding Amerika Dibalik Aksi Bom

Rabu, 22 Juli 2009

VIVAnews - Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo kembali menjadi sorotan pasca ledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton, Jumat pekan lalu. Salah satu alumni ponpes itu, Nur Said, diduga terlibat ledakan bom. Namun Abu Bakar Ba'asyir menepis dan balik menuding ledakan bom sebagai rekayasa Amerika Serikat.

Ledakan bom di dua hotel bertaraf internasional yang menewaskan sembilan orang dan melukai 55 orang pada Jumat 17 Juli 2009 itu, menurut dia, disengaja untuk menyudutkan umat Islam.

Kepada wartawan di rumahnya, Kompleks Ponpes Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo, Ba'asyir mengatakan, hanya orang bodoh yang mempercayai bom itu bukan rekayasa karena hotel sekelas JW Marriott dan Ritz Carlton mempunyai sistem pengamanan yang sangat ketat.

Karenanya sangat tidak mungkin pelaku bom dapat keluar masuk hotel dengan leluasan bila membawa bahan peledak, merakit, kemudian meledakannya dengan mudah. Ba'asyir menduga CIA ada dibalik peristiwa tersebut.

"Saya merasa itu adalah rekayasa CIA, karena tidak mudah masuk Hotel Marriott membawa bom meski dicicil, pasti ketahuan," tegasnya.

---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Soeripto: Teror Bom untuk Teror Politik Islam


Jakarta - Pelaku pemboman di Hotel Ritz-Carlton dan JW Marriott masih belum dapat diungkap oleh pihak kepolisian. Beragam spekulasi pun beredar. Siapa dalang pemboman yang menewaskan 9 orang tersebut?

Menurut mantan staf Kepala Badan Koordinasi Intelejen Negara (BAKIN) sekarang menjadi Badan Intelejen Negara (BIN), Suripto, misi pengeboman yakni antikemapanan dan antibarat atau anti-AS.

"Tujuannya yaitu, menimbulkan kepanikan dan keresahan masyarakat. Tujuan dari kedua ledakan yang terjadi kemarin tercapai," ujar Suripto, ketika berbincang dengan detikcom, Selasa (21/7/2009).

Suripto menduga, pelaku bukanlah anggota kelompok jaringan teroris yang selama ini dikenal. Menurut Suripto, mungkin saja pelakunya merupakan mantan anggota JI namun apa yang dilakukan bukanlah berdasarkan instruksi dari organisasi induknya tersebut.

"Bukan berarti itu kelompok Al-Qaeda atau Jamaah Islamiyah (JI). Bisa juga direkrut melaksanakan agenda pihak di luar itu," kata politisi PKS itu.

Pelaku, kata Soeripto, kental dengan muatan pesanan untuk membuat kondisi perpolitikan di Indonesia menjadi tidak stabil.

Suripto menerangkan, intelijen asing memprediksi pemerintahan Indonesia yang akan datang sangat kental dengan nuansa Islam. Karena partai Islam hampir semuanya mendukung SBY, sehingga ingin dibuat upaya agar kepercayaan terhadap partai Islam hilang.

"Islam dan Islamophobia dihadapkan, sehingga partai Islam nggak dipakai SBY," analisis wakil ketua komisi III DPR RI ini.

Lebih lanjut Suripto mengatakan, kaitan peristiwa kemarin dengan kelompok Noordin Top hampir tidak mungkin. Noordin Top, terang Soeripto, sangat sulit berkomunikasi dengan jaringannya karena dia sudah jadi buruan utama sejak lama.

"Noordin Top dalam posisi buronan yang sudah diisolasi, gerakannya semakin sempit. Sehingga membangun komunikasi dengan jaringannya sulit," pungkas pria berkacamata tersebut.
(ddt/iy)


http://www.detiknews.com/read/2009/07/21/111014/1168552/10/suripto-pelaku-bisa-saja-direkrut-untuk-agenda-di-luar-ji
---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Dauroh Murobbi bersama Masyayikh Tarbiyah

Selasa, 21 Juli 2009


Reporter: abu hasan
---
"Lahirnya murobbi-murobbi baru dalam dunia tarbiyah".
Itulah tema sentral yang digagas dalam Dauroh Murobbi yang diselenggarakan dpc pks piyungan berkolaborasi dengan dpc dlingo pada Ahad 19 Juli 2009. Acara yang bertempat di Gedung Training Sinergi kota Jogjakarta ini diikuti 40 peserta ikhwan dari dua dpc.

