NEWS UPDATE :

POS WK REJOSARI : Penyuluhan Kesehatan Reproduksi

Senin, 19 Januari 2009

Reporter : Choiriyah
Naik gunung, turun gunung sudah menjadi hal yang biasa bagi kami Tim Kewanitaan DPRa PKS Srimartani. Medan yang jalannya berkelok-kelok, ketika harus menyusuri jalan yang terjal bak sungai kering tidak menghentikan semangat bagi kami untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Kalau hari-hari kemarin kami jalan-jalan ke dusun Poitan, Pos Piyungan, Tambalan dan Kemloko maka tiba saatnya kami jalan-jalan pula ke dusun Rejosari. Memang Dusun Rejosari jalannya lebih menegangkan dari pada dusun yang lain.

Tepat pukul 13.00 lebih sedikit ketika kami ( Teh Choir, Teh Nurul, dan Syeh Puji, eh Teh Puji maksud saya….)sampai di Masjid Nurul Huda Rejosari. Seperti biasanya ibu-ibu PKK Dusun Rejosari ini yang jumlahnya 50an orang menyambut kedatangan kami dengan hangatnya. Tampak seulas senyum menyeringai wajah mereka ketika kami berjabat tangan satu persatu. Sambil menunggu bidan Ami yang akan mengisi Penyuluhan Kesehatan Reproduksi ( lho, koq dari kemarin kesehatan reproduksi terus, hehe…iya memang….) kami berbincang-bincang sedikit mengenai kegiatan tanggal 28 Desember 2008 kemarin di Pemancingan Mino Lestari. Mereka senang dan ingin diadakan lagi walaupun kemarin kalah dalam lombanya, paling tidak mereka sudah dapat ilmu, wawasan dan pengalaman yang belum pernah mereka dapatkan.

Tak berapa lama kemudian, Bidan Ami dan Bu Nur Wakidah pun dating ketika pas arisan ibu-ibu telah selesai. Bu Supi, selaku ketua PKK Rejosari meminta ibu-ibu untuk lebih merapatkan barisan duduknya karena yang akan dibicarakan adalah masalah yang berhubungan dengan organ-organ reproduksi wanita supaya mereka lebih jelas untuk mendengarkannya. Setelah sambutan sebentar dari Bu Nur Wakidah, tiba giliran Bidan Ami untuk memberikan penjelasan masalah kanker yang paling banyak diderita oleh kaum wanita yakni kanker leher rahim ( serviks). Seperti yang terjadi di Pos WK Tambalan dan Kemloko, gelak tawa, senyum simpul dan perasaan malu menjadi bumbu di setiap Penyuluhan Kesehatan Reproduksi. Bidan Ami memberikan penjelasan yang gamblang mengenai factor penyebab, gejala, bagaimana mendeteksi, cara antisipasi dan praktek bagaimana mendeteksi alat-alat yang aman digunakan. Sehingga ibu-ibu yang hadir paham bagaiman hidup bersih dan sehat.

Pada sesi terakhir, Bu Ami memberikan kesempatan ibu-ibu untuk bertanya. Kemudian muncul beberapa pertanyaan mengenai masalah-masalah yang diderita oleh banyak ibu-ibu terutama yang menggunakan alat kontrasepsi. Lagi-lagi Bidan Ami dapat memberikan penjelasan yang memuaskan. Setelah dianggap cukup maka acara pun usai. Untuk pertemuan yang akan datang mereka meminta Pelatihan Membuat BELUT NABATI. Apa sich belut Nabati???? Penasaran???? Nantikan laporan selanjutnya atau gabung saja tgl 22 Februari di Rejosari mendatang.
Share on :

0 komentar :

Poskan Komentar

 
© Copyright PKS PIYUNGAN 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com | Redesign by PKS PIYUNGAN