NEWS UPDATE :

Popularitas Mega Naik Tak Jaminan Dipilih Rakyat

Senin, 30 Juni 2008

[pkspiyungan online] - Naiknya popularitas Megawati berdasarkan survei terbaru Indo Barometer dinilai tidak jadi jaminan akan membuat peluangnya akan menjadi besar dalam pemilu 2009.

"Ini masih semu karena masyarakat kita butuh wajah baru, bukan tokoh-tokoh lama seperti SBY, Megawati, Gus Dur dan Wiranto," ujar pengamat politik FISIP UGM Nanang Pamuji saat dihubungi okezone di Jakarta, Senin (30/6/08).

Nanang menilai, masyarakat kita sudah bosan dengan wajah-wajah lama yang tidak kunjung membawa perubahan, tapi tidak bisa dimungkiri juga bahwa sebagaian masyarakat kita masih terpukau dengan pencitraan yang dilakukan oleh tokoh-tokoh lama.

"Jadi hasil survei terhadap tokoh-tokoh lama itu tidak akan terlalu berpengaruh dalam pemilu 2009 mendatang. Jika ada yang turun popularitasnya seperti SBY, ya karena kebijakan yang dilakukan tidak populer," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa berdasarkan survey yang dilakukan oleh Indo Barometer periode 5-16 Juni 2008 terhadap 1.200 responden di 33 provinsi, dengan metode multistage random sampling, menunjukkan, hanya 31,3 persen responden yang menginginkan Presiden Yudhoyono menjabat lagi untuk periode 2009-2014. Yang tak menginginkan 50,6 persen responden dan yang tidak menjawab atau tidak tahu 18,1 persen responden.

Ketika diajukan pertanyaan terbuka, siapa calon presiden yang akan dipilih bila pemilu dilakukan hari ini, pilihan terbanyak jatuh kepada Megawati Soekarnoputri, 26,1 persen responden. Yudhoyono menempati urutan kedua, dengan 19,1 persen.

”Untuk pertama kalinya dalam survei Indo Barometer, tingkat kepuasan terhadap Yudhoyono di bawah 50 persen. Demikian juga dukungan terhadap dia. Jika pemilihan presiden dilaksanakan hari ini, dukungan terhadap Yudhoyono di bawah Megawati,” ujar Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari di Jakarta, Minggu (29/6).

Dari hasil survey, yang perlu digarisbawahi adalah, masih terbukanya peluang bagi 'wajah baru' dalam pemilihan presiden mendatang. Megawati 'hanya' disukai 26,1 persen responden, SBY 19,1 persen, sedang 55 persen masih membuka peluang bagi tokoh selain kedua kandidat itu. [kompas/okezone]

PKS Piyungan Manjakan Penggila Bola

Reporter : Abu Hasan Surhim

Final Euro 2008 yang berlangsung Senin dinihari tadi secara maksimal dimanfaatkan semua DPRa di wilayah kecamatan Piyungan, Bantul, Yogyakarta. Tiga DPRa secara bersamaan mengadakan kegiatan nonton bareng [nonbar] di tiga dusun yang disambut antusias masyarakat penggila bola piyungan.

DPRa Srimartani menggelar nonbar di dusun Sanansari yang disaksikan seratusan penonton. Dusun yang dulu dikenal sebagai basis kuat 'hijau' ini sekarang berubah menjadi basis 'putih' berkat upaya-upaya DPRa Srimartani 'mendekati' masyarakat dengan beragam kegiatan. Dan salah satunya adalah nonbar. Bahkan tokoh-tokoh dusun Sanansari jauh-jauh hari sebelum waktu final Euro 2008 sudah mewanti-wanti pengurus DPRa PKS Srimartani, bisa tidak bisa harus menggelar acara nonbar final Euro 2008 di dusun mereka.

Lain lagi dengan DPRa Srimulyo. Persatuan pemuda dusun Bintaran Wetan meminta PKS Srimulyo memfasilitasi kegiatan nonbar di dusun mereka. Bahkan mereka rela patungan untuk membeli ube-rampe acara nonbar. Jadilah malam tadi, sambil menanti jam tayang nonbar, mereka mbakar ikan rame-rame. Sekitar enampuluhan pemuda dan orang tua memadati pekarangan rumah Mbah Beran, saudagar bata merah, yang menjadi tuan rumah acara nonbar.

Sedangkan acara nonbar DPRa Sitimulyo dilangsungkan di dusun Lemah Abang yang dinikmati sekitar empat puluhan warga. Mereka puas PKS mau bersusah payah 'melayani' gila bola mereka.

Kelompok Arisan Ibu-ibu Kemloko Antusias Mengikuti Penyuluhan Kesehatan Pos WK DPRa Srimartani

Reporter: Nur Hartati [PKS Srimartani]

Pos Wanita Keadilan (PWK) DPRa PKS Srimartani mengadakan penyuluhan kesehatan ibu dan anak yang diberi tajuk “Gangguan Akibat Kekurangan Yodium”. Acara yang berlangsung hari Ahad [29/6] kemarin dan bertempat di kediaman Bu Ngatiyem dusun Kemloko, Srimartani, Piyungan, Kab. Bantul, ini diikuti kelompok arisan ibu-ibu dusun Kemloko. Penyuluhan ini dimaksudkan agar ibu-ibu memiliki kesadaran akan bahaya yang dapat ditimbulkan karena kurangnya asupan zat yodium yang dikonsumsi.

Sebagai pembicara dalam penyuluhan ini Ika Agustina dan Winda Irwanti, mahasiswi jurusan Gizi dan Kesehatan, fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada. Diantra paparan beliau yaitu, “ kekurangan yodium dapat mengakibatkan penyakit gondok, cacat mental pada anak-anak, kurangnya daya tahan tubuh, dan resiko gampang keguguran pada ibu hamil. Selain itu beliau juga menguraikan bahwa bahaya-bahaya tersebut dapat diantisipasi secara dini dengan menggunakan garam beryodium, mengkonsumsi ikan laut segar maupun olahannya, dan yang paling gampang yaitu banyak mengkonsumsi sayuran dan buah. Karena pada hakekatnya Yodium terdapat pada hampir semua bahan pangan asal cara memasaknya benar sehingga kandungan yodiumnya tidak terbuang sia-sia. Mereka menjelaskan pula bahwa anak-anak yang sudah terlanjur menampakkan gejala-gejala kekurangan yodium dapat segera di bawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan secara gratis karena penanggulangan kekuranagan yodium merupakan program dari pemerintah.

Acara yang berlangsung pukul 13.00-13.45 WIB ini ditutup dengan sesi tanya jawab. Pertanyaan yang diajukan sangat beragam mulai dari apa gejala-gejala penyakit gondok, apa akibat kelebihan zat yodium, bagaimana perbedaan kandungan yodium ikan air tawar dan ikan air laut, sampai bagaimana cara menanak nasi yang benar agar kandungan gizinya tidak hilang.

Ibu-Ibu Arisan di Kemloko sangat berterima kasih kepada PKS dengan adanya acara ini dan berharap acara-acara serupa dapat diadakan pada lain waktu.


Penerimaan PNS Departemen Keuangan Untuk Sarjana

Minggu, 29 Juni 2008


Bergabung Bersama Kami Membangun Bangsa

"Departemen Keuangan memberi kesempatan kepada para sarjana Indonesia untuk menjadi calon pegawai di 12 unit Eselon I Departemen Keuangan yang tersebar pada 1.063 kantor di seluruh Indonesia."

Persyaratan Umum:
  1. Warga Negara Indonesia;
  2. Berusia minimal 18 tahun pada tanggal 30 Juni 2008;
  3. Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan Pengadilan, karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan;
  4. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, anggota TNI/POLRI, pegawai BUMN/BUMD atau pegawai swasta;
  5. Tidak berkedudukan sebagai PNS atau CPNS;
  6. Mempunyai pendidikan, kecakapan, keahlian, dan keterampilan yang diperlukan;
  7. Berkelakuan baik;
  8. Sehat jasmani dan rohani;
  9. Bersedia bekerja pada instansi-instansi dalam lingkungan Departemen Keuangan, dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Persyaratan Khusus:

  1. Mempunyai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sekurang-kurangnya 3.00 dalam skala 4 bagi lulusan Sarjana (S1) dan 3.25 dalam skala 4 bagi lulusan Pasca Sarjana (S2);
  2. Umur pada tanggal 30 Juni 2008, tidak lebih dari 27 tahun bagi pelamar lulusan S1 non Akuntan beregister (batas tanggal lahir 30 Juni 1981 dan setelahnya), dan 30 tahun bagi pelamar lulusan S1 Akuntan beregister dan S2 (batas tanggal lahir 30 Juni 1978 dan setelahnya).
INFO LEBIH LENGKAP HUBUNGI: www.depkeu.go.id

TRP DPRa Srimulyo: Ajang Komunikasi & Konsolidasi Kader

Reporter: Andi TW
Sudah merupakan kegiatan rutin DPRa PKS Srimulyo setiap bulan sekali melaksanakan TRP [Ta'lim Rutin Partai] sebagai sarana komunikasi dan konsolidasi kader. Bulan Juni kali ini, TRP dilaksanakan hari Ahad kemarin tanggal 22 Juni 2008 jam 13.00 yang bertempat di rumah Ukhti Desi, dusun Payak, Srimulyo, Piyungan, Bantul, D.I. Yogyakarta Hadiningrat.

Kegiatan tersebut dihadiri 10 Ikhwan dan 12 akhwat dari jajaran pengurus dan para kader. Ketua DPC PKS Piyungan, Bapak Wawan Wikasno, juga ikut membersamai. Acara dipandu oleh Akhi putut Budiyanto dimulai dengan tasmiah kemudian mendengarkan lantunan ayat-ayat alquran yang dibacakan akhi sugino, sungguh sangat menentramkan hati dan begitu syahdu.

Dalam sambutannya, ketua DPRa PKS Srimulyo Bapak Nugroho Slamet Raharjo, mengingatkan para kader agar menyiapkan 'nafas panjang' dan menjaga stabilitas semangat dalam memenangkan partai dakwah ini di pemilu 2009.

Sedangkan acara inti TRP kali ini diisi taujih oleh Ketua DPC PKS Piyungan, Wawan Wikasno, yang menyampaikan oleh-oleh dari Ketua Bapilu Depok Jawa Barat, terkait pengalaman dan strategi mereka dalam memenangkan pilkada di Depok beberapa waktu yang lalu. Hal yang sangat ditekankan sekali adalah pentingnya keterlibatan semua kader dan keteladanan jajaran qiyadah [pimpinan], jangan terhambat dengan keterbatasan dana, perlunya menuliskan SEMUA ide program atau kegiatan walaupun belum tentu bisa terealisasikan.

Pada acara lain-lain diisi arisan peserta TRP dan latihan tensi untuk persiapan yankes [Pelayanan Kesehatan Gratis].

