NEWS UPDATE :

PKS Siapkan Demo Sejuta Ummat Save Palestine

Rabu, 31 Desember 2008

Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Kepada seluruh kader dan simpatisan PKS serta seluruh masyarakat Indonesia yang dirahmati Allah SWT. Marilah kita satukan hati dan langkah untuk membantu meringankan beban penderitaan saudara kita di bumi Palestina.

Oleh karena itu, DPP PKS Mengundang seluruh masyarakat Indonesia untuk hadir pada Aksi Solidaritas Untuk Rakyat Palestina, yang Insya Allah akan digelar pada hari Jum’at, 2 Januari 2009, pukul 13.00 WIB, di Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta.

Sisihkanlah sebagian rizki yang kita miliki melalui aksi “One Man One Dollar To Save Palestine”.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb

Presiden PKS
Ir. Tifatul Sembiring

PKS Berhasil Kumpulkan Rp 1 Miliar untuk Palestina

VIVAnews - Komite Nasional untuk Rakyat Palestina yang dibentuk Partai Keadilan Sejahtera berhasil mengumpulkan uang Rp 1 miliar untuk rakyat Palestina. Dana bantuan kemanusiaan ini segera disalurkan melalui perbatasan Palestina-Mesir.

"Dua puluh relawan sudah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Mesir. Kita akan masuk dan menyalurkan dana kemanusiaan tersebut lewat Mesir," kata Presiden PKS, Tifatul Sembiring, usai memimpin aksi massa di depan Kedutaan Besar

Dana Rp 1 miliar ini merupakan hasil pengumpulan gerakan one man one dollar atau gerakan satu orang menyumbang satu dolar yang dicanangkan PKS. Humas PKS, A Mabruri, menambahkan, jumlah sebesar itu terkumpul sejak Senin, 29 Desember lalu.

Relawan-relawan yang dikirimkan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina terdiri dari berbagai profesi termasuk dokter. Mereka rencana akan dikirimkan segera mungkin ke kawasan yang dibombardir Israel sejak minggu lalu itu.

Cyber War: JatimCrew Susupi Situs Pemerintah Israel

JAKARTA - Penyerangan yang dilakukan oleh Israel terhadap rakyat Palestina rupanya membuat geram masyarakat luas. Para Hacker pun berusaha membalas dengan mendeface situs pemerintah Israel.

Komunitas hacker JatimCrew berhasil menyusupi situs milik pemerintah Israel, tepatnya situs milik kementerian luar negeri Israel. Melalui keterangan yang diterima okezone, Rabu (31/12/2008), para hacker tersebut mengaku telah mendeface situs tersebut sejak malam tadi.

Sayangnya, saat okezone mengunjungi situs tersebut, ternyata tampilannya telah diperbaiki oleh sang admin. Namun situs tersebut masih belum menampilkan tampilan yang sempurna. Jelas sekali bahwa situs ini memang baru terkena serangan hacker.

Selain situs milik Israel tersebut, JatimCrew pun telah berhasil mendeface beberapa situs lainnya yang tidak terkait. Misalnya situs macfishing.nl, rideextremesports.com dan everythingbasket.com (srn)
-----------
sumber: okezone.com

Hamas Serukan Perang di Jantung Israel

Gaza City: Gerakan Hamas menyerukan faksi-faksi perlawanan Palestina terutama Batalion Izudin Al-Qassam untuk memindahkan perang ke jantung Israel dan wilayah kedalaman Israel.

Dalam siaran langsungnya di TV kemarin Selasa (30/12), jubir HAMAS Barhum menyerukan agar faksi-faksi perlawanan Palestina melakukan serangan syahid dan roket ke wilayah jantung Israel. Perlawanan Palestina juga harus memiliki kesiapan penuh dalam menghadapi Israel dalam perang darat dan laut.

Ia menambahkan bahwa meski dengan tragedi yang dirasakan oleh Palestina, pihaknya menyerukan kepada pejuang untuk sabar dan tegar serta bersatu dalam proyek perlawanan dan berpegang teguh dengan prinsip nasional dalam perang melawan Israel ke Gaza. Hamas dan pejuang Palestina lainnya adalah satu tanggungjawab dalam perang ini.

Jubir Hamas menegaskan bahwa yang memulai perang adalah Israel setelah direncanakan dengan baik. Perang ini mewajibkan kepada kami dan bukan kami memilihnya. Karenanya, kami akan membela hak-hak kami setelah kami yakin bahwa gencatan senjata tidak ada gunanya lagi karena Israel selama ini terus memblokade Jalur Gaza dan melakukan penutupan perlintasan. Sebab tidak ada satupun negara dunia yang mampu memaksa Israel patuh terhadap syarat gencatan senjata.

Adapun soal upaya gencatan senjata dan menghentikan perang hanya menawar korban dari invasi Israel dari rakyat Palestina yang jumlahnya ratusan orang. Seharusnya pihak internasional, Arab dan dunia Islam menghentikan kejahatan Israel ini dan menghentikan blokade dan membuka perlinatsan.

Barhum menyatakan bahwa elit Hamas sudah mengontak semua pemimpin dunia, Arab, dan Islam terutama Amir Qatar, Libia dan Yaman bahwa sikap Hamas jelas meminta kepada mereka untuk menghentikan serangan Israel, membebaskan blokade dari rakyat Gaza dan mereka harus intervensi termasuk dunia internasional dalam hal ini. (bn-bsyr)

PKS Kirim Relawan ke Jalur Gaza

JAKARTA - Sebanyak 20 relawan telah dipersiapkan oleh partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk diberangkatkan menuju Palestina. Para relawan ini akan ditempatkan di Jalur Gaza. Rencananya mereka akan diberangkatkan melalui jalur perbatasan Mesir - Palestina.

"Kita sudah berkoordinasi dengan pihak Kedubes Mesir," ujar Ketua Komite Nasional untuk Rakyat Palestina Soeripto kepada wartawan di depan Kedubes AS, Jakarta, Rabu (31/12/2008).

PKS juga telah berkoordinasi dengan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda terkait rencana ini. "Bahkan, keberangkatan para relawan akan difasilitasi oleh Departemen Luar Negeri," akunya.

Para relawan yang didominasi tenaga medis ini direncanakan akan sudah tiba di Jalur Gaza, Palestina pada pekan depan.

"Kita juga meminta negara-negara di dunia agar mendesak Israel menghentikan serangannya ke Palestina karena termasuk kejahatan kemanusiaan. One man, one dollar to save Palestine," ujar Presiden PKS Tifatul Sembiring.
----------
sumber: okezone.com

Tifatul Pimpin 10 Ribu Kader PKS Demo Kedubes AS

"Kami akan datang dengan massa yang lebih besar. Ini baru pemanasan," (Presiden PKS Tifatul Sembiring)
---------
Jakarta - Sekitar 10 ribu kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berdemo di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS). Tampak Presiden PKS Tifatul Sembiring memimpin aksi demo menentang agresi Israel itu.

Massa tiba di depan Kedubes AS, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (31/12/2008), pukul 09.45 WIB. Mereka berbaris dan berlari-lari kecil dari kawasan Patung Arjuna Wiwaha, di depan Gedung Indosat.

Tak pelak, massa sekitar 10 ribu orang itu memenuhi kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan itu.

Mengenakan seragam kepanduan PKS, berupa T-shirt warna krem lengan panjang dan syal penutup kepala warna oranye, massa PKS itu melompat-lompat kecil menyanyikan lagu tentang Palestina.

Spanduk berukuran 8 x 1 meter bergambar bendera Palestina, bertuliskan 'Kami relawan Palestina'. Beberapa spanduk bertuliskan 'Go to Hell Israel', 'Save Palestina' serta sound system di atas mobil dan megafone melengkapi aksi mereka.

Selain Tifatul, tampak politisi PKS yang lain seperti anggota Komisi I DPR Suripto.

Sementara di depan Kedubes AS, berjajar rapat 100 polisi dari Samapta Polda Metro Jaya.

Gagal Temui Dubes AS, Cuma Bisa Serahkan Petisi
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring tidak berhasil menemui Duta Besar Amerika Serikat (Dubes AS) untuk Indonesia, Cameron R Hume. Tifatul hanya bisa menyerahkan petisi.

Tifatul menyerahkan selembar kertas petisi yang diterima staff Kedubes AS di depan Kedubes, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (31/12/2006).

Sebelumnya Tifatul membacakan petisi yang terdiri dari empat poin melalui sound system di atas mobil.

"Kami mengutuk keras pemboman yang dilakukan Israel yang membunuh 300 nyawa lebih dan 1.000 korban luka! Ini merupakan bentuk kefrustasian Israel yang tidak bisa memadamkan api jihad!" seru Tifatul.

PKS juga menekan dunia agar menghentikan agresi bahkan mengembargo negara Zionis itu. Pemerintah juga dimintanya lebih proaktif dalam diplomasi menghentikan serangan Israel.

"Mengimbau semua masyarakat untuk membantu Palestina dengan one man one dollar to save Palestina," serunya.

Tifatul juga berjanji akan membawa massa yang lebih banyak, untuk menekan AS, pada Jumat 2 Desember 2008. "Kami akan datang dengan massa yang lebih besar. Ini baru pemanasan," janji dia.
-----------
sumber: detik.com

Boca-bocah Eropa Kecam Zionis Yahudi Israel!



Seorang balita di Malta, negara kecil di Eropa selatan turut mengecam serangan Israel dalam unjuk rasa di Valletta, Malta, 30 Desember waktu setempat.

[Reuters/Darrin Zammit Lupi]

Air Mata Anak-anak Eropa untuk Palestina










Airmata mengalir di pipi seorang bocah perempuan Malta mengingat sahabat-sahabatnya (anak-anak Palestina) turut menjadi korban kekejaman Israel.

[Reuters/Darrin Zammit Lupi]

Spreading Kalender 2009 DPRa PKS Sitimulyo (part 1)

Reporter: BDE
PAGERGUNUNG I: Spreading PKS Sitimulyo di dusun Pagergunung I memberikan kesan yang mendalam. Lokasi yang berbukit-bukit sangat menakjubkan bagi orang yang suka berpetualang. Sepanjang lintasan menuju dusun Pagergunung I masih berupa hutan yang rindang, jalan yang terjal dan mendaki. Dusun Pagergunung I merupakan wilayah Desa Sitimulyo paling wetan (Timur-red) dan berbatasan dengan Desa Srimulyo.

Berawal di rumah Bachtiar Karanggayam, kader ikhwan-akhwat DPRa PKS Sitimulyo berkumpul tepat pukul 17:00 WIB hari Selasa 30 Des 2008. Sesuai hasil syuro DPRa PKS Sitimulyo kemarin, spreading dilakukan di wilayah yang belum ada atau minim kader PKS. Ada beberapa dusun yang masuk daftar target spreading dan untuk sore itu spreading perdana dilakukan di dusun Pagergunung I.