Acara dimulai pukul 08.10 WIB dengan tilawah jama'i membaca surat al anfal. Gemuruh surat perjuangan selama dua puluh menit ini mampu mengkondisikan para peserta mengikuti pelatihan dengan penuh semangat. Ketua DPD PKS kab. Bantul, ustadz Arif Haryanto yang memberi sambutan sekaligus membuka acara menyatakan apresiasi yang tinggi.

"Ini adalah dauroh murobbi yang pertama digelar di dpd bantul pasca pemilu. Pekan kemarin dpd bantul baru menggelar sarasehan murobbi senior yang salah satu rekomendasinya adalah menggiatkan acara dauroh murobbi semacam ini," jelas ketua dpd.

Beruntung bagi kami, panitia penyelenggara, dauroh yang penting ini juga diisi oleh orang-orang penting. Tiga materi dauroh yang berlangsung sampai waktu ashar ini diisi oleh para masayikh tarbiyah propinsi Yogyakarta. Mereka adalah ustadz Abdullah Sunono, Ustadz Cholid Mahmud, dan ustadz Agus Sofwan. Ketiga ustadz ini merupakan 'assabiqunal awwalun' tarbiyah di Jogjakarta.

Adapun materi yang disajikan pada Dauroh Murobbi edisi 1 (karena nanti akan ada seri-seri berikutnya) adalah:

- Urgensi Tarbiyah & Murobbi
- Qowaidud Da'wah
- Manhaj Tarbiyah

Selain menimba ilmu langsung dari murobbi-murobbi senior yang kaya dengan pengalaman, para peserta juga mendapat doorprize buku-buku Islam yang disediakan panitia.

Antusisme para peserta untuk menjadi murobbi (bagi yang belum punya liqo) dan meningkatkan kafaah murobbi (bagi yang sudah punya binaan) membuat panitia akan membuat dauroh murobbi lanjutan.


---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Latar Depan Bom Ritz

Jumat, 17 Juli 2009

by admin
--
Cerdik! ... dan pasti licik!
Seketika indera ro'yu siyasah saya menganilis 'apa yang dituju?' begitu mendengar adanya bom meledak di Ritz Hotel Jakarta pagi ini (17/7).

Meledaknya Hotel Ritz-Carlton pukul 07.55 WIB membuat laga antara Manchester United dan Indonesia All Star terancam. Hingga kini belum ada kepastian mengenai tur juara Liga Primer itu.

Kesebelasan MU sendiri saat ini sedang berada di Malaysia untuk melakukan tur pertamanya melawan tim nasional Malaysia. Rencananya mereka akan tiba di Jakarta pada Sabtu (18/7) dinihari.

Setibanya di Bandara Halim Perdana Kusumah, The Red Devils direncanakan langsung menuju hotel untuk beristirahat sebelum melakukan serangkaian acara yang telah dijadwalkan.

Seluruh pihak yang terkait dengan tur MU dikabarkan tengah melakukan rapat mendadak terkait dengan ledakan yang terjadi di Hotel Ritz-Carlton.

Ledakan yang terjadi di kawasan Mega Kuningan ini terjadi dua kali. Selain di Hotel Ritz-Carlton, ledakan juga terjadi di Hotel JW Marriott.
[dikutip dari inilah.com]

----

Kalau mau bikin berita super heboh di Indonesia saat ini ya... memang berita 'Bom MU'. Apa atau tepatnya siapa yang jadi target aksi bom ini? Jelas akan jadi teka-teki dan bola liar yang akan menjadi topik laris di media massa, cetak elektronik dan tentu jagad maya.

Timing (baca taiming) dan lokasi yang diambil memang menunjukan kepiawaian sang arsitek bom. Ada dua hal yang jadi background, pertama pilpres yang usai digelar namun belum tuntas. Kedua, tour Tim sepakbola yang paling terkenal sedunia MU. Dua kondisi ini sangat menjual buat bikin berita ke semua pelosok dunia.

Itu kalau dilihat dari latar belakang peristiwa. Namun bukan itu yang penting, justru LATAR DEPAN dari bom itu yang lebih penting kita cermati. Analisa dangkal saya membisiki kalau umat Islam indonesia yang hendak digarap. Biasa, jualan stereotip TERORIS akan laris manis. Dan benar saja, Australia menyebut JI (Jama'ah Islamiyah) dibalik aksi ini.