---------
* Afwan tidak ada foto kegiatan. Karena reporter yang bertugas 'lupa' bawa kamera [Admin]

Masjid Dihancurkan Karena Menolak Tempelkan Iklan Olimpiade

China (armnews) - Dewan Muslim Alaoyjor Internasional (DMAI) mengatakan, pemerintah China telah menghancurkan sebuah masjid di sebuah kampung yang masuk dalam wilayah propinsi Xinjiang bagian barat karena menolak untuk menempelkan ‘banner’ dukungan atas pesta olahraga dunia, Olimpiade di mana Peking akan menjadi tuan rumahnya pada bulan Agustus mendatang.

Perang terhadap Islam di dunia semakin menjadi-jadi. Saat ini kebencian musuh Islam semakin ditampakkan tanpa ditutup-tutupi lagi dan toleransi terhadap Islam telah lama hilang. Perang ini semakin memalukan dan tanpa ampun.

Juru bicara resmi DMAI menjelaskan, masjid yang sudah dihancurkan itu terletak di village coffee, kota Alexei city, sebelah barat daya propinsi Senkyanj. Selain itu, pemerintah juga melakukan penyitaan terhadap mushaf al-Qur`an yang ada di masjid dan menangkapi puluhan kaum Muslimin serta menyiksa mereka.!!

Juru bicara itu juga menjelaskan, pemerintah China memaksa sejumlah masjid agar mempromosikan pesta olahraga akbar di dunia itu dengan tujuan mendapatkan dana dan bantuan finansial dari kaum Muslimin Alaoyjor atas pelaksanaannya. Namun umat Islam menolaknya.

Juru bicara itu menambahkan, masjid yang dihancurkan itu juga dituduh aparat keamanan menyimpan sejumlah paket mushaf al-Qur`an ilegal.

Sementara itu, pemerintah China sendiri menolak untuk mengomentari berita tersebut. (bbs/arrahmah.com)

Visitor Voice: Rindu ini Membuncah Lagi

Nurani Seorang Salwangga

----------------
sebelumnya salam kenal, saya terlahir di sebuah dusun kecil timur jogja. dusun petir, srimartani, piyungan, bantul, yogyakarta.

hanya karena sebuah ke-egoisan pribadi, aku terlempar sampai tanah bekasi. rindu memang akan tumpah darah kelahiran.

tapi,

lingkaran kehidupan dengan rutinitas keseharian telah menawan aku ditempat ini.

do'a restunya saudaraku.
aku rindu ingin berkiprah dikampungku. saat ini, cukup dengan mengunjungi blog ini. rasanya menjadi obat tersendiri.

2008 Juni 27 13:22

[palungsalwangga]

------------------

[Thanks untuk salwangga atas comment-nya. Maaf kalo kami tampilkan 'comment' ini... semoga tidak keberatan. Kami termotivasi untuk lebih meningkatkan 'kiprah' kami dengan membaca 'comment' ini. Dan setiap 'comment' juga catatan di 'Buku Tamu' yang kami anggap memberi motivasi akan kami posting di blog ini. Thanks again - ADMIN]

Rapimcab II DPC PKS Piyungan: Rapatkan Barisan Raih Kemenangan

Sabtu, 28 Juni 2008

Reporter: Sinyo Hariyanto

Bertempat di rumah ibu Nur Wakidah, Jumat [27/6] jam 20.00 - 21.30 WIB, DPC PKS Piyungan mengadakan Rapat Pimpinan Cabang [Rapimcab] II.
Rapimcab kali ini dihadiri pengurus harian DPC dan semua utusan dari tiga DPRa yang ada di wilayah kecamatan Piyungan, kabupaten Bantul, D.I. Yogyakarta.

Dari pengurus harian DPC hadir: Wawan Wikasno [Ketua DPC], Sulistiyono [Sekretaris], Nur Hidayah [Bendahara], Nur Wakidah [Pos WK], A. Hasan [Kaderisasi], Tri Wuryani [Kewanitaan], Abdillah [Penasehat].

Utusan DPRa Sitimulyo terdiri dari : Akhid [Ketua DPRa], Nitra [Wakil Ketua], Sarojo [Sekretaris], Farikhah [Kaderisasi]. DPRa Srimulyo diwakili: Nugroho Slamet [Ketua DPRa], Andi TW [Wakil Ketua], Prapti Suwarni [Pos WK]. Sedangkan DPRa Srimartani menghadirkan: Rusdi Sumartono [Ketua DPRa], Eko Heri [Sekretaris], Hariyanto [Bendahara], dan Nur Laela Zamzana [Kewanitaan].

Selain membahas evaluasi kerja dan kinerja DPC/DPRa selama satu semester awal 2008, Rapimcab II ini membahas penjabaran detil matrik program yang telah dibuat DPD Bantul. Sesuai dengan keputusan DPD PKS Bantul, DPC PKS Piyungan diberi amanah untuk mendulang 5.666 suara di Pemilu 2009. Dengan melihat penyebaran jumlah kader dan potensi yang dimiliki masing-masing DPRa, maka DPC Piyungan membagi target pencapaian suara dengan komposisi: DPRa Sitimulyo 2.500 suara, DPRa Srimulyo 2.000 suara, dan DPRa Srimartani 1.166 suara.

Agenda lain yang dibahas dalam Rapimcab adalah optimalisasi kantor sekretariat DPC Piyungan sebagai sarana pelayanan dan media komunikasi dengan masyarakat. Sehingga diputuskan untuk membuka kantor DPC setiap hari dengan membuat jadwal piket harian yang diampu oleh DPRa secara bergantian. DPRa Sitimulyo tiap hari Senin dan Kamis, DPRa Srimulyo tiap Selasa dan Jumat, DPRa Srimartani Rabu dan Sabtu, sedang hari Ahad diampu DPC.

Masih banyak agenda yang belum terbahas secara detil, sehingga diputuskan untuk membahasnya lebih lanjut di forum syuro rutin DPC-DPRa yang disepakati tiap malam Senin.

Chating On Mission: Cara Pemuda Muslim Amerika Berdakwah

Jumat, 27 Juni 2008

Oleh: Syamsi Ali *

Franklin baru bersyahadat sebulan yang lalu. Dia sekarang aktif mengikuti kajian Islam pada The Islamic Forum for new / non Muslims yang saya asuh di Islamic Cultural Center New York. Subhanallah, pekan pertama dia menjadi Muslim, pemuda hispanic (keturunan Amerika Selatan) ini sudah membawa 2 orang temannya ikut bersyahadat. Satu orang gadis hispanic, satu orang lagi pemuda Yahudi.


Dalam hati saya bertanya-tanya, apa saja yang dia bicarakan kepada teman-temannya itu, sampai mereka tertarik ikut bersyahadat. Pertanyaan saya itu kemudian terjawab. Beberapa hari lalu, saya dikiriminya transkrip percakapan internet(chatting)nya dengan seorang pemuda lain di New York upstate. Dilakukan jam 1 dini hari! Kegigihannya dalam meyakinkan orang, bahwa Islam itu cool (keren) bikin saya tersipu-sipu. Gayanya funky khas anak muda. Berikut ini terjemahan percakapan mereka. FishermenComics adalah Franklin, sedangkan SHOCKWAVE886 adalah kenalan barunya. Ada bagian-bagian yang saya hapus (***********) karena alasan kebaikan.

FishermenComics [1:12 AM]: Hei, apakabar Teman
SHOCKWAVE886 [1:12 AM]: siapa ini?
FishermenComics [1:12 AM]: Saya, Franklin Taveras yang Agung
SHOCKWAVE886 [1:12 AM]: siapa?
FishermenComics [1:12 AM]: kita belum pernah kenalan
FishermenComics [1:13 AM]: kamu tinggal di New York ‘kan?
FishermenComics [1:14 AM]: kamu percaya Tuhan?
SHOCKWAVE886 [1:15 AM]: yeah saya percaya
FishermenComics [1:15 AM]: keren
SHOCKWAVE886 [1:15 AM]: kok kamu bisa tahu tentang saya?
FishermenComics [1:15 AM]: kalau begitu kita saudara
FishermenComics [1:15 AM]: kenapa aku tahu, karena tampangmu kayak angsa bodoh SHOCKWAVE886 [1:15 AM]: angsa bodoh?
FishermenComics [1:15 AM]: HAHA...
FishermenComics [1:15 AM]: kerja apa?
SHOCKWAVE886 [1:16 AM]: aku sedang tidak bekerja tapi sungguh-sungguh sedang berpikir untuk jadi pastor, pendeta, atau mungkin penginjil, belum tahu.

FishermenComics [1:17 AM]: AH YANG BENEEERRRR
FishermenComics [1:17 AM]: Saya dulu hampir jadi pastor
FishermenComics [1:17 AM]: tapi saya berhenti pada detik terakhir
FishermenComics [1:17 AM]: apa agamamu?
SHOCKWAVE886 [1:17 AM]: Katolik Roma
FishermenComics [1:17 AM]: Saya dulu Katolik
FishermenComics [1:17 AM]: sekarang saya Muslim
SHOCKWAVE886 [1:18 AM]: kamu pernah masuk penjara?
FishermenComics [1:18 AM]: nggak
FishermenComics [1:18 AM]: hehehehehehehehe
FishermenComics [1:18 AM]: Saudaraku
FishermenComics [1:18 AM]: Saya tahu kita baru ketemu
FishermenComics [1:18 AM]: tapi biarkan aku mengatakan sesuatu
FishermenComics [1:18 AM]: pernahkah kamu meragukan Tuhan?
FishermenComics [1:18 AM]: jujur ya?
SHOCKWAVE886 [1:18 AM]: enggak
FishermenComics [1:19 AM]: bagus
FishermenComics [1:19 AM]: tapi dengar nih ya
FishermenComics [1:19 AM]: tahukah kamu apa 3 agama yang paling cepat berkembang?
SHOCKWAVE886 [1:19 AM]: nggak
FishermenComics [1:20 AM]: Islam berkembang 9 kali lebih cepat daripada Kristen, kemudian Budha, kemudian Kristen lagi
FishermenComics [1:20 AM]: Saya dulu seorang pembuat film-film Kristen
FishermenComics [1:20 AM]: saya seorang penyebar bible
FishermenComics [1:20 AM]: saya tahu kita baru ketemu tapi kamu sebaiknya ke gereja ikut saya
FishermenComics [1:21 AM]: untuk menemui beberapa orang yang kukenal
SHOCKWAVE886 [1:21 AM]: aku nggak tahu tentang itu semua, tapi asyik juga ngobrol sama kamu
SHOCKWAVE886 [1:21 AM]: ada ceweknya nggak?
FishermenComics [1:21 AM]: Kamu kepingin jadi pastor tapi masih ngomongin cewek ?
SHOCKWAVE886 [1:21 AM]: selalu
FishermenComics [1:22 AM]: pasti kamu bakal jadi pastor yang ***********

FishermenComics [1:22 AM]: Tuhan bilang kita semua harus menikah
SHOCKWAVE886 [1:22 AM]: hahahaha bukan gituuuu
SHOCKWAVE886 [1:22 AM]: aku mah gak bakalan gitu
FishermenComics [1:22 AM]: Saya heran kenapa pastor nggak menikah
FishermenComics [1:23 AM]: ngomong-ngomong, apa yang kamu tahu tentang Islam?
SHOCKWAVE886 [1:23 AM]: aku tahu banyak orang masuk penjara terus masuk Islam untuk perlindungan, jadi aku pikir mereka dihormati (setelah masuk Islam)