Pak Sulistiyo selaku korlap membagi kader yang ada menjadi dua Tim sesuai dengan target sasaran yakni daerah selatan dan utara dari wilayah Pagergunung I. Tim Selatan dipimpin akh Sunar dengan anggota: Didi, Pakde, dan Skul. Sedang Tim Utara dikomandoi Pak Tio dengan crew Bachtiar, Parman, Titi dan Bu Hida. Setelah disepakati, amunisi yang berupa Kalender 2009 PKS Piyungan edisi spesial dibagikan pada masing-masing kader.

Sebelum aksi dimulai, kami silaturohmi dulu ke rumah Kepala Dusun Pagergunung I sekaligus ‘kulonuwun’. Beliau menyambut baik dan mengatakan kalau di dusunnya juga ada PKS-nya. Hal ini menjadikan semangat bagi kami. Setelah terjun door to door kami dapati sambutan ramah dan antusias dari masyarakat.

Tenggelamnya matahari di ufuk barat, menandai berakhirnya aksi Spreading hari itu. Tampak aura kegembiraan di wajah para kader seusai aksi Spreading. Hari-hari berikutnya, aksi spreading serupa akan kami lakukan di pedukuhan yang lain. Untuk itu mohon do'anya agar kegiatan kami dari DPRa PKS Sitimulyo diberkahi oleh Allah SWT agar amanah dakwah tertunaikan. Amin.... Allahu Akbar..!!

PKS Piyungan Award: "Ibu Hebat Dambaan Ummat"

By: TiQu
PIYUNGAN: Rangkaian peringatan Hari Ibu yang digelar DIVA (Divisi Kewanitaan) DPC PKS Piyungan ditutup dengan acara penganugerahan PKS Award untuk 8 ibu teladan sekecamatan Piyungan.

Acara ini berlangsung Ahad kemarin (28/12) dan bertempat di Griya Dhahar Mino Lestari Nganyang Sitimulyo Piyungan Bantul.

Diiringi rintik hujan, jam 07.00 WIB panitia mulai berkumpul dan langsung memposisikan diri ke tugas masing-masing dan siap untuk menyambut tamu. Pukul 08.00 WIB tamu dari Pos WK dan tamu undangan juga sudah mulai berdatangan.

Tepat pukul 09.00 WIB acara dimulai dengan dibacakannya ayat suci Al Qur’an oleh ibu Mahmudah dari Pos WK Kemloko. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Bidang Kewanitaan DPC PKS Piyungan Ibu Nur Wakidah. Alunan Nasyid ‘Surga ditelapak kaki Ibu’ & ’Ummiku Sayang’ yang dinyanyikan oleh putri-putri kader PKS Piyungan (Zulfa, Vega, Rista, Shasha, Suha, & Ana) makin menambah keceriaan pagi itu.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi Caleg PKS Piyungan, yaitu: Wawan Wikasno, Amir Syarifudin, M.Abdilah (namun beliau berhalangan hadir), ibu Tri Wuryani dan juga ada Bp Arif Rahman Hakim caleg tingkat propinsi.

Kemudian setelah acara sosialisasi untuk memecahkan suasana biar tidak tegang, acara dilanjutkan dengan adanya lomba garnis, yang sebelumnya ibu-ibu Pos WK belum tahu dan ini memang surprise dari panitia. Dengan semangat dan panik ibu-ibu mulai mengerjakannya, ada yang nasinya kurang ada yang masih bingung mo dibikin seperti apa bentuknya ada juga yang sudah berangan-angan bikin angka 8, sungguh-sungguh kreatif dengan melihat usia mereka.

Setelah lomba selesai dilanjutkan dengan Talkshow dengan mendatangkan Ibu Triana Nunung Bintari yang merupakan konsultan dan pemerhati anak dan juga istri dari anggota dewan pronpinsi DIY Arif Rahman Hakim. Dengan semangat beliau menyampaikan tentang peran seorang Ibu, cara mendidik anak, cara bersikap, berbakti pada suaminya dan peran dimasyarakat. Ibu-ibu Pos WK pun dengan antusias mendengarkannya, sesekali mengangguk-anggukkan kepalanya dan Oo.. memang benar begitu Bu Nunung ngomong tidak ada orang yang akan berpaling darinya dengan melihat semangat beliau menyampaikan.

Tepat pukul 11.30 WIB, acara Penganugerahan PKS Award kepada 8 tokoh Ibu diPiyungan dengan kategori; 1.Pemerhati Pendidikan Anak (Ibu Sri Mulyati), 2.Pejuang Kesehatan (Ibu Ida Rumawat Astuti), 3.Wanita Tani (Ny. Trisno Atmojo), 4.Pejuang Keluarga (Ibu Suminah), 5.Tokoh Keagamaan (Ibu Fatimah), 6.Penggerak Kemasyarakatan (Ibu Mujiyati), 7.Wanita Pengusaha (Hj. Umi Farida), dan 8.Pejuang Pendidikan (Ibu Sulastri).

Begitu jelas sinar keharuan dan kebahagiaan yang terpancar dari ibu-ibu yang hadir di acara itu. Sungguh-sungguh ’Ibu Hebat Dambaan Ummat’ dan tak lupa kita juga memberikan penghargaan khusus kepada ibu Endah Klenggotan sebagai motivator temen-teman.

Suasana menjadi hening... sebagian ibu-ibu matanya berkaca-kaca terharu. Dan acara pun diakhiri dengan pembacaan doa oleh Ibu fatimah.

Betapa pentingnya peran seorang ibu, jangan pernah kita menyia-nyiakannya. Ibuku tersayang... ibuku tercinta tanpamu apa jadinya aku... sudahkah kita mengucapkan hari ibu? Apa yang telah kau berikan pada ibumu? Segara dan lakukan sesuatu untuk ibumu.. jangan sampai menyesal...

'Baghdad Kecil' di Jalur Gaza

Selasa, 30 Desember 2008

GAZA -- Ada banyak mayat dan orang yang cedera, setiap detik satu korban dimasukkan ke dalam daftar korban tewas, dan tak ada ruang di kamar mayat.Sanak-keluarga mencari di antara jajaran mayat dan korban cedera agar mereka dapat segera memakamkan anggota keluarga mereka yang menjadi korban keganasan Israel. Seorang ibu yang tiga anaknya yang masih usia sekolah meninggal dan ditumpuk satu sama lain di kamar mayat, berteriak dan menangis, berteriak lagi dan kemudian diam, demikian laporan koresponden Ha`aretz, Amira Hass.

Mustapha Ibrahim pada Sabtu (27/12) sore menyaksikan semua itu, di Rumah Sakit Shifa di Jalur Gaza. Sebagai seorang pemeriksa lapangan bagi satu organisasi hak asasi manusia, ia mengira bahwa ia telah kebal tapi tak ada yang mempersiapkan dia bagi apa yang dilihatnya. Korban cedera yang kondisinya tak terlalu serius diminta meninggalkan Rumah Sakit Shifa, agar tersedia tempat tidur kosong.

Dr. Haidar Eid, seorang dosen dalam Kajian Budaya di Al-Aqsha University, juga menyaksikan banyak mayat dan korban cedera pada Sabtu, dan anak-anak yang anggota tubuh mereka terputus."Memilih waktu seperti ini, pukul 11:30 untuk membom pusat kota besar, ini sungguh mengerikan. Pilihan ini dimaksudkan untuk menimbulkan pembantaian sebanyak mungkin," ia menyimpulkan.

Abu Muhammad berada 200 meter dari rumah sakit, ketika suara mengerikan terdengar: Tiga pusat besar polisi yang dibom berada di dekat rumah sakit tersebut. "Dalam beberapa detik, ini menjadi `Baghdad kecil`; bom di mana-mana, asap, api,orang tidak tahu di mana harus bersembunyi. Ketakutan di mana-mana, dan kemarahan serta kebencian," katanya kepada Amira Hass, sebagaimana dilaporkan kantor berita China, Xinhua.Ia sendiri berlari ke sekolah putrinya, seperti puluhan ribu orang-tua lain di Jalur Gaza.

Dari pukul 11:25 sampai 11:30, sebanyak 50 pesawat membom sasaran mereka, ratusan ribu anak berada di jalanan saat itu. Sebagian dari anak-anak tersebut baru pulang dari klas pagi, yang lain akan mengikuti pelajaran pada jam berikutnya. "Di halaman saya melihat 500 siswi yang ketakutan, mereka menangis. Mereka tidak mengenal saya, tapi memeluk saya," kata Abu Muhammad.

Di permukiman Sheikh Radwan saja, ada 43 korban jiwa. Satu tenda berkabung didirikan buat mereka semua. Kebanyakan dari mereka adalah polisi muda yang telah bergabung dalam satuan polisi sipil dan menemui ajal selama upacara pelantikan mereka.

Kamp pelatihan di Izz-ad Din Al-Qassam dan pusat interogasi serta penahanan dikosongkan ketika semuanya dibom. Namun pusat polisi di Jalur Gaza, yang memberi layanan buat rakyat, dipenuhi orang. Tak seorang pun percaya bahwa mereka akan dibom.

Pada sore hari, mereka masih mencari mayat di bawah puing. Khalil Shahin bergegas ke stasiun polisi di bagian tengah Jalur Gaza itu. "Satu bangunan besar, dan semuanya berada di lantai," katanya. Sebanyak 30 orang tewas di sana. Ia tahu bahwa kemenakannya, seorang warga sipil, menjadi korban tewas ketika ia pergi untuk membereskan suatu masalah di stasiun polisi tersebut.

Krisis kemanusiaan

Mula-mula, guru bernama Umm Salah mengira ledakan itu adalah bunyi suara. Seluruh bangunan bergetar, semua kaca, tapi asap dan debu, dan suara raungan sirene ambulans, membuat jelas bahwa sesuatu yang jauh lebih mengerikan telah terjadi. Pecahan kaca melukai sejumlah siswa. Ada orang yang berteriak, ada orang yang terdiam.

Ia menemukan putranya di antara orang-orang yang berlarian di jalan. Ia sedang mengikuti tes matematika ketika pemboman dimulai. Mereka pulang bersama, dan menemui adiknya bersama dengan neneknya, yang berusia 70 tahun. Sang nenek berusaha menyembunyikan ketakutannya saat ia merawat cucu-cucunya.

"Tak ada listrik, tak ada gas, tak ada terigu atau roti selama hampir satu pekan terakhir," kata Umm Salah. "Dan tiba-tiba, listrik menyala. Saya menyalakah televisi, saya melihat gambar, saya mematikannya dan menyuruh anak-anak mengerjakan PR mereka."

Pada Ahad (28/12), badan bantuan Inggris, Oxfam, mendesak para pemimpin dunia agar menghentikan Israel melancarkan serangan di Jalur Gaza, dan mengatakan aksi militer itu berisiko memicu krisis kemanusiaan.

Badan amal internasional itu menyatakan terpaksa menunda sebagian besar upaya kemanusiaannya di wilayah tersebut dan mengatakan program yang akan memberi makan sebanyak 25.000 orang juga telah dibekukan.

Masyarakat Jalur Gaza akan menghadapi krisis kemanusiaan kecuali pemboman dihentikan dan Israel memberi akses segera bagi pengiriman bantuan, kata Oxfam sebagaimana dikutip kantor berita Prancis, AFP.