Itu baru the beginning. Selanjutnya, phobia Islam kembali akan digulirkan. Apa saja yang berbau Islam akan dicurigai, kalau perlu dikebiri. Dan curiga saya (semoga salah) salah satu yang ditarget adalah partai-partai Islam yang menjadi 'pemenang' pilpres lewat koalisi SBY. Isu terorisme bisa dipakai untuk menjegal partai-partai Islam 'mewarnai' pemerintahan, baik di kabinet mendatang atau dalam pimpinan lembaga tinggi negara, DPR dan MPR.

Bagi, partai dakwah tentu ini perlu diwaspadai jangan sampai 'otak bom' mencapai targetnya. Blessing in disgue, disinilah terlihat betapa pentingnya 'masuk menjadi bagian dalam pemerintahan', sehingga umat Islam bisa menjadi subyek bukan obyek pelengkap penderita. Dan seandainya, ustadz Tifatul Sembiring nanti jadi menkominfo tentu akan menjadi sarana efektif untuk mencegah pencitraan negatif Islam.

Pertanyaan terakhir 'siapa pelakunya'?

Jawaban dunia intelejen menyatakan 'siapa yang paling diuntungkan dengan peristiwa itu' dia patut diduga kuat sebagai otak dibalik peristiwa.

Apakah umat Islam mendapat keuntungan dari peristiwa bom ini? 1000% TENTU TIDAK! Justru umat islam sangat dirugikan.

Bagaimana kalau ternyata 'pelaku'nya adalah orang Islam?

Bisa jadi 'pelaku'nya orang Islam, tapi jelas dia telah diotaki, ditunggangi, diperalat, secara sadar atau tidak justru oleh musuh Islam.

Musuh Islam itu adalah zionis!


---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Ust. Yusuf Mansur Fokus Pesantren & Da'wah Digital

detik.com - Kemajuan teknologi membuat segalanya menjadi lebih mudah. Ustad Yusuf Mansur, yang berprofesi sebagai pemuka agama merasakan hal tersebut. Ia mencoba mensyiarkan ajaran agama dengan teknologi digital.

"Sudah 2 minggu ini saya sedang berikhtiar untuk fokus kembali mengurus pesantren dan meninggalkan dunia entertain sementara," ujar ustad muda kondang tersebut ditemui di ponpesnya di kawasan Cipondoh, Tangerang, Kamis (16/7/2009).

Oleh karena itu, dirinya mengeluarkan DVD dakwah dan Gerakan Dakwah Nasional yang ia galakan di seluruh Indonesia. Hanya satu alasan, agar ia tetap bisa mensyiarkan ajaran agama tanpa harus melupakan mengurus pondok pesantrennya tersebut.

DVD dakwah yang telah ia buat sebanyak 52 seri dengan berbagai tema. Rencananya kesemua DVD itu akan diputar diseribu jaringan Gerakan Dakwah Nasional di Indonesia setiap minggunya dengan satu tema.

"Selama bulan Ramadhan, rencananya saya juga tidak akan mengisi di stasiun televisi, karena benar-benar ingin fokus beribadah," tambah ustad 4 anak yang mengaku belum memiliki rumah hingga saat ini.

Ustad kondang ini juga menjelaskan, bahwa dengan berdakwah lewat digital, dirinya bisa lebih memfokuskan diri untuk beribadah dan kembali menghafalkan Alquran. Selama bulan Ramadhan, ia juga bisa kembali fokus ibadah bersama keluarga seperti dirinya sebelum terjun ke dunia entertain.

---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Rejo Berseri

Kamis, 16 Juli 2009


by dimar sembiring
---
"Rejo" adalah salah satu kosa kata bahasa jawa yang artinya makmur. Sedangkan "Berseri-seri" mempunyai arti senang, ceria dan gembira.

Ada salah satu dusun di desa Srimartani yang namanya perpaduan dari dua kosa kata diatas, yaitu dusun Rejosari. Nah, di bulan Juli ini dusun Rejosari mengadakan kegiatan merti dusun dalam rangka 'ulang tahun' dusun dengan menggelar berbagai acara. Kami, dpra srimartani yang sudah lama terjun membina rejosari diminta oleh panitia kegiatan untuk mengadakan kegiatan pelayanan kesehatan sebagai bagian rangkaian acara merti dusun. Tentu kami menyambut antusias permintaan mereka, tidak diminta saja kami melayani terlebih panitia mewanti-wanti sangat mengharapkan kehadiran kami.

Maka pada Ahad sore kemarin, 12 Juli 2009, ikhwan akhwat Tim Dpra Srimartani turun gunung mangayu bagyo. Tak ketinggalan 'ganda campuran dpra srimartani' yang baru berumur seminggu, akh Haryadi dan ukhti Khoiriyah, turut bersama rombongan dpra. Walau baru seumur jagung, kekompakkan dan keharmonisan 'duet of the year' ini cukup mengusik diri ini yang sudah ketinggalan selangkah. [afwan nich, kok malah curhat..] LANJUTKAN...... ceritanya.