FishermenComics [1:24 AM]: salah, hehehe, hampir setiap hari lebih dari 30 orang di New York saja masuk Islam
FishermenComics [1:24 AM]: soalnya (Islam) itu adalah kebenaran, Bro
FishermenComics [1:24 AM]: saya bisa menunjukkan kepadamu
FishermenComics [1:24 AM]: Hanya ada satu Tuhan
SHOCKWAVE886 [1:24 AM]: aku nggak mau pindah agama
FishermenComics [1:25 AM]: Saya nggak nyuruh kamu pindah agama, tugas muslim hanya menyampaikan pesan
FishermenComics [1:25 AM]: dan selebihnya urusan Tuhan
FishermenComics [1:25 AM]: seorang muslim dilarang memindahkan agama orang lain
FishermenComics [1:25 AM]: haram, dosa
FishermenComics [1:26 AM]: Muslim mengimani hal-hal yang diimani orang Kristen dan Yahudi
FishermenComics [1:26 AM]: Islam satu-satunya agama yang mengikuti SEMUA perintah Musa, dan nabi-nabi lainnya
FishermenComics [1:26 AM]: semoga kedamaian atas mereka semua
FishermenComics [1:26 AM]: kami beriman kepada Jesus Christ
FishermenComics [1:27 AM]: dia akan datang lagi
FishermenComics [1:27 AM]: dialah Al-Masih
SHOCKWAVE886 [1:27 AM]: aku tahu
FishermenComics [1:27 AM]: dan dalam Islam
FishermenComics [1:27 AM]: kitab suci kami luar biasa
FishermenComics [1:27 AM]: di dalamnya banyak sekali mukjizat
SHOCKWAVE886 [1:27 AM]: di kitab suciku juga banyak
FishermenComics [1:27 AM]: dan kitab suci kami tidak pernah berubah
FishermenComics [1:27 AM]: Muslim mengimani Injil juga
FishermenComics [1:28 AM]: kami mempelajarinya
FishermenComics [1:28 AM]: tapi Injil sudah diubah-ubah oleh manusia
FishermenComics [1:28 AM]: benar atau salah
FishermenComics [1:28 AM]: ?
FishermenComics [1:28 AM]: Tidak ada Injil yang asli, karena itu kamu nggak bisa memastikan apakah ia asli dari Tuhan
SHOCKWAVE886 [1:28 AM]: yea
FishermenComics [1:30 AM]: kalau ada yang mau ditanyakan, Bro, ikut aku ke masjid di kota. Setiap orang di sana pindahan dari Kristen/Yahudi/ dan bahkan Ateisme.... Sekarang coba kutanya, agama apa yang bisa meyakinkan seorang ateis bahwa Tuhan itu ada?
SHOCKWAVE886 [1:30 AM]: aku nggak tahu, Man
FishermenComics [1:30 AM]: hehehehehe
FishermenComics [1:31 AM]: Saya baru memeluk Islam sebulan yang lalu
SHOCKWAVE886 [1:31 AM]: aku nggak bisa begitu
FishermenComics [1:31 AM]: okay begini deh
SHOCKWAVE886 [1:31 AM]: tapi aku suka denger omongan kamu
FishermenComics [1:32 AM]: gimana kalau, Tuhan yang Maha Kuasa bisa bicara langsung dengan kamu lewat sebuah kitab
FishermenComics [1:32 AM]: dan menjawab semua pertanyaan kamu
SHOCKWAVE886 [1:32 AM]: dia memang bicara kepadaku
FishermenComics [1:32 AM]: dan sains-nya masuk akal
FishermenComics [1:32 AM]: Bukan maksud saya benar-benar bicara kepadamu
SHOCKWAVE886 [1:32 AM]: yea aku tahu
FishermenComics [1:32 AM]: misalnya saya tahu bagaimana Tuhan memberikan tanda-tanda
FishermenComics [1:33 AM]: Gimana dia bicara dengan kamu?
SHOCKWAVE886 [1:33 AM]: susah menjelaskannya, tapi aku banyak berdoa
FishermenComics [1:33 AM]: Itu bagus
FishermenComics [1:33 AM]: Kamu percaya sama teori evolusi
FishermenComics [1:33 AM]: atau aliens?
SHOCKWAVE886 [1:33 AM]: kamu dibayar ya untuk obrolan ini?
FishermenComics [1:33 AM]: hahahahahahahaha
SHOCKWAVE886 [1:34 AM]: evolusi aku percaya
SHOCKWAVE886 [1:34 AM]: aliens nggak, kecuali kalau yang kamu maksud alien itu orang Mexico
FishermenComics [1:34 AM]: di dalam Islam (artinya, kepasrahan kepada Tuhan) semua Muslim meyakini hal-hal yang sama
FishermenComics [1:34 AM]: Evolusi itu nggak benar, Bro
SHOCKWAVE886 [1:35 AM]: nggak juga
FishermenComics [1:35 AM]: aliens memang benar ada, di dalam Quran, Tuhan berfirman jangan mengira kita sendirian di alam semesta ini, jadi Dia memberi kita tanda-tanda
SHOCKWAVE886 [1:35 AM]: kamu punya aim?
FishermenComics [1:35 AM]: ini yang kumaksud tadi, tak ada dua orang Kristen yang meyakini satu hal yang sama.
FishermenComics [1:36 AM]: apa aim?
SHOCKWAVE886 [1:36 AM]: aol instant messanger
FishermenComics [1:36 AM]: oh
FishermenComics [1:36 AM]: yeah
FishermenComics [1:36 AM]: Bro, ayo kita ketemu
FishermenComics [1:36 AM]: dengan izin Tuhan
FishermenComics [1:37 AM]: Saya lihat kamu sangat mencintai Tuhan
FishermenComics [1:37 AM]: jadi kita sama dalam hal itu
FishermenComics [1:38 AM]: izinkan saya memberimu Quran
FishermenComics [1:38 AM]: supaya kamu bisa baca sendiri isinya
SHOCKWAVE886 [1:38 AM]: ok
FishermenComics [1:38 AM]: Tuhan akan membimbing kamu, dan kalau dia tidak membimbingmu, maka Islam agama yang salah
FishermenComics [1:39 AM]: kamu tinggal di dekat stasiun kereta
SHOCKWAVE886 [1:39 AM]: kira-kira begitu
FishermenComics [1:39 AM]: tempat yang saya datangi ini, sebuah kelompok kecil, dan iya ada wanita-wanita cantik di sana
FishermenComics [1:39 AM]: mereka semua pindah ke Islam
FishermenComics [1:39 AM]: dari Kristen
FishermenComics [1:40 AM]: Saya bersumpah ini akan jadi pengalaman berharga untuk kamu
FishermenComics [1:40 AM]: kalau kamu nggak suka
FishermenComics [1:40 AM]: kamu nggak perlu datang lagi
FishermenComics [1:40 AM]: dan kamu boleh bilang “F*** off “ kepadaku
SHOCKWAVE886 [1:40 AM]: nggak laah, nggak akan aku bilang gitu
SHOCKWAVE886 [1:40 AM]: tapi aku nggak mau pindah agama, itu aja soalnya
FishermenComics [1:40 AM]: di dalam Islam
FishermenComics [1:40 AM]: kamu bukan pindah agama
FishermenComics [1:41 AM]: kamu kembali ke Islam, karena Islam adalah agama yang asli, kamu cuma akan belajar saja
FishermenComics [1:41 AM]: itu saja
FishermenComics [1:41 AM]: tidak akan ada seorangpun yang akan bilang begini
FishermenComics [1:41 AM]: hei, dengar nih, pindah agama sekarang, kalau nggak saya bom kamu
FishermenComics [1:42 AM]: lihat juga foto-foto saya nih, saya bukan pemerkosa atau sejenisnya
FishermenComics [1:42 AM]: jadi jangan takut
SHOCKWAVE886 [1:42 AM]: jadi aku tetap Katolik Roma dan hanya belajar tentang Islam?
FishermenComics [1:42 AM]: YES
FishermenComics [1:42 AM]: dulu saya juga begitu
FishermenComics [1:42 AM]: saya cuma belajar
FishermenComics [1:42 AM]: sumpah pasti menyenangkan
FishermenComics [1:42 AM]: kalau nggak
FishermenComics [1:42 AM]: kamu boleh tembak aku
SHOCKWAVE886 [1:42 AM]: nggak laah, Maan
FishermenComics [1:42 AM]: hehehehehe
SHOCKWAVE886 [1:43 AM]: saya benar-benar lagi mikir nih
FishermenComics [1:43 AM]: alasan kenapa saya kepingin kamu datang
FishermenComics [1:43 AM]: adalah karena saya merasa
FishermenComics [1:43 AM]: sangat bahagia di dalamnya
FishermenComics [1:43 AM]: luar biasa rasanya begitu dekat dengan Tuhan
FishermenComics [1:43 AM]: saya nggak pernah merasakan ini di Kristen, padahal waktu itu saya sangat taat beragama
SHOCKWAVE886 [1:44 AM]: sialan, Man, aku jadi bingung nih
SHOCKWAVE886 [1:44 AM]: beneran nih
SHOCKWAVE886 [1:44 AM]: payah nih aku
FishermenComics [1:44 AM]: hehe
FishermenComics [1:44 AM]: Dengerin nih
FishermenComics [1:44 AM]: mau ngomong di telepon aja?
FishermenComics [1:45 AM]: saya bosen ngetik terus nih
FishermenComics [1:45 AM]: saya mau bicara panjang lebar
FishermenComics [1:45 AM]: saya cuma mau cerita gimana saya sampai pindah agama
FishermenComics [1:45 AM]: dan kenapa saya melakukannya
FishermenComics [1:45 AM]: maksud saya kembali ke Islam
SHOCKWAVE886 [1:45 AM]: well, aku nggak bisa ngasih nomor telepon soalnya temanku mau ikut dengar juga nih
FishermenComics [1:45 AM]: Oke
FishermenComics [1:46 AM]: suruh dia buka chatting juga
FishermenComics [1:46 AM]: kita bertiga
SHOCKWAVE886 [1:46 AM]: dia duduk di sini
FishermenComics [1:46 AM]: oh
FishermenComics [1:46 AM]: ya udah ajak aja dia
FishermenComics [1:46 AM]: hehe
SHOCKWAVE886 [1:46 AM]: o yea ngomong-ngomong ini teman Paul
FishermenComics [1:46 AM]: oke
FishermenComics [1:47 AM]: kamu baca apa yang dari tadi aku bilang, Bro?
SHOCKWAVE886 [1:47 AM]: dari tadi memang aku terus
FishermenComics [1:47 AM]: Kau dan Paul kita ketemu aja, di kota
SHOCKWAVE886 [1:47 AM]: Paul orang Yahudi
FishermenComics [1:47 AM]: oh
FishermenComics [1:47 AM]: kamu sendiri?
SHOCKWAVE886 [1:47 AM]: Katolik Roma
FishermenComics [1:47 AM]: oh
FishermenComics [1:48 AM]: jadi siapa namamu?
SHOCKWAVE886 [1:48 AM]: Mike
FishermenComics [1:49 AM]: kau ikut aja
SHOCKWAVE886 [1:49 AM]: paul bilang kamu bisa telepon ke rumahnya
FishermenComics [1:49 AM]: oke
FishermenComics [1:49 AM]: Begini
FishermenComics [1:49 AM]: saya nggak mau memaksa
FishermenComics [1:49 AM]: tapi saya BERSUMPAH segala hal dalam agama ini masuk akal semua
FishermenComics [1:50 AM]: saya tidak disuruh siapa-siapa untuk melakukan ini
SHOCKWAVE886 [1:50 AM]: aku percaya, tapi jangan berpikir bahwa saya akan berubah keyakinan
FishermenComics [1:50 AM]: okay
FishermenComics [1:50 AM]: tapi
FishermenComics [1:51 AM]: Tuhan akan membuka hatimu jika ini kebenaran
FishermenComics [1:51 AM]: jika Islam salah
FishermenComics [1:51 AM]: Dia tidak akan membuka hatimu
FishermenComics [1:51 AM]: dan jika Tuhan tidak memberikan tanda-tanda bahwa Islam adalah kebenaran, maka ini agama yang salah
SHOCKWAVE886 [1:52 AM]: Muslim percaya kepada jesus kristus dan injil?
FishermenComics [1:52 AM]: YES
FishermenComics [1:52 AM]: DIA adalah Al-Masih
FishermenComics [1:52 AM]: dan dia akan datang lagi
FishermenComics [1:52 AM]: ini yang banyak orang tidak memahami tentang Islam
FishermenComics [1:53 AM]: mereka tahunya kami menyembah manusia yang bernama mohammed
FishermenComics [1:53 AM]: padahal nggak
SHOCKWAVE886 [1:53 AM]: kalau allah?
FishermenComics [1:53 AM]: Allah adalah Tuhan yang sebenarnya
FishermenComics [1:54 AM]: kata Tuhan adalah sebuah kata yang baru
SHOCKWAVE886 [1:54 AM]: jadi kamu menyembah siapa?
FishermenComics [1:54 AM]: Kami menyembah apa yang disembah para nabi
FishermenComics [1:54 AM]: dan melakukan apa yang mereka sejak dahulu
SHOCKWAVE886 [1:54 AM]: gimana caranya?
FishermenComics [1:54 AM]: sujud kepada Tuhan
FishermenComics [1:55 AM]: kami beribadah sebagaimana yang dilakukan Jesus
FishermenComics [1:55 AM]: di dalam Injil
FishermenComics [1:55 AM]: Sujud kepada Tuhan
FishermenComics [1:55 AM]: this is the way to pray
SHOCKWAVE886 [1:55 AM]: saya akan tetap mengikuti bible dan menyembah Jesus bahkan jika saya pindah agam sekalipun, kamu ngerti?
FishermenComics [1:55 AM]: yeah
FishermenComics [1:55 AM]: Tapi kenapa menyembang anaknya bukan bapaknya?
SHOCKWAVE886 [1:55 AM]: saya menyembah keduanya
FishermenComics [1:56 AM]: kan Tuhan lebih Agung daripada Jesus?
SHOCKWAVE886 [1:56 AM]: tuhan adalah sebuah roh
FishermenComics [1:56 AM]: ??????
FishermenComics [1:56 AM]: Tuhan adalah segala hal, dia bukan roh
SHOCKWAVE886 [1:56 AM]: aku tahu
FishermenComics [1:57 AM]: Muslim meyakini benar bahwa Tuhan menciptakan 3 jenis makhluk
FishermenComics [1:57 AM]: Para malaikat
FishermenComics [1:57 AM]: Manusia
FishermenComics [1:57 AM]: dan roh-roh
FishermenComics [1:58 AM]: Bro, kita ngomong di telepon aja deh, saya bukan pembunuh atau apa gitu
SHOCKWAVE886 [1:59 AM]: gimana yah
FishermenComics [1:59 AM]: ada bible nggak di dekat kamu?
SHOCKWAVE886 [2:00 AM]: nggak, tapi di rumahku ada, kenapa?
FishermenComics [2:00 AM]: okay
FishermenComics [2:00 AM]: di Matius 5: 17
FishermenComics [2:00 AM]: Jesus Kristus bilang
FishermenComics [2:01 AM]: bahwa alasan kenapa ia dulu datang adalah untuk memperbarui perintah-perintah Tuhan (the commandments), dan untuk memastikan bahwa perintah-perintah itu tidak akan pernah dilanggar lagi, TIDAK PERNAH, “..dan mereka yang melanggarnya, telah jatuh dalam kesesatan..”
FishermenComics [2:01 AM]: okay, sekarang coba katakan kepadaku
FishermenComics [2:01 AM]: Agama apa yang mentaati, tidak 1 atau 2, tapi SELURUH perintah Tuhan kepada Musa, dan Tuhan?
FishermenComics [2:02 AM]: Bro kamu masih di situ?
SHOCKWAVE886 [2:02 AM]: ya
FishermenComics [2:02 AM]: ok
FishermenComics [2:02 AM]: hehehe
SHOCKWAVE886 [2:02 AM]: saya sedang berpikir
FishermenComics [2:03 AM]: okay
FishermenComics [2:03 AM]: Islam lah satu-satunya agama yang begitu
FishermenComics [2:05 AM]: Orang Yahudi tidak mentaati seluruh perintah, tapi mereka mentaatinya lebih banyak daripada orang Kristen, dan karena alasan tertentu orang Kristen tidak mentaati hukum-hukum Tuhan bahkan ketika Jesus melarang untuk menyembah dirinya, tapi supaya menyembah bapak KITA dan apa yang dikatakannya di Matius 5: 17
FishermenComics [2:05 AM]: ngerti maksudku?
SHOCKWAVE886 [2:05 AM]: ya
SHOCKWAVE886 [2:05 AM]: kapan dan dimana seminarnya?
FishermenComics [2:06 AM]: maksudnya?
SHOCKWAVE886 [2:06 AM]: di mana
FishermenComics [2:07 AM]: oh tempatnya
FishermenComics [2:07 AM]: kalau kamu ambil kereta 1239 ke 72st street di kota
FishermenComics [2:07 AM]: di situlah tempatnya
SHOCKWAVE886 [2:08 AM]: di Manhattan?
FishermenComics [2:08 AM]: yes
FishermenComics [2:08 AM]: gampang kok ke sana
SHOCKWAVE886 [2:08 AM]: kapan
FishermenComics [2:09 AM]: Sabtu
FishermenComics [2:09 AM]: jam 2.30 siang
FishermenComics [2:09 AM]: begini kalau kamu mau saya bisa menemani, kalau kamu nggak merasa nyaman, kita bisa ketemu dan ngobrol dulu terus kita kesana bersama
SHOCKWAVE886 [2:10 AM]: hey kalau kamu mau nelpon sekarang ke sini ini nomornya (1845) 469-5***
FishermenComics [2:11 AM]: ok
FishermenComics [2:11 AM]: ini di NY?
SHOCKWAVE886 [2:11 AM]: ya tapi aku tinggal di upstate sekitar 1 jam dari the bronx dan 25 menit dari rockland atau new jersey
FishermenComics [2:12 AM]: oh
FishermenComics [2:12 AM]: okay
FishermenComics [2:13 AM]: Tuhan akan membuka hatimu
FishermenComics [2:13 AM]: bersiaplah untuk mukjizat-mukjizat
FishermenComics [2:13 AM]: kamu akan lihat
FishermenComics [2:13 AM]: itulah yang Dia lakukan kepadaku
FishermenComics [2:13 AM]: saya akan telepon sekarang
SHOCKWAVE886 [2:13 AM]: ok