"Ratusan ribu orang di Jalur Gaza bergantung pada Oxfam dan badan bantuan internasional lain untuk mendapatkan kebutuhan hidup --air bersih, makanan dan sanitasi," kata John Prideaux-Brune, manager program Oxfam Inggris di Jerusalem.

"Jalur Gaza telah ditutup dari dunia luar selama 19 bulan dan rakyat di sana telah cemas. Ada risiko nyata krisis kemanusiaan kecuali pemboman berhenti sekarang."

"Masyarakat internasional tak boleh menghindar dan membiarkan pemimpin Israel melakukan kekerasan besar-besaran dan tidak seimbang terhadap penduduk sipil Jalur Gaza, tindakan yang merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional," kata Oxfam.

"Oxfam mengutuk keras serangan roket HAMAS terhadap warga sipil Israel. Namun mereka tidak dapat membenarkan pembalasan militer berlebihan yang menewaskan sejumlah warga sipil yang tak bersalah," katanya.

"Para pemimpin dunia harus melakukan semua tindakan yang perlu untuk menghentikan serangan oleh semua pihak dan harus mendorong Israel agar membuka terus semua titik perlintasan ke Jalur Gaza." ant/xinhua/kp
---------
sumber: republika online

Israel Teroris Paling Keji



Tiga mayat tidak berdosa dari keluarga Balosha di kamar mayat rumah sakit Kamal Edwan, Beit Lahiya,Gaza (29/12/2008).
Keluarga Belosha kehilangan 5 anak sekaligus dalam serangan biadab Zionis-Israel.

[AP by Eyad Baba]

Roket Hamas Bombardir Ibu Kota Israel

GAZA CITY - Tiga hari menjadi bulan-bulanan pesawat tempur Israel tak membuat Hamas menyerah. Kelompok yang menguasai Jalur Gaza melalui pemilu demokratis itu terus melancarkan serangan balasan. Serangan terakhir Hamas bahkan kian mendekati jantung Israel, ibu kota Tel Aviv.

Pejabat Hamas menyebutkan, pejuang-pejuang mereka telah melepaskan 20 roket ke wilayah Israel sepanjang Senin (29/12). Dua di antaranya mencapai Ashdod, sebuah kota pelabuhan yang hanya berjarak 25 km dari Tel Aviv. Jangkauan terbaru roket Hamas itu bisa membuat ciut Israel karena jauhnya dua kali lipat dari sasaran terjauh roket Hamas sebelumnya yang jatuh di Ashkelon pada Minggu (28/12) dan menewaskan seorang warganya.

Roket berjenis Katyushas itu menewaskan seorang prajurit Israel di Ashdod. Dengan demikian, sudah dua warga Israel tewas sejak mereka mengadakan serangan udara di seantero Gaza sejak Sabtu (27/12). Sepanjang 2008, ada enam warga Israel yang tewas oleh serangan roket-roket Hamas.

Kementerian luar negeri Israel meyakini Hamas masih memiliki ribuan roket Qassam buatan Iran dan rudal Katyushas buatan Rusia. Selain itu, intelijen Israel melaporkan, beberapa misil antitank dan antipesawat tempur masih tersimpan di gudang-gudang senjata Hamas.

Selain membalas hujan bom oleh jet tempur Israel dengan lontaran roket, pejuang Hamas mulai melakukan konsolidasi terhadap 5.000 anggota pasukan elite mereka. Dari tempat persembunyiannya, pemimpin Hamas Ismail Haniye memerintahkan serangan balasan kepada Israel. Jika perlu dengan serangan bunuh diri terhadap pasukan dan semua kepentingan Israel serta sekutunya di seluruh dunia.

Seruan Haniye itu senada dengan fatwa yang dikeluarkan pemimpin spiritual tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei kemarin (29/12) untuk mempertahankan bumi Palestina di Gaza dengan segala cara. Khamenei meminta agar semua umat Islam dari semua golongan melawan Israel dengan semua kekuatan yang dimiliki. Sampai tadi malam, sudah 1.500 pemuda garis keras Iran mendaftarkan diri untuk bertempur di Gaza.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Hassan Qashqavi menuturkan, pemerintah akan mengirimkan kapal kargo berisi bantuan makanan dan obat-obatan ke Gaza hari ini. ''Bantuan itu akan disusul pesawat kargo yang berisi obat-obatan dan akan mendarat di Mesir malamnya,'' jelasnya.

Universitas Islam Gaza Hancur

Masih kuatnya perlawanan Hamas tersebut membuat Israel semakin geregetan. Pada serangan gelombang ketiga kemarin, giliran kampus terbesar, Universitas Islam Gaza, menjadi sasaran. Hanya karena banyak pemimpin Hamas yang merupakan alumnus universitas itu, jet-jet tempur Israel membombardir habis-habisan gedung lima lantai Universitas Islam.

Laboratorium kampus yang diklaim Israel sebagai sumber dukungan bagi kelompok militan Hamas itu hancur lebur. Wartawan BBC di Gaza melaporkan, serangan tidak membawa korban karena pihak berwenang universitas telah mengosongkan kampus. Sebab, mereka telah memperkirakan Israel akan menyerangnya.

Selain itu, beberapa sentra kekuatan Hamas lainnya menjadi sasaran serangan udara yang berlangsung saat fajar menyingsing tersebut. Rumah Perdana Menteri Ismail Haniye, kantor menteri dalam negeri, dan terowongan yang digunakan oleh warga Palestina untuk mendatangkan bahan pangan serta kebutuhan lain dari Mesir juga diluluhlantakkan bom-bom pesawat F-16 Israel.

''Kami mengejutkan Hamas. Kami menyasar semua fasilitas mereka. Serangan ini akan mengubah realitas di lapangan,'' kata Menlu Israel Tzipi Livni.

Menteri Kesehatan Hamas dr Moaiya Hassanain menyebutkan, serangan di kamp pengungsi Jebaliya menewaskan seorang ibu bersama satu balita dan tiga anak gadisnya. ''Korban tewas sudah mencapai 320 orang. Sembilan rumah sakit yang ada sudah kewalahan dan kekurangan sumber daya untuk menangani korban,'' ungkapnya.

Gencarnya serangan dari udara juga diikuti pergerakan barisan kendaraan lapis baja Israel di garis perbatasan dengan Gaza. Jumlah pasukan di wilayah perbatasan ditambah dua kali lipat. Para ahli militer menduga Israel menunggu jumlah anggota pasukan siaga mencapai 10.000 orang sebelum invasi darat dilancarkan. Dikhawatirkan, serangan darat tersebut akan memakan korban lebih banyak dan semakin sulit dihentikan.

Bantuan Indonesia

Pemerintah Indonesia akhirnya secara resmi mengeluarkan sikap terkait dengan aksi militer Israel terhadap Palestina. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam jumpa pers di Kantor Presiden kemarin sore menyatakan, Indonesia mengecam dan mengutuk keras aksi-aksi militer Israel yang dinilai berlebihan serta tidak proporsional.

Selain mengecam, SBY mengirimkan surat kepada Sekjen PBB Ban Ki-moon dan presiden Dewan Keamanan PBB yang saat ini dijabat Afrika Selatan. Surat tersebut berisi sikap Indonesia yang mengecam keras aksi-aksi militer Israel. ''PBB melalui dewan keamanan harus segera secara formal mengeluarkan resolusi, kemudian betul-betul memaksa Israel menghentikan serangan-serangannya,'' tegas SBY.

Selain itu, kata dia, Indonesia mengimbau agar masyarakat dunia memberi bantuan kemanusiaan kepada Palestina. Indonesia juga akan memberikan bantuan uang tunai USD 1 juta serta obat-obatan.

Penyerbuan Israel tersebut, kata SBY, telah merusak suasana tahun baru Islam, 1 Muharam 1430 H. Karena itu, sesuai amanah konstitusi, ujar dia, Indonesia akan berperan aktif dalam masalah tersebut. ''Dalam surat saya kepada Sekjen PBB dan presiden DK PBB, Indonesia siap sedia untuk berkontribusi apa pun dalam penyelesaian masalah di Palestina, termasuk dalam upaya menghentikan serangan-serangan Israel,'' tegasnya.

Pagi kemarin, SBY juga berkomunikasi dengan Duta Besar Indonesia di PBB Marty Natalegawa. Dalam posisi sebagai wakil Indonesia di anggota tidak tetap DK PBB, Marty menyampaikan langkah-langkah yang telah diambil DK PBB.

Pemerintah Indonesia berpendapat bahwa harus ada kegiatan serta langkah-langkah yang lebih nyata untuk bisa dipatuhi Israel. Salah satunya, mengirimkan pasukan perdamaian (peace keeping forces). ''Sama dengan yang dilakukan Indonesia dulu ketika terjadi perang di Lebanon,'' ungkap SBY.

Sebelum SBY mengadakan jumpa pers, ribuan mahasiswa mengadakan aksi solidaritas untuk Palestina di Bundaran HI, Jakarta. Sayang, demonstrasi damai tersebut sempat diwarnai saling dorong antara polisi dengan pengunjuk rasa. Polisi meminta agar massa tidak menggunakan perangkat pengeras suara. Namun, imbauan itu diabaikan, sehingga 14 pemimpin aksi yang seluruhnya mahasiswa di Jabodetabek tersebut sempat ditahan polisi. Namun, mereka akhirnya dibebaskan.

Aksi solidaritas Palestina juga meluas di berbagai kota besar di Indonesia seperti Solo, Jogjakarta. Banjarmasin, dan Makassar. Tuntutan aksi mereka sama, yakni mengutuk serangan Israel dan mengajak masyarakat membantu rakyat Palestina.

Selain mahasiswa, aksi solidaritas digalang lembaga swadaya masyarakat (LSM). Ketua Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Suripto menyatakan akan mengirimkan 100 orang ke Palestina. (AP/Rtr/tom/rdl/kim)
---------
sumber: Jawa Pos (30/12/2008)

Robohnya Benteng Merah

by wied
Udara pagi memang segar untuk dihirup. Menikmatinya bersama dua mujahidah kecilku menjadi kebiasaan pagi saat berada di tengah mereka. Sambil mendorong sepeda kecil beroda tiga, saya ikut nimbrung beberapa warga yang asyik cengkrama. Maklum, ini hari libur. Tahun baru 1430 Hijriah.

“Kampung mriki njenengan paringi sedanten mboten nopo nopo, Mas Wied!” (Kampung sini dibagikan kalender semua ndak apa-apa) ujar Pak Riyanto saat aku menawarkan kalender PKS Piyungan pagi itu.

Orang kampung biasa memanggilnya Mas Rin. Beliau adalah salah satu tokoh panutan masyarakat di tempat tinggalku. Tertarik dengan PKS dengan terus terang memang baru akhir-akhir ini. Dan sempat datang melamar kepada Ketua DPC PKS Piyungan (Bp. Wawan) untuk manjadi Tim Suksesnya.