Warga Rejosari yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani sangat senang dan menyambut antusias sekali kedatangan kami. Alhamdulillah, untuk kesekian kalinya, kami Team YANKES DPRa PKS Srimartani berkesempatan untuk bersillaturohim kembali dengan warga Rejosari. Mengapa dibilang untuk kesekian kalinya? Yach... karena memang sudah beberapa kesempatan kami datang dan memang sudah sangat dekat dan akrab sekali hubungan sillaturohim antara kami terjalin. Maka dari itu, warga pun sudah tidak asing lagi dengan kami dan bahkan sudah hafal dan kenal baik dengan kami.

Tentunya itu membuat sirna rasa canggung diantara kita. Obrolan ringan pun mengalir setelah kami datang, mengiringi persiapan YANKES Gratis sore itu.

Persiapan dirasa sudah cukup dan ba'da sholat ashar, Pelayanan Kesehatan Gratis pun dibuka untuk umum (*4 warga rejosari-red).

Seperti biasa, "menu" yang kami "sajikan" adalah terdiri dari; Pelayanan kesehatan umum, Check golongan darah dan konsultasi kesehatan. Semuanya "diobral" Gratis alias tanpa bayar sedikitpun. Puluhan warga segera berdatangan dan mengantri untuk berobat. Dari kakek2, nenek2, Bapak2, Ibuk2 dan tak kalah juga anak2 semua antri untuk berobat. Tentunya dengan kepentingan yang berbeda2.

Jam 17.30 sore, setelah semua warga "terlayani" dan dirasa Yankes sudah cukup, kamipun berkemas dan mengakhiri YANKES kala itu dengan pesaraan bahagia. Semoga yang sedikit ini bisa bermanfaat, khususnya untuk warga Rejosari.

Dan semoga warga Rejosari benar-benar menjadi warga yang selalu "Rejo" dan "Berseri-seri". Amiiin.........


---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Empat Saran untuk SBY dalam Menyusun Kabinet

Senin, 13 Juli 2009


Pengamat politik Arbi Sanit menyarankan empat hal bagi Calon Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam menyusun kabinet. Yudhoyono diprediksi akan merengkuh kembali kursi presiden untuk periode 2009-2014.

"Pertama, yang kalah jangan dimasukan (ke dalam kabinet), yang menang saja," katanya saat dihubungi, Minggu (12/07).

Menurutnya, sudah seharusnya kabinet diisi oleh kalangan dari partai pendukung. "Biarlah Golkar dan PDI Perjuangan menjadi opisisi," katanya. Fungsi pemilihan adalah untuk menentukan yang menang dan yang kalah. Menurutnya, sudah selayaknya yang kalah menjadi oposisi dan mengontrol fungsi pemerintahan agar berjalan efektif.

Kedua, meskipun diisi dari partai-partai pemenang hendaknya berasal dari partai-partai yang prisipal atau partai yang memiliki kursi di parlemen. Ketiga, kata Arbi, demi efesiensi dan efektifitas kinerja pemerintah kabinet harus dirampingkan. "Paling banyak 20 departemen lah dan tidak usah ada menko lagi," katanya.

Kendali pemerintahan disarankan langsung dipegang presiden dan wakil presiden. Yudhoyono memegang sektor politik, keamanan, sosial dan budaya, kemudian Boediono langsung mengambil komando penanganan ekonomi.

Keempat, kabinet harus diisi oleh kalangan ekspert dan profesional, boleh orang partai asal ekspert. Alasanya, kabinet harus mumpuni dalam menerjemahkan janji-janji kampanye menjadi program pemerintah.



*Sumber: tempointeraktif.com

-----
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Pelajaran dari Kemenangan Yudhoyono

Jumat, 10 Juli 2009


by Opini Tempointeraktif*
---
Sejumlah pelajaran bisa ditarik dari kemenangan pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono. Keunggulan duet itu menunjukkan kian matangnya pemilih dalam menentukan sikap politik. Fenomena itu juga menegaskan bahwa bangsa kita sudah berada di jalur yang tepat untuk terus menempuh jalan demokrasi sebagai alat dan cara mengatasi perbedaan.

Kemenangan Yudhoyono-Boediono memang belum resmi. Angka kemenangan baru terlihat dari hasil hitung cepat (quick count) Komisi Pemilihan Umum dan berbagai lembaga riset. Namun, seperti pada pemilu legislatif yang lalu, perolehan hitung cepat biasanya tak berbeda jauh dengan hasil resmi.