Pembicaraan mereka di Internet berhenti setelah berlangsung tepat 1 jam. Lalu Franklin menelpon Mike dan Paul. Keduanya kini peserta aktif diskusi di Islamic Center of New York.

* Penulis adalah imam Masjid Islamic Cultural Center of New York.
(Hidayatullah.com)

Darah Muhammadiyah Anis Matta [2]

[pkspiyunganonline] Muktamar Muhammadiyah tahun 1971 di Makasar mempunyai implikasi pada hidup saya sendiri. Dari situ Muhammdiyah memutuskan untuk membuat pusat¬-pusat pengkaderan di beberapa wilayah, di Garut, Yogya, dan Makasar, semuanya bernama pesantren Darul Arqam dan saya adalah alumni darinya. Saya masuk di pesantren itu tahun 1980 awal, masih hutan,tidak ada akses jalan umum ke jalan raya. Untuk ke jalan yang dilewati mobil harus berjalan kaki beberapa kilometer.

Saya masuk tahun 1980 pada usia sebelas tahun, dan selesai pada tahun 1987. Dan saya masih ingat bahwa pesantren tersebut adalah pesantren pengkaderan. Di pesantren trersebut orang-orang benar-benar dilatih menderita. Pesantren terdiri dari satu asrama putra dan satu asrama putri. Biasanya kalau pagi-pagi kita cuma diberi makan nasi dan kecap.

Waktu pertama kali masuk, saya merasa kaget, karena baru pertama kali makan nasi dengan kecap. Tapi guru¬-guru saya selalu mengatakan begini: "Nanti suatu waktu kamu akan mengenang bahwa nasi kecap inilah yang membesarkan kamu." Kemudian karena air yang kita minum harus diambil sendiri, para siswa secara bergiliran mengambil air untuk disimpan di dapur, untuk dimasak. Pada musim kemarau daerahnya kering sekali. Kami harus berjalan beberapa kilometer untuk mandi sekaligus mengangkut air ke dapur. Dan biasanya yang ada hanya sumur-sumur kecil yang disampingnya ada kubangan kerbau sehingga air itu bau kerbau. Tapi lagi-Iagi guru-guru saya mengatakan bahwa: "Ini Insya Allah akan menjadi sumber kekuatan. "

Waktu saya masuk, teman seangkatan itu ada lima puluh enam orang. Waktu saya tamat tinggal enam orang. Kemudian saya mulai aktif di IPM (Ikatan Pelajar Muhammdiyah) sejak kelas 2 SMP. Tapi saya beruntung, satu minggu setelah masuk pesantren itu saya mimpi dan mengigau dalam bahasa Arab. Tiga bulan kemudian alhamudiIJah saya sudah bisa bahasa Arab.

Waktu kelas dua kami diwajibkan untuk aktif di IPM, dan itu saat pertama kali saya bersentuhan dengan lingkungan Muhammadiyah secara lebih luas. Setelah itu saya ikut training yang kedua kalinya. Ketika kelas dua SMA say a sudah menjadi instruktur dan menjabat sebagai sekretaris cabang. Tapi kemudian pengalaman-pengalaman itu membuat saya sedikit mengalami goncangan. Karena apa yang kita peroleh dalam latihan itu tidak memenuhi kebutuhan kita di alam nyata. Saya mengalami sebuah masa pencarian dan saya tidak menemukan jawabannya.