Saat kami pindah akhir tahun 2004 lalu, kampung ini didominasi warna merah dalam pemilu. Pemilih PKS hanya sekitar duapuluhan. Bahkan tawaran pembangunan masjid yang difasilitasi PKS pertengahan tahun ini sempat tersendat diterima atau tidak, meskipun pada akhirnya diterima.

Lebih jauh, Mas Rin memberi gambaran suara mayoritas yang akan dipanen PKS dalam pemilu depan. Beberapa orang yang belum 'closing' disebutkannya sata persatu. Sembari menawarkan diri untuk meng-closing-nya.

Dalam hati, inilah bagian dari usaha Akh Nitra yang menikah dengan akhwat setempat beberapa bulan setelah kedatangan kami. Yang mampu meyakinkan warga akan arti penting dari 'Kuasa Kesholihan' (pinjam dari Salim A. Fillah). Sudah selayaknya Koordinasi progressive harus ditingkatkan agar tidak gelagapan menjelang 'serangan fajar'. Silaturahim secara struktural tentu harus secepatnya diakukan.
--------
*Buat Akh Nitra,
Ayo rapatkan barisan.
'Padi' yang siap panen, jangan sampai terserang 'hama'...!
Musafir selalu mendukungmu...!

Takkan surut walau selangkah...
Takkan henti walau sejenak... Cita kami hidup mulia... Atau Syahid mendapat surga...

Aksi PKS Jogja Lempar Sepatu Israel

Senin, 29 Desember 2008

oleh abuhasan
Jogja City: Banjir darah di Gaza, Palestina, akibat serangan udara Israel membuat dunia prihatin. Setidaknya sampai tulisan ini dibuat (29/12), tercatat 350 warga Palestina syahid akibat kebiadaban zionis Israel. Layak kalau dunia menyebut Israel sebagai negara teroris (terrorist state).

Di berbagai belahan dunia marak aksi solidaritas terhadap Palestina. Beragam ekspresi keprihatinan ditunjukan oleh berbagai pihak tak terkecuali PKS.

Di Yogyakarta PKS menggelar Aksi Solidaritas Palestina pada hari Senin (29/12). Aksi yang dikonsentrasikan di Bundaran Malioboro diikuti oleh ribuan kader dan simpatisan PKS serta masyarakat Jogjakarta.

Dalam orasinya Ahmad Sumianto ketua DPW PKS Yogyakarta menyampaikan pernyataan sikap PKS Yogyakarta yang mengutuk keras kebiadaban Israel dan meminta Indonesia secara aktif menjalankan politik luar negeri yang tegas untuk menghapuskan segala bentuk penjajahan dimuka bumi sebagaimana amanat pembukaan UUD 1945.

Aksi PKS Jogjakarta tidak hanya sekedar mengutuk kebiadaban Israel. Pada saat yang sama gerakan solidaritas One Man One Dollar (satu kader berinfaq satu dolar) juga dilakukan. Dimotori oleh Arif Haryanto Ketua DPD PKS Bantul yang mengeluarkan uang dari sakunya sejumlah 50.000 kader-kader yang hadir kemudian berlomba-lomba memasukan ‘dollar’nya ke kotak infaq yang diedarkan panitia.

Sebagai bentuk ‘pengutukan’ kepada Israel, di akhir acara dilakukan Aksi Lempar Sepatu dengan sasaran bendera Israel. Aksi yang terinspirasi oleh keberanian wartawan Irak Murtada Al-Zaidi yang melempar sepatunya kepada George Bush langsung disambut ratusan peserta demontrasi. Tak ayal hujan sepatu dan sandal meluncur deras mengenai sasaran tunggal: bendera Israel.

Tak puas sampai disitu, peserta aksi rame-rame menurunkan bendera Israel dan berusaha membakarnya. Sayangnya para peserta yang merupakan kader PKS tidak satupun yang bawa korek api (maklum tak seorang pun yang merokok). Aksi pembakaran pun hampir gagal, beruntung masih ada wartawan yang membawa korek api dan bersedia meminjamkannya. Sontak peserta aksi meneriakan yel-yel ‘Hidup Palestina, Hidup Wartawan’.

Dari Jogja untuk Palestina!






Ribuan kader dan simpatisan PKS beserta masyarakat Yogyakarta melakukan Aksi Solidaritas Palestina, Senin (29/12/2008) di Bundaran Malioboro.

Bantu Palestina, PKS Sisihkan Dana Kampanye

JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bertekad akan menyisihkan dana kampanye pemilu 2009 guna membantu warga Palestina yang menjadi korban pengeboman tentara Israel pada Sabtu 28 Desember 2008 kemarin.

"Saya berharap, seluruh kader dan simpatisan PKS menyisihkan dana kampanyenya untuk memberikan bantuan kepada warga Palestina," ujar Presiden PKS Tifatul Sembiring dalam pesan singkatnya kepada okezone, Minggu (28/12/2008).

Pihaknya berpendapat, penderitaan yang dialami warga Palestina saat ini adalah suatu jalan menuju kemenangan rakyat Palestina. Tifatul juga meyakini, semangat perjuangan rakyat Palestina tidak akan surut hanya karena serangan tersebut.

"Atas kejadian ini, PKS menyatakan bela sungkawa sedalam-dalamnya kepada rakyat palestina. Kepada masyarakat muslim kami harap untuk melakukan Qunut Nazilah dan mendoakan kaum muslimin di Gaza," pungkasnya. (teb)
----------
sumber: okezone.com

Kisah Partai ''Santri'' Tersukses di Dunia

Selain piawai mengelola isu sensitif terkait isu ''Islamis'', prestasi ekonomi pemerintahan duet tokoh AKP, Presiden Abdullah Gul dan PM Recep Tayyip Erdogan, mengesankan dunia. Meskipun kebanyakan lembaga masih menyebut Turki sebagai negara berkembang, CIA menyatakan bahwa Turki masuk negara maju. Majalah ekonomi terkemuka, The Economist, menjuluki AKP sebagai partai yang paling sukses sepanjang sejarah Turki, yang merdeka pada 1923 itu.
-----------
AK Parti dari Turki sangat fenomenal. Baru setahun didirikan, menang pemilu. Berikut ulasan wartawan Jawa Pos Rohman Budijanto, yang baru saja ke Ankara.
-----------
ORANG bisa salah duga bahwa gedung lebar bertingkat delapan itu kantor ''PLN'' Turki. Di puncak gedung'tersebut terdapat logo bohlam kuning yang memancarkan tujuh sinar.

Gedung itu bukan pusat listrik, tapi markas besar AK Parti. Singkatan dari Adalet ve Kalkinma Partisi atau Partai Keadilan dan Pembangunan. AK Parti bisa juga berarti partai putih.

Gedung itu berada tak jauh dari Ataturk Boulevard, wilayah paling elite di ibu kota Ankara. Sesuai standar pengamanan di sana, pengunjung yang ingin masuk harus menyerahkan tas untuk digeledah. Setelah itu, harus masuk salah satu di antara dua gerbang detektor logam.

Di meja resepsionis terdapat empat pria berjas dan berdasi rapi. Ramah, tapi tak bisa bahasa asing. Setelah melalui bahasa isyarat, ada pemuda datang menyambut. Bisa sedikit bahasa Inggris. Lalu, Jawa Pos diajak ke lantai IV. Di sana ada Gulumden Oral, salah satu sekretaris.

''Di lantai IV ini kami menerima para wartawan, termasuk dari luar negeri,'' kata perempuan ramah itu. Dia menyebutkan, tak ada wanita berjilbab di lantai yang dibagi-bagi dalam banyak ruangan kecil itu. Jilbab menjadi isu sensitif bagi AK Parti, yang dicitrakan berakar ''Islamis''. Bahkan, AK Parti hampir dibubarkan Mahkamah Konsitusi (MK) gara-gara mengubah UU larangan berjilbab di perkantoran pemerintah dan sekolah.

Ketua AK Parti Recep Tayyip Erdogan selalu menegaskan, partainya bukan partai agama. Mantan wali kota Istanbul itu sendiri menyebut dirinya demokrat konservatif. ''Kami tak mungkin memberlakukan syariat Islam,'' tegas Suat Kiniklioglu, salah seorang anggota parlemen dari AK Parti, kepada Jawa Pos. Tapi, Suat menyebut partainya mendorong pemberlakuan nilai-nilai kebajikan universal.

Di tengah kecurigaan sebagai Islamis, kemenangan AK Parti merpakan prestasi ajaib. AK Parti baru didirikan setahun sebelum pemilu, yakni pada 14 Agustus 2001. Partai itu merebut 34,3 persen suara pada Pemilu November 2002. Pemilu itu dilakukan karena pemerintahan koalisi yang rapuh bubar. Ekonomi memburuk, sampai-sampai mengemis ke IMF.

Kemenangan itu membawa kestabilan pemerintahan Turki karena sejak 1987 baru kali inilah satu partai mayoritas bisa membentuk pemerintahan. AK Parti menduduki 343 di antara 550 kursi di parlemen. Pesaing terdekatnya, Partai Rakyat Republikan (CHP), mendapat 19,4 persen (178 kursi). AK Parti mendapat kursi parlemen lebih dari 50 persen karena mendapat suara ''murah'', dengan pembagi sedikit, di sebagian besar dari 81 provinsi Turki.

Sukses pemilu itu juga merupakan lonjakan besar. Partai-partai ''pendahulu'' AK Parti yang dibubarkan MK Turki menggenggam popularitas tak lebih dari 5 persen. Yakni, Refah Partisi (Partai Kesejahteraan),'Milli Nizam Partisi (Partai Tugas Nasional, MNP), dan Milli Selamet Partisi (Partai Keselamatan Nasional, MSP).

Setelah memerintah, AKP terus dicurigai lawan-lawan politiknya. Seperti ketika mengusulkan zina menjadi tindak pidana, jilbab diperbolehkan dipakai di instansi pemerintah dan sekolah, melarang iklan outdoor ''telanjang'', atau membatasi penjualan alkohol. Semua dianggap agenda Islamis.

Sampai-sampai partai tersebut diadili di MK dan diusulkan dilarang ketika mengusulkan perubahan UU larangan jilbab. Tapi, MK memutuskan partai itu hanya didenda. AKP juga membatalkan memasukkan zina menjadi tindak pidana, terus berupaya ''menyopankan'' iklan outdoor, serta tetap memberlakukan lisensi ketat penjualan alkohol di beberapa daerah.

Ketika pemerintahan AK Parti terus-menerus didera kritik dan kecaman, Erdogan memajukan pemilu untuk menguji kepercayaan rakyat. Ternyata posisi AKP malah menguat, yakni menang 46,3 persen. Meskipun kursinya berkurang 2, yakni 341 kursi.

Hasil itu dinilai menunjukkan protes arus bawah di Turki. Pemerintahan kaum sekularis nasionalis dinilai tak membawa kemakmuran di Turki. Ternyata isu ''Islamis'' tak mempan untuk menyerang AK Parti. Apalagi, masyarakat Turki juga cenderung makin religius. Lebih dari 60 persen wanita dewasa Turki berjilbab.