Maka, dari hasil hitung cepat itu kita bisa membaca berbagai hal di balik kemenangan duet usungan koalisi pimpinan Partai Demokrat tersebut. Pada awal berlangsungnya kontes presiden, pasangan Yudhoyono-Boediono menuai kritik karena tak mengikuti mitos bahwa pasangan calon harus merepresentasikan Jawa dan luar Jawa. Muncul opini, pasangan yang sama-sama Jawa ini akan menimbulkan resistansi dari pemilih di luar Jawa.

Mitos itu terbukti runtuh. Pasangan Yudhoyono-Boediono mampu mengeduk suara terbanyak di beberapa kantong suara penting luar Jawa. Kemenangan besar diraih di Sumatera (termasuk Nanggroe Aceh Darussalam), Kalimantan Barat dan Selatan, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Maluku, dan Papua. Bahkan, di Bali, Yudhoyono mampu mendapatkan suara mendekati pasangan Megawati-Prabowo.

Hasil itu menunjukkan bahwa pemilih kian rasional dan pragmatis dalam menentukan sikap politik. Pemilih tak mempersoalkan apakah Yudhoyono-Boediono kombinasi Jawa dengan non-Jawa atau bukan. Bagi pemilih, tak peduli dari mana mereka, yang penting pasangan itu dipercaya mampu memenuhi harapan.

Berkaitan dengan isu runtuhnya primordialisme ini, apresiasi patut disematkan kepada Jusuf Kalla. Keteguhannya untuk maju sebagai calon presiden mampu memberi inspirasi bahwa yang bukan Jawa pun harus berani berlaga sebagai calon presiden. Kalah-menang soal lain. Yang penting, keberanian untuk bersaing meruntuhkan mitos primordialisme.

Duet Yudhoyono-Boediono juga unggul di wilayah-wilayah yang selama ini dikenal sebagai basis pesaing, seperti Jawa Barat dan Jawa Tengah. Pada pemilihan legislatif yang lalu, Partai Golkar menguasai Jawa Barat dan PDIP mendominasi Jawa Tengah. Tapi kali ini duet “Lanjutkan” menang di sana.

Lagi-lagi, sikap rasional-pragmatislah yang membuat Yudhoyono-Boediono memimpin perolehan suara. Pemilih di wilayah itu tak menghendaki tawaran perubahan kandidat lainnya. Mereka ragu untuk mempertaruhkan apa yang telah dinikmati selama ini. Pemilih enggan mengambil risiko. Apalagi rekam jejak dua pasangan lainnya juga dianggap menyimpan “cacat politik”.

Pada akhirnya hal ini menunjukkan bahwa kedewasaan politik masyarakat semakin tinggi. Masyarakat tak lagi bisa dirayu dengan pendekatan-pendekatan non-rasional. Khalayak akan mempertimbangkan hal-hal yang masuk akal sebelum bersikap. Maka, sungguh aneh jika kedewasaan politik khalayak ini tidak diimbangi dengan kedewasaan politik para elitenya. Demokrasi tak bisa lagi menerima sikap kekanak-kanakan.


sumber: tempointeraktif.com


NB: saya nukil opini ini untuk dijadikan 'bahan pemikiran' partai dakwah dan juga kader-kadernya terutama dalam membuat grand design strategic. setidaknya untuk mengetahui cara orang berfikir dan melihat sesuatu. bukankah nabi menasehati untuk khotibunnas ala qodri uqulihim? [admin]

---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Hanya JK yang KONSISTEN

Kamis, 09 Juli 2009

by admin
Hasil (sementara) pilpres 2009 membuktikan hanya JK yang TERBUKTI paling konsisten. Kenapa? Dari hasil quick count sejumlah lembaga survey (LSI, Cirus, Puskaptis, LRI, LP3ES) menunjukan urutan perolehan suara teratas SBY rerata 60 %, diikuti posisi dua Mega 27 % dan juru kunci JK dengan torehan sekira 13 %.

Perolehan ini kalau dibandingkan dengan NOMOR URUT pasangan capres TERBUKTI hanya JK yang tetap konsisten di nomor urut 3.

Mega-Prabowo mengalami PENURUNAN dari nomor urut 1 menjadi peroleh suara kedua. Sedangkan SBY-Boediono me-LANJUTKAN satu tingkat dari nomor urut dua menjadi Sang Juara.