Waktu kuliah di Jakarta saya lulus di dua tempat, satu di Universitas Hasanudin jurusan jurnalistik dan satu di LlPIA Fakultas Syariah. Saya memilih fakultas syariah karena di situ ada beasisiwa, itu saja.

Dari situ kira-kira dua tahun lamanya saya mengalami goncangan-goncangan yang luar bisa, pencarian yang luar biasa. Pengalaman batin yang berat luar biasa buat saya. Dan saya tidak menemukan jawaban di organisasi di mana saya berada. Begitu dahsyatnya pengalaman batin, membuat saya sering sekali terbangun di tengah malam, jam satu atau jam dua, dan tiba-tiba merasa sedih sekali tapi tidak tahu apa sebabnya, saya sering menangis.

Saya mulai berkenalan dengan pikiran-pikiran dari berbagai negara Islam, mulai membaca. Dan ketika saya sedang mendalami bahasa Arab saya pernah meninggalkan literatur berbahasa Indonesia selama satu tahun, khusus untuk memperdalam bahasa Arab. Saya baca buku-buku yang paling ‘berat’, sekalipun hanya 20 persen yang masuk tapi saya memaksakan diri. Hari-hari itu sangat berat bagi saya, tapi saya mendapatkan hasilnya.

Saya biasa membaca lima jam sehari diluar mata kuliah yag saya pelajari. Dari hasil bacaan-bacaan itulah saya berhasil merangkum satu hal dan dari situlah awal mula saya berkenalan dengan aktivis-aktivis yang disebut dengan aktivis tarbiyah. [Walaupun sebenarnya istilah-istilah itu perlu diclear-kan. 'Tarbiyah itu artinya pendidikan atau pembinaan, usrah itu keluarga, halaqah itu artinya lingkaran. Jadi pada zaman dahulu itu ulama-ulama di masjid suka dikelilingi oleh orang-orang yang mau belajar, membentuk sebuah lingkaran. Jadilah istilah Halaqah]

Pandanglah Saudaramu

[pkspiyunganonline]

Saudaraku,
Perjalanan ini memang panjang dan melelahkan. Terkadang, mungkin kita terengah-engah kehabisan nafas untuk terus menapak¬kan kaki hingga sampai ke tujuan. Terkadang, mungkin kita terseok-seok merasa tak kuat dan hampir tertinggal oleh derap serta gerak para kafilah da'wah itu. Terka¬dang, mungkin kita tersan¬dung dan mung kin terjatuh oleh aral dan kesulitan perjalanan. Terkadang....

Saudaraku yang dirahmati Allah,
Tak satupun di antara kita yang tak pernah mengalami suasana perasaan seperti itu. Hampir semua kita, sekokoh apapun kepribadiannya, pasti akan mengalami situasi lemah dan merasa kekurangan tenaga. Ya. Memang demikianlah jiwa manusia, seperti yang pernah disabdakan RasululiahSAW dalam salah satu hadits shahih, bahwa keimanan itu ada kalanya bertambah dan berkurang. la bertambah karena amal shalih dan berkurang karena kemaksiatan.
Tapi ingat saudaraku,
Selama kita berusaha berada dalam kafilah ini, insya Allah kelemahan dan kekurangan kita tidak akan mampu menjatuhkan kita. Selama kita tetap komitmen bergerak dalam orbit komunitas jama'ah da'wah, insya Allah kita menerima banyak keistimewaan dan barakah. Selama kita tetap memelihara hubungan baik dengan katifah da'wah, insya Allah semua kela¬laian dan penyimpangan kita kemungkinan besar akan dapat diluruskan dan kembali pada jalan yang benar. Kesimpulannya kita baru akan jatuh terpuruk, tenggelam dan terseret oleh arus yang lain, tatkala kita berada di luar arus atau orbit jama'ah da'wah.

Salah satu barakah hidup bersama orang-orang shalih adalah, mereka selalu mam¬pu memberi nasihat dan pencerahan hati bagi orang yang dud uk bersamanya. "Sebaik-baik sahabat adalah, orang yang bila engkau melihatnya, menjadikanmu mengingatAllah," begitulah sabda Rasulullah SAW. Renungkanlah perkataan Rasulullah tersebut. Sekadar melihat seorang teman yang shalih akan memberi cahaya keshalihan yang berbeda dalam diri orang yang melihatnya.

Saudaraku para kafilah da'wah,
Melihat orang lain yang lebih tinggi kadar ibadah, zuhud, jihad dan ilmunya, lebih tinggi darinya dalam hal ibadah, pasti akan memberi pengaruh yang besar dalam diri kita. Memang itulah tabiat jiwa manusia.

Karenanya, tidak ada yang lebih baik dari sering-sering berziarah dan menemui orang¬orang yang berkarakter seperti itu. Merekalah yang akan mempengaruhi zuhud kita, ibadah dan jihad kita. Karenanya, para sahabat generasi pertama disebut sebagai generasa istimewa antara lain lantaran mereka senantiasa hidup bersama Rasulullah SAW. Ada seorang salaf mengatakan, "Jika aku merasakan kekerasan hati, maka aku segera pergi dan melihat wajah Muhammad bin Wasi'." (Nuzhatul Fudhola, 1/526). Ibnul Mubarak juga mengatakan, "jika melihat wajah Fudhail bin Iyadh, aku biasanya menangis."

Itulah salah satu prinsip yang dipegang oleh orang-orang shalih terdahulu. Bagi mereka, bertemu dengan saudaranya adalah bekal spirit yang dapat membekali kebangkitan ruhani mereka. Dan memang demikianlah yang terjadi.

Saudaraku,
Membaca dan menelaah peri hidup orang-¬orang shalih juga mampu membangkitkan semangat baru dalam diri kita. Bisa dikatakan, membaca dan menelaah peri hidup mereka, hampir sama dengan kita menziarahi dan berhadapan dengan mereka sehingga kita pun menerima barakah dari Allah karenanya.

Karenanya, Imam Ibnul Jauzi rahimahullah mengatakan:

"Aku berlindung kepada Allah dari peri hidup orang orang yang tidak punya cita¬-cita tinggi hingga bisa diteladani orang lain, yang tidak punya sikap wara' yang bisa ditiru oleh orang yang ingin berzuhud. Demi Allah, hendaklah kalian mencermati perilaku suatu kaum, mendalami sifat dan berita tentang mereka. Karena memperbanyak meneliti kitab¬kitab mereka adalah sama dengan melihat mereka. Bila engkau mengatakan telah mendalami dua puluh ribu jilid buku, berarti engkau telah melihat mereka melalui kajian engkau terhadap tingkat semangat mereka, kepandaian mereka, ibadah mereka, keistime¬waan ilmu mereka yang tidak pernah diketahui orang yang tidak pernah membacanya.” (Qimatuz Zaman 'indal ulama: 31)

Saudaraku,
Seringlah mengunjungi saudaramu dalam jalan ini. Jangan jauhkan mereka dari hati. Sering-seringlah berkunjung, bertatap muka. Disanalah engkau akan menemui berkah hidup berjama’ah, yang dapat memberi bekal bagi jiwa agar kita dapat melanjutkan perjalanan ini sampai tujuan terakhir… ridha Allah dan surga-Nya. [Muhammad nursani/Tarbawi]

Terkait Angket DPR: PKS Kecam Pernyataan Kepala BIN

Kamis, 26 Juni 2008

JAKARTA, KAMIS - Tudingan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Syamsir Siregar yang menyebut ada menteri sontoloyo, mendapat reaksi keras dari salah satu partai pendukung utama pemerintah, Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Melalui Ketua Fraksi PKS DPR, Mahfudz Siddiq, Kamis (26/6), meminta kepada Kepala BIN untuk tidak membuat pernyataan mengada-ada. "Syamsir Siregar, sebagai Kepala BIN tidak pantas bikin pernyataan seperti itu. Wong Presiden dan Wapres saja diam," tandas Mahfudz Siddiq.

Ia menjelaskan, terkait partai koalisi pemerintah yang mendukung Hak Angket dilakukan juga oleh partai pendukung pemerintah lainnya. "Kan, ada PAN, PKB, PPP dan PKS. Dan sampai saat ini, saya nggak tahu, (menteri) yang mana yang disebut sontoloyo oleh Syamsir Siregar," tukas Mahfudz Siddiq. [kompas]

HNW Serahkan Uang Amplop Pernikahannya ke KPK

Jakarta, Kompas - Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Rabu (25/6), melalui stafnya, menyerahkan gratifikasi senilai Rp 68 juta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK. Gratifikasi itu, tutur Juru Bicara KPK Johan Budi SP, diterima ketika Hidayat melangsungkan pernikahan keduanya dengan Diana Abbas Thalib, Mei lalu.

Gratifikasi yang diserahkan itu terdiri dari Rp 29,2 juta, 3.610 dollar AS, dan 500 dollar Singapura. Menurut Johan, gratifikasi itu adalah bagian dari semua hadiah yang diterima Hidayat, yang tercatat sebanyak Rp 130 juta, 5.050 dollar AS, 500 dollar Singapura, cek perjalanan Rp 12 juta, serta voucher dari sebuah bank senilai Rp 5 juta.

Nantinya, uang yang diserahkan Hidayat akan diberikan kepada negara sebagai penerimaan negara bukan pajak. Langkah yang dilakukan Hidayat adalah teladan baik yang pada masa mendatang layak dilakukan semua pejabat negara.

Pada hari yang sama, KPK bersama Universitas Paramadina, Jakarta, menggelar diskusi bersama membahas mata kuliah antikorupsi. Menurut Rektor Universitas Paramadina Anis Baswedan, mahasiswa layak dibekali materi tentang pencegahan korupsi. (jos)

Mabit PKS Johor: Penghalang Kemenangan itu Adalah 'Kita'

Reporter: Abdul Wahid Surhim [PKS Malaysia]

[pkspiyunganonline] JOHOR, Malaysia. “Syarat kemenangan dakwah yang paling utama adalah walaa taniyaa fii dzikrii,” kata Ustadz UJ (Utsman Jakfar) dalam taujih mabit kader dan simpatisan PKS di Johor, Sabtu 21 Juni 2007. Tema taujih mabit kali ini adalah “Syarat-syarat kemenangan dakwah dan penghalangnya”. Ustadz UJ menguraikan tema tersebut dengan sangat menarik di hadapan sekitar 64 hadirin yang ada di Masjid Taman Sri Pulai Perdana, Johor Bahru.

Mengambil ibrah dari dakwah yang disampaikan oleh Nabiyyullah Musa as kepada Fir’aun sebagaimana diuraikan di dalam Surat Thaha, maka kemenangan dakwah itu akan tercapai bila sang du’at tidak pernah lupa untuk mengingat Allah (walaa taniyaa fii dzikrii, 20:42). Selanjutnya menggunakan komunikasi yang menyentuh hati (qaulan layyinan, 20:44) agar komunikan tersentuh dan takut kepada Allah.

Itu adalah dua hal ketika melaksanakan dakwah. Sedangkan bekalan untuk sang du’at sendiri adalah lapang dada karena akan memudahkan urusan dakwahnya (20:25-26), komunikasi yang bisa membuat faham audiens (20:27-28), dan perlunya pendukung dakwah sehingga memperteguh kekuatan dakwah dan bisa beramal jama’i (20:29-32).