AK Parti memanfaatkan kemenang untuk membenahi ekonomi. Pembangunan infrastruktur berupa jalan-jalan, bandara, terminal bus antarkota-antarprovinsi, area industri, akses dan fasilitas wisata, dan pelabuhan sangat bergairah. Semangat itu terasa ketika Jawa Pos melakukan perjalanan ke belasan kota di separo wilayah Turki bagian barat.

Ekonomi tumbuh konsisten 7,4-8,9 persen. Inflasi mengempis hingga di bawah dua digit, 9,9 persen pada 2004 atau dua tahun setelah AK Parti memerintah. Kebijakan monumental Erdogan untuk mendekatkan Turki dengan ''dunia impian'' Uni Eropa adalah dengan melakukan sanering mata uang lira. Yakni, memangkas enam nol lira. Jadi 1.000.000 lira tinggal 1 yeni Turk lirasi (YTL) atau lira Turki baru. Nilai yang baru itu lebih pantas karena sejuta lira lama tak cukup untuk ongkos semir sepatu. Untuk semir sepatu perlu dua juta lira lama.

Tentu saja dengan kebijakan sanering itu, jumlah jutawan dan miliarder Turki merosot tajam! Dulu naik angkutan umum saja harus membawa uang berjuta-juta lira. Kini tak gampang menjadi jutawan. Sebab, nilai YTL 1 kira-kira menjadi 0,5 euro.

Selain piawai mengelola isu sensitif terkait isu ''Islamis'', prestasi ekonomi pemerintahan duet tokoh AKP, Presiden Abdullah Gul dan PM Recep Tayyip Erdogan, mengesankan dunia. Meskipun kebanyakan lembaga masih menyebut Turki sebagai negara berkembang, CIA menyatakan bahwa Turki masuk negara maju. Majalah ekonomi terkemuka, The Economist, menjuluki AKP sebagai partai yang paling sukses sepanjang sejarah Turki, yang merdeka pada 1923 itu.

Bahkan, boleh jadi, mereka merupakan partai ''santri'' tersukses di dunia. Meski menolak disebut partai Islam, pimpinan utama partai itu menegaskan bahwa dirinya ''santri'' dan aktivis Islam. Partai itu mampu kemakmuran ekonomi di tengah serangan isu politik sensitif. Dan, yang terpenting, AK Parti tak menjadi partai pemarah.
----------
*sumber: Jawa Pos (29/12/2008)

DUNIA MENGUTUK ISRAEL


Ribuan warga Turki turun ke jalan mengutuk serangan Israel ke Palestina. Mereka berunjuk rasa di Istanbul (28/12).
AFP/Bulent Kilic.

Biadab!

Sampai dengan Hari Ahad sore, korban syahid serangan udara, F16 Israel terhadap warga Palestina sudah mencapai 270 orang.
Korban luka hampir 1000 orang.
Serangan berdarah terjadi saat Tahun Baru Islam.

[rtr]

Selamat Jalan Syuhada!

Mayat bergelimpangan akibat serangan udara Zionis-Israel di Gaza (27/12).
Sedikitnya 270 orang syahid akibat serangan membabi buta Zionis.
Tahun Baru Islam, yang seharusnya disambut gembira, dikotori Israel.

[rtr]

Bantu Palestina, PKS Minta Satu Kader Sumbang Satu Dolar

Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak akan mengirimkan sukarelawan ke Palestina terkait serangan Israel ke Jalur Gaza. Namun PKS mengaku akan menggalang dana untuk membantu rakyat Palestina.

"Kita akan kumpulkan dana dari para kader. One man one dollar," jelas Presiden PKS Tifatul Sembiring kepada detikcom, Minggu (28/12/2008) malam.

Tifatul menjelaskan sulit untuk mengirimkan sukarelawan ke Jalur Gaza. Apalagi sukarelawan untuk bertempur.

"Lokasi jalur Gaza kan dibatasi beberapa negara. Sangat sulit untuk mencapainya," jelas pria asal Sumatera ini.

Oleh sebab itu Tifatul menjelaskan untuk membantu para korban, lebih tepat jika mengirimkan bantuan berupa materi atau obat-obatan.

"Untuk penyaluran juga mudah. Bisa melalui Kedubes, bisa melalui Yayasan Al-Quds. Banyak lembaga-lembaga intenasional yang membantu Palestina," tutupnya.
-------------
Sumber: detik.com

Dipastikan Korban Bertambah Jadi 350 Orang

Minggu, 28 Desember 2008

Gaza-infopalestina : Selama lebih dari 41 tahun Palestina dibawah penjajahan Israel, korban kali ini yang terbanyak. Lebih dari 271 warga Palestina gugur sebagai syuhada dan 750 lainya luka-luka dalam serangan besar-besaran roket Israel Sabtu (27/12).

Lebih dari 200 pesawat tempur F 16 Israel meraung-rang di atas langit Gaza. Mereka melancarkan serangan besar-besaran, membunuh warga Palestina tak berdosa. Lebih dari 50 titik serangan Israel kemarin bergema di seluruh Gaza. Kondisi ini diperparah dengan terputusnya aliran listrik di Gaza akibat blockade serta habisnya obat-obatan di sejumlah rumah sakit, mengakibatkan jumlah korban yang jatuh lebih banyak.

Departemen kesehatan Palestina menyebutkan, lebih dari 271 warga meninggal dan 750 lainya luka-luka. 200 diantaranya luka parah. Mereka terdiri dari anak-anak dan wanita. Kemungkinan korban akan terus bertambah. Jumlahnya bisa mencapai 350 orang.

Direktur emergency Palestina, Muawiyah Husnain menyebutkan, saat ini ada sekitar 15 syuhada yang gugur yang belum diketahui identitasnya. Sementara itu ada sekitar 80 syahid lainya yang sudah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di Gaza dan puluhan lainya masih tertimbn di bawah reruntuhan gedung yang roboh akibat serangan udara Israel.

Hingga tadi pagi (Ahad 28/12) pasukan udara Israel belum berhenti melakukan serangannya ke berbagai wilayah di Jalur Gaza. Yang paling mengkhawatirkan ungkap Husnain adalah menipisnya cadangan obat-obatan serta peralatan emergency serta minimnya alat-alat untuk pembedahan. Ia menghimbau Negara-negara Arab dan ikatan Dokter internasional untuk mengirimkan obat-obatan secepatnya ke Jalur Gaza.

Mayoritas korban umumnya sangat mengkhawatirkan. Tidak mungkin mereka ditransfer ke luar Gaza, kecuali jika kondisinya sudah mulai mendingan. Tim Emergency juga meminta dikirimkan helicopter agar penanganan korban lebih cepat. (asy)

Hamas : Balasan Terhadap Israel Akan Segera Tiba

Gaza-Infopalestina : Juru Bicara Hamas, Hamad Raqib menegaskan, pembalasan terhadap Israel akan segera tiba. Semua bentuk kejahatan Israel tidak akan melemahkan tekad Hamas dalam melawan kebiadaban Israel.

Dalam pernyataan persnya yang dilansir infopalestina.com, Raqib menjelaskan, Israel telah menyulut peperangan. Sementara perlawanan yang akan mengakhirinya.

Ia menegaskan, Negara teroris Israel tidak akan pernah sukses menjatuhkan proyek-proyek Islam. Mereka tidak akan dapat mengenyampingkan tekad perlawanan ataupun memprovokasi hak-hak mereka.

Ia mengatakan, darah para syuhada akan menjadi bahan bakar semangat dalam memompa kemarahan rakyat Gaza. Intifadah jilid tiga akan segera membakar Israel dan para pengikutnya. Rakyat Palestina di manapun mereka berada percaya bahwa rakyat dan Hamas di Gaza akan baik-baik saja. Mereka tidak akan mengibarkan bendera putih tanda menyerah. Mereka akan dapat menghadapi teroris yahudi ini. Waktu kemenangan semakin dekat. Israel akan segera terusir dari bumi Palestina mereka akan mengalami kekalahan yang menghinakan.

Haniyah: Pembantaian menjadikan kami lebih kuat, lebih tegar dan lebih gencar melakukan perlawanan

ikhwanonline.com - Ismail Haniyah, perdana menteri Palestina menegaskan bahwa pembantaian yang dilakukan Zionis pada hari kemarin tidak akan mampu menghentikan keinginan bangsa Palestina untuk merdeka dan menghentikan pendiriannya untuk bebas dari penjajahan, mereka sama sekali tidak akan menyerah atau patah arang, namun justru akan terus melakukan dengan perlawanan dan tetap tegar. Beliau juga menegaskan bahwa dalam berbagai tindak permusuhan akan selalu menambah azimah, kehendak dan kekuatan.

Haniyah bersumpah bahwa sekalipun telah berjatuhan para pelaku perlawanan dan tumpah darah-darah mereka serta banyak yang berguguran di dalam pembantaian tersebut, tidak akan mampu meruntuhkan hak-hak warga Palestina, dan beliau berkata: jika mereka melakukan pembantaian terhadap Gaza, sama sekali mereka tidak akan mampu membunuh spirit perjuangan, izzah, ketegaran dan kehormatan serta mertabat kami. Beliau menegaskan bahwa mereka bukanlah para pencari kenikmatan dunia, jabatan atau kursi namun sesungguhnya mereka adalah para pencari akhirat, kebebasan dan kemerdekaan. Sambil ditegaskan bahwa mereka akan tetap menjadi pemicu dakwah, kebebasan, izzah dan kebanggaan.

Haniyah menjelaskan ini dalam pidatonya yang disiarkan melalui channel Al-Aqsha bahwa pembantaian ini hadir dalam rangka dan agenda yang bertujuan untuk menghancurkan ketegaran bangsa Palestina di Gaza; yang tetap berdiri dengan tegak dihadapan penjajahan, konspirasi dan untuk menghilangkan bendera kemuliaan dan harga diri. Beliau juga menegaskan bahwa mereka sebenarnya ingin menghancurkan ketegaran dan tsaqofah perlawanan ini, serta berusaha untuk mengalihkan sorotan dunia melalui media tentang phenomena penjajahan dan tahwid al-quds (meng-yahudikan Al-Quds), dan membuyarkan opini dunia bahwa permasalahan ini terjadi adalah karena HAMAS dan pasukan perlawanan. Serta berusaha untuk menggerakkan drama menghapus permasalahan Palestina.

Haniyah memuji atas berbagai sumbangan yang diberikan oleh bangsa-bangsa Arab dan dunia Islam, hal ini menunjukkan akan persatuan dan kesatuan bangsa dan umat, dan memuji gerakan rakyat Palestina di Tepi Barat dan 48, sebagaimana Haniyah memberikan apresiasi terhadap seruan beberapa negara untuk melakuakn pertemuan darurat solidaritas terhadap Gaza, dan menyeru kepada bangsa Palestina untuk tetap berpegang teguh pada kesatuan dan persatuan, serta menyeru Liga Arab untuk segera menghentikan blokade di Gaza, dan menyeru Mesir untuk membuka persimpangan Rafah untuk selamanya.

Haniyeh meminta negara-negara Arab dan Islam untuk segera mengubah haluaan kemitraan pada bidang keamanan dengan Zionist, sambil mengajak kepada sleuruh bangsa untuk memberikan bantuan terhadap rakyat Palestina hingga berakhir penjajahan, dan Haniyah juga tidak lupa menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang mati syahid dan menjadi korban.