Kalau hasil Quick Count nasional perolehan suara SBY berkisar rerata 60 persenan, perolehan suara pasangan SBY-Boediono di kecamatan Piyungan justru diatas rata-rata nasional dengan torehan angka 66,07 % atau 18.715 suara dari total suara sah 28.326. Bahkan di desa Srimartani SBY-Boediono mencatat rekor tertinggi dengan perolehan 71,47 %.

Berikut hasil lengkap pilpres 2009 di kecamatan Piyungan:

DESA SITIMULYO:
- Mega-Prabowo 2.207 ( 23,00 % )
- SBY-Boediono 6.314 ( 65,81 % )
- JK-Wiranto 1.073 ( 11,18 % )

Total suara 9.594

DESA SRIMULYO:
- Mega-Prabowo 2.929 ( 29,90 % )
- SBY-Boediono 6.014 ( 61,39 % )
- JK-Wiranto 853 ( 8,71 % )

Total suara 9.796

DESA SRIMARTANI:
- Mega-Prabowo 1.572 ( 17,59 % )
- SBY-Boediono 6.387 ( 71,47 % )
- JK-Wiranto 977 ( 10,93 % )

Total suara 8.936

REKAP SE-KECAMATAN PIYUNGAN :
- Mega-Prabowo 6.708 ( 23,68 % )
- SBY-Boediono 18.715 ( 66,07 % )
- JK-Wiranto 2.903 ( 10,25 % )

Total suara 28.326

Dengan perolehan SBY diatas lima puluh persen maka pilpres 2009 hanya berlangsung SATU PUTARAN. Ini juga membuktikan konsistensi slogan JK: LEBIH CEPAT LEBIH BAIK. Satu putaran LEBIH CEPAT dibanding dua putaran, dan LEBIH BAIK untuk masa depan bangsa dengan sesegera mungkin me-LANJUTKAN program-program PRO-RAKYAT.


"Allahummaj'al roisa jumhuriyyatina indunisiyya wa jamii'a duwlatihar ruasaa-ashsholihinal 'aaliin..."

"Allahummaj'al indunisiyya baldatun thoyyibatun warobbun ghofuur..."

----
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Fourth of July

Selasa, 07 Juli 2009

by admin
Sabtu, 4 Juli 2009. Bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Amerika ke-233 atau biasa disebut juga Independence Day atau ada pula yang menyebutnya Fourth of July, kami keluarga besar DPRa PKS Srimartani menyambut 'Hari Jadi' penuh gembira dipersatukannya dua saudara kami tercinta dalam ikatan kokoh Aqad Nikah.

Hari itu, Akh Haryadi dari Sanansari resmi menjadi suami dari ukhti Choiriyah dari dusun Kemloko. Dua kader srimartani ini melangsungkan aqad nikah sederhana di KUA kecamatan Piyungan. Akh Rusdi Martono selaku ketua dpra srimartani yang masih 'alone' didaulat menjadi saksi dalam akad nikah yang dihadiri puluhan ikhwan akhwat dpra srimartani.

Bagaimana seru dan hebohnya acara aqad nikah mereka? Nantikan liputannya dari Ken Sri, sohib lengketnya mempelai putri.

"Barokallahu laka wa baroka alaika wa jama'a bainakuma fii khoir"


----
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Sang Pembunuh

by abuhasan
Saya pengin menulis tentang 'pengkajian'. Dalam arti seharusnya atau semestinya, kita yang tertarbiyah, atau siapapun kita yang mengaku hamba Allah, melihat atau menilau sesuatu dengan TELITI. Sengaja saya tulis dengan abjad kapital, sebagai penegasan. TELITI dalam artian tidak reaksional, tidak mudah berkomentar atau menilai hanya karena SELINTAS melihat sesuatu. Atau mendengar kabar. Atau membaca selebaran.

Di stasiun tv pernah ada acara bertitel DUDUK PERKARA. Saya tidak hendak menjadikannya sebagai referensi. Cuma buat nukil istilah yang sudah ngetrend 'DUDUK PERKARA'. Di dalam Kitab Suci sudah jelas WAJIB-nya TABAYYUN.

Saya melihat akan ada disharmoni manakala ketelitian tergantikan oleh reaksioner. Kalau menurut kecamata kita ada 'masalah' hendaknya jangan langsung menggelontorkan 'judment' atau penilaian. Endapkan. Kaji. Lihat dari berbagai sudut. Kumpulkan informasi primer yang lengkap. Kaji ulang. Komparasikan. Dialogkan bukan debat kusir. Terlebih kalau 'penilaian' kita nantinya tersebar dan bisa jadi akan dijadikan sebagai referensi orang lain.