Dalam taujih tersebut juga diingatkan bahwa penghalang kemenangan ada dua yang utama: lupa dan kurang azam (tekad). Hal ini ditegaskan oleh Allah dalam Surat Thaha ayat 115. Siapa saja yang lupa dan kurang azam, maka akan jatuh pada kemaksiatan, dan selanjutnya menjadi penghalang meraih kemenangan.

Ustadz Usman Jakfar sendiri adalah kandidat doktor di Universiti Kebangsaan Malaysia dalam bidang syari’ah. Beliau tinggal di Kuala Lumpur. Secara khusus diundang oleh DPD PKS Johor untuk memberikan taujih mabit, meskipun beliau tidak bisa ikut bermalam di masjid karena harus segera meninggalkan tempat menuju pool bus. Beliau langsung kembali ke Kuala Lumpur setelah memberikan taujih.

Acara mabit didahului dengan ta’aruf peserta. Sebagian besar peserta adalah ikhwah dari Kilang (pabrik). Mereka adalah para TKI di Johor. Sebagiannya lagi adalah ikhwah yang sedang menempuh S2 dan S3 di UTM (Universiti Teknologi Malaysia). Setelah taujih, peserta disuguhi gorengan tempe dan martabak beserta cabenya. Setelah itu peserta tidur. Tentu tidur yang nyaman, karena masjid itu ber-AC. Pukul 04.00 (03.00 WIB) peserta bangun untuk melaksanakan qiyamullail berjama’ah dipimpin oleh Ustadz Azhary Jaylani. Lc. Setelah shalat shubuh, peserta mendengarkan kuliah shubuh yang menjadi acara rutin masjid tersebut. Acara diakhiri dengan sarapan nasi lemak (seperti nasi uduk).


Gadis Berjilbab Itu Jadi Bintang Timnas Sepakbola Denmark

[pkspiyunganonline-eramuslim] Zainab al-Khatib, muslimah asal Denmark, bisa jadi satu-satunya pemain sepakbola perempuan berjilbab saat ini. Kehadirannya seperti oase di tengah situasi yang masih menghangat akibat kasus pelecehan Rasulullah Saw oleh sejumlah media massa Denmark.

Zainab baru-baru ini terpilih untuk memperkuat tim nasional kebelasan sepakbola perempuan Denmark, setelah Danish Football Association (DBU) memberi izin Zainab tetap mengenakan jilbabnya saat berlaga di lapangan hijau. Dan izin itu tidak hanya berlaku di Denmark, tapi juga untuk seluruh wilayah Eropa, jika Zainab memperkuat timnya di luar wilayah Denmark.

Kelihaian Zainab menggiring bola dan mencetak gol-gol yang spektakuler mengundang decak kagum. Tak heran kalau gadis berjilbab itu kini menjadi pusat perhatian para penggemar bola di Denmark. "Saya sangat senang saya bisa menjadi teladan di Denmark, " kata Zainab yang memulai karir sepakbolanya tiga tahun yang lalu.

Ia berhasil mencetak gol dan membawa kemenangan gemilang bagi timnya saat melawan tim Swedia belum lama ini. "Zainab memiliki kepribadian yang kuat, perilakunya selalu positif dan memberikan inspirasi baik di dalam maupun diluar lapangan, " kata pelatih Zainab, Troel Mansa.

"Dia adalah salah satu pemain terbaik saya. Saya senang bisa menjadi pelatihnya, " puji Mansa.

Zainab yang masih berusia 15 tahun itu, kini menempati posisi sebagai penyerang dalam timnya. Ia baru mengenakan jilbab setahun yang lalu. Ibundanyalah yang menolong Zainab mendisain jilbab yang nyaman dipakai saat ia bermain sepakbola.

"Ia memang seorang Muslim yang taat, dan kami layak mendukungnya untuk meraih impiannya dalam bidang olahraga. Saya bangga, Zainab bisa membuktikan bahwa mengenakan jilbab bukan berarti ia kehilangan haknya untuk menekuni olahraga, " kata Ibrahim al-Khatib, ayah Zainab.

Pelatih Zainab, Manas juga mengatakan bahwa jilbab Zainab tidak pernah menjadi kendala. "Kami hanya menaruh minat pada ketrampilan dan kepribadiannya. Saya tidak pernah mendengar ada pemain atau pelatih yang mengungkapkan keberatan tentang jilbabnya, " tukas Manas.

Zainab mengakui bahwa teman-teman satu timnya sangat memberikan dukungan padanya. "Mereka menerima saya, dan saya tidak mengalami hambatan apapun. Waktu tim kami melawan tim Swedia, beberapa pemain tercengang melihat jilbab saya, tapi tak satupun yang menyatakan keberatan, " kata Zainab.

Zainab menganggap masalah jilbab seharusnya tidak perlu diributkan."Saya merasa senang, bisa menyeimbangkan kewajiban agama dengan hobi saya, " sambungnya.

Menurutnya, ia ingin menunjukkan bahwa warga Muslim Denmark ingin berbaur dengan seluruh lapisan masyarakat. "Saya melihat diri saya sendiri sebagai seorang Muslim Denmark yang secara efektif memberikan kontribusi bagi masyarakat dan bangga bisa menjadi wakil negara ini di luar negeri, " tukas gadis keturunan Palestina yang juga aktif di lembaga sosial Islam di kotanya, Odense dan bercita-cita jadi dokter ini.

Zainab beruntung bisa bebas mengenakan jilbabnya tanpa harus kehilangan kesempatan berprestasi di bidang olahraga yang digemarinya. Pasalnya, beberapa muslimah berjilbab tidak seberuntung Zainab.

Pada Maret 2007, International Football Association Board (IFAB) menyatakan jilbab dilarang dalam permainan sepakbola, setelah seorang muslimah berjilbab Kanada dikeluarkan dari tim sepakbolanya karena mengenakan jilbab. Kemudian, pada Januari 2008, seorang muslimah siswa menengah di AS yang juga atlet lari, dikeluarkan dari kompetisi juga karena mengenakan jilbab. Pada November 2007, seorang anak perempuan berusia 11 tahun, dilarang ikut turnamen nasional Yudo di Kanada, karena ia mengenakan jilbab. (ln/iol)

Darah Terakhir Turki Tetap Merah Membara

[pkspiyungan online] IBARAT kata, Turki tampil dengan darah terakhir saat menghadapi Jerman di semifinal Euro 2008. Mereka benar-benar krisis. Sebanyak 9 pemain tak bisa tampil karena cedera atau terkena hukuman.

Namun, darah terakhir itu masih merah membara. Tak sedikit pun mereka mununjukan kelelahan atau kelemahan. Sebaliknya, seperti diperkirakan Michael Ballack, Turki tetaplah neraka yang harus diperhitungkan sebagai tim paling berbahaya.

Turki tetap tampil luar biasa, memesona dan mengagumkan. "We never says die," begitu kata pelatihnya, Fatih Terim, meski harus bertarung dengan sisa-sisa kekuatan.

Namun, Turki tetaplah Turki. Mereka begitu bangga dengan nama negaranya. Sebab, Turki berasal dari kata Turk dan iye. Turk berarti strong atau kuat. Dan, mereka tetap ingin mengibarkan identitas bangsanya sebagai pasukan yang kuat di semifinal itu.

"Nothing is impossible. Tak ada yang tak mungkin. Selama kami tak menghendaki kekalahan, kami akan bertarung sampai benar-benar titik darah penghabisan," kata Terim sebelum pertandingan.

Dan, itu ditunjukkan dengan baik oleh Turki. Jika akhirnya mereka kalah 2-3 dari Jerman, bukan berarti darah mereka telah terkuras habis atau sudah berganti warna abu-abu. Tapi, darah mereka justru semakin merah membara. Turki telah menoreh tinta emas dalam sejarah sepakbola. Bukan saja masuk semifinal untuk pertama kalinya, tapi juga memberi pesan bagaimana bermain bola yang energik, penuh semangat, tanpa kenal menyerah, hingga begitu menggairahkan. Mereka juga mengabarkan bagaimana bermain sepakbola menyerang yang baik dan memuaskan, bukan sepakbola banci yang melulu hanya mengejar kemenangan.

Sebab itu, Turki tetap bisa pulang dengan kepala tegak. Kekalahan menjadi sekadar hasil pertandingan, tanpa mendatangkan aib. Sebaliknya, sejuta pujian pantas dilayangkan kepada Turki yang telah menyuguhkan semangat juang dan permainan menyerang yang menawan.

Pantas, pelatih Jerman, Joachim Loew memberi pujian khusus buat Turki. "Mereka bermain dengan baik. Mereka mengejar bola ke mana pun berada, hingga membuat para pemain kami seolah keberatan kaki dan sulit melangkah," puji Loew.

Karena mentalitas itu pula, mungkin, Jerman mengajak Turki beraliansi pada Perang Dunia 1914. Jerman tahu bagaimana Turki bertarung. Dan kini, mereka justru saling bertarung sendiri, tapi di sepakbola. Toh, mereka tak harus membangun permusuhan.

Itu pula sebabnya, Menteri Dalam Negeri Jerman, Wolfgang Schaeuble mengatakan, "Biarlah tim terbaik yang memenangkan pertandingan. Yang lebih penting lagi, kemenangan itu berupa persahabatan antara Jerman dan Turki."

Turki pun sebenarnya tak harus merasa kalah. Bahkan, jika ada catatan manis selama Euro 2008, Turki adalah salah satunya. Di saat krisis, mereka masih bisa memberikan suguhan menarik. Mereka memang tampil dengan darah terakhir, tapi justru permainannya seperti sihir. (Hery Prasetyo/kompas)

[... keep fight till the end PKS ... NOTHING IS IMPOSSIBLE -red]


Cara Kreatif Anak-Anak Muda Muslim, Melakukan Syiar Islam

Anak-anak muda Muslim berdakwah lewat film-film singkat yang dibuatnya, untuk meluruskan pandangan publik yang salah tentang Islam. Mereka menyebarluaskan film-film pendek mereka yang bercerita tentang Islam, melalui blog-blog pribadi atau melalui situs YouTube.

Anak-anak muda Muslim ini membuat rekaman video-video itu, karena merasa tidak nyaman melihat Muslim lainnya yang berusaha meluruskan konsepsi dan stereotipe yang dilekatkan pada umat Islam, dengan cara yang defensif.

"Saya pikir, kalau mereka menggunakan pendekatan yang defensif, mereka tidak akan bisa berbicara tentang apa saja kecuali hal-hal yang tidak disukai banyak orang," kata Ali Ardekani pada The New York Times, edisi Ka
mis (8/5).

Dalam blognya, Ardeka
ni memerankan dirinya sebagai tokoh "Baba Ali" yang menyampaikan pesan-pesan relijius dengan menganalisa dan kadang menyindir gaya hidup Muslim di Amerika.