Statemen Al-Ikhwan Seputar Aksi Brutal Zionis Israel

Wahai pasukan perlawanan yang mulia..

Wahai warga Palestina yang terhormat…

Kami yakin bahwa kalian adalah tentara Allah yang sabar dalam berperang dan benar saat melakukan pertemuan, janganlah kalian gentar dan takut terhadap zionis dan sekutu-sekutunya karena itu;

قَاتِلُوهُمْ يُعَذِّبْهُمُ اللَّهُ بِأَيْدِيكُمْ وَيُخْزِهِمْ وَيَنْصُرْكُمْ عَلَيْهِمْ وَيَشْفِ صُدُورَ قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ

“Perangilah mereka, niscaya Allah akan menghancurkan mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman”. (At-taubah:14)

وَلَا تَهِنُوا فِي ابْتِغَاءِ الْقَوْمِ إِنْ تَكُونُوا تَأْلَمُونَ فَإِنَّهُمْ يَأْلَمُونَ كَمَا تَأْلَمُونَ وَتَرْجُونَ مِنَ اللَّهِ مَا لَا يَرْجُونَ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا

“Janganlah kamu berhati lemah dalam mengejar mereka (musuhmu). jika kamu menderita kesakitan, Maka Sesungguhnya merekapun menderita kesakitan (pula), sebagaimana kamu menderitanya, sedang kamu mengharap dari pada Allah apa yang tidak mereka harapkan”. (An-Nisa:104)

إِنْ يَمْسَسْكُمْ قَرْحٌ فَقَدْ مَسَّ الْقَوْمَ قَرْحٌ مِثْلُهُ وَتِلْكَ الْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ

“Jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka, Maka Sesungguhnya kaum (kafir) itupun (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa. dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu kami pergilirkan diantara manusia (agar mereka mendapat pelajaran)” (Ali Imran:140)

وَاللَّهُ غَالِبٌ عَلَى أَمْرِهِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لا يَعْلَمُونَ

“Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya”. (Yusuf:21)

Ikhwanul Muslimin
Kairo, 29 Dzul hijjah 1429 H/27 Desember 2008

Duka Gaza Duka Kita Semua

Gaza - Korban 'pembantaian' Israel terhadap rakyat Palestina telah menyebabkan lebih dari 200 orang gugur dan ratusan yang lain luka parah.

Para saksi mata menambahkan bahwa pesawat-pesawat tempur Zionis dari jenis “F16” menyerang perkampungan penduduk di utara, tengah dan selatan Jalur Gaza. Serangan sendiri dilancarkan pada siang hari Sabtu (27/12) saat anak-anak sekolah keluar dari sekolahannya. Ada lebih 30 sasaran yang menjadi target serangan kali ini.

Menurut penuturan penduduk Palestina, serangan udara ini hingga kini masih berlangsung. Bekas serangan meninggalkan lubang yang besar dan serangan kali ini merupakan yang paling besar dalam sejarah Jalur Gaza.

DUNIA MEMBISU
Fauzi Barhum, Juru Bicara Hamas, menilai serangan udara Zionis Israel atas Jalur Gaza di pagi hari ini, Sabtu (27/12) adalah “Pembantaian masal atas penduduk Jalur Gaza karena adanya lampu dari beberapa pihak regional.”

“Tentu tidak akan terjadi pembantaian seperti ini jika bangsa Arab tidak membisu, Eropa tidak lamban dan adanya dukungan penuh Amerika kepada Israel untuk melakukan pembantaian tersebut. Perlu kami sampaikan bahwa kami dalam keadaan baik, Hamas baik dan Al-Qassam juga mengalami hal yang sama. Dunia akan tahu banyak dari kami tentang komitmen kami terhadap perlindungan bangsa Palestina. Semua pilihan kini terbuka bagi Al-Qassam dan semua faksi perlawanan Palestina harus membalas pembantaian ini,” tambah Barhum menjelaskan.

HAMAS MELAWAN
Sayap militer Gerakan Perlawanan Islam Hamas, Brigade al Qassam berjanji melancarkan serangan balasan atas agresi Zionis Israel ke Gaza dan akan memberinya pelajaran yang tidak akan dilupakan.

Jurubicara al Qassam, Abu Ubaidah, dalam pernyataannya hari ini mengatakan, “Kami berjanji kepada anak bangsa Palestina akan membalas kejahatan ini dengan segenap kekuatan. Penjajah akan tahun bahwa ketika dia mengambil keputusan ini maka dia telah menceburkan dirinya dalam neraka.”

Abu Ubaidah menyerukan kepada rakyat Palestina untuk tenang. Bahwa perlawanan akan memberikan pelajaran kepada penjajah dengan pelajaran yang tidak akan dilupakan.

Dia meminta warga Palestina untuk tetap percaya dengan pertolongan Allah. Bahwa ini adalah satu dari pembantaian yang telah melewati sejarah. Orang-orang Palestina memang harus membayar harga atas perjuangan dan komitmennya berpegang teguh pada perlawanan, pada saat semua pihak melepaskannya. Dia berjanji kepada keluarga para syuhada yang gugur hari ini bahwa darah mereka tidak akan mengalir sia-sia.

Dia menyebutkan bahwa al Qassam sudah mulai melancarkan serangan ke pos-pos militer Zionis Israel sekitar dua jam setelah agresi Zionis Israel ke Jalur Gaza. Sementara itu militer Israel mengakui terjadinya korban tewas dan sejumlah lainnya terluka di daerah Nagev akibat serangan roket. Hal ini mendorong pihak militer Israel mengumumkan kondisi siaga penuh.

Hamas: Kami Tak akan Menyerah!
"Kami tak akan meninggalkan tanah air kami. Kami tak akan mengibarkan bendera putih dan tak akan berlutut kecuali pada Tuhan," ujar pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh seperti dilansir dari Reuters, Minggu (28/12/2008).

Haniyeh pun menegaskan bahwa Hamas tak akan pernah menyerah dan mengisyaratkan bahwa penyerangan Israel akan sia-sia tanpa hasil.

"Ada darah di mana-mana, banyak yang terluka dan menjadi martir di tiap rumah dan tiap jalan. Gaza hari ini dihiasi darah. Martir itu bisa bertambah dan bisa lebih banyak lagi yang terluka. Tapi Gaza tak akan pernah hancur dan tak akan pernah menyerah," tegas Haniyeh.
-----------
*dari berbagai sumber

Obrolan Bersama Murid Hidayat Nur Wahid

By Wied
-----------
“Dik Widodo, hari ini sampai dng jam 12.00 insya Allah sy ada dirumah....”

Sebuah SMS balasan masuk kubaca, sepulang dari main bola bersama Keadilan FC Piyungan Sabtu pagi tadi (27/12). Pengirimnya adalah Bapak Joko Tri, kakak kelas dan juga atasan waktu saya kerja di pertambangan Kalimantan Selatan sekitar enam tahun lalu.

Segera saya meluncur bersama adikku , bersilaturahmi ke rumah beliau. Singkat cerita aku sudah di Manisrenggo Prambanan di rumah beliau. Tampak wajah teduh menyambut kedatangan kami. Perbedaan dalam rentang waktu yang memisahkan pada beliau adalah rambut di janggut yang dulu tidak ada.

Berbagai hal mengalir dalam perbincangan pagi itu. Cerita tentang 'dunia tambang' menjadi menu pembuka, hingga akhirnya beliau cerita seputar dunia dakwah.

“Saya ikut pengajiannya Pak Hidayat Nur Wahid. Sudah sekitar dua tahun saya Liqo-nya,” cerita beliau tentang agendanya saat sedang ‘cuti’ di rumah.

Aktifitas dakwah beliau segera mengalir dalam cerita menambah keindahan ukhuwah dalam bingkai jamaah.

“Anak saya sekarang sekolah di SDIT Baitussalaam Prambanan. Alhamdulillah, kemarin jadi wakil lomba Science IPA tingkat nasional', ujarnya melanjutkan obrolan kami.

“Teman saya yang di Piyungan ada yang jadi guru di Baitussalam, Pak Danie namanya,” saya menimpali.

“Ya betul, Ustadz Danie itu wali kelas anak saya,” sambut beliau antusias.

“Salam buat Ustadz Danie dari saya bapaknya Ghozi,” sambungnya.

Obrolan hangat seputar keluarga, dakwah dan dunia kerja membuat waktu seakan cepat berlalu. Kumandang adzan dzuhur pun akhirnya menutup silaturohim kami siang itu.

Sungguh indah suatu persahabatan yang dibangun atas landasan dakwah. Obrolan yang terlontar akan menambah kuatnya iman, menjernihkan hati dan menyadarkan akan tujuan hidup yang hakiki.

Membuang ’Sampah Pikiran’

Sabtu, 27 Desember 2008

Ternyata, yang membuat hidup kita tidak bahagia adalah diri kita. Penyikapan yang buruk terhadap suatu kejadian adalah sumber penderitaan.
------------
Ada kisah menarik dari Anas bin Malik. Suatu ketika ia berjalan dengan Rasulullah SAW. Ketika itu, datanglah seorang Arab badui dari arah belakang. Dengan serta-merta ia menarik jubah najraani yang dikenakan Rasulullah SAW.

Anas barkata, "Aku memandang leher Rasulullah dan melihat bahwa jubah itu telah meninggalkan bekas merah di sana karena kerasnya tarikan. Orang badui itu kemudian berkata, 'Wahai Muhammad, beri aku sebagian dari kekayaan Allah yang ada di tanganmu'. Rasul kemudian menolah kepadanya, dan tarsenyum, lalu memerintahkan agar orang itu diberi uang,"

Kisah ini menggambarkan betapa mulianya akhlak Rasulullah SAW. Beliau tidak pernah membalas keburukan orang dengan keburukan lagi. Saat dihina, beliau tidak marah atau sakit hati. Beliau justru mendoakan kebaikan. Mengapa Rasulullah SAW mampu tenang dan bijak menghadapi gangguan orang lain? Jawabnya, Rasulullah SAW memiliki kelapangan dada dan kejernihan pikiran.

Ternyata, yang membuat hidup kita tidak bahagia adalah diri kita. Penyikapan yang buruk terhadap suatu kejadian adalah sumber penderitaan. Mirip orang yang sariawan makan keripik pedas. la menangis, marah, dan uring-uringan. Yang membuat ia menderita bukan keripiknya, melainkan lidahnya yang berpenyakit. Bagi orang yang tidak sariawan, keripik tersebut nikmat dan renyah.

Saudaraku ada banyak hal yang membuat hidup kita tidak nyaman. Salah satunya adalah kegemaran menyimpan ’memori-memori’ buruk. Otak bisa diibaratkan wadah penyimpanan yang akan kotor ketika kita mengisinya dengan sampah.

Pengalaman-pengalaman buruk, separti penghinaan, perlakukan buruk, cemoohan, ketersinggungan, kegagalan, dan lainnya; adalah "sampah" yang barpotensi mengotori pikiran. Semakin sering kita menyimpan memori buruk di otak, semakin negatif sikap dan perilaku kita.