Dalam kitab Al-Alaiq yang diterjemahkan Robbani press dengan titel 'Penghalang-penghalang Da'wah' dinukil kisah tragedi pembunuhan Kholifah Utsman bin Affan rodhiyallahu anhu. Salah seorang punggawa Tabi'in saat itu menyesal tak terperi karena beliau menuduh dirinya IKUT ANDIL dalam penumpahan darah sang Kholifah.

"Saya tidak akan pernah lagi ikut terlibat dalam penumpahan darah kholifah setelah Utsman," ujarnya yang membuat kaget hadirin yang di suatu majelis. Kaget! karena memang tabi'in ini tidak terlibat ikut membunuh kholifah Ustman tapi kok beliau MENGAKU turut terlibat?

"Sebelum kholifah terbunuh, saya pernah menyampaikan KRITIK TERBUKA kepada beliau. Dan ternyata kritikan saya dijadikan hujjah oleh para pembunuh untuk menjustifikasi pemberontakan mereka," demikian penjelasan sang tabi'in penuh sesal.

Ini hari ERA INFORMASI dan keterbukaan. Bertrilyun informasi diproduksi massal tiap saat. Tidak perlu merunut sanad apalagi mengkonfirmasi. Niat baik saja tidak cukup. Perlu ketelitian dan pengkajian. Sudah tepatkah 'kritikan' ini tersebar umum? Sudah siapkah kita menanggung segala akibat? Dengan apa kita membela lidah (tulisan) ini di pengadilan Ilahi? Bukankah penghuni neraka terbesar akibat lisan-nya?

"Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." [17:36]


----
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Ada PKS di Kampanye MEGA-PRO

Rabu, 01 Juli 2009


by abuhasan
Siang kemarin (Selasa, 30/6) tak sengaja saya menyaksikan kampanye akbar pilpres pasangan Megawati-Prabowo yang digelar di stadion senayan jakarta. Tidak sengaja memang karena saya kebetulan di sebuah ruangan yang ada tivi menyala dengan satu orang yang lagi nonton. Awalnya hanya 'suara tivi' yang sekilas masuk, karena memang kurang tertarik.

Reporter lapangan Metro TV dengan suara keras meluap-luap melaporkan secara live dari stadion senayan jalannya kampanye putaran terakhir pasangan Mega-Pro.

"Saudara pemirsa, ribuan orang sudah memadati stadion bung karno. Tampak menonjol paduan lautan warna merah putih mereka. Merah mewakili pdip dan putih menggambarkan gerindra," ujar reporter mencoba mengaitkan pasangan Megawati-Prabowo dengan partai pendukungnya.

Sampai di sini saya membatin, sejak kapan gerindra diwakili warna putih? Maksa banget sih reporter.

"Massa terlihat makin membesar memenuhi stadion dan mereka masih menunggu kehadiran ibu Megawati dan Prabowo yang tengah menuju stadion. Saya kembali ke ..... di studio metro tv," lanjutnya menutup sementara siaran live.

Scene kemudian berpindah ke ruang studio Metro TV.

"Menurut anda, massa yang menghadiri kampanye pasangan Megawati-Prabowo kali ini, dibanding massa kampanye PKS pada pileg kemarin di tempat yang sama lebih besar mana?" tanya reporter metro tv.

"Jelas lebih besar massa PKS. Bukan hanya besar dari sisi jumlah saja. Kami, bukan hanya saya, juga wartawan lain saat itu menyaksikan sendiri bagaimana kampanye PKS dengan jumlah massa yang sangat besar tapi juga tertib dan santun. Tidak ada anarki atau massa yang garang. Ini bukan penilaian saya saja, tapi juga wartawan yang lain," panjang lebar sang pengamat yang jadi panelis di studio metro tv menjelaskan. Ditanya satu, jawabnya ganda. Bukan hanya itu, ini acara live kampanye Mega-Pro malah sang pengamat 'mengkampanyekan pks'.

Dan bukan itu saja, sang pengamat ini juga merasa perlu untuk 'menjadi saksi' bahwa wartawan lain sependapat dengan penilaiannya. "Bukan hanya saya lho yang mengatakan kalau kampanye pks adalah kampanye yang paling tertib, paling santun, paling berkesan bagi kami, tidak menimbulkan kekhawatiran para wartawan. Wartawan yang lain sama menilainya". Saya ingat, kalimat 'bukan hanya saya' diulang beberapa kali. Seakan beliau ingin menegaskan dan meyakinkan sang pembawa acara dari metro tv.