Ardekani, 33, yang berprofesi sebagai web disainer sudah memproduksi sekitar 30 rekaman video, salah satunya berjudul "Muslim While Flying" . Rekaman video ini menceritakan
bagaimana Muslim diperlakukan oleh petugas bandara, dan ceritanya disampaikan Ardekani dengan gaya yang kocak. Lewat video itu, Ardekani memenangkan hadiah sebesar 5.000 dollar.

Tahun 2006, Ardekani membuat video berjudul "Who Hijacked Islam?" Video itu ia posting di situs You
Tube dan diklik oleh 350 ribu pengunjung YouTube. Dalam karya video lainnya, Ardekani menyindir gaya pernikahan Muslim yang kerap mengeluarkan biaya yang sangat besar.

"Orang Kristen menikah di gereja-gereja, Yahudi menikah di sinagog-sinagog, tapi orang Islam menikah di Hilton (nama hotel)," kata Ardekani di videonya.

Selain Ardekani, ada anak muda Muslim lainnya bernama Murad Amayreh yang membantu pembuatan video "I Am a Muslim" Film itu telah ditonton lebih dari dua juta orang sejak diposting pada 28 September 2007 [tepatnya 2.324.793]. Film ini menceritakan tentang karakter kontradiktif seorang Muslim bernama Muhammad yang juga sebagai seorang warga Amerika biasa.

Anak-ana
k muda kreatif itu membuat film-film pendek tentang Islam, terinspirasi dari cara Bill Cosby mengubah persepsi publik tentang warga Amerika keturunan Afrika. "Kata Arab terdengar asing dan menakutkan-Anda tidak tahu apa yang sedang terjadi, " kata Ardekani dari apartemen kecilnya di kawasan Sherman Oaks.

"Atau mereka mereka menunjukkan seorang perempuan berjilbab, yang tidak bicara. Ini diasumsikan, jika perempuan itu bicara, yang dikatakannya adalah 'Tolonglah Saya!', " sambung Ardekani.

Lena Khan, 23, sepakat dengan Ardekani. Lena yang sudah memposting beberapa video buatannya sendiri di YouTube mengatakan, "Mereka kekurangan bentuk yang bisa mewakili mereka di media, yang bukan seorang teroris atau seorang Muslim yang sangat taat."

Ia menambahkan, "Itulah sebabnya, ketika ada bentuk yang bertolak belakang ditampilkan di YouTube atau internet, atau acara-cara televisi, langsung menyebar dengan cepat karena setiap orang mendukungnya."

Salah satu video karya Khan berjudul "A Land Called Paradise" diklik oleh 250 ribu orang dan memenangkan hadiah sebesar 20 ribu dollar dalam sebuah kontes pembuatan film pendek. (arrarhmah)

Darah Muhammadiyah Anis Matta

Rabu, 25 Juni 2008

[pkspiyungan online]_ Sebagian besar masa kecil saya dihabiskan di desa kelahiran saya, di sebuah desa di Bone, Sulawesi Selatan. Setelah itu ikut orangtua ke Ambon, sempat sekolah SD di sana. Tapi tak lama kemudian balik lagi ke kampung sampai tahun 1979.
Saya bukan termasuk anak yang istimewa waktu kecil. Waktu SD saya termasuk siswa yang tidak menonjol. Saya cuma dikenal di kalangan teman-teman sebagai orang yang pintar bergaul, diterima oleh semua teman-teman.

Masuk Pesantren
Prestasi belajar saya termasuk yang jelek. Prestasi saya mulai bagus ketika di pesantren. Di pesantren saya juara dari awal sampai akhir.
Saya masuk pesantren tahun 1980 sampai tahun 1987, sebuah pesantren Daarul Arqom, Muhammadiyah di Ujung Pandang. Usia saya ketika masuk pesantren 11 tahun. Di situ awal yang sangat mempengaruhi pola fikir saya. Karena di pesantren itulah saya mulai belajar dewasa. Di sana saya mulai belajar membaca.

Pesantren saya itu bukan pesantren besar. Waktu saya masuk, muridnya hanya puluhan, terletak di pinggir kota dan masih bernuansa hutan. Tapi di dalam lingkungan yang kecil itu, ada semangat pembelajaran yang tinggi di kalangan santri, bukan pada mata pelajaran saja, tapi juga pada masalah-masalah umum. Jadi ada satu semangatdunia pemikiran.
Karena pesantren itu milik Muhammadiyah, jadi kita diwajibkan ikut organisasi pelajar Muhammadiyah. Dianjurkan untuk aktif berkiprah. Di situlah saya mulai aktif berkiprah di pergerakan pelajar, juga aktif di dunia pergerakan Islam.
Paman sayalah yang selalu mendorong untuk masuk pesantren. Orang tua saya tidak terlalu banyak mengerti masalah itu. Justru paman saya yang mendorong supaya masuk pesantren.

Orangtua
Waktu saya SD, orangtua saya sangat berkecukupan. Orangtua saya mulai bermasalah secara ekonomi ketika saya di pesantren. Orangtua saya pedagang dan tidak berpendidikan. Bapak saya sama sekali tidak pernah sekolah, belajar membaca sendiri. Ibu saya sempat sekolah di SR tapi sebentar. Jadi, orangtua saya tidak mempunyai pola pendidikan yang spesifik. Cuma yang paling berpengaruh bagi saya ada dua hal. Pertama, di keluarga saya berkembang nilai-nilai demokrasi, ada kebebasan.
Hubungan kita dengan orangtua bukan hubungan yang hirarkis. Kita dekat dengan orangtua, bebas bicara apa saja dengan 'orangtua. Kedua, orangtua saya cenderung mengikuti keinginan tapi tidak intervensi dalam pilihan-pilihan pendidikan. [bersambung]


Kelompok “Salafi” Mesir Menjuluki Husni Mubarak Sebagai Amirul Mukminin

Mesir (armnews) - Kelompok yang menamakan diri sebagai “Salafi” di Mesir menjuluki Presiden sekuler Mesir sebagai Amirul Mukminin. Fatwa ini keluar dari mulut Syeikh Mahmud Luthfi, pemimpin kelompok tersebut. Dengan memplintir ayat-ayat Al Qur’an Al Karim dan Hadist Rasulullah, dia memerkuat fatwa menyesatkan itu.

Husni Mubarak adalah penguasa boneka penjajah yang meneruskan penjajahan negeri Mesir dengan mencampakkan hukum Allah dan memuliakan hukum jahiliah. Bahkan dalam pidato Abu Umar Al Bagdadi bertajuk Ad Dinun Nasehah tentang Solusi Palestina, beliau menyebutkan bahwa penjara Mesir penuh dengan penodaan ribuan muslimah yang suci.

Kelompok yang mengklaim dirinya “Salafi” di seluruh penjuru dunia selalu menyebut pemimpin negeri nya sebagai “Amirul Mukminin” yang wajib ditaati. Bahkan di Swiss dan Amerika Serikat mereka memfatwakan penguasa Swiss dan Bush juga sebagai “Wali Amr”. Maka tidak heran kalau di Indonesia mereka mengatakan hal yang sama terhadap penguasa sekuler.

DPR Setuju Angket BBM: HANYA Golkar dan Demokrat yang MENOLAK

Jakarta, Kompas - Rapat Paripurna DPR, Selasa (24/6), menyetujui penggunaan hak angket atau hak penyelidikan atas kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak. Hak angket digunakan untuk menyelidiki kebijakan strategis pemerintah yang berdampak luas dan berindikasikan pelanggaran hukum.

Penggunaan hak angket diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 1954. Kewenangan Panitia Angket sangat besar karena bisa memanggil siapa saja untuk diperiksa (Pasal 3), bisa menggunakan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (Pasal 12), pekerjaan panitia angket pun tak tertunda penutupan sidang atau pembubaran DPR yang membentuknya (Pasal 28).

Dalam pemungutan suara, dari 360 anggota DPR yang hadir, sebanyak 233 anggota mendukung angket dan 127 lainnya menolak.

Semua anggota Fraksi Partai Golkar, selain Yuddy Chrisnandi, dan semua anggota Fraksi Partai Demokrat menolak usulan penggunaan hak angket.

Persetujuan terhadap hak angket ini adalah yang kedua selama DPR periode 2004-2009. Akan tetapi, angket ini adalah yang pertama terkait dengan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan M Jusuf Kalla.

Hak angket pertama terkait kasus penjualan kapal tanker Pertamina tahun 2005. Hak angket ini terkait pemerintahan Megawati Soekarnoputri, terutama ditujukan kepada (mantan) Menteri Negara BUMN Laksamana Sukardi. Laksamana sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penjualan kapal itu.

Persetujuan hak angket ini di luar dugaan karena pada awalnya kekuatan fraksi pendukung dan penentangnya berimbang. Ketua DPR Agung Laksono langsung mengetuk palu, menskors rapat, meminta diadakan lobi antarpimpinan fraksi. Ia tidak menghiraukan anggota yang meminta segera diadakan voting.

Unjuk rasa ratusan mahasiswa di pintu gerbang Gedung DPR turut memberi warna jalannya sidang. Saat lobi berlangsung, beberapa pengusul juga menyampaikan kondisi yang terjadi di luar gedung. ”Pintu gerbang samping sudah roboh. Ayo voting,” celetuk seorang anggota DPR lewat pengeras suara.

Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng mengemukakan, pemerintahan Yudhoyono sejak awal menyatakan menghargai setiap hak yang dimiliki dan digunakan DPR, termasuk hak angket soal kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM.

”Sejak awal kami sudah menyatakan, pemerintah menghargai setiap hak yang diputuskan DPR, apakah itu hak interpelasi atau angket. Pemerintah terbuka dan akan mempersiapkan dengan baik untuk penggunaan hak angket itu,” ujar Andi saat dihubungi melalui telepon di Jakarta, Selasa malam. (SUT/INU)


Kemelut Pilgub Malut: Keputusan Pemerintah Sudah Final

Selasa, 24 Juni 2008

Elite Politik Perparah Malut

Selasa, 24 Juni 2008 | 01:22 WIB
Jakarta, Kompas - Menteri Dalam Negeri Mardiyanto mengemukakan, pemilihan kepala daerah tidak akan membuat masyarakat kisruh jika para elite berpikir jernih dan menyikapi dengan baik setiap proses yang ditempuh. Menurut dia, kemelut di Maluku Utara berlarut-larut dan parah karena ulah para elite.

Untuk proses pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada), Mardiyanto memuji apa yang telah terjadi dan dilakukan para elite di Sumatera Utara dan Jawa Barat.

Mardiyanto berharap pilkada di tempat-tempat lain juga mengikuti proses seperti yang telah dicontohkan para elite di dua provinsi itu.

”Kalau para elitenya berpikir jernih dan menyikapi dengan baik, saya kira masyarakat akan semakin baik. Saya kira contoh seperti ini banyak, misalnya di Sumut proses hukum diselesaikan. Di Jabar, elitenya langsung menyampaikan satu komentar. Itu yang saya harapkan,” ujar Mardiyanto di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (23/6).

Untuk pelaksanaan pilkada, Mardiyanto meminta para elite memberi kewenangan yang luas kepada rakyat untuk menentukan pilihan. Untuk pelaksanaan sebanyak 114 pilkada sampai akhir tahun, Mardiyanto berharap KPUD bekerja baik, pemerintah daerah tidak berpihak dan memberikan dukungan yang jelas, serta elitenya bisa menjaga situasi dengan baik.