Karena itu, satu syarat agar hidup kita bahagia adalah membersihkan kepala dari "sampah-sampah" busuk. Bagaimana caranya? Pertama, selalu berusaha mengingat kebaikan orang dan melupakan keburukannya. Saat orang lain menyakiti kita, carilah seribu satu alasan agar kita tidak benci. Ingatlah selalu kebaikannya. Jangan sampai kita mengabaikan seribu kebaikan orang, hanya karena satu keburukan yang boleh jadi tidak sengaja ia lakukan.

Kedua, segera lupakan semua perlakuan buruk orang lain. lbaratnya, kalau tinta mengotori muka, maka tindakan yang bijak adalah segera membersihkannya, bukan membiarkannya, atau menunjukkannya pada yang lain. Demikian pula saat orang berlaku buruk pada kita, menghina misalnya, alangkah bijak bila kita segera menghapusnya, bukan memendamnya, membesar-besarkannya, atau menunjukkannya pada banyak orang.

Ketiga, mohonlah kepada Allah SWT agar diberi hati yang lapang dan pikiran yang jernih. Ada doa dalam Alquran yang bisa kita panjatkan,

"Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, dan mudahkanlah urusanku; dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku; agar mereka mengerti perkataanku."

Robbisyrohliy shodriy wayassirliy amriy ....(OS Thaahaa [20]: 25-28).

Menjemput Kebahagiaan

by admin
---------
Ibadah menyegarkan hati
Ilmu menjernihkan akal
Olahraga menguatkan badan
dan Seni melembutkan perasaan…

Demikian ungkapan dari ulama dunia asal Mesir DR Yusuf Qordhowi ketika menggambarkan bentuk utuh dari agama Islam.

Maka PKS dalam membentuk kadernya memiliki multi dimensi pendekatan. Untuk urusan ibadah, setiap kader wajib mengamalkan ibadah-ibadah wajib dan sebulan sekali diadakan acara MABIT (Malam Bina Iman dan Taqwa), sebuah acara bermalam (menginap) di masjid untuk full konsentrasi ibadah hingga waktu subuh.

Ilmu dimata PKS wajib dituntut, maka membaca buku harus menjadi budaya bagi kader PKS. Pesan para ustadz kita adalah: hendaknya para kader memiliki perpustakaan pribadi di rumah masing-masing.

Dalam hal olahraga, mungkin hanya PKS yang memiliki klub sepakbola di setiap struktur level kecamatan. Bahkan, secara nasional PKS menciptakan Senam PKS Nusantara. Landasan olahraga ini bersumber dari sabda Nabi saw bahwa orang Islam yang kuat itu lebih baik dan lebih dicintai Allah.

Dan untuk masalah Seni, tidak disangsikan lagi kalau PKS sangat bersahabat dengan kesenian. Seni sastra: kader-kader muda PKS punya jaringan sastrawan muda dalam wadah Forum Lingkar Pena. Kata Nabi saw, “ajarkanlah sastra pada anak-anakmu, karena ia akan melembutkan perasaan dan mengubah seorang pengecut menjadi pemberani”.

Manusia adalah makhluk multi dimensi. Ada raga, jiwa, akal dan perasaan. Maka, manusia yang bahagia adalah mereka yang bisa memenuhi kebutuhan setiap dimensinya secara seimbang.

Ada Cinta di Akhwat Piyungan

Jumat, 26 Desember 2008

By : AkhwatQowwiy
KABREGAN: Tidak ketinggalan dengan kader ikhwan, Kamis pagi kemarin (25 Desember 2008) Akhwat & Ummahat DPC PKS Piyungan juga menggelar Liqo Bersama. Agenda dwi bulanan kali ini bertempat di rumah ibu Harjono dusun Kabregan Srimulyo Piyungan.

Kesadaran akan tabiat jalan da’wah yang panjang berliku dan mendaki, membuat para kader da’wah harus berupaya untuk terus mengokohkan barisannya. Tabiat jalan da’wah yang seperti itu memang hanya bisa dilalui dan ‘dinikmati’ oleh kafilah da’wah yang hati mereka saling berkasih sayang.

Menyadari akan hal itu, maka Liqo Bersama Akhwat kali ini mengambil tema ‘Merajut Cinta di Jalan Da’wah’. Alhamdulillah, panitia acara berhasil menghadirkan ‘pakar cinta’ dari DPW PKS Yogyakarta, yaitu ibu Ida Nurleyla. Beliau juga adalah isteri dari Pak Cahyadi Takariawan, seorang qiyadah da’wah yang banyak mengulas tentang ‘cinta’.

Beberapa hal beliau sampaikan diantaranya tentang Adab Bersaudara : 1) Mencitai Saudara kita seperti mencitai diri sendiri; 2) Memenuhi hak-hak saudara kita; 3) Meringankan beban saudara kita; 4) Menjaga/menutupi aib saudara kita; 5) Mendoakan saudara kita dengan menyebut namanya.

Disamping adab dengan sesama, Bu Ida juga mengurai tentang adab terhadap Sang Murobbiyah. Karena murobbiyah adalah ‘orang tua’ kedua dalam kehidupan da’wah kita. Diantara adab mutarobbi terhadap murobbiyahnya adalah : 1. Menghormati mereka lebih dari yang lain, 2. Tsiqoh atau percaya, 3. Tho'at atau taat pada Murobbi.

Pagi yang cerah Kamis itu tampak juga di wajah-wajah akhwat-ummahat yang dengan seksama mengikuti rangkaian acara yang berakhir pukul 10.30 WIB. Uraian lembut tentang cinta memang akan membuat hati lebih bening, perasaan lebih halus, dan raut muka lebih ceria.

“Mengunyah garam dalam sebuah jama’ah jauh lebih baik daripada memakan puding dalam perpecahan” (Ibnu Abbas ra)

Masih Adakah Lilin Harapan

Oleh Pribakti B. *
Tiba-tiba, masuk seorang bocah ke ruangan itu. Perasaan takutnya menyergap. Dia pun menangis, takut pada gelap. Tangisan itu tak lama, karena dihentikan oleh lilin keempat. "Jangan takut dan jangan menangis selama aku masih ada dan menyala, kita akan selalu dapat menyalakan ketiga lilin lainnya," kata lilin keempat. Itulah lilin "harapan".
---------
Beberapa hari ini saya jadi tempat berkeluh kesah. Beragam unek-unek tentang kehidupan di negeri ini, mulai ekonomi yang terpuruk, tiadanya keadilan, dan kearifan lokal yang menghilang, terlontarkan. Gelombang PHK masal segera tiba. Ada nada marah, gelisah, dan keputusasaan yang tak berujung. Adil dan sejahtera, dua kata yang populer pada setiap pilkada, cuma manis sesaat. Setelah itu, situasi kembali semrawut, bahkan lebih tak karuan.

Semua itu disebabkan banyaknya predikat miring tentang bangsa ini. Disebut, misalnya, bangsa yang sakit, pemalas, penjiplak, pengutang, penipu, pendusta, koruptor, teroris, peracun, tukang gontok-gontokan, dan predikat jelek lain.

Stempel tak sedap itu pun muncul dari berbagai kalangan. Habis, wong jelas-jelas, misalnya, lampu di perempatan menyala merah, eh, nyelonong terus. Polisi di depan mata pun tak digubris, dan memang tak bisa berbuat apa-apa. Negeri ini seperti tak berhukum.

Saat seperti itu, jangan tanya soal kebenaran. Bila tak ingin memanjangkan soal, lebih baik mengalah. Orang mengalah itu bijaksana. Pemaafan itu kemuliaan. Sekali waktu kuping memang harus ditulikan agar terasa lebih mulia.

Namun, untuk predikat bangsa yang "sakit" sepertinya mendekati tepat. Persis saat si pengutang ditagih, dan jawaban dia jauh lebih galak daripada yang mengutangi. Jadinya, menagih hak kok harus merengek-rengek kayak pengemis. Ada pula yang berpura-pura lupa. Apa tidak makan hati? Lebih celaka lagi jika si pengutang membalik omongannya: "Mana bukti utang saya?".

Proses utang-mengutangi yang berbasis kekeluargaan pun akhirnya tererosi pelan-pelan. Padahal, dalam hukum agama, bagi orang yang melalaikan utangnya -walau cuma satu tarikan napas- terancam penyesalan yang tiada akhir dan kerugian yang tiada habis.

Sedih

Yang paling menyedihkan saya ketika bangsa ini dijuluki pemalas. Tapi, apa mau dikata. Coba lihatlah pengemis yang gemuk-gemuk di perempatan jalan, atau para pengamen di warung pinggir jalan yang berisik itu sungguh tak masuk akal. Maksud saya, tak masuk akal malasnya. Belum lagi banyak pegawai negeri yang belum mengerjakan tugas sudah lebih dulu mengeluh tidak sanggup. Bisanya cuma nongkrong, ngobrol, baca koran, ngopi, dan minta gaji naik.

Kepusingan otak semakin nyut-nyut jika kita rajin memelototi layar kaca televisi. Di mana-mana banyak orang antre minyak tanah dan BBM. Keadaan ini diperparah dengan kenaikan harga sembako, seperti beras, gula, dan minyak goreng. Bisa jadi sebentar lagi warung pinggir jalan dan perusahaan bakal kolaps. Lalu bisa ditebak, gelombang PHK bakal tak terelakkan. Dan, yang pasti pendapatan mereka pun makin minim.

Memang harus diakui, sistem penggajian di negeri ini tak proporsional. Perlu penataan ulang. Jaraknya kayak bumi dan langit, hingga memperdalam jurang kemiskinan. Sementara, di mal dan supermarket dipertontonkan orang berlomba menghabiskan uang memborong barang mewah.

Padahal, rakyat miskin, rakyat yang merasa hidup makin sulit, pasti lebih merasakan kepedihan. Rakyat yang tidak punya apa-apa (makanan, pekerjaan, dan harapan) lagi pasti bakal frustrasi. Sebagai "rumput" mereka hanya diinjak-injak. Padahal, gerak akar rumput itulah yang justru mengkhawatirkan. Jika rumput menumpuk ini mengering dan kena sedikit saja percikan api, pemerintah bakal repot.

Lebih celaka lagi, kini banyak orang zalim yang punya otoritas -punya kuasa- malah mengusur orang-orang baik. Maka, zaman pun jadi terbolak-balik.

Untuk itu, Ustad Yusuf Mansur dalam satu tulisannya mengingatkan bahwa sesungguhnya selama ini langkah kita adalah langkah orang-orang salah, langkahnya orang zalim. Tapi, percayalah bahwa Allah pun berkehendak pada keselamatan diri kita.

Itulah harapan Ustad Yusuf Mansur. Persis harapan yang ditulis Paulus Winarto dalam bukunya Reach Your Maximum Potential tentang empat lilin, yang satu per satu mulai meleleh dan padam. Kisahnya dimulai dari Lilin pertama berkata, "Aku adalah damai, namun manusia tidak mampu menjaganya. Jadi, lebih baik aku matikan diriku. Pet!