Saya yang tadinya hanya pasang telinga mulai mengamati dengan mata siapa gerangan sang pengamat ini. Wajah khasnya langsung saya mengenali. Budiarto Shambazy, batinku mengenali sang pengamat. Pria paruh baya ini sudah lama saya kenal. Wartawan senior harian Kompas ini sudah lama menarik perhatianku. Dari sejak pemilu 2004 komentar obyektif beliau tentang PKS yang ditulis di Kompas kolom tetap pekanan 'Politika' seakan mendobrak stereotip Kompas yang terkesan tidak ramah dengan jalur hijau.

Maka, komentar siang itu dari wartawan yang sudah mengabdi seperempat abad di harian Kompas ini makin menambah optimis ku. Ojo gebyah uyah, don't be generalisir. Masih ada orang-orang obyektif yang mau melihat sesuatu apa adanya, tanpa tendensius, apriori apalagi phobi.

Sesaat itu saya membatin akan membuat tulisan tentang peristiwa siang itu. Bagi anda yang belum kenal Budiarto Shambazy, saya tampilkan fotonya.

---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Tegaknya Surau Kami


by: Dhanie & Haryadi
---
"Innamaa ya'muru masajidalloh man amana billahi wal yaumil akhir, wa aqoma-sho-sholata wa ataa-z-zakata Walam yakhsya illalloh"

Partai Keadilan Sejahtera sebagai partai dakwah, telah berkomitmen bahwa semua program nya adalah untuk izul-islam wal muslimin, demi terwujudnya masyarakat Indonesia yang hidup dalam kesejahteraan.

Maka tak heran jika seluruh program PKS hanya untuk kemaslahatan umat dan bukan hanya untuk interes pribadi (kader) saja. Sebagai contoh, PKS tidak pernah mengarahkan kader PKS yang diberikan amanah di pemerintahan, bekerja seenaknya saja,atau bahkan berbuat yang merugikan umat (rakyat), dengan korupsi dll.

Makanya, wajar saja banyak lembaga/personal, baik dalam negeri maupun luar negeri, yang bersedia menggandeng PKS sebagai mitra untuk menyalurkan produk jasa mereka kepada masyarakat yang membutuhkan.

Begitupun yang telah PKS lakukan pada hari Sabtu 27 Juni 2009 kemarin, yakni dengan menyalurkan Musholla dari QATAR CHARITY kepada warga sekitar KUA Kecamatan Piyungan atau RT 9 dusun Piyungan Ndeso Srimartani, Piyungan Bantul. Yang ternyata warga tersebut sudah lama mendambakan tempat ibadah.

Tepat pukul 09.00 WIB penyerahan simbolis Musholla tersebut dilakukan. Hadir pada acara tersebut: Panitia Pembangunan Musholla, Pejabat Kecamatan, warga, Aleg PKS Dapel IV Kab Bantul Bapak Amir Syarifuddin dan Bapak Setia sebagai mas'ul penyaluran masjid/musholla Qatar Charity di wilayah DIY, serta tentunya kami tim DPRa PKS Srimartani juga turut membersamai acara tersebut.

Musholla yang akan segera dibangun tersebut memang benar-benar ditunggu-tunggu warga, betapa tidak, hal itu bisa dilihat dari animo warga yang sudi turut hadir dan menyaksikan rangkaian acara pada pagi tersebut yang ternyata, subhanalloh, hampir semua warga tumpah ruah di lokasi pembangunan mushola. Tidak itu saja, warga secara swadaya juga menggalang dana untuk kebutuhan lain mushola diluar standar proyek.

Acara inti pagi itu adalah peletakan batu pertama pembangunan musholla yang dilakukan oleh ALEG PKS Bapak Amir Syarifuddin dan Pejabat dari kecamatan Piyungan.

Mushola baru ini ditargetkan selesai dibangun satu setengah bulan, sehingga ketika Ramadhan tiba bisa difungsikan. Semoga dengan dibangunnya musholla tersebut kekokohan iman dan ukhuwah umat islam di sekitar musholla tersebut semakin erat dan kuat. Dan tentunya semua itu untuk kemuliaan Islam dan kaum muslimin.

Seperti yang sudah difirmankan ALLOH dalam surat AT-TAUBAH:18, bahwa sesungguhnya hanya orang-orang yang memakmurkan masjid saja adalah orang - orang beriman kepada ALLOH dan hari akhir serta mereka hanya takut kepada ALLOH saja.
Billahi sabililhaq...

---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com
 
© Copyright PKS PIYUNGAN 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com | Redesign by PKS PIYUNGAN