Dari kasus pilkada yang ditanganinya sejak menjadi Mendagri tahun 2006, Mardiyanto mengaku banyak belajar. Dengan bekal itu, Mardiyanto berharap dapat menangani sejumlah kasus yang mungkin muncul dari 114 pilkada yang akan dilaksanakan hingga akhir tahun 2008.

”Mendagri tidak pernah berpihak kepada pasangan calon, jadi orang makin hari makin percaya. Sikap saya kokoh, Gorontalo dan NTT saya tidak mau campuri karena bukan kewenangan saya. Bojonegoro waktu saya lantik ada yang senang dan ada yang tidak. Itu wajar,” ujarnya.

Tidak bisa ditawar

Meskipun Wakil Presiden Jusuf Kalla mengemukakan bahwa keputusan akhir untuk Pilkada Maluku Utara masih akan dikaji ulang, Mardiyanto mengatakan keputusan pemerintah sudah final dan tidak bisa ditawar lagi untuk mengesahkan kemenangan pasangan Thaib Armaiyn dan Abdul Gani Kasuba.

Ketika ditanya apakah kemelut di Maluku Utara yang terjadi hingga saat ini disebabkan oleh ulah para elite, Mardiyanto berujar, ”Ya saya kira, Anda sendiri sudah menyampaikan jawabannya.”

Kamis (19/6) Mardiyanto diterima Presiden bersama Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Widodo AS, Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa, dan Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi. Pertemuan tersebut untuk mengakhiri kemelut dan sengketa terkait dengan pemilihan Gubernur Maluku Utara. (INU)

Semifinal Euro 2008: Partai Derby Jerman vs Turkey

Presiden Turki Abdullah Gul, yang juga penggemar sepak bola fanatik, akan hadir di semifinal turki melawan Jerman, Kamis, 26 Juni WIB dini hari nanti.

[pkspiyungan online] BASEL - Duel Jerman versus Turki pada babak semifinal di Basel, Kamis (26/6/2008) dinihari nanti memang layaknya 'Partai Derby'. Meski membawa bendera yang berbeda namun bukan rahasia lagi jika kedua negara itu mempunyai pertalian khusus.

Sekitar tujuh juta penduduk asing yang tinggal di Jerman, dua juta diantaranya adalah bangsa Turki plus 400.000 orang berdarah Turki. Pada era 1960-an banyak penduduk Turki yang hijrah ke Jerman yang saat itu masih memakai nama Jerman Barat. Kebanyakan dari para imigran Turki itu bekerja sebagai buruh.

Kebalikannya, setiap tahun jutaan turis Jerman juga menyambangi pantai-pantai di Turki. Hingga tak heran jika kedua negara itu mempunyai ikatan batin yang dekat. Meski sering terjadi benturan-benturan kecil mengenai arus migrasi bangsa Turki ke Jerman, namun hubungan kedua negara terbilang serasi.

Hubungan sejarah itu juga terjadi dalam sepakbola kedua negara. Bahkan dua anggota skuad Turki di Euro 2008, Hamit Alt?ntop dan Hakan Balta, merupakan dua dari ribuan pemain kelahiran Jerman.

Sebaliknya beberapa pemain yang pernah membela Der Panzer juga mempunyai hubungan historis dengan Turki. Mehmet Scholl menjadi salah satu pemain berdarah Turki yang ikut membela Jerman di pentas Internasional.

Kedekatan emosional itu juga diakui beberapa pilar Jerman seperti Michael Ballack dan bek Jerman Arne Friedrich. Bahkan saat Turki gagal melaju ke final Piala Dunia di Jerman, Turki menjadi salah satu basis pendukung Der Panzer saat itu.

"Saya berbicara dengan pacar saya di Berlin dan dia mengatakan bagaimana tak terhitung warga Turki berhamburan di jalanan merayakan keberhasilan Turki," ujar Friedrich seperti yang dilansir situs resmi UEFA, Selasa (24/6/2008).

"Turki memiliki mental Jerman. Mereka menunjukkan keyakinan kuat dan terus yakin mampu mencetak gol hingga akhir pertandingan. Keyakinan itu hanya dimiliki Jerman," tambah Ballack.

Kedekatan emosional ini tentu akan menjadi daya tarik laga semifinal Euro 2008 di Basel nanti. Jangan heran jika kota Berlin akan dipenuhi bendera Turki dan Jerman pada Kamis (26/6/2008) mendatang.

"Kami siap menuju final. Baik Jerman maupun Turki. Mobil saya akan mengibarkan dua bendera. Jerman adalah rumah kami sedangkan Turki adalah tanah kelahiran," ujar Ketua Asosiasi Komunitas Turki di Jerman, Kenat Kollen.

(tok/Okezone)

Analisis Politik: Presiden Baru dan Muda

Oleh: Eep Saefullah Fatah

[pkspiyungan online]
Dalam berbagai diskusi dan publikasi belakangan ini, kerinduan akan hadirnya tokoh alternatif dari kalangan muda makin kerap mengemuka. Dalam diskusi yang saya ikuti di sejumlah daerah, misalnya, selalu ada orang yang mengeluhkan belum juga munculnya tokoh segar yang menawarkan diri sebagai alternatif menjanjikan dibandingkan tokoh dari generasi pertama politisi reformasi.

Dalam beragam publikasi, kita juga mudah menemukan perbandingan dua fakta yang membikin miris. Pertama, berkaitan dengan tokoh yang muncul dan memainkan peranan selama periode awal pembentukan Indonesia sebagai negara-bangsa modern. Pada masa itu, kita dipimpin tokoh yang berusia muda.

Soekarno menjadi presiden pada usia 44 tahun. Mohammad Hatta menjadi wakil presiden dalam usia 43 tahun. Sejumlah perdana menteri yang pernah memimpin pemerintahan selama eksperimen demokrasi parlementer tahun 1940-an dan 1950-an juga berusia muda saat mulai memimpin. Di antaranya adalah Sutan Sjahrir (36 tahun), Burhanuddin Harahap (38), Abdul Halim (39), Amir Syarifuddin (40), Muhammad Natsir (42), dan Djuanda (46).

Fakta kedua berkenaan dengan tokoh yang bermain di panggung utama politik sekarang ini. Bursa kandidat presiden dan wakil presiden untuk Pemilu 2009, berdasarkan ramalan media massa dan lembaga survei, hanya diramaikan tokoh yang sudah berumur.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginjak usia 60 tahun saat Pemilu 2009 diadakan. Wapres M Jusuf Kalla akan berusia 67 tahun. Kandidat lain juga setali tiga uang, Megawati Soekarnoputri (62 tahun), Abdurrahman Wahid (69), Wiranto (62), Amien Rais (65), Sultan Hamengku Buwono X (63), Akbar Tandjung (64), dan Sutiyoso (65). Hanya Hidayat Nur Wahid yang belum sepuh (48 tahun).

Ternyata, rata-rata usia pemimpin nasional kita pada masa sekarang lebih tua dua dasawarsa dibandingkan pemimpin nasional pada masa awal pembentukan Republik. Perbandingan itu sekaligus menggarisbawahi betapa selama ini kita termanjakan oleh gerontokrasi, yakni tatanan kehidupan yang dikendalikan kaum sepuh. Kalangan muda tak menjadi subyek, melainkan obyek dan bahkan korban.

Dalam konteks perlawanan terhadap gerontokrasi itulah kehadiran ”presiden baru dan muda” diharapkan. Kehadiran pemimpin dari kalangan muda juga dibayangkan akan mengakselerasikan perubahan sosial- ekonomi, yang selama 10 tahun terakhir dipandang tersendat.

Paradoks reformasi

Absennya pemimpin nasional dari kaum muda tidak mengonfirmasikan terbatas atau tiadanya kaum muda yang kompeten dan layak memimpin. Kaum muda tidak dikalahkan oleh ketiadaan kualifikasi, melainkan oleh tak cukup terbuka dan luasnya akses ke gelanggang perebutan kepemimpinan nasional. Kaum muda tidak mengalami kekalahan dalam gelanggang, melainkan tak punya akses untuk memasuki gelanggang itu.

Pada titik inilah kita bertemu dengan sebuah paradoks reformasi. Di satu sisi, reformasi berhasil memfasilitasi mekanisme ”eleksi”, yakni pemilihan pemimpin yang melibatkan warga negara atau orang per orang secara langsung.

Akibat kemajuan mekanisme eleksi ini, seorang warga negara punya kemungkinan terlibat dalam sepuluh kegiatan pencoblosan: pemilihan anggota DPR, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota, DPD, presiden putaran pertama dan kedua, gubernur putaran pertama dan kedua, dan bupati/wali kota putaran pertama dan kedua. Mereka yang tinggal di desa dan bukan kelurahan juga memilih kepala desa.

Reformasi membuat kita sangat sibuk dengan pemilu demi pemilu yang seolah tak ada akhirnya. Dalam tiga tahun terakhir ini, sebagai ilustrasi, Indonesia menyelenggarakan lebih dari 360 kali pemilihan kepala daerah (pilkada). Artinya, ada 120 pilkada setiap tahun, atau 10 pilkada setiap bulan, atau satu pilkada setiap tiga hari!

Namun, di sisi lain, sistem politik kita masih terbelakang dalam mekanisme ”seleksi”, yakni prosedur penyeleksian calon pemimpin melalui partai politik atau di luar partai. Setelah sekitar satu dasawarsa menjalani demokratisasi, ternyata kita masih tergagap-gagap, kikuk, dan cenderung gagal dalam mempraktikkan regenerasi kepemimpinan, pengaderan, dan penyeleksian kandidat terbaik untuk pos kepemimpinan nasional.

Mekanisme seleksi masih kerap tersumbat oleh berbagai kemungkinan kombinasi praktik personalisme. feodalisme, dan oligarki dalam pengelolaan partai politik. Partai cenderung dikendalikan oleh kepemimpinan personal, hierarki bersumberkan aspek-aspek penghormatan dan kultus yang feodal, dan pemusatan proses dan kenikmatan di tangan segelintir orang di pucuk-pucuk pimpinannya.

Kegagalan mekanisme seleksi dan sukses mekanisme eleksi adalah paradoks yang berbahaya. Mekanisme seleksi yang kisruh membuat kerusakan dan pencemaran di tingkat hulu. Konsekuensinya, hulu yang rusak dan tercemar secara serta-merta mencederai kualitas hilir.

Paradoks itu pulalah yang berpotensi melanggengkan dan memperkuat gerontokrasi dalam demokrasi kita. Kalangan muda yang memiliki kualitas dan kompetensi memadai untuk memperebutkan kepemimpinan nasional terhambat oleh mekanisme seleksi sehingga tak pernah bisa menjangkau gelanggang eleksi.

EEP SAEFULLOH FATAH Pengajar Ilmu Politik di Universitas Indonesia, Jakarta
[sumber: Kompas]
 
© Copyright PKS PIYUNGAN 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com | Redesign by PKS PIYUNGAN