Lilin kedua mulai berkata, "Aku adalah iman. Sayang, aku tidak berguna lagi. Manusia tidak mau mengenalku. Tidak ada gunanya kalau aku tetap menyala. "Tiupan angin pun mematikannya dalam sekejap. Ruangan mulai agak gelap.

Lilin ketiga ganti berbicara: "Aku adalah cinta. Aku tidak lagi mampu untuk tetap menyala. Manusia tidak lagi memandang dan manganggapku berguna. Mereka saling membenci, bahkan membenci pada mereka yang mencintai. Membenci keluarga sendiri." Lilin ketiga pun padam.

Tiba-tiba, masuk seorang bocah ke ruangan itu. Perasaan takutnya menyergap. Dia pun menangis, takut pada gelap. Tangisan itu tak lama, karena dihentikan oleh lilin keempat. "Jangan takut dan jangan menangis selama aku masih ada dan menyala, kita akan selalu dapat menyalakan ketiga lilin lainnya," kata lilin keempat. Itulah lilin "harapan".

Dan bocah itu pun menyalakan ketiga lilin yang telah padam. Jadi? Saya, juga Anda, atau siapa pun yang mengaku bangsa Indonesia, tidak perlu telinganya ditulikan dalam menghadapi keterpurukan bangsa ini. Kita masih punya titik terang. Kita tak boleh tergoyahkan oleh hal-hal yang menyesatkan.

Orang-orang sukses selalu melawan kekalahan dan kesengsaraan tanpa pernah mengenal menyerah dan kecewa. Juga kita, tentunya!

*. Pribadi B., dokter alumnus Fakultas Kedokteran (FK) Unair saat ini staf pengajar FK Unlam Banjarmasin
-----------
sumber: Jawa Pos (22/12/2008)

PKS Dongkrak Konstituen Hindu Bali

pkspiyunganonline: Keseriusan PKS mengembangkan semangat keterbukaan yang dideklarasikan dalam Mukernas di Bali, Februari 2008, kini mulai membuahkan hasil. Terbukti kini banyak masyarakat Hindu Bali yang beralih haluan menjadi pendukung PKS.

Kepada INILAH.COM, Kamis (25/12) malam, Sekretaris Jenderal PKS, Anis Matta, mengaku di antara penganut Hindu Bali yang mendukung PKS itu bahkan banyak yang ikut menjadi tim sukses untuk caleg-caleg PKS yang notabene beragama Islam.

Anis yang sebelumnya tampil dalam acara konsolidasi kader di Hotel Nikki, Denpasar, menegaskan PKS telah berhasil mengubah peta politik Indonesia dengan menghilangkan sekat-sekat agama, ideologi, dan suku. “Dengan mengakhiri era politik aliran, PKS hendak membangun wawasan kebangsaan baru dengan mengedepankan semangat kepahlawanan dan inovasi,” kata Anis.

Ide tentang ‘The Next Indonesia’, Lanjut Anis, harus dimulai dengan membangun tiga nilai utama, yaitu kepahlawanan, kebersamaan, dan inovasi. Itulah fondasi baru bagi Indonesia masa depan. “Ini yang menjelaskan mengapa masyarakat Hindu Bali tidak lagi punya hambatan untuk menerima dan mendukung PKS," kata Anis.
------------
sumber: inilah.com

Kata Anak TK, PKS = Partai Kesukaan Saya!

by abuhasan
----------------
Kriing…. Kriing… Kriing…

Nada dering HP sejenak mengagetkan Wawan Wikasno. Setelah melihat display HP, ketua DPC PKS Piyungan ini langsung memencet tombol berwarna hijau.

“Assalamu’alaikum, ada apa pak? Tumben malam-malam menelpon,” sahut Pak Wawan.

“Wa’alaikumussalam, ini saya ada berita bagus buat PKS,”
suara balasan ini makin membuat Pak Wawan penasaran. Karena biasanya pak Wawan yang sering menghubunginya, tapi kali ini malah beliau yang menelpon malam-malam. Beliau adalah bapak Harjono, pengusaha sukses burung puyuh yang juga simpatisan PKS.

“Saya dapat kepanjangan baru singkatan PKS!”lanjut Pak Harjono.

“PKS kepanjangannya Partai Kesukaan Saya! Anak saya yang baru TK itu yang menemukan kepanjangan baru PKS. Tadi dia bilang ke saya kalau dia punya kepanjangan untuk PKS,” dengan luapan kegembiraan Pak Har menceritakan kisah anaknya kepada ketua DPC PKS Piyungan.

Anak Pak Harjono yang dikisahkan ini namanya Azhida Azka Af’ida. Putri berumur 5 tahun ini sekarang lagi sekolah di TK Muhammadiyah.

Interaksi PKS Piyungan dengan Pak Harjono sudah cukup lama. Beliau sekeluarga rutin setiap bulan Ramadhan menggelar Buka Bersama untuk kader PKS Piyungan di rumahnya.

Barangkali ‘penemuan singkatan PKS’ dari dik Azka ini sebagai gambaran dari interaksi yang dibangun antara PKS dengan keluarga Pak Har selama ini. Tentu harapan dari putri belia ini harus mampu dijaga PKS (Piyungan khususnya) dengan konsisten menebarkan kemanfaatan bagi sesama. Dan bagi para kader PKS semoga ungkapan jujur dari anak kecil ini mampu menjadi energi untuk terus beramal.

PKS = Partai Kesukaan Saya!

Liqo Bersama Ikhwan DPC PKS Piyungan

Kamis, 25 Desember 2008

Reporter: abuhasan
“Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai 'uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya.”
----------
Penggalan ayat 95 dari surat An-Nisa diatas menjadi tema sentral taujih Ustadz Agus Sofwan yang disampaikan dalam Liqo Bersama Ikhwan DPC PKS Piyungan, Senin (22/12).

“Politik adalah bagian dari amal sholih yang utama, karena inti politik yang kita jalankan adalah untuk menghadirkan kemaslahatan dan kesejahteraan bagi rakyat. Sedangkan di hadapan Allah SWT, amal yang paling dicintainya adalah menebarkan kemaslahatan, dan manusia terbaik adalah mereka yang paling bermanfaat bagi sesama,” terang ustadz Agus dihadapan empat puluhan kader ikhwan Piyungan.

“Untuk mewujudkan kemenangan yang kita cita-citakan, Allah SWT telah memberi rumusan baku berupa iman dan amal sholih seperti termaktub dalam surat Al Furqon (25) ayat 55. Iman berarti landasan gerak dan aktivitas kita dalam berpolitik semata karena mencari ridlo Allah dan kita yakin kalau tidak ada dari aktivitas dan pengorbanan kita yang akan sia-sia dihadapan Allah. Sedang amal sholeh berarti kita harus menebarkan kebajikan-kebajikan dalam segala bidang kehidupan,” urai ustadz Agus selanjutnya.

Terlihat aura optimisme dari hadirin yang memadati ruang utama masjid Kholid bin Walid tempat acara bulanan DPC PKS Piyungan ini berlangsung.

Jam menunjuk angka 22.00 WIB ketika rangkaian acara Liqo Bersama ditutup oleh akhuna Suparman selaku MC acara.

UU BHP, Kado PKS Untuk Mahasiswa?

Rabu, 24 Desember 2008

Oleh Ali Abdurabbih*
Belum lama ini DPR mengesahkan UU BHP (Badan Hukum Pendidikan) yang menimbulkan gelombang demonstrasi dari para mahasiswa karena dinilainya akan merugikan kalangan mahasiswa dan hanya ‘menguntungkan’ pihak perguruan tinggi.

Protes juga dialamatkan kepada PKS karena Ketua Pansus RUU BHP adalah Irwan Prayitno yang merupakan anggota legislatif dari PKS.

Benarkah PKS sudah tidak pro dengan perjuangan mahasiswa yang menuntut pendidikan murah? Apakah politisi PKS sudah bergaya borjuis dengan membela kepentingan kapitalis pihak perguruan tinggi?

Menurut ketua Panitia Khusus RUU BHP, Irwan Prayitno (dari PKS), Undang-Undang Badan Hukum Pendidikan (UU BHP) justru menjamin biaya kuliah akan turun. Ketua Komisi X DPR yang membidangi pendidikan ini menilai orang-orang yang memprotes belum membaca dan memahami UU BHP secara menyeluruh.

“Bagaimana biaya kuliah mahal kalau biaya investasi (uang masuk, uang pangkal, dan lain-lain) ditanggung negara, dua pertiga biaya operasional ditanggung negara, dan ada klausul yang mengharuskan perguruan tinggi merekrut 20 persen mahasiswa miskin?” katanya di salah satu media.

Turunnya biaya kuliah ke depan, kata Irwan, dapat digambarkan dengan rumus: SPP BHP=SPP BHMN/sekarang - dana investasi - dana lain-lain - dua pertiga biaya operasional. Jika dulu biaya kuliah Rp 3 juta, dengan rumus itu, Irwan mengatakan, “Akan dikurangi biaya investasi Rp 1 juta, sehingga tinggal Rp 2 juta. Kemudian, dikurangi biaya lain-lain Rp 500 ribu, sehingga tinggal Rp 1,5 juta. Lalu, dipotong biaya operasional dua pertiga dari Rp 1,5 juta itu. Jadi, tinggal Rp 500 yang nanti dibayar.

Yang lebih menjamin UU BHP pro orang miskin, kata Irwan, adalah adanya klausul yang mengharuskan perguruan tinggi merekrut 20 persen mahasiswa miskin dan langsung diberi beasiswa. “Sekarang ini, total mahasiswa miskin di perguruan tinggi hanya lima persen dan saat masuk mereka harus sibuk cari beasiswa. Sekarang tidak lagi.”

Karena ketentuan-ketentuannya itu, Irwan mengatakan fraksi-fraksi di DPR bulat menyetujui RUU BHP untuk disahkan menjadi UU. “Kalau membaca draf awal pemerintah, memang mengandung banyak unsur komersial. Tapi, saat sampai di DPR, banyak yang kita delete,'' katanya.

Setelah kebutuhan anggaran diexercise dengan dana pendidikan Rp 200 triliun di APBN, Irwan mengatakan SPP di sekitar 50 perguruan tinggi yang totalnya Rp 5 triliun, bisa ditutupi. Sebenarnya, kata Irwan, bisa saja pendidikan tinggi digratiskan. Tapi, itu dinilai tidak adil. “Jadi, kita bikin yang mampu tetap bayar, yang miskin gratis.”

Kalangan yang membayar pun, kata Irwan, kelak bertingkat-tingkat, sesuai kemampuan. “Bisa ada mahasiswa yang membayar Rp 100 ribu dan ada yang membayar Rp 10 juta,” katanya. Sangat gamblang dan terang sekali penjelasan dari doktor bidang manajemen SDM ini terkait kontorversi UU BHP.***
-------------
*aliabdurabbih@yahoo.co.id
sumber: inilah.com
 
© Copyright PKS PIYUNGAN 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com | Redesign by PKS PIYUNGAN